cover
Contact Name
Arman Maulana
Contact Email
armandjexo@gmail.com
Phone
+62882002182057
Journal Mail Official
armandjexo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ridogalih RT 03 RW 09 Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN)
ISSN : -     EISSN : 28303709     DOI : https://doi.org/10.3709/ilpen.v1i1
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) adalah jurnal peer-review berkualitas tinggi dengan akses terbuka yang diterbitkan oleh Yayasan Azka Hafidz Maulana. Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) merupakan wadah bagi para peneliti, cendekiawan, profesional, praktisi dan mahasiswa untuk berbagi dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi dan studi kasus. Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) menyambut dan mengakui makalah penelitian teoretis dan empiris berkualitas tinggi, studi kasus, makalah ulasan, model analitik, dan simulasi dalam topik pendidikan apa pun.
Articles 36 Documents
Workshop Kompetensi Guru Inklusi Untuk Meningkatkan Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Inklusif Di Kecamatan Cililin Hasbullah Lau; R.A. Rosmalinda Aryaningrat; Okke Rosmaladewi
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.24

Abstract

Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah Permasalahan kompetensi guru inklusi di sekolah dasar merupakan permasalahan yang belum terpecahkan sejalan dengan kompleksitas perubahan lingkungan, baik dalam sisi perencanaan, pelaksanaan maupun penilaian. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin memperoleh gambaran tentang pembinaan kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa di sekolah dasar inklusif. Sedangkan tujuan khusus dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran atau informasi tentang: 1) perencanaan workshop kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar inklusif di Kec. Cililin, 2) pengorganisasian workshop kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar inklusif di Kec. Cililin, 3) pelaksanaan workshop kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar inklusif di Kec. Cililin, 4) evaluasi workshop kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar inklusif di Kec. Cililin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Aspek-aspek perencanaan telah dijalankan menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan SD Inklusif yang bersangkutan, 2) Untuk pengorganisasian menunjukan sesuai dengan azas-azas pengorganisasian, 3) Pelaksanaan yang dilakukan dalam workshop sudah masuk kriteria program-program dalam pelaksanaan kompetensi guru inklusi , 4) Evaluasi yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dengan cara melakukan penilaian pembelajarn tertulis dan lisan pada guru inklusi.Workshop kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar inkluif, telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, dalam pelaksanaannya sangat mendukung peningkatan pembelajaran siswa walaupun masih belum optimal karena terbatasnya dukungan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya. Kebutuhan kompetensi guru inklusi untuk meningkatkan pembelajaran siswa inklusif sebagai kebutuhan mutlak bagi sekolah dasar inklusif dalam meningkatkan pembelajaran siswa inklusif agar kualitas output atau lulusannya meningkat.
Manajemen Pengorganisasian Pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Cambridge Post Kecamatan Majalaya – Kabupaten Bandung R.A. Rosmalinda Aryaningrat; Ayi Nazmul Hidayat
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.25

Abstract

Dalam menjalankan pengelolaan LKP dibutuhkan pemimpin atau manajer untuk memanajemen pengorganisasian dan menjalankan tugas sesuai dengan fungsi manajemen secara efisien dan efektif. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan manajemen pengorgansasian pada lembaga kursus dan pelatihan - LKP Cambridge Post Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, karena ada beberapa pertimbangan. Pertama menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan ganda. Kedua, metode ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dengan responden. Jenis dan pendekatan penelitian kualitatif ini untuk mencari data mengenai manajemen pengorganisasian pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Cambridge Post Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Maka dapat di tarik kesimpulan bahwa manajemen pengorganisasian sangat dibut uhkan oleh semua lembaga kursus pelatihan, baik itu lembaga kursus pelatihan yang berorientasi keuntungan maupun organisasi yang tidak berorientasi pada keuntungan. Tanpa manajemen, semua lembaga kursus pelatihan akan mengalami kendala dan dalam pencapaian tujuan akan sedikit yang diperoleh.
Peranan Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Neng Yunengsih
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.26

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya terhadap profesionalisme guru-guru dalam kegiatan belajar mengajar belum optimal disebabkan kompetensi pengawas masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan tersebut peranan pengawas sangat penting. Kegiatan pengawasan harus difokuskan pada perilaku dan perkembangan siswa sebagai bagian penting dari: kurikulum/mata pelajaran, organisasi sekolah, kualitas belajar mengajar, penilaian/evaluasi, sistem pencatatan, kebutuhan khusus, administrasi dan manajemen, bimbingan dan konseling, peran dan tanggung jawab orang tua dan masyarakat. Simpulan penelitian ini bahwa dalam melakukan bimbingan dan pembinaan, pengawas sekolah melaksanakannya dengan memberi arahan, bimbingan, contoh, dan saran.
Peran Manajemen Kepemimpinan Dalam Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam Teti Sumiati
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.27

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi peran manajemen kepemimpinan dalam pengelolaan lembaga pendidikan islam belum optimal disebabkan kompetensi pemimpin Sekolah masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran manajemen kepemimpinan dalam pengelolaan lembaga pendidikan islam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa salah satu bentuk kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam adalah kepala sekolah. Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam menentukan keberhasilan suatu lembaga pendidikan. Karena ia merupakan pemimpin di lembaganya, Kualitas dan kompetensi kepala sekolah secara umum setidaknya mengacu kepada empat hal pokok, yaitu: (a) sifat dan keterampilan kepemimpinan, (b) kemampuan pemecahan masalah, (c) keterampilan sosial, dan (d) pengetahuan dan kompetensi professional. Simpulan penelitian ini bahwa fungsi dan perannya sebagai kepala sekolah adalah sebagai pendidik, sebagai manajer, sebagai administrator, supervisor, pemimpin dan innovator, sehingga tujuan yang telah ditetapkan menjadi efektif dan efisien.
Implementasi Proses Belajar Pendidikan Agama Islam Di SMPN 1 Tenjolaya Sri Rahmawati
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.28

Abstract

Penelitian ini meliputi implementasi, implikasi, faktor pendukung, penghambat implementasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Tenjolaya. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi proses belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Tenjolaya meliputi cakupan kurikulum, proses dan evaluasi, konsep KTSP, menciptakan kultur religius sebagai implementasi dari proses belajar. Implikasi proses belajar Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik memberikan pengaruh positif pada peningkatan pemahaman peserta didik di atas standar ketuntasan minimum proses belajar Pendidikan Agama Islam. Faktor pendukungnya yakni kemampuan guru, penyediaan alat peraga atau media pembelajaran, dukungan kepala Sekolah dan stakeholder. Faktor penghambatnya yaitu ketersediaan waktu belajar Pendidikan Agama Islam yang terbatas dan kesulitan menghadapi karakter peserta didik.
Implementasi Media Peraga Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Yanti Yulianti
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.29

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi sangat pentingnya media peraga dalam mendukung mutu pembelajaran, secara khusus pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Media pembelajaran yang digunakan oleh seorang guru pada saat ini tidak hanya media pembelajaran yang berupa papan tulis, gambar, poster, model-model, dan lain-lain tetapi sekarang dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi media peraga dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa proses pendidikan termasuk pada mata pelajaran pendidikan agama Islam, peranan guru dalam setiap kegiatan pembelajaran sangat penting dan dinamis, sehingga seorang guru sulit diukur dengan apapun terhadap seluruh nilai jasa-jasanya dalam membentuk insan pembangunan yang berakhlak mulia dan profesional, bahkan kemajuan suatu bangsa atau negara sangat ditentukan oleh keberadaan guru di dalam eksistensinya sebagai tenaga pendidik. Kemampuan yang harus dimiliki oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di antaranya adalah kemampuan profesional yang meliputi penguasaan materi pembelajaran, strategi pembelajaran, penguasaan metode, penguasaan bimbingan dan penyuluhan, serta penguasaan evaluasi pembelajaran.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Karyati
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.30

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi sangat pentingnya usaha guru untuk memvariasikan cara mengajar dan menciptakan suasana mengajar yang menyenangkan didalam kelas sehingga siswa dapat terlibat dan aktif dalam mengikuti pembelajaran dengan aktif tidak pasif sehingga tercapai prestasi belajar yang tinggi dari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan pembelajaran PAI adalah menggunakan strategi discovery learning, melalui pendekatan saintifik. Dengan menggunakan strategi discovery learning terlihat bahwa hasil belajar siswa meningkat, dari pembelajaran yang pasif menjadi pembelajaran yang aktif. dari siswa yang tidak mempunyai semangat menjadi semangat dalam belajar. Melalui strategi discovery learning siswa bisa menemukan sendiri materi pembelajaran tanpa mengharapkan penjelasan materi dari guru.
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Ciwalen Ayi Nanang Muhaemin
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.31

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah pada peningkatan mutu pembelajaran yang dilihat dari pengelolaan kualitas pembelajaran, misalnya pengelolaan tempat belajar, pengelolaan siswa, bagaimana mengaktifkan mereka dalam proses belajar mengajar, pengelolaan isi atau materi pembelajaran dan pengelolaan sumber belajar dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN Ciwalen. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dalam meningkatkan mutu belajar siswa diantaranya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa, menambah sarana atau media pembelajaran dan penguasaan materi yang diajarkan serta penguasaan metodologi pembelajaran, sehingga dengan antisipasi tersebut mutu siswa dapat ditingkatkan.
Strategi Supervisi Pengawas Sekolah Dalam Pengelolaan Pembelajaran Bermutu Eli Latifah
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.32

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi salah satu pengembang pendidikan yang bertanggung jawab atas lancarnya pelaksanaan pendidikan dan pengajaran adalah seorang pengawas. Sebagai gurunya guru, pengawas harus menyusun rencana untuk memperkuat implementasi kompetensi guru. Oleh karena itu, pengawas harus memiliki visi dan misi kepengawasan yang mampu dituangkan ke dalam tujuan dan strategi pencapaiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi supervisi pengawas sekolah dalam pengelolaan pembelajaran yang bermutu. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pelaksanaan kegiatan supervisi dilakukan dengan tiga tahap yaitu pra observasi atau pra supervisi, supervisi dan pasca supervisi. Langkah-langkah tindak lanjut atau evaluasi kegiatan supervisi adalah menindaklanjuti atau melakukan refleksi terhadap kegiatan supervisi yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam evaluasi tersebut, pengawas dapat melihat dan mengetahui perubahan atau peningkatan yang dilakukan guru yang telah disupervisi, apakah sesuai dengan binaan, arahan atau solusi yang diberikan pengawas ketika supervisi berlangsung.
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 5 B Hoerudin, Cecep Wahyu
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar siswa masih belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 5 B. Jenis penelitian ini adalah penelitian “kuantitatif” dengan One Group Pretest - Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah murid kelas 5 B yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan menggunakan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial. Hasil data statistic deskriptif menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dalam hasil belajar siswa yang ditandai dengan perbedaan skor rata-rata siswa yang pada pelaksanaan pretes sebesar 51,41 sedangkan pada postes 68,23 yang berarti bahwa perolehan nilai tersebut berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil data statistic inferensial menunjukkan bahwa nilai sig pada pretes dan postes adalah 0,001. Jika dilihat dari hasil uji hipotesis tersebut diketahui bahwa 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil dari kedua analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa.

Page 2 of 4 | Total Record : 36