cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PERAN MAHASISWA ANGGOTA KOMUNITAS URBAN CARE DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER PERCAYA DIRI PADA ANAK DI STREN KALI JAGIR SURABAYA NUR AISYAH MUSLIM
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aktivitas mahasiswa anggota komunitas Urban Care dalam perannya untuk menumbuhkan karakter percaya diri pada anak yang tinggal di Stren Kali Jagir Kampung Baru Bratang Tangkis PDAM Surabaya. Berada di wilayah pemukiman liar dengan permasalahan sosial, terdapat anak-anak yang tinggal di daerah Jagir ini harapannya juga memiliki hak yang sama untuk dapat mengembangkan diri sehingga memiliki karakter percaya diri sangatlah penting sebagai modal dasar untuk pengembangan diri anak-anak di wilayah ini. Penelitian ini menggunakan teori peran (role theory) dari Bruce J. Biddle dan Edwin J. Thomas sebagai landasan teori. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa melalui aktivitas komunitas Urban Care yaitu “Ayo Belajar” dan “Ayo Berbudaya” terdapat kontribusi mahasiswa anggota komunitas Urban Care yang menunjukkan perannya dalam menumbuhkan karakter percaya diri anak yang tinggal di Stren Kali Jagir antara lain: (1) memberikan motivasi anak-anak didik dalam mendorong semangat belajar; (2) menumbuhkan potensi anak didik baik dari segi akademis maupun non akademis; (3) memberi kesempatan yang terbuka kepada anak-anak didik untuk lebih banyak berinteraksi dan mencoba melakukan hal baru. Kata Kunci: peran, mahasiswa, karakter percaya diri
Pandangan Prajurit TNI AL tentang Netralitas Politik TNI BEITI NURISSAFAAH; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Komando Armada II Surabaya tentang netralitas politik TNI.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuisioner angket, angket diberikan dengan jumlah populasi 74.000 orang dan jumlah responden yakni 100 orang. Lokasi penelitian dilakukan di Komando Armada II Surabaya yang berlokasi di Perak Surabaya bagian utara.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum masuk ke dalam katagori setuju terhadap netralitas politik TNI. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan data terdapat 65 orang atau 65% dari keseluruhan jumlah sampel penelitian yang memiliki pandangan setuju terhadap netralitas politik TNI. Kemudian sebanyak 35 orang atau 35% dari jumlah keseluruhan sampel penelitian yang memiliki pandangan netral terhadap netralitas politik TNI dengan rata-rata skor 105,06. Penelitian ini terdapat dua sub variabel yakni sub variabel pandangan kognitif dan sub variabel pandangan afektif. Dalam sub variabel pandangan kognitif diketahui terdapat 65 orang atau 65% dari keseluruhan jumlah sampel penelitian yang memiliki pandangan setuju terhadap netralitas politik TNI. Kemudian sebanyak 35 orang atau 35% dari jumlah keseluruhan sampel penelitian yang memiliki pandangan netral terhadap netralitas politik TNI. Sedangkan pada sub variabel pandangan afektif terdapat 97 orang atau 97% dari keseluruhan jumlah sampel penelitian yang memiliki pandangan setuju terhadap netralitas politik TNI. Kemudian sebanyak 3 orang atau 3% dari jumlah keseluruhan sampel penelitian yang memiliki pandangan netral terhadap netralitas politik TNI. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini pengetahuan tidak mendukung afeksi atau tindakan karena tindakan bersifat doktrin. Kata Kunci: Pandangan, TNI AL, Netralitas
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN APLIKASI TAPROSE (TUBAN PUBLIC REPORT SERVICE) TEMANKU DI KABUPATEN TUBAN AMBAR TRI NINGSIH; RADEN RORO NANIK SETYOWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi Taprose (Tuban Public Report Services) Temanku di Kabupaten Tuban. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan teknik hitung analisis deskriptif persentase dengan skala likert. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Tingkat partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi Taprose (Tuban Public Report Services) Temanku adalah sebagian kecil responden, yaitu 29 orang atau 9,8% responden memiliki tingkat partisipasi rendah, kurang dari setengah responden, yaitu 82 orang atau 27,7% responden memiliki tingkat partisipasi kategori tinggi, dan lebih dari setengahnya, yaitu 185 orang atau 62,5% responden memiliki tingkat partisipasi kategori sedang sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi Taprose (Tuban Public Report Services) Temanku adalah sedang berdasarkan persentase terbesar yaitu 62,5% responden. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Aplikasi Pengaduan, Taprose Temanku.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.
Persepsi Mahasiswa di Surabaya terhadap Gerakan #2019gantipresiden SESILA SAKTI HANDAYANI; MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa di Surabaya terhadap gerakan #2019gantipresiden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desktriptif dengan teknik pengumpilan data yaitu survey berbasis online. Responden berjumlah 347 yang populasinya yaitu seluruh mahasiswa di Surabaya yang aktif menggunakan media sosial. Berdasarkan aspek persepsi, penelitian ini memfokuskan penelitian pada empat aspek persepsi yaituaspek kognitif, afeksi, intepretasi, serta evaluasi. Hasil penelitian ini yaitu 62,25% responden memiliki persepsi negatif terhadap gerakan #2019gantipresiden hal ini menunjukkan bahwa gerakan #2019gantiresiden dikarenakan memuat isi yang menyalahi UU no. 7 tahun 2017 pasal 280 tentang larangan dalam berkampanye. Lebih dari itu gerakan #2019gantipresiden memuat konten kampanye hitam. Sedangkan 2,3% memiliki persepsi positif terhadap gerakan #2019gantipresiden yang menunjukkan bahwa mahasiswa di Surabaya memandang gerakan #2019gantipresiden adalah bentuk kampanye yang positif dan kreatif dengan memanfaatkan media sosial dan sisanya 35,45% responden masuk dalam kategori ‘netral.’ Meskipun cenderung negatif, namun pada aspek pengetahuan responden cukup mengetahui terhadap gerakan ini dengan data sebesar 61,96% responden masuk dalam kategori ‘cukup mengetahui’ terhadap gerakan #2019gantipresiden. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Gerakan #2019gantipresiden.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue