Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
223 Documents
Hubungan Perilaku Ibu Berdasarkan Teori Health Belief Model Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Siswa SD Negeri Lamreh Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020
Saflena, Ade;
Adamy, Aulina;
Ariscasari, Putri
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 3 Juli 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i3.1445
Protokol kesehatan merupakan Langkah penting dalam menekan angka penyebaran virus Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pada siswa sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh ibu dalam menerapkan protokol kesehatan. Orang tua dituntut untuk bisa menjaga kesehatan anak sehingga anak dalam kondisi yang sehat. Health Belief Model merupakan konsep yang digunakan untuk memahami serta memprediksi perilaku kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur, pendidikan, suku, pekerjaan, pendapatan, kerentanan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, kendala yang dirasakan, isyarat untuk melakukan tindakan terhadap penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada siswa SD Negeri Lamreh Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Penelitian menggunakan rancangan analitik Cross-Sectional. Pengambilan data ini dilakukan di SDN Lamreh Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 15 s/d 20 Mei 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 101 ibu dari siswa SDN Lamreh sebagai responden yang diambil dengan purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh variabel yang berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan yaitu pendidikan (P = 0,022), kerentanan yang dirasakan (P = 0,000), keparahan yang dirasakan (P= 0,008), manfaat yang dirasakan (P = 0,000), kendala yang dirasakan (P = 0,000) dan isyarat untuk melakukan tindakan (P = 0,042). Teori health belief model sangat bermanfaat untuk penelitian ini karena dengan teori ini peneliti dapat melihat perilaku kesehatan para ibu dari siswa SDN Lamreh kepada anak-anaknya yang kebanyakan dari ibu siswa sulit menerapkan protokol kesehatan kepada anaknya.Diharapkan agar responden lebih patuh terhadap penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dan agar dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variabel yang dapat berhubungan dengan perilaku masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Daun Magnolia Virginiana terhadap Aktivitas Neurofarmakologi pada Berbagai Parameter Biologi
Nurul Amalia;
A. Alya Passalowongi;
Sysca Adzzariaat Zalza;
Arini Arianti;
Siti Nur Hadra;
Z.Z. Bilqis;
Piatri Piatri;
Murni Selviana;
Andi Utari Prasetya Ningrum
Journal of Health and Medical Science Volume 4 Nomor 4 Oktober 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v4i4.3204
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas neurofarmakologis ekstrak daun Magnolia virginiana terhadap sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom berdasarkan variasi konsentrasi. Daun Magnolia virginiana diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, honokiol, dan magnolol yang berpotensi berperan sebagai neuromodulator, antioksidan, dan neuroprotektor. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga tingkat konsentrasi ekstrak, yaitu 1%, 2%, dan 4%. Delapan parameter neurofarmakologi digunakan sebagai indikator respons biologis, meliputi parasimpatomimetik (PSM), stimulasi sistem saraf pusat (SSSP), depresi sistem saraf pusat (DSSP), simpatolitik (SL), relaksasi otot (RO), simpatomimetik (SM), parasimpatolitik (PSL), dan analeptik (ANA). Setiap parameter dievaluasi melalui pendekatan histopatologis, pengamatan fisiologis, dan biomarker stres oksidatif pada hewan uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Magnolia virginiana memberikan respons neurofarmakologis yang berbeda-beda tergantung konsentrasi. Konsentrasi 1% menunjukkan efek stabilisasi sistem saraf dan perlindungan oksidatif yang relatif tinggi, ditandai dengan nilai SSSP, DSSP, dan RO yang dominan. Konsentrasi 2% memperlihatkan peningkatan signifikan pada aktivitas simpatomimetik dan parasimpatolitik, yang mengindikasikan stimulasi sistem saraf otonom, namun juga diikuti potensi stres seluler. Sementara itu, konsentrasi 4% menunjukkan peningkatan tertinggi pada parameter simpatolitik dan analeptik, yang mencerminkan aktivitas neuroprotektif dan pemulihan fungsi saraf. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan bahwa ekstrak daun Magnolia virginiana memiliki profil neurofarmakologi multi-parameter yang bergantung pada dosis, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitoterapi untuk modulasi dan perlindungan sistem saraf.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepuasan Masyarakat Desa Seumet Dalam Memanfaatkan Puskesmas Montasik Aceh Besar Tahun 2024
ANIS MISKA MZ;
FARRAH FAHDHIENIE;
VERA NAZHIRA
Journal of Health and Medical Science Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 April 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v5i2.3397
Pelayanan kesehatan di Indonesia secara umum dapat dikatakan baik, tetapi masih ada beberapa daerah yang mengalami kendala dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan. Ini terlihat dari jumlah kunjungan ke puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia masih rendah, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kehandalan, Daya Tanggap, Empati, Jaminan, dan Bukti fisik terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Montasik.Penelitian yang penulis lakukan ini bersifat Deskriptif analitik dengan Cross Sectional dengan Uji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah 495 masyarakat dan sampel sebanyak 84. Penelitian ini penulis lakukan dari tnggal 12-23 Agustus 2023 di Desa Seumet. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari Puskesmas dan beberapa literatur yang mendukung penelitian ini. Dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan anatara Kepuasan Masyarakat dengan Kehandalan dengan P Value = 0.004, Daya Tanggap P Value = 0.010, Jaminan P Value = 0.003, Empati P Value =0.009, serta Bukti Fisik dengan P Value = 0.001. Hasil Univariat menunjukkan bahwa 63.1% manyatakan kepuasan pasien baik, sedangkan 64.3% mempunyai kehandalan yang baik, 59.5% Daya tanggap yang baik, 47.6% memberikan jaminan yang baik, 53.6% empati yang baik serta Bukti fisik yang baik 55.4%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik dengan tingkat Kepuasan Masyarakat Desa Seumet dalam memanfaatkan Puskesmas Montasik Aceh Besar. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan agar dapat meningkatkan lagi Kualitas pelayanan, petugas Kesehatan tepat waktu dalam memberikan pelayanan dengan kualitas pelayanan yang baik dan diharapan mampu memberikan kepuasan kepada pasien.