cover
Contact Name
Rusdi
Contact Email
slj@unm.ac.id
Phone
+628114607200
Journal Mail Official
slj@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. AP. Pettarani No.9, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Social Landscape Journal
ISSN : -     EISSN : 2721236X     DOI : https://doi.org/10.56680/slj.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Social Landscape Journal (SLJ) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar. SLJ menyediakan akses terbuka dengan prinsip bahwa hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ini tersedia secara bebas untuk umum untuk mendukung pertukaran pengetahuan secara global. SLJ menerbitkan artikel tiga kali per tahun yaitu Maret, Juli dan November. SLJ menyediakan tempat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel ilmiah. Setiap teks yang dikirim ke editor SLJ ditinjau oleh peer review. Semua manuskrip yang dikirim ke editor SLJ diterima dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Ruang lingkup artikel yang tercantum dalam jurnal ini berkaitan dengan berbagai topik, termasuk: pendidikan ilmu sosial, geografi, Sosiologi, sejarah, ekonomi, dan sistem informasi Geografi. Jurnal ini tersedia dalam bentuk online saja dan sangat menghargai etika publikasi dan menghindari semua jenis plagiarisme.
Articles 131 Documents
Komunikasi Antar Budaya dalam Perkawinan antara Etnik Bugis dan Etnik Mandar Di Desa Lero Kabupaten Pinrang St. Nur Hafifah Sh; Hasni Hasni; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.175 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang (2) Mengetahui faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang baik ditinjau dari, segi Kognitif (memahami atau pengetahuan) dikategorikan “sangat baik” dalam membedakan pernikahan mandar dan bugis walaupun masih ada yang sama, tetapi masyarakat setempat mampu membedakannya seperti pakaian, erang-erangnya dan hiburannya. Dari segi Afeksi (menghormati dan menghargai) dikategorikan “sangat baik” yaitu mereka Saling menghargai, memahami serta menghormati satu sama lain. Begitupun dengan Perilaku (efektivitas budaya) masyarakat dikategorikan “baik” dalam berperilaku walaupun beda efektivitas budaya seperti adaptasi mereka lumayan baik, perilaku berbeda Mandar sibaliparri (bekerja sama) sedangkan Bugis sipakamase-mase (susah senang selalu ada). (2) Faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang yaitu, Stereotip (persepsi atau penilaian negatif kepada kelompok budaya), dikategorikan “tidak baik” karena jika mereka melakukan hal tersebut pasti ada rasa kecewa dan marah terhadap orang yang menilaikehidupan mereka. Etnosentrisme (perilaku yang bersifat lebih unggul dari yang lainnya) dikategorikan “pernah”, dalam rumah tangga terkadang rasa ego itu hadir sehingga mereka memaksakan kehendak hingga bertengkar tetapi tidak sampai KDRT. Mobilitas (perpindahan), dikategorikan “sangat baik”, mereka menyesuaikan diri dengan sering menjalin komunikasi sehingga mendapat suatu pengetahuan baru hingga status sosial yang layak. Saling ketergantungan (ketergantungan dengan yang lainnya) dikategorikan “sangat bagus”, mata pencaharian sebagai Nelayan mampu merubah perekonomian mereka. Tekanologi komunikasi (alat yang menggabungkan aspek sosial). dikategorikan “sangat baik”, dengan adanya teknologi memberikan kemudahan dalam mengakses literatur walaupun dulunya tidak secanggih sekarang
TRADISIONAL MAPPASORO FOR THE COMMUNITY IN BAJIMINASA VILLAGE RILAU ALE DISTRCT BULUKUMBA REGENCY Nurfadilla Nurfadilla
Social Landscape Journal Vol 3, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v3i2.34056

Abstract

This study aims (1) to find out how the Mappasoro for the Bajiminasa village community (2) To determine the determinant factors influencing the Mappasoro for the Bajiminasa village community (3) To determine the efforts made to preserve the Mappasoro for the Bajiminasa village community. The type of research used is descriptive qualitative research. The data collection techniques in this study were by using the methods of observation, interviews, and documentation, then analyzed by qualitative descriptive techniques. The results of this study indicate that (1) the description of the Mappasoro of the Bugis in Bajiminasa Village, Rilau Ale District, Bulukumba Regency which is usually carried out by the Bajiminasa village community basically has three series of processions, namely: Mattihi Siesso (carrying a day), Mappicakka (Cleaning), and Marrekeng Henni (Counting the night) the three processions are considered to have good meaning by the community. This tradition is carried out as a form of love and remuneration to people who have helped in the management of the body and is considered a form of reward practice. (2) The determinant factor of the Mappasoro tradition seen from the economic factor has an important role because implementing this tradition requires a lot of money. So the size of this tradition is determined by the economic level of the community. In terms of education, it can be said that it is quite influential because people who have high education begin to think rationally so that things that are considered unreasonable are being abandoned. Whereas in the religious factor of the Mappasoro , from the beginning it was practiced by the community as a good deed which was taken in the teachings of Islam. (3) Efforts to preserve the Mappasoro in terms of the community are quite good because the people in Bajiminasa Village always participate in this tradition by taking an important role in it. However, the government itself has not been effective or maximal in efforts to preserve this tradition because there is still a lack of activities made by the government so that public interest is still very minimal in studying this tradition.
KONSEP DIRI PADA MAHASISWI PEROKOK (STUDI KASUS PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR) Sri Nopi Saipul
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.096 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13976

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui konsep diri pada mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar 2) faktor-faktor yang mendorong mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar 3) dampak sosial konsep diri  mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang terdiri dari tiga variable yaitu konsep diri pada mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar, Faktor-faktor yang mendorong mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar dan Dampak sosial konsep diri  mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar . Informan penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Dengan melakukan metode wawancara mendalam.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Konsep diri pada Mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar   dilihat dari indikator  pola pandangan hidup berpengaruh 2) Faktor yang mendorong Mahasiswi perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar diliahat dari indikator teman sebaya berpengaruh  3) Dampak sosial mahasiswi perokok perokok di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar di liat dari indokator dampak negatifnya akademik berpengaruh
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENGRAJIN KAIN SUTERA KEC. DONRI-DONRI KAB. SOPPENG Khaidarsyah S; Ibrahim Ibrahim
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.306 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13592

Abstract

 Permasalahan pada penelitian ini yaitu seberapa besar pendapatan pengrajin kain sutra di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng tahun 2018/2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah teknik analisis deskriptif serta dilengkapi tabel dirtibusi frekuensi serta presentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pendapatan pengrajin kain di Desa Sering masih tergolong tinggi, bahkan salah satu pengrajin dapat menghasilkan pendapatan tertinggi Rp. 60.065.728- dan pendapatan terendah sebesar Rp. 10.297.273.-. Hal ini diakibatkan karena masih kurangnya biaya-biaya produksi 
Efforts To Increase Learning Motivation Using Problem Based Learning Models In Integrated Ips Lessons Rianti Asmoro
Social Landscape Journal Vol 3, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.424 KB) | DOI: 10.56680/slj.v3i1.30927

Abstract

The low learning motivation of students in learning Social Sciences requires teachers to continue to maximize the application of learning models and methods. This study aims to increase the motivation and learning outcomes of students of State Junior High School 34 Tebo Regency class VIII A by applying the Problem Based Learning learning model in the Odd semester of the 2021/2022 academic year. The research design used is a classroom action research design. Collecting data using learning outcomes tests and observations. From the data collected and obtained the average score of learning outcomes of Social Science lessons in cycle 1 is 71,28 and the average result in cycle II is 76,12. The results showed that by using the Problem Based Learning learning model, the learning motivation and learning outcomes of students increased
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Guru Pada Kompetensi Sikap Spiritual Dan Sosial Di Smp Negeri 1 Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara M Dahlia
Social Landscape Journal Vol 2, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v2i2.23646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Bagaimana bentuk pengembangan perangkat pembelajaran guru pada kompetensi sikap spritual dan sosial di SMP Negeri 1 Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (2) Kendala apa yang dihadapi dalam pengembangan perangkat pembelajaran guru pada kompetensi sikap spritual dan sosial di SMP Negeri 1 Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode penelitian kualitatif deskriptif yang dalam prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk pengembangan perangkat pembelajaran guru pada kompetensi sikap spiritual dan sosial dapat kita ketahui bahwa sikap spiritual dan sosial dalam proses pembelajaran guru dapat mengintegrasikan kedua sikap ini, karena pada dasarnya sudah ada diterapkan dalam pembuatan RPP pada bagian isi, Pendahuluan dan penutup (2) Kendala apa yang dihadapi dalam pengembangan perangkat pembelajaran guru pada kompetensi sikap spritual dan sosial dapat kita ketahui bahwa kendala guru yang di hadapi yaitu pembuatan RPP yang secara MGMP dan tidak secara mandiri.
PERSON, MORAL CULTURE AND SOCIAL FREEDOM: A PHILOSOPHICAL RE-APPRAISAL Kemi Anthony Emina
Social Landscape Journal Vol 1, No 3 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v1i3.18302

Abstract

A person is not independent, perfect and self-sufficient. A person in the context of society and culture should appreciates, values the good of an action, chooses it over its alternatives and eventually may bring it to actualization. However, in our current era, there is now a sense of pending disaster, the rootlessness of the human person, which points to the decadence of moral culture. Moral decadence within societies and culture has led this research to appraisal of the concepts and linkage between person, moral culture and social freedom. This research argues that there is an urgent need to grasp with new insight the dignity of the person, to recoil from oppression and to search for ways to respond to the moral dilemmas among human cultures and societies. This calls for a moral imperative that can survey the values of human culture so that the profoundly humane achievements and commitments of people might be engaged and promoted. This work employs the philosophical tools of critical analysis in carrying out this research
Gaya Kepemimpinan Perempuan Terhadap Efektivitas Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Di Universitas Negeri Makassar Ahmad Maroddin; Muh Said; Ibrahim Ibrahim; Kasmawati Kasmawati
Social Landscape Journal Vol 3, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.746 KB) | DOI: 10.56680/slj.v3i2.33843

Abstract

This study was conducted with the aim of knowing: 1) Women's Leadership Style on the Effectiveness of Student Institutions at the Faculty of Social Sciences and Law at Makassar State University, 2) Factors that Determine Women's Leadership Style on the Effectiveness of Student Institutions, Faculty of Social Sciences and Law at Makassar State University. . The type of research used is descriptive qualitative. Data was collected by conducting observations, interviews, and documentation. Data analysis processing techniques go through four stages, namely: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the research, it is known that: 1) Women's Leadership Style on the Effectiveness of Student Institutions at the Faculty of Social Sciences and Law at Makassar State University, namely the traditional leadership style, namely being responsible, obeying the rules, nurturing and evaluating. The future leadership style is independent, innovative, and educative. The preferred leadership style is competent, influential and trustworthy. The delegation leadership style is responsible, independent, and competent. The sharing leadership style is open, understand the rules, dedicated. 2) Factors that Determine Women's Leadership Style on the Effectiveness of Student Institutions at the Faculty of Social Sciences and Law at Makassar State University, namely achieving goals, namely knowing targets, coordination, motivation. Organizational commitment is totality, consistency, trust. Efficiency, namely time management, forming a work team and implementation calendar, loyalty. Moral and cohesiveness are exemplary, nurturing, caring. Leadership abilities are influential, innovative, assertive and responsible.
PENGARUH AKTIVITAS KERJA SAMBIL KULIAH TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Meilinda Auliya
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.141 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13752

Abstract

Peneliti ini bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran aktivitas kerja sambil kuliah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, (2) Untuk mengetahui gambaran prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, (3) Untuk mengetahui apakah aktivitas kerja sambil kuliah berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi berjumlah 747 orang mahasiswa/mahasiswi, dan sampel berjumlah 35 orang mahasiswa/mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran aktivitas kerja sambil kuliah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar berada pada kategori “baik” dapat dilihat pada indicator yang dapat menunjang yaitu kerja ikhlas, kerja terhadap emosional, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas. (2) gambaran prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar berada pada kategori “cukup baik”, dapat dilihat pada indicator yang dapat menunjang yaitu prestasi akademik dan prestasi non akademik. (3) pengaruh aktivitas kerja sambil kuliah terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar berada pada kategori “sedang” dilihat dari mahasiswa yang aktivitas kerja sambil kuliah berpengaruh di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.
PENGARUH SISTEM FULL DAY SCHOOL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 1 WATANSOPPENG KABUPATEN SOPPENG Dwi Putri Juliani
Social Landscape Journal Vol 1, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.318 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i1.12423

Abstract

Dwi Putri Juliani. 2019. Pengaruh Sistem Full Day School Terhadap Interaksi Sosial Siswa Di SMP Negeri 1 Watansoppeng Kabupaten Soppeng. Dibimbing oleh Dr. Herman, S.Pd., M.Si dan Dr. Muhammad Zulfadli, SH., M.Hum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) gambaran pelaksanaan sistem full day school di SMP Negeri 1 Watansoppeng 2) gambaran bagaimana bentuk interaksi sosial siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng 3) pengaruh antara sistem full day school terhadap perilaku interaksi sosial siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian terdiri dari sistem full day school (Variabel X) dan Interaksi sosial siswa (Variabel Y). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng berjumlah 565 siswa dan ditarik sampel sebanyak 84 siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Gambaran pelaksanaan sistem full day school di SMP Negeri 1 Watansoppeng Kabupaten Soppeng berada dalam kategori “baik” berdasarkan indikator pembinaan prestasi akademik, pembinaan prestasi non-akademik, peningkatan kualitas mutu dan tenaga pengajar, membeikan teladan dalam melaksanakan school culture, terjalin kerjasama antara sekolah dan masyarakat. 2) Gambaran Interaksi sosial siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng Kabupaten Soppeng  berada pada kategori “baik” berdasarkan indikator Imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati. 3) Pengaruh Sistem Full Day School Terhadap Interaksi Sosial Siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng Kabupaten Soppeng dalam kategori “kuat”.

Page 4 of 14 | Total Record : 131