cover
Contact Name
Adin Fadilah
Contact Email
jurnalwadiah@iainkediri.ac.id
Phone
+6285785985155
Journal Mail Official
jurnalwadiah@iainkediri.ac.id
Editorial Address
JL.SUNAN AMPEL NO 7 NGRONGGO, Kediri, Provinsi Jawa Timur, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
ISSN : 25991515     EISSN : 27769569     DOI : https://doi.org/10.30762/wadiah
Core Subject : Economy,
Wadiah ; Jumal Perbankan Syariah adulah jumal penelitian dalam lingkup Perbankan Syariah yang diterbitkan oleh Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam lAIN Kediri. Jurnal ini memuat hasil-hasii penelitian dengan tema aktual yang dilakukan dosen peneliti dan pemerhati kajian Perbankan Syariah. Jurnal Wadiah merupakan wadah diseminasi hasil·hasil riset yang diterbitkan secara berkala setiap enam bulan sekali pada bulan Januari dan Juli. Fokus utama dan ruang lingkup yang menjadi kajian pembahasan dari "Wadiah : Jumal Perbankan Syariah" adalah sebagai berikut : Perbankan Syariah; Keuangan Islam; Koperasi Syariah; Lembaga Keuangan Syariah non Bank; Lembaga Keuangan Mikro Syariah; Akad Dalam Perbankan Syariah; Akad Dalam Keuangan Islam
Articles 143 Documents
Implementasi Wakaf Tunai Di Indonesia Fawaid, Muhamad Wildan; Ahmad Muhsin Febrianto
WADIAH Vol. 6 No. 1 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i1.162

Abstract

ABSTRACT  Waqf is one of the practices that can be used as a charity. The use of waqf in a Muslim-majority country is still very minimal. On average, they only understand waqf in three sectors, namely madrasas, tombs and mosques. These three things are a form of traditional waqf, while cash waqf is still not widely known by the public. This study uses qualitative research with a sharia business management approach. The results showed thatWaqf has an important role and function in community development and the development of human civilization, because in it there is a continuity of benefits in waqf donations for the benefit of worship and to promote public welfare. The potential for cash waqf funds is very large, not only 3M but can be allocated for health facilities and activities, assistance to the poor, abandoned children, orphans, scholarships, economic progress and improvement of the people in accordance with sharia and statutory regulations. Bright has not been supported by many things including: low public literacy, less than optimal socialization and unprofessional management. Keywords: Cash Waqf, Empowerment of the People
Wakaf Uang Sebagai Instrumen Perkembangan Ekonomi Islam Chusma, Nafisah Maulidia Chusma; Sa’diyah, Halimatus; Latifah, Fitri Nur
WADIAH Vol. 6 No. 1 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i1.163

Abstract

This study aims to determine the value of cash waqf as an instrument of Islamic economic development. Cash waqf according to the report of the Indonesian Waqf Agency has a very significant potential every year. This is one of the opportunities, the spread of money investment in productive sectors such as the halal business sectors, the real sector, to the halal sector which currently has very crucial prospects. The research uses secondary data in describing the discussion, so the approach used is a normative juridical approach. Thus the author uses a descriptive qualitative method in this article. The results of the study indicate that cash waqf funds currently tend to be channeled to the halal investment sector, where the proceeds from these investments are channeled to small businesses, and the world of education. In this case, cash waqf also indirectly involves financial institutions such as Islamic banking as nadzir which plays an important role in distributing cash waqf funds. It can be seen that cash waqf is able to play a role in developing the Islamic economy. Keyword: Waqf, Money Waqf, Islamic Economic.
Peran Penyaluran Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Di Bank Syariah Indonesia Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kabupaten Mojokerto Mansur Azis; Azizah, Layin Macfiana
WADIAH Vol. 6 No. 2 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i2.165

Abstract

  Usaha mikro, kecil dan menengah memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi karena tingkat penyerapan tenaga kerjanya yang relatif tinggi dan kebutuhan modal investasinya yang kecil. Rendahnya tingkat investasi dan produktivitas, serta rendahnya pertumbuhan usaha baru di Indonesia perlu memperoleh perhatian yang serius pada masa mendatang dalam rangkamengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah menuju usaha yang  berdaya saing tinggi. Bank syariah mempunyai peran untuk membantu para Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan cara penyaluran dana atau disebut juga dengan Pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia (BSI) Mojokerto dan peran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat terhadap perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), penelitian lapangan dilakukan di tempat atau lokasi di lapangan. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan data deskriptif.  
Penilaian Kinerja Koperasi Dalam Perspektif Hukum Positif Di Indonesia Sugiarto, Suprihantosa
WADIAH Vol. 6 No. 1 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i1.167

Abstract

This study aims to determine the regulation of the Deputy for Supervision of the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises in question are: 1) Regulation of the Deputy for Supervision of the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises Number 06/Per/Dep.6/IV/2016 concerning guidelines for health assessment of savings and loan cooperatives and savings units borrow. Based on this regulation, cooperative performance is measured from 7 aspects, namely: capital aspect, productive asset quality aspect, management aspect, efficiency aspect, liquidity aspect, independence and growth aspect and cooperative identity aspect; 2) Regulation of the Deputy for Supervision of the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises Number 07/Per/Dep.6/IV/2016 concerning guidelines for the health assessment of savings and loan cooperatives and sharia financing and savings and loan units and cooperative sharia financing. Based on this regulation, the performance of cooperatives is measured from 8 aspects, namely seven aspects are the same as conventional cooperatives with different indicators plus one other aspect, namely the aspect of compliance with sharia principles.. Keyword: Performance, Cooperative Performance, Cooperative Health.
Strategi KSPPS BMT Peta Kediri Dalam Meminimalisir Potensi Risiko Pembiayaan Adin Fadilah
WADIAH Vol. 6 No. 2 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i2.217

Abstract

KSPPS BMT PETA Kediri merupakan cabang dari KSPPS BMT PETA Tulungangung. Sama halnya dengan lembaga keuangan lainnya fungsi utamanya yaitu menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat. Fokus utama dari KSPPS BMT PETA Kediri yaitu meningkatkan kemampuan pembiayaan yang disalurkan, juga mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membahas Strategi KSPPS BMT PETA Kediri Dalam Meminimalisir Potensi Risiko Pembiayaan Bermasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk mengungkap suatu gejala secara holistic-konsektual melalui pengumpulan data yang didapatkan dari latar alami dengan memanfaatkan peneliti sebagai instrumen kunci. Strategi yang dilakukan oleh KSPPS BMT PETA Kediri dalam meminimalisir potensi pembiayaan bermasalah menggunakan prinsip 5C saat melakukan survei, prinsip tersebut terdiri dari Character (Karakter), Capacity (Kapasitas), Capital (Modal), Colateral (Agunan) dan Condition (Kondisi). Kelima prinsip di atas adalah pengendalian terhadap risiko juga bisa dilakukan oleh manajemen risiko dalam mengatasi risiko yang mungkin akan terjadi dengan metode penghindara. Kata Kunci: Prinsip 5C, Strategi, Meminimalkan, Risiko, Pembiayaan
Implementasi Akad Wa’d Dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 111 Fahriani, Firda Zulfa
WADIAH Vol. 6 No. 2 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i2.241

Abstract

Wa'd atau janji diartikan sebagai janji dari seseorang atau satu pihak untuk melakukan sesuatu yang benar (atau tidak melakukan sesuatu yang menyalahi syariah) kepada pihak lain di masa yang akan datang. Wa’d merupakan janji antara satu pihak kepada pihak lainnya dimana pihak yang diberi janji tidak memikul kewajiban apa-apa terhadap pihak lainnya. Hal ini memberikan isyarat bahwa, wa’d memiliki perbedaan dari segi implikasi hukum semenjak tercapainya kesepakatan. Wa'd dalam tataran implementasinya banyak dipraktekkan dalam beberapa produk pada lembaga keuangan syariah diantaranya Ijarah, Ijarah Muntahiyya Bittamlik, Syirkah Mutanaqishah, Murabahah dengan Pesanan, Sukuk, Wakalah, dan Foreign Exchange. Hal ini juga berpedoman pada fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh DSN-MUI dan juga dalam PSAK 111 yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia. Kata kunci: Wa’d, Janji, PSAK 111
Mekanisme Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Akad Murabahah (Studi Pada PT. BPRS Tanmiya Artha Kediri) Hariyanti, Sri; Noviana, Dini; Assyafik, M. Yaskiyan
WADIAH Vol. 7 No. 1 (2023): Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v7i1.243

Abstract

The development of the Islamic economy has recently begun to show a significant increase in Indonesia and the world. This is marked by the emergence of many Islamic banks, as well as Islamic rural banks. PT. BPRS Tanmiya Artha Kediri, which is one of the BPRS in the City of Kediri, has carried out Islamic financing as is done by other Islamic banks, but only serves murabahah financing. In the implementation of PT. BPRS Tanmiya Artha Kediri has experienced problems in the form of murabahah financing. This study aims to determine the factors that cause problematic murabahah financing and to determine the mechanism for resolving problematic murabahah financing contracts at PT. BPRS Tanmiya Artha Kediri. In this study, a qualitative descriptive method was used to analyze and describe the object under study. The results of this study conclude that the factors causing problematic financing in murabahah contracts are internal factors and external factors, then the mechanism for resolving problematic financing in murabahah contracts is by billing according to existing SOPs by providing SP 1,2 and 3, in a persuasive way (family), then By way of rescheduling (re-scheduling) which is to provide relief to customers by changing the customer's payment schedule, namely by extending the payment schedule or time period.
Pemberlakuan Ta’widh Pada Pembiayaan Bermasalah Di Kspps Bina Mitra Wahana Ar-rahmah Jatim Ditinjau Dari Fatwa DSN-MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000 Dan Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 Ardika, Oktaria; Syakur, Ahmad; Annisa, Dian Riza
WADIAH Vol. 6 No. 2 (2022): Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v6i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menjelaskan bagaimana pemberlakuan ta’widh pada pembiayaan bermasalah di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim dan bagaimana pemberlakuan ta’widh pada pembiayaan bermasalah di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim ditinjau dari fatwa DSN-MUI No 17/DSN-MUI/IX/2000 dan fatwa DSN-MUI Nomor 43/DSN-MUI/VIII/2004. Pendekatan penelitian ini kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil peneliti ini adalah sebagai berikut bahwa Pemberlakuan ta’widh pada pembiayaan bermasalah di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim yaitu seluruhnya menyesuaikan seperti yang telah diatur dalam fatwa DSN-MUI dimana pihak KSPPS akan menyesuaikan dengan kerugian riil. Pelaksanaan penerapan ta’widh (ganti rugi) ini ditetapkan atas anggota sebesar 4% diawal akad dan terakumulasi setiap hari keterlambatan. Selanjutnya, KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim telah memberlakukan ta’widh sesuai ketentuan Fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000 yang dimana tidak memberikan ta’widh kepada anggota yang mengalami force majeur dan memberikan sanksi kepada yang terbukti mampu dan menunda-nunda, serta dana dari denda digunakan untuk dana sosial. KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim tidak semua menerapkan sesuai Fatwa DSN-MUI No 43/DSN-MUI/VIII/2004 dimana nilai kerugian riil dapat ditetapkan di awal saat akad seperti fatwa Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000, sedangkan fatwa No 43/DSN-MUI/VIII/2004 ini mencantumkan besarnya ganti rugi tidak boleh dicantumkan dalam akad, hanya tata cara pembayaran yang boleh disepakati saat akad.
Analisis Minat Mahasiswa Bekerja Pada Perbankan Syariah Pada Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah FEBI UIN SATU Tulungagung Tahun 2019/2020 Ramayanti, Alfina
WADIAH Vol. 7 No. 1 (2023): Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v7i1.275

Abstract

Minat mahasiswa merupakan kecenderungan mahasiswa dalam bekerja di perbankan syariah sesuai dengan minat mahasiswa itu sendiri. Bank syariah merupakan suatu lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah sehingga terhindar dari riba, qharar, maysir haram dan zalim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswa untuk bekerja pada sektor perbankan syariah. Penelitian ini dilakuakan di Universiatas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar mahasiswa jurusan perbankan syariah berminat untuk bekerja di sektor perbankan perbankan syariah dan yang lainnya lebih memilih untuk bekerja diluar perbankan syariah seperti pada lembaga keuangan non bank, perusahaan, wiraswasta dan melanjutkan pendidikan S2.
Analisis Minat Nasabah Dalam Memilih Tabungan Wadiah Pada Bank Syariah Indonesia KCP Soetta Ponorogo Susanto, Nanda Mutiara Hanum; Ratna Dewi Setyowati
WADIAH Vol. 7 No. 1 (2023): Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v7i1.297

Abstract

Bank Syariah Indonesia merupakan bank syariah yang baru saja dibentuk dari hasil merger tiga bank BUMN. Produk- produk yang ditawarkan di Bank Syariah Indonesia merupakan akad yang berlandasakan prinsip syariah. Pada Bank Syariah Indonesia menawarkan dua jenis produk tabungan yaitu tabungan wadiah dan mudharabah. Produk tabungan wadiah ternyata banyak diminati oleh masyarakat khususnya Ponorogo. Selain itu juga pembuatan rekening tabungan yang mana masa pandemi Covid-19 mempengaruhi nasabah dalam membuka rekening. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat nasabah dalam memilih tabungan wadiah pada Bank Syariah Indonesia KCP Soetta Ponorogo serta mekanisme pembuatan rekening tabungan wadiah. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang mekanisme pembuatan tabungan wadiah ada dua yaitu dengan datang langsung ke kantor atau secara online. Faktor minat dalam memilih tabungan wadiah ada dua yaitu secara internal dan eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi minat nasabah terdiri dari faktor pribadi, religiusitas, pengetahuan dan keluarga, serta faktor eksternal diantaranya faktor pekerjaan, sosial dan budaya.