cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENAATI TATA TERTIB PADA SEKOLAH BERPENDIDIKAN SEMI MILITER DI SMKN 1 JETIS KABUPATEN MOJOKERTO DINA ARUM MAWADAH; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedisiplinan siswa dalam menaati tata tertib pada sekolah berpendidikan semi militer di SMKN 1 Jetis Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sample dalam penelitian ini berjumlah 93 siswa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori B.F Skinner (Operant Conditioning). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa di SMKN 1 Jetis Mojokerto mendapat kategori sangat baik, hal ini berdasarkan hasil angket dari empat indikator dalam bentuk persentase yakni disiplin waktu 96%, disiplin dalam proses belajar 58%, disiplin dalam kerapian 95% dan disiplin di lingkungan sekolah 86%. Dengan demikian, disimpulkan jika kedisiplinan siswa dalam menaati tata tertib pada sekolah berpendidikan semi militer di SMKN 1 Jetis Mojokerto sangat baik. Kata Kunci: Disiplin, Siswa, Tata Tertib. Abstract This study uses a quantitative approach with descriptive methods. The sample of this study amounted to 93 students. The theory used to answer the problem statement in this study is the theory of B.F Skinner (Operant Conditioning). Data collection techniques were carried out using questionnaires. The data analysis technique in this study uses percentage techniques. The results showed that the discipline of students in Jetis 1 of Jetis Mojokerto received a very good category, this was based on the results of questionnaires from four indicators in the form of percentage, 96% discipline, 58% discipline in learning, 95% neat discipline and school discipline. 86%. Thus, it was concluded that the discipline of students in obeying the order of semi-military educated schools in Jetis 1 Jetis Mojokerto was very good. Keywords: Discipline, Students, Code of Conduct
PERAN SANGGAR HIJAU INDONESIA DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM ECOBRICK DI SMA NEGERI MOJOAGUNG JOMBANG NURUN NASICHAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sanggar Hijau Indonesia (SHI) dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan peserta didik melalui program ecobrick di SMA Negeri Mojoagung Jombang. Fokus dari penelitian ini pada program ecobrick meliputi kegiatan wajib dan rutin yang dilaksanakan di SMA Negeri Mojoagung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran dari Biddle and Thomas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Sanggar Hijau Indonesia dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan peserta didik melalui program ecobrick meliputi (1) kegiatan edukasi; (2) kegiatan pengumpulan dan penimbangan sampah di SRB; (3) kegiatan ecobrick day. Adapun kegiatan pertama masuk dalam kategori kegiatan wajib dari program ecobrick yaitu edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan peserta didik tentang bahaya sampah plastik dan langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi dan solusi pengelolaannya. Kegiatan kedua, masuk dalam kategori kegiatan rutin. Kegiatan tersebut adalah pengumpulan dan penimbangan sampah plastik yang dilakukan setiap hari Jumat oleh perwakilan kelas di SMANEMA (SMA Negeri Mojoagung) Recycle Bank. Kegiatan ketiga, kegiatan ecobrick day yang dilakukan rutin ketika memperingati hari tentang lingkungan. Kegiatan ecobrick day ini merupakan kegiatan sehari bersama ecobrick. Semua warga sekolah terlibat dalam kegiatan tersebut guna untuk membentuk sikap peduli lingkungan dengan cara peduli terhadap sampah plastik pada hari peringatan tentang lingkungan seperti Hari Sampah Nasional, Hari Lingkungan Hidup, Hari Bumi. Selama proses penerapan program tersebut peserta didik SMA Negeri Mojoagung mampu menunjukkan sikap yang mengarah pada pengurangan konsumsi plastik, dan tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Kata Kunci: Sanggar Hijau Indonesia, Sikap Peduli Lingkungan, Ecobrick
PERAN SANGGAR HIJAU INDONESIA DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM ECOBRICK DI SMA NEGERI MOJOAGUNG JOMBANG NURUN NASICHAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sanggar Hijau Indonesia (SHI) dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan peserta didik melalui program ecobrick di SMA Negeri Mojoagung Jombang. Fokus dari penelitian ini pada program ecobrick meliputi kegiatan wajib dan rutin yang dilaksanakan di SMA Negeri Mojoagung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran dari Biddle and Thomas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Sanggar Hijau Indonesia dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan peserta didik melalui program ecobrick meliputi (1) kegiatan edukasi; (2) kegiatan pengumpulan dan penimbangan sampah di SRB; (3) kegiatan ecobrick day. Adapun kegiatan pertama masuk dalam kategori kegiatan wajib dari program ecobrick yaitu edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan peserta didik tentang bahaya sampah plastik dan langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi dan solusi pengelolaannya. Kegiatan kedua, masuk dalam kategori kegiatan rutin. Kegiatan tersebut adalah pengumpulan dan penimbangan sampah plastik yang dilakukan setiap hari Jumat oleh perwakilan kelas di SMANEMA (SMA Negeri Mojoagung) Recycle Bank. Kegiatan ketiga, kegiatan ecobrick day yang dilakukan rutin ketika memperingati hari tentang lingkungan. Kegiatan ecobrick day ini merupakan kegiatan sehari bersama ecobrick. Semua warga sekolah terlibat dalam kegiatan tersebut guna untuk membentuk sikap peduli lingkungan dengan cara peduli terhadap sampah plastik pada hari peringatan tentang lingkungan seperti Hari Sampah Nasional, Hari Lingkungan Hidup, Hari Bumi. Selama proses penerapan program tersebut peserta didik SMA Negeri Mojoagung mampu menunjukkan sikap yang mengarah pada pengurangan konsumsi plastik, dan tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Kata Kunci: Sanggar Hijau Indonesia, Sikap Peduli Lingkungan, Ecobrick
Strategi Pembinaan Warga Negara Yang Baik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lamongan PUTRI AYU ARUMSARI; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pembinaan warga negara yang baik dan respon warga binaan terkait dengan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tujuh strategi pembinaan warga negara yang baik yaitu: (1) praktik mengaji, praktik mengaji, dan kegiatan pembentukan karakter religius, (2) pelatihan baris berbaris dalam upacara peringatan hari besar nasional, (3) penyuluhan, diskusi, dan sharring, (4) pembiasaan dalam kegiatan sosial, (5) pemberian pengetahuan melalui pendidikan non formal belajar kejar paket dan melalui media televisi, (6) penyuluhan kesehatan dan kegiatan olahraga, (7) pelatihan, praktik kerja, produksi dan pemasaran. Terkait dengan respon warga binaan ditinjau dari pemahaman, sikap dan partisipasi dalam pembentukan warga negara yang baik terdapat tiga kriteria pertama tinggi pada pembinaan kesadaran beribadah, sedang pembinaan kesadaran hukum dan rendah pada pembinaan keterampilan. Kata kunci: Pembinaan, Warga Negara Yang Baik, Lembaga Pemasyarakatan.
Kecakapan Kognitif Guru tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pendidikan di MTs Negeri 2 Sidoarjo EFIT FITRIYAH YAZID; OKSIANA JATININGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecakapan kognitif guru tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pendidikan di MTs Negeri 2 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Lokasi penelitian ini di MTs Negeri 2 Sidoarjo dengan populasi sebanyak 51 orang guru dan diambil sampel sebanyak 51 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Uji coba tes dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru MTs Negeri 2 Sidoarjo mempunyai kecakapan kognitif tinggi tentang PUG dalam pendidikan. Artinya, guru mampu dalam mengingat (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), menilai (C5), dan mencipta (C6) tentang konsep gender dan seks, konsep pemimpin dalam Ajaran Islam, dan pengintegrasian PUG dalam pendidikan ke dalam pembelajaran. Di samping itu juga, terdapat hal yang menarik karena guru dapat mencapai level menilai (C5) padahal level mengingatnya (C1) rendah. Hal ini karena proses berpikir guru dipengaruhi oleh peristiwa eksternal (faktor eksternal) yang mendukung pengetahuan masuk ke otak sebagai proses internal, sebagaimana yang dikemukakan oleh Gagne pada Teori Belajar Kognitifnya. Faktor eksternal berkaitan dengan keseharian yang dialami guru di lingkungan madrasah (MTs Negeri 2 Sidoarjo) maupun lingkungan masyarakatnya yang masih mengedepankan nilai-nilai patriarkhi sedangkan faktor internalnya berkaitan dengan pengetahuan guru terkait pengalaman praktis yang sebelumnya dimiliki oleh guru yang common sense. Kata Kunci: kecakapan kognitif, guru, pengarusutamaan gender.Abstract This study aimed to describe teacher’s cognitive skills on education gender mainstreaming in MTs Negeri 2 Sidoarjo. This research used a quantitative research with the descriptive design. This research location in MTs Negeri 2 Sidoarjo with a population of 51 teachers and 51of them were taken as the samples. Data collection techniques used is a test. The trial tests were performed to test the validity and reliability testing. Data analysis techniques in this study using techniques percentage. The results showed that the Theacher’s MTs Negeri 2 Sidoarjo have higher cognitive skills on education Gender Mainstreaming. That is, the teacher is able to remembering (C1), understanding (C2), applying (C3), analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6) the concept of gender and sex, the concept of a leader in the teachings of Islam, and the integration of gender mainstreaming on education in learning. In addition, also, there is an interesting thing because teachers can reach the level of judging (C5) whereas remember (C1) level is low. This is because the teacher thought process is influenced by external events (external factors) that supports knowledge into the brain as an internal process, as proposed by Gagne on cognitive learning theory. External factors related to everyday life experienced by teachers in the madrasah (MTs Negeri 2 Sidoarjo) and a community that is still promoting the values of patriarchy while internal factors related to the teachers knowledge related to practical experience previously owned by teachers common sense. Keywords: cognitive skills, teacher, gender mainstreaming.
FUNGSI BELIS PADA MASYARAKAT DESA KURULIMBU KECAMATAN NDONA TIMUR KABUPATEN ENDE FLORES NUSA TENGGARA TIMUR FINSENSIA C. GHARU LETA; OKSIANA JATININGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan fungsi belis dalam perkawinan di Desa Kurulimbu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di Desa Kurulimbu Kecamatan Ndona Timur Kabupaten Ende Flores Nusa Tenggara Timur. Informan dalam penelitian ini adalah ketua adat, kepala desa Kurulimbu dan perempuan penerima belis. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian kualitatif ini menunjukkan bahwa tradisi belis masih berlaku pada masyarakat desa Kurulimbu. Belis tidak sekedar mas kawin dalam perkawinan, belis juga memiliki fungsi yakni sebagai syarat perkawinan, sebagai refleksi status sosial perempuan dan sebagai perubahan status dan peran perempuan dalam struktur keluarga. Namun, belis juga menjadi alasan bagi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga di Desa Kurulimbu. Kata kunci: tradisi belis, refleksi status sosial, struktur keluarga, desa Kurulimbu
Efektivitas Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Polres Jombang dalam Meningkatkan Kedisiplinan Berlalu Lintas Pelajar di Kabupaten Jombang ALDI DWI KURNIAWAN; I MADE SUWANDA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat keefektifan sosialisasi tertib lalu lintas Polres Jombang dalam meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas pelajar di Kabupaten Jombang. penelitian ini menggunakan teori karakter Thomas Likcona, yang terbagi menjadi tiga komponen yaitu : pengetahuan moral, perasaan moral, tindakan moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-eksperimen dan bentuk kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Angket. Angket digunakan untuk memperoleh informasi dari responden tentang diri pribadi atau hal-hal yang diketahui responden. Populasinya adalah seluruh pelajar Sekolah Menengah Atas dan sederajat di kabupaten Jombang dengan sampel sebanyak 104 pelajar. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan uji-t yang dikemukakan Sugiyono. Dalam penelitian ini melakukan uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan pelajar yang pernah mengikuti sosialisasi tertib lalu lintas memiliki tingkat kedisipinan lebih tinggi dari pada pelajar yang tidak pernah mengikuti sosialisasi tertib lalu lintas. Selain itu analisis yang diperoleh dari uji statistik menunjukan kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas polres Jombang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas pelajar di kabupaten Jombang. Kata Kunci: Efektivitas, Sosialisasi tertib lalu lintas, Sikap Disiplin lalu lintas
Efektivitas Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Polres Jombang dalam Meningkatkan Kedisiplinan Berlalu Lintas Pelajar di Kabupaten Jombang ALDI DWI KURNIAWAN; I MADE SUWANDA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat keefektifan sosialisasi tertib lalu lintas Polres Jombang dalam meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas pelajar di Kabupaten Jombang. penelitian ini menggunakan teori karakter Thomas Likcona, yang terbagi menjadi tiga komponen yaitu : pengetahuan moral, perasaan moral, tindakan moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-eksperimen dan bentuk kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Angket. Angket digunakan untuk memperoleh informasi dari responden tentang diri pribadi atau hal-hal yang diketahui responden. Populasinya adalah seluruh pelajar Sekolah Menengah Atas dan sederajat di kabupaten Jombang dengan sampel sebanyak 104 pelajar. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan uji-t yang dikemukakan Sugiyono. Dalam penelitian ini melakukan uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan pelajar yang pernah mengikuti sosialisasi tertib lalu lintas memiliki tingkat kedisipinan lebih tinggi dari pada pelajar yang tidak pernah mengikuti sosialisasi tertib lalu lintas. Selain itu analisis yang diperoleh dari uji statistik menunjukan kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas polres Jombang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas pelajar di kabupaten Jombang. Kata Kunci: Efektivitas, Sosialisasi tertib lalu lintas, Sikap Disiplin lalu lintas
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK SEBAGAI PENGARUSUTAMAAN HAK ANAK DI MTsN 6 JOMBANG FADHILA SUFIANA ROHMANA; TOTOK SUYANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan implementasi program sekolah ramah anak sebagai pengarusutamaan hak anak di MTsN 6 Jombang. 2) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi program sekolah ramah anak di MTsN 6 Jombang. Implementasi program sekolah ramah anak sebagai pengarusutamaan hak anak di MTsN 6 Jombang menjadi fokus dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi program sekolah ramah anak sebagai pengarusutamaan hak anak di MTsN 6 Jombang dimulai dengan perencanaan meliputi pelatihan pendidik dan tenaga pendidik, sosialisasi sekolah ramah anak kepada warga sekolah, dan membentuk tim sekolah ramah anak serta tim pencegahan tindak kekerasan terhadap anak. MTsN 6 Jombang juga menerapkan disiplin positif dalam proses pembelajaran. 2) Dukungan dari pihak luar seperti dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan departemen agama kabupaten Jombang menjadi faktor pendorong dalam melaksanakan program ini. 3) Latar belakang atau kondisi sosial keluarga peserta didik menjadi faktor penghambat dalam melaksanakan program ini. Kata Kunci: Implementasi, Sekolah Ramah Anak, Hak Anak.
PERSEPSI MAHASISWA S1 PPKn TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DAN KAWASAN TERBATAS MEROKOK DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA BAGAS SANJAYA PANGESTU; RADEN RORO NANIK SETYOWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa S1 PPKn tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok yang terdapat di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan di dalam penelitian ini adalah lima orang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya angkatan 2014, 2015, 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa para informan setuju apabila di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya terdapat peraturan Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok. Informan berpendapat bahwa peraturan belum berjalan dengan baik karena masih terdapat mahasiswa, karyawan, staf, maupun dosen yang masih melanggar peraturan tersebut. Mayoritas informan akan memberikan teguran jika menemukan orangtyang merokoktdi tempattyang dilarang untuk merokok. Para informan juga berharap agar peraturan tersebut dapat berjalan dengan lebih baik lagi. Para informan juga memberikan dukungan terhadap peraturan tersebut melalui sikap mereka seperti menjaga dan memelihara tanda peraturan dilarang merokok. Memberikan arahan kepada perokok untuk merokok di tempattkhusus untuktmerokok, menggunakan tempattkhusus untuktmerokok semaksimal mungkin, memberikan teguran untuk mereka yang masih melanggar hingga melaporkan kepada satpam atau petugas yang berwenang menindak lanjuti pelanggaran tersebut. Kata Kunci: Persepsi, Mahasiswa, Kawasan, Rokok. Abstract This research aims to describe the perception of Pancasila and CivictEducation studentstabout the Non-Smoking Area and Limited Smoking Area in environment oftSocial Science andtLaw Faculty State Universitytof Surabaya. This research uses qualitative approach through the kind of research descriptive. The Informants of this research is a five college students from Social Science and Law Faculty in State University of Surabaya around class 2014, class 2015, and class 2016. The resultstof thistresearch show thattthe informants agree if in environment of Social Science and Law Faculty State University of Surabaya there is a regulation about the Non-Smoking Area and Limited Smoking Area. The informant thought that the charter a lack of since there is still a college student employees, staff, and enough lecturers who still break the rules the ordinance. The majority of informants will give warning if they find a person who smokes in the place that consist of Non-Smoking area. The informants also give support for that’s regulation by their attitudes such as protect and keep the sign of smoking prohibited regulation. Give a directive to smoker for smoking in the place which specially for smoking, using the smoking place as maximal, give a warning for they who still break that regulation or inform to security guard or employee who have the power to be competent take action against that’s violation. Keywords: Perception, College students, Region, Cigarette

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue