cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI TOLERANSI BERAGAMA PADA ANAK DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p216-230

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1)  mendiskripsikan kecenderungan sikap orang tua dalam menanamkan nilai – nilai toleransi beragama kepada anak, (2) menganalisis dampak toleransi beragama di Desa Balun, Kecamatan Turi, Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, lokasi penelitian di Desa Balun, Turi, Lamongan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tiga alur kegiatan yang dilakukan secara bersama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kecenderungan pola asuh yang digunakan orang tua dalam menamkan nilai toleransi beragama kepada anak adalah dengan gaya pengasuhan authoritative yang diwujudkan melalui 5 sikap, yakni memberikan kebebasan anak untuk bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda agama, memberikan aturan – aturan untuk mengontrol pergaulan anak dengan masyarakat, tidak memberikan hukuman atas kesalahan anak namun dengan cara menasehati secara baik, tidak memaksa anak untuk memeluk agama tertentu, memberikan contoh sikap saling menghormati antar umat beragama. Kata kunci : Pola Asuh, Orang Tua, Toleransi Beragama, Anak Abstract This study aims (1) to describe the tendency of parents attitude to instill values ​​- values ​​of religious tolerance to children,(2) analyzing the impact of religious tolerance in the  Balun Village, Turi, Lamongan. This study used descriptive qualitative approach, research sites in the village of Balun, Turi, Lamongan. The technique of collecting data through observation, interviews and documentation, then analyzed with three grooves activities carried out jointly, namely data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the results of data analysis we can conclude that the tendency of upbringing used parents in instilling value of religious tolerance to children is the parenting style authoritative realized through 5 attitude, namely gives the freedom of children to socialize and interact with people of different religions, provide rules-rules to control the interaction of children with the community, does not provide punishment for the error, but by way of counsel as well, do not force children to embrace a particular religion, provide an example of mutual respect between people religious. Keywords: Parenting, Parents, Religious Tolerance, Children
PERAN ORGANISASI SENIMAN PURABAYA (OSIP) DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PENGAMEN DI TERMINAL PURABAYA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p231-246

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengungkapkan tentang peran organisasi seniman purabaya (OSIP) dalam pemberdayaan ekonomi pengamen di terminal purabaya.OSIP melaksanakan perannya melalui tindakan-tindakan antara lain: Expectation (harapan), Norm (norma), Performance (wujud perilaku) dan Evaluation (penilaian) dan sanction (sanksi).Usaha yang dilakukan pengurus OSIP dalam pemberdayaan ekonomi terlihat dari berbagai kegiatan sebagai usaha dalam pemberdayaan ekonomi.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran organisasi seniman purabaya dalam pemberdayaan ekonomi pengamen di terminal purabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori peran dari Biddle & Thomas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Lokasi penelitian pada Terminal Purabaya. Informan dalam penelitian ini adalah Pengurus OSIP dan anggota OSIP. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dihasilkan sebuah kesimpulan peran OSIP antara lain memberi bantuan modal usaha untuk anggota dan membantu anggota mencari lapangan kerja lain seperti membuka usaha sendiri dan menjadi bagian dari sektor formal yaitu seperti membuka warung makan, membuka toko, berjualan pentol, membuka usaha tambal ban sedangkan menjadi bagian dari sektor formal meliputi menjadi satpam pabrik,sebagai pegawai industry rumahan, sebagai kuli bangunan, sebagai supir dan lain - lain adalah wujud pemberdayaan ekonomi sudah terlaksana dengan baik. Kata Kunci : Organisasi OSIP dan Pemberdayaan Ekonomi Abstract This study reveals the role of the artist organization Purabaya (Osip) economic empowerment purabaya.OSIP terminal singers in performing its role through measures include: Expectation (expectation), Norm (the norm), Performance (a form of behavior) and Evaluation (assessment) and a sanction (sanctions) committee. Performed Osip economic empowerment can be seen from the various activities in an effort to empowering economic. This study is to determine and describe the organization's role in the economic empowerment of artists purabaya in terminal Purabaya. The theory used in this research is the theory of the role of Biddle and Thomas. The method used in this research is qualitative. The research location in Terminal Purabaya. The Informants in this study is a member of the Board and Osip. Data was collected using observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the data analysis produced a conclusion role Osip among other things, capital assistance to members and help members to seek other jobs such as opening their own business and become part of the formal sector that is as open food stalls, open up shop, selling bulb, opening a business tambal tire while being part of the formal sector covers into the factory security guards, as an employee of the housing industry, as construction laborers, as a driver and others is a form of economic empowerment has been performing well. Keywords: Osip Community, Economic Empowerment
KONSTRUKSI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 ILMU HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TENTANG FASHION Ariyanti Ariyanti; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p247-264

Abstract

AbstrakKonstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tentang fashion adalah salah satu tempat untuk mengekspresikan busana seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa tentang fashion ketika di lingkungan kampus dan di luar kampus. Hal itu disebabkan karena kampus adalah salah satu ruang sosial multi identitas untuk mengekspresikan busana mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Lokasi penelitian Program Studi Hukum, Jurusan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian mengambil lima informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian, yaitu: fashion dipahami sebagai penyampaian nilai-nilai yang dikomunikasikan melalui apa yang ditampilkan, fashion juga sebuah bentuk dari ekspresi individualistik, bahwa fashion dapat memberi kepuasan pada seseorang karena mereka dapat menampilkan busananya dengan percaya diri, dan fashion juga sebagai cara yang dilakukan oleh seorang individu untuk membedakan dirinya dengan orang lain dengan menampilkan keunikan yang dimilikinya, selain fashion juga dimaknai sebagai identitas pakem yang diterapkan pada diri sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kenyamanan tetap mendominasi pertimbangan informan dalam busana kesehariannya demikian pula dengan ukuran nyaman dan sopan.Kata kunci: Konstruksi, Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa, FashionAbstractConstruction students course s1 of jurisprudence state university surabaya about fashion is one place to express fashion someone. This report aims to understand construction students course s1 of jurisprudence unesa about fashion when within the campus and outside campus. That is because campus is one of the spaces social multi identity to express fashion students. Methods used is research by design phenomenology qualitative. Research locations course of study law, of law, the faculty of social and law, State University Surabaya. Data was gathered using observation, interview, and documentation. Informants research take five sources by using purposive sampling technique. Data analyzed using a technique data collection, presentation of data, withdrawal conclusions and the validity of data. The results of the study: fashion understood as delivery of values communicated through that which is displayed, fashion also a form of expression individualistik, that fashion can provide satisfaction in someone because them to display fashion with confidence, and fashion also as a way undertaken by an individual to distinguished himself with others in displaying the unique available, but fashion also seen as the identity pattern applied to yourself . Conclusion of the study is comfort fixed dominated consideration informants in fashion his routine this also happened to size comfortable and polite .Keywords: Construstion, Students Course S1 of Jurisprudence Unesa, Fashion
STRATEGI SELF REGULATED LEARNING MAHASISWA YANG MELAKUKAN KERJA SAMPINGAN DI JURUSAN PMP-KN, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM, UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Muhammad Arif Ardiansyah; Harmanto Harmanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p265-281

Abstract

ABSTRAKSelf Regulated Learning merupakan salah satu teori belajar yang konstruktif yang menganut visi siswa ideal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi self regulated learning mahasiswa jurusan PMP-KN, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya yang melakukan kerja sampingan dan menganalisis hasil belajar dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa yang melakukan kerja sampingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi yang dilaksanakan di Jurusan PMP-KN, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya. Data yang telah diproses kemudian ditarik kesimpulan dengan menggunakan metode reduksi yakni merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting agar diperoleh kesimpulan yang objektif. Data diperoleh dari observasi, dan wawancara mendalam kepada 6 informan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa self regulated learning mempengaruhi kegiatan mahasiswa anatara bekerja dan belajar karena setiap mahasiswa mempunyai strategi yang berbeda dalam melakukan kerja dengan kuliah. (1). Jenis pekerjaan yang ditekuni mahasiswa sesuai dengan kebutuhannya. (2). Guru bimbingan belajar menjadi salah satu bentuk kerja sampingan yang tidak menghambat perkuliahan, begitu juga dengan tl bus karena waktu yang tidak terlalu terporsir. (3). Cara pendang mahasiswa pada sebuah pekerjaan dan sadar bahwa tugas utama mereka adalah belajar, sehingga memandang pekerjaan hanya sebagai pelengkap saja. (4). Tidak terlalu berargumentasi dan berandai-andai, maksudnya adalah sebagai insan terdidik sebaiknya mahasiswa bisa merencanakan dengan baik dan bisa berpikir panjang dengan keputusan yang akan diambilnya. Hasil yang memuaskan yaitu berada pada pemilihan jenis pekerjaan guru dan team leader bus dengan IPK diatas 3 dibandingkan dengan mereka yang lebih memilih jenis pekerjaan yang lain seperti pekerja kontrak dan sales promotion dengan IPK rata-rata 2 dibawah 3.Kata Kunci : Strategi, Self Regulated Learning, Kerja.ABSTRACTSelf Regulated Learning is a one constructive learning theory which adhere the vision of an ideal student. A Student has to be able to manage himself..This study uses a qualitative descriptive approach by designing phenomenology study conducted at the Civic Education Departement, Faculty of Socialand Legal, Surabaya State University. The data have been processed then be deduced by using the reduction method that encapsulates, choose the subject matter, focusing on the things that are important in order to obtain an objective conclusion. Data obtained from observation and depth interviews with six informants research. Based on this research, it is known that self-regulated learning affect student activities anatara work and learning for every student has a different strategy in doing work with the college. (1). Kind of Job they choose, how the student can choose jobs wisely that match their needs. According to research, the suitable job is teacher and the leader of the bus according to informans studied; (2). Student perspective, how the student regard to the job and aware that their main duty is studying, so considering occupation as only as complementary; (3). Not too much argueing and wishing. It means that as an educated man they should be able to plan well and think deeply with the decisions they take; (4). The suitable strategy is used, that they more concern to study and consider job during study is only as the implementation of knowledge they obtained. Satisfactory results which are in the selection of the work of teachers and bus team leader with a cumulative performance index above 3 than those who prefer other types of work such as contract workers and sales promotion with an average cumulative performance index 2 below 3 .Keywords:University Students, Strategies, Self-Regulated Learning, Job.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH DI SMA KHADIJAH SURABAYA Harmita Dian Nastiti; Totok Suyanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p282-296

Abstract

AbstrakOSIS merupakan salah satu organisasi yang menjalankan setiap kegiatannya berdasarkan pembelajaran nyata dalam berpolitik secara demokratis pada tataran sekolah. Nilai-nilai demokrasi yang dijadikan variable dalam penelitian ini adalah nilai demokrasi tentang mengikuti serta menganggap wajar adanya keanekaragaman dan menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembagau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini menggunakan sampel sebesar 37 pengurus OSIS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai demokrasi dalam kegiatan OSIS di SMA Khadijah Surabaya terlaksana dalam berbagai bentuk kegiatan dan sudah terimplementasi dengan sangat baik. Implementasi nilai demokrasi tentang mengikuti serta menganggap wajar adanya keanekaragaman dalam kegiatan pengambilan keputusan sebesar 86,89% atau masuk ke dalam kategori sangat baik, implementasi nilai demokrasi tentang mengikuti serta menganggap wajar adanya keanekaragaman dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertanggung jawab, terjalin kerjasama, adanya komunikasi dan keterbukaan sebesar 85,06% atau masuk kedalam kategori sangat baik. Implementasi nilai demokrasi tentang penyelesaian perselisihan secara damai dan melembaga menunjukkan sebesar 87,50% atau masuk ke dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai demokrasi sudah terimplementasi dengan sangat baik dalam kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah di SMA Khadijah SurabayaKata Kunci: Pendidikan Demokrasi , Nilai Demokrasi dan OSIS.AbstractStudent council is one of organizations which every activity is done based on a real education in politic democratically at the level of school. The democracy values which becomes variable in this research is democracy values by Henry b. Mayo is recognizing and considering reasonable the diversity and resolving disputes peacefully and institutionally. The research used quantitative research with descriptivw method. The sample ot the research consisted of 37 management of student council. The data collected by interview, questionnaire, observation, and documentation while the analysis technique used descriptive quantitative in the percentage. The result showed that the implementation of democracy values in activity of student council at SMA Khadijah Surabaya was carried on some kinds of activity which has implemented well. The implementation of democracy values about participating and assuming fair of diversity in decision activity was 86,89% or included into category very good. The implementation of democracy values about participating and assuming fair of diversity in doing activity responsibility, establishing cooperation, communication and openness wa 85,06% or included into category very good. The implementation of democracy values about the peaceful settlement of disputes and institutionalized showed was 87,50% or included into category very good. Based on the explanation above, it can be concluded that democracy values have implemented very good in activity of student council at SMA Khadijah Surabaya.Keywords: Democracy Education , Democracy Values and OSIS.
STRATEGI GURU PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KREATIF PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 KOTA MOJOKERTO Nurlaili Fitriatussa’diyah; Harmanto Harmanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p297-312

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Guru Prakarya dan Kewirausahaan dalammembentuk karakter kreatif peserta didik di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto. Metode pengumpulandata menggunakan observasi non-partisipant, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa strategi guru Prakarya dan Kewirausahaan dalam membentukkarakter kreatif melalui pribadi yaitu ekspresi dari keunikan individu contoh dari pribadi guruPrakarya dan Kewirausahaan dapat berperilaku mengembangkan suatu karya dengan memberikan,berjualan lewat media social, melalui pendorong dengan motivasi, media dan metode pembelajaranyang menarik, melalui proses dengan merangsang peserta didik untuk melibatkan dirinya dalamkegiatan kreatif, dengan membantu mengusahakan sarana prasarana yang diperlukan, melaluiproduk merupakan dorongan dari faktor internal dan eksternal secara kreatif, maka produk-produkkreatif akan bermakna.Kata Kunci: Strategi Guru Prakarya dan Kewirausahaan, Karakter, Kreatif, Peserta DidikAbstractThis study aimed to describe and Entrepreneurship Strategy Master craft creative in shaping thecharacter of the students at SMAN 2 in Mojokerto. Methods of data collection using non-partisipantobservation, semi-structured interviews and documentation. Data analysis technique used is datareduction, data presentation and conclusion. The results showed that the strategy of teachers craftand Entrepreneurship in shaping the character creatively through personal that is the expression ofthe uniqueness of individual examples of teachers' personal craft and Entrepreneurship can behavedevelop a work by providing, selling through social media, through the driving motivation, mediaand learning methods Interestingly, through the process by stimulating learners to engagethemselves in creative activities, to help commercialize the necessary infrastructure, through theproduct a boost of internal and external factors creatively, then the creative products will bemeaningful.Keywords: craft Guru Strategy and Entrepreneurship, Character, Creative, Student
PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA TERHADAP KEPRIBADIAN POSITIF ANAK DI PERUMAHAN SEDATI PERMAI KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO RANI SATITI ANGGRAHENI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v2n4.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh intensitas komunikasi interpersonal orang tua terhadap kepribadian positif anak di Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo.Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori penetrasi sosial dari Irwin Altman & Dalmas Taylor.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif.Penelitian ini dilakukan di Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua yang sama-sama memiliki kesibukan bekerja dan memiliki anak usia 6-12 tahun yang sedang duduk di bangku SD sebanyak 105 orang tua. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 1,987 dan pada taraf signifikan 5% sebesar 1,658, artinya (1,987) > (1,658) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Ha dalam penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara intensitas komunikasi interpersonal orang tua terhadap kepribadian positif anak di Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Jadi penerapan komunikasi interpersonal orang tua kepada anak akan meningkatkan kepribadian positif anak, karena semakin baik dan efektif intensitas komunikasi interpersonal antara orang tua kepada anak, maka kepribadian positif anak akan berkembang dengan baik. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Kepribadian Positif, Orang Tua dan Anak Abstract This research aims to prove the influence of interpersonal communication intensity of parents against, the children positive personality in Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. The theory used in this study is the social penetration theory from Irwin Altman & Dalmas Taylor. The type of research used in this study that is quantitative descriptive. This research was conducted in Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. The sample in this research are the parents who both have a flurry of work and have children ages 6-12 years who are sitting in elementary school as much as 105 parents. Sampling technique is used that is purposive sampling.The research results showed that t count of 1.987 and t tables at 5% significant level amounting to 1.658, meaning t count (1.987) > t table (1.658), then Ha accepted and Ho rejected. Ha in this study there was significant influence between the intensity of interpersonal communication parents against children positive personality in Perumahan Sedati Permai Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. So the application of interpersonal communication of parents to the child would increase positive personality of the child, for the better and effective interpersonal communication intensity between the parents to the child, then the child will develop positive personality well. Keywords:Interpersonal Communication, Positive Personality, Parents and Children
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA JOMBANGDELIK KECAMATAN BALONGPANGGANG KABUPATEN GRESIK DALAM MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PENGELOLAAN LINGKUNGAN NUR AZIZATUR RAHMAWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v2n4.p%p

Abstract

PARTISIPASI PERSATUAN WARIA KOTA SURABAYA (PERWAKOS) DALAM KEBIJAKAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI SURABAYA EKA YULIANINGTIAS
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v2n4.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi, hambatan, dan solusi untuk mengatasi hambatan Perwakos dalam penanggulangan HIV/AIDS di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.Informan penelitian berjumlah empat orang yang diambil melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Perwakos dalam penanggulangan HIV/AIDS di Surabaya adalah partisipasi pasif, karena kegitan seperti diskusi bersama pejabat Dinas Kesehatan dan KPA Kota Surabaya membahas tentang kebijakan penanggulangan HIV/AIDS di Surabaya, dan melaksanakan program penanggulangan HIV/AIDS merupakan aturan dari Dinas Kesehatan dan KPA Kota Surabaya.Hambatan Perwakos dalam kebijakan penanggulangan HIV/AIDS adalah kekurangan sumber daya seperti dana dan hambatan pada sifat kepentingan yang dipengaruhi seperti anggota yang bosan diberikan sosialisasi dan penolakan anggota untuk melakukan tes IMS dan VCT . Solusi yang diberikan Perwakos untuk mengatasi hambatan tersebut adalah menggalang dana dari anggota Community Based Organization (CBO),memanfaatkan keuntungan usaha boutique kebaya, bantuan dana dari gereja, mengadakan program arisan, memberikan uang Rp. 10.000,00 untuk anggota pada tes IMS dan VCT. Kata Kunci : Kebijakan Publik, Partisipasi Pasif, Waria, HIV/AIDS Abstract This research aimed to analyze the participation, barriers, and solutions to overcome barriers Perwakos in the repressive to HIV/AIDS in Surabaya.This research uses qualitative descriptive. Data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Research informants are four informants take by purposive sampling techniques. Data analysis techniques used were data collection, data reduction, data presentation, and conclusion.The results showed that Perwakos Participation in the HIV/AIDS in Surabaya is a passive participation because event like discussion with the Department of Health and KPA Surabaya about policy of repressive HIV/AIDS in Surabaya, and implement programs repressive of HIV/AIDS are rule from Department of Health and KPA Surabaya. PERWAKOS barriers in the policy repressive of HIV/AIDS is a shortage of resources such as funding and constraints on the nature of the interests that are affected as members of the bored given socialization and resistance members to test IMS and VCT. Solutions provided Perwakos to overcome these obstacles is to raise funds from members of the Community Based Organization (CBO), to take advantage boutique kebaya, funding from the church, held a gathering program, give money Rp. 10.000,00 for members on IMS and VCT test. Keywords: Public Policy, Passive Participation, Transgender, HIV/AIDS New layer... New layer...
Aktivitas Partisipasi Masyarakat Kelurahan Jambangan dalam Kegiatan Green and Clean Kota Surabaya ANNY MAFTUQATUL FUADAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v2n4.p%p

Abstract

Abstrak Surabaya Green and Clean adalah program yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Surabaya yang meliputi berbagai aspek lingkungan, seperti penanganan limbah domestik, perbaikan aliran air dan penanaman pohon. Kelurahan Jambangan merupakan salah satu kelurahan yang ikut dalam lomba Surabaya Green and Clean dan sering meraih penghargaan dalam lomba tersebut, seperti pada tahun 2011 memenangkan kategori kelompok Jawara Surabaya Green and Clean 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas partisipasi masyarakat kelurahan Jambangan dalam kegiatan Green and Clean kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan informan penelitian berjumlah 10 orang, dengan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini yaitu aktivitas partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan, pertama masyarakat mendirikan bank sampah di masing-masing RT. Kedua, warga masing-masing RT membuat kerajianan dari sampah yang bisa didaur ulang. Ketiga, Masyarakat melakukan penghijauan lingkungan. Keempat, Masyarakat memanfaatkan limbah air got. Manfaat material yang diperoleh dari lomba SGC yakni dari segi ekonomi mereka dapat mendapat sembako setiap tahun dari hasil pengolahan sampah, serta kreatifitas yang dapat diperoleh dari proses mendaur ulang sampah menjadi bahan guna. Kata Kunci: Aktivitas, Partisipasi masyarakat, Green and Clean. Abstract Surabaya Green and Clean is program implemented by the city government of Surabaya (Pemkot Surabaya) comprise various aspects of the environment, such as domestic waste handling, improved flow of water and planting trees. Jambangan Village is one of the vilages tht parcipated in the Surabaya Green and Clean programs and often won awards in the competition, as in 2011 won the group category as general champion of Surabaya Green and Clean. The purposes of this research was to describe the activity of public participation Jambangan Village in the Surabaya Green and Clean program. The research is a qualitative descriptive and research participants 10 (ten) people , using snowball sampling technique.This research use qualitative-descriptive method. Data colletion techniques used is by interview, observation and documentation. Analysis of data through data reduction, data presentation and data verification. The results of this research that the activity of public parcitipation in the implementation, first, community establishing the waste bank (Bank Sampah) in each RT. Second, citizen of each RT make handicraft from the waste was recycled. Third, community was environment planting. Fourth, community utilize the waste water. The benefit of Surabaya Green and Clean program is economic that citizen get staple food from their waste manage and also their creativity to recycle the waste into useful goods. Keywords: Activity, Citizen Participation, Green and Clean.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue