cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM BERETIKA DI YAYASAN PESANTREN DAN RUMAH YATIM RUHAMA – GUNUNG SINDUR JAWA BARAT Mulyani Benazir, Dyas; Ahmad, Pendi; Nurhayati, Nurhayati; Widya Sari, Nani
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18441

Abstract

ABSTRACTIn educational institutions, both schools and educational foundations have formulated and implemented a code of ethics for students, a system of norms, values and written professional rules that explicitly state what is right and good and what is not good for professionals. and also the values of Pancasila. But in reality, there is still a lack of awareness of students to obey existing regulations. And parents also blame educational institutions for the moral decline of students. Therefore, efforts are needed to restore these conditions, by teaching and reminding students of the importance of learning the values of Pancasila in ethics to instill good morals, this cannot be separated from the participation of parents and teachers.The method of implementing Community Service activities is dialogue-participatory education by explaining the importance of learning the values of Pancasila in ethics at the Ruhama Pesantren and Orphanage,. In addition, this activity also involves Foundation educators who have been teaching ethics to students.The results of this activity the students were explained about the application of Pancasila values in ethics. Besides that, it also raises the awareness of students to apply ethics at the Ruhama Pesantren and Orphanage, because the value of Pancasila in ethics should be the main goal in the education system in Indonesia. So that students become moral and ethical. Keywords: ethics, Pancasila, students ABSTRAK Di lembaga pendidikan, baik di sekolah-sekolah maupun yayasan pendidikan telah merumuskan dan menerapkan kode etik peserta didik yaitu suatu sistem norma, nilai dan juga aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional dan juga nilai-nilai Pancasila. Namun pada kenyataannya, masih kurangnya kesadaran para peserta didik untuk mentaati peraturan yang ada. Dan orang tua pun menyalahkan lembaga pendidikan akan penurunan moral peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memulihkan kondisi tersebut, dengan mengajarkan dan mengingatkan kembali kepada peserta didik akan pentingnya mempelajari nilai-nilai Pancasila dalam beretika untuk menanamkan moral yang baik, hal ini tidak luput dari peran serta orang tua dan para pengajar.  Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dialog-partisipatif dengan cara menerangkan mengenai pentingnya mempelajari nilai-nilai Pancasila dalam beretika di Yayasan Pesantren dan Rumah Yatim Ruhama. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pendidik Yayasan  yang selama ini telah mengajarkan etika kepada peserta didik.Hasil kegiatan ini para peserta didik dijelaskan mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam beretika. Disamping itu juga menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk menerapkan etika di Yayasan Pesantren dan Rumah Yatim Ruhama, karena nilai Pancasila dalam beretika sudah seharusnya menjadi tujuan utama dalam sistem pendidikan di Indonesia. Agar peserta didik menjadi bermoral dan beretika. Kata Kunci : etika, Pancasila, peserta didik
Strategi Bauran Pemasaran dalam Meningkatkan Minat Calon Peserta Didik Tingkat Taman Kanak-Kanak Irfanudin, Ahmad Maulana; Jamil, Ismail; Azwina, Diana
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38289

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Al-Kamal yang terletak di Kedaung Pamulang. Tujuan utama pelaksanaan pengabdian ini adalah meningkatkan minat calon peserta didik tingkat TK Islam Al-Kamal melalui penerapan strategi bauran pemasaran. TK Islam Al-Kamal menghadapi beberapa permasalahan utama dalam upaya meningkatkan minat calon peserta didik, termasuk kurangnya keberadaan online yang kuat dan persaingan dengan lembaga pendidikan sejenis. Metode kegiatan pengabdian masyarakat meliputi survei dan analisis preferensi calon peserta didik dan orang tua, pengembangan strategi pemasaran yang mencakup online (situs web, media sosial), promosi (diskon, bonus), pengembangan fasilitas, pelatihan bagi staf TK tentang pemasaran dan penggunaan media sosial dalam konteks pendidikan, serta bimbingan dan pengembangan usaha bagi pelaku UKM binaan Musholla Al-Muqorrobiin, Kedaung, Pamulang. Hasil pelaksanaan pengabdian ini mencakup peningkatan minat calon peserta didik dan orang tua terhadap TK Islam Al-Kamal, pengembangan situs web dan keberadaan yang lebih kuat di media sosial, serta peningkatan pendapatan dan kualitas produk bagi pelaku UKM binaan. Melalui pelatihan, pengembangan desain dan kualitas produk, serta pemasaran digital, hasil dari pengabdian masyarakat ini berdampak positif pada perkembangan TK Islam Al-Kamal dan masyarakat sekitar. Abstract This Community service activities carried out at Al-Kamal Islamic Kindergarten (TK) located in Kedaung Pamulang. The main objective of this community service program is to increase the interest of prospective students at Al-Kamal Islamic Kindergarten through the implementation of marketing mix strategies. Al-Kamal Islamic Kindergarten faces several main problems in an effort to increase the interest of prospective students, including the lack of a strong online presence and competition with similar educational institutions. The methods of community service activities include surveying and analyzing the preferences of prospective learners and parents, developing a marketing strategy that includes online (website, social media), promotion (discounts, bonuses), facility development, training for kindergarten staff on marketing and the use of social media in the context of education, as well as guidance and business development for SMEs assisted by Musholla Al-Muqorrobiin, Kedaung, Pamulang. The results of this service implementation include an increase in the interest of prospective students and parents in Al-Kamal Islamic Kindergarten, website development and a stronger presence on social media, as well as increased income and product quality for SMEs. Through training, development of product design and quality, and digital marketing, the results of this community service have a positive impact on the development of Al-Kamal Islamic Kindergarten and the surrounding community.
Pendidikan Keuangan Usia Dini untuk Anak-Anak Tingkat Taman Kanak-Kanak Lestari, Dewi; Faisal, Faisal; Matta, Yusran Daeng
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38290

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pendidikan keuangan pada usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK), dengan fokus pada TK Islam Al-Kamal. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak serta orang tua terkait konsep keuangan sejak dini. TK Islam Al-Kamal menghadapi tantangan dalam menyediakan pendidikan keuangan yang relevan dan mudah dipahami bagi anak-anak, mengingat kurikulum pendidikan anak usia dini yang terbatas dalam aspek keuangan. Metode yang digunakan melibatkan perancangan dan penyusunan materi pendidikan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pelatihan bagi guru TK tentang metode penyampaian materi keuangan yang interaktif dan sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak. Dilakukan pula analisis kebutuhan dan preferensi orang tua terkait integrasi pendidikan keuangan dalam kurikulum anak-anak. Hasil dari pengabdian ini mencakup peningkatan pemahaman anak-anak tentang konsep dasar keuangan seperti pengelolaan uang saku, tabungan, dan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Orang tua juga dilibatkan dalam mendukung pemahaman anak-anak di rumah. Penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan partisipatif mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. Abstract This community service aims to introduce financial education at an early age in Kindergarten (TK), with a focus on TK Islam Al-Kamal. The main objective of the activity is to enhance the understanding and awareness of financial concepts among children and parents from an early age. TK Islam Al-Kamal faces challenges in providing relevant and easily understandable financial education for children, considering the limited curriculum for early childhood education in financial aspects. The methods employed involve designing and developing financial education materials tailored to the developmental characteristics of young children. Additionally, the activity includes training for TK teachers on interactive methods of delivering financial content suitable for children's understanding levels. An analysis of the needs and preferences of parents regarding the integration of financial education into children's curricula is also conducted. The outcomes of this community service encompass an improvement in children's understanding of basic financial concepts such as managing pocket money, savings, and distinguishing between needs and wants. Parents are also engaged in supporting their children's understanding at home. The implementation of innovative and participatory learning methods supports the creation of a enjoyable learning environment.
Pelatihan Senam Sang Surya Pencegahan Hipertensi Melalui Pengukuran Kualitas Hidup Metode EQ-5D-5L di Klinik Pratama Unimus Muslimah, Muslimah; N, Nina Anggraeni; Faizin , Chamim; Hanif, Yazid Ahmad; Kurnia, Aga Tri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38292

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas batas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan juga angka kematian (mortalitas). Olahraga merupakan cara yang dilakukan agar seseorang tetap bugar dan sehat. Salah satu olahraga yang cukup terkenal dan tidak asing lagi ditelinga masyarakat adalah Senam Sang Surya. Senam Sang Surya merupakan senam yang menyenangkan untuk diikuti untuk semua kalangan, karena gerakannya dapat disesuaikan dengan orang yang mengikutinya dan musiknya yang variatif, gerakan Senam Sang Surya menyelaraskan bagian atas tubuh dan bagian bawah tubuh, serta lebih banyak kegembiraan dan lebih bersemangat ketika menggabungkan gerakan-gerakan dasar yang sejalan. Kualitas hidup adalah persepsi individu tentang posisi mereka dalam kehidupan yang dilihat tujuan, harapan, standar, dan lain-lain yang menjadi perhatian individu. Untuk mengukur kualitas hidup seseorang dapat menggunakan kuesioner EQ-5D-5L, kuesioner ini merupakan kuesioner generik yang menggunakan value set utility untuk mengetahui status kesehatan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan adalah diambil dengan teknik consecutive sampling sebanyak 45 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa EQ-5D-5L untuk menilai kualitas hidup seseorang. Hasil: Hasil uji uji kruskall wallis dengan tingkat kemaknaan p≤ 0,05 dengan α = 0,05. Jika p≤ 0,05 dimana didapatkan hasil kualitas hidup menunjukkan metode EQ-5D-5L akhir 0,86 dipengaruhi oleh pekerjaan ditunjukkan nilai P value < 0,05 dan pengukuran VAS akhir 87.78 tidak dipengaruhi oleh karakteristik pasien ditunjukkan nilai P value >0,05 maka ada hubungan yang signifikan pada 3 periode senam yang dilakukan antara pengukuran kualitas hidup pada pasien hipertensi. Kesimpulan: Senam Sang Surya efektif untuk pencegahan penyakit hipertensi, dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kualitas hidup dari responden setelah dilakukan senam selama 3 periode. Abstract Hypertension is a condition where a person experiences an increase in blood pressure above normal limits which can result in increased morbidity and mortality. Exercise is a way to keep someone fit and healthy. One sport that is quite famous and familiar to the public is Sang Surya Gymnastics. Sang Surya Gymnastics is a fun exercise to follow for all groups, because the movements can be adapted to the person following it and the music is varied, the Sang Surya Gymnastics movements align the upper body and lower body, and there is more joy and more enthusiasm when combining the movements. basic movements in line. Quality of life is an individual's perception of their position in life in terms of goals, expectations, standards, etc. that are of concern to the individual. To measure a person's quality of life, you can use the EQ-5D-5L questionnaire, this questionnaire is a generic questionnaire that uses a value set utility to determine the patient's health status. Method: This research uses analytical research with a cross sectional design. The sample used was taken using a consecutive sampling technique of 45 respondents. Data collection uses a questionnaire in the form of the EQ-5D-5L to assess a person's quality of life. Results: Kruskall Wallis test results with a significance level of p≤ 0.05 with α = 0.05. If p≤ 0.05, the quality of life results obtained show that the final EQ-5D-5L method is 0.86, it is influenced by work, it is shown that the P value is 0, 05, then there is a significant relationship in the 3 periods of exercise carried out between measurements of quality of life in hypertensive patients. Conclusion: Sang Surya exercise is effective for preventing hypertension. It can be seen that there is a significant improvement in the quality of life of the respondents after doing the exercise for 3 periods.
Pelatihan Pemanfaatan Komunikasi Digital untuk Mengembangkan Kompetensi Diri Komunitas Mersi FM Siahaan, Flora Meliana; Amalliah, Amalliah; Roosita Cindrakasih, RR; Hidayat, Rizky
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38293

Abstract

Kompetensi menjadi penting untuk dimiliki setiap orang dalam kehidupannya. Kompetensi tidak hanya didapatkan pada pendidikan formal, namun juga non formal yaitu melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh Perusahaan pelatihan. Dalam perkembangan teknologi digital pada era ini, semakin banyak ragam platform penyedia informasi pengembangan kompetensi dan juga melalui konten-konten yang ditemui di media sosial. Komunitas Mersi FM yang terdiri dari para pekerja dan profesional yang tersebar pada profesi masing-masing sangat penting untuk mengikuti pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan dirinya, yang tentu akan mempengaruhi jabatan dan penghasilannya di mana pun berkarya. Setiap anggota komunitas yang mengikuti pelatihan ini diberikan pemahaman dalam pemanfaatan komunikasi digital yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan diri. Setiap orang dilatih dan diberi pemahaman tentang pemanfaatan komunikasi digital untuk meningkatkan atau mengembangkan kompetensi diri. Sehingga komunitas MersiFm ini tidak lagi hanya menggunakan komunikasi digital dengan menggunakan sarana media sosial sebagai cari hiburan semata tetapi mampu memanfaatkannya dengan bijak dengan dapat bijak berkomunikasi , berbicara maupun membuat konten-konten yang mengedukasi , hal ini dengan memberikan pelatihan sesuai dengan profesinya masing-masing sehingga bisa mengembangkan kompetensi diri menjadi lebih baik lagi. Abstract Competence is important for everyone to have in their life. Competence is not only obtained from formal education, but also non-formal, namely through training conducted by training companies. In the development of digital technology in this era, there are increasingly various platforms providing competency development information and also through content found on social media. It is very important for the MersiFm community, which consists of workers and professionals spread across their respective professions, to take part in training to develop them selves, which of course will affect their position and income wherever they work. Every community member who takes part in this training is given an understanding of the use of digital communication which can be used to develop themselves. Everyone is trained and given an understanding of the use of digital communication to improve or develop personal competence. So that the MersiFm community no longer only uses digital communication by using social media as a mere search for entertainment but is able to use it wisely by being able to communicate, speak or create educational content wisely, this is by providing training according to their respective professions. each so that they can develop their own competence to be even better.
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Pelatihan Soft Skill bagi Peserta Didik di SMK Letris Indonesia 1, Ciputat Tangerang Selatan Sugiyarto, Sugiyarto; Waluyo, Waluyo; Harjoyo, Harjoyo
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38294

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peserta didik di SMK Letris Indonesia 1. Lokasi mitra di Villa Bintaro Indah, Jl. Kalimantan I Jombang, Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik di SMK Letris Indonesia 1 tentang bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya melalui pelatihan soft skill. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan studi kasus Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah: [1] Pembelajaran masih dominan menerapkan teacher learning centre (guru sebagai pusat), yang seharusnya dilakukan adalah “anak sebagai pusat “ sehingga kompetensi dan kemampuan siswa dapat digali sehingga sekolah dapat menginventarisir kekuatan yang ada pada siswa; [2] Masih kurangnya pengembangan soft skill peserta didik.. Pelaksanaan kegiatan PKM berjalan lancar, selama 3 (tiga) hari waktu yang dialokasikan dapat terlaksana dengan baik. Peserta terlihat antusias dan bersemangat, hal ini dapat dilihat dari terjadinya interaksi dua arah, terjadi tanya jawab, diskusi dan berbagi pengalaman dan menjadi wadah penyampain masalah yang mereka hadapi dalam kegiatan belajar di sekolah. Tim pengabdi memberikan saran-saran sebagai berikut: [1] Bagi Sekolah, setelah mendapatkan penyuluhan, pelatihan, dan motivasi, sebaiknya pengurus melakukan evaluasi terhadap peserta didik apakah mereka mengalami perkembangan keterampilan soft skill khususnya interpersonal yang baik atau sama seperti sebelumnya sehingga menjadikan acuan guru dalam memberikan motode dan materi pengajaran yang cocok bagi peserta didik; [2] Bagi Tim Pengabdi, untuk pelaksanaan pengabdian selanjutnya perlu persiapan yang lebih baik seperti koordinasi tim dan kesiapan serta kelengkapan media pembelajaran untuk memberikan pelatihan terhadap khalayak sasaran, agar penyampaian Abstract Partners in this community service activity are students at Vocational School Letris Indonesia 1. Partner location is at Villa Bintaro Indah, Jl. Kalimantan I Jombang, District. Ciputat, South Tangerang City, Banten. The aim of this Community Service activity is to provide knowledge and understanding to students at SMK Letris Indonesia 1 about how to improve the quality of resources through soft skills training. The methods used in this activity are lectures and case studies. The main problems faced by partners are: [1] Learning is still dominant in implementing a teacher learning center (teacher as the center), what should be done is "the child as the center" so that students' competencies and abilities can be achieved. explored so that schools can inventory the strengths of students; [2] There is still a lack of development of students' soft skills. The implementation of PKM activities went smoothly, during the 3 (three) days the allocated time was carried out well. Participants looked enthusiastic and enthusiastic, this can be seen from the two-way interaction, questions and answers, discussions and sharing of experiences and being a forum for communicating the problems they face in learning activities at school. The service team provides the following suggestions: [1] For schools, after receiving counseling, training and motivation, administrators should evaluate students to see whether they have developed good soft skills, especially interpersonal skills, or the same as before so that they can be used as a reference for teachers. in providing teaching methods and materials that are suitable for students; [2] For the Service Team, for the implementation of further service, better preparation is needed, such as team coordination and readiness and completeness of learning media to provide training to target audiences, so that delivery.
Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1 dalam Mempersiapkan Diri Menghadapi Proses Rekrutmen di Dunia Kerja Rahmayanti, Rahmayanti; Desthiani, Unik
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38295

Abstract

Persaingan global menuntut seseorang untuk dapat bersaing dan menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam bersaing di dunia kerja. Upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan SDM yang berkualitas yaitu melalui pendidikan, dimana pendidikan bukan hanya bersifat memberikan ilmu pengetahuan saja, namun juga mempersiapkan peserta didik untuk mampu dalam merencanakan karirnya setelah lulus dari SMK. Pemahaman terkait persiapan yang harus dilakukan untuk dapat siap dalam menghadapi dunia kerja yaitu dengan memberikan gambaran dan perencanaan mengenai proses rekrutmen yang biasanya terjadi di berbagai organsasi dan perusahaan sehingga peserta didik akan mampu dan memiliki persiapan yang matang setelah lulus SMK dan melanjutkan untuk bekerja di suatu perusahaan atau organisasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bekerja sama dengan SMK Letris 1 Indonesia yang berlokasi di Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Dari penjelasan tersebut mendorong dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan judul “Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1 dalam Mempersiapkan Diri Menghadapi Proses Rekrutmen di Dunia Kerja”. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik di SMK Letris Indonesia 1 tentang bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga Jargon “SMK Bisa” dapat diwujudkan. Abstract Global competition requires someone to be able to compete and become superior, quality human resources (HR) so that they can improve their ability to compete in the world of work. Efforts that can be made to create quality human resources are through education, where education is not only about providing knowledge, but also preparing students to be able to plan their careers after graduating from vocational school. Understanding the preparations that must be made to be ready to face the world of work, namely by providing an overview and planning regarding the recruitment process that usually occurs in various organizations and companies so that students will be able and have thorough preparation after graduating from vocational school and continuing to work in a company. or organization. This Community Service activity is in collaboration with SMK Letris 1 Indonesia which is located at Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, District. Ciputat, South Tangerang City, Banten. This explanation encouraged lecturers from the D-III Office Administration Study Program at Pamulang University to hold community service activities (PKM) with the title "Improving the Competency of Letris Indonesia 1 Vocational School Students in Preparing Themselves for the Recruitment Process in the World of Work". The aim of this PKM is to provide knowledge and understanding to students at SMK Letris Indonesia 1 about how to improve the quality of human resources so that the "SMK Bisa" jargon can be realized.
Menciptakan Jiwa Wirausaha Pada Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1, Ciputat - Tangerang Selatan Dewi, Desilia Purnama; Sarah, Nani Nuraini; Suminar, Ratna
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38296

Abstract

Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugas perguruan tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi berbagai bidang kehidupan dengan memanfaatkan, mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sebagai upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat, Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan SMK Letris 1 Indonesia yang berlokasi di Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Bagi Prodi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selalu disesuaikan dengan sumber daya yang memiliki baik menyangkut sumber daya manusia maupun dari segi pendanaan. Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah memberikan penyuluhan kepada peserta didik di SMK Letris Indonesia 1.Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pelatihan dalam memberikan edukasi pada peserta didik SMK Letris Indonesia1 dalam berwirausaha. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat para peserta didik di SMK Letris 1 dalam berwirausaha karena pada dasarnya lulusan SMK selain bekerja di industri atau melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi, lulusan SMK juga didorong menjadi wirausaha kreatif. Abstract Research and community service is one of the tasks of universities to provide services to the community covering various areas of life by utilizing, developing and applying science, technology and art as an effort to contribute to the progress of society. This community service activity is in collaboration with Letris Vocational School 1 Indonesia which is located at Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, District. Ciputat, South Tangerang City, Banten. For the D-III Office Administration Study Program, Pamulang University, especially in carrying out community service activities, it is always adjusted to the resources that are available both in terms of human resources and in terms of funding. One of the programs that has been implemented is providing counseling to students at SMK Letris 1 Indonesia. The goal to be achieved in implementing Community Service (PKM) is to provide training in providing education to SMK Letris 1 students in entrepreneurship. It is hoped that the results of this counseling will foster the interest of students at Letris 1 Vocational School in entrepreneurship because basically, apart from working in industry or continuing their studies at higher education, vocational school graduates are also encouraged to become creative entrepreneurs.
Menyiapkan Peserta Didik Untuk Hidup dan Berkehidupan dalam Masyarakat Berbangsa dan Bernegara Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila pada Siswa SMK Letris Indonesia 1, Ciputat Tangerang Selatan Suwandi, Suwandi; Turkamun, Turkamun; Anwar, Mohamad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38297

Abstract

Dalam dekade ini Indonesia tidak sedang baik-baik saja, munculnya beberapa masalah yang melanda bangsa Indonesia merupakan salah satu bentuk krisisnya penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah,perguruan tinggi dan masyarakat bangsa Indonesia, oleh karena itu perlu diperhatikan dari berbagai aspek yang kemudian hal ini patut dikaji dalam forum akademisi salah satunya melalui perguruan tinggi,sekolah menengah atas lewat materi Pendidikan Pancasila,para Siswa dan Mahasiswa atau masyarakat akademik akan semakin peka terhadap permasalahan bangsa yang sebenarnya sudah menjadi masalah kita yang harus diselesaikan. Secara pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki misi utama” mempersiapkan tenaga kerja yang terampil,beretika,berahklak dan beradab” sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Selain itu, lulusan SMK juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (perguruan tinggi), selain juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri sebagai wirausaha mandiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan studi kasus. Metode pertama adalah ceramah. Ceramah adalah metodologi pembelajaran kepada siswa dilakukan dengan cara lisan, yang bermanfaat untuk membiasakan murid memaksimalkan pendengarannya dalam mendapatkan suatu informasi. Kemudian metode selanjutnya adalah studi kasus. Studi kasus merupakan deskripsi mengenai suatu pengalaman dalam kehidupan nyata, berkaitan dengan bidang yang sedang dikaji atau dilatihkan, yang digunakan untuk menetapkan poin-poin penting, memunculkan masalah atau bahkan meningkatkan pemahaman dan pengalaman belajar dari para peserta. Pelaksanaannya biasanya mengikuti suatu skenario nyata, misalnya suatu masalah manajemen atau teknis, dari awal hingga akhir. Karena studi kasus memberikan contoh-contoh nyata mengenai masalah-masalah dan solusi-solusi, tantangan-tantangan dan strategi-strategi, studi kasus tersebut mendukung bahan-bahan yang lebih bersifat teoritis dan sering kali menjadikan 'pelajaran' tersebut lebih dapat diingat dan dipercayai bagi siswa. Abstract In this decade, Indonesia is not doing well, the emergence of several problems that have hit the Indonesian nation is a form of crisis in the application of Pancasila values in schools, universities and Indonesian society, therefore it is necessary to pay attention to various aspects which then arise. This should be studied in academic forums, one of which is through universities, high schools, through Pancasila education materials, students or the academic community will become more sensitive to the nation's problems which have actually become our problems that must be resolved. Based on the above understanding, it can be concluded that Vocational High School (SMK) students have the main mission of "preparing skilled, ethical, moral and civilized workers" in accordance with employment needs. Apart from that, vocational school graduates also have the opportunity to continue their education to a higher level (university), and are also expected to be able to create their own jobs as independent entrepreneurs. The methods used in this activity are lectures and case studies. The first method is lecture. Lectures are a learning methodology for students carried out orally, which is useful for getting students used to maximizing their listening in obtaining information. Then the next method is a case study. A case study is a description of an experience in real life, related to the field being studied or trained, which is used to establish important points, raise problems or even increase the understanding and learning experience of the participants. The implementation usually follows a real scenario, for example a management or technical problem, from start to finish. Because case studies provide concrete examples of problems and solutions, challenges and strategies, they support more theoretical material and often make the 'lesson' more memorable and believable to student.
Strategi Meningkatkan Kecerdasan Emosional bagi Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1 dalam Menghadapi Tantangan Kompetisi Dunia Kerja di Era Digital Junaedi, Edi; Imambachri, Sapto Hadi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38298

Abstract

Kecerdasan Intektual atau yang lebih populer dan lebih kita kenal dengan nama Intelligent Quotient (IQ) dijadikan sebagai tolak ukur kecerdasan dan jalan menuju pada kesuksesan seseorang. Faktanya, tes IQ saja terkadang tidak cukup untuk menggambarkan hal tersebut. Oleh karena itu, sekian banyak para peneliti memperluas definisi kecerdasan untuk memasukkan seperangkat keterampilan yang lebih luas lagi, diantaranya hasilnya adalah emotional intelligence atau kecerdasan emosional. Tahukah Anda? Bahwa Kecerdasan emosi memiliki peran yang sangat penting dan meiliki pengaruh yang luar biasa tinggi dalam dunia pekerjaan di bidang apapun. Kita meilhat konsep emotional intelligence Quotiont (EQ) pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Peter Salovey dan John Mayer di sebuah artikel pada tahun 1990 yang kemudian lebih dipopulerkan lagi melalui buku yang ditulis oleh Daniel Goleman Emotional Intelligence:Why It Can Matter More Than.Emotional intelligence Quotiont (EQ) merupakan kemampuan yang sangat diperhitungkan di dalam dunia pekerjaan agar setiap individu yang bergabung di dalam perusahaan dapat memberikan hasil kerja yang maksimal dan berkualitas. Secara sederhana, dapat disampaikan bahwa baik atau tidaknya pekerjaan yang kita lakukan secara tidak langsung dipengaruhi oleh kualitas emotional Qoution (EQ) yang kita miliki. Mari kenali lebih jauh pemahaman tentang emotional intelligence dan bagaimana cara meningkatkannya. Untuk itu kami dari team pengabdi ingi mencoba menggali lebih dalam lagi, sejauh mana tingkat kecerdasan emosi (emotional inteligence quotiont) dari siswa/siswi SMK Letris 1 kelas 12 ini, dan kami mencoba mengevaluasi di bagian mana hal-hal yang perlu kami perbaiki dan perlu kami tingkatkan mengenai kecerdasan emosi dari masing-masing siswa/siswi SMK Letris 1 tersebut. Sehingga pada akhirnya diharapkan siswa/siswi mampu bersaing pada saat berkompetisi untuk mendapatkan pekerjaan setelah mereka lulus sekolah atau setelah mereka lulus kuliah nanti. Kemampuan akhir yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa setelah mengikuti penyuluhan adalah siswa dapat memiliki kemampuan soft skill (Percaya diri, berani, adaptif, komunikatif, pantang menyerah, pandai bergaul, daya saing yang tinggi, motivasi yang tinggi dan lain-lain) yang tinggi dan siswa memiliki keterampilan dalam menghadapi tantangan abad 21 dengan ketatnya persaingan untuk mendapat pekerjaan dengan menguasai 4C yaitu: Critical Thinking (berpikir kritis), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi) dan Creativity (kreativitas). Abstract Intellectual Intelligence or what is more popular and better known to us as Intelligent Quotient (IQ) is used as a measure of intelligence and a path to a person's success. In fact, IQ tests alone are sometimes not enough to describe this. Therefore, many researchers have expanded the definition of intelligence to include a broader set of skills, one of which is emotional intelligence. Do you know? That emotional intelligence has a very important role and has an extraordinarily high influence in the world of work in any field. We see that the concept of emotional intelligence quote (EQ) was first introduced by psychologists Peter Salovey and John Mayer in an article in 1990 which was then further popularized through the book written by Daniel Goleman Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than. Emotional intelligence Quotion (EQ) is an ability that is highly taken into account in the world of work so that every individual who joins a company can provide maximum and quality work results. In simple terms, it can be said that whether the work we do is good or not is indirectly influenced by the quality of our emotional Qoution (EQ). Let's get to know more about emotional intelligence and how to improve it. For this reason, we from the service team want to try to dig deeper into the level of emotional intelligence (emotional intelligence quotient) of the students of SMK Letris 1 class 12, and we try to evaluate where there are things that we need to improve and need. We improve the emotional intelligence of each student at SMK Letris 1. So that in the end it is hoped that students will be able to compete when competing to get a job after they graduate from school or after they graduate from college. The final ability that students are expected to have after following the counseling is that students can have soft skills (self-confidence, courage, adaptive, communicative, never give up, sociable, high competitiveness, high motivation, etc.) that are high and students have the skills to face the challenges of the 21st century with intense competition to get jobs by mastering the 4Cs, namely: Critical Thinking, Collaboration, Communication and Creativity.