cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
TRADISI TABUH LESUNG SEBAGAI SUMBER NILAI KARAKTER MASYARAKAT KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN ENI FITRIA; SARMINI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pandangan masyarakat terhadap nilai karakter yang terdapat dalam tradisi Tabuh Lesung, serta mendeskripsikan cara melestarikan nilai karakter yang terdapat dalam tradisi Tabuh Lesung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi Tabuh Lesung dapat dijadikan sebagai sumber nilai karakter masyarakat Kembangbilo. Hal tersebut berdasarkan pandangan masyarakat terhadap nilai karakter yang terdapat dalam tradisi Tabuh Lesung bahwa mengandung 8 nilai karakter yaitu religius, solidaritas, gotong royong, mandiri, tanggung jawab, toleransi, kreatif serta menghargai prestasi. Sedangkan cara melestarikan nilai karakter yang terdapat dalam tradisi Tabuh Lesung melalui kegiatan hajatan, perkumpulan dan dirumah. Hajatan sendiri menunjukan adanya partisipasi aktif dan pasif dari masyarakat Kembangbilo berupa keikutsertaan warga dalam membantu mulai dari persiapan pertunjukan tradisi Tabuh Lesung. Melalui, perkumpulan adanya partisipasi perkumpulan yaitu berkumpulnya generasi muda. Kemudian, kegiatan dirumah berupa tindakan orang tua yang memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti perkumpulan. Kata Kunci: Tradisi Tabuh Lesung, Nilai Karakter.
PARTISIPASI KOMUNITAS RUMAH BELAJAR PANDAWA DALAM MEMBERIKAN BIMBINGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA ANAK JALANAN DI SURABAYA SITI NUNING NURFATIMAH; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk partisipasi komunitas Rumah Belajar Pandawa dalam memberikan bimbingan perilaku prososial pada anak jalanan di kecamatan Ngagel, kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang berjenis kualitatif diskriptif. Terdapat lima Informan penelitian yang dilibatkan dalam penelitian ini yang terdiri dari pengurus komunitas Rumah Belajar Pandawa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian yaitu bentuk keterlibatan komunitas Rumah Belajar Pandawa dalam memberikan bimbingan perilaku prososial pada anak jalanan di kecamatan Ngagel, kota Surabaya. Hasil dari penelitian dikaji dengan menggunakan teori belajar sosial dari Albert Bandura. Bentuk partisipasi komunitas Rumah Belajar Pandawa ditunjukkan melalui keterlibatan tenaga dan keterlibatan materill, keterlibatan tenaga dituangkan dengan kegiatan mengajarkan tindakan prososial, mengajak sikap yang religius dan menggerakkan sikap peduli lingkungan, sedangkan dukungan materil berupa dukungan finansial dan sarana prasarana belajar. Kata Kunci: Partisipasi, Perilaku Prososial, Anak Jalanan.
MEKANISME SEKOLAH RAKYAT BHINNEKA (SRB) DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEBHINNEKAAN PADA ANAK-ANAK DI LIDAH KULON, SURABAYA DEWANTYA UJI PRAMUDYA; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Sekolah Rakyat Bhinneka (SRB) merupakan salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Surabaya. SRB didirikan melalui kerja sama antara Mahasiswa Unesa dengan Masyarakat guna memberikan tambahan pengetahuan kepada anak-anak usia sekolah di Lidah Kulon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme SRB dalam menanamkan nilai-nilai kebhinnekaan pada anak usia sekolah di Lidah Kulon. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan metode yang digunakan SRB dalam menanamkan nilai-nilai kebhinnekaan pada anak usia sekolah di Lidah Kulon berdasarkan pada teori nilai-nilai kebhinnekaan dalam praktik. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dengan narasumber dan studi arsip milik SRB untuk memperoleh data primer dan sekunder penelitian. Penelitian dilakukan di sekretariat SRB dan lokasi pembelajaran SRB di Lidah Kulon. Narasumber penelitian ini adalah kepala SRB, pembina SRB, dan salah satu volunteer SRB. Dari penelitian ini didapatkan hasil sebagai berikut: (1) SRB menanamkan nilai-nilai kebhinnekaan melalui proses pembelajaran dalam kelas dan pembelajaran luar kelas; (2) Pembelajaran dalam kelas dilakukan lewat pemberian materi kebhinnekaan dan wawasan nusantara; (3) Pembelajaran luar kelas dilakukan melalui kunjungan-kunjungan yang dianggap representatif terhadap praktik nilai-nilai kebhinnekaan yang ada di tengah masyarakat; (4) Tidak ditemukan praktik upaya SRB dalam menanamkan nilai keadilan. Saran yang diberikan peneliti untuk meiningkatkan kinerja SRB adalah sebagai berikut: (1) Menambah jam pembelajaran kbihnnekaan dan wawasan nusantara; (2) Nilai kerukunan dan keadilan perlu diperhatikan lebih; (3) Menambah macam kegiatan pembelajaran luar kelas; (4) Memaksimalkan sumber daya internal dan eksternal guna meningkatkan kapasitas pembelajaran SRB. Kata kunci : Sekolah Rakyat, Nilai-Nilai Kebhinnekaan, Pembelajaran.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DI SMK NEGERI 1 SURABAYA FITRIYA DWI ANTINI; AGUS SATMOKO ADI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan impelementasi Nilai-Nilai Pancasila melalui Pendidikan kepramukaan oleh Gerakan Pramuka Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Surabaya. Lokasi Penelitian berada di SMK Negeri 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Nilai-Nilai Pancasila yang tercermin dalam kegiatan pendidikan kepramukaan di Gerakan Pramuka SMKN 1 Surabaya meliputi nilai spiritual dalam kegiatan jelajah malam pada kegiatan pendidikan dan pelatihan calon penegak, nilai kemanusiaan pada kegiatan Longmarch dimana peserta terjun langsung dengan masyarakat, nilai persatuan pada kegiatan Kemah festival ekstrakurikuler yakni menjalin kerjasama antar anggota pramuka, nilai demokratis pada kegiatan Musyawarah tingkat penegak yang menyusun anggaran dasar kerumahtanggan secara bersama-sama untuk dicapainya mufakat ambalan dan nilai kesamaan pada kegiatan latihan mingguan tercermin pada pemilihan petugas upacara setiap siswa memiliki hak yang sama untuk berkontribusi dalam kegiatan.Kata Kunci: Implementasi, Nilai-Nilai Pancasila, Pendidikan kepramukaan. Abstract This research aims to describe the implementation of Pancasila Values ​​through Scouting Education by the National Vocational High School 1 Scout Movement Surabaya. The research location was in SMK Negeri 1 Surabaya. This study uses a qualitative approach with descriptive data analysis. Research results show that Pancasila Values ​​reflected in scouting education activities at Scout Movement 1 of Surabaya Vocational High School include spiritual values ​​in night exploring activities in prospective enforcer education and training activities, humanitarian values ​​in longmarch activities where participants go directly with the community, the value of unity in extracurricular festival camp activities that are cooperating among scout members, democratic values ​​in enforcement level deliberation activities that jointly formulate a household charter to achieve a consensus agreement and the value of similarity in weekly exercise activities reflected in the election of ceremonial officers each student has the same right to contribute to activities.Keywords: Implementation, Pancasila Values, Scouting Education.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENGUNGKAP KASUS KORUPSI STUDI KASUS DESA PLOSO KECAMATAN KREMBUNG KABUPATEN SIDOARJO AINUN YULIS SALAMAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh masyarakat dalam mengungkap kasus korupsi dana tanah kas desa (TKD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peran tokoh masyarakat dalam pengungkapan kasus korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa. Faktor pendukung terselesaikannya kasus korupsi yang ada di Desa Ploso karena terdapat kerja sama yang baik antara Perangkat Desa dan Tokoh Agama. Dalam hal ini Tokoh Agama bergerak untuk mengumpulkan massa dan Perangkat Desa memberikan keterangan secara hukum kepada pihak yang berwajib. Dukungan dari masyarakat secara umum juga memberikan kontribusi yang baik dalam penyelesaian kasus korupsi yang ada di Desa Ploso Kata Kunci: peran, tokoh masyarakat, korupsi Abstract This research aims to analyze the role of community leaders in exposing corruption cases funds cash land village. This research used the qualitative approach, data collection techniques with in-depth interviews. The results of this research show that there is a role of community leaders in corruption case disclosures made by the village head. Factor endowments finished corruption in the village Ploso because there are good cooperation between village device and religious figures. In this case religious figures move to gather the masses and the Village legally provides information to the authorities. The support of the community in General also contributed well in the resolution of cases of corruption in the village Ploso Key Words: Role, Community Leaders, Corruption.
STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN AL AMIN, DESA MUNGGUSOYI, KECAMATAN BENJENG, KABUPATEN GRESIK CHANIFAH ADE SURYANI; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi pembentukan karakter tanggung jawab pada anak asuh di panti asuhan Al Amin Benjeng Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek informan pada penelitian ini ada tiga yaitu Bapak Nasikin, Ibu Sri Utami, dan Bapak Ruslan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Belajar Behavioristik yang diungkapkan oleh Edward Lee Thorndike mengenai Stimulus, dan Respon. Hasil penelitian dan pembahasan mengenai Strategi Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Pada Anak Asuh Di Panti Asuhan Al Amin Benjeng Gresik dapat disimpulkan bahwa panti asuhan Al Amin memiliki Strategi pengasuhan dan perawatan, serta strategi pembimbingan dalam membentuk karakter tanggung jawab. Strategi pengasuhan dan perawatan bentuknya merapikan tempat tidur setiap pagi, dan mencuci piring setelah makan. Kemudian strategi pembimbingan bentuknya belajar dengan sungguh-sungguh, budaya sholat 5 waktu, peduli lingkungan, dan berhubungan dengan masyarakat sekitar yang berada dipanti asuhan Al Amin Benjeng Gresik. Dari kedua strategi perawatan, pengasuhan dan strategi pembimbingan maka pembentukan karakter tanggung jawab disini sendiri sudah meliputi tanggung jawab personal, tanggung jawab moral, dan juga tanggung jawab sosial. Kata Kunci: strategi, tanggung jawab, anak asuh.
PERAN FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DALAM MENJAGA KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DI KABUPATEN SIDOARJO ALDANA KRISTANTI; AGUS SATMOKO ADI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitihan ini adalah mendeskripsikan peran dari FKUB dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sidoarjo. Rumusan masalah dari penelitian ini ialah bagaimana peran FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan teori peran (role theory) dari Bruce J. Biddle dan Edwin J. Thomas sebagai landasan teori. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik obserasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa peran yang dilakukan FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sidoarjo dengan cara (1) memelihara agama sebagai modal sosial dengan cara membangun harmoni di masyarakat yang toleran, terbuka, serta berfikiran maju, (2) mempraktekkan kerukunan melalui kegiatan sosial diantaranya: pemberian santunan, bhakti sosial, jalan sehat yang dihadiri sebanyak 1000 (seribu) orang dari seluru agama di Kabupaten Sidoarjo, (3) pemberian rekomendasi tertulis perihal pendirian rumah ibadah, (4) penyebaran paham toleransi, (5) pengantisipasian konflik antar agama, (6) kampanye kerukunan dalam tahun politik. Dalam menjalankan tugas untuk menjaga kerukunan umat beragama FKUB memiliki beberapa kendala diantaranya kurangnya monitoring FKUB kepada masyarakat Sidoarjo yang berada di bagian Sidoarjo pojok Selatan, Utara, Barat, dan Timur. Namun mengenail kendala yang dihadapi, FKUB akan selalu berusaha menjangkau daerah tersebut.Kata kunci: FKUB, Kerukunan Umat Beragama
PENGARUH KEAKTIFAN PENGURUS OSIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN PPKn DI SMK YAPALIS KRIAN MUHAMMAD ADI FIRMANSYAH; TOTOK SUYANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membangkitkan keaktifan pengurus OSIS dengan menumbuhkan sikap percaya diri seseorang di lingkungan organisasi sekolah. Salah satunya adalah berupa Prestasi. Penelitian ini alat yang diterapkan adalah berupa prestasi. Dalam pelajaran pengurus OSIS sering meninggalkan kelas. Karena banyak sekali acara kegiatan yang ada di lingkungan sekolah. Jadi bentuk prestasi ini untuk menganalisis pengaruh keaktifan pengurus OSIS dalam mata pelajaran PPKn di SMK YAPALIS Krian. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian menggunakan expost facto design. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah teknik sampling jenuh. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh keaktifan pengurus OSIS terhadap prestasi belajar tidak memiliki hubungan positif bagi pengurus OSIS. Maka tidak terdapat pengaruh keaktifan pengurus OSIS terhadap prestasi belajar mata pelajaran PPKn di SMK YAPALIS Krian. Kata Kunci: Pengaruh Keaktifan Pengurus, Prestasi Belajar, Pelajaran PPKn.
KONSTRUKSI WARGA SEKOLAH TENTANG RELASI GENDER DALAM ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) MAN 5 KABUPATEN KEDIRI DINI ASLAMYAH; OKSIANA JATININGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengungkap gambaran relasi gender dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MAN 5 Kabupaten Kediri, dan (2) Mengungkap faktor apa yang mempengaruhi terbentuknya konstruksi warga sekolah terkait relasi gender dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MAN 5 Kabupaten Kediri. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Teknik wawancara mendalam digunakan untuk mengetahui konstruksi informan mengenai relasi gender dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Teknik observasi partisipan digunakan untuk memperoleh data kualitatif tentang pelaksanaan relasi gender pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh OSIS. Teknik dokumentasi sebagai pelengkap dari penggunaan observasi dan wawancara yang telah dilakukan sebelumnya karena dapat memberikan kebenaran atas fakta yang telah diketahui sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi warga sekolah tentang relasi gender dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara umum sudah mengarah menuju egalitarian, meskipun terdapat guru agama yang cenderung patriarki. Faktor yang mempengaruhi konstruksi warga sekolah yakni (1) Pengaruh sosial budaya (2) Kultur sekolah (3) Pengaruh lingkungan keluarga. Kata Kunci: Relasi Gender, OSIS, Konstruksi Warga Sekolah.
PEMBELAJARAN PPKn MATERI NILAI SEMANGAT SUMPAH PEMUDA MASA SEKARANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SMPN 3 GRESIK FAISAL YOGA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Dalam pembelajaran PPKn Peserta didik diharapkan memahami dan mengkaitkannya dengan kehidupan sehari-hari yang terjadi di lingkungan sekitar mereka yang dilaksanakan menjadi bermakna dan mengkaji masalah dalam kehidupan sehari-hari sehingga sesuai dengan pemilihan model pembelajaran berbasis masalah. PBL di rancang untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan menyelesaikan masalah, mempelajari peran-peran dewasa sehingga menjadi pelajar yang mandiri dan menyediakan alternatif pembelajaran untuk mengarahkan peserta didik dengan pembelajaran yang lebih aktif. Tujuan Penelitian 1) Mendiskripsikan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran PPKn materi Nilai Semangat Sumpah Pemuda Masa Sekarang melalui pembelajaran berbasis masalah di kelas VIII E SMPN 3 Gresik 2) Mengetahui hasil belajar pengetahuan peserta didik dalam pembelajaran PPKn materi Nilai Semangat Sumpah Pemuda Masa Sekarang melalui pembelajaran berbasis masalah di kelas VIII E SMPN 3 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu, metode penelitian deskriptif yang didasari sifat-sifat dan masalahnya. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan data penelitian yang hasilnya angka-angka yang kemudian di analisis secara deskriptif/verbal. Hasil penelitian keaktifan peserta didik seluruh aspek dari hasil observasi selama proses pembelajaran melalui model PBL setelah di rata-rata terdapat (77,41%) aktif, (14,51%) kurang aktif dan (8,06%) tidak aktif. Secara keseluruhan peserta didik aktif, 24 aktif, 5 kurang aktif dan 2 tidak aktif. Hasil belajar pengetahuan peserta didik tuntas dengan nilai KKM/tuntas jika peserta didik memperoleh nilai sama dengan atau lebih 75, minimal sebanyak 22 peserta didik tuntas untuk ketuntasan klasikal, hasil penelitian ini 5 (16,12%) tidak tuntas dan 26 (83,87%) tuntas, disimpulkan tuntas secara individu maupun klasikal. Kata kunci : Pembelajaran berbasis masalah, keaktifan, hasil belajar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue