cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN RASA NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 4 KEDIRI DEFA MARTA SELVIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan zaman dan arus globalisasi yang masuk secara tidak langsung mempengaruhi rasa nasionalisme pada generasi muda. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa nasionalisme adalah melalui pendidikan di sekolah, salah satunya melalui pelaksanaan pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran khususnya PPKn, IPS, Seni Budaya (Musik) dan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan nasionalisme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengidentifikasikan pada tahap perencanaan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran mengintegrasikan indikator nasionalisme. Tahapan pelaksanaan pembelajaran dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dengan indikator nasionalisme kebanggaan, penghargaan, kesediaan, solidaritas dan persaudaraan, kecintaan terhadap bangsa dan negara dalam individu sudah disampaikan dengan baik di SMP Negeri 4 Kediri. Kemudian pada tahapan evaluasi rata-rata menunjukkan hasil yang baik karena peserta didik aktif melakukan aktifitas pembelajaran di kelas. Walaupun terdapat mata pelajaran yang belum menggunakan media pembelajaran yang inovatif tetapi sudah dilakukan upaya yang terbaik yaitu melalui kegiatan diskusi kelompok. Kata kunci : Pelaksanaan Pembelajaran, Nasionalisme. Abstract As the times and the globalization of unavoidable indirectly affect the nationalism for the young generation. One of the best to be followed to grow the spirit of nationalism is through educated at a school, one of which is through presentation weighting. The purpose of this study was to describe the implementation of learning in subjects especially Civic Education, Social Education, Art and Cultural (Music) and the Indonesian laguage can increase the sense of nationalism. This research is a descriptive exploratory study with a qualitative approach. This research identified at the planning stage in the lesson plan to integrate indicators of nationalism. This research identified at the planning stage in the lesson plan to integrate indicators of nationalism. Stages of implementation of learning in order to increase the sense of nationalism with nationalism indicator pride, the award, willingness, solidarity and brotherhood, passion for nation and the country in an individual already delivered well in Junior High School 4 Kediri. Then on stage average evaluation showed good results for learners active doing learning activities in class. Although there are subjects that are not yet using innovative instructional media but it has done its best efforts, namely through group discussions. Keywords: Implementation of Learning, Nationalism
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN WAWASAN KEBANGSAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 UDANAWU KABUPATEN BLITAR WAHYUNI AGUSTINA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Peran aktif pemerintah sangat dibutuhkan dalam memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia.Upaya yang efektif dalam hal ini adalah melalui pendidikan.Selain pemerintah pusat, pemerintah daerah juga berperan dalam upaya membangun sikap positif masyarakat.Dalam hal ini, pemerintah daerah kabupaten Blitar mengeluarkan kebijakan adanya muatan lokal wawasan kebangsaan di sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan pembelajaran wawasan kebangsaan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakana yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan dngan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan pembelajaran wawasan kebangsaan di mulai dari kegiatan sebelum pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan kegiatan penilaian pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas terdiri dari tiga tahap yakni kegiatan sebelum pembelajaran, kegiatan inti pelajaran dan kegiatan penutup. Pada kegiatan inti pelajaran guru membentuk karakter siswa melalui metode dan model pembelajaran. Kendala yang dialami dalam pelaksanaan pembelajaran wawasan kebangsaan yakni kurangnya buku pedoman bagi guru dan siswa, kurangnya antusias siswa, serta kurangnya alokasi waktu yang disediakan. Kata Kunci: pelaksanan pembelajaran, wawasan kebangsaan, karakter. Abstract The active role of goverment is needed to improve and build the character of Indonesian nation. The effective efforts in this regard is through the education. Besides the central goverment, the regional goverment also play a role in the efforts to build the positive community. In this case, the district government of Blitar issued a policy of local content concept of nationalism in junior high school and high school equivalent.This research aims to determine the form of implementation of learning nationality in form character of students.This research used the qualitative descriptive method. This research technique for take the data used observation, interviews, and documentation. The technique of taking informants with the snowball sampling method.The result showed that the form implementation of learning nationality insight in starting from activities before the learning, the learning, and in the learning assessment activities. In the implementation of learning in class consisting of three stages namely the before learning, core activities lessons and activities cover. At the core activities of teacher’s lessons shape in forming thecharacter of students through teaching methods and models. In the implementation of learning nationality insight that there are problems encountered the lack of guidebooks for teachers and students, lack of enthusiasm students , and the lack allocations of the time provided. Keywords:.The leraning implemation, nationality insight , the character.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DI SMAN SE-KOTA MOJOKERTO MOMON EKO FRANCOKO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab di SMAN se-Kota Mojokerto, mendeskripsikan daya dukung yang dimiliki sekolah dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab di SMAN se-Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan mengunakan angket untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan di SMAN Se-Kota Mojokerto dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Wawancara untuk medeskripsikan atau memperjelas hasil angket tentang strategi sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui kegiatan sekolah yang dicanangkan dan dokumentasi untuk memeberikan data yang menjadi acuan dalam penelitian. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi sekolah dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab di SMAN se-Kota Mojokerto melalui tata tertib sekolah.Dilakukan dengan beberapa cara diantaranya patuh terhadap tata tertib sekolah serta memberikan teguran dan sanksi bagi siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Faktor pendukung dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab di SMAN se-Kota Mojokerto adalah guru menjadi model sehingga siswa meniru apa yang dilakukan guru. Kata Kunci: Karakter, Disiplin,Tanggung Jawab Abstract The purpose of this study were; to describe the school’s strategy to build discipline and responsibility at all senior high school’s in Mojokerto; to describe the school’s endorsement in building discipline and responsibility at all senior high schools in Mojokerto. This research applied qualitative approach by using descriptive method. The data were collected through questionnaire, interviews, observation and documentation. The data collection techniques performed by the researchers is to use a questionnaire to find out how the strategies used in SMAN Se-Mojokerto in shaping the character of discipline and responsibility. Interviews for medeskripsikan or clarify the results of a questionnaire about the strategy of schools in shaping the character of the discipline of students through school activities initiated and documentation for giving out the data which is used in the research. Furthermore, the data were analyzed using qualitative descriptive with percentage. he results showed that the school strategy in building discipline and responsibility at all senior high schools in Mojokerto lies within the school rules. It could be carried out through some ways consisting of obeying the rules of the school and giving advice and punisment to students who break the school’s rules. The supporting factor in forming discipline and responsibility at all senior high schools in Mojokerto was the teacher who becomes the role model so as the students are able what the teacher’s do. Kata Kunci: Character,discipline, responsibility
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 1 KALIANGET FATHUR ROZI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan model “Pretest-Posttest Control Group Design”. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Populasinya adalah siswa VII dan sampelnya adalah kelas VII B dengan jumlah 36 siswa dan siswa kelas VII G dengan jumlah 36 siswa. Perangkat pembelajaran divalidasi oleh dua validator, meliputi: 1) Silabus dinyatakan baik, 2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dinyatakan baik, 3) Hand out dinyatakan sangat baik, 4) Soal Pretest-Posttest dinyatakan sangat baik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran jigsaw prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan terdapat kelebihan dari pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Pada kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional prestasi belajar siswa lebih rendah daripada kelas eksperimen. Hal tersebut terjadi karena kelebihan yang ada pada model pembelajaran konvensional hanya terletak pada peran guru sebagai fasilitator dalam pengembangan teori. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Kalianget. Kata Kunci: Kooperatif Tipe Jigsaw, Prestasi Belajar. Abstract The purpose of this study to analyze the effect of the application of cooperative learning model jigsaw on student achievement. This is an experimental research by using “Pretest-posttest control group design” model. The research was held on the even semester of 2015/2016 academic year. The population is the whole students of class seven and the samples are thirty six students of class seven B and thirty six students of class seven G. The teaching kits used are validated by two experts and the result is that it is valid to be used, showed that: 1) Syllabus declared good, 2) Learning Implementation Plan declared good, 3) Hand out declared very good, 4) Question Pretest-Posttest declared very good. The results of data analysis showed that the experimental class learning model Jigsaw student achievement has increased. This is due to there is an excess of cooperative learning jigsaw. In the control class with conventional learning model student achievement is lower than the experimental class. This happens because the advantages that exist in conventional learning models lies only in the teacher’s role as facilitator in the development of the theory. It can be concluded that there is significant influence implementation of cooperative learning model jigsaw to class VII student achievement in subjects PPKn in SMP Negeri 1 Kalianget. Keywords: Cooperative Jigsaw, Learning Achievement.
STRATEGI MI DARUL ULUM 1 JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI PEMBIASAAN BUDAYA SEKOLAH MUHAMMAD SYAHRONI HIDAYATULLOH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Strategi sekolah dalam membentuk karakter disiplin melalui pembiasaan budaya sekolah MI Darul Ulum 1 Jogoroto dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi sekolah MI Darul Ulum 1 Jogoroto yang digunakan untuk mengatasi merosotnya karakter disiplin siswa melalui pembiasaan budaya sekolah yang dicanangkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan angket untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan di sekolah MI darul Ulum 1 Jogoroto dalam membentuk karakter disiplin. Wawancara untuk mendeskripsikan atau memperjelas hasil angket tentang strategi sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui kegiatan sekolah yang di canangkan dan dokumentasi untuk memberikan data yang menjadi acuan dalam penelitian. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan presentase. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa strategi yang digunakan sekolah MI Darul Ulum 1 jogoroto ini bisa dikatakan sangat baik, dengan menerapkan melalui pembiasaan budaya sekolah berupa mewajibkan siswa untuk mengikuti sholat dhuha, menutup pagar ketika bel masuk sekolah berbunyi, mengabsen siswa ketika dikelas, dan membudayakan siswa untuk berjabat tangan pada saat bertemu dengan guru, hal ini didasarkan dari hasil angket dan juga hasil wawan cara langsung pada kepala sekolah, untuk itu strategi ini perlu dipertahankan dan diterapkan pada generasi selanjutnya. Kata Kunci: Sekolah, karakter disiplin, pembiasaan budaya. Abstract School strategies in shaping the character of the discipline through habituation school culture MI Darul Ulum 1 Jogoroto and The aim of this research is to find out the strategy of MI Darul Ulum 1 Jogoroto that is used to overcome the degradation of discipline character in students through school habituation culture. This research is a descriptive quantitative research. Researcher used questionnaire to collect data to find out how is the strategy that is used in MI Darul Ulum I Jogoroto to establish the discipline character for students. Interview is also used to describe the result of the questionnaire about school strategy in establishing discipline character for students through school activities, which then being documented to give data that will be the reference in this research. The data then being analized with descriptive kualitative method and using percentage. The result shows that the strategy used in MI darul Ulum I Jogoroto works really good. apply through school habituation culture such as requiring students to follow Duha prayers, close the gate when the school bell rang, the roll students when the class, and cultivate students to shake hands when meeting with teachers. This is said according to the result produced by the questionnaire and also direct interview with the Headmaster of the school. Therefore, this strategy needs to be held up and applied to the next generation. Key words: School, discipline character, habituation culture
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MATERI HAM MATA PELAJARAN PPKn SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 KUTOREJO – MOJOKERTO RIZKY LUSIANA DEWI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

KONSTRUKSI PENGURUS PIMPINAN WILAYAH GERAKAN PEMUDA ANSOR JAWA TIMURTENTANG PLURALISME AGAMA MENURUT GUS DUR  NURU ROMANIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konstruksi pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan PemudaAnsor Jawa Timur tentang pluralisme agama menurut Gus Dur. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif. Informan penelitian berjumlah 5 pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor JawaTimur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sedangkan, untukteknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan makna pluralismeagama menurut Gus Dur oleh pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur dilihatdari tiga momen dialektis yang simultan yakni momen eksternalisasi, pengurus Pimpinan WilayahGerakan Pemuda Ansor Jawa Timur memperoleh pengetahuan tentang pluralisme agama menurut GusDur melalui materi-materi seminar, workshop, membaca buku dan diskusi dalam kegiatan rutinorganisasi. Pada momen obyektivasi pengetahuan yang diperoleh mengalami intersubyektivitas yangdiinternalisasikan menjadi makna subyektif. Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor JawaTimur memahami pluralisme agama menurut Gus Dur sebagai suatu dasar yang mengatur pola hubunganantar umat yang berbeda agama. Pluralisme agama menurut Gus Dur meliputi prinsip humanis,pribumisasi Islam, demokrasi, dan keadilan. Peneliti menemukan data lain bahwa pluralisme agama dapatdimaknai ketika memahami agama secara substansi, selain itu peneliti juga menemukan bahwa pluralismeagama menurut Gus Dur adalah titik temu nilai-nilai agama-agama dan pluralisme agama sebagai strategipolitik.Kata Kunci: Konstruksi, Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, Pluralisme Agama Menurut Gus Dur. Abstract The purpose of this study is to describe the construction committee management of Regional LeadershipGerakan Pemuda Ansor East Java on religious pluralism according Gus Dur. This study used a qualitativeapproach. The informants were 5 management of Regional Leadership Gerakan Pemuda Ansor East Java.Data collection techniques used were interviews and documentation. Whereas, for the validity of the datausing a triangulation technique source. The results showed the construction committee management ofRegional Leadership Gerakan Pemuda Ansor East Java on religious pluralism according Gus Dur can beviewed from three simultaneous dialectical moment that at the moment of board externalization themanagemen of Regional Leadership Gerakan Pemuda Ansor East Java acquire knowledge about religiouspluralism according Gus Dur through the material seminars, workshops, read books and discussions in theroutine activities of the organization. Management of Regional Leadership Gerakan Pemuda Ansor EastJava understanding of religious pluralism according Gus Dur as a basic set pattern of relationshipsbetween people of different religions. Religious pluralism according Gus Dur include humanistprinciples, indigenization of Islam, democracy, and justice. Researchers found other data that can beinterpreted as religious pluralism understood religion in substance, in addition, researchers also found thatreligious pluralism according Gus Dur is the meeting point values of religions and religious pluralism as apolitical strategy.Keywords: Construction, Regional Leadership Board Youth Movement Ansor East Java ReligiousPluralism According to Gus Dur.
PENGARUH PENERAPAN SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS) TERHADAP MANAJEMEN DIRI SISWA DI SMPN 1 SEDATI SIDOARJO ANIS ZAQIYATUN NISAK
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh penerapan SKS terhadap manajemen diri siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik inferensial, populasi 274 siswa kelas VII SMPN 1 Sedati Sidoarjo.Jumlah sampel sebesar 116 siswa dengan rincian 58 siswa program percepatan dan 58 siswa program normal.Teknik pengambilan sampling menggunakan purpossive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen angket, dokumentasi, dan observasi.Analisis data menggunakan uji normalitas, regresi linier sederhana, dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel penerapan SKS memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen diri siswa kelas VII di SMPN 1 Sedati Sidoarjo.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan penerapan SKS terhadap manajemen diri siswa kelas VII di SMPN 1 Sedati Sidoarjo. Kata Kunci: Penerapan Sistem Kredit Semester (SKS), Manajemen Diri. Abstract The purpose of this research is to explain the influence ofthe implementation of SKS for self management on students. This research used a quantitative approach with inferential statistic analysis, the population are 274 students on VIIth grade in SMPN 1 Sedati Sidoarjo. The amount of sample are 116 student, 58 students acceleration program and 58 students reguler program. Data were collected withinstrument survey, documentation,and observation. Analysis data using normality test, simple linear regression, and t-test. Result from this research is both of two variable the implementation of SKS is have influence significant to self management on students VIIthgradein SMPN 1 Sedati Sidoarjo. The conclusion from this research is there is a positive and significant influence the implementation of the Semester Credit System (SKS) on students self managementon VIIth grade in SMPN 1 Sedati Sidoarjo. Keywords: Implementation of the Semester Credit System (SKS), Self Management
PENGARUH PROGRAM TELEVISI TRANS7 “SI BOLANG”  SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS III SDN 1 KEMANTREN KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO LUDVI FANDY PRASTIYO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh program televisi Trans7 Si Bolang sebagai media pembelajaran terhadap prestasi belajar PKn Siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Populasi berjumlah 42 dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III-A SDN 1 Kemantren Tulangan Sidoarjo yang berjumlah 21 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan intrumen berupa soal evaluasi dan lembar pengamatan. Analisis data menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan adanya program televisi Trans7 Si Bolang sebagai media pembelajaran terhadap prestasi belajar PKn siswa. Ini dibuktikan dengan adanya perbedaan antara prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran. Skor rata-rata prestasi belajar siswa pada pre test sebesar 75,87, sedangkan pada post test, skor rata-rata naik menjadi sebesar 84,84. Pengaruh yang signifikan dibuktikan dengan rumus uji t dengan taraf kesalahan 5%. Dari hasil uji t didapatkan nilai t tabel (15) lebih besar dari t hitung (2,021) sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dengan adanya program televisi Trans7 Si Bolang sebagai media pembelajaran terhadap prestasi belajar PKn siswa kelas III SD Negeri Kemantren 1 Sidoarjo. Prestasi belajar siswa meningkat pada semua aspek yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Program Televisi Trans7 Si Bolang, Prestasi Belajar Abstract The purpose of this study was to clarify the effect Trans7 television program Si Bolang as learning media to achievement learn civics students. This study used quantitative research methods experimental design with one group pretest posttest design. Population total 42 and sample in this study were all students of class III-A SDN 1 Kemantren Reinforcement Sidoarjo totaling 21 students. Data were collected using instruments such as a matter of evaluation and observation sheet. Data analysis using t-test formula. The results of this study prove that there is significant influence their Trans7 television program Si Bolang as a medium of learning for learning civics student achievement. This is evidenced by the difference between student achievement before and after using instructional media. The average score of student achievement on a pre-test of 75.87, while in the post test, the average score rose to Rp 84.84. Significant influence is evidenced by the formula t test with a 5% error level. From the results of the t test obtained t table (15) is greater than t (2.021) thus a significant difference in the presence of a television program Si Bolang Trans7 as a medium of learning for learning achievement Civics third grade students of SDN 1 Kemantren Sidoarjo. Increased student achievement in all aspects of cognitive, affective, and psychomotor. Keywords: Learning Media, Trans 7 television program Si Bolang, Learning Achievement
PERAN KOMUNITAS PELOPOR KESELAMATAN BERLALULINTAS (PKBL) DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN BERLALU LINTAS SISWA DI SMAN 1 GEDANGAN SIDOARJO PUSPITA AULIA HAQ
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran komunitas Pelopor Keselamatan Berlalulintas (PKBL) dalam meningkatkan disiplin berlalulintas siswa di SMAN 1 Gedangan Sidoarjo. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran komunitas PKBL dalam meningkatkan disiplin berlalulintas siswa di SMAN 1 Gedangan antara lain melalui pelaksanaan piket di pagi hari, menjadi tutor sebaya, dan mengadakan Family Gathering. Kendala yang dialami antara lain masih banyaknya siswa yang tidak punya SIM tetapi membawa kendaraan sepeda motor ke sekolah, dan sarana prasarana penunjang kegiatan komunitas PKBL yang belum memadai. Upaya yang dilakukan yaitu melakukan pendekatan kepada siswa dan meningkatkan kerjasama dengan pihak sekolah serta pihak lain. Kata Kunci : Komunitas Pelopor Keselamatan Berlalulintas (PKBL), Disiplin berlalu lintas. Abstract That purpose of this research is to explain the role of community PKBL in increasing the discipline traffic students in senior high school 1 Gedangan. This research was conducted by using qualitative research. Technique data collection used is observation, indept interview, and documention. The result of the research showed that the role of community PKBL in senior high school 1 Gedangan among others through the implementation of the picket in the morning, be a peer tutor, and family gathering. Constraints experienced among others, there are still many students who have no license but carries a vehicle motorcycles to school, and infrastructure supporting community PKBL activities inadequate. Their effort that approach the students and improve cooperation with school side and other hand. Keywords: Community PKBL, Discipline traffic

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue