cover
Contact Name
Dewi Rokhanawati
Contact Email
dewirokhanawati@unisayogya.ac.id
Phone
+6281236093816
Journal Mail Official
aipkemajrki@gmail.com
Editorial Address
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292. Telp (0274) 4469199
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia
ISSN : 24074985     EISSN : 26155621     DOI : http://dx.doi.org/10.32536/jrki
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia (JRKI) mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang memuat data primer ataupun sekunder, literature review dan sistematik review, penelitian kuantitatif, kualitatif maupun mixed methods. Ruang lingkup JRKI adalah penelitian kebidanan yang bisa membahas aspek kultural, klinis, psikososial, sosiologikal, epidemiologikal, pendidikan, manajerial, pekerjaan, organisasi dan teknologi pada masa pre konsepsi, praktik dan sistem pelayanan ibu, bayi dan balita, dan juga sistem pelayanan kesehatan yang lain.
Articles 168 Documents
Tingkat pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemic covid-19 Dwi Khalisa Putri
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.869 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v5i1.139

Abstract

Latar Belakang: WHO memberikan definisi sehat yaitu sempurna baik fisik, mental maupun sosial. Sehingga langkah upaya penanganan Covid-19, idealnya tidak hanya melakukan penanganan pada kesehatan fisik saja melainkan mental dan sosial. Salah satu faktor dari kesehatan mental adalah kecemasan. Penyebab dari kecemasan ini diantaranya karena aspek perilaku, kognitif, mental dan sosial. Aspek kognitif salah satu cirinya susah konsentrasi, terhambat dalam pemikiran, khawatir dan bingung. Hal-hal tersebut dapat terjadi bisa dikarenakan seseorang memiliki pengetahuan yang baik atau bahkan kurang terhadap sesuatu, misalnya tentang pandemic Covid-19 saat ini. Tujuan penelitian: mengetahui Tingkat pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemi covid 19. Metode: Desain penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 36 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan regresi linier. Hasil: Analisis menunjukan responden yang memiliki pengetahuan baik sebesar 55.6% dan pada tabel 3 responden yang memiliki kecemasan dengan level berat yaitu 2,8%. Simpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemi covid 19.
Penggunaan metode 5s (swaddling, side, shushing, sucking dan swinging) dalam menurunkan respon nyeri pada bayi Dianita Wijayanti
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Nyeri yang tidak segera ditangani akan menimbulkan efek peningkatan irama jantung, pernafasan lebih cepat, dan berdampak pada psikologis anak. Metode Harvey 5S (swaddling, side, shushing, sucking, dan swinging) merupakan perawatan yang meniru keadaan dalam rahim, sehingga meningkatkan rasa nyaman pada bayi. Tujuan : untuk mengidentifikasi tindakan invansif minor pada bayi, penerapan metode 5s dan efektivitas metode 5s dalam menurunkan nyeri secara fisik dan psikologis. Metode: Metode yang digunakan adalah Traditional Literature Review yang didapatkan dari 4 database yaitu Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Wiley dengan langkah awal pencarian dengan memasukkan kata kunci sesuai dengan tema studi literatur dengan terbitan 5 tahun terakhir, kemudian jurnal disaring sesuai dengan tema. Hasil: tindakan invasif yang sering didapat oleh bayi yaitu imunisasi, pengambilan darah, dan Retinopathy of Prematurity. Kelima metode Harvey dapat diterapkan pada bayi yang mendapat tindakan invasif guna menurunkan respon nyeri sehingga meminimalisir dampak psikologis. Teknik yang sering digunakan adalah teknik swaddling dan sucking. Teknik ini membantu untuk menurunkan respon nyeri dan mengurangi dampak psikososial. Kesimpulan: pemberian metode 5S selama dan pasca tindakan invasif efektif dalam menurunkan durasi tangisan dan mendukung perkembangan psikososial anak yaitu rasa percaya dan tidak percaya.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Sikap Seks Pranikah Novia Safitri; Mufdlilah Mufdlilah
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.028 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v1i2.10

Abstract

Remaja merupakan tahap dimana mereka mengalami perubahan pemikiran (mindset), mencari identitas diri, serta rasa ingin tahu yang semakin meningkat. Pengaruh globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan sikap remaja dalam menanggapi masalah seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada sikap seks pranikah pada mahasiswa di Universits ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan survey analitik pendekatan cross sectional. Besar sampel penelitian 85 yang dipilih secara proporsional random sampling sesuai kriteria dan data diperoleh dengan kuesioner. Analisis statistik menggunakan multiple regression, dan hasilnya ada pengaruh positif atau keeratan antara pengetahuan, teman sebaya, paparan media pornografi dan fasilitas sebesar 0.424, 0.638, 0.454, dan 0.432. Uji statistik terhadap faktor yang berpengaruh terhadap sikap seks pranikah pada pengetahuan, teman sebaya, paparan media informasi, dan fasilitas yaitu 0.731, 0.000, 0.000, dan 0.020 dengan p-value 0.05 Kesimpulan ada pengaruh signifikan antara teman sebaya, paparan media informasi, dan fasilitas dengan sikap seks pranikah dan tidak ada pengaruh signifikan pada pengetahuan.
Analisis faktor yang berpengaruh pada status gizi (BB/TB) balita Dzul Istiqomah Hasyim; Apri Sulistianingsih
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.963 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v3i1.32

Abstract

Balita. Gangguan gizi seperti kekurusan dan kegemukan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada balita. Pemerintah berupaya untuk meningkatkan status gizi anak sejak pada awal kehamilan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya penggunaan buku KIA, pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit dan pemberian makan. Kabupaten Pringsewu telah melakukan banyak program dalam peningkatak gizi balita untuk mencegah gangguan gizi kurus dan kegemukan, belum ditentukan faktor apa sajakah yang mempengaruhi status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor Yang Berpengaruh Pada Status Gizi (BB/TB) Balita. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Subjek penelitian adalah pasangan ibu dan balita yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel independent didaptkan dari sumber dan variabel dependen didapatkand ari pengukuran Berat badan berdasarkan tinggi badan. Penelitian ini bertempat di Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu lampung. Analisis menggunakan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan Pada penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan frekuensi makan, kebiasaan jajan, kepemilikan buku KIA dan ASI eksklusif berhubungan dengan status gizi balita (ρ0,05). Sedangkan pada riwayat sakit tidak berhubungan dengan status gizi balita (ρ=0,928%). Hasil analisis multivariate variabel frekuensi makan merupakan variabel yang signifikan (ρ=0,00%). Hasil nilai POR, 10,083 (95%CI 8,336-22,968). Hal ini berarti bahwa balit yang memiliki frekuensi makan tidak teratur akan berisiko gangguan gizi berupa kurus atau kegemukan. Disimpulkan pemberian makan merupakan faktor yang paling dominan pada penelitian ini.
Efek pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seks di smk negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah tahun 2019 Endah Sri Wulandari; Eka Asvista Salviana
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.826 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v4i1.50

Abstract

Latar Belakang : Hasil survei Komisi Nasional Perlindungan Anak (2014) terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 menunjukkan, 62,7% remaja yang duduk di bangku SMP pernah berhubungan intim, dan 21,2% siswi pernah menggugurkan kandungan.Pilar PKBI Jawa Tengah (2010 – 2014) mencatat 65-85 kasus yang berkonsultasi dengan keluhan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). Salah satu cara untuk mengatasi sikap dan prilaku seks pada remaja dapat melalui pendidikan kesehatan.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang seks pada remaja siswa kelas XI diSMK N 1 Bawen.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah SMK N 1 Bawen yang berjumlah 183 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 dengan teknik purposive sampling. Analisis menggunakan Uji wilcoxon rank test. Hasil : Jumlah siswa yang memiliki sikap dalam kategori negatif sebelum dibeikan pendidikan kesehatan yaitu 29 (44,6%)  dan setelah diberikan pendidikan kesehatan sikap dalam kategori negatif menurun menjadi 7 (10,8%) responden. Berdasarkan uji Wilcoxon juga, didapatkan nilai Z hitung sebesar -5,712 dengan p-value sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan sikap remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang seks pada remaja di SMK N 1 Bawen.Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan sikap remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang seks pada remaja di SMK N 1 Bawen dengan p-value sebesar 0,000.
Aspek biopsikososial ibu hamil bersalin dan nifas terkonfirmasi covid-19: Rapid review Silvia Rizki Syah Putri; Cesa Septiana Pratiwi; Herlin Fitriani Kurniawati; Luluk Rosida
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.186 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v5i1.163

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebut coronavirus disease yang ditemukan pertama kali di Wuhan dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir juga merupakan sasaran yang rentan terhadap infeksi Covid-19 (Kemenkes RI, 2020).Tujuan dari Rapid Review ini adalah untuk mengetahui ibu hamil, bersalin dan nifas yang terkonfirmasi Covid-19.Dari 12 Artikel yang didapatkan ibu hamil, bersalin dan nifas terkonfirmasi  Covid-19 dilihat dari aspek biologi, aspek psikologi dan aspek sosial. Tetapi masih diperlukan untuk mengivestigasi mendalam terkait pengalaman ibu hamil, bersalin dan nifas terkonfirmasi Covid-19.
Pengalaman ibu bekerja dalam pemberian ASI eksklusif: Scoping review Endah Kusumaningtyas Wahyudi; Anjarwati Anjarwati; Cesa Septiana Pratiwi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.469 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v5i2.201

Abstract

Latar belakang: ASI bermanfaat mencegah terjadinya perdarahan setelah persalinan, meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayi, sehingga dapat mengurangi kejadian AKI serta AKB. Salah satu penyebab hambatan pemberian ASI adalah pemberian MP ASI sebelum usia 6 bulan karena ibu bekerja. Dalam pemberian ASI, ibu memerlukan dukungan baik dari orangtua, dan  suami. Tujuan penelitian: Untuk mereview mengenai pengalaman ibu bekerja dalam pemberian ASI Ekslusif di seluruh negara. Metode : Metode scoping review ini menggunakan framework Arksey O‟Malley yang terdiri dari 5 tahap yaitu mengidentifikasi pertanyaan penelitian, mengidentifikasi sumber literature yang relevan, Pemilihan literature, memetakan data, menyusun, meringkas, dan melaporkan hasil pembahasan. Hasil: Berdasarkan hasil critical appraisal diperoleh 9 artikel dengan grade A. Hasil review diperoleh 4 tema yaitu dukungan dalam pemberian ASI Eksklusif, upaya ibu dalam pemberian ASI Eksklusif, faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI Eksklusif dan hambatan dalam pemberian ASI Eksklusif.  hasil yang di dapat bahwa ibu yang bekerja dalam memberikan ASI Eksklusif itu sangat membutuhkan adanya dukungan dari keluarga, tempat kerja, teman sebaya, dan fasilitas kesehatan untuk keberhasilan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif. Simpulan: Pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja sangat membutuhkan dukungan dari keluarga, tempat kerja, teman sebaya, dan fasilitas Kesehatan. Ibu yang menerima dukungan yang memadai meningkatkan kesuksesan dalam pemberian ASI Eksklusif.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Alat Kontrasepsi dalam Rahim di Desa Cilampunghilir Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya Sri Wahyuni; Resyana Nurmalia; Wiwin Mintarsih
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.998 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v1i1.5

Abstract

Metode Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) memerlukan pendidikan kesehatan dan konseling yang baik karena merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi yang membuat klien bergantung sepenuhnya pada petugas untuk pemasangan dan pencabutan. Tujian penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pada wanita usia subur tentang alat kontrasepsi dalam rahim. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan pendekatan one group pretest-postest. Populasi wanita usia subur yang ada di Desa Cilampunghilir. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratifikasi random sampling sejumlah 30 orang. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan, dengan nilai t-hitung sebesar 4.202 dan r-value sebesar 0.000. Pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR).
Konsumsi Obat Herbal Pada pasien Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo Khamidah Achyar; Sawitri Dewi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.065 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i2.26

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Riskesdas tahun 2010 masyarakat Indonesia mengkonsumsi jamu gendong sebesar 55,3%. Jenis jamu gendong yang biasa dikonsumsi yaitu kunyit asem 65% dan 63% konsumen mengkonsumsi jamu gendong untuk memelihara kesehatan. Kurkumin berguna untuk terapi sinergis kanker payudara dalam mengurangi toksisitas terkait dengan penggunaan obat-obatan. Berdasarkan Riskesdas tahun 2013 jumlah penderita kanker 347.792 orang. Jumlah penderita kanker di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 sekitar 68.638 orang. Tujuan penelitian: Diketahuinya gambaran penggunaan obat herbal pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pasien wanita yang didiagnosis kanker payudara di Rumah Sakit Margono Soekarjo pada bulan Mei - Juli 2018. Jumlah sampel 30 wanita yang didiagnosa kanker payudara. Data yang digunakan data primer dengan wawancara. Hasil: Hampir seluruhnya atau 90% umur responden diatas 40 tahun . Sebagian besar atau 56,7% Pendidikan terakhir  Sekolah Dasar. Hampir seluruhnya atau 80% responden menggunakan obat herbal. Hampir seluruhnya atau 90% jenis obat herbal yang dikonsumsi yaitu obat tradisional, jamu rebusan daun-daunan dan rimpang-rimpangan. Dan hampir seluruhnya atau 90% sumber informasi penggunaan obat tradisional berasal dari adat kebiasaan turun temurun nenek moyang Simpulan: Konsumsi obat herbal pada penderita kanker payudara berdasarkan adat kebiasaan masyarakat.
Hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2018 Nova Liana Fasha; Dewi Rokhanawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.201 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v3i2.63

Abstract

Latar belakang: Perdarahan postpartum masih merupakan salah satu penyebab kematian ibu yaitu sebesar 28%. Perdarahan postpartum yang tidak ditangani dapat mengakibatkan syok Haemorrhage, infeksi nifas, dan anemia masa nifas. Salah satu faktor predisposisi dari perdarahan postpartum adalah anemia pada kehamilan. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode: Penelitian kuantitatif dengan survey analitik ini menggukanan pendekatan casecontrol dengan jumlah responden 104 yang terdiri 52 sampel kasus dan 52 sampel kontrol. Pengambilan data menggunakan data sekunder, dan analisa data menggunakan korelasi Chi Square Hasil: Analisis data menggunakan chi-squre dengan nilai p-value menunjukan hasil 0,000 (p 0,05), nilai OR 5,078 dengan CI 95% (2,205-11,694). Terdapat hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Simpulan: ibu hamil dengan anemia mempunyai resiko 5x lebih besar mengalami perdarahan postpartum dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami anemia.

Page 4 of 17 | Total Record : 168