cover
Contact Name
Janthy Trilusianthy Hidayat
Contact Email
janthyhidayat@unpak.ac.id
Phone
+6281380376263
Journal Mail Official
jurnal.teknik@unpak.ac.id
Editorial Address
Jl. Pakuan, RT.02/RW.06, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 14115972     EISSN : 27745023     DOI : https://dx.doi.org/10.33751/teknik
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknik Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Pakuan. Jurnal ini telah memiliki e-ISSN : 2774-5023 dan p-ISSN : 1411-5972 yang memuat artikel ilmiah berupa naskah terkait hasil penelitian dalam bidang ilmu Keteknikan dan terapannya dari para peneliti, akademisi, praktisi dan mahasiswa. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember. The Scientific Journal of the Faculty of Engineering at Unpak is managed by the Faculty of Engineering, Pakuan University. This journal, with e-ISSN : 2774-5023 dan p-ISSN : 1411-5972 publishes scientific articles including papers, scientific ideas, and research results in the field of engineering and its applications. Contributors include researchers, academics, practitioners, and students. The journal is published twice a year, in June and December. The Engineering Journal is a scientific journal managed by the Faculty of Engineering, Pakuan University with e-ISSN : 2774-5023 and p-ISSN: 1421-5972, published 2 times in a year (July and December). The aim of this journal is to publish research results in the field of engineering and its applications. This journal only accepts original scientific works that have never been published by other journals or media. The Engineering Journal accepts articles in Indonesian and English that focus and scope on the following scientific fields and applications: • Civil Engineering • Geodetic Engineering and mapping • Regional and City Planning • Transportation • Electrical and Telecommunications Engineering • Geological Engineering
Articles 229 Documents
RENCANA INTEGRASI PENGEMBANGAN KAWASAN TRANSMIGRASI DI NUSA TENGGARA BARAT Bambang Sunarwan, Ichwan Arif
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 10, No 2 (2009): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v10i2.875

Abstract

AbstrakPembangunan wilayah untuk kawasan transmigrasi di desain untuk menjadi  pusat kegiatan pertumbuhan suatu daerah, kemudian membentuk suatu pola interaksi dengan wilayah dan kawasan sekitarnya, dirancang melalui pendekatan mikro spasial dan makro spasial dalam upaya mewujudkan unit permukiman transmigrasi yang terintegrasi.Integrasi pengembangan regional pada kawasan transmigrasi pada dasarnya adalah untuk mengembangkan pusat-pusat kegiatan di kawasan transmigrasi sebagai system produksi pertanian dan pengelolaan sumberdaya alam tertentu yang ditunjukkan oleh adanya keterkaitan fungsional dan hierarki keruangan satuan system permukiman dan system agrobisnis. Sarana Wilayah, baik itu bandara, jalan, dan sarana lain  perlu dipertimbangkan dalam pengembangan tranmigrasi termasuk pra sarana  yang terdapat di kawasan NTB.Perumusan pola pemanfaatan ruang kawasan di Provinsi NTB, dilakukan untuk mendapatkan rumusan integrasi kawasan disesuaikan dengan struktur dan pola pemanfaatan ruang berdasar komoditi unggulan pada masing-masing kawasan. Kata – kata kunci :   Spasial , stakeholder. tipologi kawasan transmigrasi, integrasi,                                 Pengembangan Regional, teraglomerasi, hierarki,  keruangan
EKSPLORASI BATUBARA DI WILAYAH MAMPUN PANDAN SYAIFUL, MOHAMMAD
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v20i2.1868

Abstract

Pemetaan geologi permukaan intensif untuk eksplorasi batubara dilakukan di Daerah Mampun Pandan (Provinsi Jambi) pada akhir 1989. Pemetaan lapangan terperinci dalam area 8,25 x 6,2 kilometer persegi ini dilakukan dengan menggunakan deskripsi singkapan batuan, penggalian parit, lubang uji, dan dilengkapi dengan pengeboran dangkal. Pekerjaan survei terperinci untuk pembuatan peta topografi juga dilakukan.Dua satuan batuan sedimen teramati di daerah penelitian, yaitu Satuan Batulempung-Batubara dan Satuan Batupasir Konglomeratan. Kedua satuan batuan ini diinterpretasikan berumur Oligosen Atas hingga Miosen Bawah pada umur dan kemungkinan diendapkan di lingkungan danau dan sungai. Kedua satuan sedimen ini berada di atas batuan dasar granit berumur Pra-Tersier. Lapisan-lapisan batubara ditemukan di kedua satuan batuan sedimen tersebut. Tiga lapisan batubara utama dan satu lapisan batubara lainnya ditemukan di Satuan Batulempung-Batubara. Ketebalan lapisan-lapisan batubara utama berkisar dari 4,5 m hingga 11 m, sedangkan lapisan batubara minor tebalnya hingga 3 m. Dua lapisan batubara dengan ketebalan masing-masing sekitar 4 m ditemukan di Satuan Batupasir Konglomeratan. Kisaran kemiringan semua lapisan batubara berkisar antara 5 dan 48 derajat.Menggunakan klasifikasi ASTM (American Standard Testing Measurement), batubara Mampun Pandan dikelompokkan sebagai High Volatile Bituminous A hingga High Volatile Bituminous C. Jumlah cadangan batubara dihitung menggunakan metode USGS - Circular 891. Berdasarkan data permukaan berupa singkapan-singkapan batubara, cadangan tertunjuk sebesar 143.403.239 ton dan cadangan terukur sebesar 57.112.851 ton. Dengan data tambahan berupa sumur-sumur pengeboran dangkal, cadangan tertunjuk meningkat menjadi 144.164.264 ton dan cadangan terukur sebesar 64.827.710 ton. Kata Kunci : eksplorasi, lapisan batubara, batuan sedimen, cekungan inter-mountain, cadangan
ANALISIS PENINGKATAN GAS METANA (CH4) PADA DIGESTER PORTABEL DENGAN KOTORAN SAPI SEBAGAI SUMBER ENERGI BIOGAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) DIDIK NOTOSUDJONO, dan KIKI BAEHAKI, HASTO SOEBAGIA,
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v22i1.3734

Abstract

Biogas adalah salah satu energi bahan bakar gas yang diperoleh dari degradasi anaerobik bahan-bahan organik oleh bakteri dalam lingkungan bebas oksigen. Digester portabel ini mampu menghasilkan biogas yang utamanya mengandung gas metana (CH4) dan gas ikutan lainnya. Proses pembentukan biogas khususnya gas metana pada digester dimonitor dengan sensor gas metana secara real time berbasis Internet of Things (IoT). Hasil pengukuran konsentrasi gas metana yang dilakukan selama 38 hari pada temperatur rata-rata 37,46°C, nilai konsentrasi terus meningkat sampai dengan hari ke 29, dengan konsentrasi gas sebesar 170.564,02 ppm atau persentase gas sebesar 71,07%. Pada hari ke 29 gas metana dalam digester sudah layak dimanfaatkan, dan untuk menjaga kontinyuitas produksi gas metana, setiap hari bahan baku biogas perlu ditambahkan ke digester sesuai kapasitas. Kata Kunci : Biogas, Digester.
KAJIAN GEOTEKNIK KESTABILAN LERENG DI DAERAH QUARRY HAMBALANG, KECAMATAN CITEUREUP KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT dan SOLIHIN, DJAUHARI NOOR
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v18i1.1537

Abstract

Quarry Hambalang adalah suatu quarry bahan baku semen milik PT. Indocement Tunggal Prakasa, Tbk. yang secara geologi tersusun dari batuan napal, batulempung dan batupasir gampingan Formasi Jatiluhur, dimana batuan-batuan tersebut adalah jenis batuan yang relatif tidak stabil apabila dilakukan penambangan dengan metoda open pit dengan membuat lereng-lereng, dikarenakan faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap kestabilan lereng seperti antara lain jenis batuan, stratigrafi, dan struktur geologinya. Kestabilan lereng banyak ditentukan oleh tingkat pelapukan dan struktur geologi yang ada pada massa batuan tersebut, seperti sesar, kekar, lipatan, dan bidang perlapisan (Sulistianto,2011). Struktur-struktur tersebut selain lipatan juga disebut bidang lemah. Disamping geologi struktur, kandungan air dan karakteristik sifat fisik mekanik juga dapat  mempengaruhi kestabilan lereng. Berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kestabilan lereng tersebut diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan kajian geoteknik untuk kestabilan lereng pada Quarry Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat konsensi penambangan milik PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendesain kestabilan lereng yang terdapat pada Quarry Hambalang di wilayah Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui jenis longsoran, nilai faktor keamanan dan desain lereng yang sesuai dengan batas terendah faktor keamanan lereng. Kata Kunci: Kajian Geoteknik, Kestabilan Lereng, Quarry Hambalang.
TEKNOLOGI DENSE WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING (DWDM) PADA JARINGAN OPTIK Yamato, Yamato; Wismiana, Evyta
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v14i2.425

Abstract

Perkembangan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing ( DWDM ) p a da j ar in ga n o p ti k   yang  didorong  oleh  kebutuhan  akan  kapasitas  transmisi  yang  sangat  besar  telah mengakibatkan perubahan yang  cepat  dalam  penyediaan  kapasitas  bandwidth  yang  besar dalam jaringan.  Sistem  transport  kanal  dalam  domain  panjang  gelombang  ini  memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi penyelenggara jaringan dalam memenuhi kebutuhan yang ada baik masa kini maupun masa akan datang. Teknologi  DWDM pada jaringan optik   saat   ini   diyakini    akan    menjadi teknologi yang berperan dimasa depan, dimana banyak kajian dari berbagai lembaga  riset  menyatakan   dan meyakini bahwa perkembangan  teknologi masa depan, yang akan didominasi oleh trafik packet switch, akan ditentukan oleh faktor perkembangan teknologi service node-nya saja (perangkat packet switch),  karena  sudah  tidak  ada  keraguan  bahwa  di sisi  jaringan  transport hanya DWDM   yang   merupakan   kandidat    utama.   Dan   kemampuan    dari service  node akan dipengaruhi oleh kemampuan dari teknologi DWDM dalam menyediakan kapasitas besar dalam jaringan. Terbukti teknologi  DWDM ini memang  memiliki keunggulan  dalam hal tersebut. Secara umum ada beberapa cara alternatif yang dapat ditempuh untuk  memenuhi  kebutuhan kapasitas  akibat  perkembangan   trafik  yang sangat cepat. Kata Kunci : DWDM, Packet Switch, Kapasitas transmisi, Bandwidth
EVALUASI TROTOAR KOTA BOGOR (STUDI KASUS: JALAN KAPTEN MUSLIHAT DAN JALAN VETERAN) NGURAH PURNAMA JAYA, GDE
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v23i2.6854

Abstract

ABSTRAK Sirkulasi pejalan kaki adalah ekspresi elemen transportasi yang penting dari pusat kota dan akan melibatkan berbagai aktivitas lainnya. Semua aktivitas transportasi akan saling mempengaruhi satu sama lain (Dewar, 1992). Sedangkan besar kecilnya potensi akan timbulnya pejalan kaki sangat tergantung pada faktor lokasi penggunaan lahan sekitar trotoar. Timbulnya potensi pejalan kaki di suatu lokasi akan berdampak pada berkembangnya aktivitas-aktivitas baru di antaranya adalah pedagang kaki lima (untuk selanjutnya disebut PKL) dan mobilitas kendaraan. Memperhatikan permasalahan yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah melihat permasalahan kondisi eksisting trotoar di sepanjang Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Veteran Kota Bogor; mengidentifikasi pendapat masyarakat pengguna trotoar terhadap kondisi dan permasalahan trotoar; mengidentifikasi kebijakan pemerintah terkait trotoar. Disarankan dalam Evaluasi Trotoar ini adalah sebagai berikut: 1. Dalam pembangunan suatu fasilitas publik salah satunya trotoar, agar dibangun sesuai dengan aturan dan standar-standar teknis yang telah dikeluarkan oleh pemerintah agar kondisi kenyamanan pada trotoar dapat lebih terjamin. Selain itu, perlunya ketegasan pemerintah terhadap berbagai bentuk pelanggaran terhadap aturan yang telah dibuat sehingga tujuan penciptaan ketertiban umum dapat terpenuhi.  2. Perlu adanya koordinasi yang baik antara berbagai lembaga pemerintah, baik khsusnya pemerintah Kota Bogor, dalam hai ini Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bogor dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor serta perlunya koodinasi pemerintah dengan pejalan kaki   agar berbagai kebijakan yang dikeluarkan tidak saling tumpang tindih dan dapat memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna trotoar di sepanjang Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Veteran Kota Bogor. Kata kunci: kebijakan, kenyamanan, rencana kota, trotoar, ABSTRACT Pedestrian circulation is an expression of an important transportation element from the city center and will involve many other activities. All transportation activities will affect each other (Dewar, 1992). While the size of the potential for the emergence of pedestrians is very dependent on the factor of the location of land use around the sidewalk. The emergence of potential pedestrians in a location will have an impact on the development of new activities, including street vendors (hereinafter referred to as street vendors) and vehicle mobility. Taking into account the existing problems, the purpose of this study is to look at the problems of the existing condition of the sidewalks along Captain Muslihat Street and Veteran Street in Bogor City; identify the opinion of the community using the sidewalk on the condition and problems of the sidewalk; identify government policies related to sidewalks. It is recommended in this Sidewalk Evaluation as follows: 1. In the construction of a public facility, one of which is a sidewalk, so that it is built according to the rules and technical standards that have been issued by the government so that the condition of comfort on the sidewalk can be more guaranteed. In addition, the government needs firmness against various forms of violations of the rules that have been made so that the purpose of creating public order can be fulfilled. 2. There needs to be good coordination between various government institutions, especially the Bogor City Government, in this case the Bogor City Highways and Irrigation Service and the Bogor City Parks and Hygiene Service and the need for coordination between the government and pedestrians so that the various policies issued do not overlap and can provide service satisfaction to the community, especially sidewalk users along Captain Muslihat Street and Veteran Street in Bogor City. Key words: city plan, comfort, policy, sidewalk 
IDENTIFIKASI DINAMIKA PERTUMBUHAN WILAYAH PERI-URBAN (WPU) DI KECAMATAN BOJONG GEDE KABUPATEN BOGOR SYAHBANDAR, M. YOGIE
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v19i1.3128

Abstract

Perkembangan wilayah perkotaan secara fisik ditandai oleh pertumbuhan pesat pada kawasan pinggiran kota yang dikenal sebagai proses suburbanisasi. Wilayah suburbanisasi tersebut dikenal sebagai Wilayah Peri-Urban (WPU). Kecamatan Bojong Gede merupakan salah satu Kecamatan yang terletak di Kabupaten Bogor, dengan tingkat pertumbuhan wilayah yang sangat tinggi, hal tersebut tidak terlepas dari pengaruh wilayah sekitarnya yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bojong Gede yaitu Kota Bogor, Kota Depok, dan Cibinong. Dengan demikian tingkat pertumbuhan Kecamatan Bojong Gede serta kenampakan fisik perkotaan sangat tinggi, sehingga Kecamatan Bojong Gede menjadi wilayah transisi antara desa kota yang disebut WPU. Pertumbuhan WPU memberikan berbagai dampak pada perkembangannya baik secara fisik, ekonomi maupun sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan tipologi zona WPU perdesa, dan mengidentifikasi keselarasan pertumbuhan WPU Kecamatan Bojong Gede terhadap RTRW Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data primer, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi lapangan dan dokumentasi. Serta pengumpulan data sekunder meliputi studi literatur dan survei instansi. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif kuantitaif dengan metode skoring dan pembobotan serta analisis GIS. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa tipologi zona  WPU berdasarkan aspek fisik, aspek ekonomi, dan asepk sosial didapat 2 klasifikasi yaitu tipologi Predominantly Urban dan Semi Urban. Tipologi Predominantly Urban meliputi Desa Pabuaran dan Desa Bojong Baru, dan Untuk tipologi Semi Urban meliputi Desa Bojong Gede, Desa Cimanggis, Desa Susukan, Desa Ragajaya, Desa Kedung Waringin, Desa Waringin Jaya dan Desa Rawa Panjang. Karakteristik WPU Kecamatan Bojong Gede yaitu sebagai wilayah yang dijadikan sebagai tempat tinggal, karena banyak didominasi oleh kawasan permukiman dan perumahan. Pertumbuhan WPU Kecamatan Bojong Gede selaras dengan RTRW kabupaten Bogor, sehingga perlu adanya pengendalian untuk merencanakan Kecamatan Bojong Gede dimasa yang akan datang. Kata Kunci : Dinamika, Pertumbuhan, Wilayah Peri Urban (WPU)
IDENTIFIKASI KERJASAMA PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG DENGAN POLA PARTISIPATIF DI KOTA PAMANUKAN KABUPATEN SUBANG NGURAH PURNAMA JAYA, GDE
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v20i1.1394

Abstract

Identifikasi Kerjasama Pengendalian Pemanfaatan Ruang dengan Pola Partisipatif di Kota Pamanukan Kabupaten Subang. Ada dua hal yang perlu mendapat perhatian utama dalam konsteks penataan ruang, yaitu hak kepemilikan atas sebidang tanah, maka kepada yang bersangkutan harus mendapat perlindungan hukum untuk memanfaatkannya. Namun persoalan timbul manakala :Kebutuhan untuk memanfaatkan sebidang tanah untuk kepentingan pribadi ternyata berbeda dengan apa yang ditetapkan dalam RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah).Hak untuk memanfaatkan sebidang tanah yang sudah sah dimilikinya ternyata hilang” atau tereduksi karena tanah tersebut menurut RTRW ditetapkan untuk kepentingan umum (misalnya untuk fasos-fasum, jalan dan sebagainya).Sekelompok bidang tanah yang di tempatinya (baik telah mempunyai status kepemilikan yang jelas atau tidak) ternyata diminati oleh investor untuk di bangun dan dirubah pemanfaatannya sesuai dengan RTRW.Pada Kasus diatas menunjukan bahwa di Kabupaten Subang belum ada fungsi mediasi, advokasi dan evaluasi yang baik, sehingga persoalan tersebut timbul. Berbagai institusi yang ada nampaknya kurang efektif dalam menanggapinya, selain pihak DPRD-nya.Dari hasil rumusan kesepakatan tentang program pengembangan kawasan lindung dan budidaya selanjutnya diinformasikan kepada seluruh instansi/lembaga terkait khususnya lembaga yang bertanggungjawab dan berwenang dalam pemberian ijin pemanfaatan ruang.Untuk itu perlu dilakukan :Identifikasi instansi yang memberikan rekomendasi pemanfaatan ruang;Identifikasi sistem perijinan pemanfaatan ruang;Menyiapkan rumusan pengaturan koordinasi dan keterpaduan pemberian rekomendasi dan ijin pemanfaatan ruang.Dalam kegiatan pemberian rekomendasi ini instansi daerah (kabupaten dan propinsi) wajib melakukan koordinasi dengan TKPRD. Selanjutnya kepala daerah/bupati menerapkan standar perijinan pemanfaatan ruang.Tugas pokok dan fungsi Dinas Penataan Ruang agar disesuaikan dengan semangat upaya pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang konsisten.Sistem partisipasi masyarakat secara luas dan menyeluruh dari komponen partisipan pembangunan di Kabupaten Subang. Untuk membangun sistem dan pola partisipasi yang konstruktif diperlukan dana yang cukupDisarankan, materi hasil studi ini agar ditindaklanjuti dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kabupaten Subang”. Kata Kunci : Tata Ruang, Pengendlian, Pemanfaatan Ruang, Pola Partisipasi
POTENSI DAN PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT Intan, Pradizzia Triane; Notosudjono, Didik; Mansyur, Umar
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v25i1.10216

Abstract

ABSTRAK  Alih fungsi lahan pertanian atau konversi lahan pertanian merupakan perubahan fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian. Konversi lahan terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data kecamatan, sebanyak 58% dari seluruh kawasan Kecamatan Ciomas atau seluas 1.081 Ha sudah beralih fungsi menjadi kawasan terbangun. Solusi alternatif terhadap konversi lahan tersebut adalah pengembangan agrowisata yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan dan mengurangi tingkat konversi lahan juga mampu meningkatkan pendapatan petani dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat daerah sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya  alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Ciomas, (2) menganalisis lokasi lahan pertanian yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata, dan (3) menyusun strategi pengembangan kawasan agrowisata  berbasis  lahan pertanian. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor ketergusuran lahan merupakan faktor utama yang mengakibatkan konversi lahan di Kecamatan Ciomas. Desa Sukaharja menjadi desa paling potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata berwawasan lingkungan dari segala segi kriterianya. Strategi pengembangan agrowisata dilihat dari beberapa aspek yang saling berkesinambungan, dengan prioritas1) fasilitas lahan, 2) aksesibilitas, 3) kelembagaan, 4) keterlibatan masyarakat, dan 5) daya tarik. Kata Kunci: konversi lahan, lokasi agrowisata, strategi pengembangan ABSTRACT Agricultural land conversion is a change in the function of agricultural land into non-agricultural land. Land conversion occurs in various parts of Indonesia, including Ciomas Sub-district, Bogor Regency, West Java Province. Based on sub-district data, as much as 58% of the entire area of Ciomas Sub-district or 1,081 Ha has been converted into built-up areas. An alternative solution to land conversion is the development of agro-tourism which aims to utilize land and reduce the level of land conversion is also able to increase farmers' income and open new jobs for the surrounding community. The objectives of this study are (1) to identify the factors that cause the conversion of agricultural land in Ciomas Subdistrict, (2) to analyze the location of agricultural land that has the potential to be developed into an agro-tourism area, and (3) to develop a strategy for developing an agro-tourism area based on agricultural land. The results showed that the land displacement factor was the main factor that led to land conversion in Ciomas Sub-district. Sukaharja Village is the most potential village to be developed into an environmentally sound agritourism area from all aspects of its criteria. Agritourism development strategy is seen from several aspects that are mutually sustainable, with priorities1) land facilities, 2) accessibility, 3) institutions, 4) community involvement, and 5) attractiveness. Keywords: land conversion, agritourism sites, development strategy
EVALUASI KINERJA JALAN RAYA LEUWILIANG - KABUPATEN BOGOR Purnama Jaya, Gde Ngurah; Fadh, Noordin
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v16i1.354

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengevaluasi konerja pengaruh penggunaan lahan terhadap kemacetan,  gangguan samping jalan dan titik konflik persimpangan, dan kondisi lalu lintas serta tingkat pelayanan jalan di Jalan Raya Leuwiliang – Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil analisis diketahui penggunaan lahan yang paling tinggi menghasilkan bangkitan lalu lintasnya adalah pasar Leuwiliang yang merupakan pusat koleksi dan distribusi hasil pertanian maupun peternakan dalam kota maupun dari luar Kota Kecamatan Leuwiliang, khususnya bagian Wilayah Pengembangan (WP) Barat. Gangguan samping yang terjadi di Jalan Raya Leuwiliang diakibatkan oleh PKL (pedagang kaki lima) yang berada di kiri kanan jalan yang menempati trotoar dan bahu jalan untuk tempat berjualan. Disamping itu adanya parkir on street di kiri kanan jalan Raya Leuwiliang dengan sudut parkir 0º yang dapat mengurangi kapasitas jalan sebesar 32 % atau 1,44 meter. Terjadinya titik konflik pada ketiga persimpangan yaitu persimpangan Puraseda, persimpangan Karehkel, dan persimpangan Setu yang ada pada jalan Raya Leuwiliang akibat dari tingginya  pergerakan kendaraan dan geometri persimpangan yang tidak sesuai dengan standar. Rekomomendasi studi, meningkatkan kapasitasjalan Leuwiliang dan perbaikan geometri dari persimpangan yang ada, serta perlu jalan lingkar pada jangka panjang. Kata kunci : Transport, lalu lintas, kemacetan

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 2 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 26, No 1 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 25, No 2 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 22, No 2 (2021): Jurnal Teknik Vol 22, No 2 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Teknik Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Teknik Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Teknik Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Teknik Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Teknik Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Teknik Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Teknik Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Teknik Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Teknik Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 2 (2010): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 2 (2010): Jurnal Teknik Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Teknik Vol 10, No 2 (2009): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 10, No 2 (2009): Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2009): Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2009): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 9, No 2 (2008): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 9, No 2 (2008): Jurnal Teknik More Issue