GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh
The focus of interest include but are not limited to: 1. Biomedical sciences: anatomy and physiology, cell biology, biochemistry, microbiology, genetics and molecular biology, immunology, mathematics and statistics, and bioinformatics. 2. Clinical medicine: internal medicine, general surgery, pediatrics, obstetrics and gynecology, orthopedics, psychiatry, radiology, pulmonary medicine, dermatology and venereology, infectious diseases, anesthesiology, cardiology, cancer research, endocrinology, urology, neurosurgery, geriatric medicine, gastroenterology, neurology, nephrology, ophthalmology, dentistry, immunology, infertility, hematology, medical genetics, laboratory medicine, medical statistics, clinical psychology, clinical pharmacy, pharmaceutical sciences and biotechnology. 3. Global, international and public health: climate change, reduction of disparities, and protection against global threats, tropical medicine, travel medicine, epidemiology, biostatistics, social sciences and management of health services, maternal and child health, environmental health, community health, behavioral health, health economics, public policy, mental health, health education, occupational safety, gender issues in health, and sexual and reproductive health. 4. Health profession education/ Medical Education. 5. Interdisciplinary research articles that are found appropriate by the editor.
Articles
312 Documents
Hubungan Nilai Hemoglobin dan Trombosit dengan Respons Klinis pada Pasien Karsinoma Rongga Mulut dan Orofaring Stadium Lanjut paska Kemoradiasi di RSUP Dr. Kariadi
Tantri Yustitia;
Willy Yusmawan;
Nur Iman Nugroho;
Dwi Antono;
Kanti Yunika
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26225
Karsinoma rongga mulut dan orofaring merupakan keganasan dengan urutan ke enam tertinggi dari seluruh kanker yang dilaporkan di dunia dan mayoritas 75% terjadi di negara yang sedang berkembang. Nilai hemoglobin dan trombosit merupakan indikator laboratorium yang dapat digunakan untuk mengevaluasi respons klinis pada pasien paska kemoradiasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan nilai hemoglobin dan trombosit dengan respons klinis pada pasien karsinoma rongga mulut dan orofaring stadium lanjut paska kemoradiasi di RSUP Dr. Kariadi. Metode Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada pasien karsinoma rongga mulut dan orofaring stadium lanjut paska kemoradiasi di RSUP Dr. Kariadi pada bulan Januari 2023 hingga Desember 2024. Sampel yang ditentukan sebanyak 30 pasien. Data diambil dari rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dengan nilai p < 0,05 dianggap signifikan namun bila syarat uji Chi-Square tidak terpenuhi, maka dapat menggunakan alternatif uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 30 sampel penelitian dengan jumlah pasien terbanyak pada usia 45-70 tahun yaitu 23 pasien (76,7%), jenis kelamin pasien lebih banyak pada laki-laki yaitu 18 pasien (60%), dan pasien yang memiliki kebiasaan merokok sebanyak 18 pasien (60%). Pasien yang terdiagnosis karsinoma rongga mulut dan orofaring terdiri dari karsinoma lidah sebanyak 14 pasien (46,7%), karsinoma tonsil sebanyak 13 pasien (43,3%), karsinoma orofaring sebanyak 2 pasien (6,7%), dan karsinoma palatum sebanyak 1 pasien (3,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara nilai hemoglobin dengan respons klinis subjektif (p = 0,001) dan objektif (p = 0,003). Terdapat hubungan yang signifikan antara nilai trombosit dengan respons klinis subjektif (p = 0,028) dan objektif (p = 0,035). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara nilai hemoglobin dan trombosit dengan respons klinis pada pasien karsinoma rongga mulut dan orofaring paska kemoradiasi di RSUP Dr. Kariadi.
Mass Mimicking a Posterior Mediastinal Tumor Caused by the Extramedullary Hematopoiesis in Beta Thalassemia Major : a Rare Case Report
Nurzuwita Hasibuan;
Mulia Wati;
Khairida Riany;
Ghamal Arif Hanafiah;
Amna Wahyuni
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26369
Extramedullary hematopoiesis (EMH) refers to the production of blood cells occurring outside the bone marrow. This phenomenon is uncommon in individuals with moderate to severe β-thalassemia. The liver, spleen, and lymph nodes are the most frequent sites of EMH, while more unusual locations include the kidneys, intrathoracic cavity, skin, and central nervous system. Case Illustration: A 59-year-old man presented with complaints of shortness of breath, cough, and fatigue for the past one month. There was no previous history of blood disorders. Chest radiography revealed a lobulated mass in the posterior mediastinum. Contrast-enhanced thoracic CT scan demonstrated a lobulated mass of heterogeneous density containing blood components and calcifications, located between vertebrae T6 and T12. Laboratory findings showed microcytic hypochromic anemia (hemoglobin 6.2 g/dL, mean corpuscular volume 77 fL, mean corpuscular hemoglobin 26 g/dL) with reticulocyte count of 2.9%. Hemoglobin electrophoresis confirmed the diagnosis of β-thalassemia major. Discussion: Extramedullary hematopoiesis in the posterior mediastinum is rare and is often clinically silent, as observed in this case, and frequently discovered incidentally. On thoracic CT scans, EMH typically appears as unilateral or bilateral, well-circumscribed paravertebral masses located between vertebrae T6 and T12, with soft tissue density. These masses may contain adipose tissue and are occasionally associated with calcification. Conclusion: Extramedullary hematopoiesis is rare in moderate to severe β-thalassemia and may involve any site in the body. Posterior mediastinal involvement is uncommon and usually asymptomatic. Chest CT scan plays a crucial role in the diagnosis of mediastinal EMH.
Perbaikan Klinis Dermatitis Atopik pada Bayi Usia 3 Bulan Berdasarkan Skor SCORAD Setelah Terapi Perbaikan Sawar Kulit
Margaret Sibarani;
Wira Mondana;
Azizul Berlyansah;
Eva Miranda Fitri
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26665
Dermatitis atopik adalah penyakit inflamasi kulit yang bermanifestasi sebagai ruam pruritus kronis berulang yang mempengaruhi wajah dan bagian gerak anggota badan pada bayi. Ilustrasi kasus : Pasien bayi laki-laki dengan keluhan bintil- bintil merah kering pada daerah wajah dan leher disertai gatal yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. Pemeriksaan fisik : Pada regio fasialis dan cervical anterior tampak papul eritematosa multiple, makula eritamatosa, skuama disertai ekskoriasi. Kulit sekitar tampak kering. Pasien didiagnosis dengan dermatitis atopik. Penatalaksanaan: Pengobatan diberikan krim pelembab dua kali sehari setelah mandi disertai sabun yang mengandung pelembab. Pasien dianjurkan untuk menghindari faktor pencetus.
Hubungan antara Subtipe Molekuler dengan Metastasis Kanker Payudara di RSD Gunung Jati Cirebon
Syafa Dilla Putri;
Lestari Putri;
Alya Amila Fitrie
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26806
Kanker payudara yaitu kanker dengan urutan pertama paling banyak di dunia yang diderita wanita. Kanker payudara juga menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Lebih dari 90% pasien yang meninggal karena kanker payudara memliki metastasis. Berdasarkan subtipe molekuler, kanker payudara dibagi menjadi luminal A, luminal B, HER2 enriched dan triple negative. Subtipe molekuler tersebut berbeda secara heterogenitas baik resistensi terapi, kekambuhan dan juga pola metastasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara subtipe molekuler dengan metastasis kanker payudara di RSD Gunung Jati. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini yaitu semua pasien yang terdiagnosis kanker payudara di RSD Gunung Jati, sedangkan sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan total sampling sebanyak 178 sampel dengan periode Januari 2024-Maret 2025. Dilakukan uji statistik chi-square untuk mengetahui hubungan antara subtipe molekuler dengan metastasis kanker payudara. Hasil dari penelitian ini yaitu, subtipe molekuler yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini yaitu luminal B (51,7%), triple negative (24,7%), HER2 enriched (13,5%) dan luminal A (10,1%). Tidak terdapat hubungan antara subtipe molekuler dengan metastasis kanker payudara (p=0,391). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara subtipe molekuler dengan metastasis kanker payudara.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Pencegahan Tanda Bahaya Kehamilan
Asima Lamtiar Hotnauli Pakpahan;
Nurhayani Harahap;
Asmima Yanti;
Novi Susanti
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26843
Kehamilan merupakan proses yang alamiah, kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi, kehamilan risiko tinggi merupakan suatu kehamilan dimana jiwa dan kesehatan ibu dan bayi dapat terancam. Antenatal Care (ANC) adalah pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim dan ibunya. untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan pencegahan tanda bahaya kehamilan. Jenis desain penelitian yang dilakukan adalah survei analtik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian yaitu semua ibu hamil di klinik sehati. Pengambilan sampel menggunakan dengan teknik total population yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang ibu hamil. Hasil penelitian 30 responden, mayoritas ibu hamil memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 17 orang (56.7%), dan minoritas ibu hamil memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 4 orang (13.3%). 30 responden, mayoritas ibu hamil memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 17 orang (56.7%), dan minoritas ibu hamil memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 4 orang (13.3%). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pencegahan tanda bahaya kehamilan pada tingkat kepercayaan 95% dengan ɑ 0.00% diperoleh sig (2sided) 0,000. Maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan diantara kedua variabel pengetahuan ibu hamil dengan pencegahan tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan pencegahan tanda bahaya kehamilan di Klinik Sehati Tahun 2025. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengembangkangkan promosi dan edukasi tentang pencegahan tanda bahaya kehamilan kepada masyarakat khususnya pada ibu hamil.
Analisis Fenotipik Biofilm pada Endotracheal Tube serta Hubungannya dengan Multidrug Resistance pada Pasien Ventilator-Associated Pneumonia : Literature Review
Al-Muqsith Al-Muqsith
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26877
Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu infeksi nosokomial utama di unit perawatan intensif yang berkontribusi terhadap peningkatan mortalitas, lama rawat inap, dan biaya kesehatan. Pembentukan biofilm pada permukaan Endotracheal Tube (ETT) diketahui berperan penting dalam patogenesis VAP serta meningkatkan Multidrug Resistance (MDR). Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fenotipik biofilm pada ETT dan hubungannya dengan MDR pada pasien VAP. Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan pedoman PRISMA dengan pencarian pada database PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk periode 2021–2026. Sebanyak 42 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa biofilm terbentuk dalam 24–48 jam setelah intubasi dan memiliki karakteristik fenotipik berupa peningkatan densitas, ketebalan, serta kompleksitas matriks ekstraseluler yang berkontribusi terhadap peningkatan resistensi antibiotik. Biofilm juga memfasilitasi pertukaran gen resistensi antar mikroorganisme, sehingga mempercepat perkembangan MDR. Temuan ini menegaskan bahwa biofilm pada ETT merupakan faktor kunci dalam patogenesis VAP dan kegagalan terapi antibiotik. Oleh karena itu, pendekatan berbasis biofilm diperlukan dalam strategi pencegahan dan tata laksana VAP untuk meningkatkan luaran klinis pasien.
Pengaruh Lingkungan terhadap Kejadian Diare Akut pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Tamangapa
Hafizha Iltizama;
Hermiaty Nasaruddin;
Sidrah Darma;
Abdi Dwiyanto Putra Samosir;
Darariani Iskandar
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i2.26910
Diare masih menjadi masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan angka kejadian yang tinggi terutama pada anak usia bawah lima tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi lingkungan dan kejadian diare akut pada anak di wilayah kerja Puskesmas Tamangapa Makassar tahun 2025. Menggunakan desain cross sectional, sebanyak 52 responden dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,5% anak mengalami diare akut. Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p = 0,000), usia anak (p = 0,000), dan kondisi lingkungan (p = 0,000) dengan kejadian diare akut. Anak perempuan, anak usia <1 tahun, serta mereka yang tinggal di lingkungan kurang baik memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare. Penelitian ini menegaskan bahwa kondisi lingkungan dan faktor perilaku menjadi determinan penting kejadian diare, sehingga perbaikan sanitasi dasar, akses air bersih, dan edukasi PHBS perlu diperkuat untuk menurunkan angka diare pada anak.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu Seberang
Syariena Syariena;
Irma Sari;
Rusni Safitry;
Yusuf Hanafiah
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i3.26985
Masalah gizi pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang penting, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu Seberang. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu serta pengukuran status gizi balita berdasarkan berat badan yang tercatat pada buku KIA/KMS. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik (66,7%) dan sebagian besar balita memiliki status gizi normal (73,3%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p = 0,021). Ibu dengan pengetahuan baik lebih banyak memiliki balita dengan status gizi normal dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan kurang. Dengan demikian, pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor penting yang berhubungan dengan status gizi balita. Peningkatan edukasi gizi kepada ibu diharapkan dapat mendukung perbaikan status gizi anak.
Pengaruh Terapi Kompres Air Hangat terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismenore pada Remaja Putri
Utari Ariyanti;
Selvia Yolanda Dalimunthe;
Sarmauli Siahaan
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2026
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i3.27226
Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk proses belajar di sekolah. Tingginya angka kejadian dismenore mendorong perlunya penanganan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan minim efek samping, salah satunya melalui terapi kompres air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi kompres air hangat terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026 di UPT SPF SMP Negeri 1 Sunggal dengan jumlah sampel sebanyak 36 remaja putri yang mengalami dismenore, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian terapi kompres air hangat bersuhu 40–45°C selama 15–20 menit pada area abdomen bawah. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Rata-rata skala nyeri dismenore sebelum intervensi sebesar 6,65±1,268 dan menurun menjadi 3,75±1,293 setelah pemberian terapi kompres air hangat. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05) yang menandakan adanya pengaruh signifikan terapi kompres air hangat terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri. Terapi kompres air hangat efektif dalam menurunkan skala nyeri dismenore sehingga dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis yang mudah, aman, dan praktis diterapkan oleh remaja putri.
Pengetahuan Remaja terhadap Dampak Pernikahan Dini di SMA Negeri I Kembang Tanjung Kabupaten Pidie Tahun 2025
Decy Erni Nasution;
Hamdani Hamdani;
Nurlaili Nulaili;
Adam Adam
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jkkmm.v5i1.27229
Pengetahuan merupakan sesuatu yang ada dan terwujud dalam mental dan pikiran seseorang akibat dari interaksi, hubungan, dan keterhubungan dengan lingkungan di sekitarnya. Pengetahuan pada dampak pernikahan pada era sekarang ini sangatlah penting. Selama tiga dekade terakhir, angka pernikahan anak di seluruh dunia telah menunjukkan penurunan perlahan dari 33 persen di tahun 1985 menjadi 26 persen pada tahun 2010. Jika pola ini terus berlanjut, diperkirakan sebanyak 142 juta anak perempuan (atau 14,2 juta anak per tahun) akan menjalani pernikahan sebelum mencapai 18 tahun antara tahun 2011 dan 2020, dan 151 juta anak perempuan atau 15,1 juta per tahun akan menikah di bawah usia 18 tahun pada periode 2021 hingga 2030 Tujuannya untuk melihat tingkat pengetahuan remaja terhadap dampak pernikahan dini mana Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan jumlah sampel 80 orang siswa yang ada di SMA Negeri 1 Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Analisis data menggunakan software statistic SPSS 23 dengan uji regresi. Hasil penelitian ini berupa table frekuensi dan analisa yang ada dilapangan. Hasil penelitian ini akan dipublikasikan pada jurnal Nasional.Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan sangat berdampak pada pernikahan dini terutama untuk kesehatan. Disarankan adanya edukasi pada remaja siswa untuk meningkatkan pengetahuan dan dampak pernikahan dini baik dari segi kesehatan maupun dampak lainnya seperti dampak ekonomi dan sosial lainnya.