cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Erni Yuliastuti; Ana Tutiana; Ahmad Syahlani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.95 KB)

Abstract

Latar Belakang. Masa kehamilan merupakan periode yang menentukan kualitas SDM di masa depan, karena tumbuh kembang anak sangat ditentukan oleh kondisi saat janin dalam kandungan. Status gizi ibu hamil mempunyai dampak penting pada perjalanan kehamilan dan bayi yang akandilahirkan. Anemia merupakan salah satu faktor resiko yang dapat memperburuk keadaan ibu dan janin, selain itu faktor pendidikan dan paritas sangat mendukung untuk terjadinya anemia pada kehamilan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan dan paritas dengan kejadian anemiapada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin 2012. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional,pengambilansampel secara purposive sampling. Populasi sebanyak 162 ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin dan sampel digunakan sebanyak 82 orang responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95%.Hasil analisis didapatkan kejadian anemia 44 orang (53,7%), sebagian besar pendidikan tinggi 48 orang (58,5%), sebagian besar paritas tidak aman 40 orang (48,8%). Hubungan pendidikan dengan kejadian anemia p = 0,005 0,05, hubungan paritas dengan kejadian anemia p = 0,000 0,05.Kata kunci : Pendidikan, Paritas, Kejadian Anemia
Identifikasi Pengetahuan Ibu yang Memiliki Bayi tentang Ruam Popok Nita Hestiyana; Zuliiati Zulliati; Paul Joae Brett Nito
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.434

Abstract

Latar belakang:Ruam popok merupakan salah satu masalah kulit pada bayi dan anak. Menurut laporan Journal of Pediatrics terdapat 54% bayi berumur 1 bulan yang mengalami ruam popok. Gangguan kulit ini menyerang bagian tubuh bayi atau anak batita yang tertutup popok. Masih banyak ibu yang mempunyai bayi belum mengetahui tentang ruam popok, khususnya tentang cara mencegah dan mengatasi ruam popok. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu bayi tentang ruam popok masih kurang.Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan ibu bayi tentang ruam popok di Posyandu Rindang Kenari 2.Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi sejumlah 45 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan baik tentang ruam popok sebanyak 17 orang (37,8%), cukup 19 orang (42,2%), dan kurang 9 orang (20%). Pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang ruam popok berdasarkan karakteristik umur yaitu ibu berpengetahuan baik paling banyak pada umur 20-35 tahun (76,5%) dan ibu berpengetahuan kurang paling banyak pada umur 20 tahun (66,7%). Berdasarkan karakteristik pendidikan yaitu ibu berpengetahuan baik paling banyak pada pendidikan tinggi (70,6%) dan ibu berpengetahuan kurang paling banyak pada pendidikan rendah  (88,9%).Simpulan: berdasarkan hasil, didapatkan bahwa pengetahuan ibu bayi cukup tentang ruam popok Ibu diharapkan agar terus meningkatkan pengetahuan tentang ruam popok dan cara mengatasinya. Ibu bisa mendapatkan informasi tentang ruam popok dari tenaga kesehatan dan berbagai sumber informasi lainnya seperti media cetak dan media elektronik  Kata kunci : Pengetahuan, Ibu bayi, Ruam popok, umur, pendidikan Background: Diaper rash is one of the skin problems in infants and children. According to a report from the Journal of Pediatrics, there were 54% of 1-month-old babies who had diaper rash. This skin disorder attacks the body parts of babies or toddlers who are covered in diapers. There are still many mothers who have babies who don't know about diaper rash, especially about how to prevent and treat diaper rash. This shows that the mother's knowledge about diaper rash is still lacked. Objective: To know The Knowledge Identification of Infant’s Mother about Diaper Rash at Posyandu Rindang Kenari 2.Method: This study uses descriptive methods with sampling techniques using accidental sampling. The sample in this study was 45 mothers of babies. Instrument research uses a questionnaire. Results: The results showed that mothers who had good knowledge about diaper rash were 17 people (37.8%), enough 19 people (42.2%), and less 9 people (20%). Knowledge of mothers who have babies about diaper rash based on age characteristics, obtained by mothers who have the most good knowledge at the age of 20-35 years (76.5%) and mothers who have the least knowledge at the age of 20 years (66.7%). Based on the characteristics of education, most mothers had the most knowledge in higher education (70.6%) and mothers who had the least knowledge at the lowest level (88.9%).Conclusion: Based on the results, mothers have enough knowledge about diaper rash. Mothers are expected to be able to increase knowledge about diaper rash and how to overcome it. Mothers can get information about diaper rash from health workers and various other sources of information such as print media and electronic mediaKeywords: Knowledge, Infant’s Mother, Diaper rash, Age, Education
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL TENTANG MUTU PELAYANAN ANC DI PUSKESMAS JAMBU BURUNG KABUPATEN BANJAR Yayu Puji Rahayu
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.467 KB)

Abstract

Rendahnya kualitas pelayanan di Indonesia dibuktikan masih tingginya angka kematian dan kesakitan ibu di Indonesia. Objek dalam penelitian ini adalah pasien KIA yang dipokuskan pada ibu hamil di Poli KIA di Puskesmas Jambu Burung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan mutu pelayanan ANC dilihat dari dimensi kompetensi tehnik pemberi layanan dan Efektifitas hasil layanan yang diberikan.Metode penelitian yang digunakan yaitu Metode Deskriftif. Metode pengambilan sampel dengan cara accidental sampling dengan jumlah sampel minimal 30 orang. Hasil penelitian ini secara umum pasien masih belum puas dengan mutu pelayanan yang diberikan karena kinerja petugas masih kurang dari harapan pasien tapi berdasarkan pembagian demensi dan aspek yang ada dalam dimensi tersebut, aspek efektifitas hasil layanan sudah hampir memenuhi harapan pasien.Kesimpulan penelitian ini adalah pasien belum puas dengan mutu pelayanan ANC yang diberikan di poli KIA Puskesmas Jambu Burung Kabupaten Banjar. Saran dari hasil penelitian ini yaitu untuk meningkatkan Kompetensi tehnik diharapkan bagi petugas kesehatan untuk mengikuti pelatihan dan untuk meningkatkan kepuasan pasien dari segi efektifitas hasil layanan agar di lakukan pengawasan (controlling) dari manajemen Puskesmas.Kata kunci: Kepuasan, Mutu Pelayanan, Pelayanan ANC
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI SDI DARUL MU’MININ KOTA BANJARMASIN TAHUN 2017 Norfai Norfai; Eddy Rahman
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.591 KB)

Abstract

Karies gigi merupakan sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi, penyakit ini menyebabkan gigi berlubang, menyebabkan nyeri, gangguan tidur, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya dan bahkan kematian. Proporsi kebiasaan benar menyikat gigi penduduk Indonesia hanya 2,3 persen, sedangkan Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 5,0%. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menjelaskan hubungan pengetahuan dan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi diSDI Darul Mu’minin kota Banjarmasin tahun 2017. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 29 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data primer yang terdiri dari variabel pengetahuan dan kebiasaan menggosok gigi didapatkan dengan cara dibagikan langsung kepada responden menggunakan kuesioner sedangkan variabel kejadian karies gigi didapatkan dengan cara pemeriksaan gigi secaralangsung. Data dianalisis menggunakan statistik univariat dan bivariat uji korelasi Spearman menggunakan program komputer dengan nilai kemaknaan ( ) 0,05. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1 diantara 2 responden tidak karies gigi dan variabel yang secara statistik berhubungan bermakna dengan kejadian karies gigi (p-value ≤ 0,05) adalah pengetahuan dan kebiasaan menggosok gigi.Kata kunci : Pengetahuan, Kebiasaan Menggosok Gigi dan Kejadian Karies Gigi
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pencegahan Kejadian Leukorea Di SMKN 3 Banjarmasin St Hateriah; Rizqy Amelia; Nur Ilma Ifadah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.326 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.449

Abstract

Latar Belakang : Hasil penelitian tahun 2012, 70% wanita pernah mengalami keputihan, tahun 2013 bulan Januari hingga Agustus hampir 55% wanita pernah mengalami keputihan. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan 6 dari 15 siswi tidak mengetahui perbedaan keputihan fisiologis dan patologis serta 7 dari 15 siswi tidak mengetahui cara pencegahan keputihan abnormal.Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Postest. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang (sampel minimal). Data didapatkan dari kuesioner pre test dan post test. Data dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeinity.Hasil : Berdasarkan 30 orang responden terdapat 53,3% berpengetahuan baik saat pre test dan 100% berpengetahuan baik pada saat post test. Hasil uji marginal homegeinity yaitu p 0.000 ≤ ɑ 0.05.Simpulan : Ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja putri tentang leukorea.Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi, Leukorea, Pengetahuan dan Remaja Putri. ABSTRACTObjective : The results of the study in 2012, 70% of women had experienced vaginal discharge, in 2013 from January to August nearly 55% of women had experienced vaginal discharge. From the results of the preliminary study, 6 out of 15 female students did not know the difference in physiological and pathological vaginal discharge and 7 out of 15 female students did not know how to prevent abnormal vaginal discharge.Technology or Method : The method used in this study was Pre Experimental with the Pretest-Posttest One Group research design. The sample used was 30 people (minimum sample). Data obtained from the questionnaire pre test and post test. Data were analyzed using the Marginal Homogeinity test.Results : Based on 30 respondents there were 53.3% knowledgeable both at the pre test and 100% knowledgeable at the time of the post test. The results of the marginal homegeinity test are p 0,000 ≤ ɑ 0.05.Conslusion : There is the influence of reproductive health counseling on the knowledge of young women about leukorrhea.Keywords : Reproductive Health, Leukorea, Knowledge and Young Women. 
HUBUNGAN UMUR, PARITAS, DAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Reny Diah Lestari; Ika Mardiatul Ulfa; Siti Mariyam
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.759 KB)

Abstract

Latar Belakang : Jumlah kematian bayi masih cukup tinggi, salah satu penyebabnya yaitu BBLR. Umur, paritas dan preeklampsia mempengaruhi kejadian BBLR.Tujuan :Metode : Survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan bayi BBLR di ruang VK bersalin RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dari bulan januari-desember tahun 2014 dengan jumlah 344. Jumlah sampel 185. Teknik sampling menggunakan systematic random sampling. Pengumpulan data menggunakan buku register. Analisis dengan uji korelasi sperman rank (p = 0,05).Hasil : Umur tidak berhubungan dengan kejadian BBLR (p = 0,216) dengan koefisien korelasi - 0,091. Paritas tidak berhubungan dengan kejadian BBLR (p = 0,974) dengan koefisien korelasi 0,002. Preeklampsia tidak berhubungan dengan kejadian BBLR (p = 0,539) dengan koefisien korelasi 0,045.Kesimpulan : Umur, paritas dan preeklampsia tidak berhubungan dengan kejadian BBLR.
Efektifitas Metode Simulasi : Role Play Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Basic Life Support (BLS) Di Kelurahan Setono Kabupaten Ponorogo Filia Icha Sukamto; Dianita Rifqia Putri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.071 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.500

Abstract

Latar Belakang: Kualitas CPR sering diabaikan, faktor yang mempengaruhi adalah individu, pelatihan, kesadaran, teknik dan kelelahan penyelamat. Penolong pertama seringkali orang awam yang tidak memiliki kemampuan menolong yang memadai sehingga dapat dipahami jika penderita dapat meninggal ditempat kejadian atau selamat sampai ke fasilitas kesehatan dengan kecacatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas metode simulasi : role play terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Basic Life Support (BLS).Metode: Jenis penelitian pre eksperimental, kuota sampling dengan sample 80 respoden. Instrumen berupa kuisioner, tehnik pengambilan data pre dan post test. Uji statistic bivariat dengan Mc Nemar.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan pada pretest di dapatkan 53 (66,2%) berpengetahuan buruk sedangkan tingkat pengetahuan posttest didapatkan 72 (90%) berpengetahuan baik. Analisis data dengan uji statistic McNemar menunjukkan nilai significansi = 0,00. Karena nilai p0,05 maka pengetahuan antara sebelum dan sesudah simulasi : role play berbeda secara bermakna. Simpulan: Adanya perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah simulasi : role play maka diharapkan pada pemberian informasi tidak hanya sekedar teori namun ada pratik berkesinambungan seperti pelatihan, untuk meningkatkan pengetahuan baik pada masyarakat awam guna membantu dalam pertolongan pertama.Kata Kunci: Basic Life Support, Metode Simulasi : Role Play, Pengetahuan, MasyarakatBackground: CPR quality is often neglected, influencing factors are individual, training, awareness, technique and rescue fatigue. The first helper is often a layman who does not have the ability to help adequately so that it can be understood if the patient can die at the scene or survive to a health facility with a disability.Objective: This study aims to determine the effectiveness of the simulation method: role play to increase public knowledge about Basic Life Support (BLS).Method: Pre-experimental research type, quota sampling with a sample of 80 respondents. The instruments were in the form of questionnaires, pre and post test data collection techniques. Bivariate statistical test with Mc Nemar.Results: The results showed that the level of knowledge in the pretest was 53 (66.2%) had poor knowledge while the level of posttest knowledge was 72 (90%) was well-informed. Data analysis using McNemar statistical test showed significance value = 0.00. Because the value of p 0.05, the knowledge between before and after simulation: role play is significantly different.Conclusion: There is a meaningful difference between knowledge before and after simulation: role play, it is expected that the provision of information is not just a theory but there is a continuous practice such as training, to increase good knowledge in ordinary people to help in first aid.Keywords: Basic Life Support, Simulation Methods: Role Play, Knowledge, Society
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEGAGALAN INDUKSI PERSALINAN DI RSUD dr. MURJANI SAMPIT Desilestia Dwi Salmarini; Nur Lathifah; Ayu Puruhita
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.22 KB)

Abstract

Latar Belakang: Induksi persalinan merupakan tindakan yang dilakukan pada ibu hamil dengan merangsang timbulnya kontraksi rahim, sehingga proses persalinan dapat dimulai. Indikasi induksi persalinan yaitu KPD, IUFD, IUGR, posterm, oligohidramnion, korioamnionitis, preeklamsi, hipertensi dalam kehamilan. Induksi persalinan di RSUD dr. Murjani Sampit tahun 2013 sebesar 84 (4,43%), tahun 2014 sebesar 154 (7,12%), dan tahun 2015 sebesar 181 (9,15%). Faktor yang berperan dalam kegagalan induksi persalinan yaitu usia, usia kehamilan, paritas, dan KPD.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan induksi persalinan di RSUD dr. Murjani Sampit. Metode: Survey analitik dengan pendekatan Case Control. Populasi seluruh ibu bersalin dengan induksi di RSUD dr. Murjani Sampit periode januari sampai desember 2015 sebanyak 181 kasus. Pengambilan sampel secara simple random sampling dengan perbandingan 1:2 sebanyak 75 sampel dengan metode dokumentasi dari rekam medik dan register persalinan. Analisis menggunakan Chi Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05).Hasil: Dari 75 sampel ada 25(33,3%) mengalami kegagalan induksi persalinan, pada usia 20 dan 35 tahun sebesar 14(51,9%), usia kehamilan 37-42 minggu sebesar 18(37,5%), primipara sebesar 13(54,2%), KPD sebesar 16(45,7%) Kata Kunci: Usia, usia kehamilan, paritas, KPD, kegagalan induksi persalinan.
HUBUNGAN KOLESTEROL PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSI uliyatul laili; Rizki Amalia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.661

Abstract

Abstrak Latar belakang : Pada ibu hamil, kolesterol dibutuhkan sebagai salah satu zat yang digunakan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan janin. Sehingga kadar kolesterol ibu hamil umumnya lebih tinggi dibandingkan sebelum hamil. Akan tetapi jika kadar kolesterol terlalu tinggi juga dapat menimbulkan risiko pada kehamilan seperti pre eklamsi, gestasional diabetus militus, large for gestasional age, serta makrosomia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kadar kolesterol pada ibu hamil dengan kejadian pre eklamsi.  Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RB Endang Sidoarjo dengan jumlah sampel yaitu ibu hamil trimester III sebanyak 33 responden. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan pada saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan dan kejadian pre eklamsi di dapatkan berdasarkan hasil pemeriksaan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dengan kadar kolesterol normal tidak mengalami kejadian pre eklamsi yaitu sebesar 24 responden (72,7%). Berdasarkan hasil analisa uji statistik didapatkan bahwa nila p value dari fisher exact test adalah 0.036 dan nilai p 0,05.Kesimpulan : terdapat hubungan antara kadar kolesterol pada ibu hamil dengan kejadian pre kelamsi.Kata kunci : kadar kolesterol, Ibu Hamil, Pre eklamsi AbstractBACKGROUND In pregnant women, cholesterol is needed as one of the substances used for fetal growth and development. So that cholesterol levels of pregnant women are generally higher than before pregnancy. However, if the cholesterol level is too high it can also cause risks in pregnancy such as pre-eclampsia, gestational diabetes mellitus, large for gestational age, and macrosomia.OBJECTIVE The purpose of this study was to analyze the relationship between cholesterol levels in pregnant women and the incidence of pre-eclampsia.METHODS The research method used is descriptive analytic research with a cross sectional approach. The research was conducted at RB Endang Sidoarjo with a total sample of 33 pregnant women in the third trimester. Measurement of cholesterol levels is carried out when the mother performs a pregnancy check up and the incidence of pre-eclampsia is obtained based on the results of the examination.RESULTS The results of this study indicated that most pregnant women with normal cholesterol levels did not experience pre-eclampsia, namely 24 respondents (72.7%). Based on the results of statistical test analysis, it was found that the p value of fisher's exact test was 0.036 and the p value 0.05.CONCLUSION Conclusion: there is a relationship between cholesterol levels in pregnant women and the incidence of pre-pregnancy.Key Words : cholesterol levels, pregnant women, pre eclampsia
Pengobatan Berhubungan Dengan Ketahanan Hidup Penderita Kanker Serviks Di Badan Layanan Umum Daerah dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2017 Desi Kumala Farianing Putri; Rena Oki Alestari; Angga Arsesiana
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.13 KB)

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Setiap dua menit sekali wanita di dunia terdiagnosis kanker serviks dan meninggal. Banyak penelitian yang dilakukan di berbagai rumah sakit di Indonesia mengenai faktor yang dinyatakan berhubungan dengan ketahanan hidup penderita kanker serviks, namun sampai saat ini hasil yang didapat juga masih menimbulkan kontroversi.Tujuan: penelitian ini mempelajari dan menjelaskan pengobatan berhubungan dengan ketahanan hidup penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2017.Metode: Penelitian  ini menggunakan pendekatannya secara kuantitatif dengan rancangan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini semua penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya tahun 2013 – 2015 yang berjumlah 202 kasus. Analisis data secara deskriptif dan survival.Hasil: Dari penelitian ini analisis deskriptif jumlah penderita kanker serviks yang survive 77,2% dan meninggal 22,8%,  sedangkan dengan survival di dapatkan empat variabel yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita kanker serviks yaitu pengobatan, sutet, kebiasaan merokok dan umur. Pengobatan p value  0,007, RR  2,315, mediantime 589 hari, sutet p value 0,001, RR 2,767, mediantime 524 hari, merokok 0,027, RR 0,197, mediantime 524 hari, umur p value 0,024, RR  2,982, median time 524 hari. Hubungan pengobatan dengan sutet p value 0,025, mediantime jauh dari sutet pengobatan kombinasi 930 hari, tidak kombinasi 558 hari, dekat sutet pengobatan kombinasi 621 hari, tidak kombinasi 527 hari).Simpulan: Determinan yang dominan terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks adalah tempat tinggal yang dekat sutet. Kontribusinya sebesar 10,3%.Kata Kunci: Ketahanan hidup kanker servik, Pengobatan kombinasi dan tidak kombinasi, Tempat tinggal jauh dan dekat sutet, Merokok, Umur. Abstract Background: Every two minutes the women in the world an undiagnosed cervical cancer and died.Many studies conducted in the various hospital in Indonesia in factors that expressed relating to survivorship patients cervical cancer, however until now these results obtained are still generates controversy. Objective : The purpose of this research studies and a detailed explanation of the treatment of deals with of survivorship a cancer patient in the cervical BLUD so that govt could dr. Doris SylvanusPalangkain 2017.Method: This research using her approach quantitatively kohort retrospective design. Population in this study all patient’s cervical cancer in BLUD dr. dorissylvanusPalangka in 2017 totaling 202 case. Data analysis and in descriptive survival.Results: of research is a descriptive analysis the number of a cancer patient the cervical survive 77,2 % and killed nine people 22,8 % , while with these chareges in the future the survival four for variables affecting of survivorship a cancer patient the cervix of ptpgn promised to supply the treatment of , sutet , smoking habit and years of a life worth .The treatment of p value 0,007 , rr 2,315 , the median of my piece of junk time 589 the day , sutet p value 0,001 , rr 2,767 , the median of my piece of junk time 524 the day , smoking 0,027 , rr 0,197 , the median of my piece of junk time 524 the day , for themselves and for their p value 0,024 , rr 2,982 , the median of my piece of junk time 524 the day .Even closer ties between the treatment with sutet p value 0,025 , the median of my piece of junk time far from sutet the treatment of a combination of 930 the day , not a combination of 558 the day , near sutet the treatment of a combination of 621 the day , not a combination of 527 the day ). Conclusions: determinan survivorship a cancer patient is the cervical dwelling near sutet .The contribution of this as much as 10.3 % .The treatment of a combination with living quarters near sutet long live more long in proportion to who do not combination .The treatment of combination with place stay away from longer sutet immune compared to not combination.  Keywords: survival uterine cancer, treatment and combination combination, shelter near and far sutet, smoking, age.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue