cover
Contact Name
JAHIDIN
Contact Email
alrubaiyn@uho.ac.id
Phone
+6281388353548
Journal Mail Official
Jahidin_geofisika@uho.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Teknik Geofisika, Gedung GKU Kampus Bumi Tridharma Anduonohu Kendari, 93132
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 26858657     EISSN : 26858649     DOI : 10.56099
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Fisika dan Aplikasinya. Bidang-bidang yang masuk dalam ruang lungkup jurnal ini adalah: Fisika Teori Fisika Komputasi Fisika Instrumentasi Fisika Energi Fisika Material Fisika Medik Geofisika Biofisika Astrofisika Meteorologi (Fisika Atmosfer)
Articles 63 Documents
Karakteristik Batuan Ultrabasa Pada Kompleks Ofiolit Desa Paka Indah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara Suryawan Asfar; Erick S
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 1, No 01 (2019): Edisi April JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batuan ultrabasa pada kompleks ofiolit di Lengan Tenggara Sulawesi memiliki sebaran yang cukup luas di wilayah Kabupaten Konawe Utara. Secara administratif terletak di Desa Paka Indah, Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Secara geografis terletak pada koordinat 122007’00”-122011’00” Bujur Timur (BT) dan 03021’00”-03024’00” Lintang Selatan (LS). Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik batuan ultrabasa, jenis magma serta lingkungan pembentuk batuan ultrabasa yang ada pada daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap kesebalas (11) contoh batuan ultrabasa dari hasil kegiatan pengeboran kemudian dilakukan analisis mineralogi secara petrografi dan analisis geokimia menggunaan XRF (X-Ray Flouresence). Dari hasil analisis data penelitian didapatkan bahwa jenis batuan ultrabasa yang ada pada daerah penelitian terdiri dari dunit, serpentinite dan peridotit. berdasarkan data oksida utama batuan, batuan ultrabasa pada daerah Paka Indah memiliki jenis magma ultrabasa dengan SiO2 dan total alkali (K2O + Na2O) yang rendah, dengan seri magma bersifat thoellitic yang memiliki nilai total alkali (K2O + Na2O) yang rendah dan nilai MgO dan FeO yang tinggi. Batuan ultrabasa pada daerah penelitian terbentuk pada lingkungan tektonik pemekaran lantai samudera atau mid oceanic ridge basalt (MORB).
Pendugaan Ketebalan Batuan Sekis Grafit Blok KM 12 Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Di Kelurahan Sabilambo Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara muhammad idhwar
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 2, No 02 (2020): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digunakan metode resistivitas untuk Pendugaan Ketebalan Batuan Sekis Grafit Berdasarkan Blok Km 12 Di Kelurahan Sabilambo Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam penelitian ini menerapkan konfigurasi Schlumberger. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai resistivitas dan ketebalan batuan sekis grafit pada hasil pengukuran memiliki nilai yang bervariasi. Pada Lintasan 1, nilai resistivitasnya berkisar 22,38 - 158,34 Ωm. Pada Lintasan 2 nilai resistivitasnya bernilai (156,23), (20,98), (21,03),  (84,76), (214,44) Ωm. Pada Lintasan 3, memiliki nilai resistivitas sebesar 333,22 dan 216,66 Ωm. Pada Lintasan 4, memiliki nilai resistivitas sebesar 347,74 Ωm. Pada Lintasan 5 memiliki nilai resistivitas sebesar 304,01 Ωm. Sementara itu, ketebalan batuan sekis grafit dari Lintasan 1 sampai Lintasan 5 masing-masing adalah 38,69 m; 9,16 m; 8,61 m; 3,07 m; dan 37,44 m.Kata kunci: Metode Resisitivitas, Konfigurasi Schlumberger, batuan, sekis grafit.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN UNSUR LOGAM BERAT BERDASARKAN ANALISIS SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PADA SEDIMEN SUNGAI WAWOPONDO DI SEKITAR PERTAMBANGAN NIKEL LATERIT KABUPATEN KONAWE SELATAN Idawati Dasi; La Ode Ngkoimani; Irawati Irawati
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28891

Abstract

Penelitian pencemaran logam berat pada sedimen sungai di area pertambangan nikel laterit Kabupaten Konawe Selatan  dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan nilai suseptibilitas magnetik, menentukan kandungan unsur logam berat dari pengukuran X-ray Flourescence, dan menentukan kualitas sedimen. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 10 titik, dengan masing-masing titik terdiri dari 2 sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan metode MS2 Barington Suseptibilitas Magnetik. Nilai yang diperoleh dari pengukuran suseptibilitas magnetik untuk frekuensi redah (berkisar  sampai  dan untuk frekuensi tinggi  berkisar  sampai . Hasil uji X-ray Flourescence menjelaskan bahwa beberapa unsur memiliki konsentrasi diantarannya Fe (21150-95500 ppm), Ni (1050-5060 ppm), dan Zn (60-110 ppm). Analisis kualitas sedimen sungai ditentukan menggunakan Faktor Kontaminasi, Indeks Beban Pencemaran, dan Indeks Geoakumulasi. Berbagai kegiatan di sekitar sungai dapat menyebabkan penurunan kualitas sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai indeks beban pencemaran, sedimen pada sungai Wawopondo telah tercemar oleh logam Fe, Ni, dan Zn. Tingkat pencemaran logam berat Fe, Ni dan Zn di Sungai Wawopondo dalam kategori tercemar cukup parah dan tercemar luar biasa parah (2<Igeo<3 sampai Igeo<5), terkontaminasi rendah sampai kontaminasi sangat tinggi (CF<1 sampai CF>5), serta tercemar luar biasa parah (PLI>1).
Analisis Sifat Kerentanan Magnetik Pencemaran Logam Berat Di Wilayah Pesisir Perairan Konawe Selatan Sarni Afrianti Sarni Afrianti; La Ode Ngkoimani La Ode Ngkoimani; Irawati Irawati Irawati
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28846

Abstract

Telah dilakukan pengukuran menggunakan metode suseptibilitas magnetik untuk menganalisis kerentanan magnetik pencemaran logam berat di wilayah pesisir perairan Konawe Selatan. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang sifat kerentanan magnetik pencemaran logam berat pada sedimen sebagai indikator pencemaran. Dalam penelitian ini dilakukan dengan mengukur nilai suseptibilitas magnetik, uji (XRF) dan metode penilaian kualitas sedimen pesisir. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan diperoleh nilai suseptibilitas magnetik 13x 10-8 m3/ kg sampai dengan 1051.5  x 10-8 m3/kg. Hasil pengukuran XRF rata – rata diketahui bahwa konsentrasi logam berat yang tinggi adalah Ni (2710ppm) dan Fe (54396.67 ppm). Tingkat pencemaran logam berat berdasarkan nilai CF kandungan unsur logam (Ni) memiliki nilai minimum sebesar (0.588 ppm) berada di ST 3.2 termasuk kontaminasi rendah dan nilai maksimum (101.764 ppm) berada di  ST 5.1 termasuk kontaminasi tinggi. Sedangkan unsur logam (Fe) dengan nilai minimum (0.389 ppm) berada di ST 3.2 termasuk kontaminasi rendah dan nilai maksimum sebesar (2.097) berada di ST 5.1 termasuk kontaminasi sedang.  Nilai minimum  indeks beban pencemaran untuk unsur Ni dan Fe sebesar (0.63 ppm) dan nilai maksimum (14.610 ppm).
IDENTIFIKASI SEBARAN BATU GAMPING BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER PADA BLOK B AREA PENAMBANGAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DESA TONDOWATU KABUPATEN KONAWE UTARA Adetia Pelita Hati; Jahidin Jahidin; Erzam S. Hasan; Erzam S. Hasan
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i02.27524

Abstract

Penelitian geolistrik resistivitas menentukan sebaran batu gamping bawah permukaan telah dilakukan pada blok B di area penambangan PT. Ansaf Inti Resources Desa Tondowatu, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai resistivitas serta sebaran batu gamping bawah permukaan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak tiga lintasan pengukuran, lintasan 1 memiliki panjang bentangan 300 meter, lintasan 2 dan lintasan 3 memiliki panjang bentangan 310 meter. Pengolahan data geolistrik resistivitas menggunakan software Res2Dinv dan menghasilkan berupa penampang 2D yang mempresentasikan struktur bawah permukaan. Hasil analisis dan interpretasi dari penampang 2D struktur batuan pada lintasan 1, 2, dan lintasan 3 memiliki struktur batuan yang sama yaitu lapisan soil dan lapisan batu pasir serta diduga adanya sebaran batu gamping berjenis batu gamping kristalin. Hal ini dikuatkan dengan adanya studi literatur dan pengamatan langsung dilapangan yang disebutkan dalam geologi regional daerah penelitian ini termasuk dalam Formasi Meluhu (TRjm) anggota Tue-Tue. Pada masing-masing bentangan lintasan 1,2, dan lintasan 3 dengan kedalaman mencapai 52,4 meter dan ketebalan sebesar 1 – 28 meter dengan nilai resistivitas setiap lintasan yaitu pada lintasan 1 memiliki nilai resistivitas sebesar 692 – 2049 Ωm, lintasan 2 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 554 – 3832 Ωm, dan pada lintasan 3 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 1040 – 3102 Ωm. 
IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA SEDIMEN PESISIR PANTAI BABARINA KECAMATAN WOLO, MENGGUNAKAN METODE SUSEPTIBILITAS MAGNETIK Hasmaul Hidayat; Syamsul Razak Haraty; Pou Anda
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28642

Abstract

Telah dilakukan pengukuran menggunakan metode suseptibilitas magnetik untuk mengidentifikasikonsentrasi logam berat pada sedimen di wilayah pesisir Pantai Babarina Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan 5 stasiun pengambilan sampel yang berbeda yaitu di daratan, daerah pasang surut, daerah sungai dan daerah pantai. Analisis sedimen di lakukan di Laboratorium Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian dan Laboratorium Geo Gea Groub. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan informasi tentang konsenterasi kandungan logam berat pada sedimensebagai indikator pencemaran. Dalam penenlitian ini dilakukan dengan mengukur nilai suseptibilitasmagnetik dan uji X-Ray Flouresence (XRF). Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan diperolehnilai suseptibitas magnetik 7,3x10⁻⁸ m³kg⁻¹ sampai dengan 40,5x10⁻⁸ m³kg⁻¹. Dari data hasilpengukuran XRF diketahui bahwa konsentrasi logam berat yang tinggi adalah Fe, Mn dan Ni, denganrentang nilai dimana Fe berkisar antara 41170-62360 ppm, Mn berkisar antara 800-1200 ppm, dan Ni berkisar antara 60-100 ppm. Tingkat pencemaran logam berat pada sedimen berdasarkan nilaisuseptibilitas magnetiknya termasuk dalam tingkat I kategori polusi tercemar rendah.Kata kunci: Sedimen, Suseptibilitas Magnetik, XRF, Logam Berat 
PERBANDINGAN INVERSI DATA VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PROGREES DAN IP2WIN Al Rubaiyn
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.29526

Abstract

Pemodelan inversi data Vertical Electrical Sounding (VES)  dengan konfigurasi schlumberger bertujuan untuk menggambarkan kondisi bawah permukaan bumi 1D melalui model variasi resistivitas secara vertikal terhadap kedalaman. Proses pemodelan inversi ini merupakan tahapan yang sangat penting dalam pencitraan geofisika dari suatu data VES. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keakurasian software Progress dan software IPI2Win dalam inversi data VES. Pengujian data menggunakan data sintetik untuk model tipe kurva H, tipe K dan tipe HK yang ditambahkan noise sebesar 10%. Hasil inversi kurva Vertical Electrical Sounding (VES) tipe H dan tipe HK dapat dimodelkan baik dengan software IPI2Win dibandingkan dengan software Progress. Inversi dengan software Progress sangat bergantung pada tebakan model awal. Keberadaan anomali rendah dan tinggi bawah permukaan dari kurva VES dapat dipetakan dengan menggunakan software IPI2Win dan Progress
STUDI PENENTU TINGKAT ABRASI DAN AKRESI DI PESISIR TELUK KULISUSU Arfian Arfian; Pou Anda; Muliddin Muliddin
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i02.24960

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penentu tingkat abrasi maupun akresi di pesisir Teluk Kulisusu dengan menggunakan formula yang dikembangkan oleh Sunamura dan Horikawa. Parameter utama yang dihitung adalah tinggi dan panjang gelombang, ukuran median butiran sedimen dan kemiringan pantai. Peramalan gelombang dilakukan dengan menggunakan data angin tahun 2016 sampai 2020 yang diperoleh dari situs Copernicus ECMWF. Tinggi dan panjang gelombang maksimum ditemukan pada stasiun 1 dengan nilai berturut-turut sebesar 1,921 m dan sebesar 159,13 m untuk fetch dari arah selatan, sedangkan untuk tinggi dan panjang gelombang dengan fetch dari arah barat laut berturut-turut adalah 0,381 m dan 20,44 m. Pada stasiun 2 untuk tinggi gelombang dari arah barat daya sebesar 0,294 m dan panjang gelombang sebesar 27,12 m. Kemiringan pantai stasiun 1 sebesar 5,08o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,15 mm. Sedangkan kemiringan pantai stasiun 2 sebesar 0,42o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,22 mm. Faktor penentu abrasi maupun akresi Cs pada stasiun 1 sebesar 68,42 untuk arah datang gelombang dari selatan dan nilai Cs sebesar 26,71 untuk arah datang gelombang dari barat laut. Sedangkan nilai Cs pada stasiun 2 sebesar 7,40. Berdasarkan kriteria penentu abrasi maupun akresi maka stasiun 1 dikategorikan mengalami abrasi sedangkan stasiun 2 dikategorikan dalam kondisi seimbang.
INVERSI DATA GRAVITASI MENGGUNAKAN SIMULATED ANNEALING Asrin Asrin; La Hamimu; Al Rubaiyn
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28711

Abstract

Inversi data gravitasi penting untuk dilakukan untuk mengetahui model bawah permukaan bumi berdasarkan data anomali medan gravitasi. Inversi data gravitasi dapat dilakukan dengan pendekatan global, Salah satu metode inversi dengan pendekatan global adalah metode simulated annealing (SA). Metode SA ini didasarkan pada analogi proses termodinamika pembentukan kristal suatu substansi. Perkembangannya terinspirasi oleh proses pendinginan logam, dimana struktur kristal energi minimum yang teratur berkembang di dalam logam saat didinginkan secara perlahan dari keadaan panas. Data yang digunakan merupakan data sintetik hasil dari forward modeling untuk menguji keakurasian metode SA. Hasil inversi SA dapat diterapkan dalam menyelesaikan masalah inversi gravitasi dan menunjukkan hasil model inversi yang sesuai dengan model sintetik. Hasil uji coba dengan 2 jenis model sintetik yaitu model persegi dan model patahan menunjukkan nilai misfit estimasi anomali medan gravitasi 2,8 x10-4 mGal untuk model persegi dan 1,7 x 10-4 mGal untuk model patahan. Solusi inversi SA dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pembatasan ruang pencarian dan penentuan model tebakan awal.
ANALISIS SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PASIR DI AREA PESISIR BATU GONG KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Ysrawati Ysrawati; Jahidin Jahidin; Syamsul Razak Haraty; Pou Anda; Erzam Sahaluddin Hasan; La Ode Andimbara
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i02.25600

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menentukan nilai suseptibilitas magnetik pasir dan jenis mineral magnetik yang terkandung pada pasir di area pesisir Batu Gong. Pengambilan sampel dilakukan secara grid dengan jumlah 63 titik di area pesisir Batu Gong. Panjang keseluruhan lokasi penelitian 2 km, untuk jarak antar titik pengambilan sampel 30 m pada setiap titik dengan kedalaman 30 cm. Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik pasir dilakukan dengan menggunakan alat Bartington MS2B. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh nilai suseptibilitas magnetik sampel pasir berada pada rentang nilai 2,7 x 10-8m3/kg – 8 x 10-8m3/kg, dengan kandungan mineral magnetik berupa  pyrite (FeS2) dan biotite (Mg, Fe, AL Silikat), sedangkan hasil pengukuran analisis geokimia X- Ray Diffraction (XRD) diperoleh persentase senyawa quartz berkisar antara 79,48% - 85,60%  dan persentase senyawa mica berkisar antara 14,39% - 19,51%.