cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
Konstruksi Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Tentang Kemenangan Hj. Mundjidah Wahab Sebagai Bupati Dalam Pilkada Jombang 2018 AINUN IKROMIN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n1.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan konstruksi masyarakat sekitar pondok pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras tentang pemimpin perempuan dan kemenangan Hj. Mundjidah Wahab sebagai bupati Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumalah Sembilan orang, peneliti menggunakan teknik pemilihan informan dengan purposive sampling. Penelitian bertempat di Dusun Tambak Beras Jombang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, partisipasi pasif dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Fokus dari penelitian ini adalah pandangan individu terhadap pemimpin perempuan serta tanggapan individu tentang kemenangan Hj. Mundjidah Wahab sebagai bupati. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar pondok pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras mengonstruksi patriarkhi untuk pemimpin dengan landasan pemahaman agama yang didapatkan serta budaya yang berjalan di masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger, yang menjelaskan bahwa konstruksi sosial akan muncul dengan adanya tiga moment dialektika yaitu eksternalisasi, obyektivasi dan internalisasi. Berdasarkan analisis, kemenangan Hj. Mundjidah Wahab sebagai bupati tidak mencerminkan terjadinya perubahan pandangan gender. Penguatan nilai gender patriarkhi didapatkan melalui pembelajaran agama di sekolah dan pengajian yang ada di masyarakat. Kemenangan Hj. Mundjidah Wahab sebagai bupati dilandasi oleh status tinggi yang dimiliki sebagai anak kyai dan pendiri Nahdlatul Ulama.
Strategi Orang Tua dalam Mendidik Karakter Anak di Desa Bogorejo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban AMBARWATI; MUHAMMAD TURHAN YANI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menggambarkan secara mendalam strategi yang dilakukan oleh orang tua dalam mendidik karakter pada anak di Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi orang tua dalam mendidik karakter gemar membaca, sopan santun, dan religius adalah dengan keteladanan dan repeat power. Selain itu juga terdapat hambatan dalam mendidik karakter gemar membaca, sopan santun, dan religius, setiap penanaman nilai karakter memiliki hambatan yang berbeda-beda, dan juga beda strategi yang digunakan oleh orang tua berbeda pula hambatan yang terjadi. Hambatan pada karakter religus jika menggunakan srategi repeat power maka anak sering mengabaikan, untuk karakter sopan santun hambatan yang sering dialami orang tua adalah jika tidak memberi teladan kepada anak maka anak mengabaikan, berbeda dengan karakter gemar membaca dari hasil wawancara banyak orang tua yang tidak peduli dengan prestasi anaknya. Terlepas dari strategi yang digunakan orang tua dalam mendidik karakter anak, pendidikan orang tua juga mempengaruhi cara dan pengetahuan orang tua mendidik anak. Orang tua yang berpendidikan rendah cenderung lebih mementingkan pekerjaan daripada mendidik karakter anak. seperti yang diungkapkan oleh beberapa informan bahwa jarang sekali orang tua memperhatikan perilaku dan tumbuh kembang anak, karena orang tua sibuk dengan pekerjaannya.
Peran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor dalam Meningkatkan Nasionalisme untuk Menangkal Radikalisme NADYA ARIANI KUSUMA WARDANI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n1.p%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Pimpinan Cabang GP Ansor Sidoarjo dalam meningkatkan nasionalisme untuk menangkal radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah enam orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian dapat dilihat dan diperhatikan dari pengabdiannya kepada agama, bangsa, dan negara melalui berbagai kegiatan dalam bidang sosial dan keagamaan yang diwujudkan dengan cara: (1) Memulai dan memimpin kegiatan, (2) Memberikan materi tentang bahaya radikalisme, (3) Memberikan motivasi untuk menyeimbangkan kepentingan agama dan negara, (4) Menentukan peserta yang layak untuk menjadi anggota, (5) Membantu kegiatan dari awal hingga akhir, (6) Memberikan rambu-rambu dalam menyampaikan ceramah agama, dan (7) Memberikan peluang pada warga non muslim untuk ikut berkontribusi mempertahankan Indonesia.
IMPLEMENTASI KURIKULUM TERINTEGRASI PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DALAM PEMBELAJARAN PPKn DI SMPN 3 CANDI SIDOARJO M. Firdaus Arwandi; TOTOK SUYANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n1.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengintegrasian kurikulum P4GN, Pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pada kurikulum terintegrasi P4GN dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 3 Candi Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum terintegrasi P4GN merupakan kurikulum yang disisipkan atau diintegrasikan kedalam pembelajaran PPKn dan kurikulum P4GN bukanlah kurikulum yang berdiri sendiri. Implementasi kurikulum P4GN dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 3 Candi Sidoarjo dilakukan dengan mengintegrasikan pembelajaran PPKn dengan memberi tambahan materi tentang penyalahgunaan narkoba kedalam proses pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran kurikulum terintegrasi P4GN dengan menerapkan pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang diintegrasikan dalam penerapan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kurikulum terintegrasi P4GN terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian sikap spiritual dan sikap sosial dilakukan dengan cara mengamati peserta didik saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan cara memberikan tugas, soal – soal ulangan harian, tanya jawab atau diskusi yang dilakukan oleh peserta didik, serta penilaian keterampilan berupa penilaian portofolio, kliping atau produk yang berkaitan dengan materi P4GN.
TINGKAT NASIONALISME ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) ONI-GIRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR FIDI PRAMUDYA KURNIAWAN TRIANTO; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat nasionalisme mahasiswa yang menjadi anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Oni-Giri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah 85 orang mahasiswa yang mengikuti UKM Oni-Giri. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuisioner angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Oni-Giri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur memiliki tingkat nasionalisme yang tinggi. Data menunjukkan bahwa 65 orang (76,47%) memiliki tingkat nasionalisme yang tinggi, 20 orang (23,53%) memiliki tingkat nasionalisme sedang, dan tidak ada seorang pun anggota UKM Oni-Giri UPN “Veteran” Jawa Timur yang memiliki tingkat nasionalisme rendah. Asumsi awal yang menyatakan bahwa kemungkinan UKM Oni-Giri memiliki tingkat nasionalisme yang rendah, tidak terbukti dalam penelitian ini. Data menunjukkan bahwa UKM Oni-Giri memiliki komponen pengetahuan moral dan perasaan moral tentang nasionalisme yang baik, tetapi terindikasi memiliki komponen perilaku moral yang rendah. Ditinjau dari indikator tingkat nasionalisme, diketahui bahwa indikator mengutamakan persatuan dan kesatuan menjadi indikator terendah diantara indikator-indikator lainnya. Meskipun indikator tersebut sekarang masih dalam kategori tinggi, tetapi jika tidak segera ditindak lanjuti maka mungkin saja sikap mengutamakan persatuan dan kesatuan yang dimiliki olehanggota UKM Oni-Giri semakin lama justru semakin mengalami penurunan. Jika hal tersebut terjadi maka akan berimbas pada menurunnya nasionalisme bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Kata Kunci: Tingkat Nasionalisme, UKM Oni-Giri, Budaya, Sikap.
Motivasi Membolos Bagi Siswa (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Sarirejo Lamongan) TRI UTAMI; WARSONO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi yang melatarbelakangi (because motive) dan harapan (in order to motive) siswa yang sering membolos. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah enam siswa yaitu AZ XI TBSM 1, RZ XI TBSM 1, AK XI TBSM 2, RH XII TKR, BR XII TBSM, TN XII TBSM. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi membolos yang dilakukan oleh siswa di SMK Negeri 1 Sarirejo Lamongan berdasarkan latarbelakang (because motive) adalah karena diri sendiri yaitu: malas, tidak bisa bangun pagi, terpaksa harus bekerja, tidak ada kendaraan ke sekolah; diajak teman, guru jarang masuk kelas sehingga sering terjadi jam kosong, tidak ada perhatian dari orang tua, sanksi yang diberikan sekolah kurang tegas dan tidak membuat jera, sekolah yang kurang mendukung cita-cita, dan terlibat masalah dengan guru. Berdasarkan harapan (in order to motive) agar tidak mengikuti upacara bendera hari Senin, tidak masuk kelas PPKn dan Sejarah, bisa bermain dan nongkrong di warung kopi sambil main game, bisa main ke bengkel, bisa membantu orang tua di warung dan sawah, bisa istirahat dan tidur, tidak bertemu dengan guru PPKn, bisa bekerja dan mendapat uang. Kata kunci : motivasi, membolos.
Persepsi Masyarakat terhadap Kelompok Penganut Agama Bahai di Desa Cebolek Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati PUJI HARTATIK; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat tentang kelompok penganut agama Baha’i di Desa Cebolek Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman saat berinteraksi secara langsung dengan penganut agama Baha’i. Masyarakat dengan pengalaman lebih lama dengan penganut agama Baha’i berpandangan bahwa penganut agama Baha’i memiliki sikap yang baik saat sedang berbicara dengan orang lain, selalu menyapa warga ketika bertemu di jalan, dan selalu memberikan makanan kepada anak-anak yang bermain kerumahnya. Aspek pengalaman lebih kuat dibandingkan dengan pengetahuan tentang agama Baha’i dan juga penglihatan secara sekilas terhadap penganut agama Baha’i. Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Baha’i, Penganut Agama Baha’i.
Peran Orang Tua dalam Membangun Keharmonisan Keluarga Pasangan Menikah Usia Dini di Gresik PUTRI HARDINA PRATIWI; SARMINI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam membangun keharmonisan keluarga pasangan menikah usia dini, serta mengetahui respon pasangan menikah usia dini terkait dengan peran orang tua dari perspektif nilai, norma dan Teori Struktural Fungsional Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Observasi digunakan untuk mengambil data yaitu mengamati lokasi penelitian serta kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat. Sedangkan wawancara mendalam diajukan kepada informan yang sudah dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan dengan informan sebanyak sepuluh orang. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Terdapat dua hal penting dari hasil penelitian yang sudah dilakukan sehingga dapat ditarik menjadi sebuah kesimpulan. Bahwasannya yang Pertama dari berbagai macam peran orang tua yang ada terdapat dua permasalahan yang melibatkan peran orang tua yaitu dalam bidang ekonomi, harmonisasi, dan pendidikan. Sedangkan permasalahan yang tidak melibatkan peran orang tua yaitu dalam bidang sosial dan psikologi. Peran orang tua tersebut terjadi di karenakan pasangan menikah usia dini belum bisa mandiri jika ditinjau dari segi permasalahan yang terjadi. Sehingga sesuai dengan tuntutan nilai dan norma serta dari Teori Struktural Fungsional mengalami pergeseran sesuai dengan perkembangan zaman yang ada mengharuskan orang tua lebih berperan terhadap keluarga pasangan usia dini. Kedua yaitu Respon atau tanggapan yang ditimbulkan oleh pasangan menikah usia dini sangat mendukung terkait dengan keikutsertaan orang tua dalam membantu setiap permasalahan yang terjadi dalam keluarga pasangan menikah usia dini. Kata Kunci : Peran Orang Tua, Harmonisasi Keluarga, Menikah Usia Dini.
Implementasi Program Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) dalam Membentuk Karakter Masyarakat di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri MAQRIFA WAHYU PERDANA; TOTOK SUYANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program Kampung KB dalam membentuk karakter masyarakat di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dan mendeskripsikan daya dukung serta hambatan implementasi program Kampung KB dalam membentuk karakter masyarakat di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan model analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Dalam penelitian ini untuk melakukan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi salah satu program kerja Kampung KB di Desa Krecek yaitu Bina Keluarga Remaja (BKR) sudah berjalan baik namun belum maksimal. Dalam proses pembentukan karakter pada masyarakat Desa Krecek dilakukan melalui beberapa kegiatan dari program BKR, yaitu sosialisasi dari pihak BNN menunjukkan karakter gotong royong, penyuluhan pada masyarakat menunjukkan karakter peduli sosial dan pengelolaan BUMDES menunjukkan karakter mandiri. Dalam implementasi ini ditemukan adanya dukungan dari pemerintah, pelaksana program tingkat desa, dan karang taruna. Sedangkan salah satu hambatan yang ditemukan yaitu belum ada buku cetak berisi panduan atau pedoman kegiatan bagi para kader. Kata Kunci : Implementasi, Program Kampung Keluarga Berencana, Karakter Masyarakat.
PERAN PELATIH KEGIATAN EKSTRAKULIKULER BARISAN PENGIBAR BENDERA (BARA) DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN ANGGOTA DI SMA NEGERI 3 TUBAN YUNIA RISNAWATI; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPenelitianainiabertujuan untuk mendeskripsikan peran pelatih kegiatan ekstrakulikuler Barisan PengibarBendera (BARA) dalam membentuk kedisiplinan anggota di SMA Negeri 3 Tuban. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif yang dilakukan di SMA Negeri 3 Tubandengan populasi 64 anggota BARA dan diambil sampel sebanyak 64 anggota BARA. Pengumpulan datayang digunakan adalah angket. Uji coba angket dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknikanalisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperan pelatih kegiatan ekstrakulikuler BARA dapat membentuk kedisiplinan anggota. Tiga indikator yangmenjadi tolok ukur dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, perilaku dan simbol/atribut. Pada indikatorpengetahuan diperoleh skor berjumlah 1981 dengan rata-rata 30,95 yang termasuk dalam kategori baiksekali. Pada indikator perilaku diperoleh skor berjumlah 3937 dengan rata-rata 61,51 yang termasukdalam kategori baik sekali. Pada indikator simbol/atribut diperoleh skor berjumlah 2366 dengan rata-rata36,96 yang termasuk dalam kategori baik sekali. Pembentukan kedisiplinan dilakukan pelatih BARAmelalui empat kegiatan yaitu pelantikan, Praktik Baris-Berbaris (PBB), Tata Upacara Bendera (TUB),diklat dan outbound.Kata Kunci : Kedisiplinan, Ekstrakulikuler Barisan Pengibar Bendera

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue