cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
PELATIHAN KEMANDIRIAN ANAK YATIM DAN DHUAFA DALAM MEMPERSIAPKAN MASA DEPAN DI YAYASAN TUNAS INSAN MULIA, SAWANGAN DEPOK Harjoyo, Harjoyo; Waluyo, Waluyo; Suwandi, Suwandi; Oktarini, Riri; Siswanto, Tri Agus
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12980

Abstract

ABSTRACT Partners in this community service activity are orphans and poor people at the Tunas Insan Mulia Foundation which is located on Jl. Jambu, RT. 02/05 No.81, Kel. Kedaung, Kec. Sawangan, Depok City, West Java. The main problem faced by partners is the limited human resources owned by the foundation to provide teaching and training to prepare them when they are no longer cared for by the foundation and live in the community. There are indeed teachers and ustadz, but the ratio and educational background of educators at the foundation is more on general and religious education. The method of implementing this PKM activity is planned to begin with providing training in the form of delivering material using learning media such as laptops, projectors, props and sound systems. Furthermore, practice/simulation is carried out which is a follow-up activity carried out by the PKM implementer for the training activities that have been carried out. The result of this activity is that orphans and poor people at Tunas Insan Mulia Foundation hear, see and simulate independent learning methods to prepare themselves for the future. Keywords: Independence, Orphans, and Dhuafa  ABSTRAK Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah anak yatim dan dhuafa yang ada di Yayasan Tunas Insan Mulia yang berlokasi di di Jl. Jambu, RT. 02/05 No.81, Kel. Kedaung, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah keterbatasan sumber daya manusia yang  dimiliki oleh yayasan untuk memberikan pengajaran dan pelatihan untuk mempersiapkan mereka ketika sudah tidak lagi diasuh yayasan dan hidup di tengah masyarakat. Guru dan ustadz memang ada, tetapi rasio dan latar belakang pendidikan pendidik yang ada di yayasan lebih pada pendidikan umum dan agama. Metode pelaksanaan kegiatan PKM  ini direncanakan diawali dengan memberikan pelatihan berupa penyampaian materi menggunakan media pembelajaran seperti laptop, projector, alat peraga dan sound system. Selanjutnya dilakukan praktik/simulasi yang merupakan kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh pelaksana PKM terhadap kegiatan  pelatihan yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini adalah para anak yatim dan dhuafa yang ada di Yayasan Tunas Insan Mulia mendengar, melihat dan mensimulasikan cara belajar mandiri untuk mempersiapkan diri mereka di masa yang akan datang. Kata Kunci: Kemandirian,  Anak Yatim, dan Dhuafa
PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN DAN PERHITUNGAN PAJAK BAGI UMKM DI KOTA BEKASI Bhuana, Kadek Wisnu; Hutagaol, Layon H Hocben; Adhi, Triyogo Moelyo; Azizah, Hafsatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12981

Abstract

ABSTRAK Kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  bertujuan  untuk memberikan nilai tambah, edukasi dan pelatihan dengan memberikan  pemahaman  tentang  konsep  dasar  perpajakan,  hak  dan  kewajiban perpajakan serta ruang lingkup aspek dan perhitungan perpajakan bagi pelaku UMKM di kota Bekasi. Kriteria UMKM berdasar Undang-Undang no 20 tahun 2008 dapat dikelompokkan berdasar : jumlah asset, jumlah omset pertahun dan jumlah karyawan. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk presentasi melalui zoom dengan beberapa tahapan. Tahap pertama adalah tahap perencanaan melalui pendaftaran peserta.  Tahap  kedua  adalah  pelaksanaan  kegiatan  yang dilakukan dengan memaparkan materi, praktik penghitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak, serta diskusi melalui aplikasi zoom. Peserta yang mengikuti pelatihan ini merasakan materi yang diberikan relevan dengan yang dilakukan dan sangat berhubungan dengan kebutuhan peserta serta menambah pengetahuan tentang perpajakan dalam bidang pajak UMKM. Peserta yang mengikuti pelatihan ini merasakan materi yang diberikan relevan dengan yang dilakukan dan sangat berhubungan dengan kebutuhan peserta serta menambah pengetahuan tentang perpajakan dalam bidang pajak UMKM.  Kata Kunci: Kewajiban Perpajakan, UMKM, Pengabdian Masyarakat, Perhitungan pajak,          dan Pelatihan ABSTRACT This community service activity aims to provide added value, education and training by providing an understanding of the basic concepts of taxation, tax rights and obligations as well as the scope of taxation aspects and calculations for MSME actors in the city of Bekasi. The criteria for MSMEs based on Law No. 20 of 2008 can be grouped based on: total assets, annual turnover and number of employees. The method of implementing this service is carried out in the form of a presentation via zoom with several stages. The first stage is the planning stage through participant registration. The second stage is the implementation of activities carried out by explaining the material, practice of calculating, reporting, and paying taxes, as well as discussions through the zoom application. Participants who took part in this training felt that the material provided was relevant to what was being done and closely related to the needs of the participants as well as increasing knowledge about taxation in the MSME tax sector. Participants who took part in this training felt that the material provided was relevant to what was being done and closely related to the needs of the participants as well as increasing knowledge about taxation in the MSME tax sector. Keywords: Tax Obligations, MSMEs, Community Service, Tax calculation, and Training
INOVASI MINUMAN EKSTRAK JAHECANG UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PKK DESA PASIR BARAT KECAMATAN JAMBE KABUPATEN TANGERANG Ulum Mudin, Miftahul; Muaida, Muaida; Saputra, M. Riky; Lestari, Kartika Cahya; Khotimah, Khusnul; Janah, Mutihatun
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12983

Abstract

ABSTRACK Ginger extract drink is a warming drink made from the medicinal plant spices of ginger, secang, cardamom, lemongrass leaves plus cinnamon juice. The presence of these nutritious ingredients in ginger extract has been proven to be beneficial for health, currently many people are looking for health problems, especially in disease prevention. The purpose of this task was to see the response of the drink from ginger extract. This methodology is carried out with a reference study approach. There are two types of data taken, namely primary data and secondary data. Primary data were obtained from respondents who had consumed the determined ginger extract on purpose. Secondary data were obtained from various sources including journals, proceeding seminars, research reports, and theses. The results of the study show that some of the ingredients of ginger extract drink can prevent and run the incidence of degenerative diseases, namely, lowering cholesterol, preventing osteoporosis, anti-diarrhea, anti-cancer, so that people who drink ginger extract can improve their health. It takes enthusiasm, will, ability, knowledge, and skills to preserve, and develop ginger extract drinks so that people not only know but understand the many benefits apart from being tired and catching a cold. Keywords: Innovation, Healthy, and Public ABSTRAK Minuman ekstrak jahecang merupakan minuman penghangat yang bahannya dari rempah-rempah tanaman obat jahe, secang, kapulaga, daun sereh ditambah perasan kayu manis. Terdapatnya bahan-bahan berkhasiat tersebut dalam ekstrak jahecang telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan, saat ini mulai banyak dicari orang untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan terutama dalam pencegahan penyakit. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peranan minuman dari ekstrak jahecang. Metodelogi penulisan ini dilakukan dengan pendekatan metode studi referensi. Data yang diambi ada dua jenis yaitu data primer dan data skunder. Data primer diproleh dari surpey terhadap responden yang telah mengkonsumsi ekstrak jahecang yang ditentukan secara sengaja. Data skunder diperoleh dari berbagai sumber diantaranya jurnal, prosiditing seminar, laporan penelitian, dan tesis. Hasil studi menunjukan bahwa beberapa bahan dalam minuman ekstrak jahecang dapat mencegah dan meminimalkan terjadinya penyakit degencratif yaitu antioksidan,menurunkan kolestrol,mencegah osteoporosis anti diare, anti kanker, sehingga masyarakat yang minum ekstrak jahecang dapat meningkatkan kesehatnnnya. Diperlukan semangat, kemauan, kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan untuk melestarikan, dan mengembangkan minuman ekstrak jahecang sehingga masyarakat bukan hanya tahu akan tetapi memahami manfaatnya banyak selain untuk capek dan  masuk angin. Kata Kunci: Inovasi, Kesehatan, dan Masyarakat
PELATIHAN KREATIVITAS UNTUK MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA SANTRI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG ANEKA RASA DI PONDOK PESANTREN DARUL FURQON RAMADHAN GUNUNG SINDUR BOGOR Rinawati, Rinawati; Kurniasih, Rizka; Septiyani, Resti; Kusherawati, Novi; Padliatul, Radika; Laroybafi, Oksa
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12984

Abstract

ABSTRACT Entrepreneurship is a business activity or an independent business where every resource and activity is borne by the business actor or entrepreneur, especially in terms of making new products, determining how to produce new products, as well as arranging business operations and product marketing and regulating business capital. Entrepreneurship has a goal to produce something that has a higher value than before being processed. This study aims to create participant creativity to be able to create innovative products as a business that can be a source of income. The situation in the midst of a pandemic has made many people lose their source of economic income, which has an impact on increasing the unemployment rate, poverty level, and sadly the level of education due to demands for online schools using smartphones or laptops. This study aims to create one of the many solutions to problems in the midst of a pandemic, namely to create creativity in the midst of a pandemic by using simple ingredients, namely cassava as the basic material for making various flavors of cassava chips. This research is expected to develop the interest of orphans to continue working and this work can be used as income to help economic income so that the economic burden in the midst of a pandemic can be reduced, namely by creating a lot of creativity from the basic ingredients of cassava. The final result of this research is that all orphaned participants are able to be creative with good results and benefit all participants. Keywords: entrepreneurial, innovative, and creative ABSTRAK Wirausaha adalah sebuah kegiatan usaha atau suatu bisnis mandiri yang setiap sumber daya dan kegiatannya dibebankan kepada pelaku usaha atau wirausahawan terutama dalam hal membuat produk baru, menentukan bagaimana cara produksi baru, maupun menyusun suatu operasi bisnis dan pemasaran produk serta mengatur permodalan usaha. Wirausaha memiliki tujuan untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan sebelum diolah. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kreatifitas peserta untuk dapat menciptakan produk inovatif sebagai salah satu usaha yang dapat menjadi sumber penghasilan. Situasi ditengah pandemic menjadikan banyak masyarakat kehilangan sumber pendapatan ekonomi, yang berdampak pada meningkatnya tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, dan mirisnya tingkat pendidikan dikarenakan tuntutan sekolah online menggunakan smartphone atau laptop. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan satu dari sekian banyak solusi untuk masalah ditengah pandemi, yaitu menciptakan kreatifitas di tengah pandemic dengan menggunakan bahan sederhana yaitu singkong sebagai bahan dasar pembuatan keripik singkong aneka rasa . Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan minat anak yatim piatu untuk terus berkarya dan karya tersebut dapat menjadi penghasilan untuk membantu pendapatan ekonomi sehingga beban ekonomi ditengah pandemi dapat berkurang, yaitu dengan memciptakan banyak kreatifitas dari bahan dasar singkong. Hasil akhir penelitian ini adalah seluruh peserta anak yatim piatu mampu berkreasi dengan hasil yang baik dan bermanfaat bagi seluruh peserta. Kata Kunci: Wirausaha, Inovatif, dan Kreatif
PELATIHAN KREATIVITAS DALAM PENGGUNAAN DAUR ULANG SAMPAH DARI SEDOTAN DI PESANTREN PENGHAFAL AL-QURAN DARUL FURQON RAMADHAN BOGOR Sabrawi, Sabrawi; Shinta, Shinta; Maliki, Sultan; Ade S, Robi; Willyanis, Willyanis; Subang, Yulius; Sri F, Yunita
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12985

Abstract

ABSTRACT Entrepreneurship is a business activity or an independent business where every resource and activity is borne by the business actor or entrepreneur, especially in terms of making new products, determining how to produce new products, as well as arranging business operations and product marketing and regulating business capital. Entrepreneurship has a goal to produce something that has a higher value than before being processed. This study aims to create participant creativity to be able to create innovative products as a business that can be a source of income. The situation in the midst of a pandemic has made many people lose their source of economic income, which has an impact on increasing the unemployment rate, poverty level, and sadly the level of education due to demands for online schools using smartphones or laptops. This study aims to create one of the many solutions to problems in the midst of a pandemic, namely to create creativity in the midst of a pandemic by using simple materials, namely using a straw to produce a craft with interesting results. This research is expected to develop children's interest in the Darul Furqon Ramadhan Islamic boarding school to continue working and this work can be used as income to help economic income so that the economic burden in the midst of a pandemic can be reduced, namely by creating a lot of creativity from straws to produce a flower-shaped craft. The final result of this research is that all participants of Darul Furqon Ramadhan Islamic Boarding School are able to create with good results and benefit all participants. Keywords: Training, Creativity, Use of Recycling Bins, and Straws ABSTRAK Wirausaha adalah sebuah kegiatan usaha atau suatu bisnis mandiri yang setiap sumber daya dan kegiatannya dibebankan kepada pelaku usaha atau wirausahawan terutama dalam hal membuat produk baru, menentukan bagaimana cara produksi baru, maupun menyusun suatu operasi bisnis dan pemasaran produk serta mengatur permodalan usaha. Wirausaha memiliki tujuan untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan sebelum diolah. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kreatifitas peserta untuk dapat menciptakan produk inovatif sebagai salah satu usaha yang dapat menjadi sumber penghasilan. Situasi ditengah pandemic menjadikan banyak masyarakat kehilangan sumber pendapatan ekonomi, yang berdampak pada meningkatnya tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, dan mirisnya tingkat pendidikan dikarenakan tuntutan sekolah online menggunakan smartphone atau laptop. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan satu dari sekian banyak solusi untuk masalah ditengah pandemi, yaitu menciptakan kreatifitas di tengah pandemic dengan menggunakan bahan sederhana yaitu dengan menggunakan sedotan bisa menghasilkan suatu kerajinan yang hasilnya menarik. Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan minat anak di pondok Pesantren  Darul Furqon Ramadhan untuk terus berkarya dan karya tersebut dapat menjadi penghasilan untuk membantu pendapatan ekonomi sehingga beban ekonomi ditengah pandemi dapat berkurang, yaitu dengan memciptakan banyak kreatifitas dari sedotan menghasilkan sebuah kerajinan dengan bentuk bunga. Hasil akhir penelitian ini adalah seluruh peserta Pondok Pesantren  Darul Furqon Ramadhan mampu berkreasi dengan hasil yang baik dan bermanfaat bagi seluruh peserta. Kata Kunci: Pelatihan, Kreativitas, Penggunaan Daur Ulang Sampah, dan Sedotan
PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DI SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINESS (STB) SAWANGAN Imambachri, Sapto Hadi; Turkamun, Turkamun; Darmawan, Deni; Junaedi, Edi; Sumadikarta, Ismul Bathni
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v1i2.13958

Abstract

ABSTRACT Various studies have been carried out aimed at knowing effective communication models and leadership models in an organization. Bartol (2008: 505) states that "Leadership is the process of influencing others to achieve organizational goals". In the implementation of Community Service carried out by the lecturers of  Sekretari D-III Study Program by giving presentations and joint discussions for one day on March 27, 2021 to provide input, how a leader in this case the principal is required to become a professional leader for the teachers at SMK Science Technology and Business (STB) Sawangan and to enhance and understand all aspects that need to be improved in order to have effective communication in democratic leadership in the work place. Communication processes and skills are widely researched as ways to enable school leaders to more fully lead the schools efficiently. According to research, it is known that successful schools are the result of successful leadership policies that rely on effective communication. La Plant (1979) expressed his idea that ideal communication produces good results that affect all angles of the educational process.  After studying a number of school leaders about communication skills and concluded that one of the success factors of a principal is the ability to communicate effectively with others. The communication skills of an effective leader will be able to motivate and inspire teammates to work hard in achieving team targets and organizational goals as well. Effective communication is an advantage of a leader in leading effectively. So, based on many studies on how effective communication plays a big role, many aspects that shape an effective communication  are related to several important things such as whether all the main points that must be conveyed by the leadership when communicating have been carried out on all staff and whether staff have been given the opportunity to provide suggestions to improve communication so that leadership is more effective.  Key Words: Effective Communications, Democratic Leadership, and Communication Process  ABSTRAK Berbagai penelitian telah dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui model komunikasi efektif dan model kepemimpinan dalam suatu organisasi. Bartol (2008:505) menyatakan bahwa “Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi”. Dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi D-III Kesekretariatan dengan memberikan presentasi dan diskusi bersama selama satu hari pada tanggal 27 Maret 2021 untuk memberikan masukan, bagaimana seorang pemimpin dalam hal ini kepala sekolah dituntut untuk menjadi seorang yang profesional. mengarahkan para guru di SMK Sains Teknologi dan Bisnis (STB) Sawangan untuk meningkatkan dan memahami semua aspek yang perlu ditingkatkan untuk memiliki komunikasi yang efektif dalam kepemimpinan yang demokratis. Proses dan keterampilan komunikasi banyak diteliti sebagai cara untuk memungkinkan para pemimpin sekolah memimpin sekolah secara lebih efisien. Menurut penelitian, diketahui bahwa sekolah yang sukses adalah hasil dari kebijakan kepemimpinan yang sukses yang mengandalkan komunikasi yang efektif. La Plant (1979) mengemukakan gagasannya bahwa komunikasi yang ideal menghasilkan hasil yang baik yang mempengaruhi semua sudut proses pendidikan. Setelah mempelajari beberapa kepala sekolah tentang keterampilan komunikasi dan menyimpulkan bahwa salah satu faktor keberhasilan seorang kepala sekolah adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Keterampilan komunikasi seorang pemimpin yang efektif akan mampu memotivasi dan menginspirasi rekan satu tim untuk bekerja keras dalam mencapai target tim dan juga tujuan organisasi. Komunikasi yang efektif merupakan keunggulan seorang pemimpin dalam memimpin secara efektif. Maka berdasarkan banyak kajian tentang bagaimana komunikasi yang efektif berperan besar, banyak aspek yang berkaitan dengan beberapa hal penting seperti apakah semua pokok-pokok utama yang harus disampaikan pimpinan saat berkomunikasi telah dilakukan pada semua staf dan apakah staf sudah diberi kesempatan untuk memberikan saran untuk meningkatkan komunikasi agar kepemimpinan lebih efektif. efektif. Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Kepemimpinan Demokratis, dan Proses komunikasi
MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI DALAM TEAMWORK YANG KOKOH PADA SISWA/I YAYASAN PENDIDIKAN BERDIKARI DAN MANDIRI (YPBM) DEPOK Dewi, Desilia Purnama; Sarah, Nani Nuraini; Suminar, Ratna; Suwandi, Suwandi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18427

Abstract

ABSTRAK Sekolah mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam pendidikan, selain sebagai tempat proses belajar mengajar, juga merupakan wadah untuk menciptakan anak manusia yang lebih baik kehidupannya melalui proses pendidikan. Guru diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang belum di miliki siswa dan mengembangkan pengetahuan siswa sesuai dengan potensi yang dimiliki mereka. Namun yang tak kalah pentingnya dalam proses pendidikan itu adalah terbangunnya kerjasama antar siswa. Kerjasama beregu mengharuskan adanya kekompakkan yang secara langsung dapat menimbulkan rasa percaya diri pada siswa yang kurang percaya diri. Kerjasama tim dapat melahirkan calon pemimpin yang masih tersembunyi dan dari kerjasama tim dapat memperlihatkan kelebihan masing-masing anggautanya. Kerjasama dalam tim dapat menjadi daya dorong yang memiliki energi dan sinergisitas bagi individu-individu yang tergabung dalam teamwork. Tanpa kerjasama yang baik tidak akan memunculkan ide-ide cemerlang. Tema ini dipilih mengingat siswa kelas-10 adalah anak-anak yang datang dari berbagai sekolah, sehingga untuk kerjasama tim, dapat dikatakan belum terbentuk. Sejalan dengan tujuan  utama SMK STB, bahwa mencerdaskan anak bangsa menjadi prioritas,  maka pelatihan Kerjasama Tim dianggap yang paling dibutuhkan oleh para siswa kelas 10. Kerjasama tim akan menyatukan kekuatan serta ide-ide yang akan mengantarkan siswa pada kesuksesan. Dalam kerjasama tim, dibutuhkan koordinasi antar individu serta menimbulkan rasa tanggung-jawab kelompok. Dimana hasinya akan merupakan sinergisitas kekuatan dari beberapa oarang dalam mencapai satu tujuan yang diinginkan. Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini direncanakan terbit dalam jurnal PKM sekretari, dengan tujuan agar dapat diambil manfaatnya oleh civitas akademika serta pembaca lainnya. Kata Kunci : Potensi Diri, Teamwork  ABSTRACT Schools have a very important position in education, apart from being a place for the teaching and learning process, it is also a place for creating better human children through the educational process. Teachers are expected to provide knowledge that students do not yet have and develop students' knowledge according to their potential. But no less important in the educational process is the establishment of cooperation between students. Team collaboration requires cohesiveness which can directly lead to self-confidence in students who lack self-confidence. Teamwork can give birth to potential leaders who are still hidden and from teamwork can show the strengths of each member. Teamwork can be a driving force that has energy and synergy for individuals who are members of teamwork. Without good cooperation, there will be no bright ideas. This theme was chosen considering that the 10th graders are children who come from various schools, so that for teamwork, it can be said that it has not yet been formed. In line with the main goal of SMK STB, that educating the nation's children is a priority, Teamwork training is considered the most needed by grade 10 students. Teamwork will unite strengths and ideas that will lead students to success. Teamwork requires coordination between individuals and creates a sense of group responsibility. Where the result will be a synergism of the strengths of several people in achieving a desired goal. This Community Service Report (PKM) is planned to be published in the secretarial PKM journal, with the aim that the academic community and other readers can benefit from it. Keywords: Self Potential, Teamwork
MEMOTIVASI GURU DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DENGAN PENERAPAN METODE AL-BANA DI TKQ/TPQ AL-FALAH GRIYA BUNGA ASRI DESA CIBADUNG, KECAMATAN GUNUNG SINDUR-BOGOR Oktarini, Riri; Harjoyo, Harjoyo; Waluyo, Waluyo; Sugiyarto, Sugiyarto; Arifin, Zaki Zainal
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18428

Abstract

ABSTRAK Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru/ustadzah pengajar Al-Qur’an di TKQ/TPQ Al-Falah yang berlokasi di Desa Cibadung RT.003/008 Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki oleh yayasan untuk memberikan pengajaran Al-Qur’an, terutama penerapan metode kekinian yang menumbuhkan minat dan antusian para santri dalam belajar membaca Al-Qur’an. Guru ustadzah memang ada, tetapi rasio dan latar belakang pendidikan pendidik yang belum merata. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini direncanakan diawali dengan memberikan pelatihan berupa penyampaian materi menggunakan media pembelajaran seperti laptop, projector, alat peraga dan sound system. Selanjutnya dilakukan praktik/simulasi yang merupakan kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh pelaksana PKM terhadap kegiatan pelatihan yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini adalah para guru/ustadzah pengajar TKQ/TPQ Al-Falah dapat mengajarkan anak didik/santri dengan metode Al-Bana yang lebih edukatif dan interaktif sehingga para santri lebih mudah dan cepat menguasai cara membaca Al-Qur’an. Kata Kunci: Manajemen, Motivasi, Guru, Metode Al-Bana  ABSTRACT Partners in this community service activity are teachers/ustadz who teach the Qur'an at TKQ/TPQ Al-Falah located in Cibadung Village RT.003/008 Gunungsindur District, Bogor Regency. The main problem faced by partners is the limited human resources owned by the foundation to provide Al-Qur'an teaching, especially the application of contemporary methods that foster the interest and enthusiasm of the students in learning to read the Qur'an. Ustadzah teachers do exist, but the ratio and educational background of educators are not evenly distributed. The method of implementing this PKM activity is planned to begin with providing training in the form of delivering material using learning media such as laptops, projectors, props and sound systems. Furthermore, practice/simulation is carried out which is a follow-up activity carried out by the PKM implementer for the training activities that have been carried out. The result of this activity is that the teachers/ustadz who teach TKQ/TPQ Al-Falah can teach students/santri with the Al-Bana method which is more educative and interactive so that students can more easily and quickly master how to read the Qur'an. Keywords: Management, Motivation, Teachers,  Al-Bana Method
MEMBANGUN PELAYANAN PRIMA YANG MAKSIMAL DALAM KEGIATAN VAKSINASI GOES TO CAMPUS UNIVERSITAS PAMULANG BAGI WARGA TANGERANG SELATAN Novia, Lisa; Wahidah, Nuracmah; Hasanah, Sylvia; Anwar, Muhamad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18429

Abstract

ABSTRAK Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah seluruh warga Tangerang Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah keterbatasan kemampuan sumber daya manusia yang dihadapi keika mendapatkan pelayanan dalam kegiatan vaksinasi. Karena baru kali ini mengadakan kegaiatan Vaksinasi . Selanjutnya menggunakan praktik/simulasi yang merupakan kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh pelaksana PKM terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini adalah para peserta vaksinasi mendapatkan pelayanan yang maksimal .Hal tersebut agar kegiatan vaksinasi ini memberikan pelayanan  ke semua   yang dilakukan oleh mahasiswa dapat efektif sehingga semua kegiatan berjalan lancar. Kata Kunci: Vaksinasi, Pelayanan   ABSTRACT  Partners in this community service activity are all residents of South Tangerang. The main problem faced by partners is the limited human resource capability faced by keika to get services in vaccination activities. Because this time I'm having a vaccination. Furthermore, using practices / simulations that are follow-up activities carried out by PKM implementers against activities that have been carried out. The result of this activity is that the vaccination participants get maximum service. This is so that this vaccination activity provides services to all that is done by students can be effective so that all activities run smoothly. Keywords: Vaccination, Service
MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA STAF YAYASAN RUHAMA GUNUNG SINDUR Desthiani, Unik; Rufeidah, Annie; Sewaka, Sewaka; Anggraini, Katry; Rahmayanti, Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18430

Abstract

ABSTRACT The Ruhama Foundation was established on March 23, 2012, located at Jalan Betet 1, Kampung Kebon Kopi, RT 03 RW 06, Pengasinan Village, Gunung Sindur District, Bogor Regency, West Java. Human resources are the important meaning of a reality that every human individual is the most important element because it always exists in an organization. Culture provides an identity for members of the organization and evokes a commitment to beliefs and values greater than oneself. The performance of the foundation staff is the basis for the achievement of the foundation's goals and achievements. Foundation staff form an overall perception based on the characteristics of the organizational culture which include innovation, persistence, aggressiveness, results orientation, people orientation, attention to detail, and team orientation. The organizational culture of the foundation staff in continuously improving performance to consistently carry out their duties and responsibilities in accordance with existing provisions and regulations is expected to continue to develop potential, especially regarding various programs at the Ruhama Foundation, so that foundation staff are expected not only to have good performance , but can do professionally. The success of the foundation's staff performance is not only influenced by organizational culture, but also members of the organization are expected to be able to work together with other members to solve problems that arise in the organization, so it is necessary to establish effective and efficient teamwork within the foundation. With the formation of teamwork, it is hoped that the cooperation of the foundation staff will be higher, so that it will facilitate the achievement of the foundation's goals. Keywords: Organizational Culture, Competitive Advantage, Foundation Staff ABSTRAK Yayasan Ruhama berdiri sejak 23 Maret 2012, beralamat di Jalan Betet 1 Kampung Kebon Kopi RT 03 RW 06 Desa Pengasinan Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor Jawa Barat. Sumber daya manusia merupakan arti penting dari suatu realita bahwa setiap individu manusia merupakan elemen yang paling utama karena selalu ada dalam suatu organisasi. Budaya memberikan identitas bagi para anggota organisasi dan membangkitkan komitmen terhadap keyakinan dan nilai yang lebih besar dari dirinya sendiri. Kinerja staf yayasan merupakan dasar bagi pencapaian tujuan dan prestasi yayasan. Para staf yayasan membentuk persepsi keseluruhan berdasarkan karakteristik budaya organisasi yang antara lain meliputi inovasi, kematapan, keagresifan, orientasi hasil, orientasi orang, perhatian ke hal yang rinci, dan orientasi tim. Budaya organisasi staf yayasan dalam meningkatkan kinerja secara berkesinambungan untuk tetap konsisten melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada diharapkan untuk terus melakukan pengembangan potensi khususnya tentang berbagai program yang ada di Yayasan Ruhama, sehingga staf yayasan diharapkan tidak saja memiliki kinerja yang bagus, tetapi dapat melakukan secara profesional. Keberhasilan kinerja staf yayasan tidak hanya dipengaruhi oleh budaya organisasi, namun juga anggota organisasi diharapkan mampu bekerjasama dengan anggota yang lain untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam organisasi, sehingga perlunya dibentuk teamwork yang efektif dan efisien dalam yayasan. Dengan adanya pembentukan teamwork diharapkan akan meningkatkan kerjasama staf yayasan lebih tinggi, sehingga akan memudahkan tercapainya tujuan yayasan.    Kata Kunci: Budaya Organisasi, Keunggulan Kompetitif, Staf Yayasan