cover
Contact Name
Ridho Bayu Yefterson
Contact Email
kronologi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281363439428
Journal Mail Official
ridhobayuyefter@fis.unp.ac.id
Editorial Address
Jurusan Sejarah Jalan Prof. Dr Hamka, Kampu UNP Air Tawar Barat, Padang-Sumbar
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Kronologi
ISSN : 2655996X     EISSN : 27223515     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Kehadiran Jurnal Kronologi sebagai bagian penting dari usaha untuk mengembangkan pengetahuan. Selama ini banyak penelitian hanya tersimpan pada perpustakaan, berdebu dan lapuk serta hilang begitu saja. Lebih lebih hasil penelitian mahasiswa, disamping kuantitasnya yang banyak juga cukup variatif dan menginspirasi. Jurnal Kronologi berusaha menjembatani hal ini. Hasil riset akhir mahasiswa baik yang berkaitan sejarah murni dan penelitian berhubungan dengan pendidikan sejarah. Semuanya dipandang layak untuk dipublikasikan. Jurnal kronologi sebagai wadahnya. Bukan saja hasil penelitian mahasiswa sejarah Universitas Negeri Padang akan tetapi secara luas hasil penelitian akhir mahasiswa dari seluruh universitas yang terdapat di Indonesia.
Articles 583 Documents
Nasib Sekolah Inpres di Kecamatan Lubuk Basung pada Masa Transisi Orde Baru Razet Eka Putra; Siti Fatimah
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.928 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.105

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian sejarah pendidikan mengenai nasib Sekolah Inpres di kecamatan Lubuk Basung pasca Orde Baru. Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan kondisi pendidikan pada masa Orde Baru dan mendeskripsikan pendidikan Sekolah Inpres di Kecamatan Lubuk Basung. Penelitian ini mengunakan metode sejarah dari proses: heuristik, pengumpulan data, kemudian proses kritik sumber dan intrepetasi data, tahap akhir adalah penulisan sejarah sehingga penelitian ini dapat diselesaikan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nasib Sekolah Inpres di Kecamatan Lubuk Basung Pada Masa Transisi Orde Baru yaitu, pertama kondisi pendidikan di Kecamatan Lubuk Basung Khususnya Sekolah Inpres pada tahun 1979-1990an jumlah siswa SD meningkat setiap tahunnya, namun pada tahun1994 jumlah siswa semakin sedikit. Kedua dengan banyaknya jumlah tamatan SD memberikan dampak di jenjang pendidikan SMP maupun SMA dimana adanya penambahan pembangunan gedung SMP dan SMA yang yang berada di Kecamatan Lubuk Basung. ketiga Sekolah Inpres pada tahun 1994 berganti nama menjadi Sekolah Dasar Negeri. keempat ada beberapa penyebab berganti namanya Sekolah Inpres menjadi Sekolah Dasar Negeri diantaranya: semakin sedikitnya jumlah murid, pindahnya Ibukota Kabupaten Agam ke Lubuk Basung, dibangunya jalan raya manggopoh Pasaman, kurangnya bantuan Pemerintah karena pada saat itu pemerintah sedang menghadapi ksisis Politik, Ekonomi, dan lain-lain.. kelima Pasca Orde Baru Sekolah Inpres tidak ada lagi di Kecamatan Lubuk Basung.
Problematika Proses Pembelajaran Daring dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMA Pembangunan Padang Hazim Saputra; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.804 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.106

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan yang menunjukkan adanya problem atau masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran daring, sehingga ditemukan beberapa guru dan peserta didik yang tidak memahami pembelajaran di dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar problem atau masalah yang dihadapi oleh sekolah, guru dan peserta didik dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring dalam mata pelajaran sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa problem atau masalah guru dan siswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring di mata pembelajaran sejarah di SMA Pembangunan Padang terlihat bermasalah dimana terlihat dari persentase rata-rata guru sebesar 52,8% dan siswa sebesar 60,72%. Dalam segi persiapan, sekolah terkendala dengan penyusunan jadwal mata pelajaran, sedangkan bagi guru terkendala dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Dalam segi pelaksanaan guru terkendala untuk membuat siswa fokus dalam pembelajaran, sedangkan siswa terkendala dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru. Dalam evaluasi pembelajaran, guru terkendala dalam penerimaan tugas siswa karena siswa tidak memahami materi pelajaran, sedangkan siswa terkendala dalam penerimaan tugas yang terlalu banyak. Jadi dapat disimpulkan dari hasil penelitian, guru dan siswa terkendala dalam menyampaikan materi dan penerimaan tugas yang terlalu banyak.
Pemanfaatan Film Dokumenter untuk Meningkatkan Kemampuan Story Telling Peserta Didik SMAN 1 Pariaman Risa Juwita Sari; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.649 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.107

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang pembelajarannya dilaksanakan secara online melalui google meet mengenai pemanfaatan film dokumenter untuk meningkatkan kemampuan story telling peserta didik dengan menggunakan dua siklus. Tahapan setiap siklusnya diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 peserta didik kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Pariaman. Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari tiga kegiatan, yaitu kegiatan pembuka pembelajaran, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Data penelitian berupa video story telling peserta didik yang dikumpulkan, dan lembar penilaiannya dirancang khusus untuk menilai kemampuan ber-story telling dan kemudian dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan ber-story telling setiap siklus berdasarkan penilaian terhadap aspek-aspek kemampuan ber-story telling. Hasil penilaiankemampuan ber-story telling siklus pertama pada aspek isi adalah 53%, aspek kebahasaan sebesar 47% dan aspek penyajian cerita sejarah 60%. Pada siklus kedua kemampuan story telling peserta didik meningkat pada aspek isi sebesar 82%, aspek kebahasaannya 83% dan aspek penyajian persentasenya 62%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pemanfaatan film dokumenter dapat meningkatkan kemampuan ber-story telling peserta didik.
Pengembangan Bahan Ajar E-Book Pembelajaran Sejarah Guna Melatih Kemampuan Berpikir Kronologis Peserta Didik Heru Herdianto; Ridho Bayu Yefterson
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.78 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.108

Abstract

Pada pembelajaran sejarah, peserta didik dituntut untuk mampu berpikir kronologis dalam peristiwa sejarah yang di dalamnya memuat pentingnya unsur waktu merupakan salah satu lingkup yang penting dalam memahami peristiwa sejarah secara kronologis. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberi inovasi dalam pembelajaran sejarah agar lebih menarik dan berbasis teknologi yaitu menggunakan bahan ajar berbasis e-book. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan bahan ajar e-book pembelajaran sejarah Indonesia guna melatih berpikir kronologis peserta didik; (2) Untuk menguji kelayakan bahan ajar e-book mata pelajaran sejarah guna melatih berpikir kronologis peserta didik. Peneliti menggunakan metode penelitian pengembangan atau R&D. Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli bahan ajar e-book yaitu produk mampu melatih kemampuan berpikir kronologis peserta didik SMA. Kelayakan dari aspek bahan ajar ditinjau dari segi tampilan, kesesuaian bahan ajar terhadap berpikir kronologis atau sebab akibat dan pengunaannya, layak digunakan untuk pembelajaran sejarah kelas XII pada materi PRRI. Uji validasi oleh ahli materi menunjukan bahwa PRRI yang di suguhkan sangat layak digunakan untuk pembelajaran guna melatih berpikir kronologis peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar e-book layak di uji cobakan kepeserta didik dalam pembelajaran sejarah.
Yon Nasri: Pengusaha Peternakan Sapi dari Jorong Nan II Suku, Kecamatan Salimpaung (2008-2018) Maulana Yuska; Abdul Salam
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.727 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.109

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas tentang biografi Yon Nasri seorang pengusaha peternakan sapi dari Jorong Nan II Suku Kecamatan Salimpaung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perjalanan karir Yon Nasri sebagai pengusaha peternakan sapi dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama heuristik (mengumpulkan data), tahap kedua kritik sumber (melakukan pengujian terhadap keaslian informasi), tahap ketiga interpretasi (menafsirkan data), dan tahap keempat historiografi (penulisan). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perjalanan karir Yon Nasri dimulai dari “pasiduoan” ternak milik orang lain sampai pada akhirnya Yon Nasri berhasil mengembangkan usaha peternakan miliknya. Peternakan Yon Nasri juga memiliki dampak yang baik bagi perekonomian masyarakat sekitar. Kata Kunci: Biografi, Peternakan, Ternak, Pengusaha
Lassy Dairy Farm: Penghasil Keju Pertama Disumatera Khadri Malfirah; Azmi Fitrisia
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.532 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.110

Abstract

Abstrak Lasi Dairy Farm : Penghasil Keju Pertama di Sumatera (2016-2020). Maksud dan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan atau menggambarkan industri peternakan sapi yang berdiri dengan segala keunikannya. Dimana peternakan ini satu-satunya peternakan di Sumatera yang menghasilkan keju asli dari sapi perahnya yang dikembangkan oleh anak nagari lasi sendiri. Yang berdiri pada tahun 2016 dengan segala perkembangannya. Dengan demikian Penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian sejarah. Adapun langkah yang peneliti lakukan adalah tahap awal pengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk mengetahui permasalahan ini, kemudian peneliti lakuakan kritik sumber dari data tersebut, setelah itu di analis dan interpretasi setelah itu baru melakukan penulisan atau historiografi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah perkembangan industri peternakan ini yang cukup pesat. Dengan berbagai strategi yang diterapkan untuk memperkenalkan produksi dari Lassy Dairy Farm. Tetapi dengan perkembangan yang terjadi tentu ada beberapa kendala yang harus dihadapi. Yaitu dari segi tenaga kerja, lalu hijau-hijauan atau rumput untuk makanan sapi. Dan juga dari segi pemasaran dan pakan. Lassy Dairy Farm sendiri juga berdampak pada sosial ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan beberapa data yang diperlukan seperti dokumen untuk data tambahan. Wawancara dilakukan dengan pemilik peternakan dilokasi penelitian. Kata kunci : Industri, Peternakan, Sosial, Ekonomi.
Tradisi Bajapuik dan Uang Hilang Sistem Perkawinan di Kenagarian Kuranji (1970-2010) Siti Morizana; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.209 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.111

Abstract

Abstrak Minangkabau dalam sistem perkawinan merupakan suatu hal yang sakral dan menjadi suatu tradisi dalam kehidupan masyarakat. Seperti halnya tradisi bajapuik dalam sistem perkawinan di Kuranji. Menurut masyarakat, tradisi bajapuik sudah terjadi sejak lama dan memiliki ikatan tradisi dengan Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana latar belakang tentang tradisi bajapuik dan uang hilang di Kuranji dan pola perubahan tradisi bajapuik dan uang hilang dalam sistem perkawinan di Kuranji tahun 1970-2010. Penelitian menggunakan metode penelitian sejarah dengan kaidah - kaidah ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pengumpulan data (heuristik), dilanjutkan dengan kritik sumber (pengujian), interpretasi data dan historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pernikahan bajapuik masih diberlakukan oleh masyarakat Kuranji tetapi dengan waktu yang cukup singkat dari awal pengenalan sampai akhir pernikahan. Hal ini diperjelas dengan adat istiadat dan adat nan diadatkan oleh masyarakat Kuranji dengan proses penjemputan dilakukan sekali. Kata kunci : Minangkabau, Perkawinan, Dan Tradisi Bajapuik.
Perpindahan Mata Pencaharian Masyarakat Nelayan di Pesisir Pantai Maligi Tahun (2010 -2017 Abdul Syah; Azmi Fitrisia
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.582 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.113

Abstract

Abstrak Perpindahan Mata Pencaharian Nelayan di Masyarakat Pesisir Pantai Maligi Tahun (2010-2017). Maksut dan tujuan penelitian ini adalah menggambarkan atau mendiskripsikan kejadian nyata yang di alami oleh masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai Maligi, Dimna ketika awal-awal tahun 2010 jumlah nelayan di Maligi ini sangat banyak namun ketika dilihat hingga tahun 2017 terlihat jelas berkurangnya jumlah nelayan yang ada di wilayah pesisir ini yaitu Maligi. Dengan hal yang demikian menggerakan hati penulis ingin meneliti permasalahan tersebut, sehingga tahu apa yang sebenarnya di alami oleh masyarakat Maligi ini. Metode yang peneliti gunakan adalah metode penelitian sejarah, adapun langkah yang peneliti lakukan adalah tahap awal pengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk mengetahui permasalahan ini, kemudian peneliti lakuakan kritik sumber dari data tersebut, setelah itu di analis dan interpretasi setelah itu baru melakukan penulisan atau historiografi. Hasil yang didapat dari permasalah ini adalah memang adanya banyak perpindahan pekerjaan yang awalnya mereka nelayan kemudian pindah kepekerjaan lain, ada yang bekerja sebagai buruh harian,berdagang dan lain-lain. Kebutuhan sosial dan ekonomi yang harus dicukupkan, ditambah dengan cuaca dan iklim dilaut juga tidak menentu, pembangunan-pembangunan yang sudah semakin maju, kemudian perpindahan mata pencahrian ini juga dipicu oleh semakin banyaknya anak-anak para nelayan sudah banyak mementingkan kelanjutan pendidikanya dari pada berhenti sekolah dan ikut kelaut dengan orang tuanya sebagai nelayan, selain itu juga anak-anak para nelayan berlomba-lomba untuk melanjutkan pendidikanya di luar Maligi. Kata kunci: Abstrak Perpindahan Mata Pencaharian Nelayan di Masyarakat Pesisir Pantai Maligi Tahun (2010-2017). Maksut dan tujuan penelitian ini adalah menggambarkan atau mendiskripsikan kejadian nyata yang di alami oleh masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai Maligi, Dimna ketika awal-awal tahun 2010 jumlah nelayan di Maligi ini sangat banyak namun ketika dilihat hingga tahun 2017 terlihat jelas berkurangnya jumlah nelayan yang ada di wilayah pesisir ini yaitu Maligi. Dengan hal yang demikian menggerakan hati penulis ingin meneliti permasalahan tersebut, sehingga tahu apa yang sebenarnya di alami oleh masyarakat Maligi ini. Metode yang peneliti gunakan adalah metode penelitian sejarah, adapun langkah yang peneliti lakukan adalah tahap awal pengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk mengetahui permasalahan ini, kemudian peneliti lakuakan kritik sumber dari data tersebut, setelah itu di analis dan interpretasi setelah itu baru melakukan penulisan atau historiografi. Hasil yang didapat dari permasalah ini adalah memang adanya banyak perpindahan pekerjaan yang awalnya mereka nelayan kemudian pindah kepekerjaan lain, ada yang bekerja sebagai buruh harian,berdagang dan lain-lain. Kebutuhan sosial dan ekonomi yang harus dicukupkan, ditambah dengan cuaca dan iklim dilaut juga tidak menentu, pembangunan-pembangunan yang sudah semakin maju, kemudian perpindahan mata pencahrian ini juga dipicu oleh semakin banyaknya anak-anak para nelayan sudah banyak mementingkan kelanjutan pendidikanya dari pada berhenti sekolah dan ikut kelaut dengan orang tuanya sebagai nelayan, selain itu juga anak-anak para nelayan berlomba-lomba untuk melanjutkan pendidikanya di luar Maligi. Kata kunci: Perpindahan mata pencaharian, Masyarakat pesisir dan Nelayan.
Baginda Bujang: Tokoh Adat di Kenagarian Rabijonggor di Kabupaten Pasaman Barat (1903-1935 Aisah Amini; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.17 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.114

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang perjuangan dan aktivitas bagindo bujang serta peranannya dalam memimpin nagari di kenagarian rabi jonggor. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahap yaitu, Tahap pertama ialah mengumpulkan data dari sumber lisan maupun tulisan. Tahap kedua, ialah kritik sumber baik internal maupun eksternal. Tahap ketiga, ialah analisis dan intrpretasi data terhadap data. Tahap keempat, ialah mendeskripsikan hasil penelitian dalam bentuk penulisan ilmiah yang sesuai dengan kaidah penelitian sejarah. Simpulan penelitian ini adalah bagindo bujang ialah tokoh adat di kenagarian Rabi Jonggor yang berlatar belakang dari keluarga sederhana juga didikan kedua orangtua yang disiplin, tegas serta agamis. Bagindo Bujang ialah pendiri Nagari di Kenagarian Rabi Jonggor, beliau menjadi wali Nagari dua periode berturut-turut yaitu pada tahun 1915-1925 dan periode kedua pada tahun 1925-1935. Bagindo bujang mempunyai anak laki-laki yang bernama M. Siddiq Sutan Larangan yang nantinya akan menggantikan jabatan Bagindo Bujang sebagai wali Nagari di Kenagarian Rabi Jonngor. Kata Kunci: Biografi, Tokoh, Nagari
Perkembangan Industri Selai “Dua Saudara” di Perumahan Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang 2007-2019 Yesi Eka Putri; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.451 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.115

Abstract

Abstrak Perkembangan industri selai “Dua Saudara” di Perumahan Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang 2007-2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perkembangan industri selai “DUA SAUDARA” di Perumahan Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Tahap pertama yang digunakan dalam penelitian ialah heuristic atau pengumpulan data, data itu berupa sumber primer ataupun sumber sekunder. Selanjutnya yang kedua kritik sumber, berupa kritik intern dan kritik ektern, tahap ketiga interpretasi yakni mengenai pemahaman terhadap sumber-sumber yang akan diteliti, dan tahap terakhir yaitu historiografi berupa penulisan hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Pada awal berdirinya usaha ini belum menunjukkan perkembangan yang maksimal, karena masih pada tahap awal. Peningkatan perkembangan terjadi pada tahun 2015, hal ini terlihat dari peningkatan aspek produksi dan pemasaran. Aspek produksi meningkat dari 1 loyang menjadi 5 loyang dan meningkat lagi menjadi 20 loyang pada tahun 2015-2019. Aspek pemasaran yang awalnya hanya di warung berkembang ke pabrik-pabrik roti. Kata Kunci : Perkembangan, Industri Selai, Nagari

Page 10 of 59 | Total Record : 583