cover
Contact Name
Leny Heliawati
Contact Email
leny_heliawati@unpak.ac.id
Phone
+6285216150330
Journal Mail Official
jsep@unpak.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana - Universitas Pakuan Gedung Mashudi, Lantai Dua, Jl. Pakuan, Tegallega. Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jawa Barat 16143
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JSEP (Journal of Science Education and Practice)
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 2548950X     EISSN : 25497170     DOI : Prefix 10.33751
Core Subject : Science, Education,
JSEP (Journal Science and Education Practice) offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: - Education Method Innovation - Education Technology Innovation - Cultural History - Cultural Studies Innovation - Learning Innovation - Training Innovation - Teaching Innovation
Articles 91 Documents
EFEVTIFITAS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Tini Sulastri Sihombing; Surti Kurniasih; Rita Retnowati
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 4, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.511 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v4i1.2826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Problem Based Learning dengan mind mapping terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada materi bioteknologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas IX yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu, eksperimen dan kontrol.  Instrumen yang digunakan yaitu tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning dengan menggunakan mind mapping dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan mind mapping lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang hanya mendapatkan pmbelajaran dengan model Problem Based Learning.  
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP PADA TEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN Ening Yuningsih; Rita Retnowati; Dadang Jaenudin
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.616 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v2i2.1706

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP pada materi Pencemaran Lingkungan melalui pembelajaran berbasis masalah dengan mind map. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan pretest-postest control group design. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMP Negeri Kabupaten Cianjur, dengan  subjek penelitian berjumlah 67 orang dikelas kontrol dan eksperimen. Kelas eksperimen yaitu kelas VII E diberi perlakuan pembelajaran berbasis masalah dengan mind map dan kelas kontrol yaitu kelas VII D mendapat pembelajaran berbasis masalah. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda (PG) untuk penguasaan konsep, Essay untuk kemampuan berpikir kreatif dan angket untuk melihat respon siswa. Data dianalisis dengan uji statistik menggunakan SPSS versi 24.00 dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan mind map mampu meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif. Penguasaan konsep siswa dikelas eksperimen meningkat dengan nilai N-gain 0,62 (kriteria Sedang) dan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai N-gain 0,79   (kriteria tinggi). Siswa pada kelas eksperimen juga menunjukan respon dan antusias tinggi terhadap pembelajaran. Kata Kunci:     Pembelajaran berbasis Masalah, Mind Map, Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif
Problem-Based Learning with Science, Technology, Engineering, and Mathematics (Stem) Approach to Improve Critical Thinking Skills and Conceptual Understanding of Junior High School Students Rr. Arum Setyorini; Anna Permanasari; Didit Ardianto
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 5, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.053 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v5i2.5699

Abstract

This research has done to examine the application of learning with PBL STEM model implemented in one of State Junior High School in Bogor. The method used in this research was quasi experiment with pre-post control design. The experimental class was treated with PBL STEM model, while the control class with PBL model 5M. The subjects involved were 76 students of Junior High School in one of Bogor City, divided into 38 students in experimental class 38 students in control class. Data collection techniques conducted in this study through observation, tests, and questionnaires. Data analysis was performed using quantitative data analysis and qualitative data analysis. The research shows the increasing of student’s critical thinking skill high category (N-Gain value is 70.78%). The Implementation of PBL STEM could improve the concept gaining with the N-Gain value is as much as 69.56%. So, it can be concluded that problem-based learning with STEM approach is appropriate to be implemented in junior high school students of class VIII. In addition, students' responses showed positive results can be seen from the increased interest, liveliness, motivation, in studying the field of STEM.
MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS 7 MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN BAHAN AJAR BERBASIS PROYEK PADA MATERI ENERGI Fanni Nadia Hardjo; Anna Permanasari; Irvan Permana
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.526 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v2i2.1393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pembelajaran inkuiri menggunakan bahan ajar berbasis proyek yang dapat meningkatkan literasi sains siswa pada materi energi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar angket untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap pembelajaran dan untuk mengetahui peningkatan literasi sains siswa dilakukan tes pilihan ganda berbasis literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan literasi sains siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis proyek ditunjukan dengan kenaikan hasil belajar dengan rata-rata pretest sebesar 54, rata-rata posttest sebesar 69 dan Ngain 0,43 (sedang). Bahan ajar berbasis proyek dapat meningkatkan minat siswa dibuktikan dengan hasil tanggapan siswa yang telah melakukan pembelajaran dengan hasil nilai 90% (sangat baik) dan bahan ajar tersebut dapat memudahkan guru dalam pembelajaran dibuktikan dengan rata-rata tanggapan guru 86% (sangat baik).
The Improvement of Critical Thinking Skill And Concept Mastery Through Problem Based Learning Using The Strategy Of Mind-Map On Ecosystem Lesson Tia Ghozwatul Fikriyah; Yossa Istiadi; Didit Ardianto
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 4, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.601 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i2.1723

Abstract

This research aims to improve the concept mastery and critical thinking skill of students on the lesson of ecosystem. The method used in this research was quasi-experimentalal with Pre-post test only design. This research was conducted at Islamic Senior High Scholl (Madrasah Aliyah) in Karawang District. There were total 40 objects in both control and experimentalal class. The instruments used are essay, multiple choices test, questionnaire, and observation. The result of this research shows that the using of Problem-Based Learning model with Mind-Map strategy has an average score of 80 in concept mastery and 75 in critical thinking skill. The research shows that the N-gain of critical thinking skill in experimentalal class was 68 (middle criteria), meanwhile the N-gain of concept mastery was 78 (high criteria) and the respond in this class was more enthusiastic. The students’ activity in the class after being observed was improved since the students could understand the lesson more properly. This shows that Problem-Based Learning with Ming Map strategy can improve critical thinking skill and concept mastery. 
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Fitri siti Sundari1; Rukmini Handayani; Yuli Mulyawati
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 1, No 1 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.009 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v1i1.379

Abstract

Abstrak: Pendekatan saintifik meliputi kegiatan pengamatan, penalaran, inferensi, validasi, dan penjelasan kebenaran. Pembelajaran yang menarik, efektif, dan menyenangkan juga bisa dilakukan melalui penerapan pendekatan saintifik. Siswa diharapkan dapat mengembangkan pemikiran kritis mereka dan guru berperan sebagai fasilitator. Oleh karena itu, kemampuan berfikir kritis perlu dikembangkan sebagai salah satu kompetensi siswa dalam kehidupan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan pembelajaran saintifik berbasis lesson study terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data dari hasil observasi, observasi teman sebaya, lembar kerja dan hasil evaluasi siswa semester dua PGSD Berdasarkan hasil penelitian, pendekatan pembelajaran saintifik berbasis lesson study dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD.Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pendekatan Saintifik, Lesson Study
MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ENERGI BUNYI MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK BERBASIS METODE EKSPERIMEN D I KELAS IV SD INPRES PERUMNAS Nurhayati Nurhayati; H. Andi Tanra Tellu; Amiruddin Hatibe
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.064 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i2.1863

Abstract

Faktor utama dalam keberhasilan pembelajaran sains yaitu dituntut untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional dalam memilih dan menggunakan metode serta model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dalam menyampaikan materi dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran saintifik berbasis metode eksperimen untuk meningkatkan kualitas belajar sains pada materi energy bunyi di kelas IV SD Inpres Perumnas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas desain Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilakukan di SD Inpres Perumnas, dari bulan Januari sampai Maret 2019. Subjek penelitian yaitu 25 siswa, yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan menganalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa. Aktivitas siswa pada siklus pertama yaitu 70,45% atau cukup, dan meningkat pada siklus kedua menjadi 89,77% atau sangat baik. Aktivitas guru pada siklus pertama yaitu 70,83% atau baik, dan meningkat menjadi 91,67% atau sangat baik. Daya Serap Klasikal (DSK) siklus I yaitu 57,5% dan pada siklus kedua menjadi 77,5%. Ketuntasan Belajar Klasikal (KBK) dari siklus pertama sebesar 66% meningkat pada siklus kedua menjadi 86%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan ilmiah berdasarkan metode eksperimen dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sains di kelas IV SD Inpres Perumnas.
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI OPTIK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN SIKAP BELAJAR SISWA Irfan Ajizi; Indarini Dwi Pursitasari; Didit Ardianto
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.066 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v2i1.1702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif pada materi optik untuk meningkatkan penguasaan konsep dan sikap belajar siswa serta mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan menggunakan desain Pretest-Postest Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest sebelum pembelajaran dan setelah perlakuan selanjutnya diberi postest untuk mengetahui perbedaan setelah pembelajaran antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari soal pilihan ganda untuk mengukur penguasaan konsep, lembar observasi untuk mengetahui sikap belajar siswa, dan angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Persentasi N-Gain penguasaan konsep pada siswa kelas kontrol sebesar 45,82% (sedang) dan kelas eksperimen sebesar 71,76% (tinggi). Terdapat perbedaan signifikan penguasaan konsep antara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol setelah pelaksanaan pembelajaran. 2) Terdapat perbedaan signifikan sikap belajar antara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol setelah pelaksanaan pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif, 3) Tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif memperoleh nilai 89.76% (sangat baik). Kata Kunci: Inkuiri, Multimedia Interaktif, Penguasaan Konsep, Sikap Belajar
Application of the Problem Based Learning Model ( PBL ) To Improve Critical Thinking Skills and Mastery of Concepts on Environmental Pollution Materials Damis Dewi Sundani
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 5, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.459 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v5i1.5686

Abstract

The Problem Based Learning Model (PBL) is a learning model that is highly recommended in the implementation of the National Curriculum. This research is to obtain an overview of the implementation of PBL in learning environmental pollution in an effort to improve critical thinking skills and mastery of concepts. This research was carried out by the quasi-experimental method, namely the pretes-postes control design. The study subjects were 73 students who were divided into control groups and experimental groups. The data obtained comes from the completion of the critical thinking test problem in the form of a description and mastery of the concept in the form of multiple choices. The results of the study explain that the acquisition of critical thinking skills with higher value PBL learning ( average - = 82.1) compared with conventional learning ( average - =61.4 ) with a calculated t value of 28.34 (p 0.05). Mastery of concepts with PBL learning gets a higher score ( average - average = 76) compared to conventional learning ( average - 0.05TAG. The results showed that the PBL learning model was able to improve critical thinking and mastery of the concept of students in class X environmental pollution material at Senior High School 1 Dramaga.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATERI GAYA SENTRAL PADA MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA Tri Isti Hartini; Liliasari Liliasari; Agus Setiawan; Taufik Ramlan Ramalis
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.267 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i1.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep dan efektivitas penerapan pembelajaran berbasis multipel representasi terhadap penguasaan konsep materi gaya sentral pada mahasiswa pendidikan fisika. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 yang berjumlah 32 orang. Rancangan penelitian yang dilakukan yaitu pre experimental dalam bentuk one shot case study. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar penguasaan konsep gaya sentral mahasiswa yang sesuai dengan indikator pemahaman konsep menggunakan Anderson and Krathwohl Bloom’s Taxonomy Revised. Data dianalisis melalui teknik analisis deksriptif tentang penguasaan konsep gaya sentral mahasiswa dengan menggunakan kriteria penguasaan konsep dan efektivitas pembelajaran menggunakan multipel representasi (MR). Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata untuk penguasaan konsep gaya sentral, dari seluruh indikator yaitu menjelaskan dan mencontohkan, mengklasifikasi, menganalisis, membandingkan serta mengevaluasi, diperoleh bahwa indikator dengan penguasaan konsep tertinggi terdapat pada indikator mengklasifikasikan dengan kategori sangat baik, sedangkan penguasaan konsep terendah terletak pada indikator membandingkan, dengan kategori cukup. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran mekanika berbasis multipel representasi efektif diterapkan pada materi gaya sentral mahasiswa pendidikan fisika.

Page 3 of 10 | Total Record : 91