cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 233 Documents
KEGIATAN MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN PADA ANAK MELALUI EDUKASI DIGITAL DI YAYASAN DOMYADHU LEBAK BULUS Hermawan, Adi; Saputra, Dedi; Nur Fadhilah, Dian; Pratiwi, Eva Sulistia; Rakhma, Ina; Farid, Indah Herlina; Lusiana, Lusiana; Kristiana, Yulia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18431

Abstract

ABSTRACT The purpose of implementing this PKM is to provide knowledge to children so that they can be more motivated to be more creative and independent in growing their leadership spirit through digital education. Discipline itself when it raises an independent and creative attitude in which children will be able to overcome various kinds of problems faced so as to grow the spirit of leadership itself.The method used in this PKM is the presentation method which aims to make the understanding of the growth of leadership spirit easily accepted by the children. And as a result of this PKM, we hope that the children can understand more about the definition of leadership and see examples of people around them who can be used as leaders so that they better understand what a leader is like so that they know that leadership is very important and can be started in activities. daily. Keywords: Leadership, Children, and Digital Education  ABSTRAK Tujuan dilaksanakannya PKM ini untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak agar mereka bias lebih termotivasi untuk lebih disiplin kreatif dan mandiri dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui edukasi digital. Sikap disiplin sendiri kapan memunculkan sikap mandiri dan kreatif dimana anak-anak akan mampu mengatasi berbagai macam masalah yang dihadapi sehingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan itu sendiri. Metode yang dipakai dalam PKM ini adalah metode presentasi dimana bertujuan agar pemahaman tentang penumbuhan jiwa kepemimpinan ini mudah diterima oleh anak-anak. Dan hasil dari PKM ini kami berharap anak-anak dapat lebih paham mengenai definisi kepemimpinan dan melihatcontoh orang sekitar yang bias dijadikan sosok pemimpin supaya mereka lebih mengerti seperti apa sosok pemimpin itu sendiri sehingga mereka tahu bahwa jiwa kepemimpinan sangat penting diterapkan dan bisa dimulai pada kegiatan sehari-hari. Kata Kunci: Kepemimpinan, Anak, dan Edukasi Digital
PELATIHAN KETERAMPILAN DASAR MICROSOFT WORD KEPADA ANAK-ANAK YAYASAN PEDULI BANGSA BANTEN Wahyuni, Agustin; Zhafirah, Ayasya; Setiawan, Buko; Nurrul, Cindy Fathia; Dewi, Vannywati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18432

Abstract

ABSTRAK Di era globalisasi ini, banyak sekali pekerjaan yang dalam penyelesaiannya harus menggunakan komputer salah satunya dengan software Microsoft Office, seperti halnya dalam surat-menyurat, membuat proposal, membuat presentasi atau pelatihan, dan masih banyak lagi. Kemampuan tersebut harus dimilki semua individu agar tidak tertinggal dalam kemajuan teknologi. Menyadari pentingnya kemampuan penguasaan program Microsoft Office, penulis bersama-sama ingin memperkenalkan dasar-dasar program Microsoft  Word kepada anak-anak di Yayasan Peduli Bangsa Banten dengan tujuan agar mereka tidak tertinggal terlalu jauh ketika nanti mendapatkan tugas sekolah yang berhubungan dengan Microsoft Word ini, apalagi kami menyadari bahwa sekolah daring yang saat ini sedang diterapkan membuat kegiatan belajar anak-anak tidak maksimal tanpa adanya pengawasan guru. Kata Kunci: Globalisasi, Keterampilan, Microsoft Word    ABSTRACT In this era of globalization, there are so many jobs that have to be completed using a computer, one of which is with Microsoft Office software, such as in correspondence, making presentations or exercises, and much more. This ability must be owned by all individuals so as not to be left behind in technological progress. the importance of mastering Microsoft Office programs, the authors would like to introduce the basic Microsoft Word program to children at the Banten Peduli Bangsa Foundation with the aim of not being too far behind when they get school assignments related to Microsoft Word, moreover we realize that school The courage that is currently being implemented makes children's learning activities not optimal without the supervision of the teacher. Keywords: Globalization, Skill,  Microsoft Word
PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK DALAM PENYUSUNAN MODUL BAHAN AJAR DI YAYASAN ISKANDARIYAH TANGERANG SELATAN Junaedi, Edi; Turkamun, Turkamun; Darmawan, Deni; Imambachri, Sapto Hadi; Sumadikarta, Ismul Bathni
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18433

Abstract

ABSTRACTThe teaching materials module is one consequence of the implementation of the Competency-Based Education Unit Level Curriculum in schools. The competency approach requires the use of teaching materials modules in the implementation of learning. This teaching material module can assist schools in realizing quality learning and having uniformity in the delivery of subject matter from educators to all students. The application of the teaching material module can condition learning activities to be better, planned, directed, independent, complete and with optimal results in accordance with the initial target and according to the expectations of the school/foundation. Teaching Materials Module is material that is systematically arranged in language that is easily understood by students according to their age and level of knowledge, with the aim that they (students/students) can study independently even with minimal guidance from educators (Andi Prastowo, 2012: 106). The module is a program package that is structured and designed in such a way as a material and reference for student learning and as a teaching reference for all educators. With the Teaching Materials Module, it is hoped that the student's learning process can be independent and also to help students more easily master their learning objectives. Therefore, students can learn according to their respective absorption and capture power. Our intention and purpose of conducting PKM (Community Service) by providing guidance on the preparation of Teaching Materials at the Iskandariyah Ciputat Foundation is based on our desire to play an active role in building a strong and good quality education so that it can provide satisfaction for teachers, students, staff, parents, and the surrounding community in general, whose ultimate goal is that the Iskandariyah Ciputat Education Foundation, South Tangerang, can improve the quality of the learning process, improve the quality of schools in general and be able to produce quality graduates in welcoming the world of work.  ABSTRAK Modul bahan ajar adalah salah satu konsekuensi diterapkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidiakn Berbasis Komptensi di sekolah. Pendekatan kompetensi mempersyaratkan penggunaan modul bahan ajar dalam pelaksanaan pembelajarannya. Modul bahan ajar ini dapat membantu sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas dan memiliki keseragaman dalam penyampaian materi pelajaran dari tenaga pendidik kepada seluruh siswa/siswinya. Penerapan modul bahan ajar dapat mengkondisikan kegiatan pembelajaran lebih baik, terencana, terarah, mandiri, tuntas dan dengan hasil (output) yang optimal sesuai dengan target awal dan sesuai harapan pihak sekolah/yayasan. Modul Bahan Ajar merupakan materi yang disusun secara sistematik dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sesuai usia dan tingkat pengetahuan mereka, dengan tujuan agar mereka (siswa/siswi) dapat belajar secara mandiri walaupun dengan tingkat bimbingan yang minim dari pendidik (Andi Prastowo, 2012 : 106). Modul merupakan paket program yang disusun dan didesain sedemikian rupa sebagai bahan dan acuan belajar siswa dan sebagai acuan mengajar semua tenaga pendidik. Dengan adanya Modul Bahan Ajar diharapkan proses belajar siswa bisa mandiri dan juga untuk membantu siwa lebih mudah menguasai tujuan belajarnya. Oleh karena itu, siswa  dapat belajar sesuai dengan daya serap dan daya tangkap masing-masing. Maksud dan tujuan kami melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan memberikan pembinaan tentang penyusunan Bahan Ajar di Yayasan Iskandariyah Ciputat ini didasari oleh keinginan kami untuk ikut berperan aktif dalam membangun kualitas pendidikan yang kuat dan baik sehingga dapat memberikan kepuasan bagi guru, siswa/siswi, staf, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar       pada umumnya, yang tujuan akhirnya agar Yayasan Pendidikan Iskandariyah Ciputat Tangerang Selatan dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran, meningkatkan mutu sekolah secara umum dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam menyongsong dunia kerja.
BERKARYA DI MASA PANDEMI: DONGENG BERBAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN Sariasih, Wiwit; Latifah, Latifah; Kurniati, Geni; Tisnawijaya, Christy
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18434

Abstract

ABSTRAK Taman Pendidikan AlQuran (TPA) memiliki beragam kegiatan keagamaan dan umum seperti baca tulis AlQuran dan olah raga. Akan tetapi, kegiatan tersebut dinilai masih kurang memadai dan kurang spesifik dalam menyampaikan dan melatih literasi budaya dan kewargaan. Dengan demikian, diperlukan kegiatan pembelajaran yang dapat memenuhi kekosongan tersebut. Sebagai solusi, kegiatan mendongeng dinilai dapat menjadi media efektif untuk pembelajaran literasi budaya dan kewargaan bagi siswa. Mendongeng dapat menjadi kegiatan alternatif untuk menstimulasi kreativitas untuk berkarya baik bagi tenaga pendidik maupun siswa pada masa pandemi. Pemilihan tema dongeng yang mengusung pentingnya nilai kebersihan juga menjadi signifikan bagi siswa. Kegiatan PkM ini diikuti oleh peserta didik dari usia TK dan SD kelas 1-3. Dari analisis terhadap hasil kegiatan PkM, peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan bersemangat, dapat memperagakan cara mendongeng dengan baik, dan juga dapat mempraktikkan cara membersihkan wajah dan tangan terutama dimasa pandemi COVID-19. Kata Kunci: COVID-19, literasi budaya dan kewargaan, mendongeng, PkM, siswa TPA   ABSTRACT AlQuran Education Park (TPA) has a variety of religious and public activities such as reading and writing the AlQuran, including sports. However, these activities are still considered inadequate and less specific in instilling cultural and citizenship literacy. Thus, additional learning activities can fulfil this need. As a solution, storytelling is an effective medium for students' cultural and citizenship literacy. Storytelling can be an alternative activity to stimulate creativity to work for both educators and students during the pandemic. In addition, the choice of a theme that carries the importance of cleanliness is also significant for students. This Community Services (PkM) were attended by students from kindergarten and elementary school ages 1-3. From the analysis of the results of the PkM, the students seriously and enthusiastically took part in the activities, they could demonstrate good storytelling, and therefore could practice how to clean their faces and hands, particularly during the COVID-19 pandemic. Keywords: COVID-19, cultural and citizenship literacy, PkM, storytelling, TPA students
EDUKASI ETIKA BERKOMUNIKASI PADA ANAK USIA 10-14 TAHUN DI YAYASAN DESA HIJAU Kamilah, Gina Siti; Mediawati, Euis; Zalukhu, Herti Kristiani; Qowiatun, Siti; Nur Antika, Windy; Siregar, Yenni
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18435

Abstract

ABSTRAK Edukasi Etika Berkomunikasi merupakan suatu aktivitas yang sangat sering dilakukan oleh setiap orang dalam lingkungan apa pun,di mana pun dan kapan pun, karena komunikasi sangat penting bagi kehidupan kita. Dengan mengedukasikan etika berkomunikasi pada anak di era globalisasi ini telah menyimpang dari ajaran tentang tingkah laku hidup atau ajaran agama tertentu yang berlaku di dalam lingkungan masyarakat, maka dengan mudah berkomunikasi dengan baik dilingkungan masyarakat. Tujuan Etika Berkomunikasi adalah untuk menciptakan etika atau kesopanan dalam berkomunikasi dan menciptakan kesan yang baik atau sesuai dengan apa yang diharapkan dari pihak-pihak yang berkomunikasi. Upaya yang dilakukan untuk menanamkan pemahaman etika yang baik dengan cara menasihati dan mengedukasikan cara berkomunikasi yang baik. Tujuan dari kami adalah untuk menjadikan mereka generasi yang mempunyai nilai kesopanan yang tinggi dan bermartabat kelak. Pelaksanaan PKM dilakukan hari sabtu tanggal 28 Agustus 2021 dari jam 10.00 hingga pukul 11.43. Setelah diberikan materi pada siswa Yayasan Desa Hijau para siswa diberikan pertanyaan supaya para siswa lebih memahami tentang Etika Berkomunikasi yang baik dan benar. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengimplementasikan etika berkomunikasi kepada siswa Yayasan Desa Hijau supaya mereka dapat berkomunikasi dengan baik kepada guru,orang tua dan teman. Kata Kunci: Edukasi, Etika, Berkomunikasi, dan Siswa ABSTRACT Ethical Education Communication is an activity that is very often carried out by everyone in any environment, anywhere and anytime, because communication is very important for our lives. By educating children about communication ethics in this era of globalization, they have deviated from teachings about life behavior or certain religious teachings that apply in society, making it easy to communicate well in society. The purpose of Communicating Ethics is to create ethics or politeness in communicating and create a good impression or in accordance with what is expected of the communicating party. Efforts are being made to instill a good ethical understanding by advising and educating on good communication methods. Our goal is to make them a generation that has high moral values and dignity in the future. The implementation  is carried out on Saturday, August 28, 2021, from 10.00 to 11.43. after being given material to the students of the Green Village Foundation, students were given questions so that students better understand good and correct Communication Ethics. The conclusion of this community service activity is to apply communication ethics to Green Village Foundation students so that they can communicate well with teachers, parents and friends. Keywords: Education, Ethics, Communication, and Students
MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISI DONGENG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI PADA SISWA KELAS 1 SDK MATER DEI PAMULANG Sri Purwaningsih, Novi; Budiono, Taat; Sugiyo, Sugiyo; Sugiyarto, Sugiyarto; Nurhuda, Zamzam
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18436

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman isi dongeng dengan penggunaan media gambar seri pada siswa kelas 1 SDK Mater Dei Pamulang. Kegiatan ini merupakan perwujudan visi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang sekaligus wujud kontribusi prodi dalam bidang bahasa dan sastra melalui media dongeng. Kegiatan ini dilakukan dengan metode komunikasi sinkronik yakni dengan memanfaatkan media komunikasi video conference melalui zoom meeting secara bersamaan. Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari lima orang dosen dan lima orang mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Pamulang. Pada saat pelaksanaan program, gambar seri diperlihatkan kepada siswa dengan menyesuaikan dongeng yang sedang dibacakan. Dengan kata lain, dongeng yang akan diceritakan dibuat dalam bentuk gambar seri terlebih dahulu. Kata Kunci: pemahaman, isi dongeng, media gambar seri, SDK Mater Dei Pamulang  Abstract This Community Service activity aims to improve the understanding of the content of fairy tales by using serial image media for grade 1 students, SDK Mater Dei Pamulang. This activity is a manifestation of the vision's the Indonesian Literature Study Program, Pamulang University, as well as a form of the study program's contribution in the field of language and literature through the media of fairy tales. This activity is carried out using the synchronous communication method, namely by utilizing video conference communication media through zoom meetings simultaneously. The community service team consists of five lecturers and five students of the Indonesian Literature Study Program, Faculty of Letters, University of Pamulang. During the implementation of the program, series pictures are shown to students by adjusting the fairy tale being read. In other words, the story that will be told is made in the form of a series drawing first. Keywords: understanding, story content, serial image media, SDK Mater Dei Pamulang
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DALAM BAHASA INGGRIS DI YAYASAN AL – HANIF PAMULANG TANGERANG SELATAN Ariska, Ariska; Sugimat, Asep; Hamdani, Hasanuddin; Siti Apriyanti, Mia; Utami, Reza; Rahmayani, Sukma; Shavira Trianda, Tasya; Saputri, Welly
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18437

Abstract

ABSTRACT In this era of globalization, English is a language that is important for everyone when doing or learning something. By knowing and mastering English, it will increase your value, especially when if you decide to continue further with education and looking for a job. Mastering English also increases the chances of getting a good job in a international company in your country or getting a job abroad. Keywords: english, communication, skills.   ABSTRAKDi Era Globalisasi ini, Bahasa Inggris adalah bahasa yang menjadi suatu hal yang penting bagi semua orang dalam melakukan ataupun mempelajari sesuatu. Dengan mengetahui dan menguasai bahasa Inggris, akan meningkatkan nilai dalam diri anda terutama saat melanjutkan pendidikan dan mencari pekerjaan. Menguasai Bahasa Inggris juga meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di perusahaan internasional di Negara Anda atau mendapat pekerjaan di luar negeri. Kata Kunci: Bahasa Inggris, Meningkatkan, Pendidikan
PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN JERAMI DALAM PEMBUATAN KOMPOS Noer Ikhsan, Al Rozzak; Ramadhan, Alfian; Yulianti, Triana; Marta Dinata, Yuliana; Zulziar, Marjuki
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18438

Abstract

ABSTRAK                                                    Dilakukan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai salah satu langkah dilakukan dalam mengolah limbah jerami menjadi pupuk Kompos yang dibuat oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat sisa-sisa jerami milik anggota Kelompok Tani  yang rencananya akan dibakar. Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Tani Barokah dan didampingi oleh staf Balai Penyuluhan Pertanian Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo. Kegiatan ini bertujujan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah jerami menjadi pupuk kompos. disimpulkan bahwa dari keseluruhan peserta yang memberikan tanggapan ada sekitar 60% sudah cukup memahami materi yang disampaikan, Pada instrument kuesioner kedua, ada sekitar 10% yang cukup setuju 10% setuju dan 80% sangat setuju. Dengan penyuluhan 5 ton/ha mampu menurunkan penggunaan pupuk anorganik KCl sebanyak 50% dari jumlah kebutuhan pupuk tanpa penggunaan bahan organik. Hal ini memberikan hal baru untuk petani, Keberlanjutan program dapat berjalan ketika tingkat kesadaran masyarakat tani tinggi, serta didukung dan difasilitasi oleh Balai Penyuluhan Pertanian Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo. Kata kunci: Kompos, Petani, Pupuk Organik, Padi  ABSTRACT Community Service is carried out as one of the steps taken in processing straw waste into compost made by the Community Service team. This activity was attended by the Barokah Farmers Group and accompanied by staff from the Agricultural Extension Center in Pagedangan Udik Village, Kronjo District. This activity aims to increase the knowledge and skills of the community in processing straw waste into compost. it was concluded that of the overall participants who gave responses there were around 60% that they understood the material presented enough. In the second questionnaire instrument, there were about 10% who quite agreed, 10% agreed and 80% strongly agreed. The extension of 5 tons/ha was able to reduce the use of inorganic KCl fertilizer by 50% of the total fertilizer requirement without the use of organic matter. This provides new things for farmers. The sustainability of the program can run when the level of awareness of the farming community is high, and is supported and facilitated by the Agricultural Extension Center in Pagedangan Udik Village, Kronjo District. Keywords: Compost, Farmers, Organic Fertilizer, Rice
OPTIMALISASI PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENINGKATAN SOFT SKILL SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MARKAZ KOTA SERANG Arief Budiman, Septian; Fil Isnaeni, Fil Isnaeni; Mukhlisin, Mukhlisin; Nurjaya, Nurjaya; Muhyi, Abdul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18439

Abstract

ABSTRAK Soft skills mempunyai hubungan erat dengan masyarakat bermanfaat bagi kehidupan manusia, santri saat ini memiliki pengetahuan yang luas tentang ilmu dan teknologi. Namun santri pada saat ini tidak memiliki soft skills dalam diri mereka. Pendidikan soft skills banyak sekali sesuatu hal yang baik berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Di Orinda, California, pada tahun 1985, seorang anak perempuan membunuh teman sekalasnya yang pintar dan populer. Saat diintrogasi polisi dan diperiksa kesehatan jiwanya, diketahui ia merasa tertekan karena dirinya noting, invisible (tak ada yang menghiraukan), dan worthless (tak bernilai). Perasaan dan pikiran yang demikian membentuk kenyakinan (belief). Matthew Mcxay dan Patrick Fanning menyebutkan bahwa banyak sekali anak didik yang memiliki keunikan menjadi prisoner of belief (narapidana keyakinan) yang membuat mereka tidak bahagia dan sulit mengendalikan diri. Metode pelaksanaan kegiatan PkM bersifat pelatihan dan penyuluhan dengan integreting visual thinking method. Metode yang digunakan menggunakan metode visual, ceramah, diskusi, berpikir, dan menemukan solusi. Pembelajaran merupakan sebuah proses timbal balik antara pendidik, peserta didik dengan lingkungan sekitar sehingga terjadi perubahan perbuatan ke arah yang lebih sempurna. Konteks pembelajaran, peran guru yang paling urgen adalah mengatur lingkungan sekitar agar menunjang terjadinya perilaku progessif (intenalisasi diri) bagi warga sekolah terutama peserta didik.Kata Kunci: Softskill, Santri, dan Perguruan Tinggi   ABSTRACT AlQuran Education Park (TPA) has a variety of religious and public activities such as reading and writing the AlQuran, including sports. However, these activities are still considered inadequate and less specific in instilling cultural and citizenship literacy. Thus, additional learning activities can fulfil this need. As a solution, storytelling is an effective medium for students' cultural and citizenship literacy. Storytelling can be an alternative activity to stimulate creativity to work for both educators and students during the pandemic. In addition, the choice of a theme that carries the importance of cleanliness is also significant for students. This Community Services (PkM) were attended by students from kindergarten and elementary school ages 1-3. From the analysis of the results of the PkM, the students seriously and enthusiastically took part in the activities, they could demonstrate good storytelling, and therefore could practice how to clean their faces and hands, particularly during the COVID-19 pandemic. Keywords: Softskill,student and, University
PERAN APLIKASI MdB SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BAGI GURU SMK ANGGOTA ASPAPI WILAYAH JAKARTA Santoso, Budi; Marsofiyati, Marsofiyati; Yusuf, Muhammad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18440

Abstract

ABSTRAK Untuk menyiapkan generasi yang berdaya guna serta mampu bersaing di berbagai bidang, peranan orang tua dan guru dalam lingkup memiliki pesanan yang sangat penting, dengan penempatkan pendidikan menjadi suatu prioritas pembangunan negara, maka diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang dapat bersaing. Dengan adanya aplikasi MdB sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi guru SMK di harapkan mampu meningkatkan pembelajaran kewirausahaan. Kata Kunci: Bisnis, Digital, Bisnis Digital ABSTRACT To prepare a generation that is efficient and able to compete in various fields, the role of parents and teachers in the sphere of having a very important order, by placing education as a priority for the country's development, is expected to be able to produce competitive human resources. With the MdB application as a medium of entrepreneurship learning for vocational school teachers, it is hoped that it can improve entrepreneurial learning.. Keywords: Business, Digital, Digital Business