Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
223 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2022
Warta, Warta;
Wardiati, Wardiati;
Andria, Dedi
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.964
Data BKKBN tahun 2017 didapatkan 3,2 juta remaja 15-19 tahun melakukan aborsi yang tidak aman. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia ditemukan bahwa angka anak korban aborsi sebesar 54 kasus. Hasil survey di SMA Negeri 5 Simeulue Barat mengenai perilaku penyimpangan terdapat 13 orang pelajar pernah pacaran dan berpengangan tangan dengan lawan jenis dan menonton video asusila dengan alasan hanya sekedar ingin mengetahuinya, akan tetapi ada 4 siswa mengatakan bahwa mereka pernah melakukan penyimpangan terhadap sesama lawan jenis dan mereka pernah melakukan perilaku seksual baik di sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini menggunakan dengan cross sectional. Populasi adalah sebanyak 193 siswi. Sampel dalam penelitian ini 50 siswi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Mei s/d 1 Juni 2022. Uji statistik yang dilakukan adalah regresi linear. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa literasi kesehatan siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat berada pada kategori rendah (skor rata-rata jawaban responden adalah 13,38 dari skor total 40). Hasil analisis bivariate memperlihatkan bahwa ada hubungan antara sikap (p-value 0,013; R square 0,122; B 0-.349), peran keluarga (P-value 0,003; B 0.412) dengan literasi kesehatan reproduksi remaja. Variabel peran guru (p-value 0,425; B 0-.115), peran petugas kesehatan (p-value 0,657; B 0-.064), peran teman sebaya (p-value 0,225; B 0-.115), dan akses media (p-value 0,184; R Square 0,037; B 0-.191) tidak mempengaruhi literasi kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa literasi kesehatan reproduksi remaja siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat di pengaruhi oleh 2 faktor yaitu sikap remaja dan peran keluarga.
Hubungan Akses Pelayanan Kesehatan, BBLR, Asi Eksklusif Dan Asupan Protein Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Kamilah, Asarah Kamilah;
Ramadhaniah, Ramadhaniah;
Santi, Tahara Dilla;
M. Biomed, M. Biomed
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.965
Stunting merupakan masalah yang masih dihadapi oleh dunia terutama pada negara miskin dan berkembang. Pada tahun 2016 kasus stunting di Aceh adalah 26,4%, dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 35,7%. Di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2020 prevalensi stunting sebesar 40% yang artinya prevalensi stunting di kabupaten Aceh Besar melebihi prevelensi Stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya Stunting pada balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian ini adalah stunting dan Bukan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam. Sampel terdiri dari sampel kasus berjumlah 100 responden dan sampel kontrol berjumlah 100 responden. Pengumpulan data dilakukan 21 Juli s/d 3 Agustus 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang pernah memiliki akses pelayanan Kesehatan pernah sebesar 45.0%, BBLR <2500gr BBLR sebesar 46.5, dan yang memiliki asi eksklusif sebesar 46.0%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan akses pelayanan Kesehatan dengan Stunting pada balita (p=0,016 dan OR=1,920), BBLR (p=0,012 dan OR=1,994). Dan (asi eksklusif (p=0,032 dan OR=1,764). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dua variabel memiliki hubungan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2022. Diharapkan kepada kepala Puskesmas Baitussalam Aceh Barat agar lebih meningkatkan hubungan dengan masyarakat salah satunya dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat sehingga akan meningkatkan pengetahuan tentang terjadinya Stunting pada anak.
Peran Polimorfisme GeN MMP-9-1562C/T Terhadap Kejadian Retinopati Diabetik Pada Pasien DM
Suryani Mastari, Ekawaty
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.980
Retinopati diabetik merupakan komplikasi neurovaskular pada diabetes yang melibatkan kerusakan sawar-darah retina. Peran matriks metalloproteinase dalam mendegradasi matriks ekstrasel memperantarai kerusakan sel endotel retina dan proliferasi vaskular. Matriks metalloproteinase-9 (MMP-9) telah diketahui berperan pada inflamasi dan neovaskularisasi retina. Oleh karenanya, polimorfisme MMP-9 -1562C/T dianggap berperan pada risiko terjadinya retinopati diabetik. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan 52 pasien retinopati diabetik dan 42 pasien DM tanpa komplikasi sebagai kontrol. Pemeriksaan polimorfisme gen MMP-9 -1562C/T dilakukan dengan teknik PCR-RFLP. Perbedaan frekuensi proporsi genotip dan alel kedua kelompok dianalisis dengan uji chi square. Diperoleh frekuensi genotip CC 75%, CT 23,1%, dan TT 1,9% pada kelompok kasus serta genotip CC 54,8%, CT 45,2% dan tidak dijumpai genotip TT pada kelompok kontrol. Uji keseimbangan Hardy-Weinberg pada frekeunsi genotip menunjukkan kesesuaian (p>0,05). Uji proporsi frekuensi genotip dan alel pada kelompok kontrol dan kelompok kasus menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna (p>0,05). Polimorfisme gen MMP-9 -1562C/T bukan merupakan faktor risiko utama terjadinya retinopati diabetik pada pasien DM
Analisis Risiko Ergonomi Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Jaya Taylor Di Desa Sukamakmur Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue Tahun 2022
Indah Yani;
Dedi Andrian;
Radhiah Zakaria
Journal of Health and Medical Science Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1007
Ergonomi adalah suatu sistem yang berorientasi kepada disiplin ilmu yang terkait, tentunya dengan mempertimbangkan berbagai faktor, antara lain: faktor fisik, kognitif, sosial, organisasi, lingkungan dan faktor-faktor yang relevan lainnya.). Hasil survey awal yang dilakukan oleh peneliti di seluruh konveksi Kecamatan Simeulue Timur, diketahui terdapat sebanyak 10 konveksi yang masih aktif beroperasi. Salah satunya konveksi Jaya Tailor salah satu industri rumahan menyediakan pelayanan jasa pembuatan pakaian, topi, jaket maupun seranggam lengkap beserta atributnya disesuaikan dengan pemintaan konsumen. Pekerjaan dimulai dari pukul 08.30-17.30 WIB dengan istirahat selama 1 jam yaitu pada pukul 12.00-13.00 WIB. Tujuan penelitian ini Ergonomi Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Konveksi Jaya Taylor Di Desa Sukamakmur Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeuluetahun 2022 Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan rancangan penelitian cross sectional. Populasi menjahit 35 terdiri dari jumlah toko sebanyak 18 toko sampel penilitian sebanyak 35 warga di Desa sukamakmur. Pengumpulan data dilakukan 7 s/d 14 Agustus 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang masa kerja lama 48.6% usia sebesar 65.7%, tidak ada Riwayat cidera 54.3%, kebiasaan olahraga kurang 48.6%, dan obesitas sebesar 54,3%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan keluhan terhadap musculoskeletal dengan Riwayat cidera (p=0,038), kebiasaan olahraga (p=0,038), obesitas (p=0,150), dan masa kerja (p=0,0016).
Analisis Faktor Risiko Penyebab Kejadian Diabetes Mellitus Pada Wanita Usia Produktif (15-49 Tahun) Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022
Nurmaili Nurmaili;
Farrah Fahdhienie;
Wardiati Wardiati
Journal of Health and Medical Science Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 April 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1014
Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjangkiti banyak orang baik di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang. Prevalensi diabetes di indonesia sebanyak 10,6%, sedangkan prevalensi diabetes di aceh sebanyak 1,68%. Penyakit ini tidak hanya menjangkiti lansia akan tetapi juga di alami oleh orang dengan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya DM pada wanita usia produktif diwilayah kerja Puskesmas Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptik analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah Penderita DM dan Bukan penderita DM wanita usia produktif 15-49 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kualabhee Aceh Barat. Sampel berjumlah 108 Responden. Pengumpulan data dilakukan 2-16 Juli 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita usia produktif yang memiliki Riwayat DM di keluarga sebesar 60,3%, aktivitas fisik sebesar 58,9%, dan obesitas sebesar 58,3%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan riwayat keluarga dengan DM pada wanita usia produktif dengan nilai p = 0,017 (OR ,2,483), aktivitas fisik dengan nilai p = 0,017 (OR 2,469), dan obesitas dengan nilai p = 0,039 dan OR 2,176. Diharapkan kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur minimal sebulan sekali, menghindari mengkomsumsi makanan yang manis dan makanan dengan kadar lemak tinggi, dan tetap menjaga pola hidup yang sehat.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Cacingan Pada Murid Di Sekolah Dasar Negeri 18 Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Tahun 2022
Maulina, Yuli;
Ak, Zulkifli;
Abdullah, Asnawi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1210
Penyakit kecacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Usia Sekolah Dasar merupakan golongan yang sering terkena infeksi kecacingan karena sering berhubungan dengan tanah. Salah satu penyakit kecacingan adalah penyakit cacing usus yang ditularkan melalui tanah atau sering disebut soil transmitted helminths. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini pada murid di Sekolah Dasar Negeri 18 Kota Banda Aceh berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total population dan diperoleh sampel sebanyak 65 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 25 Februari sampai dengan 01 bulan Maret Tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi- square. Penelitian menunjukkan bahwa 67,7% murid tidak cacingan, 60,0% murid tidak ada mencuci tangan, 60,0% murid tidak ada memotong kuku, 66,2% murid ada bermain ditanah, 75,4% murid tidak ada jajan sembarangan. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara mencuci tangan (p-value=0,001), memotong kuku (p-value=0,004), bermain ditanah (p-value=0,000), jajan sembarangan (p-value=0,000) dengan penyakit cacingan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 18 Kota Banda Aceh Tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya Sabang Tahun 2022
Suci, Salsabilla;
Ak, Zulkifli;
Ramadhaniah, Ramadhaniah
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1211
Community behavior in managing waste is one of the environmental health behaviors. The emergence of the waste problem cannot be separated from the behavior of the community as waste producers and managers, therefore community behavior is the most important variable in waste management and its success must be supported by a high level of public awareness. This research is descriptive analytical with cross sectional design. The population in this study were housewives in Anoi Itam Village, Sukajaya Sabang District, totaling 71 respondents. Sampling was done by proportional random sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate analysis, with chi square statistical test. Data collection was carried out on 27 February to 1 March 2022. The results showed that mothers with poor waste management behavior (50,7%), housewives aged 28-39 years (49,3%), housewives with low education (45,1%), mothers with low income low family (74.6%), mothers with good knowledge (83.1%), mothers with positive attitudes (83.1%), no infrastructure (59.7%). Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge and waste management behavior (p = 0.000), meaning that the better the mother's knowledge, the better the behavior towards waste management, and there was no relationship between age, education, family income, knowledge, attitudes, and infrastructure.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Membuang Sampah Sembarangan Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Maulidar, Putri;
Zakaria, Radhiah;
Anwar, Syarifuddin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1212
Anak usia sekolah yang memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan terutama di lingkungan sekolah yang dapat menggangu proses belajar mengajar menjadi tidak nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku membuang sampah sembarangan pada peserta didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang berjumlah 292 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple proportional sampling dan diperoleh sampel sebanyak 74 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 25 Februari - 01 Maret 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 67,6% peserta didik berperilaku membuang sampah sembarangan, 43,2% peserta didik berpengetahuan kurang baik, 70,3% peserta didik bersikap negatif, 60,8% peserta didik tidak ada pemanfaatan tempat sampah, 41,9% guru tidak berperan dan 48,6% orangtua tidak berperan. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,020), pemanfaatan tempat sampah (p-value=0,002), peran guru (p- value=0,000), peran orangtua (p-value=0,005) dengan perilaku membuang sampah sembarangan pada peserta didik di SMPN 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Persepsi Remaja Tentang Seks Bebas Di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun
Fajar, Zhahratul;
Amin, Fauzi Ali;
Adria, Dedi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1218
Tingginya angka kejadian perilaku seks bebas pada ramaja disebabkan karena perkembangan kognitif (perubahan kemampuan mental), emosional (tingkah laku) dan kapasitas sosial selama awal masa remaja serta rasa ingin tahu yang tinggi dari para remaja mengenai segala hal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun tahun 2022.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja di SMAN 1 Samalanga sebanyak 185 orang dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 65 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 5 sampai 6 Agustus 2022. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa proporsi persepsi negatif remaja tentang seks bebas pada kategori negatif sebesar 60%, pengetahuan remaja yang kurang tentang seks bebas sebesar 43,1%, proporsi sikap remaja negatif terhadap seks bebas sebesar 55,4%, prorsi tidak mendapat informasi sebesar 60%, proporsi peran teman sebaya berperan sebesar 50,8%. Ada hubungan penegtahuan dengan persepsi remaja tentang seks bebas dengan p value 0,003, sikap (p value 0,013), jenis kelamin (p value 0,002) dan informasi (p value 0,004) dengan persepsi perilaku seks bebas.
Efektivitas Media Leaflet Dan Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang 5 M Pencegahan Covid-19 Pada Santri Dayah Insan Qurani Aneuk Batee Aceh Besar Tahun 2022
Aqlizar, Fardhi;
Azwar, Eddy;
Zakaria, Radhiah
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1221
Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-Cov-12. Perlunya upaya pencegahan untuk penularan Covid-19 yaitu menerapkan protokol kesehatan 5M untuk Pencegahan Covid-19 guna memutuskan rantai penularan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang 5M untuk Pencegahan Covid-19 adalah sumber informasi yang terbatas dalam lingkungan pesantren karena . Media Leaflet dan Audio Visual adalah media yang dapat digunakan dalam penyampaian informasi pendidikan kesehatan tentang 5M Pencegahan Covid-19. Penelitian bertujuan mengetahui Efektivitas Media Leaflet Dan Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang 5M Pencegahan Covid-19 Pada Santri Dayah Insan Qurani Aneuk Batee Aceh Besar Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental dengan rancangan Pre TestPost Test two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri putra kelas VIII di Dayah Insan Qur’ani Aneuk Batee Aceh Besar sebanyak 88 santri. Peneliti mengambil sampel dengan menggunakan Total Sampling dengan jumlah 88 santri dan semua dijadikan sebagai responden, dibagi menjadi 44 santri Media Leaflet dan 44 santri Media Audio Visual. Hasil Uji T dependent pengetahuan santri tentang 5M Pencegahan Covid-19 di Dayah Insan Qur’ani Aneuk Batee Aceh Besar dengan menggunakan Media Leaflet dan Media Audio Visual sebelum dan sesudah diberikan intervensi meningkat. Dilihat dari Uji T Independent nilai post test pada Audio Visual 25.14 dan nilai pada Leaflet 24.36. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Media Audio Visual lebih Efektif dari Media Leaflet. Diharapkan kepada pihak Dayah khususnya dibagian tenaga kesehatan yang melakukan penyuluhan sebaiknya lebih banyak menggunakan Media Audio Visual dibandingkan Media Leaflet dalam peningkatan pengetahuan tentang 5M agar dapat cepat untuk meningkatkan pengetahuan santri.