cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan
ISSN : 23018267     EISSN : 25408291     DOI : -
Core Subject : Social,
JIPT (Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan) publishes a scientific papers on the results of the study/research and review of the literature in the sphere of psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 433 Documents
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA IBU ANAK PENYANDANG AUTISME Purbasafir, Trialovena Firizbrilian; Fasikha, Siti Suminarti; Saraswati, Putri
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.81 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v6i2.7143

Abstract

Abstrak. Mengasuh anak dengan autis merupakan tantangan bagi orang tua terutama ibu. Untuk menghadapi tantangan tersebut dibutuhkan Parenting self-efficacy yang tinggi untuk menghadapi stressor yang muncul selama proses pengasuhan. Psikoedukasi menjadi salah satu metode intervensi yang efektif untuk meningkatkan variabel tersebut, melalui kesiapan kognitif dengan memberikan pemahaman dan informasi baru. Subjek penelitian ini adalah orang tua siswa di Pusat Layanan Autis Malang sebanyak 4 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh psikoedukasi terhadap parenting-self efficacy orang tua sebelum dan sesudah pemberian psikoedukasi ditunjukkan dengan hasil uji wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat digunakan untuk meningkatkan parenting self-efficacy pada ibu anak penyandang autis.Kata Kunci: psikoedukasi, parenting self-efficacy, ibu dengan anak autisAbstract. Parenting a child with autism disorder is a great challenge for the mother. Hence, the ideal parenting self-efficacy is needed to face stressor which appears increases the variable through up to date information. The study selects four parents at Autism Services Center using purposive technique sampling. This study applied pre-experimental design with one group pre-test and post-test. The results of the study showed that psychoeducation influences parenting self-efficacy before and after giving treatment which showed by Wilcoxon test. Result showed that psychoeducation is highly important to improve parenting self-efficacy among mother to the children with autism disorder. Keywords:  psychoeducation, parenting self-efficacy, mother, child with autism disorder
KEPATUHAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DITINJAU DARI LOCUS OF CONTROL Safitri, Inda Nofriani
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.762 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1583

Abstract

Kunci sukses menangani diabetes mellitus adalah memiliki kepatuhan dalam menjalankan pengobatan. Kepatuhan sebagai sikap yang terdiri dari kemauan atau niat untuk mengikuti resep kesehatan, sedangkan perilakunya berkaitan dengan pelaksanaan. Kepatuhan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktornya adalah locus of control. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan ditinjau dari locus of control. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausal komparatif, dengan menggunakan skala kepatuhan dalam menjalankan pengobatan dan skala locus of control model skala likert. Berdasarkan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kepatuhan ditinjau dari locus of control (F= 3,405 p= 0,038). Subjek yang memiliki locus of control internal memiliki kepatuhan yang tinggi (X1= 145,35) dibandingkan subjek yang memiliki locus of control eksternal powerful others (X2= 137,95) dan locus of control eksternal Chance (X3= 13,87). Katakunci : Kepatuhan, diabetes mellitus, locus of control
STRATEGI COPING TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL DENGAN RIWAYAT KEGUGURAN DI KEHAMILAN SEBELUMNYA Azis, Nia Ariestha; Margaretha, Margaretha
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.396 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v5i1.3976

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi coping pada wanita hamil yang mengalami kecemasan dengan riwayat keguguran di kehamilan sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus dan diukur menggunakan Generalized Anxiety Disorder Questionnaire for DSM-IV. Penggalian data dilakukan menggunakan wawancara kepada tiga subjek dan tiga significant other. Hasil penelitian ini subjek pertama menggunakan problem focused coping, yaitu confrontive coping, mencari dukungan sosial, dan merencanakan pemecahan masalah. Emotion focused coping yaitu accepting responsibility, self control, escape avoidance, positive reappraisal. Subjek kedua menggunakan problem focused coping, yaitu confrontive coping, dukungan sosial, dan merencanakan pemecahan masalah. Emotion focused coping yaitu accepting responsibility, distancing, self control, escape avoidance, positive reappraisal. Subjek ketiga menggunakan problem focused coping, yaitu confrontive coping, mencari dukungan sosial, dan merencanakan pemecahan masalah. Emotion focused coping yaitu self control, escape avoidance, dan positive reappraisal. Kecemasan pada wanita hamil tetap muncul ketika dihadapkan pada situasi serupa meskipun sudah menerapkan strategi coping. Kata kunci: Strategi coping, kecemasan, kehamilan, keguguranThis study identify coping-strategies on anxiety in pregnant women with the history of miscarriage in the previous pregnancy. This study was conducted using qualitative approach, by using Generalized Anxiety Disorder Questionnaire for DSM-IV. The data were collected using interviews to three subject and three significant others. This study showed that the first subject used problem-focused coping, including confrontive-coping, seeking for social-support, and planning to solve the problem. Emotion-focused coping included accepting responsibility, self-control, escape-avoidance, and positive-reappraisal. The second subject used problem-focused coping which include confrontive-coping, seeking for social-support, and planning to solve the problem and also emotion-focused coping included accepting responsibility, distancing, self-control, escape-avoidance, positive-reappraisal. The third subject used problem-focused coping which were confrontive coping, seeking for social-support, and planning to solve the problem. Emotion-focused coping including self-control, escape-avoidance, and positive-reappraisal. Anxiety in pregnant women still appear when faced with a similar situation though is alredy implementing coping strategies. Keywords: Coping strategy, anxiety, pregnancy, miscarriage
RESILIENSI PADA PASIEN STROKE RINGAN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Purnomo, Nourma Ayu Safithri
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.304 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v2i2.2000

Abstract

Resiliensi dapat diartikan sebagai kemampuan merespon secara fleksibel dalam mengubah kebutuhan situasional dan kemampuan untuk bangkit dari pengalaman emosional yang negatif. Setiap orang harus memiliki resiliensi yang baik agar terhindar dari segala permasalahan begitu juga pada pasien stroke yang diketahui rentan mengalami depresi. Subyek penelitian ini adalah 7 pasien stroke ringan di Poli Neurologi RSUD DR. Saiful Anwar Malang. Alat pengumpulan data menggunakan skala resiliensi-14. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji non paramatetrik dengan teknik uji mann-whitney u. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan resiliensi diantara pasien stroke ringan laki-laki dan perempuan dengan nilai asyp sig, (2-tailed) 0,480 > 1/2 ?, ?= 0,01. Kata kunci: Resiliensi, stroke ringan atau TIA  Resilience can be defined as the ability to flexibly respond to change situational need and ability to rise from a negative emotional experience. Everyone must have good resilience to avoid problem like happened stroke patients who have known they got depression easily. This research have purpose to know differences of resilience among male and female of minnistroke patients. Subjects of this research were 7 minnistroke patients in Neurology Polyclinic of RSUD DR. Saiful Anwar Malang. Instrument  of data collection used resilience scale-14. The data analysis in this research used a non parametric test with white man u technique. The result data analysis showed that there were no differences of resilience among male and female patients of minnistroke with asyp sig value (2- tailed) of 0,480 > 1/2 ?; ?= 0,01. Keywords: Resilience, minni stroke or TIA.
STUDI EKSPLORATIF PERILAKU KOPING PADA INDIVIDU DENGAN CEREBRAL PALSY Maimunah, Siti
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.427 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v1i1.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam bagaimana strategi koping, bentuk perilaku koping dan sumber koping yang dilakukan oleh individu dengan cerebral palsy. Informan penelitian diperoleh dengan teknik purposif, dengan karakteristik informan: Individu dengan cerebral palsy, tidak disertai retardasi mental, dan tidak disertai kecacatan lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan dari 6 informan terdapat 5 informan yang menggunakan strategi problem focused coping dan 1 informan menggunakan emotional focused coping. Perilaku koping yang dilakukan adalah berusaha santai atau tidak terbebani dengan kondisi fisiknya serta merasa dirinya normal seperti orang lain. Sumber koping yang paling banyak digunakan adalah keyakinan positif dan dukungan sosial. Temuan menarik dalam penelitian ini adalah semua informan selalu memiliki "rasa syukur" atas kehidupannya meskipun mereka mengalami keterbatasan fisik.Kata kunci: Perilaku Koping, Individu dengan Cerebral PalsyThis research aimed to investigated and examined deeply how the coping strategies, coping behavior and the source of coping conducted by individuals with cerebral palsy. Informants were obtained by purposive technique, with the characteristics of the informants: individuals suffer cerebral palsy without mental retardation, and other disabilities. Data collection techniques used in-depth interviews, observation and documentation.The results of this study indicated that 5 of 6 informants use problem focused coping strategies and one informant uses emotional focused coping. Coping behavior that used by informants are trying to relax or not being burdened by his physical condition and felt they are normal like everyone else. Source of the most widely coping uses by the sufferer is positive beliefs and social support. Interesting findings of the research revealed almost all the research informants always have a "sense of gratitude" for his life even though they have physical limitations due to cerebral palsy that they experienced.Keywords: Coping Behavior, Individual with Cerebral Palsy
TIPE KEPRIBADIAN OCEAN DENGAN CAREER DECISION SELF EFFICACY PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI JAKARTA Yunitri, Kristiana; Jatmika, Devi
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.49 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v3i2.3540

Abstract

Teori Big Five untuk tipe kepribadian OCEAN mampu memprediksi beberapa variabel seputar dunia industri dan organisasi seperti keyakinan dalam mengembangkan karir, dan proses pengambilan keputusan akan karir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepribadian OCEAN dengan career decision self efficacy pada mahasiswa tingkat akhir di Jakarta. Jenis penelitian yaitu korelasional kuantitatif dengan metode pengumpulan data instrumen BFI (Big Five Inventory) dan CDS-SF. Subjek penelitian berjumlah 208 mahasiswa tingkat akhir di Jakarta yang diambil dengan teknik sampling incidental. Analisa menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menyebutkan adanya hubungan yang positif antara domain extraversion, conscientiousness, agreeableness, openess to experience dengan career decision self efficacy (p= 0.000), serta tidak ada hubungan yang signifikan antara neuroticism dengan career decision self efficacy (p= 0.138) pada mahasiswa tingkat akhir di Jakarta.Kata kunci: Tipe kepribadian OCEAN, career decision self efficacy, mahasiswa tingkat akhirBig Five theory of personality types OCEAN able to predicted some variables about the world of industry and organizations such as the belief in career development, and decision-making process would be a career. The purposed of this study was to determine the relationship OCEAN personality with career decision self-efficacy at final year students in Jakarta. This type of research was quantitative correlation method of data collection instruments BFI (Big Five Inventory) and CDS - SF . Subjects numbered 208 final year students in Jakarta taken by incidental sampling technique. Analysis used Pearson product moment correlation. The results mentioned the existence of a positive relationship between the domain extraversion, conscientiousness, agreeableness, openness to experience with career decision self-efficacy (p=0,000), and there was not significant relationship between neuroticism with career decision self-efficacy (p=0,138) at the student level final in Jakarta. Keyword: OCEAN personality type, career decision self efficacy, final year students
PENGARUH MENDENGARKAN DONGENG TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK PRASEKOLAH Azkiya, Nur Rahmatul; Dr. M.Si., Iswinarti
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.857 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v4i2.3515

Abstract

Faktor terpenting bagi anak untuk mengapresiasikan emosi mereka salah satunya adalah bahasa. Bahasa bagi anak dapat diperoleh melalui banyak faktor salah satunya dari pengalaman sehari-hari. Usia prasekolah memasuki fase pemahaman terhadap simbol termasuk bahasa, sehingga dibutuhkan metode untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak. Mendongeng merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak, karena dalam mendongeng terjadi proses mendapatkan kosa kata baru, mengevaluasi serta memahami informasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan dongeng terhadap kemampuan bahasa pada anak prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 30 orang siswa/i PAUD/KB Bunda Aini dengan rentang usia 5 sampai 6 tahun. Analisa data menggunakan paired sample t-test dengan hasil yang menunjukkan bahwa mendengarkan dongeng berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan bahasa pada anak prasekolah, yang ditunjukkan dengan nilai p = 0,000.Kata kunci: Anak prasekolah, Mendengarkan dongeng, Kemampuan BahasaThe most important factor for children to appreciate their emotions one of which is language. Language for children can be obtained by many factors, one of them from everyday experience. Preschool entered a phase of understanding of symbols including the language, so we need a method to improve the language skills of children. Storytelling is one method that can be used to improve the language skills of children, because in storytelling process occurs to get a new vocabulary, evaluate and understand the new information. This study aims to determine the effect on the ability to listen to storytelling in the language of preschool children. This study was an experimental study using a design pretest-posttest control group design with sampling using purposive sampling method. Subjects numbered 30 students of PAUD/KB Bunda Aini  an age range of 5 to 6 years. Data were analyzed using paired sample t-test with results showing that even story very significant influence on language skills among preschool children, as indicated by the value of p = 0.000.Keywords: Preschoolers, Listen Storytelling, Language skill
ADVERSITY QUOTIENT DITINJAU DARI ORIENTASI LOCUS OF CONTROL PADA INDIVIDU DIFABEL Ramadhanu, Mardha; Suryaningrum, Cahyaning
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.509 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v2i1.1777

Abstract

Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa banyak individu difabel yang mampu meraih kesuksesan dan dapat berkarir ditengah keterbatasan dan hambatan yang mereka miliki. Hal ini didasarkan pada kemampuan mereka dalam mengubah kesulitan dan keyakinan bahwa sumber prilaku ditentukan oleh dirinya sendiri. Kemampuan individu dalam mengatasi hambatan dan mengubahnya menjadi peluang adalah adversity quotient sedangkan keyakinan individu terhadap sumber penentu prilakunya adalah locus of control. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan tingkat adversity quotient ditinjau dari orientasi locus of control yang dimiliki individu. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan skala locus of control dan skala adversity quotient pada individu difabel berkategori tuna daksa sebanyak 29 orang. Hasil temuan didapatkantidak terdapat perbedaan adversity quotient ditinjau dari orientasi locus of control pada individu difabel. Hal ini terlihat dari nilai Zyang lebih kecil dari 1,93 untuk nilai kritis sebesar 0,05. (Z= 0,315; ? = 0,05; Z < 1,93)   Katakunci:Adversity quotient, locus of control, individu difabel     Nowadays phenomenon were that many individuals with disabilities was able to achieve the goal of life and also they could live as a normal person in the middle of the limitations and disability that they had. It?s based on their ability to change the difficulty and belief that behavior is determined by the source itself. Individual's ability to overcome obstacles and turn into opportunities is adversity quotient while the individual beliefs of the source behavior is locus of control. This study aims to find differences in levels of adversity quotient in terms of locus of control orientation of the individual. The reasearch method that used in this study were adversity quotient scale and locus of control scale which is tested on 29 people with physical disabilities. This study found that there is no difference in the level of adversity quotient in terms of locus of control orientation on individuals with disabilities. Thus could be seen from Z value were lower than 1,93 wich is the requirement  for 0,05 as critical value . (Z= 0,315; ? = 0,05; Z < 1,93)   Keyword: Adversity quotient, locus of control, individuals with disabilities
GAMBARAN CITRA TUBUH PADA WANITA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI OBESITAS Fernando, Muhammad Luthfi
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.236 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v7i1.6369

Abstract

Abstrak. Citra tubuh adalah ide seseorang mengenai penampilannya dihadapan orang lain. Umumnya wanita memiliki perhatian lebih dalam menjaga penampilanya. Obesitas adalah suatu masalah yang ditakuti wanita dan dapat berdampak pada masalah psikologis dan kesehatan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran citra tubuh pada wanita dewasa awal yang mengalami obesitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studikasus dengan pada satu orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner yang mengukur gambaran citra tubuh. Hasil penelitian menunjukkan subjek memiliki kebiasaan pola makan berlebihan dan kurang gerak tubuh sehingga memiliki dampak seperti gangguan psikososial: rasa rendah dan menarik diri, gangguan kesehatan: mudah  lelah/mengantuk dan kesulitan keseimbangan. Adapun citra tubuhnya secara keseluruhan mengangggap fisik tidak menarik, kesulitan menyesuaikan diri, namun tidak melakukan usaha konsisten mengevaluasi penampilan sehingga disarankan melakukan konsultasi kesehatan dan psikologis. Kata Kunci: Citra tubuh, Wanita Dewasa Awal, Obesitas Abstract. Body image is someone's idea about his appearance before other people. Generally women have more attention in maintaining their appearance. Obesity is a problem that women fear and can have an impact on psychological and health problems. The purpose of this study is to describe body image in early adult women who are obese. The research method used was a qualitative approach to casestudy with one person. Methods of collecting data using observations, interviews, and questionnaires that measure the picture of body image. The results showed subjects had a habit of overeating and lacking gestures so that they had an impact such as psychosocial disorders: feeling of inferiority and withdrawal, health problems: fatigue/ sleepiness and balance difficulties. The overall body image is physically unattractive, difficulty adjusting, but does not make a consistent effort to evaluate appearance so it is advisable to conduct health and psychological consultations. Keywords: Body image, Early Adult Woman, Obesity
PERSEPSI SISWA TERHADAP METODE PENGAJARAN KEWIRAUSAHAAN DENGAN TINGKAT MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMA Amalia, Yasienta
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.832 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v3i1.2131

Abstract

Minat berwirausaha pada diri siswa dipengaruhi sebagian besar oleh minat pada siswa yang ditentukan oleh metode pengajaran kewirausahaan yang diperoleh di lingkungan sekolah. Salah satunya yang dapat menarik minat siswa untuk berwirausaha adalah model pengajaran Guru Kewirausahaan. Guru yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan, mampu mengelola kelas dengan baik ketika pengajaran dapat menarik perhatian siswa untuk berminat terhadap mata pelajaran yang sedang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X SMA Semen Gresik tahun pelajaran 2013-2014 berjumlah 117 siswa. Analisa data menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan r hitung = 0,825 yang berarti ada hubungan antara persepsi siswa terhadap metode pengajaran kewirausahaan dengan tingkat minat berwirausaha siswa SMA Semen Gresik. Kata kunci: Minat berwirausaha, persepsi, metode pengajaran kewirausahaan   Interest in entrepreneurship on students can be influenced by the majority of students is determined by the interest in entrepreneurship teaching methods gained in the school environment. One thing that can attract students to entrepreneurship is a teacher teaching methods Entrepreneurship. Teachers can create an effective learning environment, fun, able to manage the class well when teaching, it can attract the attention of students to an interest in the subject being taught. This research is a type of quantitavie correlational research. Subject used in this study were Class X students of SMA Semen Gresik 2013-2014 school year 117 student. Data were analyzed using two variables Product Moment correlation with a significance level of 5%. The results showed count r = 0.825, which means a significant. Based on data analysis, it can be concluded that there is a relationship between students' perceptions of teaching methods entrepreneurial to the level of interest in entrepreneurship Semen Gresik high school students. Keywords:Interest in entrepreneurship, perception, teaching  

Page 4 of 44 | Total Record : 433