cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLBN 1 PALANGKA RAYA Dewi Apriliyanti; Agustina Nugrahini; Efri Dulie
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.168 KB)

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kepribadian adalah pola perilaku yang bersifat menetap dalam persepsi dan pikiran yang berhubungan dengan lingkungan atau dirinya sendiri yang diperhatikan dengan berbagai macam konteks sosial maupun pribadi yang tidak fleksibel, maladaptif, dan menyebabkan adanya beda fungsional dan distres subjektif yang signifikan. Hasil pemantauan kondisi kesehatan pada wanita dan anak-anak sebanyak 52,4% anak usia 6-9 tahun yang berada disekolah dan mengalami disability. Di Indonesia diperkirakan sekitar7 – 10%.Tujuan Penulisan: Menganalisis hubungan pola asuh orangtua dengan tingkat kemandirian personal hygiene di SLBN 1 Palangka Raya.Metode Penelitian: yaitu penelitian korelasional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Spearman’s Rank. Dari populasi 60 orangtua siswa dilakukan pengambilan sampel menggunakan sistem simple random sampling mendapatkan 52 sampel.Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji analisa statistik dengan uji spearman’s rho diperoleh nilai P value = 0,001 dengan derajat kemaknaan α = 0,05. 0,0010,05, maka H1 diterima yang artinya menunjukan adanya hubungan pola asuh orangtua dengan tingkat kemandirian personal hygiene pada anak tunagrahita di SLBN 1 Palangka Raya.Kesimpulan: Ada terdapat hubungan antara pola asuh orangtua dengan tingkat kemandirian personal hygiene pada anak tunagrahita. Setiap anak tunagrahita memerlukan pola asuh yang baik agar mereka mampu melakukan personal hygiene secara mandiri. Kata Kunci: Pola Asuh, Personal Hygiene, Anak Tunagrahita
Respon Gejala Terhadap Keterlambatan Prehospital Pada Pasien Dengan Infark Miokard Akut Siti Marhamah; Abdurrahman Wahid; Ifa Hafifah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.142 KB)

Abstract

Latar Belakang: Keterlambatan prehospital  pada pasien dengan infark miokard akut terjadi karena pasien mungkin merasakan gejala yang dirasa bias. Rata-rata waktu pasien tiba ke rumah sakit setelah munculnya gejala adalah 3 jam keterlambatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan respon gejala terhadap keterlambatan prehospital pada pasien dengan infark miokard akut di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional pada 34 pasien dan keluarga pasien di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan sejak 9 Desember 2017 sampai 6 Januari 2018 dengan kuesioner Response to Symptom Questionnaire. Hasil: Hasil analisis dari 34 responden respon gejala pasien didapatkan nilai rata-rata total skor adalah 34,41 (SD 5,758). Keterlambatan prehospital didapatkan hasil dari 34 responden dengan nilai rata-rata menit adalah 825,74 atau 13 jam (SD 1213,92). Diketahui nilai signifikansi respon gejala dengan keterlambatan prehospital sebesar (p=0,366).Simpulan: Tidak ada korelasi atau hubungan antara respon gejala terhadap keterlambatan prehospital pada pasien dengan infark miokard akut di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata kunci: Infark miokard akut, keterlambatan prehospital, respon gejala  Background: Pre hospital delay in patients with acute myocardial infarction occurs because patients may experience symptoms that are considered biased. The average time the patient arrives to the hospital after the onset of symptoms is 3 hours of delayPurpose: The aim this study is to determine the relation of symptomatic response to pre hospital delay in patients with acute myocardial infarction at RSUD Ulin Banjarmasin.This study used with cross-sectional design in 34 patients and patient families at Ulin Hospital Banjarmasin. This study was conducted from 9 December 2017 to 6 January 2018 with a Response to Symptom Questionnaire.Result: From 34 respondent patient symptom response got average score total score is 34,41 (SD 5,758). Pre hospital delay was obtained from 34 respondents with mean value of minutes was 825,74 or 13 hours (SD 1213,92). Known significance of symptom response with pre hospital delay (p = 0.366).Conclusion: There was no correlation or association between symptomatic response to pre hospital delay in patients with acute myocardial infarction at Ulin Hospital Banjarmasin. Keywords: acute myocardial infarction, pre hospital delay, symptomatic response 
Hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku perawatan hipertensi yang dilakukan oleh keluarga di rumah Elly Daziah; Sri Rahayu
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.516 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.477

Abstract

Latar Belakang: Angka prevalensi hipertensi akan terus meningkat secara global dan diprediksikan pada tahun 2025 sebanyak 29% orang dewasa di seluruh dunia akan mengalami hipertensi. Hipertensi yang tidak mendapatkan penanganan yang baik akan menyebabkan komplikasi yang merupakan penyebab kematian nomor 5 pada semua kelompok umur. Agar terhindar dari komplikasi maka dibutuhkan dukungan keluarga untuk melakukan perawatan hipertensi.Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku perawatan hipertensi yang dilakukan oleh keluarga di rumah.Metode Penelitian: desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Sampel yang bersedia menjadi responden sejumlah 35 responden dengan teknik simple random sampling. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisa data.Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku perawatan hipertensi yang dilakukan oleh keluarga di rumah dengan nilai p-value = 0,003. Sedangkan bentuk dukungan keluarga yang berhubungan dengan perilaku perawatan hipertensi yang dilakukan oleh keluarga di rumah adalah dukungan instrumental (p-value = 0,001), dukungan informasi (p-value = 0,000) dan dukungan emosional (p-value = 0,004). Jadi dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan hipertensi di rumah.Kata kunci: dukungan keluarga, hipertensi, perilaku perawatan AbstractBACKGROUND: Hypertension prevalence rates will continue to increase globally and it is predicted in 2025 as many as 29% of adults worldwide will experience to have hypertension. Hypertension with inadequate treatment will cause complications which is the number fifth cause of death in all ages. In order to avoid complications, family support was required to treat hypertension. OBJECTIVE: To determine the relationship between family support and caring behavior of hypertension by families at homeMETHODS: Correlational research design with cross sectional approach was used. A sample of 35 respondents willing to join by simple random sampling. Chi-Square Test was used to analyze the data. RESULTS: There was a significant relationship between family support and caring behavior of hypertension by families at home with value p-value = 0,003. While the domain of family support which related to the caring behavior of hypertension are instrumental support (p-value = 0,001), informational support (p-value = 0,000) and emotional support (p-value = 0,004). Finally, it can be concluded that family support have to be considered in treating hypertension at home.Keywords:  caring behavior, family support, hypertension
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEMAUAN IBU HAMIL DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS GADANG HANYAR BANJARMASIN Yayu Puji Rahayu; Novalia Widya Ningrum; Eka Nor Fitriana
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.055 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah. Rendahnya pemberian ASI eksklusif di Indonesia khususnya di Banjarmasin di pengaruhi oleh faktor-faktor diantaranya masih kurangnya dukungan suami dengan kemauan ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif. Obyek dalam penelitian ini adalah suami dan ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Gadang Hanyar Banjarmasin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kemauan ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Gadang Hanyar Banjarmasin.Metode penelitian adalah survei analitik dan mengacu pada pendekatan Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, populasi dalam penelitian ini adalah suami dan ibu hamil.Hasil penelitian ini secara umum dukungan suami yang di berikan dengan kemauan ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif sudah bagus namun ada beberapa ibu yang tidak mau memberikan ASI eksklisif dengan banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi bukan hanya dukungan yang di berikan oleh suami namun faktor lain yang juga mempengaruhi dari kondisi ibu sendiri dan lingkungan di sekitarnya. Saran dari hasil penelitian yaitu bagi tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada bayi.Kata kunci: Dukungan suami, Kemauan ibu hamil, ASI eksklusif.
Penurunan Kadar Gula Darah 2 Jam PP Air Rebusan Daun Dadangkak (Hydrolea Spinosa L.) Siti Naly Maimunah; Masliani Sylvi; Wulandari Wulandari; Muhammad Fikriyadi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.158 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme glukosa akibat kekurangan insulin. Pada tahun 2015 jumlah penderita diabetes diseluruh dunia sebanyak 415 juta jiwa. Indonesia merupakan urutan ke-7 terbanyak di dunia sekitar 10 juta orang dan Kalimantan Selatan menduduki peringkat ke-22 se Indonesia sedangkan di Puskesmas Cempaka Banjarmasin merupakan urutan pertama dengan angka kejadian diabetes pada tahun 2016 sebanyak 1.764 orang. Selain penggunaan obat modern masyarakat juga menggunakan pengobatan herbal untuk pengobatan diabetes. Salah satu pengobatan herbal adalah tumbuhan dadangkak. Komponen senyawa didalam daun dadangkak mengandung senyawa Alkaloid, Saponin dan Tanin yang secara umum berkhasiat sebagai penurun kadar gula darah.Tujuan: Menganalisis efektivitas air rebusan daun dadangkak (Hydrolea spinosa l.) terhadap penurunan kadar gula darah 2 jam PP di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka BanjarmasinMetode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan jenis two-group pretest-posttest. Jumlah sample 30 orang responden sehat. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi berjumlah 15 orang dan kelompok kontrol berjumlah 15 orang. Uji statistik yang digunakan adalah Uji T-test.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara pre dan post penelilitian pada kelompok kontrol (p value = 0,220), ada perbedaan yang signifikan antara pre dan post penelilitian pada kelompok intervensi (p value = 0,000) dan ada perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi (p value = 0,000)Kesimpulan: Air rebusan daun dadangkak (hydrolea spinosa l.) efektif terhadap penurunan kadar gula darah 2 jam PP pada di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin.Kata Kunci: air rebusan, daun dadangkak, gula darah 2 jam PP, pengobatan herbalABSTRACTBackground: Diabetes mellitus is a disorder of glucose metabolism due to lack of insulin. By 2015 the number of diabetics worldwide is 415 million. Indonesia is the 7th largest in the world of about 10 million people and South Kalimantan is ranked 22nd in Indonesia while in Cempaka Banjarmasin Health Center is the first sequence with the incidence of diabetes in 2016 as many as 1764 people. In addition to the use of modern medicine the community also uses herbal remedies for the treatment of diabetes. One of the herbal remedies is dadangkak plants. Components of compounds in dadangkak leaves contain alkaloid compounds, Saponin and Tanin are generally efficacious as a lowering of glucose levels.Objective: To analyze the effectiveness of boiled water of dadangkak leaf (Hydrolea spinosa l.) To decrease blood glucose level 2 hours PP in working area of Puskesmas Cempaka Banjarmasin.Method: This research uses Pre-Experimental design with two-group pretest-posttest. Number of samples 30 healthy respondents. Respondents were divided into two groups: intervention group was 15 people and control group was 15 people. The statistical test used is t-test.Results: The results showed that there was no difference between pre and post research in the control group (p value = 0.220), there was a significant difference between pre and post investigation in the intervention group (p value = 0,000) and there was a significant difference between the control group and intervention (p value = 0,000)Conclusion: Water boiled leaves dadangkak (hydrolea spinosa l.) Effective against decrease blood glucose level 2 hour PP at in working area of Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Keywords: boiling water, leaves dadangkak, blood sugar 2 hours PP, herbal treatment
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA ASFIKSIA NEONATURUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG PERINATALOGI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Adriana Palimbo; Dwi Sogi Sri Redjeki; Arum Kartikasari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1733.298 KB)

Abstract

lahir termasuk risiko tinggi karenamemiliki kemungkinanlebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonatal. Faktor yangmenyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu, faktor keadaan bayi, faktor plasentadan faktor persalinan. Faktor persalinan meliputi partus lama atau macet (2,8-4,9%), persalinan.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui gambaran faktor penyebab terjadinya kejadian asfiksianeonaturum pada bayi baru lahir di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Tahun2014.Metode: Rancangan penelitian bersifat diskriptif. Populasi penelitian seluruh bayi yang dirawatdiruang Perinatologi RSUD H. Moch. Ansari Saleh yang tercatat dibuku register ruang perinatologipada bulan Juni-Desember tahun 2014 yaitu sebanyak 611 orang dengan metode pengambilan sampeladalah total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2015.Hasil Penelitian: diperoleh pada bayi baru lahir dengan asfiksia neonaturum didapatkan data Usiaibu sebanyak 177 orang (29%) dengan kategori usia beresiko (20 tahun atau .35 tahun), berat badanbayi dengan kategori BBLR sebanyak 105 bayi (17,2%), sebanyak 204 orang (33,4%) ibu denganpersalinan tidak normal, 23 orang (3,8%) dengan Persalinan lama, 16 orang ibu (2,6%) Ketubanpecah dini.Simpulan: sebagian besar bayi dengan asfiksia neonatorum faktor paling berpengaruh adalah jenispersalinan yang berisiko yaitu sebanyak 33,4%. Disarankan perlu meningkatkan pelayanan ante natalcare untuk mengenali tanda-tanda penyulit kehamilan, selain itu juga dapat lebih meningkatkanpenyuluhan kepada ibu agar tidak hamil di usia berisiko yang dapat menyebabkan asfiksia padabayinya.Kata Kunci : Penyebab terjadinya asfiksia, bayi baru lahir.
MEMAKNAI PENTINGNYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP Dwi Sogi Sri Redjeki
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.389 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.624

Abstract

 Latar belakang: Pembangunan perawatan kesehatan merupakan bentuk aktivitas dalam rangka mengisi kemerdekaan bangsa supaya dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat. Salah satunya adalah dengan melakukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah sebuah kegiatan yang diberikan kepada individu maupun masyarakat oleh pemerintah dengan tujuan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit individu maupun masyarakat.Tujuan: Perawatan kesehatan masyarakat mengacu pada kemampuan untuk: a) membuat dan memelihara hubungan dengan orang lain; b) berinteraksi dengan baik dengan orang-orang dan lingkungan, sehingga dengan pemahaman kesehatan tersebut dapat menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah serta bertujuan memberikan pemaknaan sebagai kemampuan seseorang untuk berpikir secara konkrit, obyektif dalam norma dan kepatutan yang layak dalam sebuah atau suatu sistem (misal: keluarga, atau masyarakat) dalam rangka untuk merespons secara adaptif terhadap berbagai tantangan lingkungan. Metode: Penulisan ilmiah ini dilakukan dengan melakukan analisa akademik dari aspek berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan perawatan kesehatan yang terjadi di masyarakat.Hasil: Paradigma perawatan kesehatan masyarakat merupakan suatu strategi baru pembangunan kesehatan yang memandang masalah kesehatan sebagai suatu variable kontinyu, direncanakan dalam suatu sistem desentralisasi, dengan kegiatan pelayanan yang senantiasa bersifat promotif untuk mengentaskan kesehatan masyarkat, oleh tenaga kesehatan professional bersama masyarakat yang partisipatif. Kata kunci: perawatgan kesehatan, kesehatan masyarakat, hidup sehat AbstractBackground: Health care development is a form of activity to fill the nation's independence which has a role to create a healthy and strong society. One of them is by conducting health services. Health service is an activity provided to individuals and communities by the government to prevent and cure individual and community diseases. Purpose: Public health care refers to the ability to: a) make and maintain relationships with others; b) interacts well with people and the environment, so that understanding of health can demonstrate the ability to adapt to a changing environment and aims to provide meaning as a person's ability to think concretely, objectively inappropriate norms and appropriateness in a system or system (e.g. family, or community) to respond adaptively to various environmental challenges. Method: This scientific paper is carried out by conducting academic analysis from various aspects of relevant reference sources to find new theoretical meaning to answer the challenges of health care that occur in society. Results: The public health paradigm is a new health development strategy that views health issues as a continuous variable, planned in a decentralized system, with service activities that are always promotive to alleviate public health, by professional health workers together with participatory communities. Keywords: health care, public health, healthy living 
HUBUNGAN UMUR, PARITAS DAN KEJADIAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2016 Novalia Widiya Ningrum; Nurhamidi Nurhamidi; Yusti Yusti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.338 KB)

Abstract

Latar Belakang : Persalinan preterm dapat meningkatkan resiko kematial perinatal sebesar 65-75% dengan beberapa faktor penyebabnya adalah umur, paritas dan anemia. Studi pendahuluan di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin tahun 2014 sebanyak 270 kasus dari 5032 persalinan, tahun 2015 sebanyak 397 kasus dari 4776 persalinan dan tahun 2016 sebanyak 326 kasus dari 3845 persalinan.Tujuan : Menganalisis hubungan umur, paritas dan kejadian anemia dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2016.Metode : Penelitian kuantitatif dan pengumpulan data sekunder dengan jumlah sampel case sebanyak 77 ibu yang bersalin preterm dan sampel control sebanyak 154 ibu yang tidak bersalin preterm. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi editing, coding, data entry dan cleaning.Hasil : Hasil penelitian didapatkan hasil analisis dengan uji chi-square ada hubungan umur ibu (p= 0,001 α=0,05), paritas (p= 0,000 α=0,05) dan kejadian anemia (p= 0,003 α=0,05) dengan kejadian persalinan preterm. Nilai OR umur (OR=2,515), paritas (OR=2,940) dan kejadian anemia (OR=2,604).Simpulan : Ada hubungan umur, paritas dan kejadian anemia dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2016. Diharapkan rumah sakit dapat terus meningkatkan keterampilan dan mutu pelayanan agar kasus persalinan preterm dapat segera ditangani, bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan variabel yang merupakan penyebab langsung terjadinya persalinan preterm.Kata Kunci : umur, paritas, kejadian anemia, kejadian persalinan preterm.
Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Penurunan Skala Nyeri Dan Peningkatan Kualitas Tidur Pada Pasien Low Back Pain (LBP) Ferdiansyah Sirotujani; Kusbaryanto Kusbaryanto
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.48 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.453

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Bekam termasuk pengobatan yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. Metode ini menggunakan gelas bertekanan negatif untuk mengeluarkan darah dari tubuh, salah satu gejala penyakit yang dapat dikurangi dengan bekam adalah low back pain.Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan skala nyeri dan peningkatan kualitas tidur pada pasien low back pain di wilayah kerja Puskesmas Batunyala ombok Tengah.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment design dengan rancangan pre-test-post test control group design. Metode pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling dengan sampel sebanyak 34 orang yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen pengambilan data menggunakan VAS dan PSQI. Analisis univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji paired t-test.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan skala nyeri dan kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi dengan p-value 0,000 p  0,05, tidak ada perbedaan skala nyeri dan kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok kontrol dengan p-value skala nyeri 0,188 dan kualitas tidur 0,216 p  0,05 . Ada pengaruh terapi bekam terhadap pengaruh terapi bekam terhadap penurunan skala nyeri dan peningkatan kualitas tidur pada pasien low back pain di wilayah kerja Puskesmas Batunyala Lombok Tengah dengan nilai p-value 0,000 p 0,05.Kata Kunci : Terapi bekam, Skala Nyeri, Kualitas TidurEffects of Cupping Therapy on Decreasing Pain Scale and Improving Sleep Quality in Low Back Pain (LBP) PatientsAbstract Bacground: Cupping is a treatment used by the Prophet Muhammad. This method uses a negative pressure glass to remove blood from the body, one of the symptoms that can be reduced by cupping is low back pain.Aim:The purpose of this study is to analyze the influence of cupping therapy to decrease the pain scale and increase the sleep quality in low back pain patient at Puskesmas Btunyala Lombok Tengah.Method: This study used a quasy-experiment research design with pre-test-post-test control group design. Accidental sampling method was used to get the samples of 34 people, divided into intervention and control groups. The data instrument used the VAS and PSQI. Univariat analysis was presented in frequency distribution table and bivariate analysis used paired t-test.Result: The results of this study indicated that there was a difference of pain scale and sleep quality in the low back pain  patient before and after being given the treatment in the intervention group with p-value 0,001 p 0,05, there was no difference of pain scale and sleep quality in the low back pain  patient before and after being given the treatment in the control group with p-value 0,118 for pain scale and 0,216 for sleep quality p 0,05.There was an influence of of cupping therapy to decrease the pain scale and increase the sleep quality in low back pain patient at Puskesmas Batunyala Lombok Tengah.with p-value of 0.001 a (0.05).Conclusion: Cupping therapy can be used as an alternative intervention for managing low back pain.Keywords                    : Cupping Therapy, Pain Scale, Sleep Quality    
HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN PENURUNAN NAFSU MAKAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA RSUD ULIN BANJARMASIN Bagus Rahmat Santoso; Yiyin Manatean Alkasi E; Asbullah asbullah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.979 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pasien hemodialisis rentan terhadap kekurangan gizi yang disebabkan komponen dalam hemodialisis ada bermacam-macam, seperti Dialyzer (Kidney artificial), blood line, AV fistula, cairan bicarbonate, cairan asam. Pasien yang sudah lama menjalani hemodialisis akan memiliki kadar ureum dan kreatinin yang tinggi. Kadar ureum dan kreatinin yang meningkat tersebut dapatmerangsang produksi asam lambung, sehingga menyebabkan keluhan seperti sakit maag (gastritis), yaitu mual, muntah, perih ulu hati, kembung dan tidak nafsu makan.Tujuan: Menganalisa hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling yaitu sebanyak 174 orang pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square pada derajat kepercayaan (0,05) 95%.Hasil: Sebagian besar responden yang cukup lama (1-3 tahun) yang menjalani hemodialisa sebanyak 96 orang (55,2%) dan responden mengalami penurunan nafsu makan berat sebanyak 114 orang (65,5%). Pasien yang baru menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu ringan sebanyak 31 orang (79,5%), pasien yang cukup lama menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu berat sebanyak 79 orang (82,3%), dan pasien yang sangat lama menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu berat sebanyak 35 orang (89,7%). Ada hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin (p=0,0000,05).Simpulan: Ada hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin.Kata Kunci: Lamanya hemodialisa, Penurunanan nafsu makan, Gagal Ginjal Kronik

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue