cover
Contact Name
Wari Dony
Contact Email
talentasipil.unbari@gmail.com
Phone
+6285266559852
Journal Mail Official
talentasipil.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Batanghari Jambi Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Talenta Sipil
ISSN : -     EISSN : 26151634     DOI : https://www.doi.org/10.33087/talentasipil
This journal publishes scientific articles on research results and reviews covering the fields of engineering
Articles 386 Documents
Analisis Perbandingan Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Yang Menggunakan Pasir Sungai Batang Asai Dan Pasir Sungai Batanghari Frans Jovian Asmara; Suhendra Suhendra; Annisaa Dwiretnani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.91 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.42

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Bahan-bahan penyusun beton antara lain agregat kasar, agregat halus, semen, air. Pentingnya mengetahui pemilihan penggunaan material salah satunya  agregat halus (pasir), mengingat pasir memliki 4 (empat) tipe zona yang berbeda yaitu pasir kasar, pasir agak kasar, pasir halus, pasir agak halus. yang tentunya ukuran butrian agregat halus yang akan digunakan sebagai bahan dari campuran beton menentukan mutu beton. Penelitian ini menggunakan beton normal, yang merupakan campuran antara air, semen, agregat kasar (batu pecah), agregat halus (pasir), agregat halus yang digunakan berasal dari sungai Batanghari (Ps Bh) dan sungai batang asai (Ps Ba). pada pengujian kuat Tekan beton dan kuat Tarik belah beton dengan mutu f’c = 20 Mpa dan untuk mutu rencana f’cr = 27 Mpa, Benda uji yang digunakan pada penelitian ini berbentuk silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dengan uji kuat tekan beton dilakukan pada umur 7, 14 dan 28 hari, dan untuk uji kuat Tarik belah umur 28hari. Hasil uji kuat tekan  kedua jenis benda uji hanya memenuhi f’cnya (20 Mpa) dan tidak memenuhi fc’r (27 Mpa). Hasil uji menunjukkan kedua nilai kuat tekan umur 28hari relatif sama Ps ba = 20,97 Mpa dan Ps Bh = 19,99 Mpa. Untuk kuat Tarik belah betonnya masih termasuk pada batasan kuat Tarik beton normal (9 – 15%) darikuat tekannya. Kuat Tarik belah beton Ps Bh lebih besar dibandingkan beton Ps Ba.
Analisa Perbandingan Koefisien Harga Satuan Bahan Material Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D Elvira Handayani; M Nuklirullah; EL Gafur
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.807 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.71

Abstract

Untuk menentukan besarnya biaya bangunan rancangan pekerjaan kosntruksi dari suatu bangunan gedung diperlukan suatu acuan dasar. Acuan tersebut adalah analisa biaya konstruksi yang disusun melalui kegiatan konstruksi penelitian produktivitas pekerja di lapangan dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan konstruksi suatu pembangunan. Analisa biaya konstruksi sering disebut dengan analisa harga satuan pekerjaan. Batasan masalah pada Penelitian ini adalah Pengamatan dilakukan secara langsung pada pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D. Penelitian ini meninjau pekerjaan pasangan dinding. Bahan material yang diamati dan dihitung guna membandingkan koefisien lapangan dengan koefisien Standar Nasional Indonesia. Harga satuan material yang dipakai adalah harga satuan yang mengacu pada harga aktual. Dalam penelitian ini mengukur koefisien bahan dan harga satuan yang di kerjakan pada pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D. Tujuan Penelitian pada Penelitian ini; Untuk dapat mengetahui besarnya nilai koefisien analisis harga satuan bahan material pada pekerjaan pasangan dinding bata. Untuk mengetahui perbandingan koefisien harga satuan lapangan dengan koefisien harga satuan Standar Nasional Indonesia (SNI 2016). Berdasarkan pengamatan di lapangan, didapatkan besarnya koefisien harga satuan material dinding dan plesteran pada Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D adalah Koefisien harga satuan material untuk pekerjaan 1 m² pasangan dinding bata adalah: 63 Bata,10,569 Kg Portland Cement (PC), 0,0395 m³ Pasir, dan 5,284 l air. Koefisien harga satuan material untuk pekerjaan 1 m² plesteran dinding bata adalah: 6,171 Kg Portland Cement (PC), 0,0237 m³ Pasir, dan 3,086 l air. Perbandingan Harga Material dinding dan plesteran untuk Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D adalah sebagai berikut : Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Bangunan Utama harga total analisa di Lapangan lebih kecil di bandingkan SNI 2016 dengan selisih Rp. 4.694.581,92 . Pekerjaan Plesteran Dinding Bata Bangunan Utama harga total analisa di Lapangan lebih kecil di bandingkan SNI 2016 dengan selisih Rp. 331.365,60 .
Evaluasi Rencana Manajemen Mutu pada Proyek Pembangunan Jembatan Rantau Kapas Tuo Tahun Anggaran 2017 Dj P Marpaung; Annisaa Dwiretnani; Ropiah Ropiah
Jurnal Talenta Sipil Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.013 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v3i1.26

Abstract

Manajemen mutu konstruksi merupakan salah satu indikator kinerja penyelenggaraan pembangunan yang harus dipertanggung jawabkan, sehingga harus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Pengendalian mutu proyek biasanya dilakukan dengan cara melakukan pengukuran-pengukuran statistik ataupun berupa ceklis-ceklis tertentu sebagai langkah evaluasi terhadap proses-proses mutu yang ingin dicapai ataupun sebagai langkah pemenuhan kriteria desain dari spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Karena mutu salah satu poin yang paling penting dalam suatu pekerjaan, baik pekerjaan itu konstruksi atau non konstruksi. Untuk itu mutu perlu dicapai agar hasil pekerjaan tersebut baik dan bermutu. Jika pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak mencapai mutu yang diinginkan maka mengakibatkan pengurangan kualitas dalam pengguna jasa. Tujuan dari studi ini adalah mengevaluasi dengan pendekatan proses pembangunan konstruksi yang berdasarkan Panduan Penerapan Manajemen Mutu ISO 9001:2000 dan Penerapan Spesifikasi Umum 2010 (Revisi 3) untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga pada Paket Pekerjaan Pembangunan Jembatan Rantau Kapas Tuo Tahun Anggaran 2017. Hasil analisis data dan evaluasi secara menyeluruh menunjukkan bahwa penerapan Manajemen Mutu ISO 9001:2000 berdasarkan prinsip Pendekatan Proses telah diterapkan dengan baik. Material, peralatan, dan tenaga kerja yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan pedoman teknis yaitu Spesifikasi Umum 2010 (Revisi 3) untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga.
Praksis Implementasi Pemodelan Informasi Bangunan (Building Information Modeling /BIM) dalam Industri Arsitektur, Rekayasa Dan Konstruksi Modern (Architecture, Engineering and Construction (AEC) Industry) Triono Subagio; Dimas Wicaksono; Teguh Prihanto; Eko Budi Santoso
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.655 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.102

Abstract

Persyaratan teknis tentang pedoman pembangunan berkelanjutan, khususnya untuk bidang bangunan gedung sudah diberlakukan berdasarkan UU No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan UU No. 28 tahun 2002 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Pembangunan Berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian awal sebagai bentuk respon dari perundangan di industri AEC yang masih sangat baru di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei. Populasi dan sampel merupakan pihak-pihak yang terlibat dalam industri AEC, khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Penelitian ini untuk mendapatkan kajian kritis tentang harapan dan kendala yang dihadapi oleh konsultan, kontraktor dan konsultan perencana yang secara khusus adalah individu-individu yang terlibat di dalamnya, seperti arsitek, site engineer, drafter, konsultan manajemen konstruksi dan lain-lain. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket yang disebarkan melalui platform google-form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BIM di industry AEC Indonesia masih dalam kategori rendah. Rendahnya tingkat implementasi BIM ini bisa dilihat dari indikator seperti jenis software berbasis BIM yang menunjukkan bahwa lebih dari 40% tidak pernah menggunakan software berbasis BIM. Implementasi BIM di Indonesia juga masih berkisar dalam permasalahan pemodelan 3D (30%). Implementasi BIM di Indonesia belum dikembangkan untuk menyelesaikan permasalahan seperti analisis rencana anggaran biaya (37,8%), manajemen pelaksanaan konstruksi (53,4%), analisis energi (86,6%), manajemen infrastruktur (71,1%). Simpulan dari penelitian ini bahwa permasalahan implementasi BIM di Indonesia sebagai respond dari pemberlakuan perundangan masih sangat terbuka dan menantang, seperti kecukupan tenaga ahli di bidang BIM, kompatibilitas dan ketersediaan hardware dan software berbasis BIM, baik dalam aspek kuntitas dan kualitasnya.
Kajian Jembatan Beton Prategang di Muara Klukup Bentang 32 Meter Exacta Lovendays Simamora; Suhendra Suhendra; Annisaa Dwiretnani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.238 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perhitungan struktur jembatan klukup yang berlokasi di Desa Kelukup, Kecamatan Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Struktur jembatan berupa beton bertulang, dan beton prategang. Referensi yang digunakan adalah AASHTO LRFD Bridge Design Specifications, MKB No. 009/BM/2008, RSNI T-12-2004, SKBI-1328- 1987, SNI 03-2847-2002, SNI 2847-2013, SNI 1727-2013, SNI 2833-2016, SNI 2052:2017 dan Peraturan Pembebanan Untuk Jembatan SNI 1725:2016. Alat bantu perhitungan dalam penelitian ini adalah Aplikasi SAP2000 V 20 dan Microsoft Excel. Hasil kajian menunjukkan bahwa perhitungan struktur jembatan adalah di dapat hasil perhitungan 4 buah lubang tendon, memiliki 2 tipe balok girder yaitu balok girder lapangan dan balok girder tumpuan, memiliki 2 di mensi balok diafragma , system prategang mengunakan sistem Pasca-Tarik dan stressing satu arah.
Analisis Perhitungan Waktu pada di Pekerjaan Irigasi Melawai dengan Metode CPM Elvira Handayani; Annisaa Dwiretnani; Kurniawan A
Jurnal Talenta Sipil Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.725 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v2i2.17

Abstract

Manajemen Konstruksi meliputi mutu fisik konstruksi, biaya dan waktu. manajemen material dan manjemen tenaga kerja yang akan lebih ditekankan. Hal itu dikarenakan manajemen perencanaan berperan hanya 20% dan sisanya manajemen pelaksanaan termasuk didalamnya pengendalian biaya dan waktu proyek. Normalisasi sungai adalah suatu metode yang digunakan untuk menyediakan alur sungai dengan kapasistas mencukupi untuk menyalurkan air, terutama air yang berlebih saat curah hujan tinggi. Tujuan normalisasi sungai antara lain untuk keperluan navigasi, melindungi tebing sungai karena erosi (kikisan), atau untuk memperluas profil sungai guna menampung banjir–banjir yang terjadi. Proyek normalisasi sungai mencakup pengerasan dinding sungai, pembangunan sudetan, pembuatan tanggul dan juga pengerukan. Pengerasan atau penguatan tebing sungai dilakukan dengan pembetonan dinding atau dengan pemasangan batukali, sudetan dilakukan dengan membuat sungai baru yang lurus dengan lintasan terpendek. Sedangkan pembuatan tanggul dilakukan dengan timbunan tanah atau dengan dinding beton yang dipasang memanjang di lokasi–lokasi bergeografi rendah yang rawan banjir.
Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Kapur Tohor Muhadi Aryanto; Suhendra Suhendra; Kiki Rizky Amalia
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.808 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.47

Abstract

Tanah merupakan elemen penting dari dari sebuah struktur bawah sebuah konstruksi, sehingga tanah harus mempunyai daya dukung yang baik. Namun pada kenyataannya di lapangan banyak ditemukan tanah yang memiliki daya dukung yang sangat rendah, sehingga perlu untuk dilakukan stabilisasi tanah dengan kapur tohor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai mendapatkan persentase yang efektif dalam penambahan kapur tohor, dan pengaruh penambahan kapur terhadap perubahan sifat fisis tanah dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu pemeraman. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Batanghari Jambi. Dengan melakukan pengujian sifat – sifat fisis tanah dan daya dukung tanah CBR (California Bearing Ratio) dengan variasi penambahan kapur 0 %, 6 %, 7 %, dan 8% dengan lama pemeraman 0 hari, 3 hari, dan 24 hari. Pada pengujian ini dilakukan dengan dua cara yaitu sampel tanah diperam terlebih lalu direndam kemudian baru di uji. Dari hasil penelitian didapat nilai CBR (California Bearing Ratio) terbesar terjadi pada variasi penambahan kapur tohor yaitu 8 % dengan lama waktu pemeraman 24 hari dengan nilai CBR sebesar 27,95%. Hal ini disebabkan campuran tanah dengan kapur tersebut telah memadat, rongga antar partikel tanah juga padat, sehingga kekuatan pun meningkat. Dari hasil CBR (California Bearing Ratio) dapat terlihat bahwa penambahan kapur tohor pada tanah lempung ekspansif memberikan peningkatan pada nila CBR (California Bearing Ratio).
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHODE) Annisaa Dwiretnani; Arrazaq Kurnia
Jurnal Talenta Sipil Vol 1, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.931 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v1i2.8

Abstract

Bangunan Mapolsek Danau Teluk yang lama sudah tidak memadai baik dari segi kualitas maupun dari kuantitas untuk menampung seluruh kegiatan pengguna didalamnya dengan baik dan lancer. pembangunan satu unit kantor Mapolsek Danau Teluk, yang berlokasi di Jl. KH. M. Saleh., dimaksudkan untuk menggantikan fungsi bangunan lama. Mapolsek Danau Teluk ini bertingkat dua dengan luas lantai 232,5 m2. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder.Dalam melakukan analisa, perhitungan yang dilakukan peneliti berdasarkan pada data dari Proyek Pembangunan Mapolsek Danau Teluk. Adapun tujuan mengetahui jaringan kerja, dan  lintasan kritis serta  Menghitung waktu yang optimal untuk menyelesaikan proyek pembangunan Mapolsek Danau Teluk Kota Jambi dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode). Dari hasil analisis diketahui jalur lintasan kritis terdapat pada 19 pekerjaan dengan durasi pemyelesaian proyeknya 203 hari
Analisa Metode FAA dan ICAO-LCN pada Perencanaan Perkerasan Runway di Bandar Udara Silampari Lubuklinggau Suci Ryski Nur Afriyani; Viktor Suryan
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.795 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.109

Abstract

Bandar Udara Silampari Lubuklinggau merupakan salah satu Bandar Udara perintis yang ada di Sumatera Selatan, Bandar Udara ini terletak didaerah strategis secara geografis karena terletak dipersimpangan Sumatera bagian Selatan yaitu diantara Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, membuat Bandar Udara ini cukup potensial. Bandar Udara Silampari memiliki panjang Runway 2.225 × 30 dengan klasifikasi runway 4C dengan instrument Non Presisi (1800 ≤ ARFL) (24 ≤ WS < 36 m; 6m ≤ OMG < 9 m). Pada perencanaan perkerasan runway pada Bandar Udara Silampari Lubuklinggau yaitu menggunakan metode FAA secara (Federal Aviation Administration) yang perhitungannya secara grafis dan dengan menggunakan software FAARFIELD, selain itu pada analisa perencanaan perkerasan runway ini juga menggunakan metode LCN (Load Classification Number). Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan runway dengan menggunkan perkerasan lentur dan umur rencana perkerasan yaitu 20 tahun didapat hasil yaitu dengan menggunakan metode FAA (Federal Aviation Administration) secara grafis didapatkan tebal total perkerasan yaitu 76,2 cm dan pada metode FAA (Federal Aviation Administration) menggunakan software FAARFIELD didapat sebesar 60,99 cm, sedangkan pada metode LCN (Load Classification Number) didapat tebal total perkerasan yaitu 73,66 cm. Adapun material yang digunakan yaitu pada Subbase Course menggunakan agregat alam, lapisan Base Course menggunakan Asphal Concrete-Binder Course (AC-BC) dan Surface Course menggunakan aspal hotmix.
Perencanaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Ruas Jalan Hitam Ulu-Mentawak Di Kabupaten Merangin (Menggunakan Metode AASHTO 1993) Fakhrul Rozi Yamali; Riki Rivaldo; Fakhrul Rozi Yamali
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.491 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.95

Abstract

Perkerasan jalan adalah merupakan salah satu unsur konstruksi jalan raya sangat penting dalam rangka kelancaran transportasi darat sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya, sehingga perlu direncanakan dengan baik berdasarkan standard dan kriteria perencanaan yang berlaku di Indonesia. Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian dibandingkan dengan transportasi air dan udara, sehingga volume kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut harus mampu di dukung oleh perkerasan jalan pada ruas jalan yang dilewatinya. Perencanaan Ruas Jalan yang terletak di di Ruas Jalan Hitam Ulu – Mentawak Kabupaten Merangin ini adalah perencanaan jalan yang menghubungkan satu daerah/ wilayah ke desa lain dan kota , karena kondisi jalan diperuntukkan atau direncanakan dengan ketentuan umur rencana lebih dari sepuluh tahun sesuai program pemerintah daerah Merangin untuk meningkatkan Infrastruktur khususnya sarana transportasi jalan di daerah tersebut maka di rencankanlah perencanaan tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement) pada jalan di Ruas Jalan Hitam Ulu – Mentawak Kabupaten merangin Provinsi Jambi yang mampu mendukung beban – beban berat yang masuk di jalur tersebut seperti truck dan alat berat yang masuk di jalur tersebut maka di haruskan dengan merencanakan sebuah perencanaan jalan dengan perkerasan kaku (rigid pavement).

Page 4 of 39 | Total Record : 386