cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Tes Pilihan Ganda Berbantuan Media Quizizz sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran Teks Iklan, Slogan, dan Poster pada Siswa Kelas VIII Moh. Toharuddin Arifin; Rika Maulinda; Mutik Nur Fadhilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2404

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Tes Pilihan Ganda Berbantuan Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran teks iklan, slogan, dan poster pada siswa kelas VIII SMP Ma'arif 4 Pamekasan berbasis pesantren Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi berbantuan media digital Quizizz serta memahami keterlibatan siswa dalam kegiatan evaluasi kolaboratif menggunakan smart TV dengan satu gawal per kelompok Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi menggunakan Quizizz menciptakan suasana belajar yang interaktif kolaboratif, dan menyenangkan Unsur permainan dalam aplikasi seperti poin dan leaderboard meningkatkan motivasi serta partisipasi siswa Dua kelompok menjawab benar seluruh soal, sedangkan satu kelompok hanya salah dua menandakan efektivitas media ini dalam memperkuat pemahaman materi Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Quizizz merupakan inovasi evaluasi yang adaptif kolaboratif dan efektif di lingkungan pesantren.
Analisis Kemampuan Membaca Cerpen Menggunakan Metode SQ3R di Tingkat SMA Kelas XII Naisya Athira Zahran; Anisa Lutfiah Khairunnisa; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2405

Abstract

Membaca merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran berbahasa. Seseorang yang mempunyai keterampilan membaca yang baik, akan sangat mudah memperoleh suatu informasi, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan berfikir kritis. Namun pemahaman membaca siswa terhadap Cerita pendek masih tergolong rendah terutama menetukan makna dan pokok pembahasan dalam cerpren, hal tersebut terjadi akibat rendahnya literasi dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sebanyak 10 siswa kelas XII SMA 3 Kota Tasikmalaya menjadi subjek penelitian. Siswa melukan Metode SQ3R dengan membaca teks cerpen berjudul “Rumah di Balik Pagar Besi.” Cerpen tersebut telah disesuaikan dengan jenjang SMA, yang dihitung menggunakan Grafik Fry. Kemudian siswa diarahkan untuk membaca menggunakan metode SQ3R (survey, Question, Read, Recite dan Riview). Setiap tahap diamati untuk menilai keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Teknik yang digunakan pada penelitian ini berupa teknik Observasi dan teknik Dokumentasi. Penelitian menghasilkan bukti bahwasannya penggunaan metode SQ3R berperan dalam mengasah keterampilan membaca siswa. Siswa menjadi lebih fokus dalam membaca, mampu merumuskan pertanyaan yang relevan, serta menunjukan peningkatan dalam memahami isi teks secara mendalam. Namun penelitian ini menemukan beberapa kendala yang mengakibatkan rendahnya kemampuan membaca pada siswa.
Ekspresi Stilistika Data dalam Novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra Toni Sitompul; Nurhayati Harahap; Parlaungan Ritonga
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ekspresi stilistika data dalam novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra. Permasalahan utama yang dirumuskan peneliti ialah bagaimana bentuk dan jenis aspek gramatikal yang muncul dalam novel tersebut, yang meliputi pengacuan personal, demonstratif, komparatif, konjungsi, serta substitusi. Tujuan penelitian ini sejalan dengan fokus kajian, yakni mengidentifikasi serta menganalisis jenis-jenis aspek gramatikal yang terdapat dalam novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra dengan total 224 halaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca dan mencatat. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis aspek gramatikal yang ditemukan dalam novel Sebuah Usaha Melupakan antara lain: (1) pengacuan persona yang terdiri atas lima data, yaitu kekasihnya, ia, dia, kau, dan mereka; (2) pengacuan demonstratif yang meliputi Minggu lalu, Masa lalu, Akhir-akhir ini sebagai demonstratif waktu (temporal), serta Di tempat rapat dan Di kantor sebagai demonstratif tempat (lokasional); (3) perangkaian atau konjungsi yang hanya ditemukan satu data, yaitu konjungsi tetapi yang berfungsi menunjukkan pertentangan antar kalimat; dan (4) penyulihan atau substitusi yang meliputi substitusi nomina, verba, frasa/klausa, serta kalimat. Namun demikian, tidak ditemukan bentuk kohesi gramatikal komparatif dalam novel Funiculi Funiculi karya Sarah Lailatil Fadla.
Potret Kehidupan Keluarga Miskin dan Ketimpangan social dalam Film Pengabdi Stan (2017) : Kajian Sosiologi Sastra Ovi Siti Nuropikoh; Rohanda Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kehidupan keluarga miskin serta ketimpangan sosial direpresentasikan dalam film Pengabdi Setan (2017) karya Joko Anwar melalui pendekatan sosiologi sastra. Sebagai film bergenre horor, karya ini tidak hanya menyuguhkan unsur ketegangan, tetapi juga menyiratkan gambaran sosial yang mencerminkan kondisi nyata masyarakat kelas bawah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data utama berupa narasi, karakter tokoh, dan latar cerita yang dianalisis menggunakan perspektif sosiologi sastra dari Alan Swingewood serta teori ketimpangan sosial. Hasil temuan menunjukkan bahwa film ini merefleksikan kemiskinan yang bersifat struktural melalui representasi keterbatasan ekonomi, isolasi sosial, tekanan peran gender, serta ketimpangan akses terhadap layanan dasar. Unsur simbolik dalam genre horor dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan sosial dan dominasi sistemik yang menindas kelompok marginal. Oleh karena itu, film Pengabdi Setan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai medium reflektif dan kritik sosial yang menggambarkan realitas masyarakat Indonesia secara mendalam.
Analisis Eufemisme, Disfemisme dan Ungkapan Tabu dalam Konstruksi Judul Berita Kompas Online (24-25 Oktober 2025) Nurul Fadilah; Soffan Rulliawan; Erwin Salpa Riansi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan manfaat dari penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu pada judul berita onine Kompas pada tanggal 24-25 Oktober 2025. Penelitian inidilatarbelakangi adanya judul berita surat kabar mengandung gaya bahasa khas yang digunakan oleh jurnalistik. Salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh para jurnalistik ialah penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan semantik leksikal, menghasilkan data berupa deskripsi kualitatif. Data penelitian berupa satuan kata dan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan kajian semantik yang berfokus pada eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 judul beritapda surat kabar harian online Kompas tanggal 24-25 Oktober 2025. Dari jumlah tersebut ditemukan 5 data eufemisme dan 1 data disfemisme, sedangkan ungkapan tabu tidak ditemukan. Eufmisme yang ditemukan berupa 1 bentuk frasa benda dan 4 kata benda. Sementara itu, disfemisme yang ditemukan berbentuk kata sifat sebanak 1 data.
Pengembangan Modul Elektronik Inovatif Berbasis Literasi Digital dalam Mata Kuliah Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran Fadilah Neyarasmi; Rahmi Mardatillah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar elektronik (e-modul) Bahasa Indonesia berbasis literasi digital yang dirancang oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui bimbingan dosen pada mata kuliah Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran. Produk dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan integrasi platform Canva AI, Heyzine, Wordwall, Padlet, dan Google Form untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek 25 mahasiswa pengembang, empat validator (ahli materi dan media), serta 30 siswa kelas X SMA mitra. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon pengguna, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi (materi 91%, media 89%), kepraktisan baik (respon siswa 84%, mahasiswa 88%), serta efektif meningkatkan hasil belajar dengan nilai signifikansi p < 0,05. E-modul ini terbukti mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital peserta didik, sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogis mahasiswa calon guru. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi literasi digital dalam pengembangan media ajar berbasis proyek merupakan strategi efektif untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 dan implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka di perguruan tinggi.
Pembelajaran Sastra Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Literasi dan Karakter Siswa Afina Zatil Isnan Maruhawa; Eniya Rianta Sema Kudadiri; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran sastra berbasis media digital dalam meningkatkan literasi dan karakter siswa SMA. Pembelajaran sastra melalui media digital diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta memperkuat nilai moral dan sosial siswa melalui pengalaman literasi yang interaktif dan reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa karya sastra digital yang mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sastra digital mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepekaan sosial siswa. Karya sastra digital yang dikemas melalui berbagai platform media memberikan pengaruh positif terhadap penguatan karakter seperti empati, tanggung jawab, dan kejujuran. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis media digital tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter siswa di era teknologi. Keywords/Kata Kunci: pembelajaran sastra, media digital, literasi, karakter siswa
Wacana Ideologi Perlawanan dalam Tuntutan Rakyat di Media Sosial: Perspektif Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk Suriadi Suriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2465

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana ideologi perlawanan rakyat direproduksi dalam wacana “8 Tuntutan Rakyat” yang beredar di media sosial selama aksi nasional Agustus–September 2025. Masalah penelitian berangkat dari meningkatnya penggunaan ruang digital sebagai arena artikulasi politik publik di tengah krisis legitimasi kekuasaan dan ketidakadilan sosial. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk, penelitian ini memadukan analisis struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial untuk menguraikan bagaimana bahasa berfungsi sebagai instrumen ideologis dalam pembentukan kesadaran kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana “8 Tuntutan Rakyat” mengartikulasikan empat domain ideologi utama: anti-korupsi dan moralitas kekuasaan, reformasi institusional dan desentralisasi kekuasaan, keadilan ekonomi dan kebijakan publik inklusif, serta hak asasi manusia dan demokrasi partisipatif. Secara tekstual, struktur kalimat imperatif dan diksi evaluatif memperkuat legitimasi moral rakyat dalam menuntut perubahan; secara kognitif, wacana tersebut mencerminkan kesadaran kolektif mengenai urgensi pemulihan nilai moral dan keadilan sosial; dan secara sosial, wacana tersebut berfungsi sebagai arena simbolik yang menantang dominasi politik serta memperjuangkan otonomi moral dalam struktur kekuasaan negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa dalam wacana digital rakyat tidak hanya merepresentasikan perlawanan, tetapi juga membangun fondasi legitimasi moral baru bagi demokrasi Indonesia. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan model multidimensi Van Dijk dalam studi aktivisme digital, sedangkan secara empiris memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana wacana rakyat membentuk resistensi politik melalui praktik bahasa.
Identitas Gastronomi Sastra dalam Tradisi Sadranan di Cepogo: Diversifikasi Olahan Ketan sebagai Simbol Perekat Sosial Futya Rakhmani; Azis Heru Iswanto; Yusi Nurcahya Dewi; Angga Bimo Satoto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2469

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) diversifikasi olahan berbahan dasar ketan dalam acara Sadranan di kecamatan Cepogo, (2) makna simbolik berbagai macam olahan ketan dalam tradisi Sadranan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan model interpretatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara langsung. Setelah seluruh data primer dan sekunder terkumpul, lalu dilakukan analisis data menggunakan teknik analisis data Semiotika Roland Barthes untuk menjelaskan makna simbolik pada sajian makanan berupa olahan ketan yang digunakan pada tradisi Sadranan. Hasil penelitian menunjukkan makna simbolik pada makanan berbahan dasar ketan yang mempunyai sifat pliket atau lekat, melambangkan suatu maksud agar antara roh yang mati dan yang masih hidup selalu menjaga hubungan agar silaturahmi semakin erat. Jenis-jenis makanan hasil dari olahan ketan diantaranya yaitu lemper, lepet, semar mendem, tape ketan, jadah, ketan kelapa parut, wajik, bubur ketan hitam, lupis, getas.
Dekonstruksi Makna Kehidupan dan Kematian dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Fiersa Besari: Kajian Semiotika Jacques Derrida Sopi Wahyuni; Hindun Muzzaiyanah; Fauzan Isa Ash Shidiqi; Maman Abdul Djaliel
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dekonstruksi makna kehidupan dan kematian dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Fiersa Besari melalui perspektif semiotika Jacques Derrida. Pendekatan dekonstruktif digunakan untuk membongkar lapisan-lapisan makna tersembunyi di balik bahasa dan simbol yang digunakan pengarang. Derrida berpendapat bahwa makna tidak pernah bersifat tetap, melainkan senantiasa berubah melalui permainan tanda (play of signs) dan konsep différance. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menelaah secara mendalam teks novel untuk mengidentifikasi jejak dan permainan tanda yang menyingkap ambiguitas antara kehidupan dan kematian, harapan dan keputusasaan, serta kehadiran dan ketiadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fiersa Besari menggunakan bahasa yang puitis dan metaforis untuk menyampaikan refleksi eksistensial tentang absurditas kehidupan manusia dan penundaan makna yang tiada akhir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel tersebut tidak hanya berfungsi sebagai narasi personal, tetapi juga sebagai ruang filosofis di mana makna senantiasa dinegosiasikan dan tidak pernah sepenuhnya tercapai.