cover
Contact Name
Arief Sudarmaji
Contact Email
arief.sudarmaji@unsoed.ac.id
Phone
+6285227970918
Journal Mail Official
jaber@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. dr. Soeparno, Karangwangkal Purwokerto 53122, Indonesia Telp/Fax: +62-281-638791
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research
ISSN : 27223620     EISSN : 2776821X     DOI : -
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research mempublikasikan artikel-artikel terbaru yang berfokus pada hasil-hasil riset baik bersifat fundamental maupun terapan dalam bidang Keteknikan Pertanian dan Biosistem. Lingkup utama JABER antara lain: Teknik Pengendalian dan Pengelolaan Bio Lingkungan, Alat dan Mesin Pertanian, Teknik Pengolahan Hasil Pertanian, Teknik Sistem Termal dan Energi Terbarukan, dan Sistem Informasi Manajemen dan Industri Pertanian. JABER terbit dua kali dalam setahun (Mei dan November). Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research dikelola oleh Program Studi Teknik Pertanian Universitas Jenderal Soedirman yang bekerjasama dengan Perteta Cabang Purwokerto, Indonesia. JABER memiliki nomor p-ISSN: 2722-3620 dan e-ISSN: 2776-821X. Artikel dalam JABER bersifat Open Access, yangmana dapat diakses secara penuh (full text) dan dapat didownload dan dibaca oleh semua pembaca sehingga akan meningkatkan sitasi dari artikel yang dipublikasikan di JABER. JABER akan terbit dua kali dalam satu tahun dan pada setiap penerbitan berisi 8 artikel (Mei dan Oktober). Artikel yang dikirim oleh penulis harus berupa naskah asli dan tidak sedang diajukan untuk dipublikasikan oleh jurnal atau penerbit lain. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggis. Artikel yang diajukan harus ditulis sesuai dengan pedoman penulisan.
Articles 92 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM IRIGASI SPRINKLE BERBASIS IOT (Internet Of Things) PADA TANAMAN HORTIKULTURA Umi Kholilah; Sulaiman Putra Janitra; Rydhora Gumay; Aditya Agung Ferdian
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 2 No 2 (2021): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.131 KB) | DOI: 10.20884/1.jaber.2021.2.2.4851

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang 60% luas wilayahnya berupa perairan, sehingga terdapat kesediaan lahan pasir pantai yang sangat luas dan potensial untuk dimanfaatkan menjadi lahan alternatif pertanian yang produktif terutama untuk budidaya tanaman hortikultura. Namun, lahan berpasir seringkali menjadi kendala petani di pesisir pantai karena mengandung lempung, debu, dan zat hara yang minim. Selain itu, kemampuan tanah pasir untuk menyimpan air sangat rendah yaitu 1,6-3% dari total air yang tersedia. Ditambah lagi dengan suhu udara di kawasan pantai pada siang hari yang panas dan terjadi penguapan yang sangat tinggi akan mengakibatkan proses kehilangan air tanah yang cepat. Mengingat potensi lahan berpasir yang menjadi salah satu lahan alternatif untuk dunia pertanian, perlu adanya suatu penciptaan sistem fertigasi (Fertilisasi dan Irigasi) yang tepat. Salah satunya dengan metode irigasi sprinkle. Hal tersebut dikarenakan irigasi sprinkle dapat menyemprotkan air secara merata ke setiap tanaman seperti air hujan, mampu meningkatkan produktivitas (dapat menghindari aliran permukaan), dan juga dapat digunakan untuk pemupukan. Perkembangan teknologi di bidang pertanian juga berperan penting dalam memudahkan petani untuk pengontrolan lahan serta pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, pada penelitian ini akan dirancang sebuah sistem irigasi sprinkle pintar berbasis IoT (SMARKLE) Rancangan sistem irigasi tersebut terdiri dari aki 60 amphere, solar charge controller, robotdyn Arduino mega 256o wifi, relay, sensor soil moisture, dan sprinkle. Dari rangkaian tersebut dapat dikontrol dalam sebuah aplikasi SMARKLE yang terdiri dari data hasil pembacaan sensor soil moisture, irigasi otomatis, dan switch pompa irigasi. Pengaturan otomatisasi pada irigasi didasarkan pada nilai kelembapan tanah yang terdiri dari set point atas dan bawah. Jika kelembapan tanah kurang dari 55% maka pompa akan memompakan air dan sprinkle menyala untuk set point atas. Sedangkan untuk set point bawah, maka jika kelembapan tanah melebihi 80% pompa dan irigasi sprinkle akan mati. Pada percobaan yang sudah dilakukan pada lahan seluas 6m2 dengan aki 60 A dengan 6 sensor didapatkan data dari 3 percobaan dengan rata-rata nilai 25,30 yang menyebabkan pompa otomatis menyala. Dengan nilai rata-rata tersebut dikategorikan dalam kondisi tanah yang basah.
Model Implemen Pencabut Batang Jagung Tipe Alur Ganda Maulana Bimantara; Naufal Fikri Revora; Wulan Pratiwi; Arief Sudarmaji
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 2 No 1 (2021): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.357 KB) | DOI: 10.20884/1.jaber.2021.2.1.4098

Abstract

Saat ini penanganan limbah budidaya tanaman jagung, khususnya pencabutan batang jagung, masih bersifat tradisional. Banyak pertani masih menggunakan tenaga manusia dengan menggunakan sabit dan parang. PKM ini bertujuan merancang desain Implemen Pencabut Batang Jagung. Bentuk implemen memudahkan untuk diterapkan dengan traktor tangan yang banyak dimiliki petani/kelompok tani. Metodologi pelaksanaan PKM ini adalah desain dan simulasi dengan tahapan identifikasi masalah/kebutuhan, desain alat (fungsional dan struktural) dan analisa. Desain menggunakan software solidworks sedangkan simulasi menggunakan software auto cad. Implemen pencabut batang jagung tersusun atas bagian garpu pengangkat, pengatur kedalaman pencabutan, dan pengait. Desain bahan meggunakan besi strip ukuran 6 mm x 32 mm, besi strip ukuran 3 mm x 32 mm, besi pipa diameter 1 inch, serta besi beton diameter 12,1 mm dan 6 mm. Dimensi implemen adalah panjang 61 cm, tinggi 33 cm, serta lebar 70 cm, dengan perkiraan bobot ±10 kg. Implemen dapat untuk dua alur sekaligus. Kapasitas kerja alat ini mirip dengan kapasitas kerja bajak singkal karena prinsip kerja alat sama yaitu ditarik menggunakan traktor dengan pola lintasan bolak-balik rapat. Untuk luas 1 hektar, kedalaman pembajakan 10-20 cm, kecepatan 0,3-1,67 m/detik, dengan pola bajak bolak-balik rapat, bajak singkal mempuyai kapasitas kerja rata-rata adalah 2,492 jam/ha. Tahanan tarik (draft) dari implemen pencabut batang jagung diperkirakan sebesar 13,74 kg. Sedangkan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk pemakaian implemen pencabut batang jagung pada luas lahan 1 hektar sebesar Rp. 890.253,00
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kualitas Telur Berbasis Arduino Dengan Sistem Fuzzy Logic Anggraini, Dewi Fitri; Sudarmaji, Arief; Listanti, Riana
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.5032

Abstract

Memeriksa kualitas telur menggunakan metode konvensional dan dengan inderawi manusia tidak selalu menghasilkan pemeriksaan yang tepat. Namun, pemeriksaan dengan memecahkan cangkang telur, bersifat destruktif dan tidak dapat digunakan oleh penjual telur. Karenanya dibutuhkan alat yang dapat mendeteksi kualitas telur dengan tepat dan bersifat non-destrukif. Beberapa peneliti telah menciptakan alat pendeteksi kebusukan telur dengan menggunakan mikrokontroler. Namun, alat pendeteksi kualitas telur ini masih memerlukan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat pendeteksi kualitas telur berbasis Arduino menggunakan pengukuran intensitas cahaya, bau, dan bobot dan mengetahui kinerja masing-masing unit pengukuran dan alat secara keseluruhan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengujian komponen alat dengan metode blackbox, termasuk menguji tiga sensor pengindra yang digunakan alat yaitu sensor MQ-2, sensor LDR, dan load cell. Pengujian keseluruhan kerja alat, pengukuran Indeks Putih Telur (IPT) dan Indeks Kuning Telur (IKT. Berdasarkan hasil penelitian, alat pendeteksi kualitas telur mampu membedakan telur berkualitas baik dan buruk. Semua komponen alat menghasilkan output yang diharapkan kecuali sensor MQ-2. Sensor MQ-2 tidak berhasil menangkap konsentrasi gas H2S yang keluar dari dalam sampeltelur busuk, namun dengan dua sensor pengukuran lainnya yaitu sensor LDR dan load cell, alat memiliki akurasi pemeriksaan sebesar 97.77%.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA UMKM DONATE DONUT DENGAN METODE SEVEN TOOLS Hidayat, Hety Handayani
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6384

Abstract

UMKM Donate Donut merupakan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pembuatan donut. UMKM Donate Donut menghadapi permasalahan dalam pengendalian kualitas yaitu terjadinya cacat atau defect pada produk. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai quality control circle (QCC). Kualitas merupakan faktor yang dapat meningkatkan daya saing suatu produk. Dengan peningkatan kualitas maka biaya produksi akan semakin kecil sehingga mengurangi pemborosan. Kegagalan suatu produk terjadi akibat beberapa faktor pada proses produksi, bahan baku, mesin, peralatan, manusia, dan lingkungan. Untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan dan sesuai dengan kebutuhan pasar, maka perlu dilakukan pengendalian kualitas (Quality Control) atas aktivitas proses yang dijalani. pengendalian kualitas dengan menggunakan peta control (control chart) dapat digunakan untuk mencapai suatu keadaan terkendali atau berada dalam batas-batas pengendalian sehingga menunjukkan bahwa proses tersebut konsisten. Untuk mendapatkan data yang sesuai dengan penelitian, maka perlu dilakukan pengamatan dari suatu produk yang tidak sesuai spesifikasi (rusak), selanjutnya dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode check sheet, flow chart, histogram, pareto chart, scatter diagram, dan fishbone diagram untuk hasil produk.
ANALISIS LAJU EROSI KEBUN KOPI DI DESA TANAH WULAN KECAMATAN MAESAN KABUPATEN BONDOWOSO Andriyani, Idah
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6428

Abstract

Erosi merupakan peristiwa alam yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas tanaman. Pengukuran erosi bertujuan untuk menentukan banyaknya tanah yang terangkut erosi sehingga dapat dilakukan pencegahan untuk mengurangi dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju erosi pada kebun kopi Desa Tanah Wulan sebagai acuan dalam mengambil tindakan penanganannya. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2019 sampai selesai. Beberapa faktor erosi yang diamati dan dianalisis yaitu faktor erosivitas hujan (R), faktor erodibilitas tanah (K), Faktor topografi (LS), dan Faktor vegetasi dan tindakan konservasi (CP). Hasil penelitian menunjukkan laju erosi terbesar terjadi pada daerah hulu sebesar 44,671 ton/ha/tahun, daerah hilir sebesar 40,648 ton/ha/tahun, dan daerah tengah sebesar 36,626 ton/ha/tahun. Dari hasil uji statistik faktor CP merupakan faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap laju erosi, kemudian faktor K, dan faktor LS. Faktor R memiliki pengaruh yang tidak nyata terhadap laju erosi. Dari laju erosinya kebun kopi desa tanah wulan diklasifikasikan dalan tingkat bahaya erosi ringan
ANALISIS KUALITAS BIOBRIKET KARBONISASI TEMPURUNG KELAPA DAN KULIT SINGKONG DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG Ropiudin, Ropiudin -; Syska, Kavadya
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6588

Abstract

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sumber bahan bakar fosil adalah pemanfaatan sumber energi terbarukan, terutama sumber-sumber energi terbarukan. Pengalihan sumber energi yang berasal dari bahan bakar minyak ke sumber energi terbarukan diharapkan dapat mengurangi tingkat ketergantungan kepada minyak bumi. Pemanfaatan limbah pertanian, limbah perkebunan ataupun limbah industri merupakan salah satu alternatif pengganti bahan bakar dengan mengubahnya menjadi biobriket. Tempurung kelapa dan kulit singkong merupakan limbah pertanian yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan biobriket dan ketersediaannya cukup melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis kualitas biobriket karbonisasi tempurung kelapa dan kulit singkong berdasarkan pengaruh komposisi bahan dan persentase perekat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan kombinasi perlakuan sebanyak 9 variasi percobaan. Ulangan dilakukan sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Faktor perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase perekat (P0 = Perekat 3%, P1 = Perekat 5%, P2= Perekat 7%) dan komposisi bahan (K0 = 80% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 20% serbuk karbonisasi kulit singkong, (K1= 75% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 25% serbuk karbonisasi kulit singkong, (K2 = 70% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 30% serbuk karbonisasi kulit singkong). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap, kadar karbon terikat, nilai kalor, kerapatan, dan kuat tekan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F dan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas biobriket karbonisasi kulit singkong dan tempurung kelapa dengan menggunakan perekat tepung singkong yaitu kadar air (6,71-7,75%), kadar abu (4,16-4,63%), kadar zat mudah menguap (2,01-2,18%), kadar karbon terikat (85,53-87,02%), nilai kalor (6709,29-8142,82kal/g), kerapatan (0,57-0,74 g/cm3), dan kuat tekan (3,36-7,66 kg/cm2).
Optimization of Phenol Levels from Phycoerythrin of Gracilaria verrucosa with Freeze Thaw using Response Surface Methodology Maksum, Ali; Purbowati, ike Sitoresmi Mulyo; wijonarko, gunawan; anggriawan, rian
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6547

Abstract

Gracilaria verrucosa is a one of the seaweeds with a red pigment in the form of phycoerythrin. Phycoerythrin pigment contains phenol which is an antioxidant. The pigment can be obtained by extraction. One of the extraction methods that can be done is freeze thaw. This study uses the Response Surface Methodology to obtain the optimum sample. The purpose of this study was to determine the optimization model, the optimum point and the phenol content of the phycoerythrin Gracilaria verrucosa using the freeze thaw using Response Surface Methodology. Extraction of phycoerythrin pigment was carried out using the freeze thaw with a factor of freeze time, thawing time and solvent ratio, then the phenol content test was carried out. The results obtained are that the mathematical model used for optimization is the quadratic method with the equation y = 148.71 – 3.47(A) + 20.94(B) + 32.36(C) + 10.94(AB) + 9 .90(AC) + 6.25 (BC) + 6.52(A2) – 15.57(B2) + 30.46(C2). The optimum response obtained is the freeze duration 121,964 minutes; thawing duration 144,281 minutes; and the solvent ratio is 62.556%, and the phenol content obtained is 163.742 g GAE/g.
Audit Energi pada Industri Pengolahan Tahu (Studi Kasus Industri Kecil Menengah Desa Sampang dan Desa Brani Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap) Ropiudin, Ropiudin -; Yanti, Andina Lies; Ritonga, Abdul Mukhlis; Margiwiyatno, Agus
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6345

Abstract

Tahu merupakan makanan yang mengandung protein dan terbuat dari sari kedelai yang diperoleh melalui proses fermentasi kacang kedelai. Adanya peningkatan konsumsi tahu mengakibatkan meningkatnya kebutuhan energi pada suatu industri pengolahan tahu. Penggunaan energi yang dilakukan secara efisiensi ini dapat dilakukan dengan cara audit energi yang akan mendapatkan energi yang digunakan dan mengatahui cara penghematannya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kebutuhan energi pada tiap proses pengolahan tahu, 2) mengetahui bentuk, sumber dan jumlah kebutuhan energi yang digunakan pada proses produksi pengolahan tahu di Desa Sampang dan Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, 3) mengetahui perbandingan tingkat efisiensi dari kedua industri pengolahan tahu di Desa Sampang dan Desa Brani, Kecamatan Cilacap, Jawa Tengah, dan 4) mengidentifikasikan hasil dari perbandingan data yang diperoleh dari kedua industri pengolahan tahu untuk melakukan suatu upaya penghematan energi atau diversifikasi penggunaan energi. Penelitian ini dilakukan pada dua industri kecil di Desa Sampang milik Bapak Maryo dan Desa Brani milik Bapak Sholeh yang berlokasi di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari 2021 hingga bulan April 2021. Pengambilan yang dilakukan pada kedua industri ini agar memperoleh data energi serta mengamati perbedaan alat yang digunakan saat pengolahan tahu tersebut. Metode pengambilan data dilakukan tiap produksi dalam satu hari. Variabel yang diperoleh dari pengambilan data seperti jumlah produksi tahu perhari, kebutuhan energi bahan bakar biomassa (sekam padi dan kayu bakar), kebutuhan energi manusia, kebutuhan energi listrik, kebutuhan energi bahan bakar solar, dan kebutuhann energi pada batu pemberat. Hasil penelitian menunjukan bahwa energi yang dibutuhkan di industri pengolahan tahu bapak Maryo sebesar 779,06 MJ atau 5,19 MJ/kg yang diperoleh dari sumber energi seperti energi manusia (33,47 MJ atau 0,22MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (552,29 MJ atau 3,68 MJ/kg), dan energi bahan bakar solar (193,30 MJ atau 1,29 MJ/kg). Energi yang digunakan pada industri pengolahan tahu milik bapak Maryo ini sebesar 244,81 MJ atau 1,63 MJ/kg yang berasal dari energi yang digunakan pada industri ini seperti energi manusia (18,43 MJ atau 0,12 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (122,54 MJ atau 0,82 MJ/kg), dan energi bahan bakar solar (103,84 MJ atau 0,69 MJ/kg). Hasil penelitian pada industri pengolahan tahu bapak Sholeh sebesar (2205,77 MJ atau 6,30 MJ/kg) yang diperoleh dari sumber energi seperti energi manusia sebesar (33,47 MJ atau 0,10 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (2109,60 MJ atau 6,03 MJ/kg), dan energi listrik (62,70 MJ atau 0,18 MJ/kg). Energi yang digunakan pada industri pengolahan tahu milik bapak Sholeh sebesar (298,74 MJ atau 0,85 MJ/kg) yang berasal dari energi yang digunakan pada industri seperti energi manusia (32,22 MJ atau 0,09 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (214,11 MJ atau 0,61 MJ/kg), dan energi listrik (52,41 MJ atau 0,15 MJ/kg).
Pembuatan Makanan Siap Santap Kelapa Muda dalam Sirup Gula dalam Kemasan Polipropilen (PP) dan Etilen Vinil Alkohol (EVOH) Novianti, Zahra Dwi; Ediati, Rifah; Listanti, Riana
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6351

Abstract

Makanan siap santap dalam kemasan saat ini sudah banyak dikenali oleh masyarakat dari berbagai kalangan ekonomi. Mulai dari makanan berat hingga ringan dapat dijumpai dalam bentuk kemasan siap santap. Produk makanan siap santap dalam kemasan tak lepas dari kualitas produk yang diproduksi. Dalam hal ini sebagai jaminan kepada konsumen yang akan mengonsumsi. Kualitas produk makanan siap santap dalam kemasan juga tidak lepas dari pengaruh bahan serta kemasan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh konsentrasi sirup gula terhadap kualitas kelapa muda kemasan selama penyimpanan, 2) Mengetahui pengaruh jenis kemasan terhadap kelapa muda kemasan selama penyimpanan, dan 3) Mengetahui pengaruh interaksi konsentrasi sirup gula dan jenis kemasan terhadap kelapa muda selama penyimpanan. Pembuatan makanan siap santap kelapa muda dalam sirup gula dalam kemasan menggunakan gula pasir dan air sebagai sirup gula dengan 3 taraf konsentrasi sirup gula 10%, 15%, dan 20%, serta 2 taraf jenis kemasan yaitu kemasan polipropilen (PP) dan Etilen Vinil Alkohol (EVOH). Karakteristik pengujian pada minggu keenam makanan siap santap kelapa muda dalam sirup gula dan kemasan menunjukkan hasil perlakuan yang diberikan tidak memengaruhi mutu tekstur dan asam lemak bebas (FFA), sedangkan pada mutu warna (derajat putih), pH, dan brix menunjukkan hasil adanya pengaruh dari perlakuan yang diberikan.
PENGEMBANGAN SISTEM JAMINAN PRODUK HALAL UNTUK JASA PENYEDIA MAKANAN Poppy Arsil; Hety Handayani Hidayat; Riski Febri Wijayanti
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 2 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.2.7115

Abstract

Sistem jaminan produk halal atau yang dikenal dengan SJPH yaitu suatu sistem yang terintegrasi, disusun, diterapkan, dan dipelihara untuk mengatur bahan, proses produksi, produk, sumber daya dan prosedur dalam rangka menjaga kesinambungan proses produk halal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendesain SJPH yang mengacu pada keputusan kepala BPJPH untuk Kantin Halal Soedirman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif ekspolatory secara qualitatif dengan mengajukan pertanyaan semi terstruktur kepada infoeman kunci. Responden adalah 15 informan kunci kantin halal yang dipilih dengan menggunakan metode convenience sampling. Informan tersebut meliputi penanggungjawab, staf, vendor dan karyawan kantin. Analisis data menggunakan tematik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantin Halal Soedirman telah memenuhi kriteria SJPH yanfg terdiri dari komitmen dna tanggung jawab, bahan, proses produksi halal, produk dan evaluasi dan pemantauan.

Page 4 of 10 | Total Record : 92