cover
Contact Name
Angelia Putriana
Contact Email
angel@literasisains.id
Phone
+6281275518124
Journal Mail Official
jurnal.sosmaniora@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Cempaka No. 51D. Medan. Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 28292359     EISSN : 28292340     DOI : https://doi.org/10.55123/sosmaniora
Core Subject :
SOSMANIORA merupakan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember oleh Yayasan Literasi Sains Indonesia. Sebagai jurnal multidisiplin nasional yang mencakup berbagai isu dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora, jurnal ini juga memperhatikan isu-isu utama pembangunan sosial dan humaniora, meliputi: pembangunan ekonomi dan sosial. Serta perubahan mencakup isu-isu, seperti: isu pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintah, sistem pengetahuan lokal, dan kesehatan masyarakat. Jurnal SOSMANIORA bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai.
Articles 323 Documents
Kebijakan Pemerintahan Joko Widodo dalam Menghadapi Ancaman Cyber di Sektor Infrastruktur Energi Indonesia Baptista Pradevi; Indra Wisnu Wibisono; Roberto OC Seba
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i3.6424

Abstract

Energy infrastructure is a strategic sector for Indonesia's economic stability and national resilience. However, digitalization increases the risk of cyberattacks such as malware and the hacking of industrial control systems. This study analyzes the effectiveness of cybersecurity policies during the Joko Widodo administration using a qualitative approach through a literature review of regulations, institutional reports, and academic studies. The results show that the government has established a fairly robust regulatory and institutional framework, including Presidential Regulation No. 53 of 2017, Presidential Regulation No. 82 of 2022, and Law No. 27 of 2022. Furthermore, efforts to strengthen cybersecurity have been made through collaboration between PLN and BSSN, the establishment of CSIRT (Computer Security Incident Response Team), and improvements in human resource quality through training and certification. However, policy implementation still faces challenges such as limited expertise, gaps in security standards, and digital vulnerabilities due to partially integrated systems. Therefore, human resource capacity building, regular security audits, and more adaptive policies in response to global technological developments and increasingly complex threats are needed.
Representasi Bullying dalam Drama Korea Pyramid Game: Analisis Semiotika Roland Barthes Anggit Sabrina; Arief Hidayatullah; Rahmi, Rahmi
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i3.6503

Abstract

Mass media has undergone rapid development and plays a significant role in shaping public perceptions through various forms of content, including television dramas. One notable example is Pyramid Game, a Korean drama that highlights the phenomenon of Bullying within the school environment by symbolizing power structures and social inequality. This study aims to identify the representation of Bullying in Pyramid Game by applying Roland Barthes’ semiotic approach. This approach serves to analyze visual and narrative elements that convey denotative, connotative, and mythological meanings within the context of physical, verbal, psychological, and cyber forms of violence. Data were collected through observation techniques by watching and analyzing Pyramid Game, followed by selecting specific scenes for deeper analysis. Through Roland Barthes’ semiotic framework, the analysis reveals that Pyramid Game represents Bullying, categorized into four types: physical Bullying, verbal Bullying, psychological Bullying, and cyberBullying, as a form of power within a hierarchical social system.
Representasi Diskriminasi Perbedaan Ras dalam Film Green Book: (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce) Ratri Pramudita; Arief Hidayatullah; Junaidin, Junaidin
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i3.6504

Abstract

This study examines racial discrimination representation in the 2018 film "Green Book" using Charles Sanders Pierce's semiotic analysis. The film portrays racism in 1960s America through the relationship between Tony Lip, a white Italian-American, and Dr. Don Shirley, a black classical pianist. The research identifies examples of both individual racism (racial prejudice, stereotyping, discrimination, and harassment) and institutional racism through selected scenes. Using Pierce's Triangle Meaning framework of Sign, Object, and Interpretant, the analysis reveals how racism manifested through both personal interactions and governmental policies like Jim Crow laws. Individual racism appears through characters' prejudices about black people's trustworthiness, stereotyping Germans, segregated facilities enforcement, and physical violence against black individuals. Institutional racism is demonstrated through "whites only" policies restricting black citizens' movements after dark. The film shows how discrimination affected African Americans so severely they required travel guides (the "Green Book") to navigate safely through the segregated South. This research concludes that racism depicted in the film stemmed from both governmental regulations and societal prejudices, resulting in discriminatory treatment that significantly impacted the black community's daily life and dignity.
Analisis Pengaruh Nilai Ekspor, Perbankan, dan Industri Otomotif Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2013 – 2021 Parulian, Parulian; Tan, Emmelia; Amelia, Siti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.5195

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh nilai ekspor, perbankan dan industry otomotif terhadap indeks harga saham gabungan di bursa efek Indonesia (BEI). Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 9 tahun, yaitu mulai dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2021. Untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh indeks harga saham gabungan di BEI, serta nilai ekspor, tingkat suku bunga (BI rate) perbankan, dan nilai PDB industry otomotif. Sampel dalam penelitian ini adalah data triwulanan periode 2013-2021 dengan total data 36 sampel pada indeks harga saham gabungan, nilai ekspor, BI rate perbankan dan PDB industry otomotif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel nilai ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Untuk variabel perbankan berpengaruh negatif dan signifikan ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,006 dan variabel industry otomotif tidak berpengaruh dan tidak signifikan dengan nilai signifikansi 0,644. Kemampuan variabel nilai ekspor, perbankan dan industry otomotif terhadap indeks harga saham gabungan adalah sebesar 53,6% sebagaimana ditunjukkan dengan besarnya adjusted R square sebesar 0,536. Sedangkan sisanya 57,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian ini.
Jurnal Kedudukan Hukum Adat terhadap Masyarakat Lokal di Era Globalisasi : Hukum Adat Yosepin, Maria; Prasetyo , Hadi Prabowo; Mustofa , Arifin; Reza , Fitriansyah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.5455

Abstract

Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan kemajemukan masyarakatnya, telah mengalami dinamika perubahan sosial serta perkembangan tren budaya yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Perubahan ini mencakup peralihan dalam norma-norma sosial, nilai-nilai budaya, dan praktik-praktik tradisional yang telah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Transformasi tersebut tidak hanya mengubah gaya hidup masyarakat, tetapi juga memberikan pengaruh terhadap berbagai bidang, termasuk dalam ranah hukum. Era globalisasi membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di ranah hukum. Di tengah arus modernisasi dan harmonisasi hukum nasional serta internasional, kedudukan hukum adat tetap menjadi salah satu aspek penting yang mencerminkan identitas, kearifan lokal, dan tata nilai masyarakat setempat. Pemelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif hukum adat dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul di era globalisasi, serta bagaimana masyarakat lokal dapat mempertahankan, mengadaptasi, dan mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam kerangka hukum modern.
Kemiskinan yang Menguntungkan: Analisis Kritis Program BLT di Desa Sumengko Kabupaten Nganjuk Al-Ghifari, M. Abu Dzar; Agustin, Dewien Nabielah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.5481

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, melalui perspektif teori fungsi laten kemiskinan dari Herbert Gans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa BLT-DD, meskipun dirancang untuk merespons dampak ekonomi pandemi COVID-19, dalam praktiknya telah memperkuat ketimpangan sosial melalui mekanisme distribusi yang tidak transparan dan relasi kuasa lokal yang dominan. BLT berfungsi tidak hanya sebagai bantuan ekonomi, tetapi juga sebagai alat kontrol sosial dan reproduksi struktur sosial yang timpang. Program ini menciptakan ketergantungan warga miskin terhadap elite desa dan memperkuat posisi simbolik aparat desa sebagai penentu nasib warga. Dengan demikian, kemiskinan tidak hanya dipelihara oleh ketimpangan struktural, tetapi juga dimanfaatkan oleh aktor-aktor dominan untuk mempertahankan legitimasi sosial, politik, dan ekonomi mereka.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Layanan Sosial-Ekonomi Gereja Katolik Yosep Tegar Prameswara
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.5752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan iklim pembelajaran terhadap penyerapan pengetahuan dan kualitas layanan sosial-ekonomi di Gereja Katolik, dengan mempertimbangkan peran kepribadian proaktif sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik analisis PLS-SEM dan melibatkan 79 responden umat Katolik di Kota Surakarta. Instrumen penelitian diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan telah terbukti valid serta reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel signifikan secara statistik. Kepemimpinan transformasional terbukti memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan penyerapan pengetahuan dan kualitas layanan. Selain itu, iklim pembelajaran dan kepribadian proaktif berperan sebagai mediator yang memperkuat jalur pengaruh tersebut. Penyerapan pengetahuan menjadi faktor paling dominan dalam menentukan kualitas layanan. Temuan ini memperkuat relevansi teori pembelajaran sosial dalam konteks organisasi keagamaan, serta menegaskan pentingnya kepemimpinan dan budaya belajar dalam mendukung pelayanan gereja yang lebih adaptif dan berdampak sosial.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Kebijakan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam Mencegah Migrasi Nonprosedural di Kabupaten Ende Ajo Leda, Helenerius
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6524

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus migrasi nonprosedural di Kabupaten Ende. Upaya pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan TKI masih belum optimal. Kebanyakan penelitian terdahulu lebih berfokus pada faktor internal di lingkungan pemerintah, lembaga pelaksana, dan perusahaan perekrutan, sehingga cenderung membahas kendala administratif dan kelembagaan. Penelitian ini berupaya memperluas cakupan penelitian dengan menekankan peran faktor eksternal, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga, jaringan kekerabatan, dan tradisi budaya migrasi, yang turut menentukan dinamika implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi, serta validasi melalui triangulasi. Subjek penelitian meliputi aparat pemerintah daerah, BP3MI, kepolisian, kepala desa/kecamatan, LSM, organisasi sosial, mantan TKI, dan keluarga TKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan perlindungan migran di Kabupaten Ende dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi rumah tangga, perbedaan upah, budaya kekerabatan, dan jaringan migrasi sosial, serta faktor internal, seperti lemahnya koordinasi kelembagaan, keterbatasan anggaran, dan ketiadaan regulasi khusus. Temuan ini menegaskan bahwa pencegahan migrasi non-prosedural memerlukan transformasi kebijakan, penguatan kelembagaan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat agar pengelolaan migrasi lebih aman dan bermartabat.
The Role of Instagram Content @inspira.sien in Encouraging Online Self-Disclosure among Chronic Disease Warriors Dewindaru, Deanda; Fauziah Amani, Husnaeni; Hani Aprina, Fitria
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6574

Abstract

This study aims to analyze how the Instagram account @inspira.sien plays a role in encouraging online self-disclosure among chronic disease fighters through the presentation of educational, informational, entertainment, and collaborative content. Using a qualitative approach with content analysis and in-depth interviews with five active followers, this study found that entertainment content was the most dominant type of content and had the highest engagement rate of 365.66%, followed by informational, educational, and collaborative content. The results show that light-hearted content that is relevant to the audience's personal experiences is more effective in encouraging emotional engagement and self-disclosure in the comments section. Factors that contribute to self-disclosure include comfort, personality, trust, intimacy, reciprocity, anonymity, gender, and culture. Positive responses from the community and admin @inspira.sien reinforce a sense of acceptance, safety, and motivation to share. This study confirms that social media can be a safe and supportive space for people with chronic illnesses to express themselves, reduce social stigma, and improve mental well-being through online emotional support.
Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Desa Kupang, Kabupaten Sidoarjo wandira, adellia eka; mursyidah, lailul
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6598

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Peran Kader dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Posyandu Ibu Hamil di Desa Kupang, Kabupaten Sidoarjo. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan teori peran Soekanto (2001:242) dengan tiga indikator: Pertama yaitu peran aktif terlihat dari keterlibatan kader dalam pendataan, pemeriksaan dasar, dan pendampingan ibu hamil. Namun terdapat kendala kurangnya penguasaan 25 keterampilan dasar sehingga sistem rotasi tidak maksimal. Pada indikator ini sesuai dengan teori menurut Soekanto (2001). Kedua yaitu peran pasif tampak terlihat pada kader senior yang enggan digantikan dan hanya menjalankan tugas rutin tanpa inisiatif pengembangan diri. Pada indikator ini sesuai dengan teori Soekanto (2001). Ketiga yaitu peran partisipatif terlihat dari kesediaan kader saling membantu dan bekerja sama dengan pemerintah desa dalam program bantuan tenaga sukarela (bantras). Namun hal ini masih terbatas jumlah kader aktif dan minim pelatihan menyeluruh. Kader memahami pentingnya fleksibilitas dan rolling system, tetapi peran partisipatif yang ideal menurut Soekanto (2001) belum sepenuhnya terwujud karena hambatan struktural berupa keterbatasan kader aktif dan kurangnya pelaksanaan pelatihan 25 keterampilan dasar. Kebaruan penelitian ini adalah penerapan teori sosial Soekanto (2001) untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kader dalam konteks nyata pelayanan posyandu, serta penekanan pada kendala spesifik seperti keterbatasan jumlah kader dan kurangnya keterampilan dasar yang menghambat efektivitas pelayanan.