cover
Contact Name
Muhammad Haris
Contact Email
mhd.haritsyah@gmail.com
Phone
+6285265737376
Journal Mail Official
mhd.haritsyah@gmail.com
Editorial Address
Alamat Editorial Prodi PMI STAI Diniyah Pekanbaru Jl. Kuau No.001 / Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121 Info kontak dakwatulislam@diniyah.ac.id Telpon/WA: 085265737376
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Dakwatul Islam
Core Subject : Social,
DAKWATUL ISLAM: Jurnal Ilmiah Masyarakat Islam cetakan P-ISSN: 2581-0987 |E-ISSN: 2828-5484 adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh tim jurnal Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru. Jurnal ini merupakan media komunikasi ilmiah antara dosen, pakar, praktisi, mahasiswa dan lainnya yang berminat terhadap kajian pengembangan masyarakat. Dalam hal publikasi, Jurnal Dakwatulislam mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian pustaka dan penelitian lapangan yang berguna untuk mengembangkan konsep dan teori pengembangan masyarakat yang meliputi bidang Sosial, Pengembangan SDM, Pengembangan Sumber Daya Ekonomi dan Pengembangan Sumer Daya Lingkungan. Dalam setiap volume terbitanya, artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas problem atau fenomena sosial yang berkembang dalam masyarakat. Hasilnya berbentuk gagasan-gagasan yang orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris, agar bisa dipahami oleh siapa saja
Articles 58 Documents
SEJARAH DAKWAH RASYID RIDHA TOKOH PEMBAHARUAN ISLAM (JURNALIS DAN PEJUANG KEHIDUPAN) Lailan Rafiqah
Dakwatul Islam Vol 6 No 2 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.096 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i2.508

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meriwayatkan sejarah tentang Rasyid Ridha seorang tokoh intelektual muslim dalam hal pembaharuan (mujadid) pemahaman Islam di belahan Dunia Islam yang telah mendedikasikan hidupnya pada cita-cita mulia yang humanistic, berdasarkan nilai kebenaran dan keadilan sesuai dengan ajaran Islam. Ia melanjutkan dan mempublikasikan buah pikiran dari Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh melalui Al-Mannar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pustaka. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Rasyid Ridha adalah pejuang kehidupan untuk kebangkitan umat muslim, melawan segala bentuk keterbelakangan, penjajahan, dan kemunduran menuju kemajuan peradaban Islam sebagai agama yang berkemajuan (Din al-Hadharah) yang menjaga ukhuwah. Kata kunci: Rasyid Ridha, Al-Mannar dan pejuang kehidupan Abstract This research aims to narrate the history of Rasyid Ridha, an intellectual Muslim figure in terms of renewal (mujadid) understanding of Islam in parts of Islamic world who has dedicated his life to noble ideals that are humanistic, based on the values of truth and justice in accordance with Islamic teaching. He continued and published the thoughts of Jamaluddin alAfghani and Muhammad Abduh through Al-Mannar. The method used in this research is library research. The result of this research state that Rasyid Ridha is a life fighter for the revival of Muslims, against all forms of backwardness, colonialism, and setbacks towards the advancement of Islamic civilization as a progressive religion (Din al-Hadharah) that maintains ukhuwah. Keywords: Rasyid Ridha, Al-Mannar and the fighter of life
STRATEGI AKSI CEPAT TANGGAP DALAM PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KORBAN BENCANA Muharrani; Khoirul Iman Nasution; Yeni Yasyah Sinaga
Dakwatul Islam Vol 6 No 2 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.32 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i2.512

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat lebih dalam bagaimana strategi aksi cepat tanggap (ACT) dalam pendistribusian bantuan korban bencana di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif menjelaskan fenomena yang terjadi di lapangan, menghimpun semua data yang diperoleh dari kepala dan anggota relawan ACT Cabang Riau serta dua orang korban bencana. Selanjutnya mengumpulkan data melalui interview terpimpin, kemudian pengamatan dan terakhir dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara menyederhanakan data (reduksi data), menyajikan data dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa strategi aksi cepat tanggap (ACT) dalam pendistribusian bantuan korban bencana di kota Pekanbaru sudah sesuai dengan prinsip-prinsip distribusi, ini terlihat pada 1) Prinsip keadilan dan pemerataan, pada prinsip ini, mengandung makna terbagi secara merata kepada semua lapisan masyarakat. 2) Prinsip kasih sayang, menjalin hubungan persaudaraan yang baik, saling peduli antar individu, saling tolong menolong, saling membutuhkan satu sama lain. 3) Prinsip jaminan sosial, merupakan satu dari banyak pedoman utama dalam penyaluran harta kekayaan. Kata kunci: Strategi, pendistribusian, bantuan. Abstract This research aims to look more deeply at the quick response action strategy (ACT) in distributing aid to disaster victims in the city of Pekanbaru. The method used is a qualitative approach to explain phenomena that occur in the field, collecting all data obtained from the head and volunteer members of the Riau Branch of ACT and two victims of the disaster. Furthermore, collecting data through guided interviews, then observation and finally documentation. Data analysis techniques by simplifying data (data reduction), presenting data and providing conclusions. The results of the study provide information that the quick response action strategy (ACT) in distributing aid to disaster victims in the city of Pekanbaru is in accordance with the principles of distribution, this can be seen in 1) The principle of justice and equity, in this principle, implies that it is distributed evenly to all layer’s public. 2) The principle of affection, establishing good brotherly relations, caring for each other between individuals, helping each other, needing each other. 3) The principle of social security is one of the main guidelines in the distribution of assets. Keywords: Strategy, distribution, assistance.
MINAT REMAJA DALAM MENGIKUTI KAJIAN KEAGAMAAN Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 6 No 2 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.57 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i2.513

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini ingin mengetahui tentang minat remaja dalam mengikuti kajian keagamaan di Masjid Khairul Bariyah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menceritakan minat remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini berkurang bahkan daya minta sudah tidak ada. Adapun salah satu faktor penyebabnya dikarenakan pengurus tidak memberi ruang dan tidak melibatkan mereka setiap ivent-ivent tertentu. Kata kunci: Minat Remaja, Kajian Keagamaan Abstract The purpose of this study was to find out about the interest of adolescents in participating in religious studies at the Khairul Bariyah Mosque. The method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation. The results of the study tell that the interest of teenagers in participating in religious activities is reduced and even the power of asking is no longer there. One of the contributing factors is that the organizers did not give them space and did not involve them in any specific events. Keywords: Youth Interests, Religious Studies
STRATEGI DAKWAH KULTURAL DI INDONESIA Exsan Adde Adde
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.573

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan strategi dakwah budaya dalam konteks Indonesia. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode library research, mencermati fenomena dan berita aktual yang terjadi dengan mengumpulkan data dari berbagai literasi kemudian dianalisis dengan kajian sebelumnya dan model perkembangan peradaban manusia. Hasil dari penelitian ini adalah strategi dakwah kultur hendaknya memahami sistem sosial masyarakat setempat, ide-ide dakwah sosial yang toleran dan memperhatikan kebiasaan, adat, dan budaya masyarakat setempat yang positif, agar pendakwah dapat menyesuaikan diri dan pesan yang disampaikannya dapat diterima secara umum oleh masyarakat. Kata kunci: Dakwah Kultural, Strategi, Indonesia. Abstract The purpose of this study is to describe the strategy of cultural da'wah in the Indonesian context. The approach used in this study uses the library research method, looking at phenomena and actual news that occurs by collecting data from various literacy and then analyzing it with previous studies and models of the development of human civilization. The results of this study are that the cultural da'wah strategy should understand the social system of the local community, the ideas of social da'wah that are tolerant and pay attention to the positive habits, customs and culture of the local community, so that the preacher can adapt and the message he conveys can be generally accepted by the community. Keywords: Cultural Da'wah, Strategy, Indonesia.
FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA KENAKALAN DAN KRIMINALITAS REMAJA DALAM MASYARAKAT Yeni Yasyah Sinaga; Ahmad Maulana Anshori
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.582

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab tingginya kenakalan dan kriminalitas remaja dalam masyarakat di Nagori Pulo Pitu Marihat Kab. Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara, dan observasi. Berdasarkan metode yang digunakan ditemukan hasil penelitian bahwa terdapat 5 faktor penyebab tingginya kenakalan dan kriminalitas pada masyarakat di Nagori Pulo Pitu Marihat Kab. Simalungun yaitu: pertama, kurangnya perhatian dan pengawasan dari orangtua sehingga remaja tersebut dengan bebas melakukan keinginannya. Kedua, pengaruh budaya modern yang dapat mengarah pada perbuatan negatif remaja tanpa memikirkan efek samping ke depan. Ketiga, Kurangnya kasih sayang orang tua yang menyebabkan remaja tersebut mencari bentuk kasih sayang lain di luar rumah. Keempat, kurangnya penerapan ilmu agama yang cukup sehingga memberikan pengaruh yang tidak baik pada perkembangan remaja. Kelima, lemahnya perekonomian sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Kata Kunci: Kenakalan Remaja, Kriminalitas, Masyarakat Abstract The purpose of this study was to determine the factors causing high juvenile delinquency and crime in the community in Nagori Pulo Pitu Marihat, Kab. Simalungun. This study used qualitative methods with interview and observation techniques. Based on the method used, it was found that there were 5 factors causing high delinquency and crime in the community in Nagori Pulo Pitu Marihat, Kab. Simalungun, namely: first, the lack of attention and supervision from parents so that the teenager is free to do what he wants. Second, the influence of modern culture which can lead to the negative actions of teenagers without thinking about the side effects going forward. Third, the lack of parental love causes the teenager to seek other forms of affection outside the home. Fourth, the lack of sufficient application of religious knowledge so that it has a bad influence on adolescent development. Fifth, the weak economy is unable to meet family needs. Keywords: Juvenile Delinquency, Crime, Society
SIKLUS UMRAN /PERADABAN Yafika Apriliza
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.590

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karya Ibnu Khaldun pemikirannya tentang epistemologi terkait perkembangan peradaban manusia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, mengkaji pemikiran ibnu Khaldun tentang perkembangan peradaban manusia yang membandingkannya dengan sumber lain terkait pembahasan yang sama. Kemudian dianalisis untuk memperoleh sebuah kesimpulan tentang epistemologi peradaban manusia. Dari kajian ini dapat diketahui bahwa pada prinsipnya peradaban manusia menurut Ibnu Khaldun adalah realisasi asabiah untuk menciptakan pembangunan manusia dan kelembagaan. Kemakmuran peradaban tersebut mesti memenuhi tiga kriteria Pertama, masyarakat beragama dan berakhlak mulia. Kedua, masyarakat yang bekerjasama dan bersatu padu. Ketiga, pemerintahan yang adil dan saksama. Kata kunci: Ibnu Khaldun, Asabiah, peradaban. Abstract The purpose of this study is to analyze the work of Ibn Khaldun, his thoughts on epistemology related to the development of human civilization. The method used in this study is library research, which examines Ibn Khaldun's thoughts on the development of human civilization by comparing them with other sources related to the same discussion. Then it is analyzed to obtain a conclusion about the epistemology of human civilization. From this study it can be seen that in principle human civilization according to Ibn Khaldun is the realization of asabiah to create human and institutional development. The prosperity of this civilization must meet three criteria. First, a religious community and noble character. Second, people who work together and unite. Third, just and thorough government. Keywords: Ibnu Khaldun, Asabiah, civilization.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA MASJID AL-MUAWANAH Lailan Rafiqah Lailan; Aqso
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.597

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh media sosial terhadap perilaku keagamaan remaja masjid Al- Muawanah kota Pekanbaru. Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data Correlations coefficient product moment berdasarkan SPSS Versi 26. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket, populasi sebanyak 30 remaja masjid Al Muawanah. Hasil penelitian menemukan bahwa media sosial berpengaruh positif terhadap perilaku keagamaan remaja masjid Al-Muawanah. Nilai koefisien korelasi berjumlah 0,828 (82,8%) berada pada interval 0,81-1,00. Ini menunjukkan bahwa variabel independent (Media Sosial) berpengaruh terhadap variabel dependent (Perilaku Keagamaan Remaja Masjid). Koefisien regresi X berjumlah 0,667 menandakan setiap penambahan 1% nilai media sosial, bertambah nilai Perilaku Keagamaan sebesar 0,667. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif, maka nilai koefisien determinasi 0,686 (68,6%). Terdapat pengaruh yang signifikan antara Media Sosial terhadap Perilaku Keagamaan remaja masjid Al-Muawanah kota Pekanbaru. Kata Kunci: Media Sosial, Perilaku Keagamaan, Remaja. Abstract This study aims to examine the influence of social media on the religious behaviour of adolescents at the Al-Muawanah mosque in Pekanbaru. Using quantitative methods with data analysis techniques Correlations coefficient product moment based on SPSS Version 26. Data collection techniques through observation, interviews and questionnaires, a population of 30 young people at the Al Muawanah mosque. The results of the study found that social media had a positive effect on the religious behaviour of adolescents at the Al-Muawanah mosque. The correlation coefficient value is 0.828 (82.8%) in the interval 0.81-1.00. This shows that the independent variable (Social Media) influences the dependent variable (Religious Behaviour of Mosque Youth). The regression coefficient X is 0.667 indicating that for every 1% addition of social media value, the value of Religious Behaviour increases by 0.667. The regression coefficient is positive, so the direction of the influence of variable X on Y is positive, so the coefficient of determination is 0.686 (68.6%). There is a significant influence between Social Media on the Religious Behaviour of adolescents at the al-muawanah mosque, Pekanbaru city. Keywords: Social Media, Religious Behaviour, Adolescents.
PEMBERDAYAAN BERBASIS EKONOMI KREATIF DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT Syamsul Rizal; Muharrani; Saidatun Nisa
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.606

Abstract

Abstrak Adapun tujuan dilakukan research ini untuk melihat lebih detail bagaimana efek pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena ingin memberi gambaran secara detail tentang usaha kerupuk mulia indah permai dalam memandirikan ekonomi masyarakat. Sedangkan data diperoleh dari owner usaha kerupuk mulia indah dan lima orang masyarakat yang terlibat dalam memproduksi kerupuk tersebut menggunakan metode wawancara mendalam, observasi secara terus menerus dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan dari semua data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh karyawan yang terlibat dalam usaha pembuatan kerupuk merasakan manfaat secara ekonomi, ini dibuktikan dengan ekonomi seluruh karyawan meningkat (sejahtera), semua karyawan sudah mampu memenuhi kebutuhan sandang, papan dan pangan, memiliki sumber income tetap sendiri, lebih open minded dengan pemerintah serta memiliki kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Kreatif, Kemandirian Ekonomi Abstract The purpose of this research is to see in more detail how the effects of community empowerment based on the creative economy in increasing the economic independence of the community. This study uses a qualitative approach because it wants to give a detailed description of the noble beautiful scenic cracker business in making the community's economy self-sufficient. While the data was obtained from the owner of the Mulia Indah cracker business and five people from the community who were involved in producing the crackers using in-depth interviews, continuous observation and documentation. Data analysis techniques by reducing data, presenting data and drawing conclusions from all the data. The results of the study show that all employees involved in the cracker-making business experience economic benefits, this is evidenced by the economy of all employees increasing (prosperous), all employees are able to meet the needs of clothing, shelter and food, have their own source of steady income, are more open minded with government and have the ability to self-regulate. Keywords: Empowerment, Creative Economy, Economic Independence
KOMUNIKASI DAKWAH DALAM KESENIAN BUDAYA BADUI SYUBBANUL ISLAM Arhanudri Davi
Dakwatul Islam Vol 7 No 2 (2023): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i2.624

Abstract

Abstrak Tujuan riset ini untuk mendeskripsikan komunikasi dakwah dalam kesenian budaya Badui Syubbanul Islam Desa Belimbing kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, komunikasi dakwah yang terdapat dalam kesenian Badui berupa komunikasi verbal melalui syair-syair yang digunakan. Pada dasarnya syair-syair tersebut memiliki makna yang mengarah kepada dakwah, dapat mengajak masyarakat untuk senantiasa berbuat baik. Adapun judul syair tersebut seperti Lilmaulidin, Tegap dan Tertib, dan Ya Umata. Dalam komunikasi dakwah secara verbal, terdapat pesan dakwahnya meliputi Jiwa Nasionalisme, Mempertahankan Kebudayaan Lokal, Mengedepankan Sopan Santun, Menjaga Kekompakan, Nilai Keindahan, Mempererat Persaudaraan, Sikap Religius. Kata kunci: Komunikasi, Media Dakwah, Kesenian Badui. Abstract The purpose of this research is to describe da'wah communication in the Bedouin cultural arts of Syubbanul Islam in Blimbingan Village to the community. This research uses descriptive qualitative method. The data collection includes interviews, observation, and documentation. The results of the study show that the da'wah communication contained in Bedouin art is in the form of verbal communication through the poetry used. Basically, these poems have a meaning that leads to da'wah, which can invite people to always do good. The titles of the poems are Limaulidin, Rigid and Orderly, and Ya Umata. In verbal da'wah communication, there are da'wah messages including the Spirit of Nationalism, Maintaining Local Culture, Prioritizing Politeness, Maintaining Solidarity, Value of Beauty, Strengthening Brotherhood, Religious Attitude. Keywords: Communication, Da'wah Media, Bedouin Art.
KONSTRUKSI SOSIAL REMAJA MASJID ASSYAHIDDIN PADA MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF PETER L. BERGER Achmad Tohari
Dakwatul Islam Vol 7 No 2 (2023): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i2.669

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat persoalan di Desa Mojopurogede Kabupaten Gresik Jawa Timur yang memiliki stigma buruk mengenai aspek religiusitas antara masyarakat. Penelitian ini menjelaskan secara rinci mengenai konstruksi sosial antara remaja masjid dengan masyarakat Desa Mojopurogede dengan menggunakan analisis dari konstruksi sosial Peter L Berger, metode yang digunakan dalam penelitian ini termasuk kualitatif analitis dengan menggunakan data yang berupa literatur maupun jurnal yang masih ada kaitannya dengan tema dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dengan melakukan wawancara yang dimaksudkan untuk mendapatkan data yang valid. Temuan yang dicapai dari penelitian ini berupa pemahaman mengenai konstruksi sosial di Desa Mojopurogede perspektif Peter L Berger yakni: Pertama, Ekternalisasi menjadi faktor terciptanya pola pikir remaja masjid terhadap persoalan kurangnya aspek religiusitas masyarakat Desa Mojopurogede. Kedua, Objektivasi yakni sebuah pemahaman yang dilakukan oleh remaja masjid kepada masyarakat Desa Mojopurogede ke dalam pemikiran terhadap segala bentuk ataupun kegiatan. Ketiga, Internalisasi dimana antara masyarakat mojopurogede dengan remaja masjid menginterpretasikan interaksi sosial kepada norma-norma yang disepakati bersama Kata kunci: Nilai Religiusitas, Konstruksi Nilai Religius, Analisis P. L. Berger Abstract This study aims to look at the problems in the village of Mojopuro Gede, Gresik Regency, East Java, which has a bad stigma regarding aspects of religiosity among the community. This study describes in detail the social construction between mosque youth and the Mojopuro Gede village community using analysis from Peter L Berger's social construction, the methods used in this study include qualitative analysis using data in the form of literature and journals that are still related to the theme and use data collection techniques in the form of observation by conducting interviews intended to obtain valid data. The findings obtained from this research are in the form of an understanding of social construction in Mojopuro Gede Village from the perspective of Peter L Berger, namely: First, externalization is a factor in creating the mindset of young mosques towards the issue of weaknesses in the aspects of religiosity in the Mojopuro Gede village community. Second, objectivation, namely an understanding carried out by mosque youth to the Mojopuro Gede Village community in the form of thoughts on all forms or activities. Third, internalization in which the Mojopuroged community and mosque youth interpret social interaction according to mutually agreed norms. Keywords: Religious Value, Religious Value Construction, Analysis of P.L. Berger.