cover
Contact Name
Adi Ihsan imami
Contact Email
adi.ihsan@fkip.unsika.ac.id
Phone
+6281220279357
Journal Mail Official
sesiomadika@unsika.ac.id
Editorial Address
Johar permai blok d 6A karawang
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Sesiomadika
ISSN : 27226379     EISSN : 27226379     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (SESIOMADIKA) merupakan event rutin tahunan pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Pada tahun 2020 ini merupakan periode ke-4 dalam penyelenggaraan event tersebut. Makalah-makalah yang diseminarkan pada event tersebut adalah makalah yang berasal dari bidang Pendidikan Matematika maupun Matematika murni dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan matematika seluruh Indonesia. Bidang Kajian  Pendidikan Matematika, Analisis, Aljabar, Geometri, Statistika, Terapan, Komputer (Komputasi), Matematika Diskrit (Kombinatorika).
Articles 336 Documents
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA Dalam Pembelajaran Matematika Agung Prasetyo; Dani Firmansyah
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hedges (1996) menjelaskan bahwa kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan dasar untuk memecahkan masalah dan pengambilan keputusan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan materi program linier tingkat SMA dengan kualitas soal non-rutin. Dalam penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Pebayuran subjek yang diambil ada 5 siswa berkemampuan matematika tinggi dari 36 siswa kelas XII IPA 3. Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah: 1) Kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih tergolong sangat rendah dengan rata-rata 0.03 dari skor ideal 24 atau dalam bentuk persentase 3% dari 100%. 2) Kemampuan berpikir kritis yang memiliki skor paling rendah yaitu indikator situation, inference, reason, dan overview dengan presentase rata-rata 0%.
Pengaruh Self Confidance terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Smp Wiwin; Attin Warmi
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self confidence siswa terhadap koneksi Matematis. Subjek pada penelitian ini adalah sebanyak 25 siswa smp negeri 1 yang ada di kabupaten karawang. Metode yang digunakan yaitu metode korelasional dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pada peneletian ini yaitu tes dan non tes. Tahap penelitian ini dengan memberikan siswa angket self confidence dengan 10 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif, sedangkan untuk tes koneksi matematis terdiri dari 4 soal. Hasil dari penelitian yaitu bahwa pengaruh self confidence terhadap koneksi matematis 25 siswa smp negeri 1 yang ada dikabupaten karawang sudah tergolong tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMPIT PADA MATERI GARIS DAN SUDUT Atista Yasha; attin warmi
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII pada materi garis dan sudut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMPIT AS-SYIFA QOLBU di Bogor dengan siswa sebanyak 20 orang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan tes kemampuan berfikir kreatif dalam bentuk soal sebanyak tiga soal. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dapat penulis simpulkan bahwa indikator Kefasihan (fluency) siswa dapat memberikan jawaban yang beragam dan benar dalam mengidentifikasi hubungan sudut-sudut pada dua garis sejajar dengan presentase 44%. Indikator Kebaruan (originality) siswa dapat memberikan jawaban dalam menentukan jarak sebenaarnya pada peta dengan presentase 52,5%. Keluwesan (flexibility) siswa dapat memberikan jawaban dengan minimal dua cara yang berbeda untuk menentukan nilai x pada jumlah sudut dalam segitiga dengan presentase 31%. Kata kunci: Berfikir Kreatif, Matematis, Garis dan Sudut
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Statistika Rafidah Safitri; Redo Martila Ruli
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas IX dari salah satu SMPN di Cikarang Utara.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan wawancara. Tes yang diberikan menggunakan soal cerita pada materi statistika sebanyak tiga soal. Wawancara dilakukan pada beberapa orang siswa untuk mengetahui lebih jauh tentang pengetahuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil penelitian ini didasarkan pada langkah pemecahan masalah matematis menurut Polya, yaitu (1) Kemampuan siswa dalam memahami masalah; (2) Kemampuan siswa dalam merencanakan penyelesaian; (3) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah; (4) Kemampuan siswa dalam memeriksa kembali kebenaran dan solusi yang digunakan. Pada langkah 1, 3 dan 4 siswa masih kurang dan melakukan kesalahan dalam menerapkan langkahlangkah pemecahan masalah matematis. Pada langkah 2 belum ada siswa yang menerapkan langkah ini. Jadi, pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika siswa masih tergolong dalam kategori rendah dan harus ditingkatkan.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP pada Materi Aljabar Naflah Aulia Ashaningtyas; Kiki Nia Sania Effendi
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan yang dimiliki siswa dalam mengungkapkan pemikirannya ke dalam kalimat atau simbol matematika dan bahasa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis mengenai kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika yang berkaitan dengan materi aljabar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu satu sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Kabupaten Bekasi tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 17 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen soal tes kemampuan komunikasi matematis dengan bentuk uraian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan komunikasi sistematis siswa masih tergolong rendah dikarenakan hasil nilai tes siswa yang belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dengan nilai maksimum yaitu 50. Kata kunci : matematika, komunikasi matematis, dan materi aljabar. 
Pengaruh Self Confidence Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Sinditia Fitri; Nita Hidayati
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh self confidence terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Karawang menggunakan materi aljabar. Populasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling yakni kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa 7 butir soal uraian sesuai dengan indikator pemahaman matematis menurut Jihad dan Haris (2010) dan instrumen non tes sebanyak 28 pernyataan self confidence menurut Hendrawanto dkk (2019). Teknis analisis data meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan kemampuan pemahaman matematis peserta didik tergolong sedang. Peserta didik belum memenuhi indikator menyajikan konsep dalam berbagai representasi matematika dan indikator membangun syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep dengan masing-masing persentase sebesar 8.9% dan 20.8%. Pernyataan positif self confidence sebesar 71% lebih besar daripada pernyataan negatif yaitu sebesar 46%. Semakin besar tingkat self confidence, maka semakin tinggi kemampuan pemahaman matematis peserta didik. Kata kunci : pengaruh, kemampuan pemahaman matematis, self confidence      
Forecasting the Number of Jabodetabek Train Passengers Using ARIMA Moerpradighta Prayreyka; Edwin Setiawan Nugraha; Mokhammad Ridwan Yudhanegara
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze a suitable forecasting model using ARIMA to help PT. KAI Indonesia in predicting the number of train passengers in Jabodetabek. This study uses the method of identifying forecasting patterns. Model selection is very important in forecasting because forecasting models are beneficial for forecasting using past data in the past. The sample used is the number of Jabodetabek train passengers from January 2014 to December 2016. The results show that the suitable forecasting method to predict the number of Jabodetabek train passengers is the ARIMA method (3,1,6). The results from this analysis can be used for considering to calculate operational costs and business development in the future.
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VIII pada Satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang Ditinjau dari Kebiasaan Berpikir Matematis Novia Ramadayu; Rafiq Zulkarnaen
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa kelas VIII yang ditinjau dari kebiasaan berpikir matematis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, kasus tunggal yang diamati kemampuan numerasi dengan analisis tunggal yakni kemampuan numerasi ditinjau dari kebiasaan berpikir matematis. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga siswa kelas VIII yang dipilih secara stratified random sampling dari masing-masing kategori kebiasaan berpikir matematis dengan rincian Q15 sebagai sampel dengan kategori kebiasaan berpikir baik, Q19 sebagai sampel dengan kategori kebiasaan berpikir matematis cukup dan Q4 sebagai sampel dengan kebiasaan berpikir kurang. Dua soal uraian digunakan untuk mengukur kemampuan numerasi siswa yang diadopsi dari Lestari, Hapizah, Mulyono, Susanti (2022); 32 butir pernyataan untuk mengukur kemampuan kebiasaan berpikir matematis yang diadopsi dari Aprilia (2002). Indikator kemampuan numerasi yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari Susanto (2017) yaitu menggunakan berbagai macam angka dan simbol terkait matematika dasar untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari; menganalisis informasi yang ditampilan dalam berbagai bentuk; menafsirkan hasil analisis untuk mempediksi dan mengambil keputusan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: siswa dengan kebiasaan berpikir baik sudah mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan numerasi, siswa dengan kebiasaan berpikir cukup juga sudah mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan numerasi namun terdapat kekeliruan dalam proses perhitungan dan menafsirkan hasil analisis untuk mengambil kesimpulan, sedangkan siswa dengan kebiasaan berpikir kurang tidak mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan numerasi; belum dapat menggunakan berbagai angka dengan benar terkait matematika dasar, belum dapat mengalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk dan belum mampu menafsirkan hasil analisis berupa kesimpulan. Dari hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik kemampuan numerasi yang dimiliki siswa dengan kebiasaan berpikir matematis.
Mengapa Siswa Masih Kesulitan dalam Menyelesaikan Masalah Berkaitan dengan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel? Eka Ayu Putri Arnita; Rafiq Zulkarnaen
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Subjek penelitian ini sebanyak 25 siswa yang diambil secara purposif pada satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan kasus tunggal dan analisis tunggal. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII sebagai fokus kasus dengan analisis kasus tunggal didasarkan kepada tahapan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis masalah menurut Polya (memahami, merencanakan, menjalankan, dan memeriksa kebenaran hasil jawaban). Instrumen tes dan nontes digunakan dalam penelitian ini, sebanyak dua soal uraian digunakan sebagai instrumen tes yang diadopsi dari Pratiwi (2021) dan wawancara tidak terstuktur sebagai instrumen nontes. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: siswa belum dapat memahami masalah dalam soal yang disajikan, mayoritas siswa sudah dapat membuat rencana menuliskan model matematis; dalam melaksanakan rencana, siswa belum dapat menuliskan jawaban secara lengkap; dan,  siswa juga belum dapat menuliskan kesimpulan atas jawaban dengan benar.
Analisis Self-Concept Matematis Siswa SMP Terhadap Hasil Pembelajaran Matematika Fitriana Listanti; adi ihsan imami
Prosiding Sesiomadika Vol 4 No 1 (2023): Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan self-concept matematis siswa terhadap hasil pembelajaran matematika. Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-E SMPN 3 Karawang Timur tahun ajaran 2022/2023, yang terdiri dari 35 siswa. Pengambilan data diperoleh menggunakan instrumen non-tes yaitu berupa angket yang terdiri dari 5 indikator self-concept matematis dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 item positif dan negatif. Hasil analisis self-concept matematis yang diperoleh pada setiap indikator berada pada kriteria penafsiran hampir setengahnya. Artinya, hampir setengahnya siswa telah memenuhi indikator self-conceptmatematis dan mampu menunjukkan konsep diri yang positif saat pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil analisis jawaban siswa diperoleh jumlah persentase rata-rata setiap indikatornya yaitu sebesar 32%..