cover
Contact Name
Arief Sudarmaji
Contact Email
arief.sudarmaji@unsoed.ac.id
Phone
+6285227970918
Journal Mail Official
jaber@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. dr. Soeparno, Karangwangkal Purwokerto 53122, Indonesia Telp/Fax: +62-281-638791
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research
ISSN : 27223620     EISSN : 2776821X     DOI : -
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research mempublikasikan artikel-artikel terbaru yang berfokus pada hasil-hasil riset baik bersifat fundamental maupun terapan dalam bidang Keteknikan Pertanian dan Biosistem. Lingkup utama JABER antara lain: Teknik Pengendalian dan Pengelolaan Bio Lingkungan, Alat dan Mesin Pertanian, Teknik Pengolahan Hasil Pertanian, Teknik Sistem Termal dan Energi Terbarukan, dan Sistem Informasi Manajemen dan Industri Pertanian. JABER terbit dua kali dalam setahun (Mei dan November). Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research dikelola oleh Program Studi Teknik Pertanian Universitas Jenderal Soedirman yang bekerjasama dengan Perteta Cabang Purwokerto, Indonesia. JABER memiliki nomor p-ISSN: 2722-3620 dan e-ISSN: 2776-821X. Artikel dalam JABER bersifat Open Access, yangmana dapat diakses secara penuh (full text) dan dapat didownload dan dibaca oleh semua pembaca sehingga akan meningkatkan sitasi dari artikel yang dipublikasikan di JABER. JABER akan terbit dua kali dalam satu tahun dan pada setiap penerbitan berisi 8 artikel (Mei dan Oktober). Artikel yang dikirim oleh penulis harus berupa naskah asli dan tidak sedang diajukan untuk dipublikasikan oleh jurnal atau penerbit lain. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggis. Artikel yang diajukan harus ditulis sesuai dengan pedoman penulisan.
Articles 100 Documents
PERFORMA PENGGUNAAN TRAKTOR RODA EMPAT UNTUK PENGOLAHAN TANAH BERBASIS USAHA PELAYANAN JASA ALAT DAN MESIN PERTANIAN (UPJA) DI KABUPATEN BANYUMAS Purwoko Hari Kuncoro; Rio Fajar Nur Pratama; Masrukhi Masrukhi; Dian Novitasari; Arief Sudarmaji; Susanto Budi Sulistyo
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 6 No 2 (2025): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2025.6.2.18934

Abstract

UPJA berperan penting untuk percepatan mekanisasi pertanian, dan orientasi keuntungan ekonomi dalam kegiatan UPJA penting untuk menjamin keberlangsungan UPJA. Namun demikian, kajian tentang performa ekonomi dan teknis usaha pelayanan jasa traktor roda empat pada UPJA di Kabupaten Banyumas masih belum banyak dilakukan. Dalam penelitian ini digunakan kuesioner kepada UPJA responden di Kabupaten Banyumas yang penentuannya dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pelayanan jasa traktor roda empat untuk kegiatan pengolahan tanah pada UPJA yang diamati memiliki nilai BC ratio > 1, NPV > 0, dan IRR > suku bunga bank berjalan sehingga secara ekonomi memberikan keuntungan dan layak dijalankan. Kapasitas penyewaan traktor yang sedang berjalan sudah melebihi BEP unit 1,81 ha/th dan BEP rupiah 2.536.206 Rp/th mengindikasikan bahwa usaha yang dilakukan sudah memberikan keuntungan meski belum melebihi umur ekonomis traktor. Keuntungan tersebut masih mungkin ditingkatkan dengan menambah target jumlah luas lahan garapan. Nilai rerata kapasitas lapang efektif (KLE) dan efisiensi lapang (eff) UPJA masih dalam kisaran normal untuk kebanyakan pengukuran KLE dan eff pengolahan tanah menggunakan traktor roda empat. Dengan demikian, usaha yang dilakukan UPJA secara teknis layak untuk dijalankan. Efisiensi lapang tersebut masih mungkin ditingkatkan dengan cara meningkatkan keterampilan operator traktor melalui kegiatan program pelatihan.
Analisis Dinamika Vapor Pressure Deficit pada Lingkungan Mikroklimat Padi Sawah Terbuka Berbasis Smart Automatic Weather Station Tipe Ultrasonik Ardan Wiratmoko; Andri Prima Nugroho; Saifuddin Afif; Fahmi Arsyad; Mutiara Alifia Ramadhanty; Lilik Sutiarso
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 6 No 2 (2025): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2025.6.2.19697

Abstract

Produksi padi sawah terbuka sangat dipengaruhi oleh dinamika mikroklimat yang mempengaruhi proses transpirasi, keseimbangan energi–air kanopi, serta efisiensi penggunaan air tanaman, sehingga analisis Vapor Pressure Deficit (VPD) menjadi aspek kunci dalam pengelolaan irigasi presisi berbasis data. Meskipun teknologi pemantauan mikroklimat berbasis Automatic Weather Station telah berkembang, integrasi pengukuran resolusi temporal tinggi dengan analisis dinamika, hubungan antarvariabel, distribusi harian, serta klasifikasi kondisi atmosfer berbasis clustering VPD pada sistem budidaya padi sawah terbuka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika VPD menggunakan Smart Automatic Weather Station tipe ultrasonik melalui karakterisasi parameter mikroklimat, analisis temporal, korelasi linier, visualisasi heatmap, dan pengelompokan kondisi atmosfer. Hasil menunjukkan lingkungan mikroklimat lembap dengan suhu rata-rata 27,19 °C, kelembaban relatif 88,81%, dan VPD rata-rata 0,46 kPa dalam rentang 0,01–1,79 kPa yang didominasi defisit uap rendah hingga sedang. VPD dikendalikan kuat oleh suhu udara (r ≈ 0,96) dan kelembaban relatif (r ≈ −1,00), serta meningkat konsisten pada periode radiasi maksimum harian yang merepresentasikan fase kebutuhan air tanaman tertinggi. Analisis clustering mengidentifikasi dominasi defisit uap rendah (53,67%), diikuti defisit tinggi (28,32%) dan sedang (18,01%), yang menunjukkan variabilitas atmosfer signifikan terhadap dinamika transpirasi dan kebutuhan air tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi pemantauan mikroklimat berbasis sensor ultrasonik dengan analisis dinamika dan klasifikasi VPD memberkan indikator operasional baru untuk mendukung irigasi presisi, mitigasi stres atmosfer, serta pengembangan smart farming berbasis data pada budidaya padi sawah terbuka di wilayah tropis.
SnailBot, Robot Penyiang Gulma Berbasis Binocular Stereo Vision Dinta Hanasta; Furqon Furqon; azka Auliya Nolan; Himah Muhandisyah; Rido Tsania Noor
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 6 No 2 (2025): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2025.6.2.18114

Abstract

Penelitian ini mengembangkan SnailBot, prototipe robot penyiang gulma semi-otonom berbasis binocular stereo vision yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi penyiangan di lahan sawah. Hingga tahap implementasi, progres pengembangan mencapai 93%, meliputi pembuatan bodi (100%), sistem navigasi (90%), sistem deteksi gulma (90%), penyusunan dataset (100%), dan uji performa awal (78%). Model deteksi gulma berbasis YOLOv5 yang dilatih menggunakan 766 citra (lapangan dan hasil augmentasi) memperoleh mean average precision (mAP) sebesar 0,739 dan mampu mendeteksi gulma pada jarak 20–40 cm melalui stereo depth estimation. Model ini kemudian dikonversi ke TensorFlow Lite INT8 dengan estimasi penurunan akurasi sekitar 2–3% untuk mendukung operasi real-time dengan efisiensi tinggi. Sistem navigasi berbasis Arduino Mega, GPS Neo-6M, dan sensor kompas menunjukkan deviasi posisi 3–5 meter serta mampu mengarahkan robot sejauh 5 meter secara semi-otomatis. Secara mekanik, motor DC 24V dan motor pemotong 775 DC memberikan torsi yang cukup untuk beroperasi di area berlumpur, sementara roda spiral berbahan PETG hasil cetak 3D menunjukkan traksi baik pada permukaan sawah. Hasil pengujian awal menunjukkan SnailBot memiliki potensi tinggi sebagai robot penyiang gulma semi-otonom dengan kemampuan deteksi, navigasi, dan pemotongan presisi. Dengan biaya perakitan di bawah Rp10 juta, SnailBot layak diterapkan oleh petani kecil dan menengah serta dapat dikembangkan menjadi sistem multi-fungsi untuk mendukung pertanian presisi berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh Fase Perkecambahan Kedelai Dan Kacang Hijau Terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia Kecambah Yang Dihasilkan shinta fitri wahyuni; Karseno Karseno; isti handayani
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.20413

Abstract

Nitrogen merupakan nutrien utama dalam fermentasi, penggunaan nitrogen sintetis masih memiliki keterbatasan. Kecambah kacang hijau dan kedelai berpotensi sebagai sumber nitrogen alami karena mengalami perubahan biokimia selama perkecambahan. Penelitian ini bertujuan menentukan fase perkecambahan terbaik berdasarkan karakteristik fisikokimia kecambah sebagai dasar pemilihan sumber nitrogen fermentasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengecambahkan kacang hijau dan kedelai hingga fase biji kering, imbibisi, radikula, dan plumula, kemudian masing-masing ekstrak dianalisis terhadap nitrogen total (metode Kjeldahl), protein terlarut (metode Lowry), gula reduksi (metode Nelson–Somogyi), dan kadar abu (metode gravimetri) untuk mengevaluasi ketersediaan nutrien pada setiap fase. Hasil menunjukkan nitrogen total dan kadar abu menurun, sedangkan protein terlarut dan gula reduksi meningkat selama perkecambahan dengan kondisi optimum pada fase radikula. Secara keseluruhan, fase radikula (±24–32 jam), khususnya pada kedelai, memberikan ketersediaan nutrien paling optimal sehingga berpotensi digunakan sebagai sumber nitrogen alami alternatif pada fermentasi nata.
The Rancang Bangun Kiln Pirolisis Tempurung Kelapa Tipe Batch dengan Mekanisme Poros Pemutar dan Sistem Ventilasi Terbatas Bintang Sipartogi Panjaitan; Vonny Setiaries Johan; Yossie Kharisma Dewi; imelda yunita; chandra gunawan; addiena s nasution; nadya novianti; arum rovarti
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.18509

Abstract

Pirolisis tempurung kelapa menggunakan tungku terbuka atau kiln sederhana masih menghadapi kendala berupa suplai oksigen yang tidak terkendali, suhu karbonisasi yang kurang stabil, rendemen arang yang rendah, serta proses pembongkaran produk yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan merancang dan memfabrikasi kiln pirolisis tempurung kelapa tipe batch dengan mekanisme poros pemutar dan ventilasi udara terbatas untuk mendukung proses karbonisasi yang lebih terkendali dan mudah dioperasikan. Perancangan dilakukan melalui pendekatan rekayasa yang mencakup penentuan kapasitas bahan 20 kg, volume ruang pengarangan, kebutuhan energi pemanasan awal, debit udara pembakaran parsial sebesar 0,00456 m³/s, konfigurasi lubang udara, serta sistem cerobong natural draft berdiameter 3 inci yang direduksi menjadi 1 inci. Hasil fabrikasi menghasilkan prototipe kiln berbentuk silinder vertikal berdiameter 37 cm yang dipasang pada rangka penyangga berbentuk A dengan poros horizontal, sehingga badan kiln dapat dimiringkan secara manual untuk memudahkan pengeluaran arang tanpa pintu samping. Inspeksi dimensional dan fungsional menunjukkan bahwa ruang pengarangan, ventilasi, cerobong, rangka penyangga, dan mekanisme pemutar telah terpasang sesuai rancangan. Prototipe ini menjadi dasar untuk pengujian kinerja termal, distribusi suhu, rendemen arang, dan kualitas produk pada tahap berikutnya. Rancangan ini berpotensi diterapkan pada skala UMKM sebagai kiln pirolisis yang lebih operasional, terkendali, dan mudah direplikasi.
Project Management Efficiency Analysis in Testing of Grains Drying Equipment Using CPM and PERT Approaches Dian Novitasari; Zahra Sabrina Kiasati; Gambuh Asmara Kinkin
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.20427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan proses pengujian pengeringan gabah, menentukan jalur kritis dan durasi optimal menggunakan metode Critical Path Method (CPM), serta mengestimasi waktu penyelesaian dan probabilitas ketercapaian jadwal menggunakan Program Evaluation and Review Technique (PERT). Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) melalui metode observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan meliputi tahapan kegiatan, durasi aktivitas, serta hubungan ketergantungan antaraktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengujian terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu pra-pengujian, pengujian inti, dan pascapengujian. Analisis CPM menghasilkan jalur kritis dengan durasi optimal sebesar 33 hari kerja. Sementara itu, analisis PERT menunjukkan waktu harapan sebesar 38,42 hari dengan probabilitas penyelesaian sebesar 94% pada target 30 hari kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa perencanaan waktu proyek tergolong baik, meskipun masih terdapat risiko keterlambatan yang dipengaruhi oleh faktor teknis dan non-teknis.
Analisis Multi Temporal NDVI untuk Monitoring Perubahan Tutupan Lahan pada Kawasan Hutan di Kabupaten Jember Menggunakan Citra Sentinel-2 Degita Fahmi Brillyansyah; Muhammad Ihsan Alfarizi; Lulus Mualimin
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.20575

Abstract

Land cover change is an indicator of environmental dynamics that can be influenced by land use activities and regional development. This study aims to analyze land cover changes using the Normalized Difference Vegetation Index method based on Sentinel-2 imagery in 2020 and 2024 in Jember Regency and identify changes in the vegetation index in forest areas. The study was conducted using the Google Earth Engine and QGIS platforms through image processing stages such as image filtering, cloud masking, clipping the study area, NDVI calculations, and vegetation level classification. The results show that vegetation cover in Jember Regency is dominated by medium vegetation classes in 2020 and 2024. During the observation period, there was an increase in the area of ​​low vegetation, very low vegetation, and medium vegetation classes, while the high vegetation class experienced a significant decrease from 536.80 km² to 289.09 km². Analysis of forest areas shows a decrease in high vegetation from 337.19 km² in 2020 to 230.53 km² in 2024, followed by an increase in medium vegetation. The results of the study show that the NDVI method based on Sentinel-2 imagery can be used to monitor changes in land cover and vegetation dynamics spatially and temporally in Jember Regency.
Peningkatan Oksigen pada Tanaman Padi dengan Sistem Aerasi Sederhana Sri Wahyuni; irawadi irawadi; bhaskara anggarda
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.16919

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas penting yang berperan dalam menyokong pangan nasional karena berfungsi sebagai sumber bahan makanan pokok. Pada lahan sawah tergenang, suplai oksigen ke akar tanaman mengalami penurunan tajam (anoksia) dan kondisi dimana berkurangnya suplai oksigen jaringan dibawah level normal (hipoksia) akan menyebabkan proses metabolisme terganggu pada akhirnya menurunkan hasil panen. Inovasi sistem aerasi sederhana menawarkan solusi dengan meningkatkan kadar oksigen di zona perakaran, dengan menciptakan gelembung-gelembung halus udara yang naik melalui air. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot dengan rancangan dasar yaitu RAKL (Rancang Acak Kelompok Lengkap) dan ulangan sebanyak 3 kali. Main plot terdiri dari 3 periode aerasi yaitu 0% aerasi, 50% aerasi dan 100% aerasi. Subplot terdiri dari 2 varietas padi yaitu padi Mapan P05 dan padi Inpari 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem aerasi pada perlakuan 100% aerasi memberikan hasil terbaik pada kadar oksigen terlarut (6,2 mg/L), konduktivitas listrik (0,57 dS/m), total padatan terlarut (284,1 ppm), konsumsi energi aerator (90,7 kWh), tingkat kehijauan daun (33,1), volume akar (101,5 mL), bobot segar akar (93,6 g), bobot kering akar (29,8 g) dan indeks panen (82,9%). Pada perlakuan varietas, Mapan P05 memberikan hasil terbaik pada volume akar (104,8 mL), bobot segar akar (97,2 g), bobot kering akar (29,5 g) dan panjang akar (37,9 cm).
Analisis Finansial Komprehensif UMKM Kampus Juice Dengan Integrasi Analisis Sensitivitas Ali Maksum; Szadiva Nuri Arethuza; Siska Nur Alifah; Andin Cahyani; Alya Dita Kusuma; Alisa Nurhabibah; Dian Novitasari; Gigieh Henggar Jaya
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.18971

Abstract

UMKM Kampoes Juice merupakan usaha minuman berbasis buah yang berkembang di wilayah Purwokerto dan telah beroperasi sejak 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha melalui evaluasi biaya, pendapatan, investasi, serta indikator kelayakan finansial meliputi Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dan analisis laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi tahunan UMKM Kampoes Juice mencapai Rp242.804.000 dengan total penerimaan Rp329.400.000. Analisis finansial menunjukkan usaha layak dijalankan, ditandai dengan nilai NPV positif sebesar Rp369.475.057, PI sebesar 1,35, IRR 1.498,51%, serta PP 0,071 tahun (±0,85 bulan). Sensitivitas terhadap kenaikan biaya produksi, kenaikan suku bunga, dan penurunan pendapatan tetap menunjukkan nilai kelayakan yang positif. Temuan ini menegaskan bahwa Kampoes Juice memiliki prospek usaha yang menguntungkan dan mampu bertahan meskipun terjadi perubahan biaya operasional atau fluktuasi pendapatan.
Pemetaan dan Evaluasi Kesesuaian Lahan Budidaya Kopi Arabika Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Intan Jaya Afik Hardanto; yayanus sondeagau sondeagau; dian novitasari
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.21434

Abstract

Kabupaten Intan Jaya yang terletak di wilayah Pegunungan Tengah Provinsi Papua Tengah memiliki potensi biofisik yang sangat mendukung bagi pengembangan kopi arabika (Coffea arabica). Penelitian dilakukan dengan latar belakang perlunya evaluasi terhadap daya dukung lahan untuk memastikan bahwa perluasan areal tanam dilakukan pada lokasi yang tepat secara agroklimat dan aman secara ekologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluasi lahan kuantitatif dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian dilakukan dengan mengintegrasikan parameter lingkungan, yaitu: kelerengan, ketinggian, curah hujan rata-rata, suhu rata-rata, dan tata guna lahan sesuai dengan kriteria teknis budidaya kopi arabika. Proses analisis melibatkan teknik overlaying dan skoring terhadap peta-peta tematik untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan yang akurat. Penelitian difokuskan pada dua tujuan utama, yaitu melakukan analisis spasial kesesuaian lahan untuk tanaman kopi arabika dan merumuskan strategi pengembangan komoditas tersebut di Kabupaten Intan Jaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Intan Jaya memiliki lahan kategori sangat sesuai (S1) seluas 200.164,6 ha (20,3%) dan cukup sesuai (S2) seluas 369.336,0 ha (37,5%). Secara keseluruhan, lebih dari 57% wilayah kabupaten potensial untuk pengembangan kopi, sementara lahan tidak sesuai (N) mencakup 12,3% yang umumnya berada di kelerengan ekstrem. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi intensifikasi lahan pada zona S1 dan S2 melalui penerapan sistem agroforestri dan manajemen pasca panen yang modern.

Page 10 of 10 | Total Record : 100