cover
Contact Name
Arman Maulana
Contact Email
armandjexo@gmail.com
Phone
+62882002182057
Journal Mail Official
armandjexo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ridogalih RT 03 RW 09 Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN)
ISSN : -     EISSN : 28303709     DOI : https://doi.org/10.3709/ilpen.v1i1
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) adalah jurnal peer-review berkualitas tinggi dengan akses terbuka yang diterbitkan oleh Yayasan Azka Hafidz Maulana. Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) merupakan wadah bagi para peneliti, cendekiawan, profesional, praktisi dan mahasiswa untuk berbagi dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi dan studi kasus. Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) menyambut dan mengakui makalah penelitian teoretis dan empiris berkualitas tinggi, studi kasus, makalah ulasan, model analitik, dan simulasi dalam topik pendidikan apa pun.
Articles 36 Documents
Strategi Supervisi Pengawas Sekolah Dalam Pengelolaan Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Bermutu Hoerudin, Cecep Wahyu
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.35

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya proses pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah yang menjadi tempat penelitian. Dibutuhkan strategi pengawas dalam memberikan bantuan kepada guru terkait pengelolaan pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi supervisi pengawas sekolah dalam pengelolaan pembelajaran bahasa indonesia yang bermutu. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh dengan penerapan pembinaan melalui Supervisi Akademik bagi guru bahasa Indonesia dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran pada mata pelajaran bahasa indonesia ternyata tepat dan signifikan. Peningkatan kinerja guru bahasa Indonesia dalam mengajar berdampak terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia bagi siswa.
Meningkatkan Kinerja Guru Bahasa Indonesia Dalam Melaksanakan Pelajaran Bahasa Indonesia yang Bermutu Cecep Wahyu Hoerudin
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v1i2.36

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum optimalnya kinerja Guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Guru masih melakukan catat buku saja, selanjutnya menyuruh siswa mengerjakan soal tanpa memberi penjelasan tentang materi yang diajarkan. Pembelajaran yang seperti ini pastilah tidak efektif, menjadikan siswa malas dalam belajar dan cenderung membuat siswa melakukan kegiatan lain yang lebih menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan kinerja guru bahasa indonesia dalam melaksanakan pelajaran bahasa indonesia yang bermutu. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dalam pembelajaran sangat ditentukan oleh kualitas kinerja guru, karena pada dasarnya kinerja guru merupakan kinerja yang dilakukan guru dalam melaksanakan tugasnya di sekolah sebagai pendidik. Setiap tindakan atau pekerjaan yang dilakukan tentu ada yang mempengaruhi baik dalam diri sendiri maupun dari luar diri individu. Keberadaan guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya tidak lepas dari faktor yang mempengaruhinya.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Dengan Menggunakan Media Flash Card Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Wahyu Hoerudin, Cecep
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i1.37

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa keberhasilan kemampuan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tergantung kepada beberapa aspek. Salah satu aspek yang sangat mempengaruhi adalah bagaimana cara seorang guru melaksanakan pembelajaran di kelas. Kenyataan dilapangan khususnya di Sekolah Dasar, proses pembelajaran belum maksimal sesuai dengan harapan kurikulum dikarenakan oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan media flash card pada mata pelajaran bahasa indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flash card melatih siswa untuk memperluas jangkauan pandangannya, dimana siswa dibiasakan melihat beberapa kata yang tertulis dalam kartu dalam satu kali pandangan. Serta dapat menumbuhkan motivasi dan persaingan yang sehat antara siswa untuk kemampuan membaca. Suasana kelas dapat lebih hidup dan menyenangkan serta mampu mengurangi kejenuhan. Dengan penggunaan media flash card dalam pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal kosa kata Bahasa Indonesia. Selain dapat membantu siswa menghafal kosa kata, media pembelajaran juga diharapkan dapat mengurangi kebiasaan guru yang hanya ceramah di depan kelas.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Melalui Tekhnik Pencampuran Warna Di RA Al-I’anah Kosambi Azizah, Kumiko; Kania, Gina; Mayrawati Sari, Evi
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.38

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya peningkatan Kemampuan anak dalam mengenal warna melalui teknik pencampuran warna di RA Al-Ianah Kosambi, karena kemampuan mengenal warna pada anak dinilai masih kurang sehingga diperlukan diadakannya penelitian. Kemudian subjek penelitiannya pada kelompok A dengan jumlah peserta didik 20 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki – laki dan 10 siswa perempuan. Adapun metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun hasil dari penelitian diperoleh data pada kondisi awal, jumlah siswa yang tuntas mencapai 20 % masih di bawah standar sehingga peneliti melakukan tindakan kelas. Setelah penerapan teknik pencampuran warna diperoleh data pada siklus I jumlah siswa yang tuntas bertambah menjadi 50 %, namun hasil ini masih di bawah standar sehingga dilakukan kembali tindakan kelas pada siklus II. Hasil dari siklus II diperoleh data jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 80 %, ini membuktikan bahwa penerapan teknik pencampuran warna dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna di RA Al-I’anah Kosambi.
Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Mendaur Ulang Barang Bekas Pada Kelompok B (Usia 5-6 Tahun) TK Alam Istiqomah Kecamatan Telukjambe Barat Karawang Syach, Alfyan; Thosin Waskita, Deden; Sumarni, Fitri
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i2.39

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang peningkatan Kreativitas Anak Melalui Mendaur Barang Bekas Pada Kelompok B (Usia 5-6 tahun) TK Alam Istiqomah Kecamatan Teluk Jambe Barat Karawang, karena kreativitas anak dinilai masih kurang sehingga diperlukan diadakannya penelitian. Kemudian subjek penelitiannya pada kelompok B dengan jumlah peserta didik 20 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki – laki dan 10 siswa perempuan. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu : Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Kemudian tindakan kelas terdiri dari dua siklus yaitu : siklus I dan siklus II yang masing-masing tahapannya yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun hasil dari penelitian diperoleh data pada kondisi awal, jumlah siswa yang tuntas mencapai 20 % masih di bawah standar sehingga peneliti melakukan tindakan kelas. Setelah penerapan mendaur barang bekas diperoleh data pada siklus I jumlah siswa yang tuntas bertambah menjadi 50 %, hasil ini masih di bawah standar sehingga dilakukan kembali tindakan kelas pada siklus II. Hasil dari siklus II diperoleh data jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 80 %, ini membuktikan bahwa penerapan mendaur barang bekas dapat meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B (5-6 tahun) TK. Alam Istiqomah Kecamatan Telukjambe Barat Karawang.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Seni Membatik Dengan Tepung Pada Anak Usia Dini Di Kelompok B TK Tunas Harapan Kecamatan Klari Karawang Tanjung, Rahman; Supriatna, Asep; Nurfaidah, Fuji
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan seni membatik dengan tepung di Kelompok B TK Tunas Harapan Kecamatan Klari Karawang. Kemampuan motorik halus sangat penting bagi perkembangan anak dalam menunjang keterampilan sehari-hari, seperti menulis, menggambar, dan aktivitas manipulatif lainnya. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini dengan dua siklus. Siklus pertama melibatkan pengenalan kegiatan seni membatik dengan tepung kepada anak-anak dan pengamatan awal terhadap kemampuan motorik halus mereka. Setelah itu, dilakukan implementasi kegiatan seni membatik dalam proses pembelajaran. Siklus kedua melibatkan peningkatan atau penyesuaian metode berdasarkan hasil evaluasi siklus pertama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang dampak kegiatan seni membatik dengan tepung terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Berdasarkan hasil analisis jumlah respon anak, jumlah penilaian respon anak saat membatik pada pra tindakan sebesar sebesar 0%, pada pra tindakan menuju siklus I mengalami peningkatan sebesar 20% sehingga jumlah total skor respon anak pada siklus I sebesar 20%. Pada siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 60% sehingga tingkat keberhasilan respon anak pada siklus II sebesar 80%. Dimana tingkat pencapaian tersebut sudah memenuhi target penelitian. Begitu pula dengan guru lebih mudah dalam menyampaikan pembelajaran, dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan.
Upaya Peningkatan Kemampuan Musik Anak Melalui Kegiatan Bermain Musik Dengan Barang Bekas Pada Kelompok B TK Alam Istiqomah Kecamatan Telukjambe Barat Karawang Rifki, Muchamad; Riyadi, Ahmad; Hasanah, Hasanah
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya peningkatan kemampuan musik anak melalui kegiatan bermain musik dengan barang bekas di Kelompok B TK Alam Istiqomah, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Jumlah peserta didik yang menjadi subjek penelitian adalah 20 siswa, terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal, hanya 15% siswa yang tuntas, di bawah standar yang diinginkan. Setelah penerapan kegiatan bermain musik dengan barang bekas pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 50%, namun masih di bawah standar. Tindakan kelas dilakukan kembali pada siklus II, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dengan 80% siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan bahwa penerapan kegiatan bermain musik dengan barang bekas efektif meningkatkan kemampuan musik anak pada Kelompok B TK Alam Istiqomah. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya metode bermain musik dengan barang bekas dalam meningkatkan keterampilan musik anak di lembaga pendidikan anak usia dini.
Lessons Learned Kampanye Normandia dalam Perang Dunia II: Strategi dan Implikasi untuk Membangun Kekuatan Pertahanan Terintegrasi Indonesia Murfi, Yudhi
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i1.42

Abstract

Penelitian ini menganalisis Kampanye Normandia dalam Perang Dunia II dan mengidentifikasi pelajaran yang dapat diterapkan untuk membangun kekuatan pertahanan terintegrasi di Indonesia. Kampanye Normandia merupakan salah satu operasi militer skala besar yang paling berpengaruh dalam sejarah, menunjukkan pentingnya perencanaan strategis, koordinasi antar cabang militer, teknologi, manajemen logistik, kerjasama internasional, dan kemampuan adaptasi. Kesimpulan dari analisis ini adalah bahwa perencanaan yang matang, investasi dalam teknologi dan intelijen, manajemen logistik yang efisien, kerjasama internasional yang kuat, serta kemampuan adaptasi dan responsifitas terhadap perubahan situasi merupakan kunci untuk memperkuat pertahanan suatu negara. Dalam meningkatkan koordinasi antar cabang militer, melakukan investasi yang lebih besar dalam teknologi militer dan intelijen, memperkuat manajemen logistik, meningkatkan kerjasama internasional, dan mengembangkan kemampuan adaptasi. Diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kesiapan dan responsifitas pertahanannya serta menjaga keamanan regional dan global.
Sishankamrata: Analisis Komprehensif Sistem Pertahanan dan Keamanan Indonesia Terpadu dalam Perspektif Sejarah Murfi, Yudhi; Suharyo G., Brantas
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i1.43

Abstract

Perdebatan mengenai konsep sistem pertahanan dan keamanan nasional Indonesia masih menjadi bahan perbincangan matematis sejak kemerdekaan hingga era reformasi. Tujuan artikel membahas tentang dinamika Sishankamrata dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara (Sishanneg) sejak masa kemerdekaan hingga era reformasi. Metode studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis dokumen-dokumen penting, seperti undang-undang, kebijakan pemerintah, laporan resmi, dan literatur terkait. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan signifikan dalam konsep dan implementasi Sishaneg, serta dampaknya terhadap keberlanjutan sistem tersebut. Hasil temuan tentang sistem pertahanan (Sishaneg) yang masih perlu dipertahankan dalam kebijakan pertahanan dan keamanan. Konsep Sishankamrata mengembangkan bentuk pertahanannya melalui partisipasi seluruh komponen masyarakat, keutuhan wilayah, sumber daya alam, dan sarana lain yang telah dipersiapkan sebelumnya. Sistem ini juga membuat integrasi pertahanan (militer dan non-militer) menjadi lebih kuat, lebih dihormati, dan lebih memberikan efek jera. Dengan demikian, di era reformasi, konsep Sishankamrata jelas dianggap cukup valid untuk dipertahankan. Pada masa reformasi pasca amandemen UUD NRI tahun 1945, konsep Sishankamrata masih tetap dipertahankan dan dianggap cukup sahih. Perdebatan mengenai konsep sistem perlindungan dan keamanan nasional Indonesia telah menjadi isu mendasar sejak masa kemerdekaan hingga masa reformasi, keamanan nasional, fungsi pelindung dan fungsi keselamatan, peraturan serta kebijakan nasional
Pengaruh Jepang Dalam Perang Dunia II Terhadap Kemerdekaan Indonesia Dan Bidang Pertahanan Syarifuddin, Kurniawan Firmuzi; Sidabutar, Suhara Golan; Anwar, Syaiful
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i1.44

Abstract

Pengenalan tentang Perang Dunia II memberikan pemahaman dasar tentang konflik global yang terjadi antara tahun 1939 hingga 1945. Dipicu oleh sejumlah faktor, termasuk ketegangan politik, ekonomi, dan ideologi, perang tersebut membagi dunia menjadi dua blok besar, Sekutu dan Poros. Di antara kekuatan Poros, peran Jepang mencuat sebagai signifikan, terutama di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, melalui invasi dan ekspansi wilayahnya. Jepang memainkan peran kunci dalam Perang Dunia II, terutama di Asia Tenggara, dengan invasi terhadap sejumlah negara dan wilayah di Pasifik. Kehadiran Jepang di Asia Tenggara dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kebijakan ekspansionis, pertumbuhan ekonomi yang pesat, dan ambisi politik untuk menjadi kekuatan regional. Selain itu, dinamika geopolitik dan konflik antara kekuatan kolonial Eropa dan Jepang turut mempengaruhi keberadaan Jepang di kawasan ini. Jepang melihat Asia Tenggara sebagai sumber daya alam penting yang diperlukan untuk kekuatan ekonomi dan militer Jepang, dan keberadaannya dianggap sebagai tantangan terhadap dominasi kolonial Eropa. Selama pendudukan, terjadi transformasi luas dalam segi politik, sosial, dan ekonomi yang memicu gelombang kesadaran nasionalisme di antara rakyat Indonesia. Meskipun dengan berbagai tantangan dan ketidakpastian, keberadaan Jepang juga membantu membangun fondasi pertahanan nasional Indonesia dan mempercepat momentum menuju kemerdekaan. Oleh karena itu, pemahaman lebih dalam tentang peran Jepang dalam Perang Dunia II menjadi krusial dalam mengeksplorasi sejarah kemerdekaan Indonesia dan pembentukan kekuatan pertahanan nasionalnya.

Page 3 of 4 | Total Record : 36