cover
Contact Name
Dewi Rokhanawati
Contact Email
dewirokhanawati@unisayogya.ac.id
Phone
+6281236093816
Journal Mail Official
aipkemajrki@gmail.com
Editorial Address
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292. Telp (0274) 4469199
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia
ISSN : 24074985     EISSN : 26155621     DOI : http://dx.doi.org/10.32536/jrki
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia (JRKI) mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang memuat data primer ataupun sekunder, literature review dan sistematik review, penelitian kuantitatif, kualitatif maupun mixed methods. Ruang lingkup JRKI adalah penelitian kebidanan yang bisa membahas aspek kultural, klinis, psikososial, sosiologikal, epidemiologikal, pendidikan, manajerial, pekerjaan, organisasi dan teknologi pada masa pre konsepsi, praktik dan sistem pelayanan ibu, bayi dan balita, dan juga sistem pelayanan kesehatan yang lain.
Articles 168 Documents
Analisis faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik tahun 2021 Galuh Senjani Yulfani Putri; Sulistiawati Sulistiawati; Muhammad Ardian Cahya Laksana
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.220

Abstract

Latar belakang : Anemia pada kehamilan berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kesakitan dan kematian ibu dan bayi serta meningkatkan risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian : mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik. Metode :Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh ibu hamil trimester I-III di puskesmas Kabupaten Gresik pada bulan Agustus-September 2021. Jumlah sampel 282 ibu hamil yang diambil secara total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen menggunakan rekam medis kohort ibu hamil. Data dianalisis dengan uji Chi-square dengan p0.05 dan regresi logistik. Hasil : Prevelensi anemia pada ibu hamil yang ditemukan pada penelitian ini sebesar 41,5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p pada variabel usia ibu, usia kehamilan, paritas, gravida, tingkat pendidikan, dan status bekerja ibu adalah 0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa usia kehamilan (OR=7,814; 95%CI 4,121 – 12,400; p = 0,000) adalah variabel yang dominan. Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna antara usia kehamilan, tingkat pendidikan, dan status bekerja terhadap kejadian anemia pada kehamilan. Backgroud : Anaemia in pregnancy contributed to high maternal and infant mortality and morbidity rate and increased the risk of Low Weight Baby Born. Objective : This study was carried out in order to determine the factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik. Methods : This study was an analytical type of observational study with cross sectional design. The sampling was used to take 282 pregnant women attended antenatal care (ANC) at community health center in Gresik from August-September 2021. Data were analyzed by Chi-square with significance level of α = 0,05 as bivariate and binary logistic regression as multivariate. Data were analyzed by chi-square test with p0,05 and logistic regression. Result: The prevalence of anaemia in pregnant women found in this study was 41,5%. Analysis bivariate result showed p value on age, gestational age, parity, gravida, education, and work were  0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Logistic regression analysis showed that gestational age (OR = 7,814; 95% CI 4,121 to 12,400; p = 0,000) was the most dominant variable. Conclusion: Factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik were gestational age, education, and work. Gestational age was the most dominant variable.
Hubungan persepsi pasangan usia subur (PUS) berkebutuhan khusus dengan pelayanan antenatal pada komunitas umbrella disability project kota Bukittinggi Liza Andriani; Rantih Fadhlya Andri; Aze Renata Fenzelina Zalukhu
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.228

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas khusunya Pasal 25 bahwa mereka mempunyai hak untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Ketidakmampuan perempuan disabilitas untuk menjadi seorang ibu, menyebabkan mereka enggan untuk melakukan kunjungan antenatal.Selain itu faktor komunikasi ketika memberikan pendidikan kesehatan tentang kehamilan menjadikan pelayanan antenatal tidak berkualitas sehingga mereka  mempunyai persepsi dan tingkat kepuasan yang kurang baik terhadap pelayanan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  persepsi PUS Berkebutuhan Khusus dengan Pelayanan Antenatal pada Komunitas Umbrella Disability Project Kota Bukittinggi. Jenis penelitian bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh PUS yang berada di komunitas disabilitas sebanyak 12 orang dan pengambilan sample dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2022 dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Saat melakukan wawancara, peneliti didampingi oleh pengurus komunitas UDP sebagai translator. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari setengah (58.3 %) responden memiliki tingkat pendidikan tamat SMA, lebih dari setengah (66.7%) memperoleh pelayanan antenatal care, dan lebih dari setengah (58.7%) mempunyai persepsi yang baik tentang pelayanan Antenatal Care. setelah dilakukan uji analitik Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan bermakna antara persepsi PUS berkebutuhan khusus dengan pelayanan antenatal di komunitas UDP Kota Bukittinggi (p value 0,05). Berdasarkan asumsi peneliti, faktor komunikasi yang informatif paling berpengaruh dalam memberikan kepuasan dan persepsi yang baik terhadap pelayanan kehamilan pada perempuan difable yaitu dengan didampingi oleh keluarga atau suami.
Status gravida, tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu hamil melakukan deteksi dini resiko preeklampsia di Puskesmas Sumberasih Yusri Dwi Lestari; Siti Fatimatus Jahro; Dewi Wulandari
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.226

Abstract

Latar belakang: Preeklampsia menempati urutan kedua didunia sebagai penyumbang angka kematian bagi ibu hamil. Preeklampsia merupakan suatu sindrom yang terjadi ketika usia kehamilan 20 minggu dengan ditandai tekanan darah meningkat ≥ 140/90 mmHg, dan disertai juga dengan proteinuria dengan gejala penyerta lainnya. Deteksi dini preeklampsia perlu dilakukan untuk mencegah adanya komplikasi dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan status ravida, tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia. Metode : penelitian ni adalah observasional analitik, dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah keja Puskesmas Sumberasih Probolinggo pada bulan Juni 2022 yang berjumlah 87 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti ANC Terpadu di bulan Juni tahun 2022 sebanyak 30 orang .Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Analisa data menggunakan Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: ada hubungan antara status gravida dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,033 α. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang preeklampsia dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,026α. Ada hubungan antara usia ibu hamil dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value 0,017α. Ada hubungan antara kepatuhan ibu melakukan ANC dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,003α. Simpulan: ada hubungan status gravida,tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu hamil melakukan deteksi dini resiko preeklampsia.
Hubungan persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD puskesmas Cilacap Selatan I Susilawati Susilawati; Kasron Kasron; Dhiah Dwi Kusumawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.223

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan yang menyebabkan Acquired Immune Deficiency Syndrom (AIDS). HIV/AIDS dapat terjadi pada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Banyaknya kasus bayi tertular HIV/AIDS yang ditularkan dari ibu dengan HIV positif. Pada ibu hamil perlu dilakukan tes HIV sebagai skrining dalam kehamilan beresiko. Layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV diberikan sebagai paket perawatan antenatal terpadu pada ibu hamil. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan Tes HIV Di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I. Metode: Desain penelitian menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I. Jumlah sampel sebanyak 72 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I pada tanggal 02 Agustus – 10 September 2022 menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang berisi persepsi ibu hamil tentang pelaksanaan tes HIV. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: 65,28% ibu hamil memiliki persepsi positif dan 56,94% telah melakukan tes VCT. Serta diketahui adanya hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I dan diketahui ibu hamil yang memiliki persepsi positif terhadap HIV 9,3 kali akan lebih berpeluangan untuk melakukan pemeriksaan tes HIV. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I.
Professional health support in the success of exclusive breastfeeding: A scoping review Fitriani, Dyah Ayu; Astuti, Andari Wuri; Utami, Fitria Siswi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.154

Abstract

Latar belakang: Dua tahun pertama kehidupan manusia merupakan masa emas untuk membentuk fondasi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan dalam jangka panjang, sehingga sangat penting untuk memastikan bahwa anak usia 0-2 tahun mendapatkan nutrisi yang optimal. Upaya yang lebih mudah dan lebih murah untuk mencapainya adalah dengan memberdayakan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dan terus memberikan ASI hingga 2 tahun, serta makanan pendamping yang berkualitas. Tujuan penelitian: Mereview evidence terkait dukungan tenaga kesehatan pada ibu dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Metode: Scoping review ini menggunakan framework dari Arksey dan O’Malley. Hasil: Berdasarkan 8 artikel terseleksi, diperoleh 3 artikel dengan grade A dan 5 artikel dengan grade B, 1 artikel dari negara berkembang dan 7 artikel dari negara maju. Tiga tema muncul sebagai hasil dari scoping review yaitu jenis dukungan tenaga kesehatan, Respon ibu terhadap dukungan tenaga kesehatan, dan manfaat dukungan tenaga kesehatan dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Simpulan: Dari 8 artikel yang ditelaah ditemukan bahwa dukungan tenaga kesehatan adalah salah satu faktor yang terkait dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang menyusui. Secara khusus, ibu yang menerima dukungan tenaga kesehatan yang memadai memiliki manfaat dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kepuasan ibu serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan ibu dalam ASI Eksklusif.
Peningkatan kenyamanan dan early mobilization pada ibu post SC melalui efflurage back massage Widayati, Dhina; Hayati, Farida; Fajarotin, Dwi Rori
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.212

Abstract

Latar belakang: Ibu Post Sectio Cesaria (SC) mempunyai permasalahan nyeri akibat luka post SC yang dapat menggangu kenyamanan dan mobilisasi. Mobilisasi dini pada ibu nifas dapat meningkatkan proses penyembuhan luka.  Masase merupakan salah satu upaya menurunkan nyeri sehingga kenyamanan meningkat dan diharapakan dapat mempercepat mobilisasi dini. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh efflurage back massage  terhadap tingkat kenyamanan dan early mobilization pada ibu post sc di Rumah Sakit Amelia Pare Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental yang melibatkan 40 responden melalui total sampling. Efflurage back massage sebgaai variabel independen, kenyamanan dan eraly mobilitation sebagai variabel dependen. Data kenyamanan diukur menggunakan kuesioner dan early mobilization dengan lembar observasi.  Data dianalisa dengan paired T-Test  dengan α 0.05.   Hasil: rata – rata early mobilisation kelompok kontrol 6,4 dan peningkatan kenyamanan (mean = 3,85) sedangkan pada kelompok perlakuan rata - rata early mobilisation 11,65 dan peningkatan kenyamanan (mean = 5,32). Nilai P = 0,000 (p0,05) menunjukkan effleurage back massage berpengaruh terhadap kenyamanann dan early mobilisation. Simpulan: massage pada punggung klien dapat menstimulasi release hormon endhorphin yang dapat menurunkan nyeri, kenyamanan  meningkat dan responden dapat lebih cepat melakukan mobilisasi. Intervensi effleurage back massage dapat digunakan salah satu intervensi untuk meningkatkan kenyamanan dan early mobilization yang berguna untuk mempercepat kesembuhan luka.
Hubungan paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di puskesmas Kandangan, Kabupaten Temanggung Ashfia, Lisma Itsna; Ismarwati, Ismarwati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.239

Abstract

Latar belakang: Masalah yang sering dialami ibu selama masa kehamilannya salah satunya adalah kecemasan. Salah satu faktor penyebabnya adalah paritas ibu. Puskesmas Kandangan Temanggung merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah persalinan yang banyak dan ibu bersalin mengalami kecemasan. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan sampel sebanyak 53 responden menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji rank spearman. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa paritas ibu sebagian besar berstatus primipara 62,3%, dan tingkat Kecemasan ibu hamil trimester III Sebagian besar tingkat ringan 54,7%. Hasil analisis uji rank spearman menunjukkan ada hubungan paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan (P value 0,000), dengan nilai Contingency Coefficient 0,533. Simpulan: Ada hubungan antara paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan keeratan hubungan cukup kuat.
Pengaruh peran tenaga kesehatan terdahap kesehatan gizi ibu hamil: Scoping review Sari, Winda; Machfudloh, Machfudloh; Diniayuningrum, Anggie
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.252

Abstract

Latar belakang: Gizi berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Peran petugas kesehatan sangat dibutuhkan guna mengedukasi ibu hamil termasuk keluarga, agar memiliki persepsi dan perilaku positif dalam meningkatkan kesehatan melalui optimalisasi nutrisi ibu hamil dan monitoring kesejahteraan janin. Status gizi ibu hamil berpengaruh pada kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Status gizi sebelum kehamilan di nilai melalui indikator pengukuran LILA (Lingkar Lengan Atas) dan IMT (Indeks Masa Tubuh) adapun selama kehamilan status gizi ibu hamil di nilai melalui indikator penambahan berat badan dan gizi yang cukup selama hamil. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaran peran tenaga kesehatan terhadap status kesehatan gizi ibu hamil. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah scoping review. Scoping review ini menggunakan framework dari Arksey dan O’Malley yang dari 5 langkah. Hasil: 10 artikel terseleksi dan mempunyai grade A dan B, berasal dari negara Eritrea 1, Inggris 2, Indonesia 6 dan Ethopia 1 dengan menggunakan penelitian metode kualitatif 6, kuantitatif 3 dan campuran 1. Terdapat 3 tema dari hasil Scoping Review yaitu kebutuhan peran tenaga Kesehatan, hambatan pemberian Pendidikan Kesehatan dan upaya yang dilakukan. Simpulan: Petugas kesehatan memberikan pendidikan kesehatan terkait gizi dalam kehamilan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dengan harapan ibu hamil dapat meningkatkan gizi masa kehamilan.
Distress psikologis pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional: Scoping review Pratiwi, Cesa Septiana; Khairani, Nur
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.249

Abstract

Latar belakang: Hipertensi kehamilan ialah penyakit klinis umum yang sering terjadi pada kehamilan meliputi hipertensi gestasional, dan pre-eklampsia. Diketahui bahwa 5-10%, hipertensi gestasional terjadi pada ibu hamil di seluruh dunia. Hipertensi gestasional menyebabkan kerusakan organ pada ibu, kelahiran prematur dan kecemasan pada masa anak-anak hingga dewasa. Tujuan penelitian: Mereview dan memetakan penelitian terkait distres psikologi pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Metode: Scoping Review menggunakan PRISMA-ScR Checklis, Framework PEOS, data base ScienceDirect, Pubmed, Wiley dan Research Rabbit dengan kriteria inklusi kriteria eksklusi. Seleksi dan penilaian artikel menggunakan Prisma Flowchart dan Critical Appraisal. Hasil: Ditemukan 10 artikel dari 1423 yang relevan dengan tujuan Scoping Review terdiri 2 kualitatif dan 8 kuantitatif. Ditemukan 3 tema utama yaitu faktor yang berhubungan dengan kejadian distres psikologis pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional, dampak yang berhubungan dengan kejadian distres psikologi pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional dan mekanisme Coping kejadian distres psikologis pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Simpulan: Faktor lingkungan menyebabkan ibu hamil mengalami hipertensi gestasional, hipertensi gestasional meningkatkan stres pada ibu hamil, distres psikologi pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional berdampak pada ibu dan anak dan pemilihan Coping didasari hubungan antara ibu dengan pasangan dan orang-orang terdekatnya.
Rancangan salikasi “Bidan-Ku” berbasis android dalam meningkatkan pelayanan kebidanan terhadap WUS (Wanita Usia Subur) di masa pandemi Covid 19 PMB di Kota Bengkulu Savitri, Wewet; Eliana, Eliana; Widiyanti, Desi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.247

Abstract

Latar belakang: Aplikasi mobile berbasis android menjadi salah satu alat yang digunakan sebagai media komunikasi antar profesi kesehatan karena hampir seluruh masyarakat baik di kota maupun di desa saat ini telah menggunakan smartphone. Tujuan penelitian: untuk membuat suatu aplikasi mobile berbasis android. Metode : mengguakan metode Waterfall yang memiliki tahapan Requirement, Design, Implementation, Verification dan Operation Maintenance. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pengisian instrumen berupa angket/kuesioner yang menggunakan standar ISO 25010 (functional suitability, usability, reliability, dan performance efficiency) dengan jumlah sample sebanyak 32 orang serta pengujian sistem dilakukan oleh 2 orang ahli. Hasil: Hasil Pegujian sistem Menggunakan Black Box Testing didapatkan hasil 90,91% dan Hasil Uji Kelayakan Sistem dengan ISO 25010 didapatkan hasil dari Pengujian Reliability (87,71%), Pengujian Functional Suitability (100%), Pengujian Performance Efficiency (100%), Pengujian Usability (100%). Berdasarkan perhitungan Skala Guttman hasil yang didapatkan dari pegujian aspek tersebut adalah Aplikasi Bidan-Ku di Interpretasi sangat layak dengan rentang penilaian (81% - 100%). Simpulan: Aplikasi Bidan-Ku sangat layak sebagai aplikasi mobile berbasis android dalam meningkatkan Pelayanan Kebidanan Terhadap WUS (Wanita Usia Subur) Di masa Pandemi Covid 19.

Page 11 of 17 | Total Record : 168