cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
KONSTRUKSI MASYARAKAT DESA JANTI KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO TERHADAP PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI BAGI ANAK CHOIRON YUSUF; OKSIANA JATININGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Pada hakikatnya pendidikan adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah suatu negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi berikutnya. Selain itu, sebagian orang tua beranggapan bahwa pendidikan tinggi bagi anak perempuan tidak terlalu penting, karena sebagian orang tua beranggapan nantinya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan tidak membutuhkan pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua metode pengumpulan data berupa wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap fakta bagaimana Konstruksi Masyarakat Desa Janti, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terhadap Pentingnya Pendidikan Tinggi Bagi Anak. Berdasarkan hasil penelitian ada tiga sub tema yang ditemukan. Pendidikan Tinggi penting untuk persaingan dunia kerja, Pendidikan Tinggi penting sebagai prestise sosial dan Pendidikan Tinggi penting untuk mendapatkan jodoh yang baik. Dalam hal ini yang melatar belakangi hal tersebut yakni konstruksi pengetahuan masyarakat Desa Janti itu sendiri. Dalam penelitian ini digunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann untuk mengupas realitas yang terjadi. Masyarakat Desa Janti mengonstruksi pengetahuan tersebut melalui tahap eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Kata Kunci: Pendidikan Tinggi, Konstruksi Masyarakat
TANGGAPAN PELAJAR SMA KEMALA BHAYANGKARI 3 PUSDIK SABHARA PORONG TENTANG PENDIDIKAN LALU LINTAS EL SINTA LISNAWATI; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan peserta didik SMA Kemala Bhayangkari 3 Pusdik Sabhara Porong tentang program pendidikan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan teori behaviorisme yang mengajarkan bahwa manusia tidak dipengaruhi oleh bawaan lahir, (kecerdasan, emosional, ketahanan tubuh, penyakit bawaan). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data dengan angket metode random sampling dan dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah 10% dari jumlah peserta didik kelas X yang berjumlah 56 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa pemberian pendidikan lalu lintas di SMA Kemala Bhayangkari 3 Pusdik Sabhara Porong mendapatkan kategori baik tersebut terlihat dari deskripsi data yang menunjukkan dengan skor rata-rata 180. Skor tertinggi pada tanggapan peserta didik SMA Kemala bhayangkari 3 Pusdik Sabhara Porong yaitu 187,166. Kata Kunci: Tanggapan baik, Pendidikan Lalu Lintas, SMA Kemala Bhayangkari 3 Pusdik Sabhara Porong.
PERAN PIMPINAN DALAM RESOLUSI KONFLIK DI PIMPINAN KOMISARIAT PERGURUAN TINGGI IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA (STUDI KASUS PKPT IPNU IPPNU UNESA) SITI AISYAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pimpinan dalam resolusi konflik di PKPT IPNU IPPNU UNESA. Landasan teori yang digunakan adalah teori peran dari Biddle dan Thomas. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik yang dipilih pimpinan di PKPT IPNU IPPNU UNESA dalam menghadapi kasus yang dapat menimbulkan konflik di PKPT IPNU IPPNU UNESA antara lain: (1) Kasus kekurangan dana saat akan melaksanakan LAKMUD (Latihan Kader Muda) 2019 berupa konflik antara individu (pengurus yang belum membayar iuran) dan kelompok organisasi (PKPT IPNU IPPNU UNESA). Resolusi konflik yang digunakan adalah model kompromi (compromising). (2) Kasus kesenjangan fasilitas di Lidah Wetan dan di Ketintang pada saat rapat kader kontrol berupa konflik antar kelompok (pengurus di Lidah Wetan) dengan kelompok (pengurus di Ketintang) dalam organisasi PKPT IPNU IPPNU UNESA. Resolusi konflik yang digunakan adalah model kompromi (compromising). (3) Kasus kurang maksimalnya pelaksanaan proker JULING (Jualan Keliling) berupa konflik antar kelompok (lembaga kewirusahaan) dengan kelompok (departemen atau lembaga lain). Resolusi konflik yang digunakan adalah kolaborasi (collaborating). (4) Kasus pelaksanaan rapat caturwulan dan rapat lain di PKPT IPNU IPPNU UNESA yang sering telat dari jadwal yang telah direncanakan berupa konflik antara individu (pengurus yang telat datang saat rapat) dan kelompok organisasi (PKPT IPNU IPPNU UNESA). Resolusi konflik yang digunakan adalah model kompromi (compromising). Peran pemimpin yang terlihat adalah peran berhubungan dengan antar individu atau pribadi (interpersonal role), peran berhubungan dengan informasi bagi organisasi (informational role), dan peran berhubungan dengan pembuat keputusan di organisasi (decisional role). Kata Kunci: Peran Pemimpin, Konflik, Resolusi Konflik, PKPT IPNU IPPNU UNESA.
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP KEKERASAN PADA ANAK DI DAERAH RW 07 KEMLATEN KARANGPILANG SURABAYA ADI SUPRAYOGI; RADEN RORO NANIK SETYOWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap kekerasan pada anak di daerah RW 07 Kemlaten Karangpilang Surabaya. Pengkajian penelitian ini menggunakan paradigma fakta sosial dengan teori persepsi Robbins, yang bertumpu pada gambaran yang didapat oleh individu dari panca indera kemudian diorganisir, diintepretasi dan dievaluasi, sehingga individu tersebut memperoleh makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan menggunakan purposive sampling. Pemilihan informan menggunakan kriteria untuk memenuhi data penelitian. Dari ke enam informan tersebut memiliki keluarga yang lengkap, namun memiliki perbedaan pada segi pemahaman atau pendidikan dan pola asuh orang tuanya yang dilihat dari kondisi ekonomi semua informan rata-rata memiliki penghasilan yang cukup. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap kekerasan pada anak, yakni orang tua di daerah RW 07 Kemlaten Karangpilang Surabaya merupakan tindak kekerasan pada anak merupakan hal yang tidak disarankan untuk orang tua, akan tetapi tanpa sadar orang tua melakukan hal tersebut dengan harapan anak akan menjadi lebih baik. Kekerasan pada anak berdampak negatif pada anak, sehingga anak akan merasa takut dan minder, serta hal tersebut akan mempengaruhi daya kembang anak. Beberapa alasan mengapa orang tua di daerah RW 07 Kemlaten Karangpilang Surabaya melakukan kekerasan pada anak meliputi, kondisi keluarga dari faktor internal, berupa pengetahuan orang tua dan pengalaman orang tua dalam mengasuh anak dan faktor eksternal, berupa faktor ekonomi dan keadaan lingkungan atau latar belakang keluarga. Kata Kunci: persepsi, kekerasan anak, orang tua. Abstract This study aims to describe parents perceptions of violence on children in the RW 07 Kemlaten Karangpilang area of ​​Surabaya. The study of this study uses the social fact paradigm with Robbins perception theory, which relies on the impressions obtained by individuals through the five senses and then analyzed (organized), interpreted and then evaluated, so that the individual obtains meaning. This study uses a qualitative approach with phenomenological design. The informant retrieval technique in this study used purposive sampling. The selection of informants used criteria to meet the research data. Of the six informants who have a complete family, but have differences in terms of understanding or education and parenting parents seen from the economic conditions all informants have an average income. The data collection technique is done by conducting participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study showed that parents perceptions of child abuse, namely parents in the RW 07 Kemlaten Karangpilang Surabaya area were acts of violence against children which were not recommended for parents, but unconsciously parents did so in the hope that children would to be better. Violence in children has a negative impact on children, so children will feel scared and insecure, and this will affect the development of children. Some of the reasons why parents in RW 07 Kemlaten Karangpilang Surabaya do violence to children include family conditions from internal factors, in the form of parents knowledge and parents experience in caring for children and external factors, in the form of economic factors and circumstances or family background. Keywords: perception, child abuse, parents.
Pembentukan Sikap Kesetiakawanan Sosial Anggota Palang Merah Remaja di MAN 1 Magetan MOH ROZIQUL MUTTAQIN; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan sikap kesetiakawanan sosial pada anggota Palang Merah Remaja di MAN 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini adalah teori belajar observasional Albert Bandura. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan sikap kesetiakawanan sosial pada anggota PMR di MAN 1 Magetan melalui pemberian pengetahuan, penguatan motivasi, dan penguatan keahlian. Proses pemberian pengetahuan dilaksanakan pada saat latihan rutin PMR. Penguatan motivasi berupa adanya lomba dan pemberian nilai bagus kepada anggota ekstrakurikuler PMR yang bisa menerapkan sikap kesetiakawanan sosial di kehidupan sehari – hari. Penguatan keahlian dilakukan dengan cara kegiatan hiking, kemah junior wira, donor darah, dan bakti sosial. Kata Kunci: Proses, Kesetiakawanan Sosial, Palang Merah Remaja, Sikap
Pandangan Pemilih Perempuan tentang Partai Politik di Kabupaten Banyuwangi DWI ASRI PUTRI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, perasaan, dan pengalaman pemilih perempuan tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket tertutup yang kemudian diperoleh sebanyak 49% responden memiliki pandangan positif, 44% responden memiliki pandangan netral dan 7% responden memiliki pandangan negatif tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi dari keseluruhan sampel yang berjumlah 100 orang dari jumlah populasi 14.207 pemilih perempuan serta di analisis dengan skala Linkert. Responden pemilih perempuan tersebut harus berdasarkan klasifikasi berusia 25-34 tahun, mempunyai pendidikan S1 dan berstatus bekerja namun bukan pegawai negeri sipil. Hasil penelitian jika ditinjau dari indikator pengetahuan tergolong pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata 34,78 dari pandangan pemilih perempuan tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi yang tergolong netral. Ditinjau dari indikator perasaan tergolong pada kategori positif dengan skor rata-rata 37,19 dari pandangan pemilih perempuan tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi yang tergolong netral. Ditinjau dari indikator pengalaman tergolong pada kategori netral dengan skor rata-rata 31,57 dari pandangan pemilih perempuan tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi yang tergolong netral. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa pandangan pemilih perempuan tentang partai politik di Kabupaten Banyuwangi tergolong netral dengan skor rata-rata 103,07. Kata Kunci: Pandangan, Pemilih Perempuan dan Partai Politik
Penguatan Nilai Karakter Integritas bagi Peserta Didik di SMP Negeri 1 Jombang SITI ALHIKMATUN UDYAH; LISTYANINGSIH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan proses penguatan nilai karakter integritas pada peserta didik di SMP Negeri 1 Jombang yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan desain studi kasus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori belajar observasional oleh Albert Bandura. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai karakter integritas bagi peserta didik di SMP Negeri 1 Jombang dilakukan melalui: (1) Perencanaan yang meliputi pembentukan tim pengembang budi pekerti dan pembiasaan, identifikasi berbagai potensi yang dimiliki oleh disekolah, dan menyusun kegiatan sekolah yang sesuai dengan potensi yang dimiliki; (2) Pelaksanaan yang meliputi empat langkah yaitu melalui kegiatan pembiasaan, pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler dan keteladanan guru; (3) Evaluasi penguatan nilai karakter integritas dilakukan dalam bentuk diskusi kecil, terdiri atas wali kelas, waka kesiswaan dan kerjasama dengan BK. Evaluasi dilakukan dalam rapat bersama pengurus sekolah dan dilakukan kapan saja apabila di sekolah ada temuan pelanggaran nilai karakter. Kata Kunci : Penguatan, Karakter, Integritas. Abstract This research’s aim is to describe process of strengthening character integrity value for students at SMP Negeri 1 Jombang which includes planning, implementation and evaluation. This type of research is qualitative with case study design. The theory used in this study is observational learning theory by Albert Bandura. The technique of collecting data uses in-depth interview, non-participant observation and documentation. The results of the research show that strengthening the character integrity value for students in SMP Negeri 1 Jombang is done through: (1) Planning that includes the formation of a team of character development and habituation, identification of the various potentials possessed school, and arrange school activities that are in accordance with their potential; (2) Implementation that includes four steps, namely through habituation activities, classroom learning, extracurricular activities and examplary by teachers; (3) Evaluation of strengthening integrity character values is carried out in the form of small discussions, consisting of homeroom teacher, student affairs and cooperation with BK. Evaluations are carried out in meetings with school administrators and carried out at any time if there are findings in violations of character values at school. Keywords : Strengthening, Character, Integrity.
Pembentukkan Karakter Disiplin Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 4 Sidoarjo NEDYA AZKIYA ROCHMAH; I MADE SUWANDA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi yang dilakukan dalam proses pembentukkan karakter disiplin pada peserta didik berkebutuhan khusus melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 4 Sidoarj; ( 2) Untuk mengetahui kendala yang terjadi dalam proses pembentukkan karakter disiplin pada peserta didik berkebutuhan khusus melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 4 Sidoarjo; (3) Untuk mengetahui solusi yang dilakukan dalam memecahkan hambatan pada proses pembentukkan karakter disiplin pada peserta didik berkebutuhan khusus melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 4 Sidoarjo. Teori yang digunakan adalah Karakter Thomas Lickona. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian strategi yang digunakan ialah: pendekatan Individu yang dilakukan pada kegiatan PBB, pembentukkan disiplin dengan menggunakan pendekatan kelompok pada kegiatan tali temali, pembentukkan disiplin dengan melakukan pembiasaan melalui upacara Apel dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Kendala yang dialami pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka kurangnya pembina pramuka dan guru pendamping khusus, emosi dan konsentrasi yang dimiliki peserta didik berkebutuhan khusus kurang terkendali pada saat pelaksanaan kegiatan, waktu pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka yang kurang efektif. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka mengulang materi dan praktik peserta didik berkebutuhan khusus, kegiatan pramuka digunakan untuk menarik perhatian Peserta didik berkebutuhan khusus, guru pendamping khusus merangkap pendampingan terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Kata kunci : karakter disiplin, peserta didik berkebutuhan khusus, kegiatan ekstrakurikuler pramuka.
Peran Yayasan ECOTON dalam Menumbuhkan Kesadaran Ecological Citizenship pada Masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas (Studi Kasus Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik) DEWI WULANDARI; I MADE SUWANDA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tindakan yang dilakukan oleh Yayasan ECOTON (Ecological Observation and Wetlands Conservation) dalam menumbuhkan kesadaran ecological citizenship pada masyarakat di Daerah Aliran Sungai Brantas di kawasan Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. (2) hambatan-hambatan yang ditemui Yayasan ECOTON, dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang di temui dalam menumbuhkan kesadaran ecological citizenship masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat menurut Najiyati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tindakan Yayasan ECOTON meliputi program Riset Partisipatory, program Edukasi, dan program Advokasi. (2) hambatan yang ditemui adalah tidak adanya buku panduan mengenai proses biotilik, tidak tersedianya tempat pembuangan sampah popok, adanya respon negatif pemerintah terhadap aksi protes yang dilakukan oleh Yayasan ECOTON. (3) solusi yang dilakukan yakni dengan membuat sendiri paduan biotilik, menyediakan DROPO (Droping Point Popok), mengirim surat audiensi ke pemerintahan untuk diskusi mengenai permasalahan lingkungan yang terjadi di masyarakat.Kata Kunci: Peran, Yayasan ECOTON, dan Ecological Citizenship
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI BERBASIS PAIKEM DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn DI KELAS VII SMP NEGERI 1 JABON ROHMATUL UMAYAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan media monopoli berbasis PAIKEM terhadap peningkatan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 1 Jabon. Penelitian ini menggunakan metode penelitan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen (pre-tes dan pos-tes control group). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data pada hipotesis pertama dan kedua menggunakan uji t, sedangkan pada hipotesis ketiga menggunakan uji MANOVA untuk mengetahui pengaruh media monopoli terhadap peningkatan aktivitas dan prestasi belajar secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMPN 1 Jabon dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar. Peningkatan aktivitas belajar dapat diketahui thitung (8,642) > t tabel (1,67), maka hipotesis pertama diterima. Kemudian peningkatan prestasi belajar diketahui thitung (2,588) > t tabel (1,67), maka hipotesis kedua diterima. Hipotesis ketiga menunjukkan bahwa nilai signifikan media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM terhadap aktivitas dan prestasi belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,066 dan 0,074 > dari nilai signifikansi 0,05, maka media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM berpengaruh secara bersaamaan terhadap aktivitas dan prestasi belajar. Dari ketiga hasil hipotesis tersebut menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran monopoli sesuai dengan teori kerucut pengalaman Edgar Dale, bahwasannya semakin banyak keterlibatan indera yang digunakan maka pengetahuan yang diingat semakin kuat. Terbukti dari keaktifan belajar kelas eksperimen berkategori aktif dan prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol yang tidak menerapkan media pembelajaran monopoli. Kata Kunci: media pembelajaran monopoli, aktivitas, prestasi belajar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue