cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2022)" : 20 Documents clear
Peningkatan Kualitas Visual Pasar Bauntung Banjarbaru melalui Desain Penanda dan Penunjuk Arah J. C. Heldiansyah; Naimatul Aufa; Irwan Yudha Hadinata; Bani Noor Muchamad; Muhammad Ibnu Saud; Muhammad Sahdianor Rahman; Riza Azmi Rizaldi; Florensita Puspita Sari; Adi Rahmanto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1547.016 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4092

Abstract

Pasar Bauntung Banjarbaru merupakan salah satu pasar yang dikelola oleh Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru dibawah pengelolaan UPTD Pasar Bauntung. Pasar bauntung baru beroperasi kurang dari satu tahun. Pasar Bauntung pada saat ini menghadapi permasalahan tidak tersedianya penanda dan petunjuk arah yang representatif, hal ini dikarenakan pengelola pasar belum memiliki arahan desain penanda dan petunjuk arah untuk opreasional pasar. Masing-masing pedagang berinisiatif membuat penanda tokonya, sehingga terjadi kekacauan visual. UPTD Pasar Bauntung melalui surat Nomor: 511.2/047/UPTD.PSR.BB berinisiatif untuk mengajak Tim Arsitektur FT ULM untuk bekerjasama melaksanakan kegiatan Peningkatan Kualitas Visual Pasar Bauntung Banjarbaru melalui Desain Penanda & Penunjuk Arah. Fakultas Teknik menyambut baik hal ini dengan menunjuk Tim Arsitek dari Program Studi Arsitektur. Kegiatan dimulai dengan riset sederhana untuk digunakan sebagai dasar merumuskan konsep dan desain penanda & penunjuk arah pasar Bauntung Banajrbaru. Hasil pengabdian ini menghasilkan rancangan yang dipaparkan dan diserahkan ke Kepala Dinas Perdagangan, Kepala UPTD Pasar Bauntung, dan staf pengelola pasar Bauntung Kota Banjarbaru.
Penerapan Teknologi Reduksi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly Di TPA Telang Muhammad Abrar Firdausy; Muhammad Firmansyah; Andy Mizwar; Rizqi Puteri Mahyudin; Puteri Dinda Nur Aurora
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.645 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4455

Abstract

Kemampuan Larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai pereduksi sampah organik dapat meningkatkan jika sampel sampah mengalami penguraian. Proses penguraian sampah dapat dibantu oleh Effective Microorganism 4 (EM4). Pengabdiann ini bertujuan menerapkan teknologi reduksi sampah organik dengan menggunakan larva BSF. Kegiatan ini dilakukan selama 15 hari di TPA Talang Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari penyuluhan dan demonstrasi pengaplikasian teknologi untuk mereduksi sampah oragnik. Kegiatan penyuluhan berupa transfer pengetahuna terhadap mitra. Demonstrasi penerapan teknolgi reduksii menggunakan 8 bak plastic sebagai reactor dan 350 larva BSF. Persentase reduksi sampah terbesar diperoleh pada sampel sampah konsentrasi EM4 12 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 73%, sedangkan persentase reduksi sampah terkecil pada sampel sampah konsentrasi EM4 24 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 65%.
Pengenalan Teknik ‘DNA Barcoding’ untuk Mendukung Upaya Konservasi Tumbuhan Langka di Kalimantan Selatan Dindin H Mursyidin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.637 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4185

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknis (workshop) tentang aplikasi teknik ‘DNA barcoding’ telah dilakukan untuk mendukung upaya konservasi secara ex-situ tumbuhan langka di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebanyak tujuh orang hadir dalam kegiatan tersebut yang merupakan perwakilan dari empat instansi pemerintah dengan latar belakang keilmuwan yang berbeda, meliputi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), dan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), termasuk staf Kebun Raya Banua, Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan tersebut, mayoritas peserta sangat antusias dan merasa sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Persepsi awal mereka tentang analisis molekuler yang berat dan sulit ternyata tidak terjadi. Seluruh peserta begitu menikmati dan dapat melewati semua rangkaian kegiatan workshop dengan mudah, mulai dari ekstraksi DNA, PCR, hingga elektroforesis. Mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai aplikasi penanda molekuler untuk tujuan konservasi. Namun demikian, mereka menyarankan supaya dilaksakanan workshop secara khusus tentang materi bionformatik atau penelusuran database plasma nutfah secara in silico untuk mendukung upaya konservasi di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran pada MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) Baiturrahman di Kelurahan Merdeka Sarah Adilah Wandansari; Diah Fanyarti; M Fadlani Salam; Mukhlishah Mukhlishah; Supala Supala; Hendar Riyadi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.364 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4267

Abstract

Sasaran pengabdian ini adalah MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) Baiturrahman yang berlokasi di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Sebagai salah satu dari penyelenggara proses pembelajaran ilmu-ilmu agama, MDTA juga mengambil peran penting dalam pembentukan nilai-nilai agama. Sayangnya, alokasi waktu yang masih minim menjadikan prosesnya tidak begitu efektif. Untuk tetap dapat memperoleh kualitas yang baik dan efektif maka perlu adanya keselarasan dengan unsur proses. Lokasi MDTA Baiturrahman dipilih sebagai tempat pengabdian, karena beberapa unsur proses belum terpenuhi. Unsur yang difokuskan meliputi dua hal yaitu pembenahan administrasi dan kurikulum. Sehingga kegiatan utama berkutat untuk melengkapi unsur yang masih belum sempurna. Hal ini diwujudkan dalam bentuk pembuatan program software yaitu microsoft excel serta pengarahan dalam pembuatan sistem administrasi MDTA Baiturrahman untuk pencatatan. Sementara untuk memenuhi kurikulum yang sesuai standar, input kurikulum Kemenag terbaru juga dimaksimalkan. Selain itu tidak ketinggalan berbagai aktivitas yang mendukung terwujudnya tujuan diatas adalah dengan pengelolaan kelas dan kantor, pengadaan akses internet, pembenahan nuansa kelas, pelatihan guru, pojok literasi, dan penyediaan fasilitas tabungan umroh bagi para guru MDTA sebagai bentuk apresiasi. Seluruh rencana yang ditetapkan telah berjalan dengan baik, sekalipun beberapa diantaranya sempat terkendala, namun tetap bisa dilaksanakan. Maka dari itu, demi menjaga keberlangsungan seluruh program seusai pengabdian diperlukan peran serta pengelola dan para guru secara signifikan. Kata kunci: MDTA, pembelajaran , pembenahan administrasi dan kurikulum
Pengembangan Automatic Fish Feeder untuk Meningkatkan Produksi Keramba Apung Kelompok Budidaya Ikan Husnul Khatimi; Mutia Maulida; Nurul Fathanah Mustamin; Andry Fajar Zulkarnain
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.458 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4106

Abstract

Kelompok budidaya ikan Mitra Usaha Jaya Mandiri yang berlokasi di Kelurahan Banua Anyar Banjarmasin diketuai oleh Bapak Umar Yasin memiliki 10 anggota yang merupakan peternak ikan keramba apung. Kelompok ini bertujuan untuk pengelola peternak ikan keramba apung di sekitar lingkungan Banua Anyar. Permasalahan yang dihadapi kelompok ini terkait pengelolaan pemberian pakan ikan untuk setiap keramba apung masih dilakukan secara tradisional. Hal ini menyebabkan jumlah pakan ikan yang diberikan tidak sama dalam satu keramba dan tidak sesuai standar takaran yang tepat untuk tiap jenis ikan sehingga hasil produksi ikan dan waktu panen berbeda dalam satu keramba. Sebuah teknologi pemberi pakan ikan otomatis dikembangkan untuk mengatasi permasalahan ini. Alat ini dikembangkan berbasis Internet of Things dengan penggunaan beberapa sensor dan mikrokontroler sesuai kebutuhan fungsi alat. 
Pengenalan Pengelolaan Obat Rumah Tangga Melalui DAGUSIBU dan Simulasi Kotak Obat Keluarga Okta Muthia Sari; Aditya Maulana P.P; Arnida Arnida
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.585 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4618

Abstract

Management of drugs in households in the community is still high which is not appropriate in self-medication. This has the risk of having a negative impact on personal health and the environment. It is important for the public to have the correct knowledge regarding drugs. Therefore, the service team carried out service activities consisting of education and simulation of drug management in the household. This service aims to increase the knowledge and skills of the community regarding proper drug management. The method used in this service is through education (DAGUSIBU) and simulation (medicine box) in the management of household drugs. The service is carried out for the residents of Sungai Besar village, Banjar Regency, South Kalimantan. Service evaluation was carried out through filling out knowledge questionnaires and simulation observations. A total of 9 people participated in this service. The results of the evaluation using a questionnaire showed that after education and simulation there was an increase in the average knowledge of participants from 7.67 ± 1.414 to 11 ± 0 related to drug management in the household. In addition, the results of the observation evaluation showed that all participants (100%) were able to practice drug management in the household in the aspects of using, storing and disposing of drugs. By understanding and applying the correct way of managing drugs in the household, the goals of treatment can be achieved and do not cause environmental damage. 
Pemberdayaan Masyarakat Daerah Rawan Banjir Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Lok Baintan Aswin Nur Saputra; Parida Angriani; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma; Nevy Farista Aristin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.78 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4219

Abstract

Nilai ekonomi dari suatu produk atau jasa di era kreatif tidak lagi ditentukan oleh bahan baku atau sistem produksi seperti pada era industri, tetapi lebih kepada pemanfaatan kreatifitas dan penciptaan inovasi melalui perkembangan teknologi yang semakin maju. Kegiatan yang dilakukan melalui pelatihan ekonomi kreatif pengolahan lilin aroma terapi serta pelatihan branding produk dan strategi pemasaran bertujuan untuk meningkatkan dan menemukan sumber perekonomian baru bagi masyarakat Desa Lokbaintan yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang. Pelatihan ini dilakukan dengan metode pendekatan kegiatan dan partisipasi mitra (kelompok sasaran). Metode pendekatan kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi melalui penyampaian materi pembuatan lilin aroma terapi dan branding serta strategi pemasaran produk. Metode partisipasi dilakukan dengan cara praktik langsung mengolah lilin aroma terapi oleh kelompok sasaran. Kegiatan pelatihan ini secara keseluruhan dapat dikatakan baik dilihat dari ketercapaian target peserta dari kelompok sasaran, ketercapaian tujuan pelatihan, antusiasme peserta pelatihan, dan kemampuan peserta dalam pengolahan lilin aroma terapi.
Restorasi Habitat Bekantan melalui Penanaman Mangrove Rambai (Sonneratia Caseolaris) di Pulau Curiak Anni Nurliani; Badruzsaufari Badruzsaufari; Rusmiati Rusmiati; Rani Sasmita
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.09 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4082

Abstract

The proboscis monkey's habitat is a mangrove area dominated by rambai (Sonneratia caseolaris) as their main food source. In order to suppress the rate of decline in the proboscis monkey population due to habitat loss, it is necessary to restore proboscis monkey habitat by planting rambai mangroves in their natural habitat areas, such as Curiak Island, to increase the carrying capacity of feed. So far, the rambai tree planting activity on Curiak Island is still being carried out on a self-taught basis by partners. So, there are still obstacles such as the low survival rate of seedlings, slow growth rates, challenges in transferring seedlings to planting sites, and pests and plant diseases that interfere with the growth of rambai mangroves. In this program, it has been conducted the introduction of Composter as a tool for processing organic waste into fertilizer to assist the seedling process, so that the survival of the seeds increases. Partners are also given training and counseling on the Rambai Mangrove Restoration technique with assistance starting from seed selection, transportation of seeds to planting sites, planting, and maintenance. A total of 2 composter barrels and 100 rambai mangrove seedlings have been planted with partners on Curiak Island. After this program, partners are judged to have been able to absorb the science and technology transferred by the team with an in the success of planting rambai mangroves at the planting location, Curiak Island. In future, partners are expected to independently carry out a sustainable rambai planting program so that efforts to restore proboscis monkey habitat and conserve river ecosystems can be realized.
Pelatihan Dasar-Dasar Permodelan Kualitas Udara Menggunakan Software Aermod (Untuk Praktisi Lingkungan) Indah Nirtha; Rony Riduan; Riza Miftahul Khair; Gusti Ihda Mazaya
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.571 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4284

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah salah satu penerapan keilmuan dari praktisi lingkungan. Masalah yang dihadapi adalah masih minimnya pengaplikasian permodelan kualitas udara menggunakan software AERMOD. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan perangkat lunak AERMOD kepada Praktisi Lingkungan dan memprediksi pola sebaran emisi Di udara dengan menggunakan perangkat lunak AERMOD. Metode Pelaksanaan pengabdian ini berupa pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan simulasi serta pemberian simulasi menggunakan software AERMOD dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah guna membekali ilmu berupa soft skill permodelan lingkungan yang dapat menunjang kemampuan Praktisi Lingkungan sehingga bisa bersaing di dunia kerja.
Sosialisasi Budidaya Sayuran Secara Hidroponik di Pekarangan Sebagai Sumber Gizi Keluarga Purwati - Purwati; Yetti Elidar
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.102 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4108

Abstract

Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan gizi keluarga; 2) menerapkan teknik budidaya hidroponik sederhana pada lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini sebagai upaya menambah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik sebagai sumber gizi keluarga. Metode kegiatan yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi serta demonstrasi praktek di lapangan. Hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan sebagai berikut: 1) kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan wawasan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik sebagai sumber gizi keluarga 2) kelompok masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Lempake telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran secara hidroponik, sehingga kegiatan pengabdian difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu-ibu dalam menyiapkan budidaya sayuran secara hidroponik.

Page 2 of 2 | Total Record : 20