cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mediation : Journal Of Law
ISSN : -     EISSN : 28292030     DOI : https://doi.org/10.51178/mjol.v1i2.802
Core Subject : Social,
Mediation : Journal Of Law adalah jurnal ilmiah tentang disiplin hukum yang diterbitkan oleh Pusdikra Publishing (CV. Pusdikra Mitra Jaya). Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang hukum. Ruang lingkup Ilmu meliputi Hukum Tata Negara, Hukum Internasional, Hukum Pidana, Hukum Bisnis, Hukum Perburuhan dan Perselisihan Hubungan Industrial, Hukum Cyber, Hukum Islam dan Hak Kekayaan Intelektual dan kajian ilmiah lainnya sesuai dengan ruang lingkup bidang penelitian hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
Analisis Hukum Islam Terhadap Dampak Pengangkatan Anak Di Luar Pengadilan di Desa Sei Apung Jaya Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan Sitorus, Arby Fairuz Rahmadani; Siagian, Nilasar; Zm, Surono
Mediation : Journal of Law Volume 3, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v3i4.2483

Abstract

Pengangkatan anak merupakan pengalihan seorang anak secara pengasuhan, perawatan, pendidikan, biaya hidup, perhatian dan kasih sayang dari orang tua kandung kepada orang tua angkat melalui putusan pengadilan. Berbeda dengan pengangkatan anak yang terjadi di Desa Sei Apung Jaya Kecamatan Tanjung Balai. Di desa tersebut masih banyak yang melakukan pengangkatan anak tanpa putusan pengadilan, dan hanya melalui kesepakatan antara kedua belah pihak saja yaitu orang tua kandung dengan orang tua angkat. Hal tersebut terlihat dari alasan atau motif pasangan suami istri yang melakukan pengangkatan anak tanpa putusan pengadilan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa praktik pengangkatan anak tanpa putusan pengadilan dan bagaimana pengangkatan anak tanpa putusan pengadilan Penelitian ini adalah penelitian lapangan (kualitatif) dengan metode pendekatan Yuridis Sosiologis yang bersumber pada data primer dengan melakukan wawancara dan data sekunder diambil dari buku, artikel atau jurnal yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Komunikasi Edukasi Tentang Penyalahgunaan Narkoba dan Miras di Kab. Asahan Nasution, Ismail; Sukmawati, Rini; Nurrahmadhani, Siti; Yosvita, Akin Hariki; Sofia, Nadia
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2579

Abstract

Penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras) merupakan masalah serius yang mengancam generasi muda dan tatanan sosial masyarakat. Dimana saat ini di wilayah kota Asahan masih ada kurang nya dalam komunikasi edukadi tentang penyalahgunaan narkoba dan miras. Maka Hukum UU Negara Republik indonesia ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan, manfaat serta menciptakan keadilan bagi  masyarakat. Hukum terdiri dari ikatan-ikatan antara individu-individu, atau antara individu dengan masyarakat dan ikatan-ikatan itu tercermin pada timbulnya hak dan kewajiban,masalah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental individu, tetapi juga berdampak luas pada aspek sosial, ekonomi, dan keamanan.Di sinilah peran komunikasi edukasi menjadi sangat penting dan Komunikasi yang efektif, terutama yang berbasis pendekatan partisipatif dan menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik audiens muda, dapat meningkatkan kesadaran, membangun sikap penolakan terhadap narkoba dan miras, serta mendorong perubahan perilaku terhadap masyarakat.
Perlindungan Hak-Hak Pemilik dalam Proses Penyitaan Barang Kredit di Tinjau dari Maqashid Asy Syariah Marpaung, Rani Nirmala; Siagian, Nilasari; Nurwandri, Andri
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2651

Abstract

Perlindungan terhadap hak-hak pemilik dalam proses penyitaan barang kredit merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem hukum, termasuk dalam perspektif hukum Islam. Dalam praktik kredit, barang jaminan sering kali disita apabila debitur tidak mampu memenuhi kewajibannya. Namun, penyitaan ini tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang dan harus tetap mempertimbangkan hak-hak dasar pemilik barang, baik secara hukum positif maupun dalam kerangka maqasid al-syariah. Rumusan masalah yang ada didalam adalah bagaimana perlindungan hak-hal pemilik dalam proses penyitaan barang kredit dan tinjauan maqashid asy-syariah terhadap perlindungan hak-hak dalam proses penyitaan barang kredit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan data berupa angka-angka, pengukuran, serta analisis statistik. Penelitian ini bersifat objektif, sistematis, dan terstruktur, dengan tujuan untuk menguji teori atau hipotesis tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hak-hak pemilik dalam proses penyitaan barang kredit merupakan hal yang sangat penting baik dalam perspektif hukum positif maupun hukum Islam. Dalam hukum nasional, penyitaan harus mengikuti prosedur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Jaminan Fidusia, yang menekankan adanya kepastian hukum dan perlindungan terhadap pihak debitur. Kesimpulan penelitian berdasarkan prinsip maqashid, maka setiap proses penyitaan harus mempertimbangkan nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan kemaslahatan, serta menghindari kerusakan (mafsadah) yang lebih besar. Dengan demikian, maqashid dapat menjadi landasan korektif terhadap praktik hukum positif yang belum sepenuhnya melindungi hak pemilik.
Pengaruh Handphone Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga di Tinjau dari Maqasid Syariah Studi Kasus di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring Utama, Herly; Siagian, Nilasari; Zr, Surono
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2689

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan impian setiap individu, dan komunikasi menjadi kunci pencapaiannya. Komunikasi menjadi kunci penting untuk mencapainya, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan Handphone telah menyebar hingga ke pelosok desa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat penggunaan gadget dan dampaknya terhadap keharmonisan keluarga di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring, baik dari sisi positif maupun negatif.Kemajuan teknologi seperti handphone kini telah merambah hingga desa-desa, termasuk Desa Suka Makmur Handphone menjadi sesuatu yang tak terhindarkan melalui kemajuan zaman, meskipun demikian keharmonisan harus senantiasa di wujudkan karena itu lah cita-cita bagi setiap keluarga dan untuk meraih tujuan yang ingin dicapai Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), di mana peneliti secara langsung mengamati dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan terperinci mengenai dampak penggunaan gadget terhadap keharmonisan keluarga Tidak jarang orang yang kecanduan media sosial mengabaikan pentingnya menjalin komunikasi dengan pasangannya. Bahkan sering terjadi sepasang suami-istri dalam satu rumah duduk bersama saling berhadapan akan tetapi ketika yang satunya mengajak berbicara justru satunya bermain handphone tanpa menghiraukan sadi dengan yang lainnya Hasilnya, penggunaan handphone memberikan dampak positif yang dominan, seperti menjaga komunikasi antar anggota keluarga dan membantu perekonomian, sehingga turut menjaga keharmonisan keluarga.
Adaptasi Hukum Perburuhan di Era Digital Pada Pekerja Harian Lepas Mutiara Afni Harahap; Dalfatara Dalfatara; Aldio Rolanda; Adam Algani; Tri Reni Novita
Mediation : Journal of Law Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v5i1.3364

Abstract

Pekerja harian lepas merupakan bentuk hubungan kerja yang ditandai oleh ketidakpastian jam kerja, penugasan yang tidak berkelanjutan, serta minimnya jaminan perlindungan hukum. Dalam praktiknya, tenaga kerja harian lepas sering berada pada posisi yang rentan karena tidak memenuhi unsur hubungan kerja formal sebagaimana diatur dalam hukum perburuhan konvensional. Artikel ini menganalisis bagaimana adaptasi hukum perburuhan diperlukan untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi pekerja harian lepas di tengah penggunaan platform digital yang memperluas model kerja tidak tetap. Penelitian menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menilai kesesuaian regulasi yang berlaku terhadap karakteristik pekerja harian lepas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang ada belum mampu mengakomodasi kebutuhan perlindungan bagi pekerja harian lepas, terutama terkait status hubungan kerja, akses jaminan sosial, dan mekanisme penyelesaian perselisihan. Oleh sebab itu, diperlukan pembaruan norma dan model regulasi yang lebih responsif, termasuk penyusunan aturan khusus yang mengatur hubungan kerja fleksibel serta kewajiban pemberi kerja maupun platform digital dalam menjamin hak-hak dasar pekerja harian lepas.

Page 11 of 11 | Total Record : 105