cover
Contact Name
Kamil Erwansyah
Contact Email
erwansyah.kamil@gmail.com
Phone
+62811656784
Journal Mail Official
prpmtgd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pintu Air I/Jend. AH Nasution No. 73, Medan Johor Sumatera Utara - Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD)
Published by STMIK Triguna Dharma
ISSN : 28281004     EISSN : 28282566     DOI : https://doi.org/10.53513/jursi.v1i2.4814
Core Subject : Science,
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma merupakan Jurnal yang menampung hasil penelitian dari Mahasiswa khususnya mahasiswa di Program Studi Sistem Informasi juga menerima hasil penelitian dari kampus berbeda dengan bidang keilmuan yang sama. Jurnal ini menampung publikasi dibidang ilmu komputer khususnya Sistem Informasi, Sistem Pendukung Keputusan, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, Jaringan Saraf Tiruan, Data Mining, Security Computer dan seluruh keilmuan dibidang komputer
Articles 521 Documents
Mendiagnosa Penyakit Psittacosis Dengan Menggunakan Metode Teorema Bayes Romasta Lumbantoruan; Nurcahyo Budi Nugroho; Afdal Alhafiz
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 5 (2022): EDISI SEPTEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i5.5340

Abstract

Penyakit burung beo salah satunya yaitu penyakit psittakosis. Psittacosis merupakan sebuah penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan oleh jamur Chlamydia.  Penyakit pada ini bersifat zoonosis dapat menular kepada peternak unggas, pekerja kandang dan mereka yang sering kontak dengan burung tersebut. Dengan masalah tersebut maka di buatlah sistem pakar mendiagnosa penyakit penyakit pada burung gracula religiosa atau burung beo dengan tujuan untuk membantu dalam mendiagnosa pada penyakit psittacosis. Sistem pakar merupakan sebuah sistem aplikasi yang memiliki kemampuan layaknya seperti berpikir seorang pakar dalam menyelesaikan  masalah terkait penyakit psittacosis sehingga dapat menghasilkan  sebuah kesimpulan atau solusi. Hasil dari penelitian ini mendapatkan suatu keluaran berupa penyakit yang dialami oleh burung gracula religiosa serta solusi penanganan pada penyakit yang dialami dengan menggunakan metode teorema bayes.
Implementasi Metode Ekstraksi Ciri Warna Untuk Mendeteksi Kematangan Buah Jeruk Samuel Siagian; Khairi Ibnutama; Rina Mahyuni
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5861

Abstract

Jeruk merupakan salah satu buah yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan banyak dikomsusmsi oleh masyarakat. Jeruk banyak digunakan oleh industri makanan dan minuman untuk memenuhi  gizi  masyarakat. Kualitas  produk  olahan  buah  jeruk sangat  dipengaruhi oleh tingkat  kematangan buah jeruk. Tingkat  kematangan  pada  jeruk dapat  dilihat  dari warna  kulit  buah jeruk. Membutuhkan proses yang lama serta memilki akurasi yang rendah dan tidak konsisten merupakan beberapa kelemahan dari penggolongan kematangan buah jeruk yang dilakukan secara manual. hal itu dikarenakan penentuan yang dilakukan secara subjektif oleh pekerja. Oleh sebab itu permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan suatu Sistem. Untuk memberikan efesiensi waktu dan tenaga serta keakuratan dalam mendeteksi tingkat kematangan buah jeruk dibutuhkan suatu Sistem untuk dapat digunakan sebagai solusi, sistem tersebut adalah Sistem Pengolahan citra digital menggunakan metode ekstraksi ciri pada ruang warna RGB. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prootype sistem yang dapat digunakan dalam mendeteksi tingkat kematangan buah jeruk. Hasil yang diperoleh dari serangkaian uji coba yang dilakukan dengan mendeteksi 26 buah jeruk dalam kategori matang, setengah matang dan mentah  yaitu akurat hingga 80.8%.Jeruk merupakan salah satu buah yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan banyak dikomsusmsi oleh masyarakat. Jeruk banyak digunakan oleh industri makanan dan minuman untuk memenuhi  gizi  masyarakat. Kualitas  produk  olahan  buah  jeruk sangat  dipengaruhi oleh tingkat  kematangan buah jeruk.Tingkat  kematangan  pada  jeruk dapat  dilihat  dari warna  kulit  buah jeruk. Membutuhkan proses yang lama serta memilki akurasi yang rendah dan tidak konsisten merupakan beberapa kelemahan dari penggolongan kematangan buah jeruk yang dilakukan secara manual. hal itu dikarenakan penentuan yang dilakukan secara subjektif oleh pekerja.Oleh sebab itu permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan suatu Sistem. Untuk memberikan efesiensi waktu dan tenaga serta keakuratan dalam mendeteksi tingkat kematangan buah jeruk dibutuhkan suatu Sistem untuk dapat digunakan sebagai solusi, sistem tersebut adalah Sistem Pengolahan citra digital menggunakan metode ekstraksi ciri pada ruang warna RGB. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prootype sistem yang dapat digunakan dalam mendeteksi tingkat kematangan buah jeruk. Hasil yang diperoleh dari serangkaian uji coba yang dilakukan dengan mendeteksi 26 buah jeruk dalam kategori matang, setengah matang dan mentah  yaitu akurat hingga 80.8%.
Optimasi Pemilihan Sekretaris Sekolah Menggunakan Metode Moora Anggi Bahri; Usti Fatimah Sari Sitorus Pane; Wahyu Riansah
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5398

Abstract

Penelitian ini berisi tentang Pemilihan sekretaris sekolah menggunakan metode MOORA. Masalah yang sering muncul yaitu masih adanya kecurangan seperti adanya kedekatan serta pemilihan masih dilakukan secara  manual sehingga hasil tidak efesien dan sekretaris yang didapat tidak tidak sesuiai yang diinginkan. Untuk mengatasi masalah yang di alami ini, maka di buatlah penerapan pada Sistem Pendukung Keputusan untuk pemilihan sekretaris sekolah dengan menggunakan metode MOORA, yang memiliki beberapa kriteria seperti Pendidikan terakhir(C1), Pengalaman Kerja(C2), Keahlian Komputer(C3), Komunikasi(C4), dan Penampilan(C5). Dengan demikian  adanya penelitian ini maka akan semakin mudah mendata dan bisa mengetahui sekretaris yang bener-bener layak di tempatkan di posisinya.
Implementasi Metode Certainty Factor Dalam Mendiagnosa Penyakit Celebrity Worship Syndrome Pada Fans K-Pop Dwika Andriawan; Puji Sari Ramadhan; Azanuddin Azanuddin
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5216

Abstract

Secara umum penyakit Celebrity Worship Syndrome merupakan sebuah sindrom perilaku obsesif dan adiktif terhadap selebriti serta segala hal yang berhubungan dengan selebriti. Pada praktiknya proses diagnosa penyakit Celebrity Worship Syndrome cukup sulit karena kurangnya kesadaran seseorang terhadap kesehatan mental. Proses diagnosis diawali dengan pemeriksaan fisik, gejala, beserta kondisi kesehatan mental pasien secara menyeluruh. Tetapi dalam implementasinya terkadang sering sekali mengalami kendala dalam mendiagnosa penyakit tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah study untuk mendiagnosa penyakit Celebrity Worship Syndrome. Penelitian ini mengidentifikasi penyakit Celebrity Worship Syndrome dan penyebabnya, serta menerapkan metode Certainty Factor dan merancang Sistem Pakar untuk mendiagnosa penyakit Celebrity Worship Syndrome. Untuk mendiagnosa penyakit Celebrity Worship Syndrome dengan menggunakan metode Certainty Factor, pasien akan diberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mendapatkan nilai kemungkinan dan kemudian nilai yang didapat akan diselesaikan dengan rumusan Certainty Factor, sehingga hasil diagnosa serta persentasi kemungkinan mengalami penyakit Celebrity Worship Syndrome. Hasil pengujian sistem berdasarkan gejala-gejala yang dialami pasien akan memberikan jawaban pasti dari penyakit Celebrity Worship Syndrome mana yang diderita pasien berdasarkan nilai akhir yang didapat. Hal ini karena penerapan metode yang efektif dengan hasil pengujian yang akurat sehingga hasil tingkat probabilitas terhadap penyakit yang didapat dalam kasus senilai 99.99%.
Penerapan Metode MOORA Menentukan Kualitas Tanaman Bibit Kopi Terbaik Mariana Simaremare; Ahmad Fitri Boy; Dedi Setiawan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 5 (2022): EDISI SEPTEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i5.5118

Abstract

Penelitian ini berisi tentang penentuan kualitas tanaman bibit kopi terbaik menggunakan metode MOORA. Masalah yang sering muncul yaitu masih rendahnya produktivitas kopi dalam perusahaan kopi di Indonesia. Untuk mengatasi masalah yang di alami ini, maka di buatlah penerapan pada Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan kualitas tanaman bibit kopi terbaik. SPK suatu metode yang diarahkan dapat membantu seseorang yang menghadapi persoalan pengambilan keputusan spesifik yang sifatnya unik dan tidak berulang. Dengan membangun SPK dapat mempercepat dalam menentukan kualitas tanaman bibit kopi terbaik dengan metode MOORA. Jika penerapan metode MOORA sudah dibuat maka penentuan dalam perhitungan perangkingan dalam bentuk komputerisasi selesai maka akan semakin mudah mendata dan bisa mengetahui naik turunnya perkembangan dan kemajuan kualitastanaman bibit kopi tersebut apakah masih layak atau tidak.Kata Kunci: Bibit Kopi, Sistem Pendukung Keputusan, Metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Mata Pada Anak Menggunakan Metode Dempster Shafer Gilang Ramadhan; Puji Sari Ramadhan; Erika Fahmi Ginting
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5286

Abstract

Gangguan penglihatan khususnya pada anak sekolah saat ini sangat kurang diperhatikan. Lingkungan belajar yang tidak baik menjadi salah satu pemicu terjadinya penurunan ketajaman penglihatan pada anak. Saat ini masih banyak anak yang terlanjur mengalami gangguan penglihatan karena keterbatasan tempat dan mahalnya biaya untuk mendeteksi gangguan mata pada anak karena harus mengunjungi dokter spesialis mata. Oleh karena itu diperlukan aplikasi yang sederhana, mudah digunakan, reliable, dan tidak menyita waktu dalam melakukan pengkajian terhadap penyakit mata pada anak yaitu aplikasi sistem pakar yang dapat diakses secara online sehingga para orangtua dapat melakukan diagnosa secara dini untuk mengetahui apakah ada gangguan mata pada anaknya. Hasil dari penelitian adalah sebuah aplikasi sistem pakar yang mengadopsi metode Dempster Shafer dan mampu menjawab permasalahan terkait mendiagnosa penyakit mata pada anak.
Mendiagnosa Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Dengan Metode Dempster Shafer Ribka Claudia Sijabat; Saniman Saniman; Masyuni Hutasuhut
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5629

Abstract

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) adalah penyakit paru kronik yang ditandai oleh hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progresif nonreversible atau reversible parsial, bersifat progresif, biasanya disebabkan oleh proses inflamasi paru yang disebabkan oleh pajanan gas berbahaya yang dapat memberikan gambaran gangguan sistemik. PPOK yang mengakibatkan kelumpuhan permanen tanpa dilakukan pencegahan. Oleh sebab itu dengan memperoleh pengetahuan pakar penyakit tentang PPOK dapat membangun sistem yang membantu dalam mendiagnosa Penyakit Paru Obstruktif Kronis dengan cepat dan sistem yang akan diterapkan dalam bidang keilmuan dalam mendiagnosa sebuah penyakit yaitu Sistem Pakar.Berdasarkan kemajuan dalam bidang komputer dan informatika, sehingga kesulitan dapat ditanggulangi dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan membuat aplikasi yang mendeteksi PPOK, yaitu bidang keilmuan sistem pakar dan landasan data dari RSU Mitra Medika dengan menggunakan metode dempster shafer.Hasil penelitian ini dapat mendiagnosa PPOK menggunakan sistem yang dibangun berbasis desktop yang diambil dari pengetahuan pakar secara cepat dan efisien, dan diharapkan juga perangkat lunak yang dirancang dapat membantu masyarakat dan pengguna khususnya dalam memprediksi PPOK.  Kata Kunci: Dempster Shafer, Paru Obstruktif Kronis, Sistem Pakar. 
Implementasi Metode Complex Proportional Assessment (COPRAS) Dalam Pemilihan Ketua Organisasi Deby Syafitri; Ahmad Fitri Boy; Dedi Setiawan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 5 (2022): EDISI SEPTEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i5.5297

Abstract

Organisasi Forum Mahasiswa Muslim Ilmuwan Pertanian (Formiltan) merupakan sebuah organisasi mahasiswa yang ada ditingkat jurusan S1 Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Organisasi tersebut bertujuan untuk dapat menjadikan mahasiswa muslim/muslimah pertanian siap untuk berkolaborasi dan mampu menciptakan karya-karya ilmiah yang bisa dibawa bersaing di event tingkat nasional maupun  internasioal. Dalam setiap organisasi tentunya perlu ada yang namanya pemimpin yaitu ketua. Dimana dalam pemilihan ketua organisasi Forum Mahasiswa Muslim Ilmuwan Pertanian (Formiltan) dapat dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan. Namun pada saat proses pemilihan kandidat calon ketua tidak jarang terjadi kendala dalam penilaiannya. Agar pemilihan ketua Organisasi Forum Mahasiswa Muslim Ilmuwan Pertanian (Formiltan) berjalan sesuai dengan ketentuan kriteria yang ditetapkan maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Metode COPRAS (Complex Proportional Assessment) digunakan untuk menganalisis alternatif yang berbeda, dan memperkirakan alternatif sesuai dengan tingkat utilitasnya dimana nilai-nilai dari atribut dinyatakan dalam interval untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan akurasi dalam proses pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini yaitu aplikasi dengan hasil akhir yang didapatkan dalam bentuk perangkingan nilai tertinggi sampai nilai terendah dari metode COPRAS sehingga dapat ditentukan calon ketua yang mana yang layak menjadi ketua Organisasi Forum Mahasiswa Muslim Ilmuwan Pertanian (Formiltan) yang selanjutnya.Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Metode COPRAS, Organisasi
Penerapan Digital Signature Metode SHA dan DSA Pada Slip Gaji Pegawai Afnita Eritza; Mukhlis Ramadhan; Hafizah Hafizah
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.6002

Abstract

Proses pengolahan data dan penggajian Mis Al-Hasanah masih menggunakan cara yang manual. Pengolahan data gaji sehingga menimbulkan beberapa permasalahan diantaranya kesalahan dalam menghitung data, hilangnya data, dan membutuhkan banyak waktu. Penggunaan Kriptografi dan sistem Digital Signature adalah langkah yang tepat dalam mengelola keamanan dan memperbaiki metode manual menjadi metode digital. Penggunaan algoritma tanda tangan digital dapat digunakan untuk menandatangani dokumen digital. SHA (Secure Hash Algorithm) dan DSA (Digital Signature Algorithm) merupakan salah satu jenis kriptografi yang dapat diterapkan. Penerapan algoritma SHA akan melindungi pesan dengan melakukan proses hash dari rangkuman dokumen data gaji sehingga menghasilkan nilai hash yang berbeda-beda dalam setiap slip gaji. Sedangkan algoritma DSA memaksimalkan nilai hash untuk dilakukan pembentukan Digital Signature. Slip gaji yang dihasilkan merupakan kode Digital Signature dalam bentuk QR Code sehingga mencegah data dimanipulasi pihak yang tidak bertanggung jawab. Sistem kode Digital Signature menghasilkan angka yang berbeda-beda dalam setiap slip gaji.
Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Kualitas Masker Medis Menggunakan Metode Vikor Mawar Sinaga; Yopi Hendro Syahputra; Khairi Ibnutama
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol 1, No 6 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v1i6.5576

Abstract

AbstrakPenggunaan masker juga akan mengurangi stigma terhadap seseorang dan membuat pemakaian masker menjadi sebuah fenomena kultural dibanyak orang Asia Tenggara. Dalam produksi masker medis terdapat banyak yang direkomendasikan dan ketidakpastian seputar kemungkinan efektivitas dan dampak masker wajah terutama masker kain buatan sendiri pada transmisi Covid-19. Namun pada kenyataaannya pasien terkadang tidak cocok dengan pilihannya berdasarkan biaya dan kebutuhan dengan menggunakan masker medis yang digunakan.Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem dalam pengambilan keputusan yang mampu dan teruji dalam membantu pengambilan keputusan untuk pemilihan kualitas masker medis di Puskesmas TJ. Haloban yaitu sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Vlse Kriterijumska Optimizacija l Kompromisno Resenje (VIKOR).Hasil penelitian ini bermanfaat bagi perusahaan dan penelitian ini nantinya dapat membantu dalam menentukan pemilihan kualitas masker dengan cepat dan efektif.    Kata Kunci: Masker Medis, Sistem Pendukung Keputusan, VIKOR.AbstrakPenggunaan masker juga akan mengurangi stigma terhadap seseorang dan membuat pemakaian masker menjadi sebuah fenomena kultural dibanyak orang Asia Tenggara. Dalam produksi masker medis terdapat banyak yang direkomendasikan dan ketidakpastian seputar kemungkinan efektivitas dan dampak masker wajah terutama masker kain buatan sendiri pada transmisi Covid-19. Namun pada kenyataaannya pasien terkadang tidak cocok dengan pilihannya berdasarkan biaya dan kebutuhan dengan menggunakan masker medis yang digunakan.Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem dalam pengambilan keputusan yang mampu dan teruji dalam membantu pengambilan keputusan untuk pemilihan kualitas masker medis di Puskesmas TJ. Haloban yaitu sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Vlse Kriterijumska Optimizacija l Kompromisno Resenje (VIKOR).Hasil penelitian ini bermanfaat bagi perusahaan dan penelitian ini nantinya dapat membantu dalam menentukan pemilihan kualitas masker dengan cepat dan efektif.  

Page 8 of 53 | Total Record : 521