cover
Contact Name
Hafizh Al Kautsar Aidilof
Contact Email
hafizh@unimal.ac.id
Phone
+6282168699025
Journal Mail Official
techsi@unimal.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh Jl. Batam. Kampus Bukit Indah. Gedung Prodi Teknik Informatika. Blang Pulo, Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika
ISSN : 23024836     EISSN : 26146029     DOI : https://doi.org/10.29103/techsi.v13i2.3548
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope The fields covered in the scope of TECHSI include: Artificial Intelligence Computer Graphics and Animation Image Processing Cryptography Computer Network Security Modelling and Simulation Information Retrieval Information Filtering Multimedia Bioinformatics and Telemedicine Computer Architecture Design Computer Vision and Robotics Parallel and Distributed Computing Operating System Compiler and Interpreter Information System Game Numerical Methods Mobile Computing Natural Language Processing Data Mining Cognitive System Digital Speech Processing Expert System Geographical Information System Computing Theory
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2020)" : 9 Documents clear
ANALISA KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN STYROFOAM SEBAGAI TAMBAHAN PADA CAMPURAN BATAKO Maizuar, Maizuar; Jalil, Abdul; Putri, Putri
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9187

Abstract

Maraknya perencanaan green building yang memanfaatkan sampah daur ulang,menjadikan peluang bisnis bagi industri kecil yang memanfaatkan styrofoamsebagai bahan campuran kedalam batako. Tujuan dilakukan penelitian ini untukmengetahui kuat tekan yang dihasilkan batako Styrofoam yang memenuhi standarmutu B2. Campuran batako yang digunakan terdiri dari semen, pasir dan air sertabahan tambah styrofoam dengan perbandingan volume 1:4 dan nilai FAS sebesar0,35. Variasi campuran styrofoam terhadap caampuran batako yaitu 0% 10%,30%, 50%, 70% dan 80%. Uji kuat tekan dilakukan setelah batako berumur 28hari. Pengujian kuat tekan dilakukan dengan dua jenis cetakan batako, padacetakan I secara berturut mengalami penurunan pada setiap variasi yaitu 8,39Mpa, 6,42 Mpa, 3,33 Mpa, 3,06 Mpa, 4,58 Mpa dan 3,06 Mpa . Pada cetakan IImengalami penambahan kekuatan pada setiap penambahan variasi secara berturutyaitu 5,2 Mpa, 5,6 Mpa, 9,73 Mpa, 9,73 Mpa dan 10,8 Mpa.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN AKIBAT MUATAN BERLEBIH PADA RUAS JALAN LAMPEUNERUT-BILUY- SIBREH KABUPATEN ACEH BESAR Akbar, Said Jalalul
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9190

Abstract

Jalan Lampeunerut - Peukan Biluy - Pekan Sibreh adalah jalan kebupatenyang menghubungkan kecamatan Darul Imarah, Darul Kamal, Simpang TigaDan Kecamatan Suka Makmur, merupakan jalan yang begitu banyakpemanfaatnya. Pemanfaatan tetap jalan ini adalah truk pengangkut materialberupa tanah timbun, batu gunung, kerikil dan pasir karena di daerah initerdapat quary galian C. Oleh karena itu untuk sekarang ini kondisi ruas jalanLampeuneurut-Biluy-Sibreh terlihat rusak berat, sehingga kerusakan tersebutdapat kita jumpai disepanjang badan jalan dan sangat mengganggu aktifitaslalu lintas yang melaluinya. Salah satu faktor yang menyebabakan kerusakanjalan biasa disebabkan oleh truk pembawa muatan berlebih dari muatan yangdiizinkan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besarpengaruh muatan berlebih terhadap kerusakan ruas Lampeuneurut-Biluy-Sibreh kabupaten Aceh Besar pada STA (07 + 800 s.d 09 + 800) denganmenggunakan Metode Analisa Komponen Bina marga, SKBI 1987 yangmelibatkan beberapa jenis kendaraan berat seperti kendaraan ringan (2 ton),Truk 2 As Colt (8 ton), Truk 2 As Engkel (15 ton) dan truk 3 As Tronton (20ton). Setelah dilakukan analisa perhitungan pada jenis-jenis kendaraantersebut, kendaraan yang sangat berpengaruh terhadap kerusakan jalan adalahTruk 3 As Tronton, akan tetapi ditinjau dari segi konfigurasi pembebanankendaraan yang lebih cepat merusak perkerasan jalan adalah truk 2 AsEngkel dengan nilai Ekivalen (E) sebesar 1,0375. Untuk lapisan perkerasanbeban realisasi untuk surface course (5 cm), Base Course (15 cm) danSubbase Course (10 cm). Sedangkan untuk lapisan beban rencana surfacecourse (5 cm), Base Course (15 cm) dan Subbase Course (10 cm). Jenis -jenis kerusakan yang terjadi pada STA 07 + 800 s.d 09 + 800 pada ruas jalanLampeuneurut-Biluy-Sibreh Kabupaten Aceh Besar rata - rata adalah retakkulit buaya, penggemuka, terurai dan Amblas. Dari hasil penelitian bahwahubungan antara Indeks permukaan dengan lintas ekivalen selama 10 tahunkedepan, maka untuk ruas jalan Lampeuneuru-Biluy-Sibreh Kabupaten AcehBesar ini harus dilakukan pelapisan tambahan karena telah menunjukkanhubungan nilai Indeks permukaan (IP) sebesar 1,5 maka jalan tersebut untuktingkat pelayanan jalan masih terendah untuk dilalui kendaraan berat.
TINJAUAN PERENCANAAN DAYA TAMPUNG WADUK TERHADAP DEBIT BANJIR PERIODE ULANG T TAHUN DI SUNGAI KRUENG PEUDADA KABUPATEN BIREUEN Fasdarsyah, Fasdarsyah; Fauzan, M.; Nurhayati, Nurhayati
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9194

Abstract

Batu bata merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai dindingbangunan non-struktural. Batu bata non-stuktural pada bangunan konstruksitingkat tinggi/gedung berfungsi sebagai pemanfaatan untuk dinding pembatasdan estetika tanpa memikul beban yang ada di atasnya. Penelitian ini diharapkandapat mempertahankan nilai kuat tekan batu bata merah dan meningkatkan nilaiekonomis. Batu bata dengan bahan pengisi batang jerami dan styrofoam dibuatvariasi campuran 3%, 5%, 7% dan 11% dari berat tanah pembuatan batu bata.Benda uji yang berukuran 23 cm x 11 cm x 5cm. Jumlah benda uji sebanyak 25sampel, dengan masing-masing varian memiliki 5 sampel. Pelaksanaanpengujian di lakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Malikussaleh.Hasil pengujian kuat tekan dan absorbsi air dengan bahan pengisi batang jeramidan styrofoam menurunkan kuat tekan rata batu bata variasi 0% yaitu 85.04kg/cm, 3% 82.9 kg/cm, 5% 81.9 kg/cm, 7% 80.9 kg/cm dan 11% 79kg/cm.Semakin banyak campuran yang digunakan sebagai bahan pengisi, kuattekan batu bata semakin menurun. Sedangkan persentase penyerapan air rata-ratabatu bata semakin meningkat dari variasi 0% yaitu 15.4%, 3 % adalah 15.8 %,5% adalah 15.8%, 7% yaitu 16.6% dan 11% adalah 17%. Pencampuran batangjerami dan styrofoam pada batu bata menghasilkan batu bata yang lebih ringan2.4 kg/cm dari batu bata normal 1.2 kg/cm.
TINJAUAN KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN JALAN BERDASARKAN SPESIFIKASI BAHAN (STUDI KASUS ASPHALT CONCRETE PADA JALAN KRUENG GEUKUEH - BEREUGHANG) Akbar, Said Jalalul
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9191

Abstract

Lapis permukaan jalan yang sering digunakan di Indonesia adalah Asphal Concrete. Kenyataanyang masih terjadi masih banyak kerusakan pada lapis permukaan jalan lebih awal dari umurrencana yang ditentukan. Dalam hal ini perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahuisecara pasti sebab-sebab kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Krueng Geukueh - Beureughang,Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Serta bagaimana upaya perbaikannya pada ruasjalan yang menggunakan lapisan Asphalt Concrete yang cepat mengalami kerusakan terutamapada tempat pemberhentian, tikungan, serta tanjakan. Pada penelitian dengan menggunakanpengujian Marshall Test dan Ektrasi Test hasil yang telah dicapai dengan menggunakan tigasample, maka kesimpulannya telah terjadinya penurunan pada kadar aspal, pengurangan agregatsehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada jalan tersebut. Ditambah dengan pembebananyang meningkat dalam kurun waktu 1 (satu) tahun semakin menambah kerusakan pada jalantersebut, oleh karena itu diperlukan perbaikan pada ruas jalan tersebut. Maka dari itu denganpenelitian ini diharapkan bisa memberi masukkan untuk meningkatkan kualitas bahan dan lapisanperkerasan permukaan jalan tersebut.
HUBUNGAN NILAI KUAT PANTUL ALAT SCHMIDT HAMMER TERHADAP KUAT TEKAN BETON AGREGAT BOLA PLASTIK Alkhaly, Yulius Rief; Mukhlis, Mukhlis; Wardani, Putri Kusuma
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9195

Abstract

Beton ringan adalah beton yang memiliki densitas lebih kecil dari beton pada umumnya. Padapenelitian ini, telah dihasilkan suatu beton ringan yang menggunakan bola plastik sebagaiagregat kasar. Pengujian terhadap beton agregat bola plastik (BP) dilakukan melalui uji kuatpantul dan uji kuat tekan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil UniversitasMalikussaleh. Benda uji dibuat sebanyak 12 buah berbentuk silender 15 cm x 30 cm, bolaplastik digunakan berdiameter 6 mm. Pada perencanaan campuran beton, agregat kasardigantikan dengan bola plastik sebesar 25%, 50%, dan 100% pada perbandingan volume. Fasyang digunakan 0.48, dengan bahan pengikat: semen Andalas type I. Dari hasil pengujiandiperoleh: untuk kuat pantul beton normal (BN) didapat 32,43 Mpa, untuk kuat pantul betonringan 25% (BP1) didapat 24,39 Mpa, untuk kuat pantul beton ringan 50% (BP2) didapat 22,61Mpa, dan untuk kuat pantul beton ringan 100% (BP3) didapat 20,56 Mpa. Sedangkan hasilpengujian kuat tekan untuk sampel BN didapat 24,72 Mpa, dan untuk sampel BP1, BP2, BP3,didapat hasil kuat tekan masing-masing 17,17 Mpa, 14,91 Mpa, 12,08 Mpa. Hasil nilai kuatpantul dan kuat tekan beton BP menunjukkan penurunanan yang signifikan dari pada nilai kuatpantul dan tekan beton normal. Sedangkan densitas kuat tekan beton BP juga menunjukkanpenurunan yang signifikan dari pada densitas kuat tekan beton normal. Hubungan nilai kuatpantul dan kuat tekan beton dapat dinyatakan dengan persamaan: untuk sampel BN, y =1.4402x - 3.1672, ( R2= 0.9595), untuk sampel BP1, y = 4.677x - 55.926, ( R2= 0.9874), untuksampel BP2, y = 0.2182x + 19.36, ( R2= 0.9839), dan untuk sampel BP3, y = 0.7412x + 11.509, (R2= 0.592). Selanjutnya beton dengan sampel BP1 dan BP2 tidak dapat dikategori sebagaibeton ringan, karena densitasnya masing-masing sebesar 2380 kg/m3 dan 2144 kg/m3.Sedangkan beton dengan BP3 dapat di kategorikan sebagai beton ringan, BP3 mempunyaidensitasnya 1724 kg/m3. Dengan demikian agregat bola plastik berpotensi sebagai agregatuntuk pembuatan beton ringan dengan mutu 12 Mpa. Kelas mutu tersebut tergolong kedalambeton ringan non struktural.
PENGARUH PENAMBAHAN IJUK TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH DASAR PADA TANAH LEMPUNG (Studi Kasus di Aceh Barat Daya) Maizuar, Maizuar
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9189

Abstract

Dari hasil penelitian dengan campuran ijuk beberapa variasi yaitu tanah asli, 0.2% ijuk, 0.3% ijuk, 0.4% ijuk dan 0.5% ijuk terlihat bahwa dengan adanya penambahan ijuk mampu meningkatkan kepadatan kering tanah dan meningkat pula kadar air optimum yang diperlukan untuk mencapai kepadatan kering maksimum. Pada pemadatan tanah asli nilai kepadatan kering maksimum (γd max) 1.532 gr/cm3 dan kadar air optimum (Wopt) 20.20%, pada pemadatan 0.2% ijuk didapat kepadatan kering (γd max) 1.570% dan kadar air optimum (Wopt) 21,20%, pada pemadatan tanah asli ditambah 0.3% ijuk nilai kepadatan kering maksimum meningkat (γd max) yaitu 1,580 gr/cm3 dan kadar air optimum (ωopt) 21,60 %. pemadatan tanah asli yang ditambah 0.4% ijuk nilai kepadatan kering maksimum (γd max) yaitu 1,585 gr/cm3 dan kadar air optimum (ωopt) 21,90 %, dan pemadatan tanah asli yang ditambah 0.5% nilai kepadatan kering maksimum (γd max) yaitu 1,590 gr/cm3 dan kadar air optimum (ωopt) 22.00 %. Dari berapa-berapa variasi campuran ijuk nilai kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum tertinggi pada campuran ijuk 0.5% dan semakin besar nilai kepadatan kering maksimum maka tanah tersebut akan semakin rapat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemadatan yang ditambah ijuk nilai kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum meningkat dibangdingkan dengan tanah asli tanpa ada campuran ijuk. Hal ini disebabkan karena ijuk mampu mengikat antar partikel tanah sehingga pori-pori tanah tambah rapat.
PENGARUH VARIASI JENIS MATERIAL FILLER PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP PARAMETER MARSHALL Alkhaly, Yulius Rief; Fadhliani, Fadhliani; Faisal, Rahmad
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9193

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil yangbertempat di Bukit Indah, maka Kadar Aspal Optimum (KAO) yang digunakan adalah 6,5%untuk campuran aspal beton AC-WC dengan menggunakan abu sekam padi, serbuk kaca danbatu apung sebagai bahan filler modifikasi pengganti filler standar menurut spesifikasiDepkimpraswil (2002). Dari hasil pengujian parameter Marshall menunjukkan bahwapenggunaan batu apung dapat menghasilkan nilai stabilitas tertinggi yaitu 855 kg dari padapenggunaan abu sekam padi dengan hasil 845 dan serbuk kaca yang menghasilkan 830, untuknilai flow tertinggi pada penggunaan serbuk kaca yaitu 3,65 mm. Sedangkan nilai MQ tertinggidihasilkan pada penggunaan abu sekam padi yang mampu menghasilkan nilai MQ 270kg/mm. Penggunaan abu sekam padi, serbuk kaca dan batu apung dapat digunakan untukmenggantikan filler standar dalam campuran aspal beton AC-WC menurut SpesifikasiDepartemen Permukiman Prasarana Wilayah 2002.
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENGGUNAAN BATU BATA KLINGKER SEBAGAI MATERIAL PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON TANPA PASIR Chandra, Yovi
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9192

Abstract

Pada penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan limbah batu bata yang mengalami overheatdalam proses pembakaran sebagai alternatif pengganti agregat kasar pada beton tanpa pasir. Batubata klingker mempunyai bobot yang sederhana dalam pembuatannya dan mampu menyerap airsehingga mempunyai potensi sebagai agrergat beton ringan. Beton tanpa pasir adalah beton ringanyang didapat dengan menghilangkan agregat halus campuran beton normal. Penelitian dilakukandi Laboratorium Universitas Malikussaleh. Batu bata klingker berasal dari kawasan GampongReuleut Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Batu bata klingker yang diperoleh daridapur batu bata tradisional, dipecahkan terlebih dahulu menggunakan martil. Batu bata klingkerdiayak dengan menggunakan saringan 19 tertahan 4,75 mm. Benda uji dipersiapkan sebanyak 36buah berbentuk silender 15cm x 30cm. Fas yang digunakan 0,45 dengan perbandingan volume 1: 3untuk 4 variasi benda uji pada umur beton yang berbeda yaitu 0%, 25%, 50% dan 100%. Dari hasilpengujian kuat tekan beton tanpa pasir pada variasi 0% umur 7 hari didapat : 17,94 Mpa, umur 14hari : 16,78 Mpa, dan umur 28 hari: 15,01 Mpa. Pada variasi 25% umur 7 hari : 19,22 Mpa, umur14 hari : 14,85 Mpa, dan umur 28 hari : 16,59 Mpa. Pada variasi 50% umur 7 hari didapat : 13,99Mpa, umur 14 hari : 11,71 Mpa, dan umur 28 hari : 10,27 Mpa. Dan pada variasi 100% umur 7hari didapat : 14,99 Mpa, umur 14 hari : 15,91 Mpa dan umur 28 hari : 11,81 Mpa, tetapiumumnya kuat tekan yang dapat dicapai 10,27 - 19,22 MPa, maka beton tanpa pasir dari agregatbatu bata klingker dapat dimanfaatkan untuk beton non struktural seperti area parkir, trotoarpejalan kaki, rabat beton dan halaman terbuka.
ANALISA BANJIR PERIODE ULANG SUNGAI KRUENG LEUBU KECAMATAN MAKMUR KABUPATEN BIREUN Hamzani, Hamzani
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9188

Abstract

Sungai Krueng Leubu panjang 15 km2 , luas DAS 80 km2 . Pengalirannya melawati beberapaDesa yaitu Leubu Mee, Desa Cot Tufah, Desa Cot Puuk, Desa Blang Keude dan Desa LhokMambang. Penelitian ini nantinya akan menggambarkan keadaan banjir dari segi teknismaupun dalam keadaan prespektif kelestarian sungai. Dalam menganalisis curah hujan akandigunakan metode Log Person tipe III sedangkan dalam menganalisis debit rencana periodeulang digunakan metode Rasional. Dari hasil analisis bisa diketahui bahwa debit rencanaperiode ulang 5 tahun 87,561 m³/det sedangkan untuk periode ulang 100 tahun sebesar 93,526m³/det. Analisisi debit sungai diperoleh bahwa daya tampung sungai sebesar 142,516m³3/det. Hal ini memperlihatkan bahwa hingga periode ulang 100 tahun sungai KruengLeubu tidak akan mengalami limpasan atau banjir.

Page 1 of 1 | Total Record : 9