cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 11 Documents
Search results for , issue "SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11" : 11 Documents clear
PKM Pelatihan Sport Massage Bagi Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMP Negeri 2 Majene Provinsi Sulawesi Barat Hasbunallah AS; Sufitriyono Sufitriyono; Ihsan Abbas
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah SMP Negeri 2 Majene Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: (a) Sebagian besar Siswa SMPN 2 Majene belum pernah dibekali dengan pemahaman massage dalm pertandingan. (b) Kendala cedera dalam pertandingan masih sering didapatkan para atlet. (c) Masih kurangnya kesadaran siswa bahwa salah satu faktor agar performa atlet dilapangan baik adalah pemberian massage.. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping.Hasil yang dicapai adalah : (a) Pelatihan  Sport Massage bagi siswa dapat meningkatkan  pengetahuan  tentang bagaimana pentinganya massage dalam olahraga sebagai salah satu agar kita terhindar dari cedera. (b) Peningkatan pemahaman bagi peserta pelatihan Sport Massage dilakukan dengan metode ceramah disertai tanya jawab dan demonstrasi. (c) Semua peserta sangat antusias dan kooperatif dalam mengikut pelatihan ini.Kata kunci: Sport Massage, Olahraga
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI MENGGUNAKAN ADOBE ANIMATE DI SMKN 1 MAKASSAR Syamsumar Bustamin; Ika Triwati; Irmayani Irmayani
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Guru SMKN 1 Makassar. Permasalahan yang dihadapi adalah : (1) Proses belajar mengajar masih terpaku pada ruang kelas dan waktu, (2) Proses belajar dilakukan tatap muka di kelas berdasarkan jadwal yang sudah diberikan dan dilakukan di area sekolah, (3) Interaksi antara guru dan murid masih terbatas, (4) Siswa siswi juga sudah menggunakan jejaring sosial namun belum menggunakannya sebagai media pembelajaran yang membantu berinteraksi diluar jam sekolah dengan guru maupun teman dalam hal proses belajar. Sasaran eksternal adalah para pengajar mendapatkan media pembelajaran untuk siswa dan pelajar dapat memahami materi dengan lebih baik menggunakan audio visual dalam aplikasi. Hasil yang dicapai adalah (1) Para pengajar mendapatkan inovasi dari media pembelajaran untuk siswa, (2) Para pelajar khususnya memahami materi dengan lebih baik menggunakan audio visual dalam aplikasi. Kata kunci: inovasi, media pembelajaran, adobe animate, aplikasi, teknologi
Pelatihan Kemampuan Ketepatan Ketukan Dalam Bernyanyi Melalui Notasi lagu Pada Kelompok Guru Sekolah Dasar Hikmawati Usman; Rahmawati Patta; Syamsuriani Eka Putri Atjo; Erma Suryani Sahabuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah KKG (Kelompok Kerja Guru). Masalahnya yaitu sering ditemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan khususnya dalam memandu atau dirigen suatu paduan suara, acara-acara kenegaraan, upacara dan lain-lain. Kesalahan yang sering terjadi pada ketukan dan dinamika sebuah lagu. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya jawab dan berdiksusi yang digunakan pada saat penyaajian materi-materi yang berbentuk pengetahuan dan pemahaman teori-teori dasar dalam musik. Hasil yang dicapai adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melatih membaca notasi nada sehingga menghasilkan ketepatan ketukan nada dalam memandu sebuah lagu. Kata kunci: KKG, musik, notasi lagu, bernyanyi
PKM Bentuk Latihan Sepakbola pada SSB Tidola Darma Polman Adam Mappaompo; Silatulrahmi Silatulrahmi; Ihsan Abbas; Ians Apriloi; Poppy Elisano Arfanda
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan dalam bentuk pengenalan dan pengetahuan tentang bentuk latihan sepakbola.Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) Untuk menberikan pengetahuan  tentang pemanasan atau bentuk latihan bagi pemain SSB Tidola Darma Polman (2). Untuk mengetahui antusias dan respon para pemain dalam pelatihan tentang  pemanasan  atau bentuk latihan sepakbola pada pemain SSB Tidola Darma Polman.(3). Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman pemain  SSB Tidola Darma Polman dalam mengikuti pelatihan.(4). Untuk mengetahui adanya  perubahan dalam mengikuti pelatihan tentang  pemanasan  atau bentuk latihan sepakbolaKegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu : (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan tentang bentuk-bentuk latihan dalam sepakbola.dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari.Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa  (1). Para peserta dapat menerima materi tentang bentuk latihan  sepakbola dengan bensungguh-sungguh dan mampu dipraktekkan dengan baik (2). Dapat meningkatkan  pengetahuan yang cukup bagi para peserta  tentang tahapan-tahapan mulai dari persiapan dan prosedur latihan yang akan dilakukan.(3) Meningkatn pemahaman para siswa SSB Tidola Darma Polman tentang judul, menit, pemain, tujuan dalam setiap bentuk latihan .(4). Dapat menanbah wawasan peserta tentang materi pelatiahan.
PKM PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KUE TRADISIONAL SUBSTITUSI TEMPE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA Andi Hudiah; Slamet Widodo; Gawarti Gawarti
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Program Kemitraan Masyarakt (PKM) ini adalah Keluraran Lammpanua Terletak di Kecamatan Pamboang kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: (1) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara membuat kue tradisional subtitusi tempe dengan baik dan benar. (2) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual disupermarket atau semacamnya. (3) Mitra belum memiliki pengetahuan yang memadai untuk bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Metode  yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktek secara langsung membuat olahan tempe non lauk dan membuat rencana penjualan olahan tempe non lauk. Berdasarkan hasil PKM ini menunjukkan bahwa: 1). Mitra sudah mengetahui cara membuat kue tradisional subtitusi tempe, 2). Mitra sudah bisa mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual di  supermarket atau semacamnya, dan 3). Mitra sudah bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Kata Kunci : Kelompok petani, Kue Tradisional Subtitusi Tempe, PKM
Pemberantasan Buta Huruf Hamsu Abdul Gani; Andi Muhammad Fadlih; Tri Angriawan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah warga kampung Limbua, Kecamatan Kalabbirang,Kabupaten Pangkep. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan membaca, menulis dan berhitung. Sasaraneksternal adalah kemampuan mengenal huruf dan angka, mampu membaca dan menulis maupun berhitung. Metodeyang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalahmampu membaca, menulis dan berhitungKata kunci: Pemberantasan, Buta Huruf
PKM Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Pada Guru-Guru di Sulawesi Barat Satria Gunawan Zain; Suhartono Suhartono; Muliaty Yantahin; Zainuddin Zainuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Permasalahan yang dihadapi mitra pada penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah kelompok guru (mitra) tidak memiliki: (1) Pengetahuan tentang mendesain media pembelajaran interaktif, (2) Pengetahuan tentang pembuatan media pembelajaran interaktif, (3) Pengetahuan dalam penerapan media pembelajaran, (4) Keterampilan dalam pembuatan dan penerapan media pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran.Metode yang digunakan dalam penerapan PKM ini yaitu dengan melakukan observasi, kemudian memberikan pelatihan pembuatan dan penerapan media pembelajaran. Selain itu, Memberikan pengarahan secara umum tentang bagaimana meningkatkan semangat dan motivasi siswa serta guru dalam penerapan media pembelajaran interaktif tersebut dengan metode demonstrasi, tanya jawab, dan diskusi.Luaran yang dihasilkan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah mitra mampu dan terampil dalam membuat dan penerapan media pembelajaran interaktif. Selain itu luaran tambahan berupa Video kegiatan, Media Online, Laporan akhir, serta jenis publikasi lainnya. Kata Kunci: Guru, Media Pembelajaran, Media Interaktif, Siswa.
PKM Penguatan Pendidikan Multikultural pada Mahasiswa Bone Barat di Makassar Saifuddin Saifuddin; Mario Mario; Sopian Tamrin; Riri Amandaria; Bahrul Amsal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Multikultural memiliki makna jamak dari kata dasar kultur. Secara etimologi, dalam bahasa Inggris disebut culture yang artinya budaya yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Dalam pemahaman Bahasa Indonesia, multikultur mengandung makna banyak kultur atau banyak budaya. Jika terminologi multikultur dilekatkan pada diri setiap individu, maka dapat dikatakan bahwa dalam setiap diri individu terdapat atau melekat banyak kutur. Beberapa kultur yang dimaksud antara lain: Bahasa, agama, suku atau etnis, ras dan asal daerah. Jadi bisa dipahami, setiap orang senantiasa melekat dan membawa kultur-kultur tersebut dalam dirinya. Ragam kultur yang ada dalam diri setiap individu perlu dikelola secara baik dan benar, melalui pendekatan multiculturalism of mind, multiculturalism of attitude, dan multiculturalism of skills .Kasus konflik sosial yang melibatkan asal daerah dan suku bangsa, yang terjadi belakangan ini, menunjukkan kepada kita semua bahwa persoalan pemahaman kebangsaan dan keragaman di Indonesia belum selesai. Multikulturalisme harus dikelola dengan baik, agar tidak menjadi sumber utama konflik dan perpecahan antar bangsa. Kesadaran akan pentingnya memahami masyarakat multikultural harus berkembang menjadi mindset setiap orang. Masyarakat Indonesia perlu memiliki kesadaran akan persamaan hak dari berbagai kelompok yang ada. Oleh karena itu, pendidikan multikultural harus terus ditanamkan pada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pada generasi muda. Kata Kunci: pendidikan multikultural, konflik sosial
Pengenalan Bebras Challenge untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking (CT) pada Siswa SMP Negeri 3 Minasatene Kabupaten Pangkep Nurul Mukhlisa Abdal; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Wirawan Setialaksana; Ridwan Daud Mahande
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. PKM ini tentang Pengenalan Bebras Challenge Untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking (CT) Pada Siswa SMP Negeri 3 Minasatene Kabupaten Pangkep. Permasalahan dihadapi mitra adalah sebagai berikut (1) Siswa Sekolah Dasar di lingkup SMP Negeri 3 Minasatene Kabupaten Pangkep belum menguasai Kemampuan Computational Thinking ditandai dengan belum adanya siswa yang berhasil memenuhi nilai ketuntasan, yaitu 50; (2) siswa dan guru di Kabupaten Pangkep belum mengenal kegiatan Bebras Challenge yang merupakan kompetisi nasional Computational Thinking, (3) siswa dan guru di lingkup SMP Negeri 3 Minasatene Kabupaten Pangkep belum secara aktif menggalakkan pemanfaatan internet sebagai sarana pembelajaran khususnya pengembangan kemampuan Computational Thinking. Solusi yang ditawarakan pemberian materi tentang peningkatan kemampuan Computational Thinking. Pemateri tentu bukan hanya sekedar memberikan materi sesuai dengan permasalahan di sekolah mitra, tetapi juga memotivasi para guru untuk memanfatkan penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar. Tahap pelaksanaan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama, yaitu pengenalan mengenai Tantangan Bebras. Sesi pelatihan yang menitik beratkan pada pengenalan soal-soal Tantangan Bebras dan Computational Thinking. Kedua, sesi pelatihan yang menitik beratkan pada pemberian motivasi untuk mengembangkan media pembelajaran yang berbasis teknologi. Metode pelatihan adalah metode ceramah, tanya jawab, dan metode latihan/praktek. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan bahwa siswa tertarik mempelajari materi Computational Thinking yang tidak membutuhkan siswa menghapal rumus. Kata kunci: Computational thinking, berpikir komputasi, menyelesaikan masalah
PKM Pelatihan Tari Kreasi Bagi Remaja Putri di Sulawesi Barat Nurwahidah Nurwahidah; Muhammad Suyudi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan Pelatihan Tari Kreasi Bagi Remaja Putri di Sulawesi Barat pelatihan yang dapat membantu anak khususnya remaja putri dalam mencapai perkembangan potensi remaja putri seperti : pembentukan fisik, emosional, sosialisasi, Perubahan tingkah laku, dan daya fikir, sehingga diharapkan anak atau remaja putri mampu berfikir kreatif, dengan kata lain belajar aktif untuk beraktivitas dalam kehidupan seharihari. Penerapan pembelajaran seni tari pada remaja putri di Sulbar memerlukan suatu pendekatan yang dilakukan oleh pendidik, guna mengembangkan kreativitas gerak, baik dalam mengembangkan gerak dasar motorik kasar  maupun motoric halus. Untuk mengembangkan gerak dasar motorik kasar dibutuhkan pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya melalui pembelajaran tari kreasi, karena pembelajaran tari kreasi tersebut mengarahkan anak untuk aktif bergerak. Permasalahan mitra diantaranya: Pengetahuan tentang tari kreasi bagi remaja putri di Sulbar masih sangat rendah dan terbatas,2). Wafatnya pewaris Tari Tradisional di Sulbar (para Maestro Pattuddu), 3). Kurangnya pembinaan dan regenerasi penari pewaris Kurangnya minat generasi muda khususnya remaja putri Sulbar dalam mempelajari tari, sehingga berpengaruh pada Teknik menari yang hanya mengandalkan hafalan sajaKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksankan dengan menggunakan beberapa metode sebagai berikut: Ceramah, tanya jawab, dan diskusi, Praktek, dan Demonstrasi.Pelatihan Tari Kreasi Madduppa Gau yang diterapkan pada Kelompok Remaja Putri Sulawesi Barat, memberikan hasil dan manfaat bagi peserta, yakni:1). Kelompok Remaja Putri Sulawesi Barat memiliki pengetahuan dan wawasan tentang Tari Kreasi Madduppa Gau secara bentuk (teks) maupun kontekstual, 2). Kelompok Remaja Putri Sulawesi Barat memiliki keterampilan dalam menarikan Tari Kreasi Madduppa Gau sesuai dengan Teknik volume (wiraga,wirama,wirasa) yang diterapkan dalam pelatihan, 3). Kelompok Remaja Putri Sulawesi Barat Komunitas yang telah mengikuti pelatihan ini, dapat menjadi narasumber (tutor sebaya) bagi remaja putri lainnya yang belum terjangkau pada pelatihan yang sedang dilaksanakan.Kata kunci:pelatihan, tari, kreasi, remaja, putri

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue