cover
Contact Name
Rusdi
Contact Email
slj@unm.ac.id
Phone
+628114607200
Journal Mail Official
slj@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. AP. Pettarani No.9, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Social Landscape Journal
ISSN : -     EISSN : 2721236X     DOI : https://doi.org/10.56680/slj.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Social Landscape Journal (SLJ) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar. SLJ menyediakan akses terbuka dengan prinsip bahwa hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ini tersedia secara bebas untuk umum untuk mendukung pertukaran pengetahuan secara global. SLJ menerbitkan artikel tiga kali per tahun yaitu Maret, Juli dan November. SLJ menyediakan tempat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel ilmiah. Setiap teks yang dikirim ke editor SLJ ditinjau oleh peer review. Semua manuskrip yang dikirim ke editor SLJ diterima dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Ruang lingkup artikel yang tercantum dalam jurnal ini berkaitan dengan berbagai topik, termasuk: pendidikan ilmu sosial, geografi, Sosiologi, sejarah, ekonomi, dan sistem informasi Geografi. Jurnal ini tersedia dalam bentuk online saja dan sangat menghargai etika publikasi dan menghindari semua jenis plagiarisme.
Articles 131 Documents
KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDAGAGNG PAKAIAN DI PASAR LIPPUJANGE KECAMATAN BENGO KABUPATEN BONE Ikhzan Nur
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui kehidupan sosial ekonomi menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone, (2) untuk mengetahui faktor-yang mempengaruhi mereka menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone, sehingga peneliti ikut berpartisipasi di lapangan dan melakukan observasi dan pengamatan serta mengkumpulkan data secara detail untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa : (1) Kehidupan sosial ekonomi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone menjalin hubungan yang baik dalam kehidupan sosial ekonomi yang berdasarkan dari Adanya kehidupan bersama pedagang pakaian yang saling berinteraksi serta hubungan para pedagang yang baik bersama dengan konsumennya, manusia yang saling bergaul yakni interaksi yang baik dilakukan antara pedagang, pengelola pasar dan juga para konsumen, adanya kesadaran sesama pedagang dengan memiliki rasa kesatuan baik dan suatu sistem kehidupan bersama pedagang di pasar Lippujange menjaga hubungan agar tak berdampak merugikan bagi dagangan pakaian mereka maupun pengelola pasar. (2) Faktor yang mempengaruhi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone masih berada dalam taraf sosial ekonomi yang sederhana. Dapat dilihat dari pendapatan, pedagang pakaian telah tercukupi kebutuhannya, dari segi kesehatan pengelola pasar bertanggung jawab dalam kebersihan pasar, pendidikan rata-rata para pedagang hanya mencapai jenjang SMA dan SMP saja namun pendidikan sangat penting bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidupnya dan kondisi perumahan (pasar) para pedagang selalu memastikan kondisi pasar yang baik agar layak bagi pembeli.
TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR PABRIK PENGEPAKAN PT. SEMEN BOSOWA DI DESA SIAWUNG KECAMATAN BARRU KABUPATEN BARRU Hilda Nur Ainun
Social Landscape Journal Vol 1, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.858 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i1.12925

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Siawung serta mengetahui peranan pabrik pengepakan PT. Semen Bosowa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Siawung.Gambaran tingkat kesehjateraan masyarakat Desa Siawung berada dalam kondisi yang cukup meningkat sebelum dan sesudah berdirinya pabrik pengepakan PT. Semen Bosowa. Salah satu indikator pertumbuhan Ekonomi masyarakat untuk mengukur hasil- hasil pembangunan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari data PDRB dapat dilihat pertumbuhan ekonomi suatu desa dan kontribusi sektor dalam kegiatan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Desa Siawung Kecamatan Barru cukup fluktuatif dengan kategori sedang. Rata-rata masyarakat mengantungkan hidup dari segi agraris eperti bertani padi, bertambak udang dan ikan serta pekerja lain yang berupa aparatur Negara serta yang lainya bekerja sebagai buruh bangunan. Dengan adanya pabrik pengepakan semen yang beroperasi mayoritas masyarakat yang semulanya bekerja tidak menentu sebagai buruh bangungan telah di akomodir oleh pabrik sebagai pekerja semi- karyawan hingga menunggu kontrak kerja dari pihak pabrik. Pabrik pengepakan semen yang ada di Desa Siawung telah menjadi warna tesendiri bagaimana peranannya dapat memberikan warna cerah disamping warna hitam yang mengancam keadaan ekosistem ketika tidak dikelolah dengan arif dan bijaksana
Pendidikan Sejarah dan Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar, Makassar Muhammad Sugiarto
Social Landscape Journal Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.925 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i3.23776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui nilai pelaksanaan dari tradisi pesta adat gantarangkeke bagi masyarakat Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng (2) untuk mengetahui faktor pendorong masyarakat masi mempertahankan Tradisi Pesta Adat Gantarangkeke bagi masyarakat Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng (3) untuk mengetahui bagaimana eksistensi tradisi pesta adat gantarangkeke Bagi masyarakat Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriftif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tradisi pesta adat gantarangkeke memiliki nilai positif mulai dari kemunculan tradisi tersebut sampai dengan pelaksanaanya yang sampai sekarang masih dipertahankan dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pesta Adat Gantarangkeke antara lain mencakup nilai agama, sosial budaya, dan nilai ekonomi, nilai estetika. (2) Faktor yang menyebabkan masyarakat tetap melaksanakan tradisi pesta adat gantarangkeke karena mereka ingin melestarikan warisan dari nenek moyang mereka. Disini masyarakat masih memegang teguh apa yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka dan disamping itu karena tradisi ini merupakan budaya kuno dan masyarakat memegang kepercayaan tentang tradisi tresebut. (3) Eksistensi tradisi pesta adat gantarangkeke dapat dilihat dari keberadaan tradisi ini yang masih dipertahankan dan dijalankan oleh masyarkat khususnya masyarakat di Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng. Seiring perkembangan zaman tradisi ini keberadaanya masih sangat popular dikalangan masyarakat Gantarangkeke khusunya masyarakat di Kecamatan Gantarangkeke, nilai- nilai yang terkandung dalam tradisi ini menjadikan pesta adat gantarangkeke masih tetap dilaksanakan sampai sekarang oleh masyarakat, dan juga pelestarian tradisi ini masih dijaga oleh masyarakat sehingga tradisi ini tetap ada hingga saat ini
Kehidupan Sosial Ekonomi Pedagang Pakaian Di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone Ikhzan Nur
Social Landscape Journal Vol 2, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.991 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i2.23643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui kehidupan sosial ekonomi menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone, (2) untuk mengetahui faktor-yang mempengaruhi mereka menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone, sehingga peneliti ikut berpartisipasi di lapangan dan melakukan observasi dan pengamatan serta mengkumpulkan data secara detail untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa : (1) Kehidupan sosial ekonomi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone menjalin hubungan yang baik dalam kehidupan sosial ekonomi yang berdasarkan dari Adanya kehidupan bersama pedagang pakaian yang saling berinteraksi serta hubungan para pedagang yang baik bersama dengan konsumennya, manusia yang saling bergaul yakni interaksi yang baik dilakukan antara pedagang, pengelola pasar dan juga para konsumen, adanya kesadaran sesama pedagang dengan memiliki rasa kesatuan baik dan suatu sistem kehidupan bersama pedagang di pasar Lippujange menjaga hubungan agar tak berdampak merugikan bagi dagangan pakaian mereka maupun pengelola pasar. (2) Faktor yang mempengaruhi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone masih berada dalam taraf sosial ekonomi yang sederhana. Dapat dilihat dari pendapatan, pedagang pakaian telah tercukupi kebutuhannya, dari segi kesehatan pengelola pasar bertanggung jawab dalam kebersihan pasar, pendidikan rata-rata para pedagang hanya mencapai jenjang SMA dan SMP saja namun pendidikan sangat penting bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidupnya dan kondisi perumahan (pasar) para pedagang selalu memastikan kondisi pasar yang baik agar layak bagi pembeli
MALCOLM X'S PHILOSOPHY OF VIOLENCE: A PHILOSOPHICAL PARADIGM FOR SOCIAL LIBERATION OF THE BLACK RACE TOWARDS CONFLICT RESOLUTION, PEACE AND EQUALITY Eyo Emmanuel Bassey; Ejesi Edwin C; Edor J. Edor
Social Landscape Journal Vol 1, No 3 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.854 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i3.16436

Abstract

Malcolm X's advocacy of violence for the liberation of the black race in America has been a recondite and rare contribution in the paradigm of conflict resolution, peace and equality. the uniqueness of his proposal and reliance on violence in American social and political history has been hinged on unalterable conditions and creative restrictiveness upon which the black Americans were conscripted to live within this ambiance of dehumanized conditions. Malcolm X's philosophy was truly understood as a paradigm for struggle and revolutionary. Intentions for oppressed masses who were mainly blacks were traumatized by the actions and intentions of white American authorities. In this paper,  we intend to show that Malcolm X's mission was to overcome the white American Supremacist tendencies and sermons were the black Americans who were continuously compelled to live within these enslaved conditions. And his vision was to create and extol black virtue, pence and equality in American society. Within these frames of his mission and vision, it is apparent that most times violence could be an assertive paradigm for conflict resolution, peace and equality of all human race
The Effect Of Problem-Based Learning On Critical Thinking Skills On IPS Spelling Desy Arista Mustikasari
Social Landscape Journal Vol 3, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.227 KB) | DOI: 10.56680/slj.v3i1.30957

Abstract

Social Sciences learning in junior high school has not been able to develop critical thinking skills, various problems in learning are considered as a boring subject so as less stimulate learners to think critically and less able to solve problems. This study aims to determine the effect of PBL on critical thinking skills in the field of social sciences study. The orientation of the problem to be raised relates to the material of the socio-cultural change. The research was conducted with a quasi-experimental design. Data analysis using t test. The subjects of the study were students of class IX IPS in MTs Nurush Sholihin - Magetan. The resulting significance value is 0.00. The results showed that PBL can make the learning of social sciences effective and efficient, so that the students' critical thinking skills increase.
PERILAKU BULLYING SISWA DI SMP NEGERI 23 MAKASSAR Lea Indriani; Dalilul Falihin; Muh. Said
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.064 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,1) Bentuk-bentuk bullying; 2) Faktor-faktor bullying; 3) Solusi mengatasi bullying di SMP Negeri 23 Makassar. Metode penilitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Bentuk-bentuk bullying digolongkan kedalam tiga jenis yaitu bullying fisik, bullying verbal, dan bullying mental/psikologis. Bullying secara fisik merupakan perilaku yang menyakiti seseorang secara fisik yang dapat menyebabkan efek jangka pendek dan jangka panjang. Adapun bentuk-bentuk dari bullying fisik itu seperti : penamparan, penimpukan, menginjak kaki, menjegal, meludahi, memalak, melempar dengan barang, menghukum dengan berlari berkeliling lapangan, menghukum dengan cara push up. Bentuk kedua yaitu bullying verbal, kekerasan verbal adalah bentuk penindasan yang paling umum digunakan, baik oleh anak perempuan maupun anak laki-laki. Kekerasan verbal ini adalah intimidasi yang melibatkan kata-kata baik secara tertulis atau terucap. Perudungan secara verbal meliputi : menjuluki, meneriaki, mempermalukan didepan umum, menuduh, menyoraki, menebar gosip, memfitnah temannya. Bentuk ketiga yaitu bullying secara mental/psikologis jenis bullying yang paling berbahaya karena tidak tertangkap mata atau telinga jika tidak cukup awas mendeteksinya. Praktik bullying ini terjadi diam-diam dan diluar radar pemantauan kita adapun bentuk-bentuk bullying mental/psikologis meliputi : memandang sinis, memandang penuh ancaman, meneror lewat pesan pendek telepon genggam atau email, memandang yang merendahkan, memelototi, mencibir kawannya. 2) Faktor-faktor bullying terdiri dari lima faktor yaitu: faktor ekonomi, faktor keluarga, faktor sekolah, faktor sosial, dan faktor individu itu sendiri. 3) Solusi menangani bullying dalam penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan sebuah pemahaman tentang pentingnya mengatasi perilaku bullying siswa di sekolah. Adapun solusinya yaitu memahami mengapa siswa melakukan bullying, menyebarluaskan pengetahuan tentang dampak dari perilaku bullying, mengelolah bullying, guru mampu melakukan pendekatan secara khusus kepada siswa pelaku bullying dan siswa korban bullying.
KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDAGAGNG PAKAIAN DI PASAR LIPPUJANGE KECAMATAN BENGO KABUPATEN BONE Nur Ikhzan
Social Landscape Journal Vol 1, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.871 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i1.12396

Abstract

Nur Ikhzan. 2020.Kehidupan Sosial Ekonomi Pedagang Pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. (Pembimbing I Dr. Dalilul Falihin, S.Ag.,M.Si  dan Pembimbing II Hasni, S.Pd.,M.Pd).Penelitian ini untuk (1) mengetahui kehidupan sosial ekonomi menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone (2) mengetahui faktor-yang mempengaruhi mereka menjadi pedagang pakaian di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone, sehingga peneliti ikut berpartisipasi di lapangan dan melakukan observasi dan pengamatan serta mengkumpulkan data secara detail untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di Pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) Kehidupan sosial ekonomi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kabupaten Bone menjalin hubungan yang baik dalam kehidupan sosial ekonomi yang berdasarkan dari Adanya kehidupan bersama pedagang pakaian yang saling berinteraksi serta hubungan para pedagang yang baik bersama dengan konsumennya, manusia yang saling bergaul yakni interaksi yang baik dilakukan antara pedagang, pengelola pasar dan juga para konsumen, adanya kesadaran sesama pedagang dengan memiliki rasa kesatuan baik dan suatu sistem kehidupan bersama pedagang di pasar Lippujange menjaga hubungan agar tak berdampak merugikan bagi dagangan pakaian mereka maupun pengelola pasar. (2) Faktor yang mempengaruhi pedagang pakaian di pasar Lippujange Kecamatan Bengo Kebupaten Bone masih berada dalam taraf sosial ekonomi yang sederhana. Dapat dilihat dari pendapatan, pedagang pakaian telah tercukupi kebutuhannya, dari segi kesehatan pengelola pasar bertanggung jawab dalam kebersihan pasar, pendidikan rata-rata para pedagang hanya mencapai jenjang SMA dan SMP saja namun pendidikan sangat penting bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidupnya dan kondisi perumahan (pasar) para pedagang selalu memastikan kondisi pasar yang baik agar layak bagi pembeli
Pengaruh Perilaku Phubbing (Phone Snubbing) Terhadap Interaksi Sosial Di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Makassar Aprian Early
Social Landscape Journal Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v2i3.23765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku phubbing (phone snubbing) dan gamabaran interaksi sosial serta untuk mengetahui pengaruh perilaku phubbing (phone snubbing) terhadap interaksi sosial di kalangan mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner/angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan annalisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Gambaran perilaku phubbing (phone snubbbing) mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar berada dalam kategori “Rendah” berdasarkan indikator gangguan komunikasi dan memiliki obsesi pada telepon. 2) Gambaran interaksi sosial mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar berada dalam kategori berada dalam kategori “Tinggi” berdasarkan indikator interaksi verbal, interaksi fisik dan interaksi emosional. 3) Pengaruh perilaku phubbing (phone snubbing) mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar berada dalam kategori “Kuat”.
Pengaruh Sistem Sekolah Alam Terhadap Pengembangan Karakter Sosial Siswa Di Pesantren Alam Indonesia Asmaul Husnah Amiruddin; Herman Herman; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.676 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19718

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran sistem sekolah alam di Pesantren Alam Indonesia, 2) gambaran pengembangan karakter sosial siswa di Pesantren, dan 3) pengaruh sistem sekolah alam terhadap pengembangan karakter sosial siswa di Pesantren Alam Indonesia Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Variabel Penelitan terdiri dari Sistem Sekolah Alam (Variabel X) dan Karakter Sosial Siswa (Variabel Y). Populasi Penelitian adalah seluruh siswa di Pesantren Alam Indonesia berjumlah 31 orang dan ditarik menjadi sampel secara keseluruhan. Teknik analisi data yang dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari hasil penelitian diketahui bahawa sistem sekolah alam di Pesantren Alam Indonesia Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru berada dalam kategor “Sangat Baik” berdasarkan indikator konsep akhlak, konsep kognitif, konsep kepemimpinan, dan konsep kewirausahaan. Kemudian karakter sosial siswa juga kategori “Sangat Baik” berdasarkan indikator jujur, disiplin, demokratis, bersahabat/kognitif dan toleransi. Hal ini karena pengaruh sistem sekolah alam terhadap pengembangan karakter sosial siswa pada kategori “Kuat”

Page 2 of 14 | Total Record : 131