cover
Contact Name
Angelia Putriana
Contact Email
angel@literasisains.id
Phone
+6281275518124
Journal Mail Official
jurnal.sosmaniora@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Cempaka No. 51D. Medan. Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 28292359     EISSN : 28292340     DOI : https://doi.org/10.55123/sosmaniora
Core Subject :
SOSMANIORA merupakan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember oleh Yayasan Literasi Sains Indonesia. Sebagai jurnal multidisiplin nasional yang mencakup berbagai isu dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora, jurnal ini juga memperhatikan isu-isu utama pembangunan sosial dan humaniora, meliputi: pembangunan ekonomi dan sosial. Serta perubahan mencakup isu-isu, seperti: isu pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintah, sistem pengetahuan lokal, dan kesehatan masyarakat. Jurnal SOSMANIORA bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai.
Articles 323 Documents
The KEHIDUPAN HEWAN DALAM RELIEF CANDI BUMIAYU: KEHIDUPAN HEWAN DALAM RELIEF CANDI BUMIAYU rizqy prayoga; Hudaidah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6613

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program ikonografi dari figur-figur fauna dan mitologi yang ditemukan di kompleks percandian Bumi Ayu, Sumatera Selatan. Sebagai satu-satunya situs Hindu-Siwaistik besar dari periode klasik di wilayah tersebut, yang aktif antara abad ke-9 hingga ke-13 Masehi, representasi artistiknya menawarkan perspektif unik mengenai dinamika keagamaan dan budaya dalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Melalui metode deskriptif-analitis, artikel ini mengkaji tiga belas elemen ikonografis spesifik, termasuk kepala Kala, Makara, Nandi, Gana, dan berbagai relief fauna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur-figur ini bukan sekadar hiasan, melainkan merupakan sebuah sistem simbolis yang koheren dengan tiga fungsi utama: apotropaik (menjaga ruang suci), teologis (mewakili kehadiran ilahiah Siwa dan para pengiringnya), dan kultural (mengartikulasikan sebuah kanon artistik lokal Sumatera yang khas). Gaya lokal ini, meskipun berdialog dengan tradisi Jawa dan India, menunjukkan inovasi yang signifikan, terutama dalam menggambar kepala Kala dan figur di dalam mulut Makara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ikonografi hewan dan mitologi Candi Bumi Ayu adalah sebuah teks visual canggih yang mengungkap jalinan kompleks antara kosmologi keagamaan, praktik ritual, dan penegasan identitas daerah yang unik. Abstrak Kajian ini bertujuan menganalisis program ikonografi figur fauna dan mitologi yang ditemukan di kompleks Candi Bumi Ayu, Sumatera Selatan. Sebagai satu-satunya situs Hindu-Syiwa utama dari periode klasik di wilayah tersebut, yang aktif antara abad ke-9 dan ke-13 Masehi, representasi artistiknya menawarkan perspektif unik tentang dinamika keagamaan dan budaya dalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Melalui metode deskriptif-analitis, makalah ini mengkaji tiga belas elemen ikonografi spesifik, termasuk kepala Kala, Makara, Nandi, Gana, dan berbagai relief fauna. Temuan menunjukkan bahwa figur-figur ini bukan sekadar dekoratif, melainkan merupakan sistem simbolis yang koheren dengan tiga fungsi utama: apotropaik (menjaga ruang suci), teologis (mewakili kehadiran ilahi Siwa dan pengiringnya), dan kultural (mengartikulasikan kanon artistik Sumatra yang khas). Gaya lokal ini, meskipun berdialog dengan tradisi Jawa dan India, menunjukkan inovasi yang signifikan, terutama dalam menggambar kepala Kala dan figur-figur di dalam mulut Makara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ikonografi hewan dan mitologi Candi Bumi Ayu merupakan teks visual canggih yang mengungkap interaksi kompleks antara kosmologi keagamaan, praktik ritual, dan penegasan identitas daerah yang unik.
Posisi Turning Point USA sebagai Civil Society Sayap Kanan dalam Demokrasi Amerika Serikat Lyndia Aziza Shafarosa; Yilmaz Omar Sebastian; Muradi
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6620

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi Turning Point USA (TPUSA) sebagai civil society sayap kanan dalam konteks demokrasi Amerika Serikat serta melihat bagaimana organisasi ini memengaruhi dinamika politik kontemporer melalui strategi mobilisasi ideologis. TPUSA merupakan organisasi yang berkembang pesat sejak didirikan pada tahun 2012 oleh Charlie Kirk dan memosisikan diri sebagai gerakan konservatif yang fokus pada aktivisme politik di kalangan pemuda, terutama melalui jaringan pendidikan, media sosial, kampanye politik, dan wacana ideologis. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan analisis wacana untuk menelaah narasi, strategi komunikasi politik, dan praktik mobilisasi yang dilakukan TPUSA. Kerangka teori Philippe Schmitter digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik TPUSA sebagai aktor non-negara, sedangkan perspektif Muthiah Alagappa membantu menelaah peran ambivalen civil society yang tidak selalu demokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPUSA merupakan civil society dengan orientasi ideologis konservatif yang kuat dan relasi erat dengan kepentingan politik Partai Republik, khususnya melalui afiliasi dengan Donald Trump. TPUSA tidak hanya memainkan peran edukatif dan advokatif, tetapi juga terlibat dalam peningkatan polarisasi politik, kampanye disinformasi, serta delegitimasi proses demokrasi melalui keterlibatan dalam gerakan “Stop the Steal”. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa TPUSA menjadi contoh nyata bagaimana civil society dapat berperan dalam erosi demokrasi ketika beroperasi secara partisan, eksklusif, dan ideologis. Kata Kunci: Civil Society, Demokrasi, TPUSA, Polarisasi Politik, Konservatisme.
Communication Accommodation of South Sumatra Students in Intercultural Communication at University Muhammadiyah of Surakarta Triyanta, Rizka Fitriana
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6782

Abstract

This study discusses the communication accommodation process of students from South Sumatra in interacting with the local at Uuniversity Muhammadiyah Surakarta. The background of this study is based on the differences in language, character, and social customs between the Javanese community and students from South Sumatra, which pose challenges in the process of intercultural communication. The purpose of this study is to understand the forms of communication adjustment made by students in facing cultural differences and the strategies used to adapt to a new environment. This study uses a descriptive qualitative approach with six informants who are students from South Sumatra from the 2021-2023 batch. The results show that students experience culture shock at the beginning of their studies due to differences in language and manners. However, through the process of communication accommodation, they began to adjust their speaking style, tone of voice, and social behavior in accordance with Javanese cultural norms (convergence), without losing their original cultural identity (divergence). This adaptation process had a positive effect on their ability to interact, increased social acceptance, and strengthened mutual respect between cultures on campus.