cover
Contact Name
Andan Firmansyah
Contact Email
andan@inspira.or.id
Phone
+6285295203494
Journal Mail Official
jurnalindogenius@gmail.com
Editorial Address
Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
INDOGENIUS
ISSN : -     EISSN : 28281365     DOI : https://doi.org/10.56359/igj.v1i2
Core Subject : Health,
jurnal Indogenius merupakan jurnal yang berisi artikel hasil penelitian, dan atau kajian pustaka dalam bidang ilmu keperawatan secara umum. Tujuan utama penerbitan jurnal Indogenius adalah menyediakan sarana publikasi bagi para dosen, akademisi dan peneliti untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran di bidang Ilmu Keperawatan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS" : 15 Documents clear
Fibrinolitik sebagai Upaya Penatalaksanaan Urgency pada Pasien STEMI Di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro: Case Study Iwandani, Nuzhulul Lifqi; Faozi, Ekan; Apriyanto, Wawan Joko
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.273

Abstract

Latar belakang: STEMI merupakan sindrom yang memerlukan tatalaksana dengan cepat dan tepat sehingga dapat mencegah kondisi fatal seperti henti jantung. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari fibrinolysis therapy menggunakan streptokinase sebagai upaya penatalaksanaan reparasi urgency terhadap penurunan manifestasi klinis pada pasien STEMI di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro. Metode: Peneltian ini merupakan case study yaitu dengan menganalisis kasus yang ditemukan oleh penulis. Hasil: Selesai diberikannya terapi fibrinolisis dengn streptokinase, beberapa tanda dan gejala seperti dyspnea menurun, nyeri dari skala berat menjadi ringan, rasa mual dan ansietas menurun, gambaran ST elevasi pada pemeriksaan penunjang EKG dapat menurun sebanyak 50% mendekati garis isoelektrik. Kesimpulan: Hasil dari penatalaksanaan kasus yang ditemukan yaitu menunjukkan bahwa terapi fibrinolisis menggunakan streptokinase efektif sebagai penatalaksanaan kegawatdaruratan pada pasien STEMI. Namun, perlu diperhatikan dalam pemberian terapi ini harus mengikuti prosedur dengan tepat sehingga efek samping dapat dicegah atau diturunkan. Efek samping seperti perdarahan menjadi salah satu contoh bagi perawat dalam mendampingi dan memonitor kondisi pasien selama proses terapi fibrinolisis
Penerapan Discharge planning Untuk Pemenuhan Nutrisi Anak Post Kemoterapi : Case Report Rachmawati, Hanna Nabila; Ramdhanie, Gusgus Ghraha; Mardhiyah, Ai
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.313

Abstract

ABSTRAK Tujuan: Untuk mengetahui penerapan discharge planning dalam pemenuhan nutrisi pada anak post kemoterapi. Metode: Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan teknik pengambilan data berupa wawancara, observasi dan melakukan penerapan asuhan keperawatan melalui pendekatan discharge planning dengan pemberian discharge rutin terkait nutrisi. Penelitian dilakukan di RS Hasan Sadikin Bandung selama 4 hari pada orang tua anak post kemoterapi. Hasil: Hasil dari penerapan dicharge planning dengan fokus pemenuhan nutrisi pasien dengan pemberian discharge rutin pada orang tua terkait nutrisi pada anak kanker post kemoterapi yaitu terjadi peningkatan nafsu makan pada anak dan peningkatan kemampuan serta pengetahuan orang tua terkait nutrisi yang harus dipenuhi anak post kemoterapi. Kesimpulan: penerapan discharge planning dalam melakukan proses keperawatan dapat berpengaruh terhadap pemenuhan nutrisi anak, intervensi dapat diterapkan untuk mencegah adanya malnutrisi pada anak post kemoterapi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Nilai Interdialytic Weight Gain (Idwg) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang Rosana, Rita; Debora, Oda; Syukkur, Achmad; A Sri S, Sr Felisitas; Wibowo, Wibowo
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.315

Abstract

Latar belakang: Penyakit gagal ginjal kronis (GGK) sebuah keadaan yang terselenggara sebab pengurangan kemampuan ginjal saat menjaga keseimbangan di dalam tubuh. Gagal ginjal berkembang secara progresif hingga mencapai tahap akhir yaitu drajat 5 bisa dikatakan EndStage Renal Disease (ESRD), penyakit ginjal tahap akhir memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialysis atau transplantasi ginjal. Penderita gagal ginjal kronis perlu mengawasi gejala dan komplikasi dari penyakit seperti melakukan diet asupan cairan yang bertujuan supaya menurunkan kelampauan volume cairan untuk periode interdialitik, faktor penting yang menciptakan prilaku patuh terhadap pembatasan asupan cairan yaitu dukungan keluarga melalui dukungan emosional, penghargaan, instrumental serta informasional. Tujuan: Penelitian tersebut bertujuan supaya mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan nilai interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Metode: Penelitian tersebut merupakan penelitian kuantitatif cross sectional, dengan sampel sejumlah 106 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui pendekatan purposive sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini memakai kuesioner dukungan keluarga yang telah dinyatakan valid dan reliable serta penimbangan berat badan sesudah HD 1 dan sebelum HD Hasil: Didapatkan hasil dengan nilai signifikasi 0,003 dengan kekuatan korelasi r-hitung 0,291 lemah dengan arah korelasi positif. Kesimpulan: Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang dibutuhkan dalam penerapan diet asupan cairan pasien hemodialisa untuk menjaga nilai IDWG dalam batas normal demi mencapai derajat kesehatan yang diinginkan. Kata kunci: Gagal ginjal kronis, hemodialisa, nilai interdialytic weight gain (IDWG),dukungan keluarga.
Penerapan Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Klien DM Tipe 2 Ihkwani, Dina Alfiana; Wulan, Elma Nurul
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.349

Abstract

Tujuan: : Studi kasus ini bertujuan untuk Mengetahui  “ Pengaruh Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabates Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Suela” Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskirptif dengan mengunakan metode pendekatan studi kasus. Studi kasus dilakukan pada satu orang dengan DM di Puskesmas suela. Penelitian ini Penelitian ini mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami DM tipe 2. Pemberian asuhan keperawatan dilakukan selama 1 minggu dengan intervensi selama 3 x 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Tahapan maka kestabilan kadar glukosa darah meningkat, dengan kriteria keluhan pusing menurun dan Kadar glukosa darah membaik. Hasil: Dari hasil intervensi yang sudah dilakukan peneliti pada Ny. R, didapatkan hasil dari rebusan daun kelor, selama 3 kali berturut turut, dengan 3gram daun kelor (3 tangkai), air 300cc selam 3 kali pemberian selam 1 minggu,  sesudah pemberian rebusan daun kelor (Moringa Oleifera) didapatakan hasil kadar  glukosa darah pada Ny. R menurun 140 mg/dL Kesimpulan: Pemberian rebusan daun kelor (Moringa Oleifera) dalam menurunkan gula darah pada pasien Diabete Melitus Tipe 2
Mekanisme Koping Pada Pasien Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli Bashir, Asri; Ikhsan, Muhammad
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.355

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mekanisme koping pada pasien therapy hemodialisa RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli. Mekanisme koping ditinjau dari koping denial, kompensasi, displacemen, reaction formation, introyeksi, rasionalisasi. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekan deskriptif statistic, dengan metode purposive sampling. Sampel 53 pasien terapi hemodilaisa. Hasil: Hasil penelitian dan pengolahan data di dapatkan bahwa gambaran mekanisme koping pada pasien hemodialisa di ruang hemodialisa Rumah Sakit Tgk Chik Ditiro Sigli yaitu menggunakan mekanisme koping Denial yaitu sebanyak 42 responden (79%). Kompensasi yaitu sebanyak 38 responden (72%). Displacement yaitu sebanyak 30 responden (57%). Reaction formation yaitu sebanyak 36 responden (68%). Introyeksi yaitu sebanyak 26 responden (49%). Rasionalisasi yaitu sebanyak 32 responden (60%). Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran mekanisme koping pada pasien therapy hemodialisa di ruang hemodialisa rumah sakit tgk chik ditiro sigli berada pada kategori Adaptif yaitu sebanyak 39 responden (74%). Diharapkan kepada pasien therapy hemodialisa dapat mempertahankan mekansisme koping adaptif tersesbut.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi Pada Penderita Diabetes Mellitus di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Tgk. Chik Ditiro Kabupaten Pidie Bashir, Asri; Ikhsan, Muhammad
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.358

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada penderita diabetes mellitus Di Ruang  Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro Kabupaten Pidie. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan secara crossectional, dengan tehnik pengambilan sampel total sampling sebanyak 35 responden. Hasil: Hasil penelitian analisi univariat di dapatkan tingkat Depresi pada penderita diabetes di ruang penyakit dalam mayoritas berada pada katagori depresi yaitu sebanyak 21 responden (60%), dukungan materi responden mayoritas berada pada katagori kurang yaitu sebanyak 21 responden (60%), dukungan informasi responden mayoritas berada pada katagori Baik yaitu sebanyak 18 responden (51,4%), dukungan emosi responden mayoritas berada pada katagori kurang yaitu sebanyak 18 responden (51,4%), dukungan penilaian responden mayoritas berada pada katagori kurang yaitu sebanyak 20 responden (57,1%). Kesimpulan: Ada hubungan tingkat depresi dengan dukungan materi, ada hubungan dukungan informasi, ada hubungan dukungan emosi, ada hubungan dukungan penilaian.
Budaya Keselamatan Pasien dari Perspektif Anggota Keluarga: Studi Fenomenologi Hermeneutik di Unit Rawat Inap di Indonesia Oktavia, Eka; Wahidin W, Wahidin W
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.647

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup anggota keluarga terkait keselamatan pasien selama rawat inap di rumah sakit umum di Jawa Tengah, Indonesia. Metode: Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi hermeneutika Van Manen, lima wawancara mendalam dilakukan dengan perawat keluarga yang telah mendampingi pasien setidaknya selama tiga hari di unit rawat inap RSUD Prembun. Data dianalisis melalui refleksi dan interpretasi tematik. Hasil: Tiga tema utama muncul: (1) kepercayaan bersyarat dalam perilaku keperawatan yang dibentuk oleh pengamatan yang cermat, (2) asimetri informasi dan konsekuensi emosionalnya, dan (3) peran pemantauan adaptif yang dilakukan oleh anggota keluarga. Pengalaman-pengalaman ini menyoroti keluarga sebagai partisipan aktif dalam menciptakan keselamatan pasien meskipun mereka bekerja di luar sistem rumah sakit formal. Kesimpulan: Anggota keluarga membangun keselamatan pasien melalui lensa interpretasi yang bersifat relasional yang didasarkan pada kerja emosional dan kesadaran kontekstual. Peran mereka harus diakui secara formal dalam kebijakan keselamatan dan kerangka kerja komunikasi, terutama dalam situasi di mana kehadiran keluarga menjadi bagian integral dari pemberian perawatan.
Evaluasi Hubungan Antara Sertifikasi Kompetensi dan Produktivitas Layanan Administrasi Mahardhika, Rosliana; Pangesti, Nova Ari
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.648

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara sertifikasi kompetensi dan indikator utama produktivitas administrasi, termasuk waktu penyelesaian tugas, akurasi layanan, kepuasan pelanggan, kecepatan respon, dan volume tugas harian. Metode: Desain cross-sectional analitik kuantitatif diterapkan dengan menggunakan sampel 30 anggota staf administrasi di sebuah rumah sakit umum daerah. Data dikumpulkan melalui catatan kinerja organisasi dan dianalisis menggunakan uji-t sampel independen. Variabel independen utama adalah status sertifikasi (bersertifikat vs tidak bersertifikat), sedangkan variabel dependen mencakup lima indikator produktivitas yang terukur. Hasil: Perbedaan yang signifikan secara statistik terlihat antara staf yang bersertifikat dan tidak bersertifikat. Personel yang bersertifikat menunjukkan waktu penyelesaian tugas yang lebih cepat (p <0,001), tingkat kesalahan yang lebih rendah (p <0,001), nilai kepuasan pelanggan yang lebih tinggi (p <0,001), waktu respons yang lebih cepat (p <0,001), dan lebih banyak tugas yang diselesaikan per hari (p <0,001). Data ini mendukung hipotesis bahwa sertifikasi kompetensi berkorelasi positif dengan peningkatan kinerja administrasi. Kesimpulan: Sertifikasi kompetensi tampaknya menjadi penentu produktivitas yang berarti dalam pengaturan administrasi rumah sakit. Mengintegrasikan program sertifikasi terstruktur ke dalam strategi pengembangan sumber daya manusia dapat berkontribusi pada efisiensi, akurasi, dan kepuasan layanan yang lebih besar dalam administrasi perawatan kesehatan.
Studi Kualitatif tentang Ketahanan Sistem Rekam Medis Elektronik selama Situasi Krisis dan Bencana Gusri, Suci Hidayati; Mugihartadi, Mugihartadi
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.651

Abstract

Tujuan Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman dan strategi personel rumah sakit dalam mempertahankan fungsionalitas PUSDALOPS selama situasi krisis di RSIA Adina, sebuah rumah sakit bersalin di Jawa Tengah, Indonesia. Metode: Pendekatan interpretatif kualitatif digunakan, yang melibatkan wawancara mendalam dengan tujuh informan, termasuk personil TI, manajer SIMRS, dan petugas rekam medis. Analisis tematik dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja Braun dan Clarke, dengan fokus pada pola adaptasi dan improvisasi yang muncul selama gangguan sistem. Hasil: Tiga tema muncul: (1) Pondasi yang Rapuh-menyoroti ketergantungan pada listrik dan infrastruktur jaringan; (2) Ketahanan Manusia-menggarisbawahi strategi solusi kreatif oleh staf; dan (3) Titik Buta Kelembagaan-mencerminkan ketiadaan SOP dan simulasi untuk kegagalan ESDM. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan energi terbarukan merupakan hasil gabungan dari elemen teknologi dan manusia. Kesimpulan: Sistem ESDM di lingkungan yang rawan krisis membutuhkan strategi terintegrasi yang tidak hanya mencakup kesiapan teknis tetapi juga kebijakan organisasi dan kemampuan beradaptasi manusia. Berinvestasi dalam kesiapan kelembagaan, sistem yang mampu beroperasi di luar jaringan, dan koordinasi lintas-peran sangat penting untuk meningkatkan kesinambungan ESDM di bawah tekanan.
Fibrinolitik sebagai Upaya Penatalaksanaan Urgency pada Pasien STEMI Di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro: Case Study Iwandani, Nuzhulul Lifqi; Faozi, Ekan; Apriyanto, Wawan Joko
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.273

Abstract

Latar belakang: STEMI merupakan sindrom yang memerlukan tatalaksana dengan cepat dan tepat sehingga dapat mencegah kondisi fatal seperti henti jantung. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari fibrinolysis therapy menggunakan streptokinase sebagai upaya penatalaksanaan reparasi urgency terhadap penurunan manifestasi klinis pada pasien STEMI di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro. Metode: Peneltian ini merupakan case study yaitu dengan menganalisis kasus yang ditemukan oleh penulis. Hasil: Selesai diberikannya terapi fibrinolisis dengn streptokinase, beberapa tanda dan gejala seperti dyspnea menurun, nyeri dari skala berat menjadi ringan, rasa mual dan ansietas menurun, gambaran ST elevasi pada pemeriksaan penunjang EKG dapat menurun sebanyak 50% mendekati garis isoelektrik. Kesimpulan: Hasil dari penatalaksanaan kasus yang ditemukan yaitu menunjukkan bahwa terapi fibrinolisis menggunakan streptokinase efektif sebagai penatalaksanaan kegawatdaruratan pada pasien STEMI. Namun, perlu diperhatikan dalam pemberian terapi ini harus mengikuti prosedur dengan tepat sehingga efek samping dapat dicegah atau diturunkan. Efek samping seperti perdarahan menjadi salah satu contoh bagi perawat dalam mendampingi dan memonitor kondisi pasien selama proses terapi fibrinolisis

Page 1 of 2 | Total Record : 15