cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalagrisains@gmail.com
Phone
+6283827966282
Journal Mail Official
jurnalagrisains@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu 94111, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah AgriSains
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14123657     EISSN : 27165078     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Nutrisi dan Makanan Ikan, Bioteknologi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Sumberdaya Perairan, Sosial Ekonomi Perikanan, Budidaya Perairan
Articles 119 Documents
Phylogenetic Analysis of Mud Crab Scylla olivacea with Several Crustacean based on mRNA Encoding FAMeT: Analisis Filogenetik Kepiting Bakau Scylla olivacea dengan Beberapa Krustasea berdasarkan Gen Penyandi FAMeT Sunarti Sunarti; Akbar Marzuki Tahya; Ruqayyah Jamaluddin
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.026 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.23-29

Abstract

Penelitian sebelumnya telah berhasil mengisolasi, dan sekuens basa nukleotida mRNA penyandi FAMeT Scylla olivacea. Beberapa penelitian menuliskan bahwa urutan mRNA penyandi FAMeT memiliki perbedaan pada spesies krustasea. Tujuan penelitian untuk mengetahui jarak kekerabatan S. olivacea dengan krustasea lainnya berdasarkan sekuen mRNA penyandi FAMeT. Kesamaan sekuen mRNA penyandi FAMeT menunjukkan beberapa krustasea yang memiliki kemiripan dengan sekuen mRNA FAMeT S. olivacea. Analisis pohon filogeni menunjukkan adanya 2 klasterkekerabatan mRNA penyandi FAMeT S. olivacea pada cabang yang sama dengan 2 spesies kepiting lainnya: S. serrata dan S. paramamosain. Selain pada genus Scylla, ditemukan pula pada Portunus trituberculatus dan P. pelagicus serta udang sungai Macrobrachium rosenbergii. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kepiting S. olivacea monofiletik dengan 2 kepiting bakau lainnya, yaitu rajungan serta udang sungai M. rosenbergii. Sehingga menggambarkan hubungan kekerabatan yang sangat dekat secara genetik. Sementara pada cabang ke 2 terdiri atas krustasea jenis udang-udangan seperti Homarus americanus, Cherax quadricarinatus, Fenneropenaeus merguiensis, Metapenaeus ensis dan Litopenaeus vannamei.
Comparison of Agronomic Attributes Two Types of Panicum Grass on The Pot Experiment : Perbandingan Atribut Agronomi Dua Jenis Rumput Panicum pada Percobaan Pot Tarsono Tarsono
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.022 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.30-38

Abstract

Percobaan pot bertujuan membandingkan aspek-aspek atribut agronomi dua jenis rumput Panicum telah dilaksanakan mulai Agustus sampai September 2018 di rumah kaca (greenhouse) Universitas Tadulako, Palu. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua perlakuan dengan 10 ulangan digunakan dalam penelitian ini. Peubah yang diamati mencakup tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang pelepah daun, panjang helai daun, lebar daun, dan produksi bahan kering. Data yang terkumpul dianalisis ragam menggunakan program SX, dengan uji lanjut beda nyata terkecil (P=0,05) untuk variabel yang secara nyata dipengaruhi oleh perlakuan. Panicum maximum memiliki kemiripan dengan P. sarmentosum dalam hal jumlah anakan, panjang pelepah daun, lebar daun, dan tinggi tanaman (P>0,05), tetapi tidak untuk variabel panjang helai daun, dan produksi bahan kering hijauan (P<0,05).
The Effect of Additional Probiotic EM-4 (Effective Microorganism-4) on Feed on Growth, Feed Conversion Ratio, and Fish Seed Survival Cyprinus carpio L.: Pengaruh Penambahan Probiotik EM-4 (Effective Microorganism-4) pada Pakan terhadap Pertumbuhan, Rasio Konversi Pakan dan Sintasan Benih Ikan Mas Cyprinus carpio L. Abdillah Abdillah; Madinawati Madinawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.736 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.39-46

Abstract

Kendala budidaya ikan mas yaitu pemberian pakan buatan pada benih yang belum optimal terhadap terhadap kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan pada benih belum berdiferensiasi secara morfologis maupun fisiologis, sehingga kemampuan benih untuk mencerna pakan masih memerlukan penambahan suplemen seperti probiotik. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh penambahan EM-4 dalam pakan terhadap SGR, FCR dan sintasan benih ikan mas. Penelitian dilaksanakan April - Mei 2019 di Laboratorium Kualitas Air dan Biota Akuatik, Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan RAL terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu variasi dosis penambahan EM-4 yang dicampur pada pakan komersil: A (0 ml/kg pakan); B (2 ml/kg pakan); C (6 ml/kg pakan); D (10 ml/kg pakan); E (14 ml/kg pakan). Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan probiotik EM-4 pada pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap SGR, FCR dan sintasan ikan mas. Perlakuan D (10 ml/kg pakan) merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan SGR 0,014%, pertumbuhan bobot mutlak sebesar 7,775 g, FCR sebesar 0,350 dan sintasan 95%.
Feeding Frequency to Increase in Body Weight and Blood Chemical Levels of Local Goat: Frekuensi Pemberian Pakan terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Kadar Kimia Darah Kambing Kacang Padang Hamid; Zainal Zainal; Nirwana Nirwana; Mustafa Mustafa
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.53 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.47-53

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pertambahan bobot badan konsumsi bahan kering, efisiensi penggunaan bahan kering, kadar glukosa darah dan kadar urea darah kambing kacang yang diberi pakan dengan frekuensi berbeda. Organisme uji sebanyak 15 ekor kambing lokal betina berumur ±10 bulan dengan bobot badan 14–20 kg. Penelitian bersifat eksperimen menggunakan RAL dengan tiga perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah : P1 = Pemberian pakan 1,5% konsentrat dan 1,5% hijauan bahan kering diberikan satu kali pada pukul 07.00 WITA berdasarkan bobot badan; P2 = Pemberian pakan 0,75% konsentrat dan 0,75% hijauan bahan keringdiberikan pada pukul 07.00 WITA, pukul 13.00 WITA diberikan kembali 0,75% konsentrat dan 0,75% hijauan bahan kering berdasarkan bobot badan; P3 = Pemberian pakan 0,5% konsentrat dan 0,5% hijauan bahan kering diberikan pada pukul 07.00 WITA, dan pada pukul 13.00 WITAdiberikan 0,5% konsentrat dan 0,5% dan pukul 19.00 WITA diberikan 0,5% konsentrat dan 0,5% pada hijauan bahan kering berdasarkan bobot badan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pakan tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi bahan kering dan kadar urea darah, namun pemberian pakan sebanyak 2 kali nyata meningkatkan pertambahan bobotbadan, efisiensi penggunaan ransum dan kadar glukosa darah kambing kacang.
Identification of Gastropods on Seagrass Meadows at Makasar Island Waters, Baubau, South East Sulawesi: Identifikasi Gastropoda pada Padang Lamun di Perairan Pulau Makassar, Kota Baubau Sulawesi Tenggara Nila Nikmatia Bugis; Waode Sitti Cahyani; LM. Junaidin Sirza
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.391 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.54-58

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengetahui jenis, komposisi, keragaman, keseragaman gastropoda di padang lamun di perairan Pulau Makasar, Kota Baubau. Manfaat yang ingin dicapai adalah memberi informasi, mengetahui kondisi, dan dapat menjadi dasar penelitian lanjutan agar menjaga keseimbangan sumberdaya dan ekosistem gastropoda di wilayah perairan Pulau Makasar, Kota Baubau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2020, bertempat di perairan pulau Makasar, Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dimana menggunakan data primer dan sekunder pada 3 (tiga) stasiun. Gastropoda yang ditemukan di perairan Pulau Makasar ada 22 spesies. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah spesies Nassarium globosus dan Conus magus. Kompisisi tertinggi jenis gastropoda berkisar 25% - 40,91%. Indeks keanekaragaman berkisar 2,62 – 2,82, indeks keseragamannya berkisar sebesar 0,83-0,89, dan indeks dominansi sebesar 0,17 – 0,21.
Estimation of Productivity Level of Sampolawa Bay, South Buton District, South East Sulawesi: Pendugaan Tingkat Kesuburan Perairan Teluk Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara Waode Sitti Cahyani; Nila Nikmatia Bugis; Nur Hasanah; Wa Ode Dian Purnamasari
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.769 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.59-65

Abstract

Kawasan pesisir merupakan wilayah yang rentan terhadap masukan unsur hara yang berlebih. Masuknya unsur hara yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem di Teluk Sampolawa karena ditengarai menjadi penyebab eutrofikasi pada kolom perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan di Teluk Sampolawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2020. Penentuan tingkat kesuburan perairan menggunakan metode TRIX dengan terlebih dahulu mengumpulkan data fosfat, nitrogen, oksigen terlarut dan klorofil-a. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesuburan perairan di Teluk Sampolawa berkisar antara 0,5271-0,8735 berkategori oligotrofik atau tidak terjadi eutrofikasi.
Identification of Seagrass Ecosystem in the Waters of the Makasar Island, Baubau City: Identifikasi Sebaran Ekosistem Lamun di Perairan Kota Makassar, Kota Baubau La ode Muhammad Junaidin Sirza; Waode Sitti Cahyani; Nila Nikmatia Bugis; Nur Hasanah
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.941 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.66-72

Abstract

Ekosistem lamun merupakan salah satu ekosistem penting di wilayah pesisir dan memiliki produktivitas yang tinggi. Keberadaan lamun memiliki peranan penting bagi biota laut lainnya, manusia, dan lingkungan sehingga kemungkinan penurunan kualitas dan kuantitasnya dapat mengurangi manfaat yang dihasilkan oleh padang lamun dan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis lamun dan persentase tutupan lamun di Perairan Pulau Makasar, Kota Baubau. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2020 di Perairan Pulau Makasar, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Pengamatan kondisi tutupan lamun dan kerapatan lamun dilakukan menggunakan transek kuadrat 0,5 m x 0,5 m dengan panjang transek garis yaitu 100 m. Hasil penelitian ini menunjukan jenis lamun yang dijumpai di Perairan Pulau Makasar yakni Enhallus accoroides, Cymodocea serullata, Halophila ovalis dan Thalassia hemprichii dengan luas tutupan lamun berkisar antara 7,39 – 51,7 %. Luas tutupan lamun di Pulau Makasar termasuk kategori buruk dan rusak. Paramater fisika kimia perairan masih optimum dalam mendukung perkembangan lamun.
The Effect of Hay The Java Wood Leaves (Lannea coromandelica) on Weight Addition, Dry Material Consumption and Efficiency of Local Goat Feed: Pengaruh Penamabahan Hay Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica) terhadap Pertambahan Bobot Badan, Konsumsi Bahan Kering Ransum dan Efisiensi Penggunaan Ransum Kambing Kacang Syafira; Syahrir
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.653 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.73-80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertambahan bobot badan, konsumsi pakan dan efisiensi pakan ternak kambing kacang yang diberi Hay Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica). Ternak yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 12 ekor kambing Kacang betina umur ±10 bulan dengan kisaran bobot badan antara 11,29 - 16,29 kg, yang ditempatkan dalam kandang individual yang berlantai kayu yang dibuat petak sebanyak 12 petak. Penelitian ini dilakukan uji perbandingan 2 perlakuan dengan analisis statistik Uji-T. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah P1= Pemberian konsentrat tanpa hay daun kayu jawa, P2= Pemberian konsentrat + 0,5% hay daun kayu jawa. Peubah yang diamati adalah pertambahan bobot badan, konsumsi bahan kering ransum, dan efisiensi penggunaan ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hay daun kayu jawa tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan dan efisiensi penggunaan ransum, namun berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering ransum.
Male Turkey Performance (Meleagris gallopavo) Ages 24 – 29 Weeks Given Rations Contain Turmeric Flour (Curcuma domestica Val.): Performa Kalkun Jantan (Meleagris gallopavo) Umur 24-29 Minggu yang Diberi Ransum Mengandung Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) Idhar; Ummiani Hatta
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.81-86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji level subtitusi terbaik tepung kunyit dalam ransum terhadap performa pertumbuhan kalkun jantan umur 24-29 minggu di kandang percobaan Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako yang terletak di Desa Sibalaya, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi selama 5 minggu. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu R0 = Tanpa tepung kunyit dalam ransum (kontrol), R1 = 99,5% ransum kontrol + 0,5% tepung kunyit, R2 = 99,5% ransum kontrol + 1% tepung kunyit, R3 = 99,5% ransum kontrol + 1,5% tepung kunyit, masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Variabel penelitian adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan tepung kunyit sebagai feed additif tidak memberikan pengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum pada kalkun jantan yang berumur 24-29 minggu.
Consumer Behavior in the Purchase of Chicken Meat in the Traditional Market of Donggala Regency (Chapter Market Case Study): Perilaku Konsumen dalam Pembelian Daging Ayam Potong di Pasar Tradisional Kabupaten Donggala (Sudi Kasus Pasar Ganti) Arafah; Yudi Mujayin
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.309 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i2.2020.87-96

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumen terhadap atribut-atribut daging ayam potong seperti warna daging, tekstur, aroma dan bobot dalam pengambilan keputusan pembelian, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku. Penelitian dilaksanakan di Pasar Tradisional Ganti Kabupaten Donggala pada bulan Agustus sampai September 2019. Penelitian menggunakan metode survey dan wawancara dengan sampel sebanyak 40 responden. Data dianalisis menggunakan Analisis Multiatribut dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan atribut bobot daging ayam sangat dipertimbangkan dalam mengambil keputusan pembelian, kemudian diikuti aroma, warna dan tekstur daging. Hasil analisis Regresi Linier Berganda menunjukkan harga daging ayam, pendapatan, jumlah anggota keluarga, umur, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap perilaku konsumen. Namun secara individu yang berpengaruh positif terhadap perilaku konsumen yaitu faktor pendidikan dan pekerjaan konsumen.

Page 2 of 12 | Total Record : 119