GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh
The focus of interest include but are not limited to: 1. Biomedical sciences: anatomy and physiology, cell biology, biochemistry, microbiology, genetics and molecular biology, immunology, mathematics and statistics, and bioinformatics. 2. Clinical medicine: internal medicine, general surgery, pediatrics, obstetrics and gynecology, orthopedics, psychiatry, radiology, pulmonary medicine, dermatology and venereology, infectious diseases, anesthesiology, cardiology, cancer research, endocrinology, urology, neurosurgery, geriatric medicine, gastroenterology, neurology, nephrology, ophthalmology, dentistry, immunology, infertility, hematology, medical genetics, laboratory medicine, medical statistics, clinical psychology, clinical pharmacy, pharmaceutical sciences and biotechnology. 3. Global, international and public health: climate change, reduction of disparities, and protection against global threats, tropical medicine, travel medicine, epidemiology, biostatistics, social sciences and management of health services, maternal and child health, environmental health, community health, behavioral health, health economics, public policy, mental health, health education, occupational safety, gender issues in health, and sexual and reproductive health. 4. Health profession education/ Medical Education. 5. Interdisciplinary research articles that are found appropriate by the editor.
Articles
312 Documents
Analisis Bentuk dan Indeks Lengkung Longitudinal Medial pada Anak Sekolah Dasar
Saadatur Rizqillah Pasaribu;
Suryani Eka Mustika;
Rifqi Hamdani Pasaribu;
Dwi Febardiva Barowalah
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i4.28317
Usia sekolah dasar merupakan periode penting perkembangan sistem muskuloskeletal. Pada tahap ini perkembangan lengkung longitudinal medial masih berlangsung dan bentuk lengkung seperti lengkung datar, normal dan tinggi ditemukan sebagai bagian dari variasi fisiologis perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bentuk dan indeks lengkung longitudinal medial pada anak sekolah dasar. Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study, pengambilan sampel dengan simple random sampling sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Subjek penelitian adalah anak berusia 7-12 tahun dengan jumlah 94 orang. Pengukuran lengkung dengan footprint yaitu perhitungan arch index. Analisa data dengan One Way Anova dilanjutkan dengan Pos Hoc untuk mengetahui perbedaan antar kelompok usia. Hasil: sebagian besar anak sekolah dasar memiliki lengkung normal 76,6%, lengkung datar 23,4% dan tidak dijumpai lenkung tinggi. Berdasarkan usia lengkung normal lebih banyak ditemukan pada usia 8-12 tahun dibanding usia 7 tahun. Rerata indeks lengkung tertinggi pada usia 7 tahun (0,287), rerata indeks terendah pada usia 10 tahun (0,257). Analisa statistik terdapat perbedaan indeks lengkung pada kelompok usia sekolah (p=0.049). analisa Pos Hoc menujukkan perbedaan bermakna pada usia 7 dan 10 tahun serta usia 8 dan 10 tahun. Kesimpulan: sebagian besar anak sekolah dasar memiliki bentuk lengkung normal. Indeks lengkung mengalami perubahan sesuai dengan pertambahan usia.
Hubungan Paparan Asap Rokok pada Ibu Hamil terhadap Perubahan Fisiologis Bayi Baru Lahir di Puskesmas Putri Ayu dan Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2023
Fadhila Wahyuni;
Huntari Harahap;
Rina Nofri Enis;
Patrick William Gading;
Herlambang Herlambang
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i4.28690
Paparan asap rokok selama kehamilan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang umum terjadi dan dapat memengaruhi pertumbuhan janin, terutama berat badan lahir dan skor Apgar. Namun, bukti mengenai hubungan tersebut pada ibu hamil di Kota Jambi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Menggunakan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 79 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan dalam penelitian. Data paparan asap rokok dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data luaran neonatal diperoleh dari rekam medis. Analisis data dilakukan untuk menilai hubungan antara paparan asap rokok dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden terpapar asap rokok selama lebih dari 15 menit per hari. Mayoritas bayi baru lahir memiliki berat badan lahir normal, dan seluruh bayi baru lahir memiliki skor Apgar normal. Paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan berhubungan dengan berat badan lahir bayi. Namun, tidak ditemukan hubungan antara paparan asap rokok dengan skor Apgar bayi baru lahir. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dapat memengaruhi berat badan lahir bayi, tetapi tidak berhubungan dengan skor Apgar. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya mengurangi paparan asap rokok selama kehamilan untuk meningkatkan luaran kesehatan neonatal.