cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 56 Documents
Search results for , issue "prosiding senastitan vol. 06 2026" : 56 Documents clear
Analisis Efisiensi dan Estimasi Biaya Proses Importasi Kontainer dari China ke Indonesia Menggunakan Pendekatan Lean Logistics Izal Kusuma Wardana; Evi Yuliawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya volume importasi kontainer dari China ke Indonesia menyebabkan proses logistik menjadi semakin kompleks sehingga berpotensi meningkatkan lead time, biaya operasional, serta aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (Non-Value Added activities). PT ACS menerapkan dua skema importasi, yaitu BC 1.6 Pusat Logistik Berikat (PLB) dan BC 2.0, yang perlu dievaluasi untuk menentukan alternatif yang paling efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi proses logistik serta mengestimasi biaya operasional menggunakan pendekatan Lean Logistics. Metode penelitian mengintegrasikan Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses dan mengidentifikasi pemborosan, Process Cycle Efficiency (PCE) untuk mengukur tingkat efisiensi proses, Activity-Based Costing (ABC) untuk menghitung biaya aktivitas, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan skema importasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema BC 2.0 memiliki Lead time lebih singkat, biaya operasional lebih rendah, dan tingkat efisiensi proses yang lebih tinggi dibandingkan BC 1.6 PLB. Rancangan Future State Value Stream Mapping mampu mengurangi waktu tunggu, menekan pemborosan, serta meningkatkan kinerja sistem logistik perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi proses importasi dan mendukung pengambilan keputusan pemilihan skema importasi yang optimal.Kata Kunci: Lean Logistics; Value Stream Mapping; Process Cycle Efficiency; Activity-Based Costing; Analytical Hierarchy Process.
Penilaian Risiko Pada Area Penambangan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control (HIRARC) dan Matrik Risiko Pada PT. Setiatama Mega Konsultan Job Site PT. XYZ, Kec. Paringin Selatan, Kab. Balangan, Prov. Kalimantan Selatan Alegra Mayrani Telaumbanua; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di area kerja PT. Setiatama Mega Konsultan pada jobsite PT. XYZ yang berlokasi di Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan fokus pengamatan pada tiga area utama, yaitu front loading, hauling dan settling pond. Industri pertambangan merupakan salah satu sektor di Indonesia yang menghadapi risiko kecelakaan kerja sangat tinggi. Berdasarkan informasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, terdapat 217 insiden kecelakaan di tambang sepanjang tahun 2023, di mana 48 orang kehilangan nyawa. PT. Setiatama Mega Konsultan, yang berfungsi sebagai subkontraktor PT. XYZ, masih belum sepenuhnya menerapkan metode penilaian risiko secara sistematis di lokasi tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi untuk pengendalian risiko di lingkungan kerja PT. Setiatama Mega Konsultan. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) yang dikombinasikan dengan matriks risiko sesuai standar AS/NZS 4360:2004. Data diperoleh melalui pengamatan langsung, wawancara, dan pengisian kuesioner oleh para pekerja. Penelitian berlangsung selama dua bulan, dari Februari hingga Maret 2026. Temuan pengidentifikasian menunjukkan terdapat 13 potensi bahaya, meliputi benturan oleh bucket yang bergerak, mesin overhead, tertimpa pohon atau hewan liar, bekerja di ketinggian, tanggul yang rusak, lereng yang runtuh, flyrock, jarak kendaraan yang terlalu dekat, beban dump truck yang berlebihan, jalan hauling yang tidak rata, tanah yang licin, kelelahan operator, dan paparan debu. Hasil dari penilaian risiko yang dilakukan dengan menggabungkan HIRARC dan Matrik Risiko mengungkapkan bahwa 8 potensi bahaya termasuk dalam kategori risiko tinggi sementara 5 potensi bahaya lainnya berada pada tingkat risiko sedang. Tingkat risiko tertinggi terdeteksi di area hauling dengan nilai 12 (tinggi), yang disebabkan oleh bahaya kelelahan operator dan paparan debu yang mengganggu penglihatan. Pengendalian risiko dilakukan dengan mengikuti hirarki pengendalian yang mencakup eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Rekomendasi dari studi ini meliputi pelaksanaan pemeriksaan secara rutin, penegakan Prosedur Operasi Standar (SOP), program manajemen kelelahan, pengendalian debu secara terjadwal, dan pemantauan stabilitas lereng untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di area penambangan
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Margarin dengan Metode Six Sigma dan Pendekatan 5W+1H (Studi Kasus: PT XYZ) Ega Bagas Tripirata; Suparto Suparto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi margarin dan shortening berbasis minyak kelapa sawit di Sidoarjo, Jawa Timur, yang masih menghadapi variasi proses sehingga menyebabkan terjadinya kecacatan produk, dengan Line C mencatatkan tingkat kecacatan tertinggi dibandingkan lini produksi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas proses, mengidentifikasi faktor penyebab utama kecacatan, serta menyusun usulan perbaikan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC) yang dikombinasikan dengan pendekatan 5W+1H. Teridentifikasi empat karakteristik Critical to Quality (CTQ), dengan nilai rata-rata Defects per Million Opportunities (DPMO) sebesar 1.729 dan sigma level sebesar 4,427, yang menunjukkan kapabilitas proses tergolong cukup baik namun masih memiliki peluang untuk ditingkatkan melalui perbaikan berkelanjutan. Peta kendali P menunjukkan dua titik berada di luar batas kendali, yaitu pada bulan November dan Desember 2025. Diagram Pareto mengidentifikasi cacat sambungan sachet bocor sebagai jenis cacat dominan dengan kontribusi sebesar 35%, sedangkan diagram fishbone menunjukkan bahwa faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan secara bersama-sama berkontribusi terhadap cacat tersebut. Berdasarkan temuan ini, usulan perbaikan disusun menggunakan pendekatan 5W+1H, sedangkan pengendalian berkelanjutan direkomendasikan melalui penerapan Five M Checklist.
Analisis Kinerja Aktuator Linier DC Pada Sistem Pengangkatan Kendaraan Mini Pengangkut Sampah Ramah Lingkungan Khabyby Rahmatullah; Bambang Setyono; Hery Irawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPengembangan kendaraan mini pengangkut sampah ramah lingkungan memerlukan sistem pengangkatan yang memiliki kapasitas angkat memadai, konsumsi energi rendah, dan kinerja yang stabil. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja aktuator linier DC pada mekanisme scissor lift dan dump melalui pengujian waktu operasi, konsumsi daya, efisiensi, serta kemampuan menyelesaikan satu siklus penuangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan variasi massa sampah 0–17,5 kg. Parameter yang diamati meliputi waktu pengangkatan, penurunan, penuangan, konsumsi daya listrik, efisiensi aktuator, dan total waktu serta daya dalam satu siklus kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktuator mampu mengangkat beban hingga 17,5 kg, sedangkan pada beban 20 kg sistem tidak mampu beroperasi. Peningkatan massa sampah menyebabkan waktu operasi dan konsumsi daya meningkat, sementara kecepatan pengangkatan dan efisiensi saat proses pengangkatan cenderung menurun. Pada satu siklus penuangan, total waktu meningkat dari 45,98 detik menjadi 60,31 detik dan total daya meningkat dari 77,45 W menjadi 126,51 W, dengan efisiensi rata-rata sistem sebesar 31,29%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktuator linier DC memiliki kinerja yang memadai untuk diaplikasikan pada kendaraan mini pengangkut sampah serta dapat menjadi dasar pengembangan sistem pengangkatan yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan.Kata kunci—aktuator linier DC, scissor lift, dump, kendaraan mini pengangkut sampah, efisiensi energi.
Moderasi Usia Pada Pengaruh Perilaku Keselamatan Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi di Surabaya Muhammad Rizal Aditya Rahman; Feri Harianto; Jenny Caroline; Felicia Tria N; Siti Choiriyah; Jojok Widodo S
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work related accidents on construction peojects remain an important concern because construction activities involve various potential hazards associated with workers’ safety behavior and working environmental conditions. Differences in workers’ characteristics based on age are also presumed to influence the realationship between safety behavior and work-related accidents. This study aims to analyze the effects of safety behavior and the work environment on work related accidents and to examine the role of age as a moderating variable. Aquantitative approach was employed, with data collected through questionaires. The study involved 55 construction workers selected using purposive sampling. Data were analyzed usjing regression analysis with the Hayes Process macro model 1, to examine the direct effects and the moderating effect of age. The results showed that safety behavior had asignificant effect on work related accidents. The moderation analysis indicated that age did not significantly moderate the relationship between safety behavior and work-related accidents. Nevertheless, age had a direct effect on work related accidents. The coefficient of determinantion (r2) of o.666 indicated that the model explained 66,6% of variance in work related accidents. These findings emphasize the importance of improving workers’ safety behavior as one of the key strstegies for preventing work-related accidents on construction projects 
Kajian Literatur Kuantitatif Perbandingan Model Wilson Dan Margules Pada Kesetimbangan Uap–Cair Sistem SBAC–Acetamide dan SBA–Acetamide Pada 101,3 KPa Rakhmat mahmudin mahmudin; Wati Nur Astuti; Regina Vanesa Sebayang; Fardhal Alam Nur; Hasan Mutawakil Atourahman; Erlinda Ningsih
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas kembali data kesetimbangan uap-cair sistem sec-butyl acetate (SBAC)-acetamide dan sec-butyl alcohol (SBA)-acetamide pada tekanan 101,3 kPa dengan membandingkan model Wilson dan Margules. Data utama diperoleh dari hasil eksperimen, sedangkan teori pemodelan mengacu pada formulasi VLE, koefisien aktivitas, dan energi Gibbs. Hasil kajian menunjukkan bahwa acetamide mengubah distribusi komposisi fase uap-cair sehingga kecenderungan pseudo-azeotrope SBAC-SBA berkurang. Regresi Wilson terhadap data ln γ pada sistem SBAC-acetamide menghasilkan λ13 = 1.214 dan λ31 = 0.099, dengan RMSE ln γ sebesar 0.076, lebih rendah dibandingkan RMSE ln γ Margules pada sistem yang sama. Berdasarkan perbandingan ini, Wilson lebih sesuai untuk korelasi VLE, sedangkan Margules tetap berguna sebagai model sederhana untuk pembacaan awal non-idealitas larutan.Kata kunci: VLE, Wilson, Margules, Koefisien Aktivitas, Acetamide, Distilasi Ekstraktif.
Pengendalian Kualitas Produk dengan Metode Statistical Process Control (SPC) dan Human Reliability Assessment (HRA) Guna Meningkatkan Hasil Produksi Tungku Kompor (Studi Kasus: PT. Elang Jagad-Sidoarjo) Meynardo Dhyansa Setya Prayoga; Amilinda Harin Permatasari; Hastawati Chrisna Suroso
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Elang Jagad dan bertujuan untuk mengetahui penyebab utama defect pada produk tungku kompor serta untuk mengurangi cacat produk dalam proses produksi. Berdasarkan masalah yang dihadapi perusahaan saat ini yaitu ingin untuk meningkatkan kualitas produksinya, dengan tujuan agar semua permintaan konsumen dapat terpenuhi. Pada kenyataannya perusahaan masih terdapat defect tungku kompor yang pada akhirnya membuat konsumen melakukan complain perihal masalah banyaknya kualitas produk yang buruk sehingga akhirnya mereka melakukan return barang. Oleh karena itu, maka dilakukan upaya pengendalian kualitas pada produk tungku kompor untuk mencari penyebab terjadinya kecacatan produk dan mencari solusi perbaikannya. Metode penelitian yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan metode Statistical Process Control dan Human Reliability Assessment. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa penyebab kecacatan produk tungku kompor yang paling dominan adalah cacat enamel yang terkelupas dengan persentase sebesar 26,98%. Dari hasil pengukuran kinerja karyawan didapatkan nilai HEP yang terbesar yaitu kurangnya ketelitian dalam mengerjakan serta tidak dapat menjalankan SOP dengan baik yakni sebesar 0,1632. Jadi faktor ini paling dominan yang mengakibatkan kecacatan dan harus segera diperbaiki.
Analisis Efisiensi Penggunaan Alat Gali – Muat dan Alat Angkut Pada CV Eka Mandiri Jaya Ananda Adi Dewantara; Jusfarida Jusfarida
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan alat mekanis yang optimal merupakan salah satu faktor penting dalam pencapaian target produksi pada kegiatan penambangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja dan efisiensi penggunaan Excavator Kobelco SK200 dan Dump Truck Hino 130 HD pada kegiatan pemuatan dan pengangkutan material di CV Eka Mandiri Jaya, serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidakefisienan dan kebutuhan alat untuk mendukung target produksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer berupa cycle time, waktu kerja, produksi harian, dan hambatan operasional serta data sekunder dari perusahaan. Analisis dilakukan terhadap produktivitas, waktu kerja efektif, availability, match factor, dan kebutuhan alat. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas Excavator Kobelco SK200 sebesar 33,75 BCM/jam dan Dump Truck Hino 130 HD sebesar 25,59 BCM/jam. Efisiensi kerja excavator mencapai 74%, dengan nilai MA 90,4%, PA 91,4%, dan UA 91,4%. Nilai match factor sebesar 2,53 menunjukkan ketidakseimbangan antara alat gali-muat dan alat angkut. Kemampuan produksi satu unit excavator sebesar 69.862,5 BCM/tahun, sehingga diperlukan dua unit excavator untuk mendukung target produksi 138.360 m³/tahun.Kata kunci: alat mekanis, dump truck, excavator, match factor, produktivitas.
Studi Eksperimen Pengaruh Diameter Lubang Dan Rasio Perforasi Terhadap Performa Peredaman Kebisingan Pada Panel Serat Karbon Satu Layer Haqqu Bachrul Achmad; Ahmad Yusuf Ismail
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicle noise is a key factor influencing driving comfort, creating a demand for lightweight materials with effective sound insulation properties. This study investigates the effects of hole diameter and perforation ratio on the noise attenuation performance of carbon fibre composite panels. The experimental evaluation employed the Sound Transmission Loss (STL) method in accordance with ISO 10534-2 over a frequency range of 1,000–10,000 Hz. The study examined hole diameters of 5 mm, 10 mm, and 15 mm, while varying the perforation ratio through configurations containing 4, 6, and 8 holes. The incident and transmitted sound pressure data were analysed using the Fast Fourier Transform (FFT) and Transfer Function (TF) methods to determine the sound transmission characteristics. The results demonstrate that all specimens achieved greater sound attenuation at medium and high frequencies than at low frequencies. Panels with a 5 mm hole diameter delivered the best overall perforation performance, achieving a maximum STL of approximately 33 dB within the 7,500–9,500 Hz frequency range while maintaining the most stable attenuation characteristics. Regarding the perforation ratio, the four-hole configuration produced the highest performance, with a maximum STL of approximately 35 dB at 4,800 Hz. These findings confirm that both hole diameter and perforation ratio significantly influence the sound attenuation capability of carbon fibre panels, highlighting their potential as lightweight sound-insulating materials for automotive applications.Keywords: carbon fibre, perforated panel, Sound Transmission Loss, Fast Fourier Transform, Transfer Function.
Penentuan Waktu Efektif, Kebutuhan Tenaga Kerja Dan Biaya Operasional Dalam Manajemen Proyek Pada CV. Javanese Indonesia Dengan Menggunakan Metode CPM Dan PERT Bagus Suprianto; Suhartini Suhartini
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan  untuk  mendapatkan  material  kayu  yang  digunakan  untuk membuat perahu karena kelangkaan kayu yang terjadi di Indonesia. Oleh karena itu,   dibutuhkan   alternatif   bahan   lain   untuk   membuat   perahu.   Fiberglass merupakan bahan paduan atau campuran beberapa bahan kimia (bahan komposit)yang bereaksi dan mengeras dalam waktu tertentu, CV. Javanese Surabaya berkomitmen untuk turut mengembangakan industri maritim dan dunia bahari indonesia khususnya untuk lebih berkembang dan maju serta membantu dalam pengandaan  untuk  lebih  membantu  dalam  pengadaan  kapal  yang  memenuhi kualitas dan persyaratan yang berlaku oleh sebab itu bagaimana mengidentifikasi dalam pembuatan speedboad ,penadwalan waktu, optimalisasi biaya oprasional dan   tenaga   kerja.   untuk   perhitungan   menggunakan   cpm   dan   pert.   Hasil perhitungan  menggunakan  CPM  (Critical  Path  Methode)  178  hari,  sedangkan perhitungan  menggunakan  PERT  (Project  Evaluation  And  Review  Tehnique) didapatkan waktu penyelesaian proyek selama 218 diketahui bahwa penentuan hasil dari perhitungan perbandingan dua metode tersebut di dapatkan perhitungan menggunakan cpmlah yang lebih efisien dalam pembangunan proyek dengan rata- rata waktu normal pengerjaan selama 230hari.