cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PERILAKU SOSIAL 7 (TUJUH) SISWA YANG GEMAR BERMAIN GAME ONLINE DI SMA NEGERI 1  BANGKALAN INTAN PERMATASARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Game online tidak mengenal batasan usia dari anak-anak hingga dewasa. Para gamers juga banyak yang berasal dari pelajar di Kota Bangkalan. Penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Bangkalan bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi dan menganalisis perilaku sosial 7 (Tujuh) siswa SMA Negeri 1 Bangkalan yang gemar bemain game online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada tiga jenis game online yang sering dimainkan, yaitu : Point Blank, Lost Saga, dan DOTA. Motivasi 7 (tujuh) siswa SMA Negeri 1 yang gemar bermain game online adalah lingkungan sekitar yang memicu mereka bermain game online. Selain itu juga karena telah merasa kecanduan untuk terus bermain, meningkatkan level dan pangkat, yang tujuan akhirnya menjadi seorang pemenang. Dalam hal ini perilaku sosial yang diteliti ada tiga yaitu : perilaku peran, meliputi pemberani, berkuasa, dan mandiri. 2) perilaku dalam hubungan sosial, meliputi suka bergaul, dan simpatik. 3) perilaku ekspresif, meliputi suka bersaing dan agresif. Tetapi terdapat perbedaan perilaku positif dan negatif yang disebabkan adanya perbedaan kontrol diri dari setiap individu. Kata Kunci : Permainan Game online, Perilaku Sosial Siswa. Abstract Online game knows no age limit on children to adults. The gamers also many came from students in the City Bangkalan. Research conducted in SMA Negeri 1 Bangkalan aims to describe and analyze the social behavior motivation 7 (Seven) SMA Negeri 1 Bangkalan who likes to bet online game.This research used qualitative approach with case study. The research data obtained through observation data collection techniques, in-depth interviews, and documentation. Based on the results of this study concluded that there are three types of online games that are often played, namely: Point Blank, Lost Saga, and DOTA. Motivation 7 (seven) student in SMA Negeri 1 who like to play online games is the environment that triggers them to play games online. In addition, because it has been felt addicted to continue playing, increase the level and rank, which is the ultimate objective of being a winner. In this case study of social behavior there are 3 (three), namely: the behavior of roles, including a brave, powerful, and independent. 2) behavior in social relationships, including love hanging out, and sympathetic. 3) expressive behavior, include the likes competitive and aggressive. But there are difference of positive and negative in self-control of each individual. Keywords: Online Gaming, Social Behavior Students.
IDENTIFIKASI NILAI-NILAI PANCASILA PADA KEGIATAN PIMPINAN CABANG MUSLIMAT NU KOTA SURABAYA NASIKIN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH DI MAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO KHUSNUL KHOTIMAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai Pancasila yang tercermin dalam kegiatan OSIS di MAN Mojosari, mendeskripsikan proses penanaman nilai-nilai Pancasila pada siswa melalui kegiatan OSIS di MAN Mojosari, menganalisis perilaku siswa setelah adanya penanaman nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan OSIS di MAN Mojosari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di MAN Mojosari. Sumber data diperoleh dari Kepala MAN Mojosari, Pembina OSIS MAN Mojosari, Ketua OSIS dan Anggota OSIS MAN Mojosari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kegiatan OSIS meliputi nilai sosial yang diimplementasikan melalui bakti sosial ke panti asuhan yang dilaksanakan pada bulan ramadhan, nilai religius atau nilai keagamaan yang diimplementasikan melalui kegiatan Anjangsana untuk mempererat tali silaturrahmi dan membaca Al-Quran, kegiatan festival Al-Banjari dan kegiatan Isra Miraj. Nilai cinta tanah air diimplementasikan melalui kegiatan upacara rutin hari senin, kegiatan hari bumi dan kegiatan memperingati hari Kartini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa. Nilai kedisiplinan dan menghargai perbedaan pendapat ditunjukkan melalui kegiatan rapat OSIS rutin yang dilaksanakan pada hari rabu. Nilai kerja sama dan kebersamaan dalam berorganisasi ditunjukkan dalam berbagai kegiatan OSIS seperti festival Al-Banjari, Kegiatan Isra Miraj. Perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan OSIS, siswa berani mengemukakan pendapat di depan umum, lebih percaya diri, disiplin dan sifat individualitas berkurang. Kata Kunci: Penanaman nilai-nilai Pancasila, Organisasi Siswa Intra Sekolah Abstract This research is to describe the values of Pancasila which reflected in OSIS activities in MAN Mojosari, to describe the process of planting values of Pancasila to the students through the OSIS activities in MAN Mojosari, to analyze the behavior of students after the planting values of Pancasila through the OSIS activities in Man Mojosari. Descriptive qualitative method is used in this research and Data were collected through interviews, observation and documentation. The research in MAN Mojosari.Data sources obtained from the head MAN Mojosari, trustees osis MAN Mojosari, head of osis and members of osis MAN Mojosari. The result of this research show the osis activities the value of social to be implemented through social to an orphanage that was held in the month of ramadhan, the value of religious to be implemented through of anjangsana activities to strengthen the relationship silaturrahmi or gathering and quran, Al-banjari festival and Isra Miraj activities. Value nasionalism implemented through the ceremony routine activities, day the earth activities and commemorating the day kartini activities to grow nationalism within students. Value discipline and respect a difference of opinion shown through osis meeting routine activities on wednesday. Value cooperation and togetherness in organize shown in various osis as Al-banjari and Isra Miraj activities. Conduct of students after attending osis activities, students bold their opinions in public, more confidence, discipline and properties individuality reduced. Keywords: Planting the values ​​of Pancasila , intra-school students organization
JARINGAN SOSIAL UNIT REMAJA ANAK DAN WANITA (RENAKTA) KEPOLISIAN DAERAH JAWA TIMUR (POLDA JATIM) DALAM MENANGANI TINDAK KEKERASAN PADA ANAK IKA FATMAWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN YURISPRUDENSI INKUIRI PADA MATA PELAJARAN PPKn TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMAN 1 WONOAYU FRIDA INTAN PERMATASARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Yurisprudensi Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa serta mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran Yurisprudensi Inkuri dalam upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experiment dengan desain penelitian Pretest Postest Control Group. Lokasi penelitian di SMAN 1 Wonoayu. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Wonoayu, sebagai populasi sebanyak 278 siswa pada kelas XI. Besar sampel ditentukan berdasarkan kelas yang ada maka sampel yang diperoleh sebanyak 72 sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan angket sdangkan teknis analisis data menggunakan rumus t-test sampel related. Adanya pengaruh yang signifikan dibuktikan dengan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dicapai melalui tes dengan bentuk soal uraian terbuka antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Yurisprudensi Inkuiri dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan model pembelajaran Yurisprudensi Inkuiri pada taraf kepercayaan 5% yang menunjukkan thitung > ttabel (6,96 > 1,689). Disamping itu aktivitas siswa selama proses pembelajaran pada kelas eksperimen lebih aktif dibanding kelas kontrol. Hasil efektivitas pembelajaran dengan model Yurisprudensi Inkuiri pada siswa kelas XI IPA 3 dalam upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa adalah positif dengan hasil persentase terbanyak pada jawaban setuju (61,48%). Kata Kunci: Model Pembelajaran, Yurisprudensi Inkuiri, Berpikir Kritis Abstract The purpose of this research is to analyze the effect of Inkuiri jurisprudence of the learning of critical thinking ability of students as well as knowing the response of students towards the learning model of jurisprudence of the Inkuri in an attempt to increase critical thinking ability of students. This research is quantitative research. In the design of this research uses Quasi Experiment research method with design research Pretest Postest Control Group. Research on location of SMAN 1 Wonoayu. Population and sample in this research are the students of Class XI SMAN 1 Wonoayu, as the population of 278 students in class XI. Large samples are determined based on existing classes then samples obtained as many as 72 samples. The result was collected by using the method of test and question form. The results from quantitative research using the formula t-test sample related. The existence of significant influence is evidenced by the difference the learning outcomes of students who achieved through tests with the reserved descriptions open between class experiments using learning Jurisprudence Inkuiri class control that does not use the learning of Jurisprudence Inkuiri on level of trust 5% indicating thitung > ttabel (6.96 > 1,689). In addition, the activity of the students during the learning process in the classroom experiment more active than the class of the control. The results of the effectiveness of learning with models of the jurisprudence of the Inkuiri at grade XI IPA 3 in an effort to increase the ability of critical thinking students is positive with the largest percentage of results on answers agree (61,48%). Keyword: Learning Models, Inkuiri Jurisprudance, Critical Thinking
JARINGAN SOSIAL UNIT REMAJA ANAK DAN WANITA (RENAKTA) KEPOLISIAN DAERAH JAWA TIMUR (POLDA JATIM) DALAM MENANGANI TINDAK KEKERASAN PADA ANAK IKA FATMAWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

STRATEGI SEKOLAH LAYANAN INKLUSI DALAM MENGATASI BULLYING TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASUS DI SDN KLAMPIS NGASEM 1 SURABAYA) YENI AGUS TRI PURYANTI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan strategi sekolah layanan inklusi dalam mengatasi bullying pada siswa berkebutuhan khusus, (2) menganalisis hambatan-hambatan yang dialami sekolah layanan inklusi dalam mengatasi bullying pada siswa berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus (case study). Lokasi penelitian di SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menetapkan informan menggunakan teknik snowball sampling. Data dianalisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sekolah layanan inklusi dalam mengatasi bullying pada siswa berkebutuhan khusus yakni: (1) mengetahui akar permasalahan terjadinya bullying, (2) memberikan hukuman (punishement), (3) memberikan himbauan kepada orang tua dan siswa reguler, (4) memberikan beberapa layanan dari psikolog kepada siswa korban bullying dan pelaku bullying. (5) memberikan penghargaan (rewarding). Hambatan dalam mengatasi bullying yakni: (1) perilaku siswa berkebutuhan khusus yang kurang sesuai dengan lingkungan, (2) siswa berkebutuhan khusus kurang mampu dalam menyampaikan apa yang sudah dialaminya. Kata Kunci: Strategi sekolah layanan inklusi, bullying, siswa berkebutuhan khusus Abstract The purpose of this research: (1) describe the strategy of inclusion servicer in addressing school bullying on students with special needs, (2) analyze the barriers that prevent the school inclusion services in dealing with bullying on students with special needs.This research uses a qualitative approach with case study method (case study). This research in SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya. In establishing the informants using snowball sampling technique. Data were analyzed using the techniques of data collection, data presentation, drawing conclusions, and the validity of the data. The results showed that the strategy of service school inclusion in dealing with bullying on students with special needs, namely: (1) determine the root causes of bullying, (2) provides for punishment, (3) provide an appeal to parents and regular students, (4) provide some services of psychologists to students being bullied and bullying. (5) rewarding. Obstacles to overcome bullying namely: (1) behavior of students with special needs that were not appropriate to the environment, (2) students with special needs are less able to convey what had happened. Keywords: Strategies of inclusion service school, bullying, special needs students
PARTISIPASI AKTIVIS SAYA PEREMPUAN ANTI KOUPSI (SPAK) DALAM UPAYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI SURABAYA FENI QORIROH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi partisipasi aktivis Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dalam upaya pendidikan anti korupsi di Surabaya. SPAK adalah kelompok perempuan yang aktif melakukan kegiatan pendidikan yang menunjukkan sikap anti korupsi pada masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif. Informan penelitian berjumlah tujuh aktivis saya perempuan anti korupsi di Surabaya. Teknik pengumpulan data yang diguanakan adalah observasi dan wawancara. Sedangkan, untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian bahwa partisipasi SPAK Surabaya dalam rangka upaya pendidikan anti korupsi di Surabaya terbagi menjadi dua yaitu partisipasi secara pasif merupakan proses internalisasi dan partisipasi secara aktual merupakan proses sosialisasi. (1) Partisipasi Pasif Dalam Upaya Pendidikan Anti Korupsi: Pertama, proses berpatisipasi dengan SPAK. Kedua, pengetahuan moral dalam upaya pendidikan anti korupsi adalah proses internalisasi pengetahuan yang telah dimiliki oleh aktivis setelah menjadi anggota SPAK. Partisipasinya adalah (a) Anti korupsi. (b) Kegiatan SPAK. (c) Motivasi. (d) Kesadaran. Ketiga, perasaan moral dalam upaya pendidikan anti korupsi adalah rasa yang timbul dalam diri aktivis ketika proses internalisasi nilai anti korupsi. (a) Rasa Simpati. (b) Evaluasi diri (rasa malu dan menyesal). (c) Mengendalikan diri. (2) Partisipasi Aktual Dalam Upaya Pendidikan Anti Korupsi adalah tindakan moral yang berupa sosialisasi dilakukan oleh aktivis SPAK dalam rangka pendidikan anti korupsi yang berinteraksi dengan orang lain. (a) Memberikan pengetahuan anti korupsi. (b) Pendidikan anti korupsi kepada anak. (c) Pendidikan anti korupsi terhadap suami. (d) pendidikan anti korupsi kepada kolega. (e) Hambatan yang aktivis alami yaitu penolakan dan sanksi sosial. Kata Kunci: Pencegahan Korupi, Partisipasi, dan Pendidikan Anti Korupsi Abstract The purpose of this study is to explore for participation activist Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) efforts of anti-corruption education in Surabaya. SPAK is a group of women who are active in educational activities that show anti corruption on society. This study uses a qualitative research approach. The informants numbering seven saya perempuan anti korupsi in Surabaya. Collection techniques are observation and interview. Whereas, for the validity of the data using triangulation sources. The results of the study that the participation SPAK Surabaya in an effort to study the anti-corruption in Surabaya is divided into two, namely participation passively an internalization process and participation is actually a process of socialization. (1) Participation passive in effort education anti-corruption: First, the process of participating with SPAK. Second, moral knowledge in an effort to anti-corruption education is a process of internalization of knowledge already held by activists after becoming a member SPAK. His participation is (a) Anti-corruption. (b) Activity SPAK. (c) Motivation (d) Awareness. Third, the moral feelings of anti-corruption education efforts is a sense that arise in the process of internalization of activists as anti-corruption. (a) Sense of sympathy. (b) Evaluate yourself (shame and regret). (c) Control of ourselves. (2) Actual participation in education effort against corruption is a moral act of socialization carried out by activists SPAK in the framework of anti-corruption education to interact with others. (a) Provide knowledge of anti-corruption. (b) anti-corruption education to children. (c) anti-corruption education of the husband (d) anti-corruption education to colleagues. (e) Barriers experienced the rejection of activists and social sanctions Keywords : Prevention of Corruption , Participation , and Education Anti -Corruption
PERAN RUMAH BELAJAR DARUL AITAM DI DESA JOHO KECAMATAN WATESKABUPATEN KEDIRI DALAM MEMBERDAYAKAN PEMUDA PUTUS SEKOLAH HERU CAHYONO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dari Rumah Belajar Yatim Piatu dan Dlu’afa Darul Aitam dalam memberdayakan pemuda putus sekolah di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.Terdapat prosentase cukup besar angka putus sekolah di Desa Joho yang terjadi pada pemuda dan anakdengan faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan metode penelitian kualitatif,pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dari pengurus Rumah BelajarDarul Aitam yang melibatkan lima orang perwakilan dari Darul Aitam. Selanjutnya data dianalisismengikuti teknik analisis Miles and Huberman yaitu Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Datadan Analisis Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Belajar Yatim Piatu dan Dlu’afa DarulAitam telah mengupayakan pemberdayaan bagi pemuda yang mengalami putus sekolah. Selain itu DarulAitam juga menangungi anak yatim piatu dan kaum dlu’afa. Anak yang mengalami putus sekolahdiberdayakan dengan cara memberikan bantuan berupa tambahan pendidikan di rumah belajar, pemberianketerampilan,memberikan modal usaha dengan harapan dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.Keterampilan yang diberikan Darul Aitam berupa keterampilan menjahit, keterampilan memesak,keterampilan komputer dan keterampilan otomotif.Kata Kunci: Darul Aitam, Putus sekolah,Pemberdayaan.AbstractThe purpose of this study is to describe the role of Darul Aitam in empower youth of attrition at Joho Wates Kediri East Java, empowerment have included the provide educational assistance and skills. There ishight prosentation youth dropping out of scholl. Methods used is descriptive qualitative, the data collectionwas done by observation, interviews and documentation. Data sources obtained from the local and youth inDarul Aitam. The result of the study shows that the educational institutions and social Darul Aitam haveseek empowerment for youth dropping out. In addition Darul Aitam also oversee its orphans and thedlu’afa. Children dropping out empowered by granting assistance and ease to continue their education atthe next up to senior high school to hope having a better life. In addition to providing assistance to continuetheir education at the next, Darul Aitam impart skills of sewing, cooking, computer and automotive for boysthat children can be economic independent.Keywords:Darul Aitam, Dropping out of shcool, empowering.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKATKOTA BLITAR DALAM PILKADA TAHUN 2015 MUFIDATUZ ZAHROIN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkatpartisipasi masyarakat Kecamatan Sukorejo dalam pemilihan kepala daerah kota Blitar tahun 2015. Penelitianmenggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat KecamatanSukorejo Kota Blitar yang dilihat dari jenjang pendidikannya dan terdaftar sebagai pemilih pada pemilukadatahun 2015 yaitu berjumlah 37.039 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil 1% dari populasi yangada berjumlah 370 orang dibagi dalam tiga jenjang pendidikan, diantaranya adalah SMP ke Bawah dengansampel 205 responden, SMA 110 responden, dan Perguruan Tinggi dengan sampel 55 responden. Penelitian inimenggunakan metode pengumpulan data berupa angket. Berdasarkan hasil analisis data perhitungan KruskalWallis diperoleh signifikansi sebesar 0,00 dengan taraf kesalahan 0,05, dimana 0,00 ≤ 0,05 berarti Ho ditolakdan Ha diterima. Hal ini menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat partisipasimasyarakat kota Blitar dalam pilkada tahun 2015 yang dibuktikan dengan hasil perolehan pada jenjangpendidikan SMP ke bawah ada yang mendapatkan kategori rendah dan pada jenjang SMA/Sederajat tidak adayang mendapatkan kategori Rendah, sedangkan Perguruan Tinggi tidak ada yang mendapatkan kategori Rendahdan Sedang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat maka semakin tinggijuga partisipasinya.Kata Kunci: tingkat pendidikan, partisipasi, Pilkada tahun 2015. AbstractThe research was carried out because of researchers want to know if there are the relationship between the level of education with a public participation in sukorejo in local election Blitar city in 2015. The research usesdescriptive quantitative methods. The population of the research in the Sukorejo Blitar city viewed fromeducation level and registered as voters in 2015 the general election year were 37.039 people, while included inthis study taken 1 % of the population is were 370 the divided into three education, including junior down with205 respondents sample, 110 respondents high school, and college with 55 respondents sample. This researchusing data collection method of the survey. According to the analysis of data calculation kruskal wallis obtainedsignificance of 0,00 with standard 0,05 mistake, where 0,00 ≤ 0,05 means ho turned down and ha accepted . Thisshows there was a correlation between the level of education with their level of participation blitar city in theelection the year 2015 as evidenced by revenue at the level of junior high school down there are those who getthe category of low and high school at the level or the equivalent level there is no one to get low category , whilecollege there is no one to get low category and was. This indicates that the higher the level of public educationthe higher also her active participation .Keywords: levels of education , participation , election in 2015.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue