cover
Contact Name
Fithri Estikhamah
Contact Email
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Phone
+6281330797039
Journal Mail Official
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
ISSN : 20877498     EISSN : 26865025     DOI : http://doi.org/10.33005/kern
Core Subject : Engineering,
The relevant topics of the latest progressive findings or developments will be taken seriously into consideration, the topics covered by the journals include: - Construction and Building Materials - Structural Engineering - Geotechnic - Water Resources / hydrology - Construction Management - Transport System Engineering - Highway engineering - System Information Geographic - Environmental Science and Engineering
Articles 103 Documents
Penggunaan Fly Ash pada Beton Self Compacting Concrete (SCC) Ditinjau Terhadap Durabilitas Beton Akibat Serangan Sulfat Kartini, Wahyu
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 1: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i1.27

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) adalah beton yang dapat memadat sendiri tanpa dilakukan perojokan sedikit berbeda dengan beton konvensional, perbedaannya terletak pada penambahan filler berupa fly ash dan admixture viscorete. Pada penelitian ini akan membandingkan pengaruh penggunaan fly ash dengan komposisi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% dari berat bindernya terhadap durabilitas Self Compacting Concrete (SCC) akibat pengaruh sulfat, faktor air semen yang digunakan adalah 0,41. Dari hasil penelitian ini didapatkan kadar penambahan fly ash efektif pada 40%. Penambahan fly ash pada campuran Self Compacting Concrete (SCC) dapat meningkatkan durabilitas, pada rendaman sodium sulfat mengalami peningkatan sebesar 78,97 % sedangkan pada rendaman magnesium sulfat mengalami peningkatan sebesar 54,71 % bila dibandingkan dengan Self Compacting Concrete (SCC) tanpa fly ash.
Analisis Kepatuhan Siswa/i Tingkat SMP dalam Berlalu Lintas Estikhamah, Fithri; Utomo, Nugroho
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 1: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i1.28

Abstract

Dalam memperlancar kegiatan manusia, sarana yang paling penting dan utama adalah transportasi. Terdapat beberapa macam transportasi yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Tetapi jenis kendaraan yang paling digemari masyarakat adalah  sepeda motor. Kepatuhan hukum masyarakat akan pentingnya etika dalam berlalu lintas masih dikategorikan rendah. Seperti misalnya beberapa pengendara kendaraan sepeda motor seringkali menyalip kendaraan lainnya tanpa memperhatikan marka jalan maupun rambu-rambu lalu lintas. Permasalahan dalam  penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepatuhan hukum siswa SMP di Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009. Penelitian dilakukan di sekitar kampus UPN “Veteran” Jawa Timur. Sampel yang  diambil adalah sebanyak 30 siswa SMP/SLTP sederajat dengan metode acak. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kepatuhan hukum siswa SMP di  Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009,  masuk dalam kategori  cukup patuh (65,57 %). Artinya siswa/i SMP dikategorikan cukup mematuhi aturan hukum sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Etika Berlalu Lintas. Beberapa responden menyatakan pernah mengendarai sepeda motor tetapi untuk mengendarai sepeda motor ke sekolah memilik skor 12,16 (rendah), artinya bahwa siswa/i mematuhi aturan sekolah yang melarang siswa/i untuk membawa dan mengendarai sepeda motor. Dan secara keseluruhan responden menyatakan bahwa selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hal ini ditunjukkan dengan nilai skor sebesar 67,57  yang artinya termasuk dalam kategori cukup patuh.
Pemilihan Model Matematika yang Terbaik pada Pemetaan Suhu Permukaan Laut di Pesisir Jember dengan Data Citra Satelit Aqua Modis Putri, Arzalia Novia; Wibisana, Hendrata; Aryaseta, Bagas
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.29

Abstract

Indonesia terletak di garis khatulistiwa, maka tak heran jika Indonesia beriklim tropis. Perairan Indonesia sangat luas, sebab itu ada beragam biota laut didalamnya. Banyak hal yang mempengaruhi kelangsungan hidup biota laut, suhu permukaan laut atau SST (Sea Surface Temperatur) salah satunya. Nilai dari suhu permukaan laut disetiap daerah berbeda-beda seperti halnya di pesisir Jember. Cara mengetahui suhu permukaan laut pesisir Jember dapat dilakukan dengan cara menganalisis pemetaan suhu permukaan lautnya. Hasil analisis suhu permukaan laut (SST) didapat dari pengolahan data Citra Satelit Aqua Modis daerah pesisir Jember dengan pemilihan metode matematik yang terbaik. Proses pengolahan tersebut menggunakan data SST daerah pesisir Jember tahun 2020 dari bulan Januari hingga bulan April. Hasil dari pengolahan data Citra Satelit Aqua Modis kemudian diolah kembali dengan menggunakan model matematik yang terbaik hingga didapatkan nilai r2 yang maksimum sebesar 0,2754. Nilai tersebut menghasilkan peta tematik sebaran SST dan histogram dari daerah pesisir Jember. Dari peta tematik sebaran SST dan histogram barulah didapat nilai energi di pesisir Jember.
Passengers Satisfaction Analysis dan Aspek Ergonomis pada Bus Akas Ekonomi Rute Terminal Purabaya – Terminal Trunojoyo Sampang Utami, Nevia Rizkyning; Utomo, Nugroho
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.31

Abstract

Dinamika perkembangan perekonomian di daerah Propinsi Jawa Timur diiringi dengan meningkatnya mobilitas penduduk pada kawasan Surabaya Metropolitan Area dan sekitarnya. Salah satu sarana transportasi yang sesuai untuk mendukung mobilitas penduduk dari Kota Surabaya ke Kota Sampang di Pulau Madura adalah bus. PO AKAS merupakan perusahaan otobus yang melayani berbagai perjalanan antar kota di Propinsi Jawa Timur yakni dari Terminal Purabaya ke Terminal Trunojoyo Sampang. Bus AKAS rute ini hanya memiliki dua kelas pelayanan, yaitu bus patas (cepat terbatas) dan ekonomi. Bus AKAS ekonomi memiliki tingkat kenyamanan yang lebih rendah daripada Bus AKAS patas, dengan tempat duduk yang tidak nyaman dan pelayanan lainnya yang kurang memberikan nilai lebih. Pada penelitian ini dilakukan Passengers Satisfaction Analysis terhadap bus AKAS ekonomi rute Terminal Purabaya - Terminal Trunojoyo Sampang, yang ditinjau dari aspek pelayanan dan aspek ergonomis dengan menggunakan perangkat Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Analisa terhadap aspek ergonomis harus sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2003. Dari hasil analisis dengan menggunakan perangkat Importance Performance Analysis (IPA), diketahui bahwa tingkat kesesuaian antara kinerja dengan kepentingan berada dalam 4 kuadran. Faktor pelayanan yang sangat mempengaruhi kepuasan penumpang terdapat pada kuadran I yaitu pembatasan jumlah penumpang dalam satu bus sebesar 56,46%, kebersihan di dalam bus sebesar 64,22% dan sirkulasi udara di dalam bus sebesar 65,25%. Berdasarkan perangkat Customer Satisfaction Index (CSI), besar tingkat kepuasan penumpang diperoleh nilai sebesar 61,88% dan terletak pada interval 51%-65% yang menunjukkan penumpang cukup puas terhadap kinerja bus AKAS ekonomi.
Penggunaan Limbah Zeolite dan Bentonite pada Campuran Beton Ditinjau Terhadap Sifat Mekanik Beton Permatasari, Putri Shinta; Kartini, Wahyu; Sumaidi
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.32

Abstract

Ketersediaan semen untuk bahan campuran beton terus berkurang maka dibutuhkan alternatif untuk permasalahan tersebut dengan menggunakan limbah  zeolite dan bentonite untuk mengurangi jumlah semen pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik pada beton dengan material limbah zeolite dan bentonite. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah percobaan (eksperimen), dengan komposisi variasi penambahan zeolite dan bentonite sebanyak 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Faktor air semen yang direncanakan 0,55 untuk menjaga workability dari campuran beton digunakan superplasticizer dengan kadar 0,5% pengujian pada umur 28 hari.  Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada beton normal secara berurut yaitu 7,66% ; 21,89 MPa ;  19560.61 MPa. Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada persentase optimal dengan substitusi zeolite secara berurut yaitu 7,45% ; 23,12 MPa ; 24265.78 MPa. Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada persentase optimal dengan substitusi bentonite secara berurut yaitu 7,70% ; 22,93MPa ; 23096.70 MPa. Pada penelitian ini variasi zeolite 5% dan bentonite 5% merupakan persentase optimal terhadap sifat mekanik beton.
Analisa dan Pemetaan Klorofil-A di Pesisir Pantai Malang Memakai Data Citra Satelit Terra Modis Evan, Faishal; Zainab, Siti; Aryaseta, Bagas
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.33

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan, 2/3 dari luas wilayah Indonesia merupakan wilayah perairan atau lautan. Lautan menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat Indonesia, termasuk yang ada di wilayah kabupaten Malang. Potensi hasil laut di kabupaten Malang selain ikan, ada juga cumi-cumi, rajungan, kerang-kerangan dan lain-lain. Kebaradaan ikan tidak dapat dipisahkan dari ekosistem laut terutama adanya produsen makanan yang terdapat di laut, yakni klorofil-a pada fitoplankton. Informasi yang digunakan untuk mendapatkan persebaran nilai konsentrasi klorofil-a dapat diperoleh dari hasil pengolahan data citra satelit Terra MODIS dan citra satelit Envisat Meris; yang diperkuat dengan data In Situ berupa pengambilan sampel air laut yang diuji di laboratorium. Proses pengolahan citra menggunakan citra Terra MODIS. Dari penelitian ini, diperoleh peta persebaran konsentrasi klorofil-a di perairan pantai Malang yang dihasilkan dari pengolahan citra Satelit dan analisa beberapa in Situ, berdasakan parameter konsentrasi klorofil-a. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa Terra MODIS memiliki korelasi yang cukup kuat terhadap data in situ. Sedangkan uji korelasi antara data In Situ dengan citra Envisat Meris cukup lemah.
Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pci (Pavement Condition Index) pada Jalan Nasional 24 Gempol – Ngoro (Sta 2 + 000 – Sta 10 + 890) Prastiawan, Anfirdan Taufan; Sholichin, Ibnu
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.34

Abstract

Jalan Nasional 24 dari arah Gempol ke Ngoro maupun sebaliknya merupakan jalan utama untuk para pengendara khususnya kendaraan berat. Pada ruas jalan tersebut sudah dapat dipastikan terbebani volume lalu lintas yang tinggi serta terpengaruh oleh faktor dari lingkungan dan cuaca, sehingga terjadi penurunan kualitas perkerasan jalan dengan terjadinya beberapa kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi kerusakan jalan beserta pemeliharaan dan penanganannya, selain itu direncanakan lapis tambah perkerasan lentur pada segmen kerusakan terparah. Metode yang akan digunakan untuk menganalisa kondisi kerusakan jalan adalah metode PCI (Pavement Condition Index), lalu untuk pemeliharaan dan penanganan digunakan Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan Upr. 02.1 Tentang Pemeliharaan Rutin Perkerasan Jalan oleh DPUDJ Bina Marga, dan untuk perencanaan lapis tambah digunakan metode AASHTO 1993. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kerusakan jalan di ruas jalan Nasional 24 segmen Gempol – Ngoro STA 2 + 000 – STA 10 + 890 antara lain: retak kulit buaya sebesar 173,58 m2, lubang sebesar 18,28 m2, retak memanjang sebesar 2,589 m2, alur sebesar 50 m2, bergelombang sebesar 0,6 m2, retak berkelok sebesar 0,04 m2, dan sungkur sebesar 1 m2. Penanganan yang dilakukan berupa P2 atau pengaspalan ulang, P5 atau penambalan, dan P6 atau perataan. Untuk perencanaan lapis tambah didapatkan dimensi setebal 2,86 inci atau sekitar 8 cm.
Analisa Perbandingan Salinitas dengan Kadar Klorofil- di Wilayah Perairan Sumenep Menggunakan Metode Regresi Linier dan Uji-T Kusumaningtyas, Dyah Ayu; Wibisana, Hendrata; Zainab, Siti
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.35

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan wilayah perairan yang luas, wilayah perairannya mencapai 77% dari total wilayah Indonesia. Wilayah perairan di indonesia banyak dimanfaatkan sebagai ladang perekonomian masyarakat, juga sebagai sarana kebutuhan non ekonomi lain. Banyaknya aktivitas yang dilakukan di wilayah perairan, serta faktor alam lain seperti gelombang, angin, dan lain sebagainya dapat memengaruhi banyak hal di perairan tersebut, misalnya salinitas dan kadar klorofil-a. Pada penelitian ini menggunakan citra satelit aqua modis tahun 2020 dengan mengambil data bulan Januari hingga April sebagai fokus penelitian. Penelitian ini mengerucutkan semua data penelitian menjadi hanya satu macam model matematika terbaik untuk setiap gelombangnya yang dapat digunakan dalam memperhitungkan nilai salinitas pada perairan Sumenep. Dari hasil korelasi nilai salinitas tersebut didapatkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,195. Setelah itu dilakukan analisa perbandingan dengan metode uji-T pada Program Microsoft Excel. Perbandingan dilakukan dengan variabel bebas kadar klorofil-a. Hasil yang didapat adalah hubungan antara salinitas dan kadarklorofil-a bersifat positif, atau berbanding lurus. Sedangkan untuk tingkat hubungannya termasuk dalam kategori hubungan yang lemah dengan nilai r sebesar 0,195. Secara periodik terjadi penurunan rerata antara salinitas dengan kadar klorofil-a.
Perencanaan Jalur Ganda (Double Track) Lintasan Kereta Api pada Emplasemen Stasiun Wonokromo – Stasiun Sidoarjo (KM 7+881 – KM 25+510) Dasion, Jimmy Jeremy Tandra; Utomo, Nugroho
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 6 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v6i2.36

Abstract

Menurut Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) pada tahun 2030 diperkirakan terjadi peningkatan perpindahan manusia di Pulau Jawa sejumlah 858,5 juta orang/tahun. Oleh sebab itu, pemerintah berencana mengembangkan jaringan jalan rel di Pulau Jawa dari jalur tunggal (single track) menjadi jalur ganda (double track) agar dapat mengimbangi jumlah permintaan yang akan datang. Kota Surabaya dan Sidoarjo merupakan daerah yang saling terhubung oleh jaringan rel kereta api namun jalan kereta api yang ada pada lintas Stasiun Wonokromo – Stasiun Sidoarjo masih menggunakan jalur tunggal yang menyebabkan layanan kereta api terkadang mengalami keterlambatan keberangkatan dan kereta api harus bergantian jalur rel dengan kereta api lainnya. Berdasarkan urgensi tersebut maka perlu dilakukan perencanaan jalur ganda (double track) pada lintas Stasiun Wonokromo – Stasiun Sidoarjo (KM 7+881 – KM 25+510) agar dapat memenuhi peningkatan perpindahan masyarakat seperti prediksi RIPNAS. Hasil analisis dan perencanaan diperoleh penempatan trase jalur ganda dilakukan di sebelah timur trase eksisting dari Stasiun Wonokromo menuju Stasiun Sidoarjo. Konstruksi jalan rel termasuk kelas jalan rel III dengan dimensi struktur atas tipe rel rencana R54, sambungan tipe R54, penambat elastis ganda pandrol e-clip, dan bantalan beton prategang tipe N-67 PT. WIKA Beton. Dimensi struktur bawah diperoleh ukuran ballast atas setebal 30 cm dan sub-ballast setebal 40 cm. Lapisan subgrade direncanakan dengan timbunan setinggi 1 meter dari permukaan tanah asli dengan kemiringan 1:1,5 menggunakan tanah granular. Saluran drainase pada direncanakan menggunakan beton bertulang pracetak dengan bentuk persegi panjang berdimensi 1,4 m x 0,7 m dan terletak 285 cm dari as rel.
Analisa Kesuburan Hutan Mangrove Menggunakan Data Citra Satelit dengan Metode Wilcoxon (Studi Kasus Mangrove Wonorejo Surabaya) Wibisana, Hendrata; Zainab, Siti
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 1: April 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i1.37

Abstract

Wisata mangrove  Wonorejo sering juga disebut sebagai Wisata Anyar Mangrove (WAM) atau mangrove Gunung Anyar karena memang kawasan hutan mangrove Wonorejo juga berada di kawasan Gunung Anyar. Kawasan hutan mangrove atau hutan bakau ini pada awalnya dibangun oleh lembaga masyarakat Wonorejo karena mereka prihatin akan kondisi pantai Timur Surabaya yang sering kali mengalami abrasi. Selain itu juga untuk menjaga keberadaan hutan di Surabaya yang semakin berkurang. Sekarang pengelolaan kawasan hutan mangrove Wonorejo ini sudah diambil alih oleh pemerintah lokal dan dikembangkan terus menerus, karena kawasan hutan ini tidak hanya berpotensi sebagai kawasan wisata tetapi juga sebagai kawasan perlindungan bagi satwa liar. Untuk mengetahui kondisi saat ini apakah wisata mangrove ini mengalami kesuburan atau ketidak suburan, dilakukan penelitian dengan cara membandingkan data antara data citra tahun 2015 dengan data citra tahun 2019 dengan menggunakan citra satelit dan metode pengujian Wilcoxon. Analisa dengan sofware SeaDAS dan metode Wilcoxon. Menghasilkan persamaan regresi pada setiap band, band-5 memberikan nilai R yang terbaik. Model Algoritma Citra Landsat 2015 adalah Power D = 7.588(R_band5)-1.126dengan nilai R= 0.7994  dan Model Algoritma citra Landsat 2019 adalah Power D= 6E + 07(R_band5)8.7054 dengan nilai R=0.6352. Pengujian Wilcoxon menunjukkan hasil bahwa H1 diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara  Diameter mangrove dari citra satelit tahun 2015 dengan Diameter mangrove dari citra satelit tahun 2019.Sedangkan jumlah rangking Positif dari Diameter mangrove citra satelit tahun 2015 lebih besar dibandingkan dengan Diameter mangrove dari citra satelit tahun 2019, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kawasan mangrove Wonorejo Surabaya mengalami perubahan yaitu kesuburan.

Page 6 of 11 | Total Record : 103