cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 176 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Keterpenuhan Sarana Prasarana Terhadap Motivasi Dan Kinerja Guru UPTD SD Negeri Di Kecamatan Soreang Kota Parepare Jamilah, Jamilah; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3844

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan keterpenuhan sarana prasarana terhadap motivasi dan kinerja guru pada sekolah dasar negeri di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi target sebanyak 24 sekolah dasar di Kecamatan Soreang. Populasi tersebut kemudian disampling sehingga terpilih sampel sebanyak 56 orang guru dan 6 orang kepala sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan penyebaran angket/kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap motivasi guru sebesar dengan nilai hasil koefisien sebesar 0,572. 2) Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh terhadap Kinerja Guru dibuktikan dengan nilai hasil koefisien sebesar 0.344. 3) Keterpenuhan sarana dan prasarana berpengaruh terhadap motivasi guru dengan nilai hasil koefisien sebesar 0.173. 4) Keterpenuhan sarana dan prasarana berpengaruh terhadap kinerja guru dengan nilai hasil koefisien sebesar 0.313. Berdasarkan perhitungan secara statistik, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dan keterpenuhan sarana prasarana terhadap motivasi dan kinerja guru pada sekolah dasar negeri di Kecamatan Soreang Kota Parepare. The purpose of this study was to describe the influence of the principal's leadership and the fulfillment of infrastructure facilities on teacher motivation and performance of  elementary schools in Soreang District, Parepare City. This study is a quantitative study with a correlation approach. The population was 24 elementary schools in Soreang District. The sample was 56 teachers and 6 principals. The data collection method used was observation and questionnaire distribution. The data analysis method uses normality test, linearity test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test.  The results showed that: (1) Principal leadership affects teacher motivation with a coefficient value of 0.572. (2) Principal leadership affects teacher performance as evidenced by the coefficient value of 0.344. (3) The fulfillment of facilities and infrastructure affects teacher motivation with a coefficient value of 0.173. (4) The fulfillment of facilities and infrastructure affects teacher performance with a coefficient value of 0.313. Based on statistical calculations, it can be concluded that there is a positive and significant influence between the principal's leadership and the fulfillment of infrastructure facilities on teacher motivation and performance of elementary schools in Soreang District, Parepare City.
Peningkatan Kemampuan Menulis Esai Narasi Melalui Teknik Mind Mapping Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Era Merdeka Belajar Kelas V UPTD SD Negeri 53 Parepare Hadijah, Hadijah; Hamsiah, Andi; Asdar, Asdar
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3847

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa melalui penerapan teknik mind mapping dan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis Esai Narasi melalui penerapan teknik mind mapping pada siswa kelas V UPTD SD Negeri 53 Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif, bentuk penelitian tindakan kelas (PTK), . Hasil penilaian kemampuan menulis esai narasi dari base line sampai siklus II dengan skor rata-rata yaitu (61,1), (69), (81,18). Hasil penilaian Ketuntasan Belajar sampai siklus II yaitu siklus I (tuntas 43%, dan tidak tuntas 57%) dan untuk siklus II (tuntas 90% dan tidak tuntas 10%) Kesimpulan, proses pelaksanaan pembelajaran dan kemampuan menulis esai narasi melalu teknik mind mapping pada siswa kelas V mengalami peningkatan. The purpose of this study to know the increase in student learning activities through the application of mind mapping techniques and to describe the improvement of the ability to write narrative essays through the application of mind mapping techniques at class V UPTD students SD Negeri 53 Parepare. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The form of research is Classroom Action Research (PTK). The assessment results show that the ability to write narrative essays from the base line to cycle II with an average score of (61.1), (69), (81.18). The results of the Learning Completeness assessment until cycle II are cycle I (43% complete, and 57% incomplete) and for cycle II (90% complete and 10% incomplete). Based on the data obtained, it can be concluded that the learning implementation process and the ability to write narrative essays through the mind mapping technique have increased at class V UPTD students SD Negeri 53 Parepare.
Efek Moderasi Motivasi Belajar Pada Pengaruh Model Quantum Teaching Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar Kabupaten Pinrang Fitriani, Fitriani H; Yunus, Muhammad; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3848

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan model quantum teaching dengan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar, pengaruh motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar dan terdapat interaksi moderasi penerapan model quantum teaching dengan motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V UPT SD Negeri 168 Pinrang dan siswa kelas V UPT SD Negeri 98 Pinrang. Siswa kelas V UPT SD Negeri 168 Pinrang yang berjumlah 23 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V UPT SD Negeri 98 Pinrang sebagai kelas kontrol berjumlah 21 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif memberikan gambaran keterampilan berpikir kritis. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kovariat (ANOVA) dengan taraf signifikan 5%. Analisis deskritif dan inferensial dibantu dengan menggunakan program SPSS Versi 24. Sebelum data dianalisis dengan ANOVA terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas menggunakan uji One-Sample Kolmogrov-Smirnov. Uji homogenitas menggunakan Leven’s Test of Equality of Error Variances. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) terdapat perbedaan signifikan penggunaan model quantum teaching dengan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar. Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat, terbukti dengan tingginya skor yang diperoleh setelah menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching, (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar. Tinggi rendahnya motivasi belajar siswa berpengaruh pada keterampilan berpikir kritis siswa. Terbukti dari perbedaan skor keterampilan berpikir kritis yang diperoleh.  (3) Tidak terdapat interaksi moderasi penerapan model quantum teaching dengan motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar. Dengan demikian, variabel-variabel ini tidak saling berkaitan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. This study aims to determine (1) the difference in the use of quantum teaching models with direct learning models on critical thinking skills of Fifth grade students Elementary School Pinrang Regency (2) the effect of learning motivation on critical thinking skills of grade V elementary school students (3) there is a moderating interaction between the application of quantum teaching models with learning motivation on critical thinking skills Fifth grade students Elementary School Pinrang Regency.  This research employs a quasi-experimental design. The design used in this study is the Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. The subjects in this study were fifth-grade students of UPT SD Negeri 168 Pinrang and UPT SD Negeri 98 Pinrang. There were 23 students in the fifth grade of UPT SD Negeri 168 Pinrang as the experimental group and 21 students in the fifth grade of UPT SD Negeri 98 Pinrang as the control group. The instruments used in this study were critical thinking skills and learning motivation instruments. The research data were analyzed using descriptive and inferential analysis. Descriptive analysis provides an overview of critical thinking skills. Data were analyzed using Analysis of Covariance (ANOVA) with a significance level of 5%. Descriptive and inferential analysis was aided by the SPSS Version 24 program. Before the data were analyzed with ANOVA, prerequisite tests were conducted, namely the normality test and homogeneity test. The normality test used the One-Sample Kolmogorov-Smirnov test. The homogeneity test used Leven's Test of Equality of Error Variances. The research results obtained are (1) there is a significant difference in critical thinking skills of students facilitated by the quantum teaching model and conventional learning. The Anova test results show that the quantum teaching model is significantly different from conventional learning in improving critical thinking skills. (2) there is an influence of learning motivation on the critical thinking skills of Fifth grade students Elementary School Pinrang Regency. (3) There is no moderation interaction between the application of the quantum teaching model and learning motivation on the critical thinking skills of Fifth grade students Elementary School Pinrang Regency. Thus, these variables are not interrelated in improving students' critical thinking skills.
Komparasi Penerapan Strategi Konflik Kognitif Dan Strategi Peta Konsep Dalam Pembelajaran Team Games Tournament Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Pinrang Supardi, Supardi; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3849

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pemahaman konsep IPA dengan menggunakan strategi konflik kognitif dalam pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament pada siswa kelas V Sekolah Dasar,  pemahaman konsep IPA dengan menggunakan strategi peta konsep dalam pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament pada siswa kelas V Sekolah Dasar dan perbedaan pemahaman konsep IPA yang menggunakan strategi konflik kognitif dengan strategi peta konsep pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian ini adalah kelas V Sekolah Dasar, kelas eksperimen I di UPT SD Negeri 102 Pinrang dengan jumlah sebanyak 27 siswa menggunakan pembelajaran kooperatif Team Games Tournament dengan strategi konflik kognitif dan kelas eksperimen II di UPT SD Negeri 100 Pinrang sebanyak 25 siswa menggunakan pembelajaran kooperatif Team Games Tournament dengan strategi peta konsep. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil belajar kelas eksperimen I lebih tinggi daripada kelas eksperimen II dan setelah dilakukan uji T diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan menolak H0 dan menerima H1 yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil pemahaman konsep IPA antara siswa yang menggunakan strategi konflik kognitif dengan strategi peta konsep dalam model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi konflik kognitif memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan strategi peta konsep terhadap pemahaman konsep IPA siswa berdasarkan peningkatan skor nilai rata-rata siswa. The purpose of this research is to describe: (1) understanding of science concepts using cognitive conflict strategies in Team Games Tournament type cooperative learning for fifth grade elementary school students, (2) understanding of science concepts using concept map strategies in Team Games Tournament type cooperative learning in fifth grade elementary school students, (3) differences in understanding of science concepts using cognitive conflict strategies and concept map strategies in Team Games Tournament type cooperative learning in fifth grade elementary school students. The type of research used a comparative quantitative method with a pretest-posttest control group design. The subjects of this research were class V of Elementary School, experimental class I at UPT SD Negeri 102 Pinrang with a total of 27 students using Team Games Tournament cooperative learning with cognitive conflict strategies and experimental class II at UPT SD Negeri 100 Pinrang with 25 students using cooperative learning Team Games Tournament with concept map strategy. The data collection methods used are tests and observations, while the data analysis techniques used are descriptive analysis and inferential statistical analysis. The learning outcomes of experimental class II were higher than experimental class I and after carrying out the T test, the sig (2-tailed) value was obtained which was smaller than the predetermined significance level. So it can be concluded that we reject H0 and accept H1 which states that there is a difference in the results of students' understanding of science concepts between students who were taught using the cooperative learning model Team Games Tournament cognitive conflict strategy and the cooperative Team Games Tournament concept map strategy. This shows that the use of the Team Games Tournament cooperative learning model, cognitive conflict strategy, has a greater influence than the use of the Team Games Tournament cooperative learning model, concept map strategy on students' understanding of science concepts.
Pemberian Tugas Dan Penguatan Guru Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa SD Di Gugus VI Kecamatan Tallo Kota Makassar Nashrullah, Nashrullah; Asdar, Asdar; Patandean, Agustinus Jarak
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3874

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara pemberian tugas dengan prestasi belajar dan hubungan pemberian penguatan dengan prestasi belajar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Tallo Kota Makassar. Sampel penelitian ini berjumlah 61 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan simple random sampling, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data menggunakan software Statistikal Package for the Social Sciens (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan significant antara pemberian tugas terhadap prestasi belajar (p-value 0,001) dan adanya hubungan signifikan antara pemberian penguatan terhadap prestasi belajar (p-value 0,001). This study aims to describe the relationship between giving assignments and learning achievement of elementary school students in Cluster VI Tallo District, Makassar City and the relationship between giving reinforcement and learning achievement of elementary school students in Cluster VI Tallo District, Makassar City. The research approach used was quantitative approach. The population in this study were fifth grade elementary school students Cluster IV Tallo District Makassar City. The sample of this study amounted to 61 students. The sampling technique used simple random sampling, the instrument used in this study was a questionnaire. Data analysis using software Statistical Package for the Social Sciens (SPSS) version 25. The results showed that there was a significant relationship between giving assignments to learning achievement (p-value 0.001) and there was a significant relationship between giving reinforcement to learning achievement (p-value 0.001) of elementary school students in Cluster VI Tallo District, Makassar City.
Penguasaan Kosakata Dengan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Dan Minat Menulis Pada Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 73 Parepare Hastuti, Hastuti; Hamsiah, Andi; Muhammadiah, Mas'ud
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3875

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan keterampilan menulis karangan deskripsi dengan penguasaan kosakata siswa kelas V UPTD SD Negeri 73 Parepare dan hubungan keterampilan menulis karangan deskripsi dengan penguasaan kosakata siswa kelas V UPTD SD Negeri 73 Parepare. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V UPTD SD Negeri 73 Parepare, sebanyak 25 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan angket, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu pendekatan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, (1) Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang linear antara variable penguasaan kosakata dengan variable keterampilan menulis karangan deskriptif siswa, (2) Minat menulis berkorelasi positif degan keterampilan menulis karangan deskriptif siswa, (3) Pengasaan kosakata dan minat menulis secara bersama- sama mempengaruhi keterampilan menulis karangan deskriptif siswa. The purpose of this study was to determine: (1) The relationship between descriptive essay writing skills and the vocabulary mastery of class V students at UPTD SD Negeri 73 Parepare, (2) The relationship between descriptive essay writing skills and vocabulary mastery of class V students at UPTD SD Negeri 73 Parepare. This type of research is quantitative research with a correlational approach. The number of samples in this research was class V students at UPTD SD Negeri 73 Parepare, totaling 25 students. The data collection methods used are tests and questionnaires, while the data analysis techniques used are descriptive statistical approaches and inferential statistical analysis. Based on the results of data analysis showed that: (1) There is a linear  relationship between the variable vocabulary mastery with variable descriptive essay writing skills of students, (2) Writing interest is positively correlated with students' descriptive essay writing skills, (3) Vocabulary mastery and writing interest together affect students' descriptive essay writing skills.
Hubungan Penguasaan Kosakata Dan Minat Membaca Dengan Keterampilan Menulis Puisi Pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Di Kabupaten Pinrang Arifin, Irma; Asdar, Asdar; Rahmania, Rahmania
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3876

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Komunikasi berbahasa ini dijabarkan menjadi empat keterampilan berbahasa yakni keterampilan membaca (reading), mendengarkan (listening), berbicara (speaking), dan menulis (writing). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penguasaan kosakata dan minat membaca dengan keterampilan menulis puisi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Pinrang, yakni UPTD SDN 105 Pinrang dan UPTD SDN 106 Pinrang dengan sampel sebanyak 32 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan penyebaran angket/kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis uji t parsial, dan uji regresi linear. Hasil menunjukkan 1) Ada hubungan antara variabel penguasaan kosakata dan variabel keterampilan menulis puisi peserta didik kelas V SD di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga Hipotesis diterima, artinya terdapat hubungan. 2) Tidak ada hubungan antara variabel minat membaca dan variabel keterampilan menulis puisi peserta didik kelas V SD di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai sig 0,056 > 0,05 sehingga Hipotesis ditolak, artinya tidak terdapat hubungan. The purpose of this study is to analyze the relationship between vocabulary mastery and interest in reading with poetry writing skills in fifth grade students of elementary schools in Pinrang Regency. This type of research is quantitative with the research subjects are fifth grade students of elementary schools in Pinrang Regency, namely UPTD SDN 105 Pinrang and UPTD SDN 106 Pinrang with samples of 32 students. The data collection methods used were observation and questionnaire. The data analysis method uses partial t test analysis, and linear regression test. The results of the research showed that: (1) There is a relationship between the vocabulary mastery variable and the variable poetry writing skills of fifth grade elementary school students in Suppa District, Pinrang Regency. This is evidenced by the sig value of 0.000 <0.05 so that the hypothesis is accepted, meaning that there is a relationship between the vocabulary mastery variable and the variable poetry writing skills. (2) There is no relationship between the variable of interest in reading and the variable of poetry writing skills of fifth grade students in Suppa District, Pinrang Regency. This is evidenced by the sig value of 0.056 > 0.05 so that the hypothesis is rejected, meaning that there is no relationship between the variable of interest in reading and the variable of poetry writing skills.
Kemampuan Membaca Pemahaman Dengan Penerapan Strategi Know, Want, Learning (K-W-L) Di Kabupaten Sidrap Lapi, Misnawati; Madjid, Syahria; Muhammadiah, Mas'ud
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3877

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan strategi K-W-L (Know-Want-Learn) dalam meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa,  peningkatkan hasil belajar membaca pemahaman, dan penerapan strategi K-W-L (Know-Want-Learn) dalam meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa kelas V UPT SD Negeri 5 Lawawoi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Sampel berjumlah 18 siswa, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 10 siswi perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu menganalisis hasil observasi dan analisis hasil tes kemampuan membaca pemahaman.Berdasarkan hasil analisis, maka diperoleh hasil tes keterampilan membaca pemahaman siklus I dengan nilai rata-rata 57,02 dan kriteria ketuntasan belajarnya mencapai 55%,  begitu pula dengan tes hasil belajar dengan nilai rata-rata 52,33 dan kriteria ketuntasan belajarnya mencapai 33%, selanjutnya mengalami peningkatan pada siklus II yakni nilai rata-rata setiap individu 86,27 dengan kriteria ketuntasan belajarnya mencapai 89% untuk kemampuan membaca pemahaman dan untuk hasil belajar mengalami peningkatan nilai ratar-ata yakni 89,41 dengan kriteria ketuntasan sebesar 94%.. The research objectives were to find out: (1) the application of the K-W-L (Know-Want-Learn) strategy in improving students' reading comprehension learning outcomes, (2) the improvement of reading comprehension learning outcomes, and (3) the application of the K-W-L (Know-Want-Learn) strategy in improving students' reading comprehension learning outcomes in fifth grade UPT SD Negeri 5 Lawawoi. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The sample amounted to 18 students, consisting of 8 male students and 10 female students. The data collection methods used are tests and observations, while the data analysis techniques used are analyzing the results of observations and analyzing the results of reading comprehension ability tests. Based on the results of the analysis, the results of the reading comprehension skills test in cycle I were obtained with an average value of 57.02 and the criteria for learning completeness reached 55%, as well as the learning outcomes test with an average value of 52.33 and the criteria for learning completeness reached 33%, then experienced an increase in cycle II, namely the average value of each individual 86.27 with the criteria for learning completeness reaching 89% for reading comprehension skills and for learning outcomes increased the average value of 89.41 with the criteria for completeness of 94%. Based on these results, it can be concluded that the application of the K-W-L (Know-Want-Learn) strategy in improving student reading comprehension learning outcomes in fifth grade students of UPT SD Negeri 5 Lawawoi.
Tingkat Pendidikan Pelatihan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru SD Di Kecamatan Nabire Papua Tengah Karim, Virawaty Abdul; Hamid, Sundari; Madjid, Syahria
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3878

Abstract

Kinerja guru yang tidak optimal dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut ialah tingkat pendidikan guru yang tidak sesuai dengan pekerjaan, pelatihan yang tidak diberikan kepada guru secara berkesinambungan untuk mengembangkan bahkan mengasah kemampuan serta lingkungan kerja yang tidak memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru untuk melakukan pekerjaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pelatihan dan lingkungan kerja terhadap kinrja guru sehingga penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang secara spesifik menggunakan pendekatan korelasional yang artinya melihat adanya hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Untuk mengetahui hubungan antara variabel, penelitian ini menggunakan cara pengambilan data menggunakan angkat dan dokumentasi yang nantinya data akan diolah dengan menggunakan SPSS versi 26 dengan berbagai teknik anaisis data uji. Teknik analisis data didalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi berganda simultan, dan pengujian hipotesis. Dari hasil teknik analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi (hubungan) antara tingkat pendidikan antara variabel Tingkat Pendidikan (X1), Pelatihan (X2) dan Lingkungan Kerja (X3) dengan variabel Kinerja Guru (Y) korelasi (hubungan) tersebut  dapat dilihat dari hasil uji korelasi berganda simultan yang menunjukkan hasil Sig F Change 0,000 atau < 0,05. Serta nilai R 0,90 yang artinya derajat hubungan antara Tingkat Pendidikan (X1), Pelatihan (X2) dan Lingkungan Kerja (X3) terhadap Kinerja Guru merupakan korelasi sempurna. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa nilai Sig atau Signifikansi diperoleh nilai Sig F 0,00 yang artinya H1 diterima sesuai dengan ketentuan dari uji F yaitu Jika nilai Sig F < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima atau ada hubungan antara variabel bebas (tingkat pendidikan, pelatihan dan lingkungan kerja) terhadap variabel terikat (kinerja guru). The purpose of this study was to determine the relationship between the level of education, training and work environment on teacher performance. This research uses a quantitative method that specifically uses a correlational approach which means analyzing the relationship between one variable and another. Data obtained using questionnaires and documentation, then analyzed using SPSS version 26. Data analysis techniques in this study are descriptive analysis, normality test, linearity test, simultaneous multiple correlation test, and hypothesis testing. From the results of data analysis techniques, it can be concluded that there is a correlation (relationship) between the level of education between the variables of Education Level (X1), Training (X2) and Work Environment (X3) with the variable Teacher Performance (Y) the correlation (relationship) can be seen from the results of the simultaneous multiple correlation test which shows the results of Sig F Change 0.000 or <0.05. As well as the R value of 0.90 which means that the degree of relationship between the Level of Education (X1), Training (X2) and Work Environment (X3) on Teacher Performance is a perfect correlation. The results of hypothesis testing also show that the Sig or Significance value obtained is Sig F value of 0.00, which means that H1 is accepted in accordance with the provisions of the F test, namely if the Sig F value <0.05 then Ho is rejected and H1 is accepted or there is a relationship between the independent variables (level of education, training and work environment) on the dependent variable (teacher performance).
Kemandirian Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar Di Kecamatan Soreang Kota Parepare Pattah, Darmawati; Madjid, Syahria; Patandean, Agustinus Jarak
Jounal of Primary Education Vol 4 No 1 (2023): Bosowa Journal of Education, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i1.3888

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN di Kecamatan Soreang Kota Parepare, mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN di Kecamatan Soreang Kota Parepare dan mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan expost facto. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Jumlah sampel dalam penelitian ini ada 60 siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) emandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Hal ini terlihat dari analisis data yang menunjukkan adanya hubungan positif antara tingkat kemandirian belajar dengan skor hasil belajar IPA. Besar sumbangan kemandirian belajar terhadap hasil belajar sebesar 35% dan sisanya sebesar 65% disumbang oleh variabel-variabel lain selain kemandirian belajar, (2) motivasi belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa berhubungan positif dengan tingkat keberhasilan belajar mereka dalam mata pelajaran IPA. Besar sumbangan motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar 82% dan sisanya sebesar 18% disumbang oleh variabel-variabel lain selain motivasi belajar, (3) kemandirian belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN di Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat siswa memiliki kombinasi yang baik antara motivasi belajar dan kemandirian belajar, maka hasil belajar IPA meningkat. Besar sumbangan motivasi dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar sebesar 82% dan sisanya sebesar 18% disumbang oleh variabel-variabel lain selain motivasi dan kemandirian belajar. Motivasi belajar lebih dominan dalam mempengaruhi hasil belajar siswa daripada kemandirian. Oleh karena itu, untuk meningkatkan hasil belajar, fokus lebih diberikan pada meningkatkan motivasi siswa. Siswa yang termotivasi cenderung mencapai hasil belajar yang lebih baik dalam mata pelajaran IPA. The objectives of this study are: (1) to determine the influence of learning independence on the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City, (2) to ascertain the influence of learning motivation on the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City, and (3) to investigate the combined influence of learning independence and learning motivation on the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City. This research employs a quantitative approach with an ex post facto design. The population for this study consists of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City. The sample size for this study is 60 students. The results of this study indicate that (1) learning independence significantly influences the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City. This is evident from the data analysis, which shows a positive relationship between the level of learning independence and the scores of science learning outcomes. The contribution of learning independence to learning outcomes is 35%, while the remaining 65% is contributed by variables other than learning independence. (2) Learning motivation has a significant influence on the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City. This finding demonstrates that the level of students' learning motivation is positively associated with their success in learning science. The contribution of learning motivation to learning outcomes is 82%, while the remaining 18% is contributed by variables other than learning motivation. (3) Learning independence and learning motivation together influence the science learning outcomes of fifth-grade students at elementary schools in Soreang District, Parepare City. The results of the study indicate that when students have a good combination of learning motivation and learning independence, their science learning outcomes improve. The contribution of motivation and learning independence to learning outcomes is 82% and the remaining 18% is contributed by other variables besides motivation and learning independence. Learning motivation is more dominant in influencing student learning outcomes than independence. Therefore, to improve learning outcomes, more focus is given to improving student motivation. Motivated students tend to achieve better learning outcomes in science subjects.

Page 10 of 18 | Total Record : 176