cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 257 Documents
PENERAPAN WORK-BASED LEARNING TERHADAP PRAKTIK PEMASANGAN KERAMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Sebayang, Nono; Siregar, Syafiatun; Sinaga, Enny K
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 2 (2017): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8259

Abstract

Praktik kerja batu dan beton adalah salah satu matakuliah yang ada pada semester ketiga di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Unimed. Hasil evaluasi semester, secara praktik kemampuan mahasiswa masih rendah pada mata kuliah praktik kerja batu beton. Sementara kompetensi/ pengetahuan  praktik kerja batu dan beton sangat membantu mahasiswa ketika mereka terjun di pada umumnya Praktik Kerja Lapangan Industri (PKLI) yang dilakukan pada semester 5 dan pada khususnya ketika mereka memasuki dunia kerja. Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka perlu dilakukan pembelajaran yang lebih komprehensif yaitu dengan pembelajaran berbasis kerja (Work-based Learning/WBL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kompetensi mahasiswa dalam pemasangan keramik dengan work-based learning. Metode penelitian dilakukan dengan pengamatan langgsung yang dilakukan oleh peneliti dan oleh dosen pengampu mata kuliah terhadap tingkat keaktifan mahasiswa.  Hasil penelitian berdampak terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dalam pemasangan keramik dengan work-based learning. Peningkatan juga terlihat dari hasil belajar mahasiswa yang dilakukan dengan pre-test dan post-test Kata Kunci : concrete work, work-based learning, learning outcomes ABSTRACT The practice of stone and concrete work is one of the existing courses in the third-semester  Program Building Engineering, Faculty of Engineering in Unimed. The result of semester evaluation, the practical ability of student still low in concrete stone work practice class. While the competence/knowledge of stone and concrete work practices is very helpful for students when they plunge in general Praktik Kerja Lapangan Industri (PKLI) conducted in semester 5 and in particular when they enter the world of work. To achieve maximum results, it is necessary to do a more comprehensive learning with work-based learning (WBL). The purpose of this research is to measure students' competence in the installation of ceramics with work-based learning. The research method is done by direct observation conducted by the researcher and by the lecturer of the lecturer on the student activity level. The results of the research have an impact on the improvement of students' competence in the installation of ceramics with work-based learning. The improvement was also seen from the result of student learning done with pre-test and post-test. Keywords:  concrete work,  Work-based Learning, learning outcomes
ANALISIS VOLUME TAMPUNGAN KOLAM RETENSI DAS DELI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENGENDALIAN BANJIR KOTA MEDAN Zevri, Asril
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 2 (2017): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8386

Abstract

Daerah Aliran Sungai Deli adalah salah satu DAS yang berperan penting terhadap Kota Medan. Curah hujan yang tinggi disertai dengan perubahan tata guna lahan dapat meningkatkan limpasan air permukaan mengalir dengan cepat dan menimbulkan debit banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa volume tampungan kolam retensi akibat debit banjir kala ulang DAS Deli dengan debit kapasitas penampang sungainya. Lingkup kegiatan dalam penelitian ini yaitu menganalisa curah hujan harian maksimum rata-rata DAS Deli, curah hujan harian maksimum kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit banjir kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit kolam retensi, dan volume tampungan kolam retensi. Hasil studi menunjukan debit kolam retensi 388.66 m3/detterjadi dengan lama waktu banjir 6.13 jam sehingga  volume tampungan kolam retensi mencapai 8,600,000 m3 dengan rencana luas lahan 215 ha dan rata-rata kedalaman 4 meter. Kata Kunci : debit banjir, das deli, kota medan, peengendalian banjir, kolam retensi.
STUDI PERHITUNGAN KEKAKUAN PORTAL DINDING BATA PADA BANGUNAN BERTINGKAT DARI BEBERAPA NEGARA DENGAN PUSHOVER Frapanti, Sri
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10037

Abstract

ABSTRAKPenerapan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam bidang pembangunan konstruksi teknik sipil mengalami perkembangan yang pesat dengan berkembangnya zaman sehingga menuntut kita untuk lebih kreatif terutama dalam hal perancangan struktur. Di Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam kontruksi gedung bertingkat adalah adanya resiko akibat gempa. Salah satu metode untuk menganalisis beban gempa adalah analisis pushover. Analisis pushover merupakan prosedur analisis untuk mengetahui perilaku keruntuhan suatu bangunan terhadap gempa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kekakuan dan kekuatan dinding dengan melakukan eksperimen kuat tekan dari beberapa tipe batu bata yang diambil  benda uji batu bata dari Lubuk Pakam dan dibandingkan dengan beberapa negara. Stuktur bangunan dimodelkan sebagai portal 2 dimensi yang terdiri dari 2 variasi  model dengan 1 bentang dan 3 bentang yaitu Portal terbuka, Portal  berdinding. dengan menggunakan analisa Pushover dan bantuan Program ETABS. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi dinding pengisi yang terbuat dari dinding bata mempengaruhi kekakuan lateral struktur bangunan.  Kata Kunci : Portal Terbuka, Portal  Berdinding, Tipe Batu Bata, Analisis Pushover, Kekakuan Elastis Dan Pasca Elastis   ABSTRACT Developed rapidly with the development of the era that requires us to be more creative especially in terms of structural design. In Indonesia, the challenge faced in the construction of high-rise buildings is the risk due to the earthquake. One method to analyze earthquake loads is pushover analysis. Pushover analysis is an analytical procedure to determine the collapse behavior of a building against earthquake. The research was conducted to find out how big the effect of stiffness and strength of the wall by doing a compressive strength experiment of some brick type taken by brick test object from Lubuk Pakam and compared with some countries. The structure of the building is modeled as a 2-dimensional portal consisting of 2 variations of the model with 1 span and 3 spans of open portal, walled portal. using Pushover analysis and ETABS Program assistance. The results of the analysis in this study indicate that the contribution of wall filler made of brick walls affect the lateral stiffness of the building structure. Keywords: Open Portal, Walled Portal, Brick Type, Pushover Analysis, Elastic Stiffness And Post Elastic.
EVALUASI PERBANDINGAN SIMPANGAN STRUKTUR SRPM AKIBAT PERMODELAN STRUKTUR YANG BERBEDA Putera, Tondi Amirsyah; Faisal, Ade; ., Suprayetno
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10040

Abstract

Struktur bangunan bertingkat rawan terhadap gaya lateral, terutama akibat gaya yang ditimbulkan oleh gempa. Indonesia juga termasuk ke dalam wilayah yang memiliki instensitas terjadi gempa yang tinggi. Dalam menghitung struktur bangunan bertingkat ada 2 cara, yakni dengan sistem rangka pemikul momen (SRPM) dan kombinasi SRPM dengan shear wall. Pada proses perencanaan umumnya dinding geser dimodelkan sebagai element solid pada program komputer. Pemakaian element solid ini akan memakan waktu analisa seiring dengan semakin bertambahnya tinggi bangunan. Dinding geser juga dapat dimodelkan dengan element garis (line). Untuk itu studi ini bertujuan membandingkan hasil yang diperoleh bila dinding geser dimodelkan sebagai element solid dan element garis. Pada studi ini terdapat 3 pemodelan struktur, yaitu 1 model strktur tanpa dinding geser, dan 2 model truktur dengan dinding geser (model dinding geser solid element dan model dinding geser  line element). Semua input beban, tingkat kekakuan dan dimensi struktur adalah sama, yang berbeda hanyalah model shear wall yang digunakan. Gedung ini memiliki tingggi 40 meter (10 lantai), tinggi tiap lantai 4 meter. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh bahwa terjadi perbedaan perioda getar, simpangan, gaya geser dasar dan gaya-gaya dalam karena pemodelan sistem struktur penahan gaya geser yang berbeda-beda.  Kata Kunci : Dinding Geser, Pemodelan Struktur, Simpangan   ABSTRACT The structure of multi-storey buildings are vulnerable to lateral force, especially due to the force created by the earthquake. Indonesia is also included in the territory which has instensitas an earthquake is high. In calculating the structure of multi-storey buildings there are two ways, namely as moment resisting frame system (MRF) and combination of MRF with shear wall. The development of science and technology has given rise to one of the solutions to improve the performance of high-level structure, namely the installation of shear walls to add structural rigidity and absorbs shear forces along with the high structure. The goal of this studi is to determine the difference of some parameters made of a combination of structural design of the building with MRF and MRF with shear wall. In this study, there are 3 modeling of structures, namely 1 models structure without shear walls, and two models of structures are at the shear wall (solid element model of shear walls and shear wall model line element). All input load, stiffness and dimensional structure is the same, just different shear wall models used. This building has 40 meters (10 floors) of height, which is the height of each floor 4 meters. The results of the analysis indicates that the significant deviation occurs due to system modeling of shear wall is different. Keywords: Shear Wall, Structure Modelling, Displacement
ANALISA PERBANDINGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA METODE KLASIKAL DENGAN ALAT BANTU GEOGEBRA Sinaga, Sarmulia
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10041

Abstract

Seiring dengan era milenial yang ditandai dengan lompatan perkembangan teknologi yang begitu cepat, sehinga akan terjadi  penyesuaian pemahaman antar generasi. Generasi sebelumnya dalam hal ini guru dengan insting manualnya, serta berinteraksi dengan generasi milenial/peserta didik atau generasi œjaman now dengan insting ITnya, pastilah akan menemui titik buntu jika tidak saling menyesuaikan diri. Oleh karena itu, pembelajaran dengan bantuan komputer sangat baik untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya dalam hal ini  konsep-konsep pembelajaran  matematika. Hal ini bukan lagi sebagai tuntutan bagi para guru, namun sudah bergeser menjadi kewajiban dan keharusan, jika guru tersebut tidak mau disebut buta hurup tingkat kedua.. Berbagai program komputer telah dikembangkan  dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika,   salah   satunya   yaitu GeoGebra.   GeoGebra   adalah   sebuah perangkat lunak yang dapat menvisualisasikan objek-objek matematika secara cepat, akurat, dan efisien. GeoGebra merupakan salah satu software bantu yang cukup lengkap dan digunakan secara luas. Nama GeoGebra merupakan kependekan dari geometry(geometri) dan algebra (aljabar). Meski dari sisi nama hanya merujuk geometri dan aljabar aplikasi ini tidak hanya mendukung untuk kedua topik tersebut, tapi juga mendukung banyak topik matematika diluar keduanya. GeoGebra pertama kali dikembangkan oleh Markus Hohenwarter dari Austria dan dirilis sebagai perangkat lunak opensource sehingga dapat dimanfaatkan secara gratis dan bebas untuk dikembangkan. Kata Kunci : GeoGebra, Pembelajaran Matematika   ABSTRACT Along with the millenial era marked by a leap of rapid technological developments, so that there will be adjustment of understanding between generations. The previous generation in this case the teacher with his manual instinct, and interacting with the millennial generation / learners or the generation of "era now" with his IT instinct, will surely meet a dead-end if not adjust to each other. Therefore, computer-assisted learning is excellent for integration in learning, especially in this case the concepts of mathematics learning. This is no longer a demand for teachers, but has shifted into obligations and obligations, if the teacher does not want to be called second-level blind libre .. Various computer programs have been developed and can be used in learning mathematics, one of which is GeoGebra. GeoGebra is a software that can visualize math objects quickly, accurately, and efficiently. GeoGebra is one of the aids software that is quite complete and widely used. The name GeoGebra stands for geometry and algebra. Although the name only refers to geometry and algebra these applications not only support for both topics, but also support many mathematical topics outside of both. GeoGebra was first developed by Markus Hohenwarter of Austria and released as an opensource software so it can be used for free and free to develop.  Keywords: GeoGebra, Mathematics Learning
PERBAIKAN DAN PERKUATAN BANGUNAN SEDERHANA AKIBAT GEMPA Hadibroto, Bambang; Ronitua, Sahala
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10044

Abstract

Bangunan yang sering rusak apabila gempa bumi terjadi adalah bangunan sederhana atau bangunan non-engineering. Bangunan non-engineered adalah bangunan yang umumnya merupakan bangunan penduduk, rumah tinggal, dan lain-lain yang kebanyakan didirikan oleh masyarakat biasa tanpa bantuan ahli struktur. Telah banyak bangunan yang rusak akibat gempa, Sehingga  sangat dibutuhkan pengembangan metode perbaikan dan perkuatan struktur bangunan untuk memperbaiki dan memperkuat bangunan yang rusak akibat gempa. Titik-titik lemah bangunan yang merupakan titik-titik kegagalan bangunan akibat beban gempa, antara lain : join fondasi-kolom, join balok-kolom, dinding pasangan dan sistem struktur atap. Dibutuhkan perbaikan pada elemen-elemen tersebut untuk mengembalikan fungsinya seperti semula serta elemen-elemen tersebut sangat membutuhkan perkuatan sebelum terjadi gempa serta pendetailan penulangan yang akurat. Perbaikan dan perkuatan elemen struktur bangunan yang telah dikembangkan antara lain : perbaikan dinding retak dengan  metode  plesteran yang diperkuat  kawat, melapisi elemen struktur bangunan dengan lapisan beton baru, penambahan tulangan dan lapisan beton pada elemen balok, kolom dan pelat, pembuatan jangkar pada setiap 6 lapis bata dan pembuatan kolom praktis pada dinding roboh serta perbaikan dan perkuatan pada rangka atap dan plafon. Material yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perkuatan bangunan sederhana akibat gempa adalah beton, baja tulangan, batu bata, bahan kimia (epoxy) untuk mempercepat proses pekerjaan serta bahan-bahan umum lainnya yang sering dijumpai dalam pelaksanaan pekerjaan kontruksi Kata Kunci : Bangunan Sederhana (Non-Engineering), Perkuatan, Perbaikan  ABSTRACT Buildings are often damaged when the earthquake occurred is a simple building or non- building engineering . Non - engineered buildings are buildings that generally are residential buildings, houses, and others are mostly established by ordinary people without the help of expert structures. Final Project is made using the method of literature study , by collecting data from a variety of books , sources and journals related to the repair and retrofitting of buildings is simple due to the earthquak . Has many buildings damaged by the earthquake , so that the much needed development of repair methods and retrofitting structures to improve and strengthen the buildings damaged by the earthquake . Weak points of the building which is the failure points of the building due to earthquake load , among others : the join - column foundation , beam - column joint , and systems partner walls roof structure. Needed improvements to these elements to restore its original function as well as those elements in desperate need before the earthquake retrofitting and reinforcement detailing accurate . Repair and strengthening of structural elements of the building that have been developed include : repair cracked wall plaster reinforced with wire method , coating the structural elements of the building with a new layer of concrete ,reinforcement and the addition of a layer of concrete on the elements of beams, columns and plates , on the manufacture of each 6 -layer anchor brick and manufacture practical columns on the walls collapsed and the repair and reinforcement on the roof frame and the ceiling. Materials used in the execution of repair work and simple retrofitting buildings caused by the earthquake is concrete , reinforcing steel , bricks , chemicals ( epoxy ) to speed up the work process as well as other common ingredients that are often encountered in the implementation of the construction works.Keywords: building a simple (non - engineering), Rretrofitting, Repair
EVALUASI JARAK AMAN ANTARA STRUKTUR SRPM TINGGI DENGAN STRUKTUR SRPM DISEBELAHNYA TERHADAP GEMPA Faisal, Ade; Putera, Tondi Amirsyah; Purba, Mariden
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10045

Abstract

Pembangunan gedung-gedung tinggi menjadi salah satu alternatif yang di pilih karena keterbatasan dan mahalnya lahan diperkotaan sementara tingkat permintaan ruang untuk berbagai kegiatan semakin tinggi. Hal ini menyebabkan gedung-gedung bertingkat sering dibangun saling berdekatan satu dengan yang lainnya. Benturan dapat terjadi pada dua bangunan gedung bertingkat yang bersebelahan apabila jarak antara dua bangunan lebih kecil dari simpangan maksimum yang terjadi akibat beban gempa. Studi ini bertujuan untuk mencari jarak aman antara dua bangunan tinggi yang bersebelahan. Gedung yang direncanakan 2 model menggunakan SRPM dengan material beton bertulang yang terletak di kota Medan dengan kondisi tanah sedang. Model  pertama (Model 1) direncanakan memiliki tinggi 28,5 meter terdiri dari 8 lantai, sedangkan Model kedua (Model 2) direncanakan memiliki tinggi 35,5 meter terdiri dari 10 lantai. Analisa yang digunakan pada studi ini yaitu analisis dinamik riwayat waktu. Nilai simpangan yang terjadi pada gedung  8 lantai (Model 1) untuk arah x sebesar 80,87 mm dan untuk arah y sebesar 79,35 mm. Simpangan yang  terjadi pada gedung 10 lantai (Model 2) untuk arah x sebesar 113,33 mm dan untuk arah y sebesar 112,39 mm. Hasil analisa yang dilakukan menunjukkan jarak aman antara gedung 8 lantai dengan gedung 10 lantai adalah sebesar 2,1 meter, sedangkan jarak aman antara gedung 10 lantai dengan gedung 10 lantai adalah sebesar 2,2 meter.  Kata Kunci : Analisis Riwayat Waktu, Benturan Antar Gedung, Jarak Antar Gedung, Simpangan  ABSTRACT The construction of tall buildings became one of alternative that was chosen because of the urban land limitations and the cost. At the same time the space demand for various urban activities is increased. It is caused the high-rise buildings are often built very close to one another. The collision can be occurred if two adjacent building if the distance between the two building is smaller than the maximum drift caused by the earthquake action. This study aims to plan a safe distance between two adjacent high-rise buildings. The planned building two models using Moment Resisting Frame with reinforced concrete material that is located in the city Medan with moderate soil conditions. The first model (Model 1) has a height of 28.5 meters is planned consists of 8 floors, while the second model (Model 2) planned to have a height of 35.5 meters consists of 10 floors. The analysis used in this study is the analysis of dynamic time history. The displacement value which occurred on 8 storey building (Model 1) to the x direction by 80.87 mm and for the y direction by 79.35 mm. The displacement occurs in the building 10 floors (Model 2) to the x direction of 113.33 mm and for the y direction of 112.39 mm. The results of analysis indicate that the safe distance between 8 storey building with 10 floors of the building is 2.1 meters, while the safe distance between buildings 10 floors with 10 storey building is 2.2 meters. Keywords: Time History Analysis, Clash Between Buildings, Distance Between Buildings, Deviation
BANGUNAN HEMAT BIAYA DENGAN KREASI BATU BATA BERWARNA Pane, Yunita; Zega, Orahugo; Zalukhu, Ha Putra; Buulolo, Candra Wijaya
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1 (2019): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14186

Abstract

Kreatifitas dan inovasi yang erat kaitannya dengan teknik sipil perlu selalu dikembangkan terus untuk memenuhi harus selalu dikembangkan. Tidak hanya memakai cara yang konvensional tetapi harus mampu menciptakan solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan dalam pembangunan gedung. Salah satu hal yang hampir selalu dipakai adalah penggunaan batu bata sebagai bahan bangunan. Batu bata yang kuat dan mampu menahan beban menjadi komponen yang penting dalam pembangunan .Sebagai akibatnya, kebutuhan manusia terhadap Batu bata semakin meningkat. Dengan adanya pemakaian Batu bata di berbagai situasi tentu akan menimbulkan suatu kejenuhan apabila tidak diimbangi dengan inovasi tertentu pada batu bata itu sendiri. Batu bata konvensional yang ada sekarang adalah Batu bata yang masih berwarna merah. Apabila Batu bata yang beredar dimasyarakat hanya warna merah seperti hal tersebut, maka akan menimbulkan kesan monoton. Oleh karena itu, Batu bata dengan warna yang tidak monoton akan mampu memberikan kesan unik dan hemat untuk pembangunan yang akan datang. Hal yang sebenarnya dapat dilakukan adalah dengan mencampur pewarna ke dalam batu bata , sehingga batu bata yang sudah dibakar nanti akan menimbulkan warna baru, sesuai dengan pewarna yang akan digunakan. Sehingga unsur estetika dari batu bata itu sendiri akan bertambah. Penelitian PKM ini sudah mendapat hasilnya dan pelaksanaannya sudah mencapai sekitar 100% sampai saat ini.Kata Kunci: Batu Bata ABSTRACTCreativity and innovation that are closely related to civil engineering need to be constantly developed to meet the need to always be developed. Not only using conventional methods but must be able to create creative solutions to overcome problems in building construction. One of the things that is almost always used is the use of bricks as building materials. Bricks that are strong and able to withstand loads are an important component in development. As a result, human needs for bricks are increasing. With the use of bricks in various situations, it will certainly cause a saturation if it is not balanced with certain innovations in the bricks themselves. The conventional bricks that are now are bricks that are still red. If the brick circulating in the community is only red like that, it will create a monotonous impression. Therefore, bricks with colors that are not monotonous will be able to give a unique and thrifty impression for future development. The thing that can actually be done is by mixing the dye into the brick, so that the bricks that have been burned later will create a new color, according to the dye that will be used. So that the aesthetic elements of the bricks themselves will increase. This PKM research has got results and its implementation has reached around 100%. Keywords: Bricks
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH 8 PADA MATERI DAYA DUKUNG PONDASI ., suhairiani; Panjaitan, Nahesson H; Sinaga, Enny Keristiana
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 2 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v4i2 DES.15452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran materi Daya Dukung Pondasi menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash 8 dan handout dalam penerapan proses pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan dengan pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia video yang menggunakan prosedur penelitian 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu, tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, evaluasi uji praktis dosen pengampu dan mahasiswa, evaluasi uji keefectifan mahasiswa kepada 30 mahasiswa D3 Teknik Sipil Sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) tahap pendefinisian, menganaliasa materi daya dukung pondasi pada mata kuliah Teknik Pondasi, mengidentifikasi potensi/masalah, dan pengumpulan data (2) tahap perancangan, kegiatan studi yang dilakukan sebelum menentukan konsep desain produk awal media pembelajaran menggunakan Macromedia Flash 8 (3) tahap pengembangan, evaluasi dan dinilai oleh beberapa tim ahli, tahapan ini bertujuan untuk meneliti validasi media pembelajaran, materi program pembelajaran dan kualitas pembelajaran, tahapan yang dtempuh yaitu: validasi ahli media, validasi ahli materi, uji praktis, dan uji efectifitas. Berdasarkan validasi dari para ahli, dosen pengampu dan mahasiswa  dapat disimpulkan bahwa Kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia diketahui berdasarkan validasi penilaian ahli materi, ahli media dengan skala sangat baik sehingga dinyatakan valid dan layak untuk digunakan, dan untuk uji praktis  yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen pengampu  berskala baik dan dinyatakan praktis untuk digunakan serta penilaian kemampuan mahasiswa memahami suatu konsep materi dinyatakan efectif dalam pembelajaran mata kuliah Teknik Pondasi pada materi daya dukung pondasi. Kata Kunci: Daya Dukung, Handout, Media Pembelajaran, Macromedia Flash 8, Pondasi
STUDI KARAKTERISTIK PENGGUNA ANGKUTAN UMUM DALAM PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI Sibuea, Dody Taufik Absor
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 (2019): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penguna angkutan umum dalam memilih moda angkutan umum yang digunakan masyarakat Perumnas Martubung,. Kemudian penelitian ini juga bertujuan mendeskripsikan moda angkutan umum yang digunakan, serta untuk mengetahui pendapat masyarakat dalam melakukan perjalanan ditinjau dari kinerja pelayanan angkutan umum. Berikutnya, penelitian ini ingin mengungkap perbedaan persepsi pelaku perjalanan terhadap penggunaan moda angkutan umum berdasarkan karakteristik pelaku perjalanan. Populasi penelitian ini adalah penduduk Perumnas Martubung sebanyak14.058 orang, dengan jumlah sampel diambil sebanyak 520 orang pelaku perjalanan yang ditentukan berdasarkan formula Parel et. al. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling.Klaster didasarkan pada lingkungan di Perumnas Martubung yaitu sebanyak 11 lingkungan, dengan responden yang dipilih hanya satu orang dari setiap keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Untuk mengukur persepsi pelaku perjalanan digunakan kuesioner dengan skala Likert. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik deskriptif dan teknik ANAVA. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara umum masyarakat Perumnas Martubung hampir semuanya menggunakan mobil penumpang umum sebagai moda angkutan umum yaitu sebanyak 97,31 persen. Dari hasil penelitian ditemukan juga bahwa ditinjau dari segi biaya, sebanyak  85,58 persen menyatakan murah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa captive user merupakan pengguna kendaraan umum tertinggi. Dari hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat perbedaan persepsi atau pandangan masyarakat terhadap penggunaan moda angkutan umum dalam melakukan perjalanan berdasarkan jenis pekerjaan, dan kepemilikan kendaraanKata Kunci: Angkutan Umum, Moda, Pengguna Abstract This study aims to determine the characteristics of public transportation users in choosing the modes of public transportation used by the Perumnas Martubung residents. This study also aims to describe the modes of public transportation used, and to find out people's opinions in traveling in terms of the performance of public transport services. Furthermore, this study would like to reveal the different perceptions of transportusers towards the use of public transportation modes based on the characteristics of the travelers.The population of this study was 14.058 from Perumnas Martubung, with a total sample of 520, based on the formula Parel et. al. The sampling technique used was cluster random sampling. Clusters are based on the environment in Perumnas Martubung, which is 11 neighborhoods, with only one respondent selected from each family. Data collection was carried out using a questionnaire. To measure the perceptions of travelers by using a Likert scale questionnaire. Furthermore, the data were analyzed with descriptive techniques and ANAVA techniques. The results concluded that in general, majority of the residents uses MPU as public transportation modes, which is 97,31 percent. The results also found that in terms of cost, 85,58 percent stated it was cheap. The results showed that the captive users was the highest number for public transport users. The results of data analysis found that there are differences in people's perceptions or views on the use of public transportation modes in traveling based on type of work, and vehicle ownership. Keywords: Modes Of Transportation, Users, Public Transport

Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 9 No. 1 (2023): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 (2022): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 (2022): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 (2021): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 (2021): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 (2020): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 1 (2020): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 (2019): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1 (2019): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 (2018): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 (2017): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 1 (2017): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol. 2 No. 2 (2016): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 (2016): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol. 1 No. 2 (2015): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 (2015): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil More Issue