cover
Contact Name
Dinar Nur Inten
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrpgp@unisba.ac.id
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 4, Jl. Tamansari No. 20 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud
ISSN : ISSN2808     EISSN : 27986012     DOI : https://doi.org/10.29313/jrpgp.v1i2
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review (direview secara tertutup) yang mempublikasikan kajian hasil riset dan teoritik terhadap isu empirik dalam sub kajian Pendidikan Anak Usia Dini. JRPGP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6012 yang diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-indeks di Google Scholar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 104 Documents
Analisis Dampak Akreditasi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Paud X Kota Pangkalpinang Jurdis Rizky Kumala; Arif Hakim
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.958 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.386

Abstract

Abstract. This thesis research wants to describe and examine the impact of accreditation in improving the quality of education at the Tamasha Valaq PAUD institution, Pangkalpinang city. This thesis uses qualitative research with case study research methods. Data were collected in three ways, namely (1) Interview, (2) Documentation, (3) Observation. Furthermore, the data that has been collected is analyzed with the flow of (1) data reduction, (2) data display, (3) conclusion. The results of the research found are as follows (1) seen from the eight national quality standards of early childhood education, 90% have met the existing standards. This is reflected in every implementation of the eight educational qualities. Although there is one standard that is not in accordance with the existing educational quality standards, the institution continues to strive to improve educational services so that the quality of education at the institution can still be achieved. (2) accreditation has a positive impact on the institution. This can be seen from the physical evidence displayed by the institution, starting from adequate and complete facilities and infrastructure, improving teacher performance, and increasing trust from the community and government. The institution continues to strive to increase the productivity of its institution in order to achieve the expected quality of education. The institution involves all elements of the school to continue to maintain and improve the quality of education so that the next accreditation will remain in a proper condition from all aspects of the quality of education. Abstrak. Penelitian skripsi ini ingin mendeskripsikan dan mengkaji dampak dari akreditasi dalam peningkatan mutu pendidikan di lembaga PAUD X kota Pangkalpinang. Skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui tiga cara yaitu (1) Wawancara, (2) Dokumentasi, (3) Observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan alur (1) Reduksi data, (2) Display data, (3) Kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan adalah sebagai berikut (1) dilihat dari delapan standar nasional mutu pendidikan anak usia dini 90% telah memenuhi standar yang ada. Hal ini tergambar didalam setiap pelaksanan delapan mutu pendidikan tersebut. Walaupun terdapat satu standar yang kurang sesuai dengan standar mutu pendidikan yang ada, namun lembaga terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan pendidikan agar tetap tercapainya mutu pendidikan di lembaga tersebut.(2) akreditasi memberikan dampak yang positif bagi lembaga. Hal ini dilihat secara bukti fisik yang ditampilkan oleh lembaga mulai dari sarana dan prasarana yang memadai dan lengkap, peningkatan kinerja guru, dan kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah yang semakin tinggi. Lembaga terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas lembaganya agar tercapai mutu pendidikan yang diharapkan. Lembaga melibatkan seluruh unsur sekolah untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan agar pada akreditasi berikutnya tetap dalam keadaan layak dari segala segi mutu pendidikan.
Analisis Kegiatan Motorik Kasar di Salah Satu RA Jatinangor Qatrunnada Mufiidah
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.347 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.387

Abstract

Abstract. Gross motor activities are activities that are planned and carried out in every school to improve the gross motor skills of students. Gross motor development activities in one of the RA Jatinangor never use the motion and song method, because they believe that listening to music is haram. This RA is an institution that has the aim of forming early childhood into memorizing the Qur'an so that this institution strongly applies Islamic Shari'a and has also succeeded in producing students who have memorized short letters from chapters 29-30. This research uses a qualitative approach and uses a case study method with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation studies of the implementation of gross motor development activities at Salah satu RA Jatinangor. The purpose of this study was to obtain data on the methods used in gross motor development. In this study, researchers hope that this RA has a characteristic method in gross motor activities in optimizing the development of gross motor aspects of their students, especially in group A aged 4-5 years. The results of this study are that although the institution does not use motion and song methods in gross motor activities, teachers still use play methods that result in more optimal children's gross motor development and no stage of development in children's gross motor skills is missed. Abstrak. Kegiatan motorik kasar merupakan kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan pada setiap sekolah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak didik. Kegiatan perkembangan motorik kasar di salah satu RA Jatinangor tidak pernah menggunakan metode gerak dan lagu, karena mereka meyakini bahwa hukum mendengarkan musik adalah haram. RA ini merupakan lembaga yang mempunyai tujuan untuk membentuk anak usia dini menjadi penghafal Al-Qur’an sehingga lembaga ini sangat menerapkan syariat-syariat islam dan juga telah berhasil menghasilkan anak didik yang mempunyai hafalan-hafalan surat pendek dari juz 29-30. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pelaksanaan kegiatan perkembangan motorik kasar di Salah satu RA Jatinangor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data dalam metode yang digunakan dalam perkembangan motorik kasar. Dalam penelitian ini peneliti berharap RA ini mempunyai metode yang ciri khas dalam kegiatan motorik kasar dalam mengoptimalkan perkembangan aspek motorik kasar anak didiknya terutama pada kelompok A usia 4-5 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu walaupun lembaga tersebut tidak menggunakan metode gerak dan lagu dalam kegiatan motorik kasar, namun guru masih menggunakan metode bermain yang menghasilkan perkembangan motorik kasar anak menjadi lebih optimal dan tahap perkembangan pada motorik kasar anak tidak ada yang terlewati.
Pengaruh Permainan Beklen Biji Kopi terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud X Kota Bandung Rani Pratini; Erhamwilda
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.105 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.388

Abstract

Abstract. Gross-motor ability activities of children are important things that must be considered in early children's growth. It is necessary to be developed because motor skills develop as well as children's maturity of the nerves and muscles. Based on the observation, the gross-motor skills of children (4-5 years old) at Permata Cendikia Early Childhood Education Programs are still lacking. This situation makes the researcher interested in giving a game for the students namely coffee bean jackstone (Bekel Biji Kopi) to improve their motor skills. The aim of this study is to determine the effect of the coffee bean jackstone on the gross-motor skills for 4-5 years olds at Bandung Permata Cendikia Early Childhood Education Programs. This study uses a quantitative method by using quasi-experimental design. It also uses a Non-equivalent Control Group Design where both groups are given pre-test and post-test, and only the experimental group is given special treatment. The sample of this study is a saturated sample where all 12 students at A-class are samples. Data collection techniques are implemented through observation and learning outcomes tests. The data analysis technique is an analysis test, it includes data description test, normality test, homogeneity test, balance test and hypothesis test. The results of data analysis and hypothesis test can be concluded that the formed value is sig coefficient (2-tailed), It is smaller (0.05). Whereas HA is accepted and HO is rejected with an average comparison value 62.66 in the experimental class and 53.83 in the control class. It shows that there is an influence of the coffee bean jackstone game for 4-5 years olds' gross-motor skills at Bandung Permata Cendikia Early Childhood Education. Abstrak. Gerakan tubuh yang harus diperhatikan bagi anak usia dini adalah pertumbuhan dan perkembangan gerak motorik kasar. Kemampuan motorik kasar sangat penting dikembangkan sejak anak usia dini, karena keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot anak. Berdasarkan pengamatan dilapangan, kemampuan motorik kasar anak 4-5 tahun di paud permata cendikia masih kurang, hal tersebut membuat peneliti tertarik untuk memberikan permainan menggunakan beklen biji kopi untuk membantu meningkatkan kemamuan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan beklen biji kopi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Paud Permata Cendikia Kota Bandung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan metode Quasi Experimental Research atau eksperimen semu. jenis yang digunakan yaitu rancangan kelompok kontrol Pra Tes dan Pos Tes atau biasa disebut dengan Non-equivalent Control Group Design. Yang dimana pada kedua kelompok sama-sama dilakukan pre-test dan post-test, dan hanya kelompok eksperimen saja yang diberikan perlakuan atau treatment. Sampel penelitian ini adalah sampel jenuh, yang dimana semua anggota populasi di gunakan sebagai sampel, diantaranya seluruh anak usia 4-5 tahun yang berada dikelas kelompok A Paud permata Cendikia berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dengan tes hasil belajar dan observasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah uji analis yang diantaranya uji deskripsi data, uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan dan uji hipotesis.Hasil analisis data dan pengujian hipotesis telah dilakukan maka dapat disimpulkan hasil perhitungan data menunjukan bahwa koefisien nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari pada α (0,05) yang dimana Ha diterima dan Ho ditolak dengan perbandingan rata-rata dikelas eksperimen 62,66 dan rata-rata di kelas kontrol 53,83 yang artinya terdapat pengaruh permainan beklen biji kopi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Paud Permata Cendikia Kota Bandung.
Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran Ria Ramdhiani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.051 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.389

Abstract

Abstract. Educational facilities really determine the success of education, because in education facilities and infrastructure play an important role in the learning process. Facilities and infrastructure affect the learning process, thus determining effective and efficient learning. With this research, the researcher will examine the management of facilities and infrastructure inincluding, planning of facilities and infrastructure, procurement of facilities and infrastructure, use of facilities and infrastructure, and maintenance of facilities and infrastructure. This study aims to obtain an overview of the management of facilities and infrastructure in . The approach and method used in this study uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques uses interviews, observation, and case study regarding the management of facilities and infrastructure in .The data obtained during the study are described in the form of words to draw conclusions. Based on the data analysis that has been carried out, it can be concluded that: planning for facilities and infrastructure is carried out by looking at the needs then adjusted to the land and funds owned, procurement of facilities and infrastructure is carried out by buying or borrowing and funds obtained from foundations, BOP, and donations from parents of students, use is carried out by analyzing needs, developments and according to the learning theme. maintenance at is carried out routinely, on a scale, and in an emergency. Abstrak. Fasilitas pendidikan sangat menentukan suatu keberhasilan pendidikan, karena sarana prasarana sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Sarana dan prasarana berpengaruh terhadap proses pembelajaran, sehingga menentukan pembelajaran yang berjalan efektif dan efisen. Dengan adanya penelitian ini maka peneliti akan mengkaji tentang pengelolaan sarana dan prasarana meliputi, perencanaan sarana dan prasarana, pengadaan sarana dan prasarana, penggunaan sarana dan prasarana, dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran pengelolaan sarana dan prasarana di lembaga PAUD. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi kasus mengenai pengelolaan sarana dan prasarana di lembaga PAUD. Data yang diperoleh selama penelitian diuraikan dalam bentuk kata-kata untuk ditarik kesimpulanya. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan yaitu: perencanaan sarana dan prasarana dilakukan dengan melihat kebutuhan kemudian disesuaikan dengan lahan dan dana yang dimiliki, pengadaan sarana dan prasarana dilakukan dengan cara membeli atau meminjam dan dana yang diperoleh dari yayasan, BOP, dan sumbangan orang tua murid, penggunaan dilakukan dengan cara menganalisis kebutuhan, perkembangan dan disesuaikan dengan tema pembelajaran, pemeliharaan di lembaga PAUD dilakukan secara rutin, berskala, dan darurat.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Kontruksi 3 Dimensi dari Barang Bekas Secara Daring di POS PAUD Zahrotun Komariah; Huriah Rachmah
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No.1, Juli 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.208 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i1.507

Abstract

Abstract. Seeing the fine motor skills of children aged 5-6 years at the PAUD post who have not been able to use stationery and cutlery properly, cut according to patterns, pasted pictures appropriately, so that children are less able to carry out daily skills such as buttoning clothes, tying shoelaces, pouring water and others. The research conducted was a case study qualitative research, the subjects of this study were 18 children in group B. Data collection techniques through interviews and observation of documents and children's work done online. The results showed an increase in the child's fine motor skills after the teacher gave coloring, cutting and pasting activities. This can be seen from the number of children who have developed very well in aspects of fine motor development. The teacher's implementation planning and assessment are already good, the use of used goods for activities already exists but is not yet diverse. The construction of 3-dimensional works is not much because there are not many ideas in making 3-dimensional works. Melihat adanya kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di pos PAUD yang belum dapat menggunakan alat tulis dan alat makan dengan benar, menggunting sesuai dengan pola, menempel gambar dengan tepat, sehingga anak kurang mampu dalam melaksanakan keterampilan sehari-hari seperti mengancing baju, mengikat tali sepatu, menuang air dan lain-lain. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif studi kasus, subjek penelitian ini adalah anak-anak di kelompok B sebanyak 18 anak. teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi dokumen dan hasil karya anak yang dilakukan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak setelah guru memberikan kegiatan mewarnai menggunting dan menempel. Ini terlihat dari banyaknya anak yang memiliki nilai berkembang sangat baik pada aspek-aspek perkembangan motorik halus. Perencanaan pelaksaan dan penilaian yang guru lakukan sudah baik, penggunaan barang bekas untuk kegiatan sudah ada namun belum beragam. Kontruksi hasil karya 3 dimensi belum banyak karena belum banyaknya ide dalam membuat hasil karya kontruksi 3 dimensi.
Peran Ayah dalam Pendidikan Anak Perspektif Islam Dies Tiwi; Khambali
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.291 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.531

Abstract

Abstract. Today's society still has the paradigm that nurturing young children is the only role of mothers. Look closerly at the concept and practice of Islamic education turns out that parenting is the job of both parents, the father and the mother, so that the father must also play a part in parenting. In the field especially in the Sindanglaya area of Bandung fathers began engaging in parenting, and there was a change roles in the family. So the author conducted research on the site, to know 1) how the father's understanding of parenting through the role of a father in an Islamic perspective, 2) how the father is involved in parenting, and 3) how the child develops in the upbringing the father provides. The study uses qualitative methods of case studies, using data-collecting techniques, using observation, interviews, field notes and documentation. As for the data analysis procedure used in this study 1) pattern setting, 2) ecition making, 3) chronological time/sequence analysis. Research informants conducted on three families: cases (1) fathers work, mothers don't work, (2) fathers and mothers work, and (3) fathers do not work and mothers do work, the research of the three families, just one family of 1 are ideal for fatherhood in both quality and quantity, fathers and mothers can share roles in parenting. The other two families, the father's role in parenting begins tobe involved, but with quality and quantity differences, it is more or less consistent, and the maternal/grandmother who most instrumental part in parenting. Abstrak. Masyarakat saat ini masih memiliki paradigma bahwa pengasuhan terhadap anak usia dini adalah peran ibu saja. Selanjutnya apabila kita cermati lebih jauh tentang konsep dan praktik pendidikan Islam ternyata tugas pengasuhan anak adalah tugas kedua orang tua yaitu ayah dan ibu, sehingga ayah juga harus berperan dalam pengasuhan terhadap anak. Di lapangan khususnya di daerah Sindanglaya Kota Bandung para ayah mulai terlibat dalam pengasuhan terhadap anak, dan terdapat perubahan peran dalam keluarga. Sehingga penulis melakukan penelitian di lokasi tersebut, untuk mengetahui 1) bagaimana pemahaman ayah terkait pengasuhan anak melalui peran seorang ayah dalam perspektif Islam, 2) bagaimana peran ayah dalam pengasuhan terhadap anak usia dini, dan 3) bagaimana perkembangan anak terkait pengasuhan yang diberikan ayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Adapun prosedur analisis data yang digunakan dalam penelitian ini 1) penjodohan pola, 2) pembuatan ekplanasi, 3) analisis deret waktu/kronologis. Informan penelitian dilakukan terhadap tiga keluarga yaitu: kasus (1) ayah bekerja, ibu tidak bekerja, (2) ayah dan ibu bekerja, serta (3) ayah tidak bekerja dan ibu bekerja, Hasil penelitian dari ketiga keluarga, hanya satu keluarga yaitu keluarga 1, yang ideal dalam keterlibatan peran ayah terkait pengasuhan terhadap anak baik secara kualitas maupun kuantitas, serta ayah dan ibu dapat berbagi peran dalam pengasuhan terhadap anak. Dua keluarga lainnya, peran ayah dalam pengasuhan mulai terlibat, tetapi dengan perbedaan kualitas dan kuantitas, masih dilakukan sekadarnya saja atau tidak konsisten, serta peran ibu/nenek yang masih sangat berperan dalam pengasuhan terhadap anak.
Studi Analisis Pelaksanaan Asesmen terhadap Perkembangan Anak Usia Dini di KB X Pangandaran Dita Suci Fatmawati
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.779 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.532

Abstract

Abstract. Assessment in early childhood education is an important activity carried out in obtaining, collecting, and analyzing data on early childhood development (religious and moral values, cognitive, physical-motor, language, social-emotional, and art). Assessment or assessment can determine the success of educational institutions that are input for the Institution, for teachers, parents and the community. Through assessment of a PAUD Institution can improve the educational programs and services provided to students. The purpose of the study is to describe how the results of the analysis of the implementation of early childhood development assessments. This study also highlights the factors that affect the implementation of assessments, namely in KB X Pangandaran. The research method used is a descriptive method with a qualitative approach. The data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The subjects of the study were the principal and teacher. The analysis used is data collection, data reduction, data presentation, conclusion and verification of data. The results of the study describe assessments on early childhood development including the preparation of assessment programs, instruments used in assessing, principles held by teachers, implementation / recording time, documenting assessment results, data processing, reporting to parents and principals, assessment follow-up, supporting factors and obstacles in the implementation of assessments. The implication of research is that it can be an input or reference material for principals and teachers in order to develop an assessment of early childhood development in KB X Pangandaran. Abstrak. Asesmen dalam pendidikan anak usia dini merupakan kegiatan penting dilakukan dalam memperoleh, mengumpulkan, dan menganalisis data tentang perkembangan anak usia dini (nilai agama dan moral, kognitif, fisik-motorik, bahasa, sosial-emosional, dan seni). Asesmen atau penilaian dapat menentukan keberhasilan Lembaga pendidikan yaitu menjadi masukan bagi Lembaga, bagi guru, para orang tua dan masyarakat. Melalui asesmen sebuah Lembaga PAUD dapat memperbaiki program pendidikan dan layanan yang diberikan kepada anak didik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bagaimana hasil analisis terhadap pelaksanaan asesmen perkembangan anak usia dini. penelitian ini juga menyoroti faktor-faktor yang memperngaruhi pelaksanaan asesmen yaitu di KB X Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Analisis yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menggambarkan asesmen terhadap perkembangan anak usia dini meliputi penyusunan program asesmen, instrument yang digunakan dalam menilai, prinsip-prinsip yang dipegang guru, waktu pelaksanaan/pencatatan, pendokumentasian hasil asesmen, pengolahan data, pelaporan kepada orang tua dan kepala sekolah, tindak lanjut asesmen, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan asesmen. Implikasi penelitian adalah dapat menjadi bahan masukan atau rujukan bagi kepala sekolah dan guru-guru dalam rangka mengembangkan penilaian terhadap perkembangan anak usia dini di KB X Pangandaran.
Meningkatan Keterampilan Proses Sains melalui Metode Pembelajaran Eksperimen Kamila Mahabatillah
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.984 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.533

Abstract

Abstract. The problem in this study has not been seen in children's science process skills. The teacher applies a learning process that is based on student worksheets and the learning process is still teacher-centered. This causes children to be bored and have difficulty in obtaining new information, resulting in children's scientific process skills not developing properly. The purpose of this study was to determine: (1) Description of children's science process skills before applying the experimental learning method to the introduction of natural phenomena (2) Description of the implementation of natural symptom recognition activities through experimental learning methods in improving children's science process skills (3) Finding the results of science process abilities after applying the experimental learning method to the introduction of natural phenomena, (4) Identifying the effect of the experimental learning method in increasing children's science process skills. This study uses a quantitative research type of quasi-experimental research. The measurement of this study uses a rating scale while in testing the truth of the hypothesis using theformula, the Independent T Test value of sig. (2-tailed) of 0.001 <0.05, Ho rejected and Ha accepted. In accordance with the criteria for testing the hypothesis, namely sig. (2-tailed) < 0.05 so it can be stated that there is a significant difference in results between the experimental class and the control class on science process skills in recognizing rain natural phenomena Abstrak. Permasalahan dalam penelitian ini belum terlihatnya keterampilan proses sains anak. Guru menerapkan proses pembalajaran yang terpacu pada lembar kerja siswa serta dalam proses pembelarajan masih berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan anak bosan dan kesulitan anak dalam memperolah informasi baru, mengakibatkan keterampilan proses sains anak belum berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Gambaran keterampilan proses sains anak sebelum diterapkan metode pembelajaran eksperimen pada pengenalan gejala alam (2) Gambaran pelaksanan kegiatan pengenalan gejala alam melalui metode pembelajaran eksperimen dalam meningkatkan keterampilan proses sains anak (3) Menemukan hasil kemampuan proses sains anak sesudah diterapkan metode pembelajaran eksperimen pada pengenalan gejala alam, (4) Mengidentifikasi pengaruh metode pembelajaran eksperimen dalam meningkat keterampilan proses sains anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis penelitian quasi eksperimen. Pengukuran penelitian ini menggunakan rating scale adapun dalam menguji kebenaran dari hipotesis menggunakan rumus Uji Independent T nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sesuai dengan kriteria uji hipotesis yaitu sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol pada keterampilan proses sains kegiatan pengenalan gejala alam hujan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Dini di RA X Safitri Hutami; Ayi Sobarna
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.231 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.534

Abstract

Abstract. Educating children through the parenting approach is aimed at the children's success in the future, though parents’ status and education are influential in educating early childhood. Those determine the children's parenting pattern in independence education. Because children's independence is necessary for them, so they can do things without help. The aims of this study are (1) determining the students' independence level at Nabila Islamic early childhood education; and (2) understanding the relationship between parenting approaches in creating the students' independence early childhood at Nabila Islamic early childhood education. This research uses a quantitative method with a correlational approach. in addition, the researcher uses this method, for the researcher will discuss two interrelated variables to test the current hypothesis. The results of the study are (1) the lowest value of parents' parenting approach is at 8, and the highest value is at 15. The average value is 12.26 and, the standard deviation is 1.65; and (2) in addition, the Independence value shows 30.0% in the high category, 50% in the medium category, and 20.0% in the low category. Looking at the previous value, the researcher hopes this research is able to help parents in understanding the importance of parenting aspects inside of a family. in addition, parents should adjust the parenting applied in their family by adopting appropriate parenting patterns, in order to increase the independence of early childhood and instil noble values in forming children's independence and character. Abstrak. Mendidik anak dengan pola pengasuhan dapat diberikan orang tua pada anaknya sebaik- baiknya agar menjadi anak yang berguna walaupun status pekerjaan dan pendidikan orang tua berpengaruh dalam mendidik anak usia dini. Hal ini melatar belakangi khususnya pola asuh yang diberikan orang tua kepada anak mengenai kemandirian. Sebab kemandirian sangatlah penting bagi anak, karena anak mampu melakukan suatu hal tanpa bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui tingkat kemandirian Anak Usia Dini di RA X (2) Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian Anak Usia Dini di RA X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan memakai pendekatan korelasional, metode ini dipilih karena berdasarkan judul penelitian, peneliti akan membahas dua variabel yang saling terhubung, yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian yang dapat disajikan sebagai berikut : (1) Pola Asuh Orang Tua, mendapat nilai terendah sebesar 8, nilai tertinggi 15, nilai rata-rata sebesar 12.26 serta simpangan baku sebesar 1.65. (2) Kemandirian diperoleh temuan penelitian bahwa dari 30 responden penelitain terdapat 9 (30.0%) responden yang memiliki kemandirian dengan kategori tinggi, 15 (50%) responden yang memiliki kemandirian dengan kategori sedang, serta 6 (20.0%) responden dengan kategori kemandirian dengan kategori rendah. Serta saran yang diberikan yaitu diharapkan dari hasil penelitian diharapkan dapat membantu orang tua untuk memahami bahwa pentingnya mengasuh anak dalam keluarganya guna menanamkan nilai-nilai dan meningkatkan kemandirian anaknya. Pada temuan studi, agar orang tua dapat menyesuaikan pola asuh yang diterapkan pada keluarganya dengan menerapkan pola asuh yang sesuai dalam rangka meningkatkan kemandirian anak usia dini menanamkan nilai-nilai luhur.
Pengelolaan Program Parenting di TK IT X Kecamatan Ibun Wilin Irania
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.043 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.535

Abstract

Abstract. Parenting services are an integral part of the PAUD program, which involves parents and the community. There are various kinds of problems faced by PAUD institutions in implementing parenting programs starting from preparation, implementation, and evaluation. This study aims to describe: (1) preparation (2) implementation (3) and evaluation of the parenting program in Kindergarten IT Mutiara Embun Pagi (4) as well as the results of the parenting program felt by parents of students at Kindergarten IT Mutiara Embun Pagi. This study uses a descriptive method with a qualitative approach that aims to describe an incident during the research process at Kindergarten IT Mutiara Embun Pagi. Primary data sources are principals, teachers, and parents of the Kindergarten IT Mutiara Embun Pagi. Qualitative interview data collection techniques (Qualitative Interview), Qualitative Audio and Visual Materials (Qualitative audio and visual materials), Qualitative Observations (Qualitative observations). Data analysis was carried out in stages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion drawing and verification. The validity of the data through credibility (Triangulation or triangulation and Referencial Adequacy Checks) transferability , dependability , and confirmability. The results showed that: (1) Of the 6 activities in the preparation stage of the parenting program, only 2 activities were carried out in TK IT X (2) Of the 5 forms of implementation of the parenting program , only 1 was not implemented in Kindergarten IT Mutiara Embun Pagi, namely a visit to home, (3) Of the 3 forms of evaluation, only 2 methods were used in evaluation activities, (4) parents felt the benefits of the parenting program, namely increasing parental insight regarding parenting so that they changed parenting patterns at home. Abstrak. Layanan parenting menjadi salah satu program yang tidak terpisahkan dari program PAUD, yang mana melibatkan orang tua dan masyarakat. Terdapat berbagai macam persoalan yang dihadapi lembaga PAUD dalam melaksanakan program parenting mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan: (1) persiapan (2) pelaksanaan (3) dan evaluasi program parenting di TK IT X (4) serta hasil program parenting yang di rasakan oleh orang tua siswa di TK IT X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan menggambarkan suatu kejadian selama terjadinya proses penelitian di TK IT X. Sumber data primer adalah kepala sekolah, guru, dan orang tua murid di TK IT X. Teknik pengumpulan data wawancara kualitatif (Qualitatif Interview), Meteri Audio dan Visual Kualitatif (Qualitatif audio and visual materials), Observasi Kualitatif (Qualitatif Observation). Pengelolaan data dilakukan secara bertahap yaitu (1) Reduksi data, (2) Penyajian data (3) Penarikan simpulan dan verifikasi. Keabsahan data melalui credibility (Triangulation atau triangulasi dan Referencial Adequacy Checks) transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dari 6 kegiatan pada tahap persiapan program parenting hanya 2 kegiatan yang terlaksana di TK IT X (2) Dari 5 bentuk pelaksanaan program parenting hanya 1 yang tidak terlaksana di TK IT X yaitu kungjungan ke rumah, (3) Dari 3 bentuk evaluasi hanya 2 metode yang digunakan dalam kegiatan evaluasi, (4) orang tua merasakan manfaat adanya program parenting yaitu bertambahnya wawasan orang tua terkait parenting sehingga mengubah pola asuh di rumah.

Page 2 of 11 | Total Record : 104