Jurnal Didactical Mathematics
The scope of scientific articles that can be published in Jurnal Didactical Mathematics are as follows: Mathematics Education and Teaching, Method / Model / Strategy for Learning Mathematics, Media and Multimedia Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Teaching Mathematics, Development of Mathematics Teacher Professionals, Ethnomatematics in Mathematics Learning, Didactic Design in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Articles
196 Documents
Kemampuan Representasi Matematis Siswa Berdasarkan Disposisi Matematis Siswa SMP
Fidia Puspa Azzahra;
Hanifah Nurus Sopiany
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i1.5048
Pembelajaran matematika tidak hanya dilihat dari aspek kognitif saja, namun harus dilihat dari aspek afektif juga. Salah satunya dapat dilihat dari disposisi matematis yang juga merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran matematika yang memuat kemampuan representasi matematis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa berdasarkan disposisi matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan ialah 36 siswa kelas VIII di SMPN 4 Klari. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dimana akan dipilih satu siswa untuk setiap tingkatan disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan ialah tes, non tes, dan wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan angket disposisi matematis, tes kemampuan representasi matematis, dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori disposisi matematis tinggi dan sedang dapat memenuhi ketiga indikator kemampuan representasi dengan baik. Siswa dengan kategori disposisi rendah dapat mencapai indikator kemampuan verbal dengan baik, namun belum dapat mencapai indikator kemampuan ekspresi matematis dan visual.
Analisis Berpikir Kreatif pada Pembelajaran Matematika
Elsa Ajeng Fatmala;
Kusno Kusno
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5175
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif dapat ditingkatkan dalam pembelajaran matematika melalui berbagai macam model pembelajaran dan dengan cara berpikir tingkat tinggi sehingga kemampuan berpikir kreatif siswa dapat mencapai kategori yang tinggi dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penenlitian ini yaitu Systematic Literatur Review. Metode systematic literature review adalah metode penelitian yang sistematis dan terstruktur untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menyintesis hasil penelitian yang relevan dalam suatu bidang tertentu. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyusun literatur yang relevan dengan topik penelitian tertentu. Data dikumpulkan untuk direview yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran matematika. Peneliti menggunakan data artikel sebanyak 19 artikel jurnal nasional dengan kurun waktu 2013-2022. Penelitian menunjukkan bahwa memberikan peluang siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatifnya melalui berbagai macam model pembelajaran dan dengan cara berpikir tingkat tinggi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kreatif siswa sanggup mencapai kategori tinggi dalam pembelajaran matematika.
Analisis Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Pembelajaran Abad 21
Zaskia Husna Maharani;
Kusno Kusno
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5178
Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sangat diperlukan khususnya pada pembelajaran abad 21 ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pembelajaran abad 21 yang memanfaatkan teknologi dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa . Data dikumpulkan melalaui jurnal-jurnal yang terkait untuk dikaji. Metode penelitian yang digunakan adalah metode SRL ( Systematic Literature Review) untuk mengenali, meneliti, dan menilai semua investigasi terkait untuk mengatasi pertanyaan penelitian yang diajukan. Arikel yang dikaji sebanyak 20 artikel dengan kurun waktu 2016-2022 baik jurnal nasional dan jurnal internasional. Hasil penenlitian menujukan bahwa pendekatan pembelajaran yang bisa di padukan dengan teknologi abad 21 akan melatih kemampuan berpikir kreatif. Sepeti pembelajaran Berbasis proyek atau berbasis masalah, pembelajaran dengan pendekatan open-ended, pembelajaran STEM ,pendekatan konstektual, semua itu bisa disesuaikan dengan materi matematika yang akan diajarkan. Selain itu, ditemukan beberapa hal yang terkait dengan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang dapat dipengaruhi oleh faktor gender dan Self-regulated.
Analisis Beban Kognitif dalam Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa
Gita Ratnasari;
Sutirna Sutirna
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5334
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui beban kognitif siswa dalam kemampuan pemahaman konsep matematis. Pembelajaran matematika pada penelitian ini yaitu materi induksi matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA 1 MAN 4 Karawang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes pemahaman konsep matematis, kuesioner dan wawancara tidak terstruktur. Adapun kuesioner atau angket diisi oleh siswa untuk mengetahui beban kognitif siswa kategori tinggi, sedang dan rendah. Teknik Analisis data pada penelitian ini mengikuti langkah Milles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data hasil angket diperoleh persentase beban kognitif kategori tinggi sebesar 45,4%, kategori sedang sebesar 36,4% dan kategori rendah sebesar 18,2%. Berdasarkan hasil analisis dari beberapa penyajian data dapat disimpulkan bahwa siswa kategori tinggi memiliki beban kognitif intrinsik dan ekstrinsik yang rendah, serta beban kognitif konstruktif yang tinggi. Sedangkan siswa kategori rendah kebalikannya yakni memiliki beban kognitif intrinsik dan ekstrinsik yang tinggi, serta beban kognitif konstruktif yang rendah.
Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Kelas IX Pada Materi Perpangkatan Dan Bentuk Akar
Nurul Fitriany Batubara;
Sutirna Sutirna
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5374
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar matematika siswa. Hasil belajar matematika siswa yang merupakan hal yang penting supaya dapat mengetahui pencapaian yang telah dilakukan siswa selama pembelajaran. Pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah kelas IX SMP Negeri di Kabupaten Karawang serta untuk menganalisis hasil belajar matematika siswa materi perpangkatan dan bentuk akar. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga terpilih kelas IX G Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 42 siswa. Dalam pelaksanaan penelitian, instrumen yang digunakan dalam bentuk uraian sebanyak 5 soal. Dimana instrumen tes ini untuk melihat hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa dapat menyelesaikan soal pada indikator menentukan hasil pemangkatan dari perpangkatan dengan basis yang sama. Berdasarkan analisis hasil belajar matematika siswa masuk dalam kriteria rendah karena didapat hasil persentase kategori tinggi sebesar 12%, kriteria sedang sebesar 71%, dan kriteria rendah 17%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa pada penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berada pada kriteria sedang.
Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMPN 1 Kutawaluya
Uun Unayah;
Sutirna Sutirna
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5404
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat hasil belajar matematika siswa kelas IX SMPN 1 Kutawaluya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 1 Kutawaluya Tahun Pelajaran 2022/2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling diperoleh siswa kelas IX B. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes berupa soal uraian dengan jumlah 5 butir soal, dimana instrumen tes ini untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal. Selanjutnya, hasil analisis instrumen tes dikategorikan dengan kategori sangat tinggi sampai dengan sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa terdapat hasil belajar matematika siswa kelas IX B dalam menyelesaikan soal yang mengacu pada indikator bilangan berpangkat. Hasil tersebut dapat dilihat dari hasil tes yang tergolong dalam kriteria sangat tinggi dengan persentase sebesar 48,7% dengan nilai nilai 100 sebanyak 19 siswa, kriteria sangat tinggi dengan persentase sebesar 17,9% dengan nilai 90 sebanyak 7 orang siswa, kemudian kriteria tinggi dengan persentase sebesar 17,9% dengan nilai sebesar 80 sebanyak 7 siswa dan kriteria sedang dengan persentase sebesar 15,4% dengan nilai 70 sebanyak 6 siswa. Dari hasil yang diperoleh, siswa sudah bisa dikatakan mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran matematika di SMPN 1 Kutawaluya memiliki nilai KKM sebesar 79.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLTV
Lilisantika;
Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5480
Dalam pembelajaran, sebagian besar siswa SMA kurang memahami langkah-langkah penyelesaian masalah matematika khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Soal cerita dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan materi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa saat menyelesaikan soal-soal SPLTV serta mengetahui kesulitan dan faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 96 Jakarta yang berjumlah 59 siswa. Metode pengumpulan data dengan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan langkah Polya adalah 48,19 dan berada pada kategori cukup baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu: (1) Siswa dengan kemampuan tinggi dapat memenuhi tiga indikator pemecahan masalah, (2) Siswa dengan kemampuan sedang dapat memenuhi dua indikator. pemecahan masalah, (3) Siswa dengan kemampuan rendah hanya dapat menyelesaikan satu indikator pemecahan masalah. Penyebabnya adalah siswa kesulitan memahami soal, kesulitan melakukan operasi hitung sehingga tidak dapat menyelesaikan penyelesaian dengan benar, dan tidak terbiasa memeriksa kembali jawaban. Faktor yang mempengaruhi diantaranya kurang aktif dalam proses pembelajaran dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan.
Systematic Literature Review: Modul Berbasis Learning Cycle 7E pada Pembelajaran Matematika
Natasya Rahmadanti;
Rani Refianti;
Yufitri Yanto
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5503
Kita dikejutkan dengan fenomena covid-19 sekitar awal tahun 2020, yang mengharuskan kita untuk hanya beraktivitas di rumah dan memberikan dampak yang cukup signifikan pada semua aspek, termasuk pendidikan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji modul berbasis learning cycle 7e pada pembelajaran matematika. Metode dalam penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan mengulas atau meninjau semua artikel mengenai modul berbasis learning cycle 7e pada pembelajaran matematika yang diterbitkan dalam jangka waktu 2018-2023. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 9 artikel jurnal nasional terakreditasi yang didapatkan dari Google Scholar dengan bantuan software Publish or Perish. Pengembangan modul learning cycle 7e terbukti dapat mendorong para peserta didik untuk terlibat secara aktif. Modul matematika ternyata terbukti dapat dapat meningkatkan koneksi pemecahan masalah matematis, mendorong peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran.
Kualitas Pembelajaran Rally Coach terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Pohon (Tree)
Dian Kartika Sari
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5510
Pembelajaran Rally Coach dinilai efektif untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, serta komunikasi. Kualitas pembelajaran Rally Coach pada penelitian ini ditinjau dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pembelajaran Rally Coach baik dalam tahap pertama yaitu perencanaan, tahap kedua yaitu pelaksanaan, dan tahap ketiga yaitu penilaian/evaluasi hasil pembelajaran yang di implementasikan pada materi pohon (tree). Metode penelitian ini adalah metode kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Metode cluster sampling digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran Rally Coach, dan kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran ceramah. Subjek yang digunakan mahasiswa Teknik Informatika Kelas IF 10 D dan kelas IF 10 E Angkatan 2022. Teknik untuk mengumpulkan data menggunakan tes dan kuesioner. Data yang digunakan adalah hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis (TKBK), lembar pengamatan penelitian. Data dianalisis menggunakan uji rata-rata, beda rata-rata, dan proporsi. Berdasarkan hasil analisis data pada tahap perencanaan pembelajaran berada pada kategori baik, pada tahap pelaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik, dan tahap evaluasi hasil pembelajaran diperoleh hasil pembelajaran Rally Coach efektif. Oleh karena itu, pembelajaran Rally Coach terhadap kemampuan berpikir kritis berkualitas.
Analisis Kompetensi Strategis Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Aljabar
Siti Kulsum;
Mokhammad Ridwan Yudhanegara
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/dm.v5i2.5516
Kompetensi yang penting untuk dimiliki siswa adalah kemampuan kompetensi strategis, apabila seorang siswa mempunyai kompetensi strategis yang baik maka secara tidak langsung menguasai empat kemampuan lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan seberapa baik siswa menggunakan strategi untuk memecahkan masalah cerita berdasarkan materi aljabar. Untuk mencapai tujuan, metodologi deskriptif kualitatif diterapkan. Siswa kelas VII SMP Al-Mushlih Karawang menjadi subjek penelitian, yang dilakukan pada hari jumat, 2 Desember 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes materi aljabar. Kemampuan untuk merumuskan masalah, menggambarkan masalah, dan memecahkan masalah matematika dianalisis sebagai tiga indikasi kompetensi strategis dari data yang diperoleh. Hasil dari penelitian yaitu kategori tinggi memiliki 5 siswa, kategori sedang memiliki 10 siswa, dan kategori rendah memiliki 6 siswa. Dengan rata-rata nilai keseluruhan siswa 62,5 menunjukkan bahwa kelas VII-A SMP Al-Mushlih Karawang memiliki kemampuan kompetensi strategis matematis dengan kategori sedang.